• Tue. Jul 14th, 2020

ASLIBUMIAYU.NET

Bisa Karena Terbiasa

Testimoni Beberapa Da’i Sunnah Tentang Oemar Mita.

TESTIMONI BEBERAPA DA’I SUNNAH TENTANG OM.

بسم الله الرحمن الرحيمjangan-tertipu-oemar

*MENATA UKHUWAH YANG TEROBEK OLEH FITNAH TAKFIRI*

Siapa Oemar Mitha ?

Barakallahu fikum…

Agar lebih jelas tentang siapa OM _(semoga Allah memberikan petunjuk jalan lurus kepada kita dan beliau)_,

Maka saya akan menjelaskannya dengan menukil kesaksian dari beberapa ustadz yang kenal dengan beliau.

*KESAKSIAN I*

➖➖➖➖➖➖

*Kesaksian Testimoni dari Ustadz Umar al-Fanani hafizhahullah:*

Bismillah.. sekedar menambah penjelasan tentang siapa Oemar Mitha.

1⃣. Kurang lebih 6 tahun yang lalu, ana bertemu dengannya di bangku kuliah. Beliau adalah kakak kelas 1 tahun diatas ana, selama 4 tahun ana memegang asrama mahasiwa kampus tempat kami menimba ilmu dengan segala kegiatannya. Alhamdulillah saya diberikan amanah untuk memegang kegiatan extra mahasiswa seperti: muhadharoh masyayikh, dakwah shaifiah, dll.

2⃣. Selama ana mengurusi berbagai kegiatan diatas, ana tidak pernah melihat OM merapat di majlis ilmu, apalagi berkenan duduk bersama masyayikh, maupun berkumpul bersama teman-teman sesama ahli sunnah.

3⃣. Akan tetapi yang menjadi teman duduknya sekaligus yang mendampingi beliau keluar masuk kampus di antaranya adalah bernama wisnu dengan anggota hawarinya yang mereka notabene eks pesantren yang gencar dengan pemikiran JI.

4⃣. Ada pula beberapa orang yang mencoba membelanya seperti : AH (Abdul Hakim Lc), dimana beliau adalah termasuk tokoh pengobar pemikiran takfiri di kampusnya.

Kesimpulan Ana tentang OM (Semoga Allah memberikan petunjuk jalan lurus kepada ana dan mereka (OM dan AH):

📛 Dia menyimpang dari segi manhaj salafus sholih.

🚫 Ana lebih percaya dengan sabda Rasululloh Shallallahu’alahi wasallam :

المرء على دين خليله,

Seseorang itu tergantung dari agama temannya. (HR Abu Dâwud no. 4833 dan at-Tirmidzi no. 2378. (ash-Shahîhah no. 927))

Lihatlah siapa yang menjadi temannya… dulu dan skarang siapa!! Akan jelas hakekat OM yang sebenarnya.

💢 OM adalah dai yang sekiranya beliau dapat berlaku jujur maka jama’ah akan meninggalkannya, karena selama ini yang hadir dimajlisnya dan fansnya adalah yang belajar juga di berbagai kajian sunnah.

Lihatlah apa yang dikaji kebanyakan tentang akhlaq taskiyatunufus dll, dan pembahasan seperti ini memang menarik sekaligus dapat mengaburkan kejelasan aqidah dan manhajnya, sehingga banyak yang membela apalagi dipoles dengan gaya retorika yang mantap.

Demikian kesaksian dari Ustadz Umar al Fanani hafizhahullah.

Diambil dari Forum Multaqo Du’aat Ilalloh pada tanggal 24 Dzulhijjah1437 H / 22 September 2016

*KESAKSIAN II*

➖➖➖➖➖➖

*Kesaksian Testimoni dari Ustadz Ahmad Qadhi Muslihin hafizhahullah*

(saat ini beliau masih melanjutkan studinya di Jami’ah Islam Madinah):

Bismillah.

Yang ana ketahui Tentang Oemar Mita.

Ana seangkatan denga dia ketika di LIPIA angkatan 2000-2003 di’idad lughowi dan 1 semester takmili.

Waktu itu dia sering bersama wisnu dan sering nyinggung kegiatan hawari

(Waktu itu ana belum tahu hawari).

Dia memang pinter termasuk mumtaz di kelas.

Beberapa tahun yang lalu dia umroh dan telpon ana untuk ketemu. Ana menemui dia dan ana mengantarkannya kebeberapa tempat di madinah ketika itu terjadi dialog dengan beliau.

Kesimpulan dari dialog itu:

Sebelum ke LIPIA beliau belajar beberapa tahun di darrus syahadah simo-boyolali

Waktu itu beliau terus terang mengkafirkan pemerintah indonesia dikarenakan tidak berhukum dengan hukum islam.

Beliau berjanji akan mengajarkan pemikiran ini kepada masyarakat.

Terjadilah perdebatan ana dengan beliau dalam masalah takfir, setelah itu ada jarak antara ana dengan beliau.

Dari situ ana tahu bahwa dia min DU’AT FIKROH bukan sekedar shohib fikroh.

Habis itu tidak ada lagi kontak dengan beliau.

(Selesai perkataan Ustadz Ahmad Qadhi Muslihin, 24 Dzulhijjah1437 H / 22 September 2016)

Saya memohon kepada Allah agar Saya dan beliau (OM) diberikan hidayah petunjuk yang haq dan diteguhkan dalam Dienul Islam, serta diberikan kemudahan untuk menapaki jalan para Salafus Sholih dalam memahami al-Quran dan As-Sunnah.

Allahu A’lam

Akhukum fillah,

Zaki Rachmawan Abu Kayyisa

sumber :  https://www.facebook.com/abdulrahman.ayub.5/posts/1044022205705849

Tambahan admin :
Lihat, bagaimana akibat pemikiran ISIS, tapi oemar mita menganggap ISIS itu sebagai TEMAN,.

akibat-isis

oemar-mita-dukung-isis