Indahnya surga, Dahsyatnya Neraka

SEKILAS SURGA DAN NERAKA

Oleh
Ustadz Abu Isma’il Muslim al-Atsari

Manusia diciptakan oleh Allâh Azza wa Jalla dengan diberi anugerah nikmat dunia dan agama. Nikmat dunia antara lain dengan diberikan kelengkapan anggota tubuh, sedangkan nikmat agama yaitu dengan diberikan penjelasan tentang jalan kebaikan dan jalan keburukan melalui para rasul. Allâh Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

أَلَمْ نَجْعَلْ لَهُ عَيْنَيْنِ ﴿٨﴾ وَلِسَانًا وَشَفَتَيْنِ ﴿٩﴾ وَهَدَيْنَاهُ النَّجْدَيْنِ

Bukankah Kami telah memberikan kepadanya dua buah mata, satu lidah dan dua buah bibir. Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan. [Al-Balad/90: 8-10]

Yang dimaksud dengan dua jalan yaitu jalan kebaikan yang akan menghantarkan menuju surga, dan jalan kejahatan yang akan menghantarkan menuju neraka.

Di dalam tulisan ini insya Allâh akan kami sampaikan beberapa point tentang surga dan neraka. Semoga naskah singkat ini bisa menggugah semangat kita untuk selalu meningkatkan ketaatan kita kepada Allâh Azza wa Jalla dan menjauhi kemaksiatan.

Calon Penghuni Neraka Dan Surga
Penghuni neraka adalah orang-orang kafir, yaitu orang-orang yang tidak beriman kepada Allâh, para Malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para Rasul-Nya, Hari Akhir, dan takdir-Nya.

وَسِيقَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِلَىٰ جَهَنَّمَ زُمَرًا ۖ حَتَّىٰ إِذَا جَاءُوهَا فُتِحَتْ أَبْوَابُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا أَلَمْ يَأْتِكُمْ رُسُلٌ مِنْكُمْ يَتْلُونَ عَلَيْكُمْ آيَاتِ رَبِّكُمْ وَيُنْذِرُونَكُمْ لِقَاءَ يَوْمِكُمْ هَٰذَا ۚ قَالُوا بَلَىٰ وَلَٰكِنْ حَقَّتْ كَلِمَةُ الْعَذَابِ عَلَى الْكَافِرِينَ ﴿٧١﴾ قِيلَ ادْخُلُوا أَبْوَابَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا ۖ فَبِئْسَ مَثْوَى الْمُتَكَبِّرِينَ

Orang-orang kafir dibawa ke neraka Jahannam berombong-rombongan. sehingga apabila mereka sampai ke neraka itu dibukakanlah pintu-pintunya, dan penjaga-penjaganya berkata kepada mereka: “Apakah belum pernah datang kepadamu Rasul-rasul di antaramu yang membacakan kepadamu ayat-ayat Tuhanmu dan memperingatkan kepadamu akan pertemuan dengan hari ini?” Mereka menjawab: “Benar (telah datang), tetapi telah pasti berlaku ketetapan azab terhadap orang-orang yang kafir. Dikatakan (kepada mereka): “Masukilah pintu-pintu neraka Jahannam itu, sedang kamu kekal di dalamnya”. Maka neraka Jahannam itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang menyombongkan diri. [Az-Zumar/39: 71-72]

Adapun penghuni surga adalah orang-orang yang bertaqwa, yaitu orang-orang yang beriman dan beramal shalih. Allâh Azza wa Jalla berfirman:

وَسِيقَ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ إِلَى الْجَنَّةِ زُمَرًا ۖ حَتَّىٰ إِذَا جَاءُوهَا وَفُتِحَتْ أَبْوَابُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا سَلَامٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوهَا خَالِدِينَ ﴿٧٣﴾ وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي صَدَقَنَا وَعْدَهُ وَأَوْرَثَنَا الْأَرْضَ نَتَبَوَّأُ مِنَ الْجَنَّةِ حَيْثُ نَشَاءُ ۖ فَنِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ

Dan orang-orang yang bertaqwa kepada Rabbnya dibawa ke surga berombong-rombongan (pula). Sehingga apabila mereka sampai ke surga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya:”Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu, berbahagialah kamu! maka masukilah surga ini, sedang kamu kekal di dalamnya”. Dan mereka mengucapkan: “Segala puji bagi Allâh yang telah memenuhi janji-Nya kepada kami dan telah (memberi) kepada kami tempat ini sedang kami (diperkenankan) menempati tempat dalam surga di mana saja yang kami kehendaki; Maka surga itulah sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal”. [Az-Zumar/39: 73-74]

Sesungguhnya perkara ini sangat penting, oleh karena itu Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan agar mengumumkannya di hadapan orang banyak di berbagai kesempatan.

عَنْ ابْنِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ حَدَّثَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعَثَهُ وَأَوْسَ بْنَ الْحَدَثَانِ أَيَّامَ التَّشْرِيقِ فَنَادَى أَنَّهُ لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ إِلَّا مُؤْمِنٌ

Dari Ka’b bin Mâlik, dari bapaknya, dia memberitakan kepadanya bahwa Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutusnya dan Aus bin al-Hadatsan pada hari-hari tasyriq, lalu dia berseru: “Tidak akan masuk surga kecuali orang Mukmin”. [HR. Muslim, no. 1142]

Sekilas Tentang Kenikmatan Surga Dan Siksaan Neraka
Allâh Azza wa Jalla berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِنَا سَوْفَ نُصْلِيهِمْ نَارًا كُلَّمَا نَضِجَتْ جُلُودُهُمْ بَدَّلْنَاهُمْ جُلُودًا غَيْرَهَا لِيَذُوقُوا الْعَذَابَ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَزِيزًا حَكِيمًا ﴿٥٦﴾ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَنُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۖ لَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ ۖ وَنُدْخِلُهُمْ ظِلًّا ظَلِيلًا

Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allâh Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shaleh, kelak akan kami masukkan mereka ke dalam surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai; kekal mereka di dalamnya; mereka di dalamnya mempunyai isteri-isteri yang suci, dan Kami masukkan mereka ke tempat yang teduh lagi nyaman. [An-Nisâ’/4: 56-57]

Allâh Azza wa Jalla berfirman:

هَٰذَانِ خَصْمَانِ اخْتَصَمُوا فِي رَبِّهِمْ ۖ فَالَّذِينَ كَفَرُوا قُطِّعَتْ لَهُمْ ثِيَابٌ مِنْ نَارٍ يُصَبُّ مِنْ فَوْقِ رُءُوسِهِمُ الْحَمِيمُ ﴿١٩﴾ يُصْهَرُ بِهِ مَا فِي بُطُونِهِمْ وَالْجُلُودُ ﴿٢٠﴾ وَلَهُمْ مَقَامِعُ مِنْ حَدِيدٍ ﴿٢١﴾ كُلَّمَا أَرَادُوا أَنْ يَخْرُجُوا مِنْهَا مِنْ غَمٍّ أُعِيدُوا فِيهَا وَذُوقُوا عَذَابَ الْحَرِيقِ ﴿٢٢﴾ إِنَّ اللَّهَ يُدْخِلُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ يُحَلَّوْنَ فِيهَا مِنْ أَسَاوِرَ مِنْ ذَهَبٍ وَلُؤْلُؤًا ۖ وَلِبَاسُهُمْ فِيهَا حَرِيرٌ ﴿٢٣﴾ وَهُدُوا إِلَى الطَّيِّبِ مِنَ الْقَوْلِ وَهُدُوا إِلَىٰ صِرَاطِ الْحَمِيدِ

Inilah dua golongan yang bertengkar (golongan mu’min dan golongan kafir), mereka saling bertengkar mengenai Rabb mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka). Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi. Setiap kali mereka hendak ke luar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan):”Rasailah azab yang membakar ini”. Sesungguhnya Allâh memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera. Dan mereka diberi petunjuk kepada ucapan-ucapan yang baik dan ditunjuki(pula) kepada jalan (Allah) yang terpuji. [Al-Hajj/22: 19 – 24]

Mohon Kepada Allâh Agar Masuk Surga, dan Selamat dari Neraka
Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerangkan keutamaan memohon kepada Allâh Azza wa Jalla agar dimasukkan ke dalam surga dan dijauhkan dari neraka dengan 3 kali doa.

مَا سَأَلَ رَجُلٌ مُسْلِمٌ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ الْجَنَّةَ ثَلَاثًا إِلَّا قَالَتْ الْجَنَّةُ اللَّهُمَّ أَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَلَا اسْتَجَارَ مِنْ النَّارِ مُسْتَجِيرٌ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ إِلَّا قَالَتْ النَّارُ اللَّهُمَّ أَجِرْهُ مِنْ النَّارِ

Tidaklah seorang Muslim memohon surga kepada Allâh 3 kali, kecuali surga berkata, “Wahai Allâh, masukkan dia ke dalam surga”. Dan tidaklah seseorang yang meminta perlindungan meminta perlindungan dari neraka 3 kali, kecuali neraka berkata, “Wahai Allâh, lindungilah dia dari neraka”. [HR. Ahmad, no. 12585. Semakna dengan hadits ini juga diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, an-Nasâ’i, Ibnu Mâjah, Ibnu Hibbân, al-Hâkim, Dhiyâ’ al-Maqdisi, dll. Dishahihkan oleh al-Hâkim, adz-Dzahabi, al-Albani, Syu’aib al-Arnauth, dll. Lihat Shahîh at-Targhîb, no. 3654]

Nabi Dan Sahabat Memohon Surga Dan Berlindung Dari Neraka
Mohon surga dan berlindung dari neraka merupakan permohonan Nabi dan para Shahabatnya.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِرَجُلٍ مَا تَقُولُ فِي الصَّلَاةِ قَالَ أَتَشَهَّدُ ثُمَّ أَسْأَلُ اللَّهَ الْجَنَّةَ وَأَعُوذُ بِهِ مِنَ النَّارِ أَمَا وَاللَّهِ مَا أُحْسِنُ دَنْدَنَتَكَ وَلَا دَنْدَنَةَ مُعَاذٍ فَقَالَ حَوْلَهَا نُدَنْدِنُ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu , dia berkata: Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya kepada seorang lelaki, “Apa yang engkau katakan di dalam shalat?” Dia menjawab: “Aku bertasyahud, lalu aku mohon sorga kepada Allâh Azza wa Jalla dan aku berlindung kepada-Nya dari neraka. Demi Allâh, aku tidak tahu apa permintaanmu dan permintaan Mu’adz”. Maka beliau bersabda: “Seputar itu kami memohon”. [HR. Abu Dawud; Ibnu Mâjah, no: 910, 3847; dishahihkan al-Albani di dalam Shifatush Shalah, hlm. 185, cet:1, Maktabah Al-Ma’arif]

Sesungguhnya keyakinan terhadap adanya surga akan mendorong orang yang meyakininya untuk melakukan ketaatan, dan keyakinan adanya neraka akan menjauhkan dari kemaksiatan. Marilah kita perhatikan keberanian Shahabat Nabi di bawah ini disebabkan keyakinannya jika mati akan masuk surga yang kekal abadi.

عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ : أَنَّ رَجُلًا أَسْوَدَ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ فَقَالَ : يَا رَسُوْلَ اللهِ إِنِّي رَجُلٌ أَسْوَدَ مُنْتِنُ الرِّيْحِ قَبِيْحُ الْوَجْهِ لاَ مَالَ لِيْ فَإِنْ أَنَا قَاتَلْتُ هَؤُلَاءِ حَتَّى أُقْتَلَ فَأَيْنَ أَنَا؟ قَالَ : فِي الْجَنَّةِ فَقَاتَلَ حَتَّى قُتِلَ فَأَتَاهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ فَقَالَ قَدْ بَيَّضَ اللهُ وَجْهَكَ وَ طَيَّبَ رِيْحَكَ وَ أَكْثَرَ مَالَكَ

Dari Anas bin Mâlik Radhiyallahu anhu, bahwa seorang laki-laki hitam datang kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, “Wahai Rasûlullâh, aku adalah seorang laki-laki hitam, berbau busuk, buruk wajah, dan aku tidak punya harta. Jika aku memerangi mereka (musuh dalam peperangan-pen) sampai aku terbunuh, di manakah aku?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Di surga”. Maka laki-laki itu memerangi musuh sampai terbunuh. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mendatanginya lalu bersabda, “Allâh telah memutihkan wajahmu, mewangikan baumu, dan memperbanyak hartamu”. [HR. Al-Hâkim di dalam al-Mustadrak, no. 2463, dan dia menshahihkannya 1381]

Inilah naskah singkat tentang surga dan neraka. Semoga ini bisa menggugah semangat kita untuk meningkatkan ketaqwaan, dan semoga Allâh selalu memberikan petunjuk kepada semua untuk meniti jalanNya yang lurus.

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 05/Tahun XVIII/1436H/2014M. Penerbit Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo-Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-858197 Fax 0271-858196]

Sumber: https://almanhaj.or.id/4222-sekilas-surga-dan-neraka.html

Print Friendly, PDF & Email

Kultum Singkat Tentang Pedihnya Neraka Tausiyah Tentang Indahnya Surga Contoh Dakwah Tentang Surga Teks Ceramah Tentang Surga Dan Neraka Contoh Tesk Penutup Pada Pidato Surga Dan Neraka

4 Comments

  1. ASSALAMMUALAIKUM . .

    WA’ALAIKUMUSSALAM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH

    angka 2, hal 54
    Mahasuci Allah atas segala ciptaanNYA yg bgt indah, termsk ciptaanNYA dlm bentuk bidadari surga. Tak seorangpun yg msk ke dlm surga kecuali ia akan diberi 72 istri, yakni:
    2 istri dari kalangan bidadari yg jelita
    70 istri yg diwarisi dari penghuni neraka, yakni para lelaki yg masuk neraka hingga istri-istri mereka diwarisi olh para ahli surga.

    saya mau tulis yang sopan dan NALAR

    KALAU DITULIS ‘ISTRI’ MAKSUD DAN INDIKASINYA APA?
    SAMA SEPERTI KITA MANUSIA DI DUNIA? YANG ARTINYA ADA SEX??
    APA KITA MATI MASIH BAWA NAFSU??
    APA KITA MATI MASIH BAWA BADAN KASAR??
    NGGAK LOGIS
    DAN BERARTI AKAN ADA PESTA SEX DI SURGA ??

    MASSYAALLAH…
    SAYA BINGUNG DAN KECEWA SEKALI

    Disurga, apapun yang kita maui akan terkabul,
    SEX??
    Oh itu ada, bahkan termasuk salah satu kesibukan penghuni surga itu adalah memecahkan keperawanan bidadari surga, (maaf yah)
    Dan bidadari surga itu selalu perawan,

    “Mereka dan istri-istri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan” (Yasin:56)

    “Masuklah kamu ke dalam Surga, kamu dan istri-istri kamu digembirakan”(Az-Zukhruf:70)

    “Sesungguhnya Kami menciptakan mereka dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan” (Al-Waqi’ah: 35-36)

    POKOKNYA DISURGA ITU BERMESRAAN TERUS MAS,

    Jangan anda bayangkan jika ditemani 72 bidadari surga dalam satu ranjang itu seperti ditemani 72 bidadari di dunia, karena surga tidak bisa dibayangkan oleh kita, tidak terlintas dalam benak kita, bagaimana surga itu,…
    JIka anda membayangkan ditemani 72 bidadari surga itu berarti di surga ada pesta sex, dimana jika itu didunia maka semuanya akan saling melihat, tidak seperti itu,…
    Surga jauh berbeda dengan dunia,

    Dan tahukah anda? DI SURGA ITU LAKI-LAKI DIBERI KEMAMPUAN SEX YANG LUAR BIASA, menyamai kekuatan 100 laki-laki di dunia..
    APAKAH ANDA HERAN????
    JANGANLAH ANDA MERASA TAMBAH HERAN WAHAI SAUDARA,

    ANDA AKAN KECEWA JIKA TIDAK MAU MASUK SURGA…

    Mas, mau yang lebih hot lagi, jangan kecewa ya mas, ini nih mas:

    “Bilamana seorang hamba masuk Surga maka ia pasti akan dinikahkan dengan tujuh puluh dua orang gadis. Dua dari bidadari Surga dan tujuh puluh[216] bagiannya dari wanita dunia, setiap istri pasti memiliki farji yang terus merangsang dan ia (laki-laki itu) memiliki zakar yang tidak pernah lemah.”[217]

    Beliau juga menyebutkan sebuah riwayat dari Al-Hajjaj[218] dari Qatadah[219] dari Anas secara marfu’:

    “Seorang mukmin akan memiliki tujuh puluh tiga istri.”

    Kami bertanya: “Apakah ia memiliki kekuatan untuk melayaninya wahai Rasulullah?” Rasulullah bersabda:

    “la akan diberi kekuatan seratus lelaki.”[220]

    Dalam hadits lain disebutkan:

    “Sesungguhnya salah seorang dari mereka sanggup memecahkan dan melayani seratus perawan dalam sehari.”[221]
    MUDAH-MUDAHAN TIDAK KECEWA LAGI, SEHINGGA JADI INGIN MASUK SURGA… sehingga bisa bersenang-senang dengan puluhan bidadari cantik jelita…

    oh iya, saya posting disini untuk lebih luasnya…

  2. Assalamualaikum. .

    Wa’alakumussalam warahmatullah

    Admin,knpa sur9a kbAnyakan men9gambArkn ksnangan buat kaum laki2??sPrti msalny d surga naNti para laki2 akn mNdpt istri 72 orang.trus kta para wnta gmana?d dunia aja ogah d madu 2,apalagi 72??,,

    Terimakasih mba,. ceritanya ngiri yah? tidak usah ngiri mba, karena jika wanita yang menjadi istri ditakdirkan masuk surga, maka wanita tersebut akan menjadi wanita yg paling cantik dari bidadari-bidadari surga yg menemani suami anda di surga ,
    untuk mba, saya postingkan postingan tentang ini, baca disini

  3. Wah, enak yah di Surga, dapat main seks sepuasnya, jadi amal baik yang dilakukan semasa hidup, bayarannya Seks sepuasnya? MANTAP

    Salah besar, karena kenikmatan paling tinggi di surga justru bukan itu, apa kenikmatan tertinggi di surga ? Silahkan baca di postingan ini

    Di dunia saja seorang laki2 boleh main seks sepuasnya dengan istri mereka, dan seorang laki-laki di dunia itu boleh beristri maksimal empat, namun di akherat, seorang laki2 akan beristri 72 atau 73 wanita,

    Rasulullah bahwa beliau bersabda:

    “Bilamana seorang hamba masuk Surga maka ia pasti akan dinikahkan dengan tujuh puluh dua orang gadis. Dua dari bidadari Surga dan tujuh puluh[216] bagiannya dari wanita dunia, setiap istri pasti memiliki farji yang terus merangsang dan ia (laki-laki itu) memiliki zakar yang tidak pernah lemah.”[217]

    Beliau juga menyebutkan sebuah riwayat dari Al-Hajjaj[218] dari Qatadah[219] dari Anas secara marfu’:

    “Seorang mukmin akan memiliki tujuh puluh tiga istri.”

    Kami bertanya: “Apakah ia memiliki kekuatan untuk melayaninya wahai Rasulullah?” Rasulullah bersabda:

    “la akan diberi kekuatan seratus lelaki.”[220]

    Dalam hadits lain disebutkan:

    “Sesungguhnya salah seorang dari mereka sanggup memecahkan dan melayani seratus perawan dalam sehari.”

    Silahkan baca selengkapnya di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*