Alhamdulillah, Banyak Kaum Muslimin Yang Tercerahkan Nonton RODJA TV

Mau menawarkan kajian malah dituduh pengikut Rodjatv…..

rodja-1Begini ceritanya…
Suatu hari saya datang ke sebuah masjid. Saya tanya ke jamaah yang mana pengurus takmir masjidnya.
Setelah ditunjukan kamipun bertemu..

Dan sayapun mengenalkan diri…selengkap lengkapnya…
Setelah itu saya mengutarakan maksud saya :
” Begini pak saya bermaksud memberi kajian keislaman pada jamaah bapak semoga diperkenankan….” lobi saya
” ya kami nanti bisa bicarakanlah dengan ketua takmir dan pemgurus yang lain….” kata seorang pengurus masjid
Masih terasa beliau agak alot menerima saya…

“Maaf dek, adek ini termasuk pengikut TV RODJA itu ya? Selidiknya.. dengan bahasa seakan menuduh saya..
Agak bingung saya menjawabnya…khawatir kalau di iyyakan usaha saya ditolak…

Akhirnya saya jawab :

“iya pak … terus terang itu teman teman saya ”
” oo ya ya ” balasnya manggut manggut…

” maaf pak bapak suka nonton RODJA TV juga ? Selidik saya

” Oh iya dek, saya suka nonton RODJA TV..bagus bagus…!!” Balasnya..

Masya Allah …

Hati ini lega bukan kepalang ternyata saya dan dirinya nyambung …

Saya kira tuduhan dan tudingan yang negatif ternyata adalah positif…hehe

Alhamdulillah akhirnya di perkenankan taklim di masjid tersebut….Masya Allah

Bersemilah ramadhan..
Berbahagialah orang beriman
Raihlah ketakwaan
Raihlah ampunan
Ridho dan surga Nya jadi tujuan
Amiin ya Robb Amiin amiin yaa Rohman..

sumber : status ustadz Suhuf Subhan dari Brebes,
https://www.facebook.com/suhuf.subhan?hc_ref=NEWSFEED&fref=nf

Print Friendly, PDF & Email

4 Comments

  1. Assalamualikum warrohmatullohiwabarokatuh..saya & keluarga jadi Sangat terbantu dgn adanya radio rodja yg awam jadi paham

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    Alhamdulillah,

  2. Assalamu’alaikum warrahmatullahiwabarokatu
    Alhamdulillah kami di norway, kadi mengenal sunnah melalui radio dan tv Rodja,.
    Jazaakumullahu khairan

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh
    Alhamdulillah,
    jazaakumullahu khairan

  3. Assalamu’alaikum warrahmatullahiwabarokatuh

    Mas admin/ mas ustadz, saya jadi bingung sendiri, katanya kalau gambar2 (mis: foto atau sejenisnya) itu tidak boleh, kalaupun ada tapi gambar wajah dihilangkan.

    Namun ini kalau TV tentu itu tidak sekedar gambar lagi tapi sudah berupa gambar bergerak yang tentu saja gambar wajah juga nampak dengan jelas. Sedangkan yang menonton TV bisa dipastikan tidak hanya laki-laki namun juga wanita.

    Apa tidak khawatirkan hal ini akan menimbulkan fitnah. Fitnah terhadap ustadz pengisi acara maupun terhadap wanita yang menontonnya.
    Terima kasih, mohon pencerahannya.

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    Bolehkan menonton video ceramah?
    Apalagi yang melihat adalah wanita?
    Ini sudah ditanyakan kepad para ulama, silahkan baca ulasannya di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*