• Fri. Oct 23rd, 2020

aslibumiayu.net

Bisa Karena Terbiasa

Allah Bersemayam Di Atas Arsy,. Kalau Begitu Allah Butuh Arsy Dong?… Masa Sih..

syubhat tentang istiwanya AllahJadi Allah Butuh Arsy Dong ????

Begitu pertanyaan yang sering banget muncul kalo dibilangin Allah beristiwa di atas ArsyNya.

Nah, yuk kita renungkan beberapa hal berikut :

– Allah nyuruh kita sholat, nyuruh kita puasa, nyuruh kita ibadah yang benar..

Apa berarti Allah butuh dengan ibadah kita ??

– Allah mengutus RasulNya untuk menyebarkan risalah kepada manusia, Allah mengutus Nabi Muhammad kepada kita..

Apa berarti Allah butuh kepada Nabi Muhammad ??? Kenapa Allah gak sampaikan sendiri langsung ke hati hamba-hambaNya ???

– Allah kasih tugas Jibril menyampaikan wahyu, Allah kasih tugas Malaikat Maut untuk nyabut nyawa, Allah kasih tugas malaikat untuk memikul ArsyNya, Allah kasih tugas malaikat yang catet amal baik dan buruk kita..

Kenapa gak dikerjain sendiri aja ?? Kenapa Arsy gak dibikin bisa terbang sendiri ?? Kenapa perlu ada malaikat yang mikul ?? Masak kalah sama pesawat Boeing ???

– Di hari kiamat nanti ada mizan, timbangan yang bakal nimbang amalan kita..

Kenapa harus pake timbangan ?? Gak bisa tuh amalan kita keitung sendiri, trus keluar hasilnya, masa kalah sama Ind*maret ?? Masa kalah sama software2 canggih zaman sekarang, sekali pencet langsung keluar ??

Ngejawab pertanyaan2 itu, mari sama-sama kita renungin dalem2 firman Allah :

ﻓَﻌﱠﺎلٌ ﴾١٥ ُ﴿ اﻟْﻤَﺠِﻴﺪ ِ اﻟْﻌَﺮْش ذُو ﴾١٤ ُ﴿ اﻟْﻮَدُود ُ اﻟْﻐَﻔُﻮر َ وَﻫُﻮ ١٦ ُ﴿ ﻳُﺮِﻳﺪ ﻟﱢﻤَﺎ ﴾

“Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih, yang mempunyai ‘Arsy, lagi Maha Mulia, DIA BERBUAT APA YANG DIKEHENDAKINYA” (Al Buruuj: 16).

Maka : Gak usah tanya2 kenapanya, suka-suka Allah, kaga usah ngatur-ngatur apa yang Allah kehendaki..

Tugas kita : Iman, yakin, percaya apa yang Allah bilang tentang Dia sendiri. Kita juga gak bakal bisa nanya Allah, kenapa Allah begini dan begitu, tapi yang bakal ditanya sama kita : “Kenapa kita begini dan begitu ?? kenapa kita berbuat ini dan berbuat itu ??”

ﻳُﺴْﺄَﻟُﻮنَ ْ وَﻫُﻢ ُ ﻳَﻔْﻌَﻞ ﻋَﻤﱠﺎ ُ ﻳُﺴْﺄَل ﻻَ

“Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya dan merekalah yang akan ditanyai.” (Al Anbiyaa: 23).

Nah, sekarang tau kan jawabannya klo ada yang nanya :

“Berarti Allah butuh Arsy dong ?? Allah butuh makhluk dong ??”

sumber : https://www.facebook.com/abu.alatsary?fref=nf

 

Print Friendly, PDF & Email
6 thoughts on “Allah Bersemayam Di Atas Arsy,. Kalau Begitu Allah Butuh Arsy Dong?… Masa Sih..”
  1. Assalamua’alaikum…

    pencerahan yang luar biasa bagi mereka yang selama ini berpendapat nyeleneh bahwa Alloh butuh arsy,butuh makhluk dan sebagai nya.. semoga mereka sadar dan mendapat hidayah..

    wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    alhamdulillah,.

  2. assalamu’alikum,,
    jadi dimana Allah? banyak orang yang mengaku ahlussunnah, tapi jawabannya, berbeda beda, mohon penjelasan,
    wassalam,,

    wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    terimakasih mas irwan,.
    dimana Allah, Allah sudah mengatakan, Allah bersemayam diatas arsy,. terpisah dari makhluknya,.
    kita imani saja apa yang dikatakan oleh Allah,.
    Tentang bagaimananya, itu adalah hal ghaib, hanya Allah saja yang tahu,
    Jika ingin melihat Allah, nanti di surga,. kenikmatan tertinggi adalah melihat wajah Allah langsung,

  3. Beberapa waktu yang lalu saya pernah berdialog dengan seorang Ustadz Wahabi. Saya bertanya kepada dia, Tuhan itu bertempat apa tidak?

    Terimakasih, mudah2an Allah berikan hidayah taufik, sehingga bisa mendalami islam dengan pemahaman yang benar, sebelumnya, saya tanya, siapa nama ustadz tersebut? tolong sebutkan, jangan ngaku2 dialog dengan ustadz wahabi,.tapi ternyata cuma ngarang-ngarang saja,

    Dia menjawab, ya bertempat. Kalau tidak bertempat berarti tidak ada. Karena setiap sesuatu yang ada pasti bertempat. Lalu saya tanya, kalau begitu, tempat-Nya di mana?

    Dia menjawab, di Arasy.

    Lalu saya bertanya lagi, Arasy itu makhluk apa bukan?
    Kalau Anda menjawab bukan makhluk, Anda kafir, karena meyakini ada sesuatu selain Tuhan yang bukan makhluk Tuhan. Kalau Anda menjawab, Arasy itu makhluk, saya akan bertanya lagi.

    Dia menjawab, tentu saja Arasy itu makhluk. Lalu saya bertanya lagi, kalau begitu, sebelum Allah menciptakan Arasy, Allah bertempat di mana? Akhirnya Wahabi tersebut tidak bisa menjawab, dan berbicara ke mana-mana.

    Copas tapi kena betul…

    Dari dialog diatas, saya menilai, diatas itu cuma rekayasa, dan jika betul, maka dia bukan sedanga dialog dengan ustadz yang memiliki pemahaman islam yang benar, yaitu pemahaman para sahabat, buktinya dari jawaban-jawaban yang diberikan,contohnya yang ini :
    =====Dia menjawab, ya bertempat. Kalau tidak bertempat berarti tidak ada. Karena setiap sesuatu yang ada pasti bertempat. Lalu saya tanya, kalau begitu, tempat-Nya di mana?

    Dia menjawab, di Arasy. ====

    Ini jawaban yang SANGAT LUCU , mustahil ustadz yang pemahamanya benar, atau dijuluki sebagai wahabi akan menjawab dengan jawaban seperti tu,.
    Jadi dialog diatas terkesan sangat janggal dan lucu,.

    1. Dimana Allah Tinggal Sebelum Bersemayam di Atas Arasy
      Diantara isi lengkap pertanyaan adalah sebagai berikut:
      “ Saya mau tanya ;” Apakah benar Allah Ta’ala Ada di Langit” ).
      Kalau memang Allah ada (bersemayam) di langit atau di atas Arsy, lalu dimanakah Allah tinggal sebelum Arasy dan langit diciptakan oleh Allah ?.Apa mungkin Allah berpindah tempat ?.
      Sedangkan yang saya tahu, itu sangat mustahil! Tolong beri penjelasan yang masuk akal !”.
      ebagai alasan dari keraguan itu,dia melontarkan pertanyaan seputar “ dimana Allah tinggal ”
      sebelum Dia menciptakan langit dan Arsy.

      Seperti yang selalu dilontarkan oleh para ahli al hawa wa al bida’ semisal orang yang berinisial akun fb ;
      Mnr Canada,Qultu Man Ana,Zon Jonggol dan orang-orang yang seaqidah dengan mereka yang
      mengaku dirinya kaum ” ASWAJA ” = ASOSIASI WAJAH JAHMIYAH [ kelompok kaum yang MENDUSTAKAN
      sifat-sifat Allah yang telah Allah dan Rasul-Nya sifatkan dalam Al Qur’an dan As Sunnah ].
      Bismillaah,.,
      Ikhwaanii Fillaah ‘Azzakumullaahu Jamii’an,.,
      ” Keruwetan Akal Membawa Keruwetan Jiwa “.
      http://www.facebook.com/notes/abu-faza/-dimana-allah-tinggal-sebelum-bersemayam-di-atas-arasy-/379164512145456
      e Setelah langit diciptakan, Allah berada di atas langit, kita tahu karena Allah telah menceritakannya. Allah menceritakannya karena kita perlu tahu.

      Sebelum langit diciptakan, kita tidak tahu, karena Allah tidak menceritakannya. Oleh karena itu kita tidak perlu mengira-ngira, atau mencari-tahu. Allah Ta’ala tidak menceritakan karena kita tidak perlu tahu.

      Allah memerintahkan manusia menyembah, memuji, mengagungkan-Nya. Apakah itu menunjukkan Allah butuh kepada manusia? Bahkan sebaliknya, manusia lah yang butuh menyembah, butuh memuji dan butuh mengagungkan Allah Ta’ala.

      Demikian juga ‘Arsy, Allah bersemayam di atas ‘Arsy namun bukan berarti Allah butuh kepada ‘Arsy, bahkan ‘Arsy yang butuh kepada Allah.

      wallahu’alam

      PERTAMA

      Terimakasih mas Budi, sudah ikut menambahkan wawasan BAGI ORANG YANG BINGUNG,.. orang yang mengedepankan akalnya,. sehingga bertanya hal-hal yang tidak bermanfaat bagi dirinya, pertanyaan yang tidak menambah ketaqwaan, keimanan, bahkan bukan pertanyaan yang bisa menyelamatkan dia dari neraka,. tapi pertanyaan yang membuka pintu-pintu setan,.

      Sahabat ketika mendengar Rasulullah isra mi’raj ke langit ke tujuh, maka para sahabat mengimaninya,.
      mereka tidak bertanya, ya rasulullah, di langit pertama itu ada apa, bagaimana warna langitnya?… mereka hanya mengimani saja,
      Coba kalau mereka mengedepankan akal,.. seperti orang2 jaman sekarang,.. mungkin pertanyaan yang timbul adalah pertanyaan yang aneh-aneh,.

      Contoh lagi, Allah memerintahkan kita shalat maghrib 3 rakaat,. maka ga usah bertanya, kenapa 3 rakaat, kenapa tidak dua rakaat, atau mungkin 5 rakaat,…

      Itu permisalan org yang bertanya, kalau gitu di mana Allah ketika arsy belum diciptakan?

      Padahal jawabnya pun mudah,. Allah maha kuasa atas segala sesuatu,. mau ada arsy atau ngga , apa urusan manusia yang bertanya tersebut??.. jangan lancang terhadap Allah,.

    2. Bener “miskin ilmu”, ngga berilmu bicara tentang Allah, carilah ilmu yg bermanfaat jgn cari ilmu yg menjerumuskan diri sendiri kpd rusaknya pikiran dan aqidah

  4. Sesungguhnya yang membinasakan orang2 sebelum kalian adalah banyaknys pertanyaan dan perselisihan terhadap nabi-nabi kalian.

    Mereka bertanya apa2 yang para sahabat tidak bertanya tentangnya.

Silahkan tinggalkan komentar di sini