Iklan GRATIS Dari HABIB dan KYAI Pembenci Radio / TV RODJA Membuat Jamaahnya Malah Penasaran..

Iklan GRATIS Dari HABIB Dan KYAI Pembenci Radio  TV RODJA Membuat Jamaahnya Malah Penasaran  September 2 2016 Rodja Tv Keliru

Kisah Nyata Dibalik Tuduhan Dusta Terhadap Radio /Tv Rodja

Radio dan tv rodjaBerapa banyak Habib-Habib & Kyai-Kyai yang sudah memperingatkan para Jama’ahnya untuk tidak mendengarkan radio Rodja, tapi ustadz-ustadz Rodja justru menahan tawa, karena apa?.

Karena justru Habib-Habib & Kyai-Kyai itu sendiri lah yang membagikan iklan-iklan Radio Rodja secara gratis kepada Jama’ah nya yang sebelumnya mereka tidak pernah dengar radio namanya Rodja, tidak tahu apa itu, kemudian di kasih tahu oleh Habib / Kyai nya apa itu Rodja,

Walaupun dicampuri kata-kata sesat oleh mereka tapi justru membuat sebagian jama’ah penasaran (ada apa sih dengan Rodja?..emang gimana sih sesatnya?…

JADI PENASARAN nih.!!!!.., coba dengerin ah..).


Dan akibatnya, justru mereka menyesal selama ini berada diatas manhaj (cara beragamanya) Habib / Kyai mereka.


Salah satu nya adalah seorang Ibu yang pernah curhat masalah seperti ini kepada ustad Abu Yahya Badrussalam Lc. Dia menangis di sesi tanya jawab acara Rodja, ia ceritakan kalau di jama’ah nya pernah diperingatkan oleh Habib nya untuk tidak mendengarkan Rodja, namun hidayah Allah Ta’ala dikehendaki baginya, ternyata ia malah penasaran untuk mendengar Rodja.

Seiring berjalannya waktu ternyata ia sadar bahwa selama ini salah dalam menjalani agama ini. Telah jelas baginya mana manhaj yang haq (benar) dan mana manhaj yang bathil (salah).


Ia menangis sambil didengar oleh ustad Badrussalam, ia menyesal selama ini tidak berjalan di jalan yang pernah ditempuh oleh As Salafush Shaleh.
Ternyata yang selalu digembor-gemborkan sesat oleh Habib/Kyai itu justru petunjuk yang nyata.

Dari dahulu yang namanya Radio Rodja selalu dijadikan Huru-hara, Propaganda, Digembor-gemborkan Radio sesat, Radio Terroris, terus seperti itu sampai sekarang.


Tapi, yang mengherankan, kenapa ustadz-ustadz pengisi Radio Rodja tetap duduk- duduk tenang dengerin hal-hal seperti itu sambil senyum-senyum??


Jawabannya karena masalah-masalah seperti itu justru malah bisa meningkatkan jumlah pendengar Radio Rodja, justru menjadi iklan-iklan gratis Radio Rodja yang tersebar, justru menanamkan beribu-ribu rasa penasaran untuk mendengarkan Radio yang katanya sesat, katanya Terroris.

Dan hasilnya, yang masih benci ya tetap benci, akan tetapi yang biasa-biasa saja /orang awam justru mendapatkan hikmah besar darinya.


Banyak yang akhirnya mengetahui mana jalan yang haq dan mana jalan yang bathil. Ternyata setelah diteliti dengan sedetail-detailnya, isu Radio Rodja sesat, isu Radio Rodja Terroris, isu Radio Rodja extrim benar-benar TIDAK ADA,

TAPI…itu hanya berada di Hati-Hati orang yang Dengki, tidak mau menerima Kebenaran, Fanatik golongannya, Ahli Bid’ah, Ahlul Hawa, dll.

Dan ternyata selama ini ustadz-ustadz pengisi Rodja tidak pernah ceramah, tidak pernah mengajarkan agama, kecuali mereka hanya berpedoman kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah dengan pemahaman Rasulullah,Sahabatnya, Tabi’in, dan Tabi’uttabi’in (assalafush shaleh)..
____
Copas Status Umar Sikumbang Kalampayan

Arsip Artikel

4 Comments on Iklan GRATIS Dari HABIB dan KYAI Pembenci Radio / TV RODJA Membuat Jamaahnya Malah Penasaran..

  1. Assalamulaikum mas kl yg di paseh tasik itu pesantren apa?
    mohon info taklim daearah rajapolah tasik malaya. terimakasih

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Pesantren Ihya’u Sunnah,
    Coba saja anda tanyakan ke pesantren tersebut

  2. Alhamdulillah,saya nggak punya tv di rumah. tapi sejujurnya saya lebih setuju rodja itu cukup jadi radio saja karena terkhusus untuk wanita mereka sebagian besar jadi bisa melihat wajah para ustadznya dan ada yg mengidolakannya. bukankah wanita harus menahan pandangannya terhadap lelaki ajnabi?

    dgn adanya rodja menjadi tv malah memfasilitasi para wanita untuk bisa melihat berlama-lama lelaki ajnabi.yang harusnya diambil cukup ilmunya khan.jadi lewat radio saja dgrin suara tanpa melihat wajah ustadznya itu lebih menutup pintu2 fitnah.

    karena bagaimanapun juga tidak cukup hanya dgn niat baik mendakwahkan ajaran ahlussunnah tapi konsep syariat islam ada yg diterjang terkhusus tidak adanya hijab antara ustadz dgn penonton terutama wanita.

    itu sekedar pendapat saya.dan saya tidak bermaksud men-judge.

    Simpel saja mas,
    Adanya radio RODJA atau TV RODJA itu ditujukan untuk ORANG AWAM, adapun yang sudah ngaji, bukan duduk di depan radio, atau televisi, tapi datangi majlis taklim yang ada,

    Jadi apa yang anda ucapkan itu bukan alasan, orang awam, itu rata-rata sudah punya televisi, dan tontonan mereka itu adalah tv-tv umum yang sudah bisa kita tebak isinya 99 persen itu merusak moral bangsa,.

    Dengan adanya RODJA TV , maka itu bisa mengganti menjadi tontonan yang 100 persen bermanfaat,.

    Dan jika ada wanita yang melihat ustadz ceramah di tv kok ada perasaan lain, yaitu syahwatnya yang muncul, maka dirinya yang perlu diperbaiki,.

    Bahkan kalau mau jujur, internet itu malah jauh lebih berbahaya dari TV, berarti kalau mengikuti perasaan anda, jangan buka internet dong,. hape juga jangan yg bisa buat internetan, ga usah ada kameranya, ga usah lah pake android,

  3. mau nanya,kalo sekolah setingkat smp tp sambil belajar agama ato pondok pesantren yg ada dipurbalingga ato wil.banjarnegara ato wil banyumas dimana ya.

    Di purbalingga ada pesantren Tunas Ilmu, ustadz Abdullah Zein pengasuhnya,

  4. Alhamdulillah….

    kejadian ini pun seperti yg ane alami, pdhal ane orang asli jakarta, betawi asli, mondok pesantren pun di NU…

    bahkan ane di doktrin tuk menjauhi faham wahabi…

    namun smakin ane ingin tahu smakin ane faham yg mana jalan yg benar dan lurus….
    Alhamdulillah

    Alhamdulillah.. Nikmatnya mengenyam hidayah taufik, mengenal dan menuti mangaj salaf

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*