Berapa Umur AISYAH Ketika Dinikahi, Dan Berapa Umurnya Ketika Tinggal Di Rumah Rasulullah?

Bismillah,
Hadits-hadits yang meriyawatkan bahwa Ummul Mukminin, Aisyah radiyallahu anha, dinikahi oleh Nabi Shallallahu alaihi wasallam, pada saat beliau masih berusia enam atau tujuh tahun adalah hadits-hadist yang derajatnya SAH (Shahih), karena diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim didalam kitab Shahih mereka.

Barangsiapa mengatakan hadits ini lemah atau tidak kuat lantaran tidak layak seorang Nabi menikahi anak dibawah umur, mereka HARUS mendatangkan dalil, yang menurut saya tidak akan bisa lantaran telah SAH khabar dari Nabi, sebagaimana hadits-hadits berikut ini.

Hadits Pertama :

Dari Aisyah radiyallahu anha berkata:

“Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam menikahiku pada saat aku berusia enam tahun. Ketika aku tiba di Madinah, aku berhenti di Bani Al-Harits bin Al-Khajraj. Aku menderita sakit panas hingga rambutku rontok dan tumbuh lagi. Setelah itu, ibuku, Ummu Ruman, datang kepadaku. Ketika itu, aku berada di ayunan bersama teman-temanku. Ibuku berteriak memanggilku, kemudian aku datang kepadanya. Aku tidak tahu apa yang diinginkan ibuku terhadapku.

Ibuku menyuruhku berdiri disamping pintu dan aku dalam keadaan terengah-engah. Aku berkata,’Hah,hah,’ agar nafasku kembali teratur. Ibuku mengambil sedikit air, mengusapkannya ke wajah dan kepalaku, kemudian membawaku masuk ke rumah yang ternyata didalamnya terdapat sejumlah wanita dari kaum Anshar.

Mereka berkata,”Selamat, mudah-mudahan baik dan penuh berkah.’” Ibuku menyerahkanku kepada wanita-wanita kaum Anshar tersebut, kemudian mereka membersihkan kepalaku dan mendandaniku. Tidak ada yang membuatku grogi melainkan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang sedang duduk di atas kasur rumah kami.

Setelah itu wanita-wanita Anshar tersebut menyerahkanku kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan beliau menggauliku di rumah kami. Unta dan kambing tidak disembelih untukku hingga suatu saat Sa’ad bin Ubadah mengirimkan piring berisi makanan, karena ia terbiasa mengirimkannya kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam ketika beliau menggilir istri-istri beliau. Ketika itu aku berusia sembilan tahun.

[Diriwayatkan Al Bukhari di kitab manaqib kaum Anshar, bab pernikahan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dengan Aisyah hadits nomor 3894, Muslim di kitab Nikah, bab ayah menikahkan gadis kecilnya hadits nomor 1422 dan Ibnu Hibban di buku al Ihsan hadits nomor 7055].

Hadits Kedua :

Muslim meriwayatkan hadits dari Aisyah Radiyallahu anha,
“Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam menikahi Aisyah Radiyallahu anha pada saat ia berumur tujuh tahun, kemudian ia diserahkan kepada beliau saat ia berumur sembilan tahun dan masih membawa bonekanya. Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam wafat saat Aisyah berumur delapan belas tahun.[Diriwayatkan oleh Muslim nomor 1422]

Hadits Ketiga :
Muslim dan An Nasai meriwayatkan hadits dari Aisyah Radiyallahu anha yang berkata,“Rasululah Shallallahu alaihi wasallam menikahiku pada saat aku berusia tujuh tahun dan menggauliku pada saat aku berusia sembilan tahun. Ketika itu aku bermain dengan teman-teman wanitaku dan mereka sering datang kepadaku. Jika mereka melihat Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam mereka lari dari beliau. Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam sering memanggil mereka untukku.”

[Diriwayatkan oleh Al Bukhari dan lain-lain].

Hadits Keempat :Ibnu Abu Khaitsamah meriwayatkan dari Aisyah Radiyallahu anha yang berkata,“Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam menikahiku di Makkah pada saat aku berumur enam tahun, kemudian beliau meninggalkanku selama tiga tahun. Kemudian beliau masuk kepadaku di Madinah saat aku berusia sembilan tahun. Saat itu, aku bersama boneka-bonekaku dan teman-teman wanita sepermainanku yang biasa datang kepadaku. Jika mereka melihat Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam, mereka langsung pulang kemudian Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam memanggil mereka untukku.

Hadits Kelima :
Dari Hisyam dari ayahnya, ia berkata:”Khadijah meninggal sebelum kepergian Nabi Shallallahu alaihi wasallam ke Madinah dengan (selisih) tiga tahun. Lalu beliau tinggal (disana) dua tahun atau kurang lebih dari itu dan memperistri Aisyah, di saat ia berumur enam tahun. Kemudian beliau membangun kota Madinah di saat Aisyah berumur sembilan tahun.
[HR Bukhari]

Demikianlah lima buah hadits yang secara gamblang dan nyata menceritakan bahwa Rasulullah menikahi Aisyah pada saat ia berumur enam atau tujuh tahun. Beliau menggauli Aisyah pada saat berumur 9 tahun.

Sekali lagi, barangsiapa yang mengatakan bahwa hadits-hadits diatas TIDAKLAH BENAR, maka ia harus mendatangkan dalil-dalil yang SAH dan KUAT. Karena hadits-hadits tersebut tercantum dalam kitab-kitab yang shahih. Sebagaimana kitab shahih Bukhari, yang dikenal sebagai kitab paling shahih setelah Al Qur’anul Karim.

Wallahu a’lam.

Sumber : http://kuliahsyariah.multiply.com/journal/item/136

sumber : http://abuayaz.blogspot.com/2011/07/hadits-hadits-aisyah-dinikahi-nabi-pada.html#ixzz3P91CwX3j

Penjelasan untuk membantah orang yang meragukan sejarah pernikahan Aisyah di usia 6 tahun, silahkan baca di sini

Berapa Umur Aisyah Saat Menikah Dengan Nabi Nabi Menikahi Aisyah Umur Berapa Perbedaan Usia Rasulullah Dan Aisyah Berapa Umur Aisya Saat Dinikahi Rosullulah Jarak Umur Nabi Muhammad Dan Aisyah

10 Comments

  1. ko muda banget ya, apakah Aisyah sudah mens?

    Umur 9 tahun ada kok wanita indonesia yang sudah menstruasi, apalagi wanita arab yang makannya saja berbeda dengan indonesia,.

  2. apakah Rosullullah menikahi aisyah dengan perintah dari Alloh? krn seperti yang kita ketahui bahwa Aisyah adalah perempuan yang cerdas dan banyak hadits yang berasal dari beliau

    Ya,.. betul mas thoriq,

  3. Sayang itu dhoif karena bertentangan dgn sejarah yg ada

    Justru sejarah itu yang bertentangan dengan perkataan PELAKU SEJARAH, dalam hal ini Aisyah yang mengatakannya , dan haditsnya SHAHIH, maka sejarah yang menjelaskan berbeda itulah yang tidak benar

    Aisyah sendiri yang mengatakannya, dan sejarah yang BENAR pun membuktikannya, berbeda dengan orang yang meragukan hal tersebut dimana hanya mendatangkan logika, bukan BUKTI

    Kalau mau mengikuti SEJARAH, diurut saja dari wafatnya Rasulullah, dimana Aisyah berusia 18 tahun saat kejadian tersebut,

    Maka sungguh kelucuan yang sangat LUCU ketika ada yang menjelaskan bahwa Aisyah menikah dengan nabi saat berumur 19 atau 20 tahun,

    Akal yang masih WARAS pun akan sulit menerima ketika tahu usia Aisyah saat Rasulullah meninggal itu baru 18 tahun, lalu ada orang yang berkata bahwa Aisyah dinikahi nabi saat usia 19 atau 20 tahun..

  4. Zaman sekarang tidak boleh menikahi anak perempuan umur 6 tahun. Undang2 masa kini Perempuan boleh dinikahkan paling cepat umur 19 tahun, dulu 16 tahun.

    Bukan sedang menjelaskan tentang undang-undang, tapi sedang menjelaskan sejarah yang valid bahwa Aisyah dinikahi di usia 6 tahun

  5. Hadist ini belum tentu benar
    Buktinya di link yg Di bawah ini,di sini dijelaskan dengan sangat rinci tentang usia aisyah yg sebenarnya, dan di sini jg dijelaskan bahwa “AISYAH TIDAK MENIKAH DENGAN ROSULULLAH PADA USIA 6 TAHUN DAN DIGAULI PADA 9 TAHUN” https://www.google.com/amp/s/amp.kaskus.co.id/thread/50e577012d75b4f352000007/9-bukti-nabi-muhammad-tidak-menikahi-aisyah-dibawah-umur

    Jawabannya simpel saja,
    Siapa yg lebih kita percayai, Aisyah atau kaskuser?
    Jelas Aisyah yang wajib kita pegang ucapannya

    Jika kaskuser itu merasa benar, silahkan datangkan buktinya bahwa hadits tersebut tidak shahih, dari sisi periwayatannya, bukan sisi logika kaskuser tersebut yg ga paham ilmu hadits,

    Usia 9 tahun bukan usia dibawah umur, apalagi utk wanita arab yang makanannya berbeda dengan di indonesia,

    Bahkan di indonesia sekarang pun kita dapati anak perempuan yang usianya di bawah 9 tahun sudah mengalami menstruasi,

  6. secara kronologis ini:
    Pra-610 M : Zaman Jahiliyah
    610 M : Permulaan Wahyu turun
    610 M : Abu Bakar r.a. masuk Islam
    613 M : Nabi Muhammad SAW mulai menyiarkan Islam secara terbuka
    615 M : Umat Islam hijrah I ke Habsyah
    616 M : Umar bin al-Khattab masuk Islam
    620 M : Aisyah r.a dinikahkan
    622 M : Hijrah ke Madinah
    623/624 M : Aisyah serumah sebagai suami isteri dengan Nabi Muhammad SAW.
    Menurut Al-Thabari, keempat anak Abu Bakar ra. dilahirkan oleh isterinya pada zaman Jahiliyah. Artinya sebelum 610 M.

    Salah, Aisyah dilahirkan setelah islam, Aisyah sendiri yang berkata ,

    Al-Hafiz Ibnu Hajar rahimahullah berkata, “Aku dilahirkan, maksudnya Aisyah, 4 atau 5 tahun setelah diutus (Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam).” (Al-Ishabah, 8/16)

    Maka, usianya saat hijrah adalah 8 atau 9 tahun.

    Mari kita baca sejarah yang benar, diurut dari wafatnya Rasulullah dan juga wafatnya Aisyah dimana ahli sejarah pun sepakat tentang hal ini, karena peristiwa kematian Rasulullah itu banyak yang menyaksikannya, demikian pula kematian Aisyah,

    Sumber-sumber sejarah juga sepakat bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam wafat saat Aisyah berusia 18 tahun, maka ketika hijrah, dia berusia 9 tahun. 

    Sebagaimana meriwayatkan juga buku-buku sirah, tarikh, biorgrafi, bahwa Aisyah radhiallahu anha wafat saat berusia 63 tahun. Yaitu pada tahun 57 H. Maka usianya sebelum hijrah adalah 6 tahun. Maka jika digenapkan, sebagaimana kebiasaan masyarakat Arab yang menggenapkan dalam menghitung tahun, maka usianya saat hijrah adalah 8 tahun, sedangkan usianya saat digauli Nabi shallallau alaihi wa sallam 8 bulan setelah hijrah adalah 9 tahun. 

    Jika ‘Aisyah dinikahkan dalam umur 6 tahun berarti ‘Aisyah lahir tahun
    613 M. Padahal menurut Al-Thabari semua keempat anak Abu Bakar ra. lahir pada zaman Jahiliyah, yaitu sebelum tahun 610. Jadi kalau Aisyah ra. Dinikahkan sebelum 620 M, maka beliau dinikahkan pada umur di atas 10 tahun dan hidup sebagai suami isteri dengan Nabi Muhammad SAW dalam umur di atas 13 tahun. Kalau di atas 13 tahun, dalam umur berapa pastinya beliau dinikahkan dan serumah? untuk itu kita perlu menengok kepada kakak perempuan Aisyah ra. yaitu Asma.

    Perhitungan Usia Aisyah
    Menurut Abdurrahman ibn Abi Zannad, “Asma 10 tahun lebih tua dari Aisyah ra.” (At-Thabari, Tarikh Al-Mamluk, Jilid 4, hal. 50. Tabari meninggal 922 M) Menurut Ibnu Hajar Al-Asqalani, Asma hidup hingga usia 100 tahun dan meninggal tahun 73 atau 74 Hijriyah (Al-Asqalani, Taqrib al-Tahzib, hal. 654). Artinya, apabila Asma meninggal dalam usia 100 tahun dan meninggal pada tahun 73 atau 74 Hijriyah, maka Asma berumur 27 atau 28 tahun pada waktu Hijrah, sehingga Aisyah berumur (27 atau 28) – 10 = 17 atau 18 tahun pada waktu Hijriyah. Dengan demikian berarti Aisyah mulai hidup berumah tangga dengan Nabi Muhammad SAW pada waktu berumur 19 atau 20 tahun.
    Allohu a’lam bishshawab.

    Simpel sebenarnya menjawab hal di atas, Asma itu 10 tahun lebih tua dari Aisyah, dan Asma dilahirkan di masa jahiliyah, sedangkan Aisyah lahir setelah datangnya Islam,.
    Ulama menjelaskan tentang perbedaan antara usia Asma binti Abu Bakar dan Aisyah radhiallahu anha. Adz-Dzahabi rahimahullah berkata, “Dia, maksudnya Asma, lebih tua sepuluh tahun lebih dari Aisyah.” (Siyar A’lam An-Nubala, 2/188)

    Aisyah dilahirkan 4 atau 5 tahun setelah masa kenabian. Abu Nuaim berkata dalam Mu’jam Ash-Shahabat, tentang Asma, bahwa dia dilahirkan 10 tahun sebelum diutusnya Nabi shallallahu alaihi wa sallam.

    Maka selisih usia antara Aisyah dan Asma adalah 14 atau 15 tahun. Ini merupakan ucapan Adz-Dzahabi terdahulu, yaitu bahwa dia, Asma, lebih tua sepuluh tahun lebih dari Aisyah.”

    Meskipun kami kutip angka-angka yang valid dari buku-buku sejarah dan biografi, akan tetapi, pedoman dasar kami adalah riwayat yang berdasarkan sanad shahih, apa yang kami kutip dari buku-buku tersebut bukan kutipan tanpa sanad, akan tetapi, kutipan-kutipan tadi seluruhnya sesuai dengan apa yang telah kami sebutkan di awal jawaban berupa hadits-hadits shahih seterang matahari, karena itu kami sertakan pula informasi penguat dari buku-buku sejarah.

    Maka jelaslah, selisih usia Asma dan Aisyah, dan benar pula kalau Aisyah dinikahi oleh Nabi saat usia 6 tahun,

    Aisyah sendiri yang mengatakannya, dan sejarah yang BENAR pun membuktikannya, berbeda dengan orang yang meragukan hal tersebut dimana hanya mendatangkan logika, bukan BUKTI

    Kalau mau mengikuti SEJARAH, diurut saja dari wafatnya Rasulullah, dimana Aisyah berusia 18 tahun saat kejadian tersebut,

    Maka sungguh kelucuan yang sangat LUCU ketika ada yang menjelaskan bahwa Aisyah menikah dengan nabi saat berumur 19 atau 20 tahun,Padahal saat Rasulullah meninggal Aisyah baru berumur 18 tahun..

    Akal yang masih WARAS pun tidak bisa menerima hal ini

    Untuk lebih jelasnya silahkan baca postingan ini

  7. Maaf, Jadi apakah dengan tulisan membenarkan tuduhan media barat bahwa nabi adalah seorang pedophilia ?

    Orang kafir quraisy malah menuduh Rasulullah GILA, padahal hidup sejaman dengan Rasulullah, menyaksikan Rasulullah,
    Maka tuduhan media barat tidak usah dianggap, mereka mengatakan seperti itu dengan tujuan menjelek-jelekkan Rasulullah, agar manusia menjauh dari ajaran islam,

    Namun tuduhan orang kafir quraisy atau kafir media barat itu hanya DUSTA belaka,

    Kita membenarkan bahwa Aisyah dinikahi Nabi dalam usia 6 tahun itu bukan kita sedang membenarkan tuduhan media barat, tapi kita membenarkana apa yang diucapkan oleh Aisyah sendiri yang menjadi pelaku sejarah,

    Jika kita membenarkan media barat, maka kita berarti mendustakan ucapan Aisyah,

    Jadi sebagai umat islam, mana yang kita percaya, ucapan Aisyah atau media barat dan orang-orang yang membeo kepada media barat tersebut??

  8. Wkwkwk.
    Padahal menurut perawi hadist.
    HADist itu berasal dari riwayat Hisyam bin Urwah yg dah mulai pikun setelah pindah ke Iraq

    Sedangkan, gk ada satupun perawi hadist lainnya selain Hisyam bin Urwah yg secara jelas mengatakan umur Sayyidatina Aisyah Ra.

    Terdapat riwayat dari Aisyah dari berbagai jalur sanad, bukan Cuma satu jalur sebagaimana tuduhan orang-orang yang bodoh.

    Jalur yang terkenal adalah riwayat Hisyam bin Urwah bin Zubair, dari bapaknya Urwah bin Zubair, dari Aisyah radhiallahu anha, dan ini merupakan riwayat yang paling shahih. Urwah bin Zubair merupakan orang yang paling mengenal Aisyah, karena Aisyah adalah bibinya.

    -Jalur lainnya adalah dari riwayat Zuhri, dari Urwah bin Zubair dari Aisyah dalam riwayat Muslim (1422).

    – Jalur lainnya lagi adalah dari riwayat A’masy, dari Ibrahim, dari Aswad, dari Aisyah, dia berkata,

    تزوجها رسول الله صلى الله عليه وسلم وهي بنت ست ، وبنى بها وهي بنت تسع ، ومات عنها وهي بنت ثمان عشرة ( رواه مسلم، رقم 1422) .

    “Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menikahinya saat dia berusia 6 tahun, dan menggaulinya saat dia berusia 9 tahun. Beliau meninggal saat Aisyah berusia 18 tahun.” (HR. Muslim, no. 1422)

    Jalur lain lagi dari Muhamad bin Amr, dari Yahya bin Abdurrahman bin Hatib dari Aisyah radhiallahu anha (HR. Abu Daud, no. 4937)

    Sudah dijelaskan tentang hal di atas, baca selengkapnya di sini

    Yang sangat ganjil dari anggapan orang yang meragukan bahwa Aisyah menikah di usia 6 tahun adalah dari sisi SEJARAH Wafatnya Aisyah,
    Aisyah wafat saat usia 18 tahun, ini banyak yang menyaksikannya, dan tidak diragukan lagi,.
    Lalu bagaimana anggapan mereka bahwa Aisyah katanya menikah saat berusia 19 atau 20 tahun???
    Hanya orang yang tidak memiliki akal waras yang akan mengatakan Rasulullah menikah dengan orang yang sudah meninggal,.

  9. mau tanya aja, kira kira kenapa ya Allah swt. menyuruh nabi menikah dengan Aisyah ra.

    Sebelumnya, perlu anda ketahui, Allah tidak boleh ditanya tentang apa yang Allah perbuat, kenapa Allah menyuruh seperti ini, dll, kita lah yang akan Allah tanya, seluruh perintah Allah itu adalah kebaikan, banyak hikmah yang terkandung di dalamnya,

    dan bagaimana implikasi pernikahan itu terhadap Islam, memang jika dilihat kacamata saat ini, perilaku Rasul tidak wajar, karena dianggap pedofilia, namun zaman sekarang pun masih ada pernikahan semacam itu,

    Yang mengatakan bahwa perilaku Rasul itu tidak wajar, menganggap pedofilia, itu diucapkan oleh orang yang memang membenci agama islam, musuh islam, sebagaimana dulu juga kaum quraisy menyebut nabi ketika nabi mulai mendakwahkan islam, disebutlah dengan sebutan-sebutan yang jelek, disebut sebagai orang gila, tukang sihir, padahal sebelumnya nabi disebut dengan gelar al amin,

    Namun tidak ada sebutan dari kaum quraisy bahwa nabi pedofilia, karena di jaman jahiliyah wanita itu tidak dihargai, bahkan ketika punya anak wanita itu bagaikan aib, sehingga bukan hal aneh ada anak wanita yang malah dikubur hidup-hidup, jadi kaum jahiliyah justru memperlakukan anak wanita lebih keji, ada yang dibunuh, dikubur hidup-hidup begitu selesai dilahirkan,.. justru ajaran islam lah yang memuliakan wanita, terjaga kehormatan wanita, silahkan biar paham kondisi jahiliyah memperlakukan wanita, silahkan baca di sini

    menurut saya, lebih pas menjelaskan kenapa Allah swt. menyuruh Rasul menikah dengan Aisyah karena memang setiap perintah dari Allah swt. merupakan petunjuk untuk menyelamatkan umat manusia dari kehancuran maka pasti ada sesuatu yang penting sehingga pernikahan itu harus dilakukan, namun apa daya, sisi yang dibahas terkadang tidak menyeluruh sehingga persepsinya banyak, dan lebih baik melihat sesuatu sesuai dengan masalahnya daripada terlalu luas dan pembahasannya tidak tepat disini

    Seluruh perintah Allah itu PASTI adalah kebaikan, tidak ada perintah Allah yang malah membinasakan manusia, perintah Allah akan membawa kepada kebaikan, selama dilakukan dengan ketetapan yang Allah berikan,

    Banyak kita saksikan di negeri ini, pernikahan yang dilakukan oleh kaum muslimin yang cukup umur, diawali dengan hal yang haram seperti pacaran, padahal Islam sudah mengajarkan bagaimana cara menikah, cara mencari calon istri atau suami, cara pernikahan, namun betapa banyak pelanggaran-pelanggaran yang didapati di tengah kaum muslimin karena jauhnya mereka dari ajaran islam,

    Dan lucunya terkadang malah ada orang yang mengaku islam lalu menganggap nabi fedofilia, mengikuti tuduhan-tuduhan murahan dari musuh-musuh islam, sementara dirinya sendiri melakukan keharaman-keharaman dalam pernikahan,.. atau membiarkan anak-anaknya pacaran, ini kan lebih jelek lagi,

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*