BINGUNG Dengan Jumlah Rakaat TARAWIH, 11 Atau 23, Tidak Usah Bingung Lagi..

shalat-tarawih-11-rakaat-atau-23-rakaatRasulullah Shalat malam di bulan Ramadhan atau diluar bulan Ramadhan, tidak lebih dari 11 rakaat.

Hadits yang menjelaskan bahwa Rasulullah shalat 23 rakaat, haditsnya TIDAK ADA yang shahih.

Penjelasan tentang hal ini sudah saya posting disini

Umar pun melakukan shalat tarawih 11 rakaat.
Hadits yang menjelaskan bahwa Umar shalat 23 rakaat, haditsnya TIDAK ADA yang shahih.

Penjelasan tentang praktek Tarawih yang dilakukan oleh Umar, sudah saya posting disini

Berikut video penjelasan tentang masalah Ramadhan dan juga ulasan tentang shalat tarawih.

Pembahasan yang sangat menarik dan ilmiyah, yang akan membuka wawasan anda, dan mungkin ada hal baru yang baru anda ketahui setelah menyimak video ini.

Alhamdulillah, akhirnya bisa kami edarkan rekaman kajian bersama guru kita al ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat hafizhahullahu ta’ala yang telah sama sama kita tunggu tunggu dalam pembahasan hadits hadits mengenai bulan Ramadhan dengan judul “Pembahasan seputar bulan Ramadhan dan Shaum serta Tahqiq ilmiyyah tentang shalat tarawih 11 raka’at yang dikerjakan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para shahabat radhiyallahuanhum” ,¬†yang terambil dari kitab Riyadhul Jannah karya beliau hafizhahullah yang merupakan kumpulan hadits hadits shahih.


Saudaraku sekalian yang ingin mendengarkan rekaman ini maka pesan kami:

Pertama: hendaklah antum sekalian mendengarkannya benar benar dari awal sampai akhir materi agar kita benar benar dapat memahami materi yang beliau sampaikan.

Kedua: hendaklah kita benar benar menyiapkan waktu apabila kita ingin mendengarkan rekaman materi ini karena durasi yang cukup panjang yakni 2jam lebih durasi kajian ini.

Selain itu karena isi dari materi yang penuh dengan penjelasan ilmiyyah dalam pembahasannya. Dan bagi para pelajar yang memang sebenar-benar pelajar yang telah atau sedang mempelajari ilmu ilmu alat dalam islam semoga bisa menjadikan pembahasan materi ini sebagai pembuka jalan baginya menempuh manhaj ilmiyyahnya para ulama menghasilkan sebuah ilmu dalam usaha yang panjang dan tentu melelahkan fikiran dan fisik.

Terakhir, semoga kita bisa mengambil ibrah terutama dari hadits hadits Nabi kita yang mulia shallallahu ‘alaihi wa sallam yang dibawakan oleh guru kita dalam kajian ini untuk semakin meningkatkan keimanan dan kecintaan kita kepada sunnah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menjadikan dan menempatkan sunnah beliau yang sah menurut pemeriksaan ahlinya diatas semua perkataan manusia.
Baarakallahufiikum..

Dengan pena akhuna Eko Abu Abdillah (admin. Channel maktabah Mu’awiyah bin Abi Sufyan)

Video penjelasan tentang praktek shalat Umar, dipaparkan dengan jelas dan detail, silahkan bisa simak di tanya jawab berikut ini

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para shahabat radhiyallahuanhum tidak pernah shalat tarawih lebih dari sebelas rakaat”

Simak penjelasan ilmiyyah(dengan pembahasan, dan bukan tanpa pembahasan) singkat oleh guru kami al ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat hafizhahullah dalam rangka menjawab pertanyaan sebagian kaum muslimin dan para pelajar ilmiyyah dalam soal jawab ilmiyyah bersama beliau.

Semoga bermanfaat dan selamat menyimak, dan semoga menjadikan Kebaikan kepada kita dalam menjalankan ibadah dibulan Ramadhan yang mubarak karena melandasi ibadah yang kita lakukan berdasarkan ilmu. wallahu ‘alam
(Bersama al akh eko Abu Abdillah)

Lalu, bagaimana dengan praktek tarawih di Mekah, kan itu 23 rakaat..
Berikut video penjelasan yang akan membuat kita paham bahwa yang wajib kita ikuti adalah DALIL, bukan praktek di masjidil haram, bukan pula fatwa atau ijtihad ulama yang menyelisihi DALIL..

Dalam soal jawab ini al ustadz Amri Azhari hafizhahullah bertanya kepada al fadhil al ustadz Abdul Hakim Abdat hafizhahullahu ta’ala berkenaan dengan sikap sebagian ulama yang shalat tarawih di Masjidil Haram hanya sampai 11 raka’at kemudian mereka keluar dan tidak mengikuti imam sampai shalat selesai.

Apakah tepat sebagian ulama yang bersikap seperti ini dikatakan bahwa mereka kurang faqih dalam bab ini?? atau sebaliknya justru sikap mereka itu terbit dari kefaqihan mereka??, dimana mereka sangat berpegang kuatnya terhadap sesuatu amaliyyah yang mereka telah yakini berdasarkan ilmu yang mereka telah bersusah payah dan memeras keringat mereka dalam membahas dan tahqiq. Sehingga mereka sangat kuatnya berpegang tethadap ilmu yang telah mereka yakini kebenarannnya. ??

Lebih dari itu kami khususnya para pelajar ilmiyyah yang telah memiliki kemampuan tentunya seolah olah sangat dimotivasi untuk tegak atas dasar ilmu dan pembahasan ketika mendengarkan soal jawab bersama beliau dalam rekaman ini. Dan kemerdekaan ilmiyyah yang berdasarkan kaidah kaidah ilmu.

Adab dan sikap yang benar dan kaidah yang tepat ketika para pelajar khususnya berhadapan dengan persoalan khilaf. Apa yang harus dilakukan?, kemana dan bagaimana jalan yang harus ditempuh?.

Dan juga seakan diingatkan kembali bahwa agama kita ini al islam adalah agama yang datang dari Allah yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka kita mengambil agama kita dari sana, yaitu Qaallallah dan Qaala Rasulullah. Apa yang shahih datang dari itu maka itu yang kita amalkan. Dan ini adalah thariqah nya para ulama yang kita belajar kepada mereka dan mereka adalah orang orang yang mulia. Tetapi tentunya Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih kita cintai dari mereka.

Simak dan dengarkan dan mudah mudahan dapat diambil pelajaran dari rekaman soal jawab yang singkat ini bagi siapa saja yang ingin memanfa’atkannya.

Semoga Allah menghidupkan kita dan mematikan kita diatas agama Muhammad dan sunnah Muhammad nabi kita yang mulia shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Wallahu’alam

Termaktub oleh akhuna Eko Abu Abdillah (admin channel maktabah Mu’awiyah bin Abi Sufyan)

Simak video penjelasannya :

sumber : https://www.facebook.com/balsemsumbawa

6 Comments

  1. Ustadz Subhan Bawazier prnh menyampaikan wkt kajian di Solo (RSUD Dr. Moewardi) kemarin bhw jmlh rekaat sholat tarawih itu tak terbatas, terserah mau brp rekaat, hny sj Rasulullah melakukan sholat tarawih itu 11 rekaat, & sholat tarawih 23 rekaat itu mulai ada yg mengerjakan di zaman sahabat/khalifah siapa gitu ana lupa, nah ini bnr ngga min?
    .
    maaf bila ada slh, bisa sj kesalahan dari ana yg mengetik/menyampaikannya kurang lengkap

    Aisyah, istrinya Rasulullah mengatakan bahwa nabi tidak pernah shalat malam melebihi 11 rakaat, baik di bulan ramadhan atau diluar ramadhan,

    Siapa yang lebih tahu tentang jumlah rakaat shalat malamnya Rasulullah ?

    Jelas aisyah lebih tahu,

    Demikian pula para sahabat, mereka mengerjakan 11 rakaat, tidak lebih dari 11, bahkan ada yang mengerjakan kurang dari 11 rakaat

  2. Ayahku melakukan shalat dalam sehari semalam sebanyak 300 rakaat. Ketika beliau sakit karena dicambuk penguasa dzalim dan mulai lemah, dalam sehari semalam beliau melakukan shalat 150 rakaat. Sementara usia beliau sudah mendekati 80 tahun. (Mukhtashar Tarikh Dimasyqa, Ibnu Rajab al-Hanbali, 1/399)

    Read more https://konsultasisyariah.com/28371-ibadah-ulama-di-balik-karya-mereka.html penjelasan imam ahmad sholat sunnah 300 roka’at

    Apakah itu shalat malam ?
    BUKAN, karena nabi shalat malam tidak pernah lebih dari SEBELAS RAKAAT, baik di bulan ramadhan atau diluar bulan ramadhan

    Yang dilakukan ulama itu shalat istikharah, seperti yang dilakukan oleh Imam bukhari ketika mau menuliskan satu hadits dalam kitab shahihnya,

  3. Bismillah,bgmn dgn artikel ya akhi? https://firanda.com/2729-bolehnya-shalat-tarawih-lebih-dari-11-rakaat.html

    Kewajiban kita dalam beragama itu ikut DALIL,
    Mengikuti praktek NABI sesuai dengan pemahaman Para sahabat

    Nabi TIDAK PERNAH shalat malam MELEBIHI SEBELAS RAKAAT, baik di bulan ramadhan atau di luar ramadhan, Aisyah yang mengatakan,
    Demikian pula PRAKTEK para sahabat,mereka TIDAK shalat tarawih melebihi SEBELAS rakaat, tidak berani para sahabat melakukan shalat yang tidak sesuai dengan cara shalat nabi, termasuk dalam hal rakaat shalat malam,
    TIDAK ADA hadits yang SHAHIH bahwa NABI juga para sahabat shalat malam melebihi SEBELAS rakaat,

    Maka, tidak usah bingung, ketika ada penjelasan bolehnya shalat malam lebih dari sebelas rakaat,
    Ikuti apa yang dilakukan oleh NABI saja, dan itu lebih utama dan lebih selamat, dan itu mengikuti SUNNAH nabi dalam hal shalat sesuai dengan tuntunan Nabi, termasuk dalam jumlah rakaatnya,

    Cukup jelas perkataan dan persaksian AISYAH, istri Rasulullah,

    Rasulullah TIDAK PERNAH shalat malam melebihi SEBELAS RAKAAT, baik di bulan ramadhan atau di luar ramadhan,

    Sebaik-baik contoh adalah apa yg dilakukan oleh Rasulullah, lalu dipraktekkan oleh para sahabat,

    Jadi tidak usah bingung lagi,

  4. Perkara ikhtilaf yang diperbolehkan,sebaiknya kita saling menghormati….toh masing2 berpedoman pada pemahaman dalil masing2

    Yang wajib kita ikuti itu adalah DALIL, dengan pemahaman PARA SAHABAT,..

    Perkataan ulama, ijtihad ulama itu wajib dibawa kepada DALIL,

    Tidak ada dalil yang SHAHIH bahwa shalat malam yang diajarkan dan dilakukan oleh Nabi itu lebih dari SEBELAS rakaat,

    Tidak pula dilakukan oleh para sahabat,

    Maka kewajiban kita adalah memahami DALIL dengan pemahaman para Sahabat, cara shalat tarawih pun ikut cara Rasulullah dan praktek para sahabat ,

  5. antum terlalu memaksakan harus 11 rokaat. padahal kabar dari aisyah bukan batasan. sholat malam. dari sisi apa hadist tersebut jadi batasan.?

    Kabar dari aisyah itu ttg sifat atau KAIFIYAT shalat malam nabi, bukan mnjelaskan shalat tanpa batasan rakaat

    Dan ada hadits aisyah juga yang menjelaskan shalat tarawih hingga mau masuk waktu shubuh dan jumlah rakaatnya adalah SEBELAS rakaat, jadi bukan shalat malam tanpa batasan rakaat

    Dan Nabi memerintahkan agar kita shalat mengikuti sifat shalat nabi, termasuk dalam jumlah rakaatnya

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*