Balasan Tergantung Dari Jenis Amal, Berfikirlah Sebelum Berbuat…

*BALASAN TERGANTUNG JENIS AMAL*

– قال الإمام ابن القيم –رحمه الله- : ((أن كل من أعرض عن شيء من الحق وجحده، وقع في باطل مقابل لما أعرض عنه وجحده. ولا بد حتى في الأعمال. من رغب عن العمل لوجه الله وحده ابتلاه الله بالعمل لوجوه الخلق .فرغب عن العمل لمن ضره ونفعه وموته وسعادتهم بيده، فابتلي بالعمل لمن لا يملك له شيئًا من ذلك. وكذلك من رغب عن إنفاق ماله في طاعة الله؛ اُبتلي بإنفاقه لغير الله وهو راغم، وكذلك من رغب عن التعب لله؛ ابتلي بالتعب في خدمه الخلق ولا بد. وكذلك من رغب عن الهدى بالوحي؛ اُبتلي بكناسة الآراء وزبالة الأذهان ووسخ الأفكار. فليتأمل من يريد نصح نفسه وسعادتها وفلاحها هذا الموضع في نفسه وفي غيره)) [1مدارج السالكين/131 – 132]

Berkata Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah :

– *Bahwasanya setiap orang yang berpaling dari sesuatu berupa kebenaran dan dia menolaknya; (dia akan) terjatuh ke dalam kebatilan yang menjadi imbalan bagi perkara yang ia berpaling darinya dan yang ia menolaknya*. Dan PASTI (terjadi), bahkan didalam (seluruh) amal.

– Barangsiapa yang membenci beramal hanya karena Allah; (maka) Allah (akan) membalasnya dengan beramal untuk wajah-wajah makhluk. Lalu ia membenci (Rab) Yang bahaya dan manfaatnya, mati dan hidupnya serta kebahagiaannya (ada) ditangan-Nya, maka ia diuji dengan beramal untuk sesuatu yang tidak memiliki sesuatu pun untuknya dari hal tersebut.

– Demikianlah (juga) orang yang membenci berinfak dalam ketaatan kepada Allah; ia akan diuji dengan menginfakkannya kepada selain Allah dalam keadaan hina.

– Begitu juga orang yang membenci (untuk) capek karena Allah; ia (akan) diuji dengan capek melayani makhluk dan pasti (terjadi).

– Demikian juga *ORANG YANG MEMBENCI PETUNJUK DENGAN WAHYU; IA AKAN DIUJI DENGAN SAPU PENDAPAT DAN SAMPAH OTAK SERTA KOTORNYA PEMIKIRAN-PEMIKIRAN*.

– Maka hendaklah orang yang ingin menasehati dirinya, (hendaknya orang yang menginginkan) kebahagiaan dan keberhasilannya; (untuk) memperhatikan perkara ini pada dirinya dan selainnya.

[Madarijus Salikin 1/131-132/ cet. muassasah tarikh ‘arabiy- beirut]

Dialihbahasakan oleh:
Muhammad Iqbal Rahmatullah

Sumber : copas dari whatsapp

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*