AHLUS SUNNAH VERSI MUKTAMAR

Muktamar Chechnya Aslibumiayu Muktamar Ahlussunnah Salaf Muktamar Mukfamar Aufi Chechnya Islam Khurafat

AHLUS SUNNAH VERSI MUKTAMAR

nu garis lurusAhlus Sunnah Wal jama’ah bukan merk dagang suatu kelompok yang memiliki kartu anggota dan atribut tertentu…

Ahlus Sunnah waljama’ah bukan disahkan dengan muktamar dan musyawarah melalui utusan daerah dan negara-negara yang bersekutu…

Ahlus Sunnah bukan milik perusahaan dan ormas yang anggotanya banyak beratus dan beribu..

Ahlus Sunnah waljamaah bukan tunggangan politik untuk meraih suara dan simpati manusia maupun hantu…

Ahlus Sunnah waljamaah tidak menjadi sah bilamana diresmikan atas perintah Big Boss Rusia, Amerika, PBB dengan ketok palu…

Ahlus Sunnah Waljama’ah bukanlah agama yang baru lahir setelah kemunculan kelompok Asy’ariyyah, Maturidiyyah, kelompok Sufi dan tarikat dengan segala macam ajaran yang baru…

Ahlus Sunnah Wal jama’ah adalah Islam yang murni tanpa, syirik, bid’ah, khurafat maupun ajaran-ajaran yang simpang siur tak menentu…

Ahlsu Sunnah Waljama’ah pimpinannya adalah Nabi Muhammad yang datang dengan wahyu…

Kemudian di ikuti oleh para sahabat, tabi’in dan tabi’ tabi’in serta semua yang mengikuti cara beragama mereka hingga hari kiamat sebagai batas waktu…

Tak perlu dirimu risau tatkala engkau tidak dimasukkan Muktamar Ghrozni dalam lingkaran Ahlus Sunnah Waljama’ah dunia masa kini, tak pula perlu bersedih pilu…

Sebab yang kau butuhkan adalah pengakuan di akhirat kelak oleh Nabimu untuk dapat mereguk seteguk air suci dari telaga Raudhah yang begitu putih melebihi susu…

Ketika itulah kau kan melihat ahlul bid’ah dan kaum munafikin dihalau darinya dan diseret ke neraka dalam keadaan terbelenggu…

——————————————
Mekah, 1 Zulhijjah 1437 / 3 Sept 2016

Abu Fairuz Ahmad Ridwan My

sumber : https://www.facebook.com/ahmad.ridwan.921230?fref=nf

MUKTAMAR CHECNYA MEMECAH BELAH UMAT ISLAM

Menyedihkan ada muktamar Islam yang berujung merusak ukhuwah Islam dan melukai perasaan rakyat Suria serta mengoyak harkat dan martabat kaum muslimin seluruh dunia.

Ironis ada muktamar Islam yang diprakarsai oleh negara kafir yang membunuh ribuan wanita, anak-anak dan rakyat Muslim Suria.

Tersentak dengan acara muktamar Islam ternyata hasilnya mengebiri Islam dan kaum muslimin.

Sungguh tindakan jahat para tokoh agama yang berjubah besar dan bersurban mewah dan gagah ternyata pikiran mereka sempit, mental mereka picik dan hati mereka busuk untuk merusak citra ajaran Islam.

Muktamar CHECNYA , rekayasa kekuatan Yahudi, Kamunis dan Syiah yang ditopang oleh kaum kuffar untuk memecah belah umat Islam dan menghancurkan ajaran AL-Quran dan Assunnah atas nama Ahli Sunnah Wal Jamaah.

Sejak kapan Islam dibatasi oleh kelompok Asy’ariyah dan Maturidiyah sementara Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam AS-Syafi’i dan Imam Ahmad bin Hambil lebih dahulu meletakkan dasar-dasar dan prinsip-prinsip Ahlli Sunnah Wal Jamaah yang ditimbang menurut AL-Quran dan As-Sunnah menurut pemahaman dan pengamalan sahabat, tabi’in dan para Imam-Imam Sunnah yang menjadi panutan Abu Hasan AL-Asy’ary dan Abu Manshur AL-Mathuridy serta Abu Hamid AL-Hamid AL-Ghazali.

Jangan pecah belah umat Islam hanya untuk menyenangkan orang-orang kafir dan demi untuk mengejar keuntungan dunia, jabatan, popularitas dan ketenaran.

Zainal Abidin Syamsuddin

Print Friendly, PDF & Email

Zulhijjah

7 Comments

  1. Ga salah tuh judulnya?
    Yg suka memecah belah umat itu yg suka mengkafirkan dan mudah membid’ahkan orang lain,apalagi mengkafirkan ibu bapak nabi.

    Udahlah terima aja…agar kamu semua introspeksi diri dg kesesatan fikiran Wahabi kamu.

    Judulnya GAK SALAH koq,
    Kita MENERIMA koq ga dimasukan ke dalam peserta MUKTAMAR yg dihadiri oleh tokoh SUFI dan SYIAH,.

    Karena mustahil ahlusunnah bersatu dengan syiah,

    Jadi, kita terima koq ga dimasukan ke dalam barisan ahlusunnah versi muktamar cechnya

  2. Lebih baik “diasingkan” dalam kebenaran daripada digabungkan dalam penyimpangan dan kesesatan.

    Sekuat apapun para ahlul ahwa dan bid’ah itu ingin membendung dakwah Sunnah, tetap tidak akan mampu menghalangi tersebarnya Islam yang murni diatas manhaj Salafush Shalih ini.

    Betul,.
    Bahkan malah menjadi semakin jelas, keakraban “aswaja versi muktamar dengan syiah”

  3. apakah dari Indonesia ada yang hadir?
    siapa?
    dari saudi diundang pa nggak ya?
    dan apa yang menyebabkan saudi tidak dimasukkan ahlusunnah?
    tlg berikan pencerahan yang jelas, biar kami yang di bawah ini tidak bingung. jazakallahu khoiron

    Yang diundang habib sufi, kalau ga salah,.
    Saudi ga bakalan mau juga kalau diundang, lah wong itu sufi dan syiah yang ngadain muktamar, sponsornya rusia,

  4. Sudahlah jangan terlalu dipikirkan. Yang hadir di sana adalah mereka2 yang suka “berdendang” dan “menari”. Biarkan mereka puaskan hawa nafsu mereka dengan cara mereka sendiri.

    Bener mas, justru semakin terbuka kedok mereka,
    Kok aswaja dekat sama syiah?
    Kok dekat sama sufi,..
    Alhamdulillah banyak yang tersadarkan setelah kejadian muktamar aswaja yang disponsori oleh negara kafir rusia, juga didukung oleh syiah

  5. semakin yakin lah saya dengan manhaj salafush sholih,islam di atas al qur’an dan sunnah rasulullah melalui jalannya para sahabat
    sebagai satu”nya jalan yg diridhoi allah

    semoga umat yg berpegang teguh dengan manhaj salaf,diberikan kesabaran dan keselamatam oleh allah

    Ya, Allah sendiri yang mengatakan, siapapun yang tidak mau mengikuti pemahaman sahabat, PASTI akan tersesat, dan Allah ancam dengan NERAKA jahannam, sebagaimana disebutkan dalam surat annisa ayat 115, postingannya baca di sini

  6. jadi terang benderang sekarang,ngaku Aswaja kok gandengan ama syiah
    musuh” islam tau mana islam yg murni dan yg benar sesuai petunjuk rasulullah makanya mreka mencoba menyudutkan Manhaj Salafus sholih(ahlus sunnah wal jamaah sebenarnya) dan negara yg mengusung tinggi tauhid arab saudi

    semoga allah,menjaga kita semua yg berpegang teguh kpada kitabullah dan sunnah

    Jaza-Kallah Khairan Katsiiraa

    Alhamdulillah,.
    Jazakumullahu khairan

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*