• Mon. Sep 21st, 2020

aslibumiayu.net

Bisa Karena Terbiasa

Penjelasan Tentang Akidah Ahlusunnah Waljamaah, Penjelasan Yang Sangat Gamblang, Dapatkan Bukunya..

Syarah akidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah

Buku ini adalah Syarah akidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Di dalamnya berisi uraian dan penjelasan dasar-dasar penting tentang akidah dan manhaj yang benar dari kitab para ulama terdahulu dengan dalil-dalil yang shahih dari Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Penulis berusaha menggali kesimpulan-kesimpulan dari berbagai sumber rujukan ulama ahlus sunnah wal-jama’ah baik yang kontemporer maupun yang terdahulu. Setiap rujukan diberikan sumber nukilan pada catatan kaki sehingga kita tidak akan ragu dan bisa merujuk kepada sumber kitab asalnya.

Tujuan penulis tidak lain (insya Allah) ingin menjelaskan agar akidah dan manhaj ini dipahami oleh umat Islam dengan benar, diambil dari sumbernya, diyakini dengan seyakin-yakinnya, dan diamalkan serta diwujudkan di dalam kehidupan sehari-hari.

Buku ini menjelaskan dengan amat baik dan jelas bagi orang-orang awam sekalipun. Kepada mereka yang baru belajar dari dasar, bahkan pembaca akan merasa mudah untuk memahami masalah akidah ini dengan lebih dalam karena perbahasannya yang mudah tetapi tidak mengabaikan aspek ilmiyah dan perincian dalam setiap bab-babnya.

Ketahuilah bahwa permulaan dakwah Nabi kepada para sahabatnya adalah dengan mendakwahi mereka masalah aqidah yang benar dan berlepas diri dari segala bentuk thaghut, yaitu hal-hal yang diibadahi, dicintai, diharapkan dan ditakuti selain Allah. Nabi membina kekuatan di zamannya dengan memurnikan akidah bangsa ‘Arab dan membersihkan segala bentuk noda-noda syirik yang ada. Sehingga bangsa ‘Arab pun menjadi bangkit dan berjaya meninggalkan zaman kegelapan dan kemunduran.

Dan memang demikianlah sunnah para rasul dari jaman ke jaman.

Allah Subhanahu wa Ta’ala menjelaskan:

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ﴿٣٦﴾

Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu” (annahl:36)

Juga sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dalam menjelaskan keutamaan dalam berdakwah:

Sesungguhnya engkau akan mendatangi kelompok ahli kitab, maka hendaklah yang pertama kali engkau dakwahkan kepada mereka adalah supaya mereka mentauhidkan Allah Ta’ala.” (Shahih Al-Bukhari, no. 7372)

Maka, marilah kita pahami dan perbaiki hati-hati kita dengan akidah yang benar. Karena kekuatan umat Islam itu tidak ada pada yang lain, melainkan dengan keyakinan hati-hati kita pada akidah yang benar.

Dan dengan akidah yang murni itulah kelak kita akan dipelihara oleh Allah Ta’ala dari api Neraka.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ﴿٨٨﴾

إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ﴿٨٩﴾

Pada hari ketika harta dan anak-anak tidak berguna kecuali yang datang kepada Allah dengan hati yang saliim.” (Surah Asy-Syu’araa’: 88-89)

Akidah yang benar adalah perkara yang amat penting dan menjadi kewajiban yang paling besar yang harus diketahui oleh setiap Muslim dan Muslimah. Karena sesungguhnya sempurna dan tidaknya suatu amal, diterima atau tidaknya, bergantung kepada akidah yang benar.

Kebahagiaan dunia dan akhirat hanya diperoleh oleh orang-orang yang berpegang pada akidah yang benar ini dan menjauhkan diri dari hal-hal yang dapat menafikan dan mengurangi kesempurnaan akidah tersebut.

Akidah yang benar adalah akidah Al-Firqatun Naajiyah (golongan yang selamat), akidah ath-Thaaifatul Manshuurah (golongan yang dimenangkan Allah), akidah Salaf ash-shalih, akidah Ahlul Hadist, yaitu aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah, yang merupakan akidah yang diajarkan oleh Nabi kepada para sahabat lalu mereka pun mengamalkannya.

Buku yang ada di tangan pembaca ini adalah buku “Syarah akidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah” merupakan salah satu buku dalam rangka usaha merealisasikan misi dakwah akidah, insya Allah.

Sumber : http://atsar.ilmusunnah.com/

One thought on “Penjelasan Tentang Akidah Ahlusunnah Waljamaah, Penjelasan Yang Sangat Gamblang, Dapatkan Bukunya..”
  1. ”Ketahuilah bahwa permulaan dakwah Nabi kepada para sahabatnya”.
    *apa iya gan? bukannya Siti khadijah r.a yg paling awal menerima dakwah Rasulullah saw. Teliti dulu sebelum anda berucap.

    Terimakasih Laab,. sudah komentar disini,.
    Tahukah anda, apa sih definisi sahabat?
    Siapakah yang dimaksud sebagai sahabat?
    Sahabat adalah orang yang bertemu dengan Rasulullah , beriman kepadanya , demikian kondisinya hingga orang tersebut meninggal dunia, itu yang dinamakan sebagai sahabat,.
    Sahabat ada yang laki-laki, dan ada yang wanita,.
    Istrinya para Sahabat adalah sahabat wanita, apalagi istrinya Rasulullah? Mereka adalah termasuk para sahabat,

    Tidak semua orang yang bertemu dengan rasulullah disebut sebagai sahabat,. contoh,. paman Rasulullah yang bernama Abu Thalib, walaupun beliau mendukung dakwah rasulullah, tapi beliau tidak mau masuk islam, sehingga Abu Thalib tdk disebut sebagai sahabat,. contoh lain lagi seperti Abu Jahal, Abu Lahab, dan orang-orang quraisy yang tidak mau masuk islam, mereka tidak disebut sebagai sahabat,.

    Jadi, mari kita belajar lagi, agar paham definisi apa yang disebut sebagai Sahabat,.

    Dan Khadijah adalah istri Rasulullah, beliau termasuk salah seorang yang menemani Rasulullah, beriman kepada kenabian Rasul, menyokong dakwahnya, jadi Khadijah adalah seorang sahabat Wanita yang utama,..

    So… Teliti dahulu sebelum anda berucap…

    Untuk anda gan,. saya posting artikel, apa sih yang dimaksud sebagai sahabat,. postingan baru nih gan, semoga membuka wawasan anda, juga pembaca semua, silahkan klik disini

Silahkan tinggalkan komentar di sini