Akibat Pemikiran Khawarij, Maka Bom Bunuh Diri Dilakukan

Bom

DARI PENGKAFIRAN MENUJU PEMBUNUHAN DAN PENGEBOMAN

[1]- Di antara ciri ulama Rabbani yang faqih dan kokoh keilmuannya adalah:

SENANTIASA MELIHAT KEPADA “AL-MAA-AALAAT” (akibat/akhir dari segala sesauatu).

[Lihat: “Al-Muwaafaqaat” (V/233), karya Imam Asy-Syathibi -rahimahullaah-]

[2]- Di antara penjelasan “Hai-ah Kibaaril ‘Ulamaa” pimpinan Imam ‘Abdul ‘Aziz bin Baz -rahimahullaah- (yang ditetapkan beberapa bulan sebelum beliau wafat):

“Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam atas Rasulullah, dan atas keluarga, para shahabat, dan orang yang mengikuti petunjuk beliau. Amma Ba’du:

“Hai-ah Kibaaril ‘Ulamaa” telah mempelajari…apa yang terjadi di banyak negeri Islam dan lainnya; berupa: PENGKAFIRAN & PENGEBOMAN, dan berbagai hal yang muncul darinya berupa penumpahan darah dan penghancuran berbagai fasilitas.

Maka melihat kepada bahayanya perkara ini dan hal-hal yang muncul darinya berupa: menumpahkan darah orang-orang yang tidak bersalah, merusak barang-barang yang harusnya dijaga, menteror (menakut-nakuti) manusia, serta mengganggu keamanan dan ketenteraman mereka: maka Majlis ini melihat perlunya mengeluarkan penjelasan terkait hukum dari hal tersebut; sebagai bentuk nasehat karena Allah dan nasehat untuk hamba-hamba-Nya, serta menunaikan tanggung jawab dan menghilangkan kerancuan dalam pemahaman bagi orang yang tersamar atasnya masalah ini….

(Yang) intinya (dari penjelasan Majlis ini) adalah:

(1)- Terburu-buru dalam mengkafirkan adalah sangat berbahaya; berdasarkan firman Allah -Azza Wa Jalla-:

{قُلْ إِنَّـمَا حَرَّمَ رَبِّـيَ الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَالْإِثْـمَ وَالْبَغْيَ بِغَيْرِ الْـحَقِّ وَأَنْ تُشْرِكُوْا بِاللهِ مَا لَـمْ يُــنَــزِّلْ بِهِ سُلْطَانًا وَأَنْ تَقُوْلُوْا عَلَى اللهِ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ}

“Katakanlah: “Rabb-ku hanya mengharamkan segala perbuatan keji yang terlihat dan yang tersembunyi, perbuatan dosa, perbuatan zhalim tanpa alasan yang benar, dan (mengharamkan) kamu mempersekutukan Allah dengan sesuatu, sedangkan Dia tidak menurunkan alasan untuk itu, DAN (MENGHARAMKAN) KAMU MEMBICARAKAN TENTANG ALLAH APA YANG TIDAK KAMU KETAHUI.” (QS. Al-A’raaf: 33)

(2)- Kedua: APA YANG MUNCUL DARI KEYAKINAN YANG SALAH INI; BERUPA: MENGHALALKAN DARAH, MELANGGAR KEHORMATAN, MERAMPAS HARTA-HARTA (MILIK) PRIBADI MAUPUN UMUM, MENGEBOM BERBAGAI BANGUNAN & KENDARAAN, SERTA MEROBOHKAN BERBAGAI FASILITAS: perbuatan-perbuatan ini -dan semisalnya- adalah diharamkan secara syar’i dengan kesepakatan kaum muslimin.”

[Lihat: “Al-Ajwibah Al-Mutawaa-imah…” (hlm. 505-513), karya Syaikh ‘Ali bin Hasan Al-Halabi -hafizhahullaah-]

[3]- Maka, janganlah menganggap kecil perkara “Pengkafiran Yang Serampangan” (yang tidak mengikuti dalil dan tidak mengikuti kaidah Ahlus Sunnah serta fatwa para Ulama Rabbani). Karena hal ini merupakan benih yang akan mengarahkan kepada pembunuhan dan pengeboman -sebagaimana penjelasan para ulama Rabbani di atas-.

-ditulis oleh: Ahmad Hendrix-

Print Friendly, PDF & Email

9 Comments

  1. Pak admin,
    Saya langganan baca blog ini.
    Tetapi saya lihat arrahmah.com sudah berubah banyak. Apakah sesuatu yang berada dimasa lalu arrahmah.com dapat terhukum pada masa sekarang?

    Salam,

    Terimakasih mas adi,.
    semalam saya membuka web arrahmah.com , masih sangat banyak postingan yang mengusung pemikiran takfiri, dan dukungan terhadap tokoh-tokohnya,.

    jadi,…

    Belum berubah, hanya berseberangan dengan ISIS saja bukan menjadi tolok ukur, banyak postingan terbaru yang masih mengusung pemikiran takfiri,.

  2. Assalamualaikum……
    pak admin, apakah mereka(yang katanya takfiri) sudah di dakwahi akan kesalapahaman mereka(apa mereka juga mempunyai dalil yang shohih), dan juga apakah mereka memang tidak bisa diluruskan kembali akidahnya. sepertinya akan menarik jika ada diskusi terbuka, biar umat nga bingung mana yang haq dan yang batil.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    Terimakasih surya,. sdh komentar disini,
    Semua kelompok yang menyimpang, ayat atau hadits yg dijadikan patokan adalah benar, tapi pemahaman mereka terhadap ayat atau hadits tersebut yang rusak, jadilah mereka merealisasikan ayat atau hadits tersebut dengan realisasi yang salah, keliru,. tapi menurut mereka itu adalah kebenaran,.

    Ini penyebabnya mas surya, silahkan baca disini

  3. Gelar takfiri ini diambil setelah lihat2 tulisan di websitenya ya, bukan berdasarkan hasil diskusi dg yg bersangkutan

    Kita menghukumi web nya, apa yang dipostingnya, adapun thd orang-orangnya, maka tidak semudah itu,.

  4. Wah kalau berdasarkan kriteria mereka yang ditulis warna biru, maka saya termasuk kafir dong…

    Oh iya agak bingung apa bedanya Khawarij sama Takfiri, mohon penjelasannya.

    Tidak semudah itu memvonis orang itu kafir,.
    Bagi orang khawarij atau takfiri, jika kita masuk ke dalam kriteria kafir menurut mereka, maka oleh mereka kita bisa saja dikafirkan,. halal darahnya, boleh dibunuh,makanya orang takfiri ini tidak segan-segan meledakan bom bunuh diri ditengah kaum muslimin, sebagaimana kasus di cirebon, meledakan bom saat sedang shalat jumat,
    orang yang melakukan perbuatan kekafiran, belum tentu orangnya dihukumi kafir,.
    Takfiri itu salah satu sifat yang terdapat pada orang khawarij,. takfiri itu artinya adalah mudah mengkafirkan saudaranya sesama muslim hanya karena berbuat maksiat,. sedangkan khawarij bukan hanya takfiri saja pemikiran yang diusung, seperti apa khawarij itu, silahkan baca di postingan ini

  5. Assalamu’alaikum….
    Ana mau tanya nih…
    ana nemu website tukpemakan-bangkaidotcom.
    Dan ketika ana baca2 ternyata isi artikel nya banyak sekali tahdzir2 kepada ustad2 yg mendakwahi sunnah.

    Mereka semua di bilang sururi hizbiyun dibilang ahli bid’ah. Yg lebih parah mereka anggap ustad **** sebagai hizbiyyin sururi.

    Subhanallah…ternyata fitnah juga melanda para salafiyin. Bagaimana tanggapan menurut admin??

    Trusss ana juga bergabung…dengan salah satu group salafiyun di telegram.

    Grup tsb pernah broadcast kalo **** itu hizbiyun. Trus mereka mentahdzir syaikh al halaby.

    Ana jadi bingung nih min….apakah mereka itu termasuk ke dalam salafi takfiri ??

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.

    Ngga usah bingung akhi,.
    Dari dulu mereka merusak dakwah salafiyin di indonesia,.
    Dari ustadz pentolannya jaman dahulu, pendiri lasykar jihad, itu mereka sudah menyimpang dari manhaj salaf, tapi lucunya mereka mengaku-ngaku yang paling nyalaf di indonesia,.
    Dulu idola mereka adalah panglima lasykar jihad, ust jafar umar thalib, tapi sekarang sang panglima sudah dilengserkan, sudah dianggap menyimpang oleh mereka sendiri,. lalu mereka beralih idolanya, dan begitulah seterusnya mereka, saling cakar-cakaran sudah biasa,. saling tahdzir mereka memang santapannya… ngga heran, perkembangan kelompok mereka sampai saat ini semakin mengecil,. karena kebanyakan kerjaannya hanya mencela, mentahdzir,..

    Saya sudah posting tentang mereka, dari orang-orang yang taubat dari kelompok semisal mereka,.
    Jadi saran saya,.. tinggalkan mereka, ga usah ngaji pada kelompok seperti itu, karena nanti bukan dapat ilmu, tapi jadi tukang mencela, tukang tahdzir,.. dan ini sudah banyak yang menjadi korban kekeliruan manhaj mereka, silahkan baca disini

  6. Subhanallooh ….

    Ayatnya benar, yang berhukum dengan hukum selain hukum Allah maka ia kafir.
    Tapi akibat pemahaman yang rusak, maka kafir lah seluruh kaum muslimin dalam suatu negara. Allahul musta’an

    Betul, karena rusaknya pemahaman, maka aplikasinyapun akan salah,.

  7. Assalamualaikum pak admin
    Klo situs manjanik itu gmana yah,soalnya ana punya temen ya ßî§ä dibilang dia pro ISIS,jd katanya klo ♏αΰ buka web!buka voa islam/manjanik,com

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    betul,, itu termasuk situs yang mengusung pemikiran khawarij juga,.

  8. Asakamualaikum..
    Saya mau tanya dr teman q…
    Bagaimna kalo istri berselingkuh sampai hamil dgn laki2 lain…
    Tapi suami masih menerima istri nya kembali lagi….
    Apakah mereka hrus menikah lagi atau bagaimana…..

    Wa’alaikumussalamwarahmatullah,
    Si istri disuruh bertaubat dari perbuatan selingkuh tersebut, trmasuk zina yang dilakukan,

    Jika istri mau bertaubat, dan jelas terbukti taubatnya, maka jika suami mau mempertahankan istri tersebut ya silahkan saja, jika belum diceraikan, ya tdk usah akad nikah lagi,

    Tapi jika istri tidak mau bertaubat, maka lebih baik ceraikan saja istri yang seperti itu, baca di sini ulasannya

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*