Sifat WAJIB BAGI ALLAH ITU 20?? Asmaul Husna saja minimal ada 99 nama, Dan Semuanya Adalah Sifat Allah

Debat Tentang Asmaul Husna Apa Perbedaan Asmaul Husna Dengan Sifat Wajib Allah Apakah Ada Sifat Asmaul Husna Ada Di Sifat Wajib Bagi Allah Apakah Ada Sifat 20 Allah Qidam Baqo Nama Dan Sifat Allah Yang Menyimpang

MENYOAL 20 SIFAT WAJIB BAGI ALLAH

sifat-wajib-dua-puluhGolongan Asy ‘ariyah yaitu sekelompok orang yang mengaku mengikuti aqidah Imam Abul Hasan Ali bin Isma’il Al Asy’ari dalam masalah aqidah khususnya sifat-sifat Allah, menetapkan sifat Allah hanya duapuluh. Padahal beliau hanya menetapkan tujuh sifat (sebelum kembali ke manhaj salaf, ahlussunnah wal jama’ah). Yang tiga belas itu sebenarnya tambahan dari kelompok Maturidiyyah, pengikut Abul Manshur Muhammad bin Muhammad Al Maturidi As Samarqondi (wafat 333 H)

Adapun sifat duapuluh itu adalah Wujud, Qidam, Baqa’, Mukholafatuhu Ta’ala lil Hawaditsi, Qiyamuhu binafsihi, Wahdaniyah, Qudrat, Iradah, Ilmu, Hayat, Sama’, Bashar, Kalam, Kaunuhu Qadiran, Kaunuhu Muridan, Kaunuhu ‘Aliman, Kaunuhu Hayyan, Kaunuhu Sami’an, Kaunuhu Bashiran, Kaunuhu Mutakalliman. Inilah yang dinamakan sifat wajib duapuluh bagi Allah yang wajib diyakini menurut Asy ‘Ariyah.

 
Dalam menetapkan sifat tujuh (ditambah menjadi dua puluh oleh Maturidiyyah) mereka (Asy ‘Ariyah) hanya berdasarkan akal. Kata mereka: “Adanya makhluk ini menunjukkan adanya qudroh, lalu adanya sifat khusus bagi masing-masing akhluk menunjukkan adanya irodah, teraturnya alam ini tanda adanya ‘ilmu. Ketiga sifat ini tanda adanya sifat Hayyu(hidup) karena ketiga sifat itu tidak akan terwujud tanpan Al Hayyu. Dan sifat hayyu harus memiliki sifat berbicara, mendengar dan melihat. Ini adalah sifat sempurna. Atau tersifati dengan bisu, tuli atau buta, namun karena ini sifat tercela maka tidak mungkin Allah tersifati dengannya”.
 
Bantahan Ahlussunnah (manhaj salaf) : Berbicara dalam masalah ini hanya berdasarkan akal mengandung konsekwensi sebagai berikut :
 
1. Menyelisihi metode yang diterapkan oleh salaful ummah, generasi awal, dari kalangan shahabat, tabi’in, atba’uttabi’in dan para ulama setelah mereka.
Mereka mengembalikan masalah ini kepada Al Qur’an dan Sunnah. Mereka menetapkan semua nama-nama dan sifat sebagaimana Allah tetapkan dalam Al Qur’an atau melalui sunnah Nabi-Nya tanpa diserupakan dan dita’thil.
Imam Ahmad berkata: “Kita mensifati Allah sesuai yang telah Allah tentukan, tidak boleh melampaui Al Qur’an dan Hadits”.
 
2. Juga menyelisihi akal itu sendiri.
Karena masalah ini termasuk urusan ghoib. Sehingga akal tidak bisa campur tangan. Yang bisa dilakukan hanyalah menerima.
 
3. Akan menyebabkan perselisihan dan kontradiksi yang tiada henti.
Karena setiap orang mempunyai akal. Lalu akal mana yang dipakai? Si Fulan akan menetapkan sesuatu yang dinafikan oleh Fulan yang lain, begitu seterusnya.
Maka tidak ada mizan (timbangan) yang kongkrit sebagai pijakan baku. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan : “Aduhai, dengan akal siapa Kitab dan Sunnah akan ditimbang? Semoga Allah meridhoi
Imam Malik bin Anas dimana beliau berkata: ‘Atau apakah setiap kali ada seseorang yang lebih lihai berdebat mendatangi kita, lalu kita akan campakkan apa yang disampaikan Jibril kepada Muhammad y hanya karena mengikuti pendapatnya? Padahal sudah dimaklumi bahwa kontradiktifnya perkataan merupakan bukti kebatilannya”.
 
4. Jika mereka(Asy ‘Ariyah dan ahlikalam) mengatakan bahwa makna tangan Allah adalah kekuatan karena takut dikhawatirkan menyerupai tangan makhluk, maka mereka juga harus menta’wilkan makna kekuatan supaya tidak terjadi penyerupaan karena makhluk juga punya kekuatan.
Jika mereka berkelit (dgn mengatakan) kekuatan Allah tidak sama dengan kekuatan makhluk.
Kita jawab: Demikian pula tangan Allah tidak sama dengan tangan makhluk. Jadi tidak ada jalan untuk menta’wil.(Majmu’ Fatawa, bagian Taqrib At Tadamuriyah, Sayikh Ibnu Utsaimin, 4/123-124). Allahu A’lam bish showab.
 
Uraian berikut akan mencoba mengulas kesalahan madzhab mereka yang sudah mengakar di masyarakat. Semoga Allah masih membuka jalan bagi mereka untuk kembali ke manhaj ahsunnah yang hakiki.
 
Nama dan sifat Allah tidak terbatas karena tidak ada dalil yang membatasi. Bahkan ketidak terbatasan asma’ dan sifat Allah disabdakan oleh Rasulullah sendiri:
 
“Aku mohon kepada-Mu dengan seluruh asma-Mu yang telah Engkau namakan untuk diri-Mu atau Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau Engkau ajarkan kepada salah seorang dari hamba-Mu, atau masih dalam rahasia ghaib pada-Mu yang Engkau sendiri mengetahuinya”
 
[Hadits shohih riwayat Ahmad dalam Musnad, Ibnu Hibban dalam Mawaridu Dhom’an, Al-Hakim dalam Mustadrok. Dishohihkan oleh Ibnul Qoyyim dalam Sifa’ul ‘Alil, Ahmad Syakir, Al-Albani dalam Shohihah, dan Al-Arnauth dalam takhrij Zadul Ma’ad]
 
Sesuatu yang masih berada dalam ilmu ghoib tidak ada yang mengetahuinya kecuali hanya Allah, sehingga tidak mungkin bagi seseorang untuk mengetahuinya, apalagi menghitungnya. Jelas sekali bahwa nama Allah itu tidak terbatas.
 
Lalu bagaimana dengan hadits:
 
“Sesungguhnya bagi Allah sembilan puluh sembilan nama, barang siapa menghitungnya/menghapalnya
akan masuk jannah.”
 
[Riwayat Bukhori:6410, Muslim:2677]
 
Jawabnya: Hadits ini tidak menunjukkan pembatasan nama Allah hanya sembilan puluh sembilan saja. Bila demikian maka susunan kalimatnya adalah:
 
“Sesungguhnya nama-nama Allah ada sembilan puluh sembilan, barang siapa menghitungnya/menghapalnya akan masuk jannah”
 
Dengan demikian, maka makna hadits ini adalah nama-nama Allah yang sembilan puluh sembilan yang siapa saja dapat menghapalnya akan masuk jannah. Berarti masih ada nama-nama lain yang tidak diperintahkan untuk menghapalnya.
Selain itu kalimat “…barang siapa menghitungnya/menghapalnya akan masuk jannah” bukan merupakan kalimat tersendiritetapi kalimat pelengkap dari sebelumnya. Kalimat yang semisal dengannya, seperti ucapan: “Saya mempunyai seratus ribu rupiah yang saya persiapkan untuk shodaqoh”. Berarti anda masih mempunyai uang yang lain yang dipersiapkan untuk keperluan lainnya. [Al-Qowa’idul Mutsla Fi Sifatillahi Wa Asma’ihi Al-Husna, Ibnu Utsaimin, hal.17. dan Al-Qowa’idul Muhimmat Fil Asma’I was Sifat, Ibnul Qoyyim, hal.32]
 
Imam Nawawi berkata: “Ulama telah bersepakat bahwa hadits ini bukan pembatasan nama-nama Allah. Namun bukan berarti Allah tidak memiliki nama-nama yang lain. Tetapi maksud dari hadits ini yaitu sembilan puluh sembilan nama ini, bagi yang menghapalnya akan masuk jannah. Tujuannya sekedar informasi akan masuk jannah bagi yang mampu menghapal 99 nama tersebut, bukan pembatasan nama. Oleh karenanya tersebut dalam lafadz lain: Aku memohon kepada-Mu dengan seluruh asma-Mu yang telah Engkau namakan untuk Diri-Mu…atau masih dalam rahasia ghoib pada-Mu yang Engkau sendiri mengetahuinya” [Syarah Muslim, 6/177]
 
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata: “Inilah pendapat jumhur ulama’ “[lihat Dar’u Ta’arudhil ‘Aqli Wa Naqli, juz 3 hal.323]
 
Al Hafidz Ibnu Hajar berkata: “Tentang penyebutan 99 nama ini para ulama berselisih, apakah nama Allah sebatas itu atau lebih, namun disebutkannya sejumlah nama itu merupakan kekhususan sebab bagi yang menghapalnya/menghitungnya akan masuk jannah. Jumhur ulama memilih pendapat kedua (nama Allah lebih dari 99 nama). Dan An-Nawawi menukil adanya kesepakatan ulama’ tentang masalah ini (seperti yg disebutkan diatas).
Al-Khothobi berkata: “Dalam hadits ini terdapat penetapan sejumlah 99 nama, namun bukan merupakan halangan adanya tambahan nama yang lain. Pengkhususan ini dikarenakan nama-nama ini sering muncul dan maknanya paling jelas”. Al-Qurthubi berpendapat sama dalam kitabnya Al Mufhim. Ibnu bathal menukil pendapat Al-Qodhi Abu Bakar bin Thoyyib, katanya: “Dalam hadits ini tidak ada bukti pembatasan nama Allah hanya 99. Namun makna hadits ini adalah siapa yang menghapalnya/menghitungnya akan masuk jannah, dan yang menunjukkan tiadanya pembatasan adalah kebanyakan dari nama-nama itu berupa sifat, sedangkan sifat Allah tidak terbatas”.[Fathul Bari, 12/521]
 
Kesimpulannya bahwa nama Allah tidak terbatas. Demikian pula sifat-Nya. Karena setiap nama pasti mengandung sifat, berarti sifat Allah juga tidak terbatas. Ibnul Qoyyim berkata: “Allah mempunyai nama-nama dan sifat yang disimpan pada ilmu ghoib di sisi-Nya. Tidak ada yang mengetahuinya, baik itu malaikat yang dekat dengan Allah atau nabi yang diutus, seperti disebutkan dalam hadits shohih: Aku mohon kepada-Mu dengan seluruh asma-Mu yang telah Engkau namakan untuk diri-Mu atau Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau Engkau ajarkan kepada salah seorang dari hamba-Mu, atau masih dalam rahasia ghoib pada-Mu yang Engkau sendiri mengetahuinya”.[Al Qowa’idul Muhimmat fil Asma’ Was Sifat, hal.32]
 
Wallahu ta’ala a’lam
Oleh: Abu Nu’aim Al Atsari
Print Friendly, PDF & Email

Sifat 20 Salaf Sifat 20 Sesat Dakhwa Salafi Sifat 20 Allah Manhaj Salaf Sifat 20 Allah Ahlisunah Waljamaah Sifat 20 Pandangan Salaf

16 Comments

  1. assalamualaikum warohmatullah….
    saya ingat dlu sifat 20 d plajari d bangku sekolah…

    wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    sama mas,.saya juga belajar itu, baik di SD atau Mts,. dan ternyata itu pengkorupsian sifat-sifat Allah, padahal sifat Allah tidak terbatas, hanya Allah saja yang tahu,.

    Asmaul husna saja minimal ada 99 nama, dan dalam setiap nama Allah itu ada Sifat di dalamnya,.. so… betapa banyak sifat Allah yang dihilangkan jika dibatasi cuma 20 sifat saja,

  2. Assalamuaalikum ya akhi…
    Sungguh saya tlah banyak berdosa sblumnya dan banyak mlakukan kemaksiatan karna saya tlah jauh dari allah, dan skarng saya mulai mnyadari kesalahan2 saya, bgtu rendah dan bodohnya saya mngikuti nafsu syaitan, akan tetapi disaat saya ingin memperbaiki akhlaq, dan kesalahan2 saya trdahulu,,,

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Alhamdulillah mas sony, Allah memberikan kesadaran kepada anda, ini patut disyukuri, betapa banyak orang yang masih terus menerus dalam kemaksiatan,namun belum Allah berikan kesadaran kepadanya,.

    dan akhirnya allah mnuntun saya shingga mnmukan blog ini,, yng mnurut saya isinya banyak hal2 menarik dan banyak memberi motifasi memperbaiki akhlaq dan iman saya ,dan bnyak pula yg blum pernah saya tahu sebelumnya, dan mudah2an saya tdak salah jalan,, shingga tdak mnambah dosa2 saya,, naudzubillah,,,

    Alhamdulillah,. mudah2an bisa menambah pengetahuan tentang ilmu agama islam dengan pemahaman yang benar, Dan Allah berikan kekuatan agar bisa mengamalkan ilmu yang kita dapatkan,

    tapi ketika sya share ke beberapa tman sAya,,, banyak beberpa tman saya justru malah menasehati saya,,, ” hati2 jagn smpai km trjerumus aliran wahabi” aliran itu sesat.,

    tak jarang pula yg membully saya, katanya jgn sok keminter,atau sok suci,,, jgn mudah terpengaruh, aliran2 yg gak jelas,,,lalu sya bertanya pd salah satu tman sya,,

    ” klo mmang benar bgitu , mnurut kamu aliran apa yang benar , dan dia mnjawab ahlussunah waljama’ah,,, lalu saya brtnya lgi, ahlussunah itu yg bagaimna,, tp dy memberi jaawaban yg mnurut saya kurang sreg atau masih mnggnjal dihati…

    Ya, begitulah,. Rasulullah saja orang terbaik di dunia ini, beliau akhlaknya sangat mulia,. namun ketika beliau mendakwahkan islam, maka mulailah beliau dicela, diintimidasi, dilempar, diusir, dianiaya,.
    Kenapa? Karena beliau mendakwahkan islam yang benar,
    Demikian pula kita yang mendakwahkan islam dengan pemahaman yang benar, yaitu pemahaman para sahabat,. maka akan mengalami hal-hal tsb, dicela, dianggap sesat,.
    Bersabar mas, sabar atas perlakuan mereka,. karena mereka tidak tahu,. sebagaimana mereka tidak tahu apa itu ahlusunnah waljamaah,. mereka mengaku ahlusunnah, tapi mereka bodoh akan sunnah-sunnah rasulullah,. bahkan jarang shalat berjamaah di massjid 5 waktu, padahal shalt 5 waktu berjamaah di masjid hukumnya adalah wajib bagi laki-laki,
    Apa itu ahlusunnah waljamaah, sudah saya posting disini

    Dan untuk mendakwahkan kepada orang lain maka butuh ilmu, minimal apa yang kita dapatkan itu untuk pengetahuan kita, untuk menghilangkan kebodohan di diri kita dahulu,.

    Dari sini saya tambah bngung apakh benar wahabi itu sesat? Masalhnya selama sy ikuti beberpa postingan blog ini sya belum menmukan kesesaatan didalamnya, justru sya mersa klo memang yg admin postingkan masuk akal dan mudah2an benar dan diterima allah SWT.

    Ya, memang kata-kata wahabi itu menjadi senjata bagi musuh-musuh pembenci dakwah tauhid, pembenci dakwah kepada akidah yang benar,.
    Tidak usah terlalu dipusingkan dengan istilah tersebut, karena secara arti pun bagus, Alwahhab adalah salah satu nama Allah, jadi wahabi itu artinya pengikut Allah,.
    Ada postingan bagus tentang wahabi ini, silahkan dibaca disini

    Bung Karno saja bangga dengan dakwahnya wahabi, silahkan baca disini

    Mereka juga menganggap dakwah wahabi itu mudah mengkafirkan,. ini juga adalah kedustaan, silahkan baca postingannya disini

    Wahabi yang sesatpun ada , sudah saya posting disini

    Mohon tanggapannya,, dan smoga allah mnunjukan jalan yang benar kepada hambanya yg sedang tersesat, dan ingin memperbaiki dirinya,, aminnn

    Mudah2an tanggapan diatas bisa mencerahkan anda,.

    Aamiin

    • Aminn.. Trima kasih tanggapannya. Mas,,

      skrang saya yakin kalo sya berada di jalan yg benar,,dan say jadi tambah bersmangat .mempelajari amalan2 yng sesuai rosullulloh ajarkan,, dan mudah2 an iman dan aqidah saya bertambah,aminn

      Alhamdulillah,.

    • Assalamu’alaikum…
      Saya dulu juga sama dengan mas Sony Iskandar, ga perduli dengan ibadah yang penting kerja cari duit.

      kalau pun ibadah cuma ikut ikutan..shalat sak maunya saja. shalat jarang berjamaah yg penting sudah dilihat orang ( ria ).

      malah pernah saya ga shalat berbulan bulan, tapi setelah saya nonton youtube cemahanya ustad Abu Yahya Badrussalam Lc langsung sadar.

      saya pun semakin penasaran dan selalu mencari artikel2 tentang Islam ketemu blog yang mendakwahkan islam secara murni Alhamdulillah…,

      ada yg bilang blog ini blognya wahabi, muslim or.id juga milik wahabi, muslimah or.id. juga wahabi, dan banyak sutadz2 yang medakwahkan syariat Islam secara murni dibilang Wahabi.

      tapi semakin saya baca artikel2 mereka dan semakin sering saya dengar dakwah mereka semakin membuat saya semangat beribadah.

      Pendek kata semakin orang menghina dengan sebutan wahabi malah semakin kuat keyakinan saya terhadap dakwah yang mereka sampaikan.

      Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
      Alhamdulillah mas handoko,.. nikmat yang paling besar adalah bisa menjalankan ajaran islam dengan cara yang benar, sesuai dengan pemahaman para sahabat,. itulah nikmat yang sangat besar,. istiqamah diatas pemahaman para sahabat,.

      Orang-orang yang memberikan julukan jelek terhadap dakwah yang hak ini, mereka lakukan itu karena ketidaktahuan mereka,.
      Kita tidak usah membenci mereka, tapi kita doakan,..

      Mudah-mudahan Allah bukakan hati mereka, Allah berikan hidayah taufik sehingga bisa merasakan kenikmatan yang kita rasakan,..

      Beribadah berdasarkan dalil, bukan ikut-ikutan lagi,..

  3. bagus temen,tek deleng ya ora nyimpang,ora ana arahan ke sesuatu yg jelek,ini klw saya liat adalah intisari,tp q ana pitakonan geh kie alirane apa tad nu,muhamdiyah,,aswaja,,

    tapi ini mirip dengan radio hang fm batam yang pernah saya ikuti,dengarkan sewaktu di sana dan isinya juga baik ga ada pelarangan yang ga masuk akal,semua isinya masuk akal.masuk akal maksudnya jika di sambungkan dengan alqur’an dan as-sunah itu nyambung

    Saya berusaha mengikuti islam dengan pemahaman para sahabat, bukan mengikuti pemahaman ormas, kelompok,. atau jamaah tertentu yang ada di indonesia,. tapi mengikuti pemahaman para sahabat yang merupakan binaan langsung Rasulullah, sebab itulah satu-satunya jalan keselamatan,. silahkan lihat postingannya disini

    Radio hang fm batam, radio rodja, itu salah satu radio yang mendakwahkan islam berdasarkan pemahaman para sahabat,.

  4. Assalamu`alaikum warohmatullah wabarokatuh.
    Tanya Pak,
    kalau masih menyakini bahwa sifat Allah ada 20 apakah bisa menyebabkan pelakunya keluar dari islam ( syahadatnya Batal )

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    Banyak orang yang meyakini karena kebodohan, karena ketidak tahuan,cuma ikut-ikutan,.
    Jika dia meyakini cuma 20, berarti ada puluhan, ratusan, bahkan jumlah yang tak terhingga yang dia dustakan, ini perkaranya lebih berat lagi,.
    Mengingkari satu nama dan sifat Allah saja bisa kufur, apalagi mengingkari dalam jumlah yang sangat banyak,.

    yg kedua “Sesungguhnya bagi Allah sembilan puluh sembilan nama, barang siapa menghitungnya/menghapalnya
    akan masuk jannah.” apa ini berarti siapapu yg menghapalnya pasti masuk syurga dan tidak perlu mengamalkan yg lain.
    yg ketiga maksud dari ” menghitungnya ”
    mohon penjelasan dan pencerahannya
    Barokallahu fikum.

    Maksudnya bukan menghafal, tapi mengamalkan kandungannya, meminta kepada Allah dengan nama-namanya, jadi bukan sekedar menghafal atau malah dinyanyikan,. silahkan lihat ulasannya disini

    Wafiikum baarakallah

  5. Assalamu’alaikum
    Saya hanya ingin menyampaikan,
    Bahwa sifat wajib 20 bagi Allah,,,,,, hanya untuk mensucikan Allah dari sifat-sifat mahkluk. Dan bukan untuk membatasi asma dan sifat Allah,,,,,

    Semoga kita semua mendapat hidayah Allah, Aamiin.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah
    terimakasih sudah komentar disini,.
    Pertanyaan untuk anda :
    1. Apa sih yang disebut sifat Wajib bagi Allah?
    2. Siapa yang menetapkan sifat wajib bagi Allah?

    Ini untuk membuka wawasan dan cara berpikir anda,. silahkan dijawab, mudah2an banyak manfaat dari diskusi ini,

  6. Assalamu’alaikum
    Sebelumnya terima kasih telah mengomentari,
    Untuk jawabannya,

    yang pertama, Sifat wajib bagi Allah adalah sifat yang harus ada pada Zat Allah sebagai kesempurnaan bagi_Nya.
    Allah adalah Khaliq, Zat yang memiliki sifat yang tidak mungkin sama dengan sifat-sifat yang dimiliki makhluk_Nya.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Terimakasih mas atas tanggapannya,.
    Oke mas, apakah Allah menjelaskan tentang sifat wajib tersebut, jika menjelaskan, tentu rasulullah sudah menjelaskannya, demikian pula para sahabatnya, demikian pula imam yang empat,.. dan nyatanya mereka semua tidak menjelaskan tentang sifat wajib bagi Allah ini,
    Jadi, dimanakah Penjelasan tentang hal tersebut, jika itu perkataan Rasulullah, maka dimana bisa ditemukan penjelasan tersebut, hadits riwayat siapa,

    yang kedua, Allah sendiri yang menetapkan bagi Allah sifat-sifat-Nya melalui Al Qur’an dan lisan nabi-Nya.

    Nah, kalau yang ini betul,. allah menetapkan nama dan sifat, bisa kita lihat di alquran, juga hadits2 rasulullah,.
    Yang menjadi masalah adalah adanya sifat wajib, mustahil, … ini yang tidak ada keterangannya baik dari alquran atau lisan nabinya,.

    Janganlah kita mendahului Allah dan rasulnya dalam menetapkan sifat-sifat Allah,.

    Mengenai sifat wajib 20, hasil ijtihad ulama untu’ mensucikan-Nya dari makhluk-Nya diambil dasarnya dari Al Qur’an. Tujuannya hanya untuk mensucikan Allah dari makhluk-Nya. Sedangkan, berapa hakekatnya jumlah sifat wajib Allah, hanya Allah yang mengetahuinya.
    Allahu a’lam.

    Berarti sifat 20 bukanlah dari Allah, bukan pula dari Rasulullah,. tapi sekedar ijtihad menggunakan logika si ulama yang berijtihad tersebut.
    Dan ijtihad bisa diterima bisa ditolak,.
    namun perlu diketahui, nama dan sifat Allah itu adalah hal ghaib,.
    dan dalam hal ghaib, tidak dibenarkan adanya ijtihad,
    Jadi ulama yang berijtihad tentang sifat-sifat Allah, maka hasil ijtihadnya adalah KELIRU, dan tidak bisa dijadikan hujjah,.
    Apalagi ijtihadnya sangat keliru, jadi kesimpulannya, pembagian dan penamaan sifat wajib bagi Allah, ini adalah sangat keliru, bahkan bisa fatal akibatnya,. Jadi, pembagian dan penamaan seperti itu tidak dibenarkan dalam islam,. Alhamdulillah pencetus hal tersebut di akhir hayatnya taubat dari pemikirannya, bisa dilihat disini biografinya

  7. Syukron atas ilmunya…
    semoga Allah memberikan barokah atas ilmu yang telah diberikan…
    akhiru, mohon maaf apabila ada salah kata.
    Jazakallah khairan
    wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    Jazakkumullahu khairan,.

  8. Jazakillah khirr utk Ustadz Abu Nu’aim Al Ashari.

    InsyaAllah skrg saya jd paham atas penjelasan Ustadz bahwa sifat Allah tdk terbatas .

    Yg dr semenjak kecil saya hanya diberi pemahaman 20. Smoga Allah mengampuni dosa2 saya atas pemahaman yg keliru.

    Kl boleh memberi saran mas admin. Lebih baik tdk diteruskan perdebatan karna menurut saya semuanya sdh jelas dg didasari hadis2 yg soheh

    Alhamdulillah,..
    iya,. debat sebaiknya ditinggalkan,.
    Tapi memberikan penjelasan agar kaum muslimin paham, ini tetap diteruskan

  9. kalau misal tangan allah, di maknai dng kekuatan, karena dikhawatirkan menyerupai makhluk nya bukankah kekuatan juga melekat dng sifat manusia…… terus gimana dong???

    wajah tangan, itu kan juga melekat dng makhluknya, sebagaimana kekuatan juga ada pada makhluknya,

    lalu…. Ya jangan dibayangkan wajah tangan allah sama dng makhluknya juga kekuatan allah jangan disamakan dng makhluknya, lalu apa bedanya????

    perkaranya sangat simpel sebenarnya..
    Allah yg mengatakan punya wajah, tangan, kaki, bahkan ada ayat yang menjelaskan tangan Allah dua,

    kita cukup mengimaninya, membenarkannya, tanpa bertanya seperti apa sih wajah allah, seperti apa sib tangan dan kaki Allah?

    itu semua urusan ghaib, kewajiban kita dgn urusan yg ghaib itu adalah untuk mengimaninya saja

    Dan setan akan menghembuskan was was agar kita memikirkan bagaimana bentuk wajah, tangan, kaki Allah..
    tujuannya agar kita menjadi bimbang tentang Allahm sehingga ketika kita bimbang, maka bisa timbul penafsiran.. Allah tidak ada, .. masa Allah punya wajah, tangan, kaki, dll, dan itu yg diharapkan oleh setan

    • yahh….kalau cukup hanya diimani saja tanpa boleh bertanya ya…apa bedanya orang islam dng penyembah berhala???mereke pun cukup mengimani saja kan ???

      padahal allah memberikan akal untuk berpikir ,afaala ta,qiluun…afalaa tadzakkarun ,nabi ibrahim saja dlm beriman kepada allah juga dng berpikir…ketika menghancurkan patung,tak mungkin patung yg mereka ciptakan sendiri adalah tuahan begitupun ketika menyaksikan matahari bulan binatang ,tak mungkin itu semua tuhan ….lah ini ALLAH punya wajah kaki tangannya dua dan KEDUA duanya kanan ,apa gak lebih bodoh dari penyembah matahari bulan bintang ataupun berhala ,matahari aja tetap pada tempatnya …tapi allah bersemayam di atas arsy ,lalu sepertiga malam turun kebumi untuk memenuhi doa hambanya (hadis)padahal siang dan malam hari selalu berputar ,malam hari diindonesia ,dinegara lain siang hari ,begitu seterusnya ,bukankah kalau begitu ALLAH gak pernah naik lagi ke arsy nya ….setelah ada pertanyaan seperti itu ,orang islam gak boleh menanyakan,kalau begitu apa bedanya dng penyembah berhala /batu mereka pun juga begitu,pokoknya imani dan percaya saja ….

      kalau ingin melihat seperti apa wajah Allah?

      nanti di surga, dan itu adalah kenikmatan yang paling nikmat, memandang wajah Allah langsung,

      orang yang mengingkari wajah Allah, maka dia tidak akan melihat wajah allah

      terhadap hal ghaib yg diajarkan Allah, kewajiban kita cukup mengimani saja, ga usah bertanya kenapa, bagaimana..

      simpel saja, jika anda mendengar kabar yg mungkin ga maauk akal dari tokoh anda, atau ulama anda, maka anda langsung percaya tanpa bertanya kenapa dan bagaimana, kenapa terhadap kabar yg Allah sampaikan koq masih bertanya?

      gunung yg besar saja hancur berkeping keping ketika Musa meminta agar Allah menampakkan diri,padahal itu belum muncul, …

      lihat, gunung yg begitu besar saja sangat takut kepada Allah, kok ya ada manuwia yg tdk takut kepada Allah?

  10. Assalamualaikum..
    Di mushola2 di tmpat sy klo hbs adzan pujiannya sering pke Allah wujud qidam baqo dst

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    Itu adalah BIDAH

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*