Dialog Tentang Tawassul Dan Ziarah Kubur Bersama Buya Yahya

Tawassul Menurut Buya Yahya Tawassul Tawassul Buya Yahya Buya Yahya Aslibumiayu Tawassul Ziarah Kubur

‏Bagaimana hukum tawassul kepada orang yang sudah mati, apakah ada dalil yang membolehkannya?

Berikut ini video dialog Buya Yahya dan Ustadz Muhammad Thoharoh dari Pesantren Assunnah Cirebon

Dialog ini disiarkan oleh Cirebon TV

Tawassul dan ziarah kubur yang seperti apa sih yang sesuai dengan ajaran Rasulullah? Simak videonya..

Penjelasan tentang tawassul sudah saya posting disini

Tawasul Aslibumiayu Apaitu Salafi Dan Wahabi Menurut Buya Yahya Tawassul Kubur Dialog Buya Yahya Tawassul Buya Tanggapan Buya Yahya Terhadap Nugl

23 Comments

  1. Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Akh Mudahan mudahan ustadz buya yahya menerima kebenaran dakwah tauhid ini.pengakuan beliau ,bagaimana dengan saya yang suka Nariyahan.maulidan.tawasulan dengan orang yg mati.
    sayang subhat ini belum terjawab,karena makalahnya beda.

    ana berharap mudah mudahan buya yahya bisa diketemukan Alloh subhanahu wataala dengan ustadz sunah lainnya,seperti ustadz Zaenal abidin.

    Ustdaz Firanda dan lainnya,untuk membedah subhat ustadz Buya Yahya.

    Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    • Emang knp tawassul..?? Sydina Umar tawassul… bahkan Al Qur’an.. Bismillahi.. Dengan NAMA Allah.. tawassul dengan namanya.. knp g Dengan Allah langsung aja..?? Ni kan berarti boleh..

      Tawassul dengan alquran boleh,

      contoh tawassalna bibismilah,..

      tapi tawassul dengan rasul setelah beliau wafat, ini terlarang, jadi ucapan wabil hadii rasuulillah ini adalah keliru, haram hukumnya,

      Ga pernah umar bertawassul kepada rasulullah setelah wafatnya,

  2. Asslm. Teksnya disertakan dong,tdk hanya videonya, saya/kami gak bisa nonton-nya. maklum koneksi internet negeri kita super lelet

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    terimakasih,.
    Intinya, pemaparan yang disampaikan buya yahya tidaklah berdasar, beliau tidak bisa memaparkan dalilnya,. berbeda dengan ustadz muhammad thaharoh, yang keluar adalah dalil, baik dari alquran atau hadits,
    Pejelasan tentang tawassul bisa dibaca disini

    • Admin pastinya tau wahabi yg porak porandakan makam di Baqi jelas makam dimana dikuburnya sahabat2 Nabi benar tidak…ini sejarah, Rasulullah bersabda ” Salam sejahtera untukmu wahai orang yang beriman, Jika Allah berkenan , kami akan menyusulmu. Ya Allah, ampunilah ahli kubur al-Baqi.”

      Justru negeri saudi yang dituduh sebagai negeri wahabi, itu yang melindungi pekuburan baqi dari makar orang-orang yang mau mengotorinya, terutama dari orang syiah dan antek-anteknya,.
      Bahkan beberapa upaya pencurian jenazah Rasulullah pun berhasil di gagalkan,.
      Mau dikemanakan sejarah ini?
      BAnyak yang tertipu dengan sejarah palsu yang disebarkan oleh orang-orang yang membenci dakwah tauhid ini, dakwah yang digalakkan kembali oleh Syaikh Muhammad bin Abdul wahhab,.
      TEntang upaya pencurian jenazah nabi sudah saya posting disini

  3. subhanalloh,,
    dg alim dan santunya beliau buya yahya menjawab tmpk kealiman di raut wajahnya……

    Kebatilan yang dibungkus dengan santun, itulah yang meracuni orang awam,.
    Disampaikan kebatilan dengn cara santun,. ibarat memasukan racun dengan cara yang lembut,..
    Hasilnya?.. mematikan,. mencelakakan orang yang diracuni tersebut,.

    kasihan orang-orang awam tersebut,.

  4. klu ustadz muhammad thoharah berhujjah dgn dalil dalil ilmiyah yg dgn refrc dijelaskan para ulama terdahulu, sedangkan ustadz buya bukan berhujjah tp berdalih dgn pemahaman beliau dlm memahami hujjah atau nash nash …. tanpa refrc refrc ilmiyah

    Ya,. begitulah jika orang yang beramal tanpa ada dalilnya, maka yang dicari adalah dalih, atau pembenaran amalan, atau mencari-cari dalil, dan itu yang dikemukakan oleh buya, ngga bisa mengeluarkan dalil baik dari Alquran atau sunnah rasulullah,.

  5. Kata Buya “Yang memberi hidayah adalah rasullulah muhammad”.
    Sejak kapan manusia bisa memberi hidayah..???

    Salah besar,.
    Yang memberi hidayah itu adalah ALLAH,. Rasulullah tidak bisa memberi hidayah,. buktinya pamannya sendiri tidak bisa mendapatkan hidayah, padahal Rasulullah yang menyuruh pamannya agar mengucapkan kalimat syahadat,.
    Demikian juga abu jahal, Rasul tidak bisa memberikan hidayah padanya,.

    • Kita doakan saja supaya Buya Yahya mendapat Hidayah dari Allah, karena jika kita amati Buya ini sebetulnya berilmu, tapi tidak berani melawan “tradisi” dan “kelompok besar” karena takut tidak punya pengikut atau takut dimusuhi.

      Ya, sama seperti pak said aqil, beliau berilmu, bahkan menuntut ilmu di saudi arabia, dan mendapat gelar yang bagus dengan hasil bagus, tapi ilmunya tidak bermanfaat bagi dirinya, karena ilmu tersebut tidak diamalkan,. sehingga sekarang dia terlihat, mana yang dia bela, jenggot dilecehkan, syiah dibela habis-habisan,.. padahal pendiri NU menyatakan syiah itu kafir,.

    • Kata Buya “Yang memberi hidayah adalah rasullulah muhammad”.?

      Tolong tunjukan isi ceramahnya jangn mengambil sepotong2 isi ceramahnya kalau ada videonya,

      saya sudah nonton seluruh video buya dan semua ceramahnya perasaan tidak pernah buya mengucapkan demikian

      Maaf, itu komentator yang ngomong,. saya hanya menanggapi,. ngga benar Rasulullah yang memberikan hidayah agar orang berubah menjadi baik, yang memberi hidayah adalah Allah, yaitu hidayah taufik

      • Di bagian prolognya Buya memang mengatakan demikian.

        jika betul ngomong demikian, maka itu hal yang keliru, Rasulullah tidak bisa memberikan hidayah,.. Pamannya sendiri yaitu Abu Thalib yang Rasulullah ajak agar mengucapkan kalimat Laa ilaaha illallah saja tidak mau,. itu bukti Rasulullah tidak bisa memberikan hidayah,.

      • Pada menit ke 12 di prolog pembuka Buya Yahya menyampaikan: “Nabi Muhammad (Shallallahu Alaihi Wassallam), yang memberikan petunjuk, Nabi Muhammad yang memberikan hidayah kepada kita…..dst” (selesai cuplikan transkrip).

        Tanggapan: saya sudah melihat, dan bukan memotong atau menyimpulkan sepotong-sepotong, namun, demikian apa adanya yg disampaikan oleh Buya Yahya.

        Saya berkhusnudzan saja, beliau “mungkin” salah ucap (walau fatal utk orang alim), maksudnya adalah Nabi Muhammad Shallallaahu Alaihi Wassallam yang menyampaikan petunjuk, dan menunjukkan jalan menuju hidayah. Adapun Yang Memberikan Petunjuk dan memberikan Hidayah, hanyalah Allah Subhaanahu Wata’aala Semata.

        Tugas Nabi Muhammad Shallallaahu Alaihi Wassallam hanyalah menyampaikan Risalah dan Wahyu

        Bertentangan dgn ayat Allah,.
        Allah yang memberikan petunjuk, Allah juga yang menyesatkan,.
        man yahdihillah, falaa mudhillalah, wa man yudlil, falaa haadiyalah,.

        jadi ucapan buya tersebut tidak benar, tidak ada penjelasan lanjutan,.

        Rasulullah hanya menyampaikan risalah, BUKAN PEMBERI PETUNJUK,.

  6. dalam hal ini ustadz Buya Yahya Benar hujjahnya bagus , ustadz Thaharoh dalilnya lemah cenderung tdk berdasar dan salah dalam memahami Syirik dan Tauhid.

    sad addaro`i yg di jadikan alasan ust thoharoh sangatlah tdk tepat.

    buya ngga mengeluarkan hujjah sama sekali,.
    Hujjah itu adalah Qaalallah, Qaala rasul, Qaala shahabat,. bukan perkataan sendiri,.

    • Buya ini tidak mengerti jika orang jahiliyah mulai jaman Nabi Idris sampai sekarang itu sebagian besar tidak menyembah (sujud dan rukuk pada) berhala dan kubur,

      tapi mereka (para jahiliyah itu) jelas2 beribadah/mengibadahi berhala dan kubur baik dengan i’tikaf, thawaf, menyalakan dupa/kobaran api di sekitarnya,

      menaruh sesaji, bertawasul, bahkan membaca ayat Al Quran.

      Bagaimanapun juga kegiatan tersebut bisa dikatakan syirik karena beribadah/mengibadahi dengan cara yang bukan dari perintah Allah.

      Ya,. betul..

      • Betul juga, batasan yang disebut hujjah itu setahu saya ayat-ayat Al Quran, Hadits, Sunnah Rasul dan Sunnah Sahabat.

        Kalau peryataan/pendapat orang sholeh bernama Fulan Bin Fulan, gurunya Buya Yahya dan kebiasaan masyarakat masa disebut sebagai hujjah?

        Itulah ,. akibat tidak paham apa sih yang disebut sebagai hujjah,.
        Perkataan ulama bukanlah hujjah atau dalil,.
        Hujjah atau dalil adalah : Qaalallah (perkataan Allah) , Qaala Rasul (perkataan rasul) dan Perkataan sahabat,. selain tiga hal ini bukanlah dianggap hujjah,.

  7. admin sebaiknya anda dialog langsung saja dengan buya yahya.

    Itu sudah ada yang dialog, ust thoharo dari pesantren assunnah cirebon, dan acara tersebut disiarkan di cirebon tv,
    Saya sendiri pernah bertanya pada ust thoharo, kenapa tidak dilanjutkan,.
    Ust thoharo tidak mau melanjutkan dialog di acara berikutnya, karena buya tidak membawakan dalil,. hanya argumen dia saja,.

  8. tega sekali orang yg bilang bapak ibu nabi saw masuk neraka !
    dia menyakiti dengan begitu dalam, namun tak merasa !
    segera tolong kami dan bangsa ini tuhanku !

    Yang mengatakan AYAH DAN IBU NABI berada di neraka adalah RASULULLAH.. bukan saya,.
    Bukankah anda sudah mengucapkan syahadat?
    Apakah anda bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah Rasulullah?
    Apakah anda percaya kalau UCAPAN RASULULLAH ITU ADALAH KEBENARAN?
    Apakah anda percaya dan yakin kalau Rasulullah itu jujur dalam ucapannya?

    Lalu, kenapa anda tidak percaya bahwa kedua orang tua Rasulullah berada di neraka?
    Apa anda merasa aneh?.. sudah ada nabi yang orang tuanya adalah KAFIR,. lihat nabi ibrahim, ayahnya pembuat patung, dan tidak mengikuti agama nabi ibrahim,.

    Apa susah dan beratnya anda membenarkan ucapan Rasulullah bahwa kedua orang tuanya berada di neraka??..

    Apakah anda tidak melihat kenyataan yanga ada dari keluarga nabi muhammad,.

    Lihat pamannya NABI, Abu Thalib tidak mau mengikuti agama islam yang dibawa rasulullah, tapi memilih mengikuti agama kakeknya, yaitu agama Abdul Muthalib, ketika Rasulullah mengajak abu thalib untuk mengucapkan kalimat syahadat beliau tidak mau, tapi karena hidayah Allah tidak turun, juga karena pengaruh abu jahal sehingga Abu thalib memilih mengikuti agama abdul muthalib,.

    Nah,dari sini saja bisa diterka, apa agama kedua orangtua nabi? tentu mengikuti agama Abdul Muthalib, yaitu agama kesyirikan, menyembah Allah dan menyekutukannya,.

    Bukankah nama ayah nabi itu Abdullah? apa artinya? artinya adalah HAMBA ALLAH, tapi kerena orangtua nabi berbuat kesyirikan, maka tidak bermanfaat keimanan mereka kepada Allah,

    Sudah saya ulas disini, bahwa kedua orang tua nabi berada di NERAKA, silahkan baca disini

    • Mas… yg ngomong orang tua nabi masuk surga mbok ya ajukan dalilnya, kan nanti bisa di diskusikan, kan parameternya jelas,

      lha kalau cuman main perasaan tok wae ya ngukurnya yg susah ….”

      perasaan, pecel adalah makanan terenak didunia”, lha yg merasa soto adalah makanan terenak didunia pasti protes…

      yah, begitulah,.. dikasih DALIL, eh dilawan dengan PERASAAN,.
      Ini kan sama saja melecehkan NABInya sendiri,.

  9. Ustadz Buya Yahya kebanyakan ngeles dalam dialog ini.

    Betul mas, ga bisa mengemukan dalil, baik dari Alquran atau hadits Rasulullah,

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*