Kajian Sunnah DiDEMO, Tapi Ustadz Menghadapi Pendemo Dengan ILMU Dan Kajian Tetap Berlangsung

Kajian Sunnah Ditolak Dihadapi Dengan Ilmu Bolehkah Menanyakan Identitas Si Mayit Sebelum Di Shalatkan Khalifah Usman Korban Demo Teungku Wisnu Di Bully

Ketika Kajian Didemo , Jangan Langsung Takut, Hadapi Dengan Hujjah

Setahun yang lalu di Surabaya, Ustadz Abdul Hakim pun di Demo untuk dibatalkan kajian beliau oleh mereka, tapi:

1. Beliau tetap berangkat safar ke Surabaya waktu itu bahkan dengan seorang diri naik kereta. (Saya &kawan agak nyesel waktu itu ga ikut)

2. Malam hari sebelum acara dimulai beliau kumpulkan panitia untuk diberikan nasihat dakwah dan keberanian dalam dakwah.

3. Karena genting pihak panitia ingin melakukan penjagaan di sekitar kamar dan hotel beliau nginap. Tapi beliau larang hal-hal seperti itu sambil beliau bilang: Ngapain dan tidak perlu dijaga-jaga seperti ini. Maka beliau tetap sendirian saja dihotel itu.

4. Keesokan harinya setiba di lokasi kajian di STAIĀ Ali bin Abi Thalib maka di lokasi sudah penuh dengan para pendemo yang terus meminta dan berupaya agar digagalkannya kajian. Tapi Alhamdulillah beliau tetap lanjutkan dan mulai kajian tersebut kecuali kalau yang bubarkan dan larang pemerintah setempat. Tapi karena yang menolak dan melarang adalah massa yang berdemo maka beliau tetap lanjutkan dan memulai kajian tersebut dan menanamkan keberanian kepada ikhwah panitia.

5. Maka kajian pun beliau mulai dan ajibnya ialah sang pimpinan demo beliau ajak turut serta duduk dikajian tersebut dari mulai sampai kajian selesai. Maka sang pimpinan demo duduk dikajian sampai selesai kajian.

6. Beliau sengaja bahas dan dirincikan pembahasan perihal RAWI dlm ilmu hadits agar diketahui bahwa ini adalah majelis ilmu dan betapa tingginya majelis ilmu. Dimana belum pernah beliau jelaskan tentang perkara ini ketika dimajelis umum dihadapan kaum muslimin secara umum.

7. Selesai kajian dan shalat , Beliau ajak sang pimpinan demo utk ikut satu mobil bersama beliau untuk diskusi ilmiyyah sambil kemudian beliau ajak ikut jamuan Makan siang. Maka dalam diskusi itu alhamdulillah terjawab syubhat syubhatnya yang kebanyakannya justru ialah tuduhan, padahal beliau menginginkan keluar yang lebih ilmiyyah darinya.

8. Alhamdulillah walaupun berita ini senyap dan tidak tersebar tetapi banyak pelajaran besar yang bisa kita ambil khususnya bagi para juru dakwah terutama dari kalangan pemuda ilmiyyah yang menjadi da’i.

9. Semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. Dan segala keutamaan ialah berpulang kepada Rabbul ‘aalamiin. Wallahu ‘alam.

Copas dari : Abu Abdillah

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*