Wahai Para Pedagang, Ini Nasehat Rasulullah Untukmu…

. Amar Mahruf Nahi Nunkar Dagang Nasehat Pedagang Wahai Para Pedagang Ini Nasihat Rasulullah

Nasehat Rasulullah Shalallaahu’alaihi wa sallam untuk para PEDAGANG

✅ Hadits Pertama :

Dari Qais bin Abu Gharazah, dia berkata :

Rasulullah Shallallaahu’alaihi wa sallam keluar menemui kami sedangkan kami ( sebagai pedagang ) menamakan ( pekerjaan kami ) dengan ( Nama ) samaarisah ( makelar atau penghubung ), maka beliau bersabda kepada kami :

*_” Hai para TUJJAAR ( Pedagang ) Sesungguhnya Syaitan dan dosa keduanya hadir di dalam jual beli ( perdagangan kamu ), maka CAMPURKANLAH jual beli kamu itu dengan SHADAQAH_”*

[ Hadits Shahih , Thirmidziy 1208, Abu Dawud 3326 & 3327, Nasaa’i , Ibnu Majah 2145, Ahmad 4/6 & 280 ]

✍ Hadits Kedua :

Dari Ismail bin Rifaa’ah, dari bapaknya ( yaitu Ubaid bin Rifaa’ah ) dari kakeknya ( yaitu Rifaa’ah bin Raafi’ Az Zuraqi dua berkata :

Bahwasanya dia pernah keluar bersama Nabi Shallallaahu’alaihi wa sallam ke Mushalla ( tanah lapang ).

Maka beliau melihat manusia ( orang banyak ) sedang berjual beli ( berdagang ), lalu beliau bersabda ( kepada mereka ) :

*_”Hai para TUJJAAR ( Pedagang ) !_”*

Maka mereka ( segera ) menyahuti panggilan Rasulullah Shalallaahu’alaihi wa sallam dan melihat kepada beliau, maka beliau bersabda ( kepada mereka ) :

*_”Sesungguhnya para TUJJAAR ( Pedagang ) itu Nanti akan Dibangkitkan pada hari kiamat sebagai FUJJAAR ( orang yang Durhaka ), kecuali orang yang BERTAQWA dan BERLAKU BAIK dan BENAR (di dalam perdagangannya )_*”

[ Hadits Shahih Lighairihi telah dikeluarkan oleh Tirmidziy ( 1210 ), Ibnu Majah ( 2146 ) Daarimy ( 2/247 ). ]

📝 Hadist ke tiga :

Telah bersabda Rasulullah Shalallaahu’alaihi wa sallam :

*_”Sesungguhnya para Pedagang itu adalah orang-orang yang DURHAKA_”*

*_Beliau ditanya : Wahai Rasulullah, bukankah Allah telah Menghalalkan Perdagangan ?_*

*_Beliau menjawab : Benar, akan tetapi mereka ( para Pedagang ) berbicara lalu mereka BERDUSTA, dan mereka BERSUMPAH dan BERDOSA_”*

[ Hadits dari jalan Abdurrahman bin Zubil, telah dikeluarkan oleh Ahmad ( 3/428 & 444 ), Thahawiy dikitabnya Musykilul Aatsaar ( 3/12 ), Hakim ( 2/6-7 ) dan Thabraniy di kitabnya Mu’jam Kabir ( 19/314-315 ) dengan lafazhnya ]

➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Diambil dari buku :
Ekonomi Islam
Bab : 16 hal : 139,141,142
Oleh : Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat Hafidzhahullah

Wanita Penghuni Syurga

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*