Artis atau Mantan Artis Dihadirkan Di Acara Dakwah / Taklim, Bagaimanakah Hukumnya?

DAKWAH DISERTAI ARTIS / MANTAN ARTIS

– Pertanyaan kepada Syaikh Shalih As-Suhaimi -hafizhahullaah-:

Apa hukumnya menghadirkan artis dan seniman -walaupun menurut mereka sudah taubat- di muhadharah (kajian) yang disampaikan seorang Da’i; dengan tujuan untuk menarik manusia dan orang-orang agar mendatangi muhadharah si Da’i?

– Jawab:

INI MERUPAKAN KEBIASAAN YANG BURUK.

Dan mungkin bisa dirinci:

– Kalau artis itu benar-benar BERTAUBAT DENGAN SEMPURNA, DIA TELAH BELAJAR ILMU SYAR’I DALAM FIQIH DAN ‘AQIDAH; maka boleh.

– Adapun kalau tujuan dari menghadirkan artis itu hanya untuk menyia-nyiakan waktu dengan cerita/kisah, dan bahkan menyebutkan maksiatnya (yang dulu); maka ini tidak boleh.
Maka, artis itu seharusnya dinasehati dan didakwahi.

Adapun kalau dihadirkan seakan-akan mereka ulama atau penuntut ilmu; maka tidak (boleh).
Sebagian (artis) itu tidak istiqomah, dan bergabung dengan kelompok sesat.
Cara semacam ini biasanya ada pada Jama’ah Tabligh.

(Dan yang juga perlu diperhatikan): sebagian orang yang datang kajian; dia hanya ingin melihat artisnya. Kalau lah yang datang itu Syaikh Shalih Fauzan; dia mungkin tidak akan menghadiri kajian.

-ditulis oleh Ahmad Hendrix, 18 Syawwal 1437 H-

sumber : https://www.facebook.com/ahmadhendrix.eskanto/posts/306352619705621

Print Friendly, PDF & Email

2 Comments

  1. Assalamualaikum ana mau nanya
    apa hukum nya Chating dg ISTRI ORANG ?

    Apakah ada alasan tertentu yg membolehkan nya ??
    syukron

    Wa’alaikumussalamwarahmatullah
    Chating dalam hal apa dulu, dan apa maksud chatingnya,
    Jika istri orang itu chating atau mungkin nelpon langsung dalam rangka bertanya ttg hukum agama, maka boleh saja,

  2. kenapa pertanyaan ana tidak di publikasikan ?

    Sudah akiira, mudah2an Allah berikan istiqamah pada anda juga saya dan pembaca semua di atas akidah dan manhaj yang lurus

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*