Petunjuk Praktis Hukum dan Tatacara Shalat Yang Diajarkan Oleh Rasulullah

Tata Cara Shalat Nabi Dan Dalilnya Hukum Bacaan Sholat Tata Cara Shalat Menurut Alquran Dan Hadist Dedasar Mengrti Dalam Solat Wajib Bacaan Takhiat Aslibumiayu

sifat-shalat-nabi-darul-haq

Cara Shalat yang diajarkan oleh Nabi yang dinukilkan dari buku Sifat Shalat Nabi yang ditulis oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani dalam buku Ringkasan yang PRAKTIS.

Pertama : Menghadap Kiblat

Wajib menghadap kiblat baik dalam shalat Fardhu atau shalat Sunnah

Kewajiban menghadap kiblat gugur dalam shalat khauf dan saat perang berkecamuk.

Kewajiban gugur bagi yang tidak mampu menghadap ke arahnya seperti orang sakit,di atas bahtera, kendaraan umum atau pesawat bila dia khawatir waktu shalat habis.

Wajib bagi yang menyaksikan ka’bah untuk menghadap langsung ke ka’bah, dan bagi yang tidak menyaksikan cukup menghadap ke arahnya saja.

Kedua : Berdiri

Berdiri bagi yang mampu, jika tidak mampu berdiri boleh sambil duduk, jika tidak mampu boleh sambil berbaring.

Boleh shalat di kapal laut atau pesawat udara dengan cara duduk, jika khawatir akan jatuh.

Wajib Menghadap Sutrah dan mendekat padanya.

Sutrah adalah apa yang diletakkan didepan orang yang shalat sebagai pembatas agar orang lain tidak bisa lewat di depannya.

لا تصل إلا إلى سترة ولا تدع أحدا يمر بين يديك فإن أبى فلتقاتله فإن معه القرين

“Janganlah engkau shalat kecuali menghadap sutrah dan janganlah engkau membiarkan seseorang lewat di depanmu, bila dia menolak, maka lawanlah dia karena bersamanya ada qarin.’ Maksudnya setan.

Sutrah harus setinggi satu atau dua jengkal dari permukaan tanah, berdasarkan sabda nabi :

إذا قام أحدكم يصلي فإنه يستره إذا كان بين يديه مثل آخرة الرحل

“Bila seseorang dari kalian meletakkan di depannya seperti sandaran pelana, maka silahkan shalat dan tidak usah peduli dengan sipa yang lewat di belakangnya.”

Jarak antara tempat sujud dengan sutrah seukuran domba bisa lewat.

Diantara peranan sutrah adalah ia menjaga shalat seseorang dari orang atau sesuatu yang lewat di depannya, sebab jika tidak memakai sutrah, shalat bisa terputus jika ada yang lewat di depannya seperti wanita dewasa, keledai dan anjing hitam.

Ketiga : N I A T

Orang yang hendak shalat wajib meniatkan shalat yang hendak didirikannya, seperti shalat fardhu atau sunnah, dan ini adalah syarat dan rukun shalat.

Adapun MELAFADZKAN NIAT dengan lisan, maka itu adalah BID’AH yang menyelisihi sunnah, dan tidak ada seorangpun dari para imam yang diikuti oleh para pentaklild yang mengatakannya.

Keempat : T a k b i r

Memulai shalat dengan UCAPAN takbir yaitu Allaahu Akbar

Ini adalah RUKUN SHALAT  , berdasarkan sabda Nabi :

 

مفتاح الصلاة الطهور وتحريمها التكبير وتحليلها التسليم

“Kunci shalat adalah bersuci, yang mengharamkannya adalah takbir (ucapan Allaahu Akbar), dan yang menghalalkannya adalah salam”

Mengangkat Kedua Tangan dan Tata Caranya

Mengangkat kedua tangan bersamaan dengan takbir, atau sebelumnya, atau sesudahnya, itu semua diriwayatkan secara shahih dalam as-Sunnah

Mengangkat kedua tangan dengan jari-jemari tangan terbentang.

Menjadikan kedua tangannya SEJAJAR dengan kedua pundaknya, dan terkadang mengangkat keduanya lebih tinggi hingga sejajar dengan DAUN TELINGA.

Meletakkan kedua tangan dan tatacaranya

Meletakkan tangan kanan pada tangan kiri selepas takbir, ini termasuk SUNNAH para Nabi dan Rasulullah memerintahkan para Sahabat untuk melakukannya, maka TIDAK BOLEH melepaskan kedua tangannya.

Meletakkan tangan kanan pada punggung telapak tangan kiri, atau pergelangan atau lengan.

Terkadang tangan kanan menggenggam tangan kiri.

Tempat meletakkan kedua tangan

Meletakkan kedua tangan di dada saja, laki-laki dan perempuan dalam hal ini sama saja.

Tidak boleh meletakkan tangan kanan di atas pinggang.

Khusyu’ dan Memandang ke Tempat Sujud

Orang shalat hendaknya khusyu’ dan menjauhi hal yang dapat melalaikannya seperti hiasan-hiasan dan ukiran-ukiran di dinding. Tidak shalat saat makanan terhidang sementara dia berhasrat kepadanya, tidak shalat dalam keaadaan menahan buang air kecil dan buang air besar.

Pandangan ke arah tempat sujud.

Tidak boleh menoleh ke kanan dan ke kiri , sebab itu adalah curian setan kepada orang yang sedang shalat.

Tidak boleh mengangkat pandangannya ke langit.

Membaca Doa Istiftah

Doa istiftah yang diajarkan oleh Rasulullah ada yang ringkas dan ada yang panjang bacaannya.

Berikut contoh doa istiftah yang ringkas

      سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ وَتَبَارَكَ اسْمُكَ وَتَعَالَى جَدُّكَ وَلاَ إِلَهَ غَيْرُكَ

Subhaanakallaahumma wabihamdika, watabaarakasmuka, wata’aalaa jadduka, walaa ilaaha ghairuka.

“Maha suci engkau ya Allah. Aku memujiMu, memberkahi namaMu, maha tinggi kebesaranMu, dan tidak ada illah yang berhak disembah selainMu” [HR. Abu Dawud no. 776, At-Tirmidzi no. 243, dan yang lainnya; shahih].

Perintah dari Rasulullah diriwayatkan secara SHAHIH maka sepatutnya dijaga.

Untuk macam-macam bacaan doa istiftah bisa dilihat di postingan ini, dan kebanyakan doa istiftah yang dibaca oleh kaum muslimin di indonesia adalah bacaan yang paling panjang tapi tidak dibaca hingga akhir,  baca di sini macam-macam doanya.

Kelima : M e m b a c a

Memohon perlindungan kepada Allah dari setan ,hukumnya WAJIB dan meninggalkannya BERDOSA.

Bacaan ta’awudz : 

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ مِنْ هَمْزِهِ وَنَفْخِهِ وَنَفْثِهِ

Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk, dari godaannya, kesombongannya dan nafatsnya.

Di saat lain mengucapkan :

          أَعُوْذُ بِاللهِ السَّمِيْعِ الْعَلِيْمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ مِنْ هَمْزِهِ وَنَفْخِهِ وَنَفْثِهِ

Aku berlindung kepada Allah Yang maha mendengar lagi maha mengetahui.

Kemudian membaca BASMALAH secara pelan baik dalam shalat jahriyah (yang bacaannya dikeraskan) atau dalam shalat Sirriyah ( shalat yang bacaannya dipelankan )

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Membaca Surat Al-Fatihah

Membaca surat Alfatihah dan basmalah itu termasuk bagian dari bacaan Alfatihah. Hukum membaca Alfatihah itu WAJIB , dan tidak SAH shalat jika tidak membaca alfatihah.

Membaca Alfatihah ayat per ayat.

Jika belum bisa membaca Alfatihah karena belum menghafalnya , bisa membaca :

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ وَلاَ إِلَهَ إِلا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلا بِاللهِ

Subhaanallaahi wal-hamdulillaahi walaa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Walaa haula walaa quwwata illaa billaah

“Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Allah. Allah Maha Besar, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah”

Bacaan Makmum terhadap Surat Alfatihah

Makmum WAJIB membaca surat Alfatihah dalam shalat SIRRIYAH , dan jika shalat JAHRIYAH makmum membaca jika tidak mendengar bacaan imam, adapun jika mendengar, maka makmum menyimak bacaan imam.

Bacaan Sesudah al- Fatihah

Disunnahkan membaca surat lain setelah alfatihah

Membaca Surat Alfatihah dalam setiap Rakaat

WAJIB membaca surat Alfatihah di setiap rakaat.

Imam tidak boleh memanjangkan bacaan surat yang akan memberatkan makmum.

Membaca dengan jahr ( KERAS ) dan sirr ( PELAN )

Bacaan JAHR dilakukan pada shalat shubuh, jum’at,idul fitri, idul adha,istisqa,kusuf,dan dua rakaat shalat maghrib dan isya.

Bacaan SIRR dilakukan pada shalat dzuhur, ashar,rakaat ketiga shalat maghrib, dan dua rakaat akhir shalat isya.

Membaca Alquran dengan TARTIL

Disunnahkan membaca dengan tartil, bukan cepat dan tergesa-gesa, tapi bacaan yang jelas huruf demi huruf, menghiasi alquran dengannnya, melagukannya sesuai kaidah tajwid, bukan melagukan menurut irama yang dibikin-bikin dan bukan pula menurut kaidah-kaidah musik.

Mengoreksi bacaan Imam

Disyariatkan bagi MAKMUM untuk mengoreksi bacaan IMAM ketika bacaan imam KELIRU.

Keenam : R u k u k

Ketika selesai membaca surat, maka diam sesaat sekedar untuk mengambil nafas, lalu mengangkat kedua tangan seperti saat takbiratul ihram.

Bertakbir yaitu membaca lafadz Allaahu Akbar , lalu rukuk dalam kadar waktu yang cukup bagi persendiannya untuk menetap dengan tenang dan setiap anggota tubuhnya kembali pada posisinya. Ini adalah RUKUN.

Tata cara Rukuk

Meletakkan kedua tangannya pada kedua lututnya, memantapkan kedua tangan kepada kedua lututnya, merenggangkan jari-jemarinya, seolah-olah dia menggenggam kedua lututnya. Semua ini WAJIB

Memanjangkan dan membentangkan punggunya, sehingga seandainya air disirmkan ke atasnya, niscaya ia diam. Ini Wajib.

Tidak menundukkan kepala , namun tidak pula mendongakkannya, akan tetapi posisi kepalanya lurus dengan punggungnya.

Menjauhkan kedua sikunya dari kedua pinggangnya.

Membaca :

 سُبْحَانَ رَبِّيَّ الْعَظِيْمِ

Subhaana Rabbiyal-‘Adhiim (tiga kali atau lebih )

“Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung”

Menyamakan Rukun-Rukun

Termasuk Sunnah menyamakan di antara rukun-rukun dalam urusan PANJANGNYA, yakni menjadikan rukuk, bangkit dari rukuk, sujud, dan duduk di antara dua sujud hampir sama lamanya.

I’tidal dari Rukuk

Bangun dari rukuk, yaitu mengangkat tulang sulbinya dari rukuk. Ini adalah Rukun

Saat i’tidal mengucapkan :

 سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

Allah mendengar siapa yang memujiNya

Membacanya itu WAJIB

Mengangkat kedua tangan seperti saat takbiratul ihram

Berdiri dengan tegak dan tenang sehingga setiap tulang mengambil posisinya. Ini RUKUN.

Setelah berdiri tegak mengucapkan :

رَبَنَا لَكَ الْحَمْدُ

Wahai Tuhan kami, dan bagiMu segala puji

Ini wajib dibaca oleh setiap orang yang shalat termasuk makmum, karena ini adalah dzikir saat berdiri, adapun ucapan  سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ itu dzikir saat i’tidal.

Menyamakan kadar lamanya berdiri ini dengan saat lamanya rukuk.

Ketujuh : S u j u d

Kemudian bertakbir , yaitu mengucapkan Allaahu Akbar

Mengangkat kedua tangan , namun ini dilakukan kadang-kadang.

Turun Sujud dengan bertumpu pada Tangan

Turun sujud dengan bertumpu pada kedua tangannya sebelum kedua lututnya. Inilah yang diperintahkan oleh Rasulullah dan diriwayatkan secara shahih dari perbuatan Nabi, dan beliau melarang kita meniru menderumnya unta, dimana unta menderum dengan bertumpu pada kedua lututnya yang ada pada kedua kaki depannya.

Saat sujud bertumpu di atas kedua telapak tangannya dan membentangkan keduanya. Ini adalah Rukun

Merapatkan jari jemari kedua tangannya

Menghadapkan keduanya ke kiblat.

Meletakkan kedua telapak tangannya sejajar dengan kedua pundaknya.

Terkadang meletakannya sejajar dengan kedua telinganya.

Mengangkat kedua tangannya dari tanah, dan tidak membentangkannya di atas tanah layaknya anjing. Dan ini Wajib.

Meletakkan hidung dan keningnya di atas tanah dengan mantap, ini adalah Rukun.

Meletakkan kedua lutut dan ujung jari jemarinnya di atas tanah dengan mantap, menegakkan kedua tapak kaki, Semua ini adalah Wajib.

Menghadapkan ujung jari jemari kaki ke kiblat dan merapatkan kedua tumit.

I’tidal saat sujud

Wajib i’tidal saat sujud, yaitu bertumpu secara seimbang pada semua ( TUJUH ) anggota sujud yaitu kening bersama hidung sekaligus, kedua telapak tangan, kedua lutut dan ujung jari jemari kedua kaki.

Barangsiapa i’tidal dalam sujudnya seperti di atas, maka dia telah berthu’maninah ( tenang ) dengan yakin, dan thu’maninah ini adalah RUKUN.

Dalam sujud membaca :

سُبْحَانَ رَبِّيَّ الْأَعْلَى

Subhaana rabbiyal-a’laa , dibaca 3 x atau lebih

“Maha Suci Rabbku yang Maha Tinggi”

Dianjurkan memperbanyak doa saat sujud, karena itu keaadan yang mustajab.

Menjadikan lama sujudnya seperti lamanya rukuk

Boleh sujud di atas tanah dan di atas pembatas antara tanah dengan kening seperti kain, karpet,tikar, atau yang sepertinya.

TIDAK BOLEH membaca ALQURAN saat sujud.

Iftirasy dan Iq’a di antara dua sujud

Bangkit dari sujud dengan mengangkat kepala sambil bertakbir. Ini adalah Wajib

Kemudian duduk dengan thu’maninah hingga setiap tulang kembali ke posisinya. Ini adalah Rukun.

Membentangkan kaki kirinya dan mendudukinya. Ini adalah Wajib.

Menegakkan telapak kaki kanannya dan menghadapkan jari jemari telapak kaki kanan ke kiblat.

Boleh duduk Iq’a’ kadang-kadang, yaitu menegakkan kedua telapak kakinya dan merapatkan keduanya, lalu duduk di atas kedua tumitnya.

Membaca :

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ، وَارْحَمْنِيْ، وَاجْبُرْنِيْ، وَارْفَعْنِيْ، وَعَافِنِيْ، وَارْزُقْنِيْ

Allaahummagh-firlii warhamnii wajburnii warfa’nii wa’aafinii warzuqnii

“Ya Allah, ampunilah aku, rahmatilah aku, hiburlah aku dalam musibahku, angkatlah derajatku, selamatkanlah  aku, dan berilah aku rizki”.

Bisa juga mengucapkan doa yang lebih ringkas

 رَبِّ اغْفِرْ لِيْ رَبِّ اغْفِرْ لِيْ

Rabbighfirlii rabbighfirlii

“Wahai Tuhanku, ampunilah aku, Wahai Tuhanku ampunilah aku”

Memanjangkan lamanya duduk ini seperti lamanya sujud.

Sujud Kedua

Lalu bertakbir dan bersujud dan melakukan seperti saat sujud pertama. Ini adalah Rukun.

Duduk Istirahat

Lalu bertakbir dan bangkit dari sujud , dan ini Wajib hukumnya.

Sebelum bangkit berdiri, dia duduk sesaat di atas kaki kirinya dengan seimbang sehingga setiap anggota tubuh mengambil posisinya.

Rakaat Kedua

Bangkit ke rakaat kedua dengan bertumpu pada kedua tangannya dengan cara mengepal ke tanah / lantai seperti sedang membuat adonan. Ini adalah RUKUN.

Lalu di rakaat kedua melakukan hal-hal seperti saat rakaat pertama, tanpa membaca doa istiftah.

Menjadikan bacaan di rakaat kedua lebih pendek dari rakaat pertama.

Duduk Tasyahud

Selesai dari rakaat kedua , maka melakukan duduk tasyahud. Ini adalah WAJIB.

Cara duduknya seperti duduk di antara dua sujud atau duduk iftirasy. Dan duduk tasyahud ini TIDAK BOLEH dengan cara duduk Iq’a.

Meletakkan telapak tangannya pada paha dan lutut kanannya dan ujung sikunya yang kanan di atas pahanya, tidak menjauhkan dari pahanya.

Membentangkan telapak tangann kirinya di atas paha dan lultunya yang kiri.

Tidak boleh duduk dengan bertumpu pada tangannya, khususnya tangan kiri.

Menggerakkan jari dan melihat kepadanya

Menggenggam semua jari jemari telapak tangan kanan dan meletakkan ibu jarinya pada jari tengahnya di waktu yang lain.

Di lain waktu membentuk lingkaran dengan ibu jari dan jari tengahnya.

Menunjuk dengan jari telunjuknya ke arah kiblat.

Mengarahkan pandangan mata ke jari telunjuknya.

Menggerak-gerakkan jari telunjuk, berdoa dengan berisyarat dengannya dari awal tasyahud hingga akhir.

Tidak menunjuk dengan telunjuk jari tangan kiri.

Melakukan hal tersebut pada semua tasyahud.

Lafadz Tasyahud dan Doa Setelahnya.

Tasyahud ini WAJIB hukumnya, jika terlupa maka wajib sujud syahwi.

Membaca tasyahud dengan suara perlahan , cukup didengar  oleh diri sendiri saja, berikut lafadznya :

 اَلتَّحِيَّاتُ للهِ، وَالصَّلَوَاتُ، وَالطَّيِّبَاتُ، اَلسَّلاَمُ عَلَى النَّبِيِّ  وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

At-tahiyyaatu lillaah, wash-shalawaatu wath-thayyibaat, as-salaamu ‘alannabiyyi warahmatullaahi wabarakatuh, as-salaamu ‘alaina wa’alaa ‘ibaadillaahish-shaalihiin, asyhadu al-laa ilaaha illallaahu wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh

“Segala penghormatan hanya milik Allah, begitu juga doa-doa dan perkataan-perkataan yang baik. Semoga kesejahteraan terlimpahkan kepada Nabi, begitu juga rahmat Allah dan berkahNya. Semoga kesejahteraan terlimpahkan kepada kami dan hamba-hamba Allah yang shalih. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya.

Sesudah tasyahud membaca Shalawat untuk Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam, lafadznya :

 اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Allaahumma shalli ‘alaa Muhammadin wa ‘alaa aali Muhammad kamaa shallaita ‘alaa Ibraahiima wa ‘alaa aali Ibraahiim, innaka hamiidum-majiid. Allaahumma baarik alaa Muhammadin wa ‘alaa aali Muhammad kamaa baarakta ‘alaa Ibraahiima wa ‘alaa aali Ibraahiima, innaka hamiidum-majiid

“Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah melimpahkan shalawat kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahiim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung. Ya Allah, berikanlah keberkahan kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberik keberkahan kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia”

Bila ingin yang lebih meringkas bisa mengucapkan :

اللهم صل على محمد و على آل محمد وبارك على محمد و على آل محمد كما صليت وباركت على إبراهيم وعلى آل إبراهيم إنك حميد مجيد

Allaahumma shalli ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad wa baarik ‘alaa Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad, kamaa shallaita wa baarokta ‘alaa ibraahiim wa ‘alaa aali ibraahiim innaka hamiidum majiid.

Ya Allah , limpahkanlah shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad , dan berikanlah keberkahan kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana engkau telah melimpahkan shalawat dan memberi keberkahan kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.

Untuk macam-macam shalawat yang diajarkan oleh Nabi bisa dibaca di postingan ini

Rakaat  Ketiga dan Keempat

Kemudian bertakbir ini Wajib, dan disunnahkan bertakbir saat dalam posisi duduk.

Bangkit ke rakaat ketiga. Ini adalah Rukun seperti rakaat sesudahnya.

Melakukan hal yang sama manakala hendak bangkit ke rakaat keempat, dan sebelum bangkit hendaknya duduk sesaat di atas kaki kirinya secara seimbang sehingga setiap tulang mengambil posisinya, lalu bangkit dengan bertumpu pada kedua tangannya sebagaimana saat berdiri ke rakaat kedua.

Kemudian membaca Alfatihah dalam rakaat ketiga dan keempat, ini Wajib.

Kadang-kadang menambah bacaan satu ayat atau lebih sesudah Alfatihah.

Tasyahud Akhir dan Tawarruk

Duduk untuk asyahud akhir ini hukumnya Wajib, dan bacaan tasyahud akhir ini sama seperti tasyahud awal.

Posisi duduk Tawaruk itu membentangkan pangkal paha kirinya ke tanah, mengeluarkan kedua telapak kakinya dari satu arah dan memposisikan telapak kaki kiri di bawah betis kanannya.

Menegakkan telapak kaki kanannya, terkadang boleh membentangkannya.

Telapak tangan kirinya menggenggam lututnya dan bertumpu padanya.

Wajib membaca Shalawat Nabi dan memohon perlindungan pada Allah dari Empat Perkara

Membaca shalawat seperti shalawat yang dibaca pada tasyahud awal .

Hendaknya memohon perlindungan dari empat perkara dengan membaca :

 اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Allaahumma innii a’uudzubika min ‘adzaabi jahannama wa min ‘adzaabil-qabri wa min fitnatil-mahyaa wal-maaati wa min syarri fitnatil-masiihid-dajjaal

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa api neraka Jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari kejahatan fitnah Al-Masih Ad-Dajjal”

Doa Sebelum Salam

Berdoa untuk kebaikan diri sendiri dengan apa yang shahih dari Al-quran dan as-sunnah, dan ia berjumlah banyak, bila tidak menghafal sebagian darinya, maka berdoa dengan apa yang mudah baginya yang bermanfaat dalam agama dan dunianya.

Salam dan bentuk-bentuknya

Salam dengan menengok ke kanan, hingga terlihat pipi kanannya dan ini adalah Rukun

Menengok ke kiri hingga terlihat pipinya yang kiri.

Imam mengeraskan suara salamnya.

Bentuk-bentuk Salam

an menoleh ke kanan dan ke kiri, sehingga aku melihat putih pipi beliau” [HR. Muslim no. 582].

عن عائشة أن النبي صلى اللَّه عليه وسلم كان يسلم في الصلاة تسليمة واحدة تلقاء وجهه يميل إلى الشق الأيمن شيئا

Dari ’Aisyah radliyallaahu ’anhaa : “Bahwasannya Nabi shallallaahu ’alaihi wasallam pernah melakukan satu kali salam (yaitu ke kanan tanpa ke kiri) dalam shalatnya. Beliau memiringkan wajahnya sedikit ke sebelah kanan” [HR. At-Tirmidzi no. 296; shahih].

Ada beberapa macam cara salam dalam shalat, yaitu :

  • Assalaamu ’alaikum warahmatullaahi wabaraakatuh , ke kanan» dan Assalaamu ’alaikum warahmatullah ke kiri
  • Sama, tapi tanpa wa barakaatuh
  • Assalaamu ’alaikum warahmatullaah , ke kanan» dan Assalaamu ’alaikum ke kiri
  • Mengucapkan salam sekali dengan tetap menghadap ke depan, namun menoleh ke kanan sedikit.

Sumber : Dari buku terjemahan yang berjudul Buku Praktis SIFAT SHALAT NABI yang ditulis oleh Syaikh Nashiruddin al-Albani

Ingin mendapatkan buku ini ?

Bisa pesan dengan menulis format BPS_nama anda_alamat (sebutkan nama kecamatan)

Kirim ke wa center web aslibumiayu di 0812 1207 0001

Sebaiknya beli lebih dari satu buku agar bisa dihadiahkan kepada kerabat anda, 1 kg paket muat 5 buku 

Buku ini bentuknya seperti buku saku, sehingga bisa dibawa kemana-mana, praktis.

 

Print Friendly, PDF & Email

Bacaan Sholat Aslibumiayu Posisi Duduk Takhiat Shalat 2 Rekaat Aslibumiayu Hadits Tentang Tata Cara Sholat Dalil Dalil Cara Shalat Yang Sesuai Sunnah Tata Cara Sholat 5 Waktu Beserta Dalilnya

91 Comments

  1. mas,, lalu bagaimana dengan bacaan rukuk dan sujud dengan tambahan wabihamdihi, adakah dalilnya??

    ada, silahkan baca buku sifat shalat nabi yang ditulis oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin al albany,disana insya allah sangat lengkap penjelasannya,…

    dan ada beberapa riwayat yang menyuruh agar kita memperbanyak berdo’a ketika sujud dalam shalat yang ingin saya tanyakan apakah do’a itu dilisan atau hanya boleh dalam hati saja, karean ada orang yang berkata apabila kita mengatakan hal yang bukan bacaan shalt maka shalatnya batal.

    Semua bacaan shalat, baik doa-doa dan bacaan surat dilakukan di lisan, bukan di hati, akan tetapi tidak dikeraskan, cukup terdengar oleh diri kita sendiri, tidak terdengar oleh orang yang disamping kita, jadi kita menggerakkan bibir kita, tanpa bersuara, bahkan ada penjelasan di kitab yang dikarang oleh muridnya Syaikh Al albani tentang kesalahan-kesalahan di dalam shalat, yaitu membaca di dalam hati, ini bisa menyebabkan shalatnya batal,

    lalu apabila kita masbuk yang hanya berselisih satu raka’at dengan imam,,seperti dalam shalat magrib, tentu kita jadi 3x duduk tahiyat dimana yang 2 itu mengikuti imam dan yang satunya ketika kita melengkapi reka’at yang kurang, lantas apakah kita juga ikut membaca tahiyat pada saat imam membaca tahiyat awal dan akhir?? karena ada sebagian orang yang berkata bahwa kita tak perlu baca tahiyat pada saat imam dudk tahiyat akhir, cukup kita diam untuk menunggu imam salam, agar tahiyat kita tetap 2x tidak tiga.
    bagaimana menurut mas dalam perkara ini??

    Jika kita shalat berjama’ah, wajib mengikuti imam, tidak boleh menyelisihinya,
    Jika kita ketinggalan satu rakaat ketika shalat maghrib, maka kita ikuti gerakan yang ada, termasuk bacaan-bacaannya, karena kita mengikuti apa yang kita dapatkan saat itu, jadi bukan menyelisihi imam, ketika imam membaca tasyahud awal ataupun tasyahud akhir,kita juga ikut membaca, nah pas imam salam, baru kita melengkapi kekurangan satu rakaat yang ketinggalan,wallahu’alam,..

    • jadi yg mana yg benar, apakah pake wabihamdihi atau tidak? solanya pada artikel diatas bacaan sujudnya tidak pake wabihamdihi. Mohon penjelasannya, terimakasih

      boleh pakai, boleh tidak, jadi terserah,

      • Assalamualaikum,
        Saya ingin bertanya,apakah tiap doa kita boleh melihat bacaan doa dalam buku doa?
        Terima kasih.

        wa’alaikumussalam warahmatullah,
        Kalau belum hafal, bisa dgn membaca buku, atau dengan bahasa sendiri,

  2. makasih banyak,, atas penjelasannya..
    tapi tolong di cantumkan juga donk,, siapa murid dari syaikh al bani yang menganggap batal shalat orang yang membaca dalam hati,, juga apa nama kitabnya,,

    Mas bisa baca disini, rujukan kitab dan penulisnya ada di bawah,

    lalu apa do’a itu boleh dalam bahasa indonesia???

    Sebaik-baik doa adalah doa yang diajarkan oleh Rasulullah, maka jika anda ingin mendapatkan keutamaan dalam berdoa, pelajarilah doa-doa yang datang dari Rasulullah,.. mau masuk wc aja rasulullah sudah ajarkan doanya,.. jadi pelajarilah doa-doa tersebut… sudah ada kok buku yang berisi doa-doa yang memang diajarkan oleh Rasulullah,..
    Lalu apakah doa boleh dalam bahasa indonesia? Kalau doanya itu doa yang umum, Insya Allah boleh, jika tidak bisa atau belum mengetahui doa-doa yang diajarkan oleh rasulullah..
    kalau doanya doa yang khusus, seperti doa atau bacaan dalam shalat, dan ibadah-ibadah lainnya yang disitu dibaca doa-doa, maka tidak boleh menggunakan bahasa indonesia, wallahu’alam..

    masih dalam shalat jama’ah,, jika kita masbuk dan disamping kita pun ada orang yang masbuk,, setelah imam salam,, bolehkah kita mundur selangkah untuk berma’mum kepada orang yang masbuk itu??

    Rasulullah tidak pernah mencontohkan bermakmum dengan cara diatas, demikian juga para sahabat, atau thabi’in, juga contoh-contoh para ulama ahlus sunnah waljama’ah..
    Jadi, sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Rasulullah,… Jadi mas menyempurnakan kekurangan shalat tersebut sendiri-sendiri saja, bukan membuat jamaah baru,… wallahu a’lam…

  3. saya masih belajar mas,,untuk salat yg benar sesuai dengan ajran rasulullah,, masalah kita berpergian jauh,,salatnya harus gimana yah??seperti biasa atau di jamak??

    Jika kita safar(bepergian jauh) ada keringanan yaitu boleh kita menjamak shalat kita, dan itu termasuk mengamalkan sunnah jika kita menjamaknya, yaitu menggabungkan antara shalat dzuhur dengan ashar, atau maghrib dengan isya,.. wallahu a’lam..

  4. Assalamu’alaikum,

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,

    apakah ada hukumnya dalam fiqih dan hadits yang melarang untuk meninggikan tempat sujud (kepala) dengan sengaja.

    Sujud lebih utama langsung diatas tanah, itu jika masjidnya beralaskan tanah sebagaimana masjid jaman dahulu, kalau sekarang, kebanyakan masjid menggunakan keramik, atau karpet,maka sujudlah diatasnya tanpa membawa sajadah dari rumah yg itu terkadang hanya mengganggu kita saat meluruskan shaf, yaitu penyebab shaf tidak rapat dikarenakan sajadah yg dibawa terlalu lebar, sehingga orang disebelah kita tidak mau menginjak sajadah yg dibawa, sehingga menyebabkan shaf shalat jadi tidak rapat alias renggang, dan ini tidak boleh, karena salah satu kesempurnaan shalat berjamaah adalah rapatnya shaf dalam shalat dengan cara menempelkan matakaki dengan matakaki dan bahu dengan bahu,
    Dengan adanya sajadah maka tidak mudah merapatkan shaf,..

    misalkan saat kita sedang sholat kemudian kita sengaja menambahkan kain/sajadah hanya untuk alas kepala kita, atau misalkan ketika dimasjid ada yang menawarkan untuk berbagi sajadah sehingga hanya kepala kita (tempat sujud) saja yang beralas dan tentunya lebih tinggi dari anggota badan lain ketika sujud. Atas kemurahan hatinya saya ucapkan terima kasih mas.

    Kalau saya menduga alasan sajadah itu buat kepala saja karena alasan untuk mempermudah merapatkan shaf saja, bukan karena ada dalil tuk meninggikan tempat sujud, kenapa, sebagaimana disebutkan dipaparan diatas, orang yang disebelah pembawa sajadah pasti merasa enggan tuk menginjak sajadah org tsb, makanya lebih baik sajadahnya dihamparkan buat tempat sujud saja, sehingga kita bisa merapatkan shaf dalam shalat berjamaah,

    Untuk dimasjid2 seperti kebanyakan di indonesia, alangkah lebih baik kita tdk usah membawa sajadah, karena tidak ada alasan untuk itu, dan tdk ada perintahnya kita shalat untuk membawa alas sujud, kecuali jika memang dibutuhkan seperti ketika shalat dilapangan yg mana ketika sujud mungkin muka kita akan terkena batu, dan hal-hal lain yang bisa mencelakakan muka kita, wallahu a’lam..

    wassalamu’alaikum.

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,

  5. Assalamu’alaikum,..

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    mudah-mudahan kedepannya kalau salam jangan disingkat ass.. tapi tulis secara lengkap sebagaimana tulisan salam diatas

    Sebagai orang yang masih tahap belajar, sangat bermanfaat bagi saya, terimakasih.

    Mudah-mudahan bermanfaat bagi anda, juga kaum muslimin semuanya, amiin..

  6. Jika shalat berjamaah kapankah makmum harus membaca Al-Fatihah?

    Terimakasih mas,
    bacaan imam sudah termasuk bacaan makmum, jika imam sedang membaca surat,makmum diperintahkan untuk diam mendengarkan bacaan imam, jika imam membaca siir ( pelan) tdk jahr (keras) maka makmum membaca sendiri dgn siir (pelan) hanya dia sendiri yg mendengar,tanpa mengganggu makmum disebelahnya,

    • Jadi jika makmum tetap ada yg membaca alfatihah gimana hukumnya ustadz?

      Ketika imam sedang membaca, kewajiban makmum adalah mendengarkan bacaan imam, jika ada makmum yang tetap membaca ketika imam sedang membaca, maka dia telah menyelisihi tatacara shalat yang diajarkan oleh rasulullah, bahkan rasulullah pernah menegur makmum yang membaca di belakang imam,

      • Bagaimana jika pd sholat maghrib berjamaah yg bacaannya di jahr kan maka setelah imam membaca alfatihah, apakah makmum tetap membaca alfatihah juga?

        Setelah imam baca alfatihah kan imam baca surat lain bukan? nah, kewajiban makmum adalah menyimak bacaan imam, bukan membaca sendiri, sementara imam juga sedang membaca,

        jika dalam shalat berjamaah,bacaan imam itu termasuk bacaan makmum,

        Jika pas rakaat ke 3 dalam shalat maghrib, ketika imam tidak baca jahr, maka makmum baca alfatihah sendiri, tentu dgn suara sirr, hanya terdengar oleh dia sendiri, makmum disebelahnya tidak terganggu dgn bacaannya,

  7. assalamualaikum…

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    mas, saya adalah orang yg masih kurang pengetahuan tentang sholat… secara tidak sengaja saya melihat orang yang telat datang sholat jumat akan tetapi shloat jumatnya dia masbuk an, gimana hukumya mas..
    makasih

    Jika kita shalat berjamaah, dan ketinggalan rakaat, maka setelah imam salam kita menambahkan rakaat yang ketinggalan, demikian juga ketika kita ketinggalan dalam shalat jumat, maka setelah imam salam kita mengerjakan rakaat yg kurang tersebut,. wallahu a’lam,
    terimakasih mas yoga, sudah berkomentar disini, mudah2 banyak manfaat yg bisa diambil

    • Assalamualaikum..
      Mohon Maaf sblmnya mas admin..setahu saya rukun sholat jum’at adalah mendengarkan khotbah, apabila sholatnya saja dia masbuk, berarti dia tdk mendengar khotbah..apa dalilnya yg menyatakan sholat jum’atnya sah sedangkan dia tdk mendengar khotbah..jazakumullah khoiron

      Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
      Jamaah yang ketinggalan khutbah, atau malah ketinggalan rakaat pertama, itu masih dihitung tetap sah shalat jumatnya,.
      Bukankah ada khutbah jumatnya?
      Beda perkara antara jamaah tsb ketinggalan tidak mendengar khutbah, dgn rukun shalat jumat,. itu dua hal yang berbeda

      Justru mana dalilnya kalau jamaah ketinggalan atau tidak mendengar khutbah itu berarti batal shalat jumahnya?

  8. Assalamu’alaikum..

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    Mas, terima kasih atas artikel-artikelnya. Sangat membantu saya yang sedang melakukan hijrah untuk menjadi manusia yang lebih baik, terutama ibadah kepada Allah SWT.
    Pertanyaan saya:
    1. Apabila saya sedang dalam perjalanan pulang ke rumah dengan angkutan umum/bis kantor, lalu saat maghrib/isya tiba. Apakah sebaiknya saya langsung melakukan tayamum dan shalat di bis (agar dapat pahala lebih karena shalat tepat waktu) atau sebaiknya saya tunda shalat sampai saya tiba di rumah? Mana yang lebih utama saya lakukan?

    Mudah2an artikel ini bisa menjadi jawabannya, silahkan baca disini

    2. Apakah shalat qabliyah dapat dilaksanakan sebelum adzan berkumandang? ataukah harus dilakukan setelah adzan, sebelum shalat fardhu?

    Dilakukan setelah masuk waktunya shalatnya, bukan menunggu adzan berkumandang,.

    3. Apakah shalat sunnah tahiyatul masjid harus dilakukan ketika kita tiba di masjid?

    ya, shalat tahiyatul masjid dilakukan ketika kita masuk masjid sebelum kita duduk di masjid,.

    Terima kasih, Mas..

    Wassalamu’alaikum..
    Tonny

    sama-sama, wa’alaikumussalam warahmatullah

    • maaf ka sebelumnya saya masih belom paham maksud dari “dilakukan setelah waktu masuknya shalatnya, bukan menunggu adzan berkumandang”
      jadi dilakukanya pas kapan untuk shalat qobliyahnya?
      terimakasih ka

      Waktu masuk shalat itu bukanlah ditandai dengan adzan,

      Justru adzan juga harus mengikuti waktu-waktu shalat tiba,kecuali ada dalil yang memerintahkan demikian,

  9. Assalamualaikum, maaf mas saya mau tanya bagaimana gerakan tangan saat sujud utk wanita, apa juga melebarkan kedua siku seperti laki-laki

    Wa’alaikumussalam warahmatullah
    tatacara shalat antara laki-laki dan perempuat tidaklah berbeda, sama saja,.

    • Berarti wanita juga tidak merapatkan kedua tangannya ke dada seperti yg saya ketahui selama ini. Artinya harus renggang juga sama seperti pria. Mohon dijelaskan lebih lanjut.. Terima kasih.

      TErimakasih mba,
      tatacara shalat untuk laki-laki dan wanita sama saja, yang berbeda hanya pakaian yang dikenakan dalam shalat, adapun gerakan shalat sama saja antara laki-laki dan perempuan, tidak ada perbedaan,

  10. assallammualaikum…

    mas.sy mau tanya tentang menggerakkan jari telunjuk saat kt sedang bertasyahud.yg sunahnya mennggerakkan apa diam aj jari telunjuknya.tolong mas kasih penjelasanya dan dalilnya.syukron……

    Wa’alalikumussalam warahmatullah
    silahkan lihat dipostingan ini, disitu ada videonya, jadi bisa mengetahui bagaimana cara menggerakan jari tersebut,

    Dalilnya sudah ada di artikel ini, coba anda baca dengan teliti, ada hadits ttg menggerakan jari telunjuk,

    ان وائل بن حجر الحضرمي قال : ……..فوضع كفه اليسرى على فخذه وركبته اليسرى وجعل حد مرفقه الأيمن على فخذه اليمنى ثم قبض بين أصابعه فحلق حلقة ثم رفع إصبعه فرأيته يحركها يدعو بها

    Bahwasannya Wail bin Hujr Al-Hadlrami radliyallaahu ‘anhu berkata : “…..Maka beliau shallallaahu ‘alaihi wasallam meletakkan telapak tangan kirinya di atas paha dan lututnya yang kiri pula, dan meletakkan ujung siku tangan kanannya di atas pahanya yang kanan dan beliau pun membuat lingkaran (dengan jari tengah dan ibu jarinya) dan beliau mengangkat jari (telunjuknya). Maka aku pun (yaitu Wail) melihat beliau menggerak-gerakkannya (jari telunjuk) sambil berdoa dengannya” [HR. Ahmad no. 18890; shahih]. [14]

  11. mohon ijin print/copy untuk memberikan dasar hukum pada Ibunda yang masih mengikuti aturan sholat ataupun wudhu berdasar dari orang lain bukan berdasar Quran/hadist.

    Silahkan, mudah2an bermanfaat,..

  12. Salam Mas, Mohon pencerahan tentang benarkah ada doa yang diajarkan oleh rasulullah sejurus usai memberi salam yang pertama dan kedua. Terima Kasih

    Terimakasih mas Nizam,
    Maksudnya ketika kita salam ke kanan kita berdoa, dan ketika kita salam ke kiri lalu baca doa? apakah begitu, jika demikian, itu tidak ada contohnya dari Rasulullah, ketika salam rasulullah hanya menguca bacaan salam saja,.

  13. Alhamdulillaah,
    syukran buat admin yg sudah membuat blog ini…
    Semoga diterima amal ibadah kita oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala…
    Aamiiiiin.

    Amiin,. Jazakallahu khairan atas suport dan doanya,

  14. aslamualaikum.

    sya bngung,saat shlat jmaah mgrib sya dtang trlmbat sdangkan imam sdah bca surah stlah alfatihah,apakah sya msih ikut 3 rkaat imam atau hrus mnambah 1 lgi krena sya tdk mndapatkn mndengarkan bcaan alfatihah drekaat prtma dn bkankah mndngarkn bcaan alfatihah hkumnya wjib klau rkaat prtma sya kn gk mndpatkn utk mndngrkannya.

    apakah hrus nmbah rkaat lgi atau gk. trma ksih

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh
    Terimakasih mas syamsul,
    Jika kita shalat berjamaah, lalu kita mendapati ruku bersama imam, maka itu dihitung mendapat rakaat,
    Jadi batasannya bukan mendengar imam membaca alfatihah, jadi jika anda ikut shalat dan mendapati imam sedang membaca surat lain selain alfatihah, maka anda mendapat rakaat, jika kasusnya pada shalat maghrib, di rakaat pertama anda ketinggalan imam membaca alfatihah, maka anda tidak usah menambah 1 rakaat lagi,

    Misalkan lebih ekstrim lagi, anda mendapati imam sedang ruku di rakaat pertama, dan anda juga langsung ruku bersama imam, maka ini dihitung sebagai rakaat, jadi tidak menambah lagi,

    Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca Al Fatihah dalam shalatnya, namun ini berlaku bagi imam, orang yang shalat sendiri dan makmum ketika shalat siriyah (yang tidak dikeraskan bacaannya).

    Adapun makmum dalam shalat jahriyah (yang dikeraskan bacaannya), maka bacaan imam adalah bacaan bagi makmum. Jika ia mengaminkan bacaan Al Fatihah yang dibaca oleh imam, maka ia seperti membaca surat tersebut.

    Maka tidak benar jika dikatakan bahwa orang yang cuma menyimak bacaan imam tidak membaca surat Al Fatihah, bahkan itu dianggap membaca meskipun ia mendapati imam sudah ruku’, lalu ia ruku’ bersama imam.

    silahkan baca, batasan mendapat 1 rakaat, klik link ini

    Jangan sampai kita menambah jumlah rakaat shalat yang bisa membuat shalat kita jadi batal

  15. Bolehkah berdoa ketika sujud tentang urusan dunia setelah membaca “Subhana Robbiyal A’la?

    terimakasih mas syaiful,.
    boleh berdoa ketika sujud setelah membaca doa sujud, termasuk doa untuk urusan dunia,

    • Teknis do’anya seperti apa, apa boleh do’a didalam hati saja atau jika dilafalkan bolehkah memakai bahasa selain bahasa arab?

      Sebaik-baik doa tentu doa yang diajarkan oleh rasulullah, banyak kok,. tinggal dihafalin saja,
      jika belum hafal, boleh dengan bahasa sendiri, namun setelah membaca doa dalam gerakan shalat tersebut, contoh doa ruku, setelah doa ruku bisa berdoa, . silahkan merujuk pada kumpulan doa yg diajarkan rasulullah,.

    • Assalammualaikumm

      Untuk doa urusan dunia apakah boleh menggunakan bahasa indonesia? Lbh baik di dlm hati atau sirr?

      Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
      Boleh berdoa dengan bahasa sendiri, dan doa itu diucapkan di mulut secara sirr, bukan di hati, kalau di hati bukan doa namanya, belum terhitung sebagai amalan

  16. Assalaamu’alaykum..

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    Mana yg lebih didahulukan dan lebih utama sholat sunat wudhu atau sholat tahiyyatul masjid. Ada juga ustadz yg mengatakan boleh menggabungkan sholat sunat wudhu dan sholat tahiyyatul masjid (juga dg satu niat).

    Shalat sunnah wudhu dan shalat tahiyatul masjid boleh digabung niatnya, niat shalat sunnah syukur wudhu dan tahiyatul masjid, namun perlu diingat, niat itu bukan bacaan niat seperti ushally dst,. niat itu cukup di dalam hati, tidak perlu diucapkan dan tidak ada lafadz khusus niat

    Dan bagaimana juga hukumnya menggabungkan niat puasa sunat senin-kamis dg mengqadha puasa ramadhan? Terima kasih..

    Untuk puasa senin kamis dan mengqadha puasa ramadhan tidak boleh digabung, sebab hukum kedua puasa tsb berbeda, puasa senin kamis hukumnya sunnah, sedang qadha puasa hukumnya wajib, jadi tidak bisa digabung,

    • Berarti membaca sirr itu mulut bergerak tetapi bunyi yg kita baca itu terdengar melalui hati dan pikiran kita ya bukan terdengar melalui telinga.

      Iya, kurang lebih seperti itu, hanya kita yang tahu apa yang kita ucapkan, jamaah di samping kita tidak mendengarnya

      Lalu bagaimana hukumnya jika bacaan tsb dikeluarkan suaranya melalui mulut baik dalam shlt berjamaah maupun shlt sndiri?

      Ketika shalat sendiri, tidak mengapa sekali-kali diperdengarkan, seperti saat shalat malam, adapun ketika berjamaah, maka jangan sampai jamaah di samping kita itu terganggu oleh bacaan kita

      Dan saat takbir ketika hendak memulai shlt,ruku,sujud dst apakah mengucap takbir juga harus sirr atau kita keluarkan bunyi suaranya melalui mulut baik dlm shlt berjamaah maupun shlt sndiri?
      Terimakasih

      suara siir,.

      • Maaf saya copy paste postingan diatas

        Dari Abi Hurairah radliyallaahu ‘anhu : “Adalah Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam apabila berdiri shalat beliau mengucapkan takbir ketika dalam keadaan berdiri, kemudian beliau bertakbir ketika hendak rukuk.

        Jika dibayangkan situasi diatas berarti Abi Hurairah radliyallaahu ‘anhu melihat dan mendengar takbir nabi ketika shlt.
        Jika benar demikian berarti saat bertakbir nabi tidak sirr melaikan melafadzkan “ALLAHU AKBAR” ketika hendak rukuk,sujud,dst

        Mohon pencerahannya,smoga saya salah menafsirkan.

        Terimakasih

        Ya,. sebab sebagai IMAM, maka baca takbirnya TIDAK SIIR,. tapi terdengar oleh makmum yang ada di belakang imam , dan Abu hurairah itu sebagai makmum,.

  17. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    Pak, Ana mau tanya setelah bangkit dari ruku (i”tidal) bolehkah di tambah bacaan hamdan katsiron tayyiban mubarokan fiih adakah hadist sohe yang menerangkan ini
    jazakumullah khoir

    Haditsnya shahih, dan itu boleh diamalkan,. dijelaskan dalam hadits, malaikat berebut untuk mencatat pahala ucapan tersebut,.

    Jazaakumullahu khairan

  18. assalamualaikum…..??

    Wa’alaikumussalam warahmatullah
    Terimakasih mas iman, sudah komentar disini

    bang ,maaf sy mau nanya tatacara berdo’a dengan mengangkat tangan dan tidak mengangkat tangan apakah dalil” nya shahih?

    Berdoa pada saat apa dulu, apakah setelah shalat wajib, atau setelah shalat selain yang wajib? Jika setelah shalat wajib, yang diajarkan oleh Rasulullah adalah berdzikir dgn dzikir setelah shalat wajib, sudah saya posting disini, silahkan dibaca

    Jika berdoa, disunnahkan untuk mengangkat tangan,

    juga mengangkat telunjuk dalam berdo’a??

    Ini bagi khatib jumat ketika berdoa saat khutbah, adapun jamaah cukup mengaminkan secara sir ( cukup terdengar oleh dia sendiri) dan tidak dengan mengangkat tangan,

    mohon penjelasan nya bang??!
    jazakumullah khair…

    Insya Allah sudah jelas,

    • apakah berdzikir setelah shalat fardu boleh d lanjutkan dengan berdo’a??

      silahkan baca disini mas ayash, klik link ini

      satu lagi ni bang admin masalah air do”a? air yg telah d kasih dzikir” apa hukum dan dalil shahih ny??!!
      mohon penjelasan ny lg!!?jazakumulah khairan…….

      silahkan baca disini

      Jazakumullahu khairan

  19. Assalamu’alaikum…
    mas …minta ulasan tntang tata cara sholat jamak donk,,,dan waktu apa saja diperbolehin …terimakasih

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Cara shalat jamak itu mudah,
    Silahkan lihat disini

  20. Subhanallah..
    Alhamdulillah saya jdi lebih faham lagi mengenai tata cara sholat yang diajarkan oleh Rasulullah SAW..

    Terimakasih Siti,.. sudah komentar disini,..
    walhamdulillah, semoga bermanfaat,.

  21. assalamualaikum,.
    sblum nya saya mau bilang syukran atas posting nya.,sgt bermanfaat,.
    saya juga mau bertanya.,kebetulan saya memelihara kucing, swaktu saya sholat kucing saya sering datang dan terkadang tiduran di sajadah saya, sehingga saya kalau mau sujud kadang harus memundur sedikit kebelakang,. itu gmn hukumnyam baik dari kucing yg tidur di situ dan dari gerakan sholat saya dan apa yg harus saya lakukan.,

    wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    terimakasih mas reza, sdh komentar disini
    Kucing binatang yang suci, tdk najis, jadi misalkan tiduran disajadah pas anda sedang shalat, ketika anda mau sujud, bisa sujud sementara kucing ada di sajadah, sujudlah ditempat yang kosong dari kucing tsb, atau bisa juga ketika pas mau sujud anda menggeser kucing tsb, tidak mengapa mundur sedikit juga,

    • Assalamualaykum warahmatullahi wabarakatuh..

      Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

      Afwan, sepengetahuan ana bahwa ketika shalat, maka tempat sujud adalah fitrah dan tidak boleh dihalangi. Misalnya ada orang yang hendak lewat di tempat sujud kita saat shalat, tau ataupun tidak tau, maka kita hendaknya segera memberi isyarat dengan salah satu tangan lurus ke depan membentuk palang. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam juga pernah meminggirkan kaki istrinya yang melintang saat tidur, karena kondisi rumah Nabi yg sempit. Termasuk hewan pun semestinya tidak boleh melewati fitrah kita saat shalat, dan kita boleh menghalanginya.. Mohon koreksinya bila ana salah.

      Apa maksud fitrah disini?
      Mungkin yang anda maksud itu adalah SUTRAH , bukan FITRAH,
      Tentang sutrah, sudah saya posting, silahkan baca disini

  22. apa hukum bersalaman setelah shalat.?

    apa tindakan kita ?apa yg harus sy lakukan ketika melihat jamah bersalam”an?mohon penjelasan nya?jazakalahu khairan…

    Terimakasih ayash,.
    bersalaman setelah shalat itu tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah, itu menyelisihi sunnah rasul, alias bidah,
    Bagaimana sikap kita? yang penting bukan kita duluan yang menyalami, jadi jika ada yang menyodorkan tangannya ngajak salaman, tidak mengapa kita menyalaminya,.
    Jazakumullahu khairan sudah berkomentar disini, mudah2an banyak manfaatnya

  23. ass.wr.wb. saya mau menanyakan mengenai gerakan telunjuk saat tasyahud, apakah cukup dengan mengangkat telunjuk lurus mengarah ke kiblat, atau telunjuk harus digerakkan naik turun. Mohon penjelasannya. Tks. Wass.wr.wb. Salam

    wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    terimakasih rachmad, sudah komentar disini,.
    Yang anda tanyakan bisa dilihat disini, ada video cara menggerak-gerakannya,

  24. Assalamu’alaikum

    Siapakah pencetus / penulis / pengarang / pencetak Artikel Diatas, Mohon Di jawab Karna Saya Sedang Di Tanya Tentang Asal Usul Artikel Di Atas.. Terimakasih Kang

    wassalamu’alaikum

    wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    terimakasih kang johan,.
    tulisan tersebut dinukilkan dari ayat dan hadits,. bukankah disitu ada tulisan rujukannya, ayat dan hadits riwayat siapanya,. juga di akhir tulisan ada sumber dari artikel diatas, silahkan dibaca yang teliti lagi

  25. pak ane mau tanya,,
    apa si bedanya wahabi,ahlusunnah waljamaah,manhaj salaf,salafi atau sunni??
    sy domisili jakpus senen,,sy ingin mennyakan majlis taklim yg ajarannya menurut rasululloh dmna?

    Wah, ini orang betawi ketinggalan jaman,.
    Di jakarta suangat banyak bang tempat taklimnya, membludak,.
    Silahkan datangi saja, terbuka untuk umum, taklimnya juga di masjid-masjid umum, ada posternya, silahkan lihat disini

    Tentang apa itu salafi, bisa lihat disini

    Wahabi, itu istilah yang dimunculkan oleh para pembenci dakwah salafi, silahkan baca disini

    Sedangkan arti ahlusunnah atau sunny, itu sudah saya posting disini

  26. assalamu’alaikum..
    trimksh bnyk artikel dri saudra sngt brmnfaat bgi sya khuss.a, izin share…
    mau tnya,
    saya mnmui sseorg apbla sblm mnunaikn sholt wjib,ia mmbca surh An Nas dg tjuan agr telindung dri godaab syaitan, apkh hal trsbut ad dsar.a dlm syariat?

    wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Silahkan di share,
    Apa yang dilakukan teman anda tersebut termasuk amalan yang tidak dicontohkan oleh Rasulullah,.
    Dengan melakukan amalan tersebut, berarti dia telah terjebak dengan tipudaya setan, yaitu dia melakukan amalan bidah yang membuat setan gembira,. jadi bukan malah terlindung godaan syaithan, tapi malah terkena jebakannya,.

  27. assalamu’alaikum..
    Mas admin,ktika sya mnympaikn ap yg ad ddlm artkel blog ini,sya dtnya drimna sya mmprolh ilmu tsb,sya jwb dri intrnet..
    mrka kurg ykin dg ap yg sya smpaikn..
    olh krna it bolhkh mas admin mmprknalkn dri agr sya lbh mntb dlm mngmlkn ilmu ilmu yg tlh mas smpaikn??

    Wa’alaikumussalam warahmatullah
    Kebenaran yang kita dapatkan, itu untuk menghilangkan kebodohan kita, agar ibadah kita sesuai dengan contoh rasulullah,.
    Adapun menyampaikan kepada orang lain, maka ini butuh ilmu dakwah,.
    Tidak serta merta yang kita dapat dari kebenaran itu lantas kita sampaikan kepada orang lain,.itu butuh ilmu, jika tidak, kita sendiri yang akan dicap sesat,. silahkan download ebook 14 contoh hikmah dalam berdakwah, klik link ini

    Jika anda ingin belajar, taklim langsung saja, silahkan sebutkan di kota mana anda tinggal, nanti saya beritahu tempat2 taklim di kota anda,.

  28. Subkhanallah….artikel yg sangat bagus dg narasumber yg jelas. Mudah2an menjadi amal sholih bagi penulisnya jg memberi manfaat bagi pembacanya. Ijin share ya.

    Berdiri setelah sujud akhir pada rakaat ganjil, apakah takbir perlu mengangkat tangan??

    Apakah kegiatan seblm dan sesudah sholat yg tdk ada contoh rosul tetap dianggap bidah? Semisal nawaitu dan salam2an

    Takbir mengangkat tangan itu setelah bangun dari tahiyah awal,
    Bersalaman setelah shalat fardhu itu tidak ada ajarannya dari Rasulullah, demikian pula setelah shalat idhul fitri, itu semua adalah bidah yang tercela, silahkan baca disini

    Mengucapkan nawaitu, ushali,, sebagai ucapan niat, itu adalah bidah, silahkan baca ulasannya disini

  29. assalamu’alaikum warohmatullah…
    mas ad tmen saya yg minta pnjlsn ttg gerakan sholat khususnya untuk wanita.. tmen saya msh ragu dg smua gerakan sholat yg sperti laki laki.. mhon pnjlsn dri mas admin..
    jazakumullahu khoiro..,

    wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    tatacara shalat laki-laki dan wanita itu sama saja,. tidak ada gerakan yang berbeda, karena tidak ada dalil yang menunjukkan bahwa gerakan wanita dan laki-laki itu berbeda,.

  30. imamsetiyantoro.wordpress.com/2012/10/31/tata-cara-shalat-sesuai-sunnah-rasulullah/
    kok sepertinya beda dalilnya…mohon penjelasannya ..

    dimana bedanya mas dwi, itu sama saja,. bagus,..

    • ooo sama…trimaksih mas.saya minta alamat atau link majlis taklim di jogja.yg terbaru.

      soanya saya buka di menu utama kok belum ter update…
      terus terang saya seperti baru masuk islam setelah shalat yg selama ini saya lakukan berbeda jauh sm yg ada di contohkan rosul.juga dalam hal berwudhu.

      assalamu’alaikum

      Wa’alaikumussalam warahmatullah,
      Di jogja sangat banyak, itu memang belum terupdate, tapi bisa dijadikan acuan, tanya saja ke panitia yang ada, ini untuk jogjakarta

  31. assalamu’alaikum warohmatullah wabarokatuh
    mas sya mw tnya, klo sholat munfarid itu pke “amiiin” stlh surh al fatihah,ataukah langsung bca basmalah trz surat pendek??
    jg bgaimna hkumnya klo hendak mmulai ssuatu dg bacaan “bismillah/bismillahirrahmanirrahim”?

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    mengucapkan aamiin juga, sebagaimana Imam juga dalam shalat mengucapkan, jadi bukan makmum saja yang mengucapkan

  32. Assalamu`alaikum warohmatullah wabarokatuh.
    Pak . Bagaimanakah tatacara wudu wanita yang sedang pakai JILBAB.
    sedangkan tempat berwudu terbuka ( tempat umum )
    Jazakumullah khairan
    Wasalamu`alaikum warohmatullah wabarokatuh

    wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    Cukup mengusap atas jilbabnya sekali saja,. sudah ada postingannya disini

  33. Assalamu`alaikum warohmatullah wabarokatuh.
    Saya ingin mencoba sesuai motto blog ini Bisa karena Biasa, bermula dari kehati-hatian saya berlebihan ketika membaca bacaan sholat, sehingga menjadi gagap terutama bacaan yang wajib dan ini sudah berlangsung sangat lama, pada hal dulu ketika masih remaja bacaan saya normal,

    sehingga saya merasa tersiksa dengan masalah ini. Saya selalu berusaha untuk kembali normal tapi sangat sulit.

    Untuk berlatih supaya normal kembali bolehkah saya berbuat sesuai kemampuan saya dengan tanpa memikirkan bacaan tersebut benar atau tidak, karena setiap kali berusaha selalu ada bisikan bahwa bacaan saya tidak benar seperti perasaan belum dilafalkan dengan lisan, sehingga untuk meyakinkannya suara saya terangkat.

    Bolehkah mencukupkan diri membaca apa adanya meskipun terkadang suaranya timbul tenggelam.
    Terimakasih

    wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    Pelajarilah cara membaca alquran agar bisa sesuai tajwid,.
    Bukan memikirkan bacaan tersebut,.
    Tidak mengapa belajar cara membaca surat alfatehah yang benar,.

    Ingat, salah baca panjang pendek dalam membaca alquran, itu bisa merubah arti, apalagi salah dalam membaca huruf, ini lebih parah lagi,

  34. Asslmualaikum , mohon izin copas semua artikel yg di blog ya , mudah mudahan di beri kebaikan dunia akherat.

    wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    silahkan,.
    Aamiin,.
    jazakumullahu khairan atas suport dan doanya

  35. Mas admin diantara beberapa bacaan tasyahud yg ada diatas bacaan tasyahud manakah yg sering dibaca oleh mas admin ketika sedang melaksanakan shalat ??

    yang sering :
    At-tahiyyaatu lillaah, wash-sholawaatu wath-thoyyibaat, As-salaamu ‘alan-nabiyyi warahmatulloohi wabarokatuh, as-salaamu ‘alaina wa’alaa ‘ibaadillaahish-shoolihiin, asyhadu al-laa ilaaha illalloohu wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rosuuluh

    Alloohumma sholli ‘alaa Muhammadin wa ‘alaa aali Muhammad kamaa shollaita ‘alaa Ibroohiima wa ‘alaa aali Ibroohiim, innaka hamiidum-majiid. Alloohumma baarik alaa Muhammadin wa ‘alaa aali Muhammad kamaa baarokta ‘alaa Ibroohiima wa ‘alaa aali Ibroohiima innaka hamiidum-majiid

  36. Assalamualaikum

    Membaca doa iftitah/istiftah tersebut diatas bahwa doa iftitah/istiftah yang diriwayatkan HR. Bukhari dan Muslim lafadsnya sama, namun setelah kami cek doa iftitah/istiftah yang diriwayatkan HR. Bukhari dan Muslim terdapat perbedaan, HR. Bukhari :

    اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ : بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ

    اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنْ الدَّنَسِ

    اللَّهُمَّ اغْسِلْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ
    ALLAAHUMMA BAA’ID BAINII WA BAINA KHOTHAA-YAA-YA KAMAA BAA’ADTA BAINAL MASYRIQI WAL MAGHRIB. ALLAAHUMMA NAQQINII MINAL KHOTHAA-YAA KAMAA YUNAQQATS TSAUBUL ABYADU MINAD DANAS, ALLAAHUMMAGHSIL KHOTHAA-YAA-YA BILMAA’I WATS-TSALJI WAL BAROD, sedangkan yang diriwayatkan HR. Muslim :

    اَللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِيْ وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ اَللَّهُمَ نَقِّنِيْ مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ اْلأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ اَللَّهُمَّ اغْسِلْنِيْ مِنْ خَطَايَايَ بِالثَّلْجِ وَالْمَاءِ وَالْبَرَدِ

    ALLOOHUMMA BAA’ID BAINII WA BAINAA KHOTHOOYAAYA KAMAA BAA’ATTA BAINAL-MASYRIQI WAL-MAGHRIB. ALLOOHUMMA NAQQINII MIN KHOTHOOYAAYA KAMAA YUNAQQOTS-TSAUBUL-ABYADLU MINAD-DANAS. ALLOOHUMMAGH-SILNII MIN KHOTHOOYAAYA BITS-TSALJI WAL-MAA-I WAL-BARAD

    wassalamu’alaikum.

    wa’alaikumussalam warahmatullah,
    betul, sudah saya postingkan khusus masalah doa iftitah, beda sedikit, silahkan baca disini

  37. Assalamualaikum
    saya sangat berterimakasih atas artikelnya..
    semoga mendapatkan keberkahan dari Allah swt aamiin…
    kslo boleh minta info taklim di daerah kota bekasiny mas terima kasih

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Alhamdulillah,.
    aamiin atas suport dan doanya,.
    Tempat taklim di bekasi sangat banyak, bisa dilihat disini

  38. Assalamu’alaikum,
    bagaimana bila shalat 2 raka’at, apakah di rakaat terakhirnya duduk tawarruk atau iftirasy?
    Syukron

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Iftirasy , boleh sekali-kali tawarruk juga

  39. Assalamu’alaikum
    saya baca buku sifat shalat nabi, dikatakan pada saat itidal tidak diperbolehkan untuk bersedekap malah termasuk perbuatan bid’ah,, mana yang benar?
    Mohon penjelasan beserta dalilnya.
    Terima kasih

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    perkara ini ada perbedaan pendapat, jadi menyikapinya adalah saling menghormati, silahkan bagi yang bersedekap atau tidak, ikuti yang menurut anda dalilnya lebih kuat, dan tidak mengolok-olok yang berbeda ,,

    Karena keduanya itu juga mengikuti dalil, hanya beda memahaminya,.

    Jadi intinya bukan tanpa dasar,,
    Saya pribadi memilih bersedekap, walaupun menurut penyusun buku sifat shalat nabi itu adalah bid’ah,. tapi menurut syaikh bin baaz itu adalah sunnah,

    Jadi toleransi saja dalam hal ini,.

  40. Assalamualaikum,
    mas saya mau tanya bacaan bacaan yang wajib saat solat apa saja ?,
    dan bacaan bacaan yang sesuai dengan gerakan itu sunah apa wajib cotohnya bacaan saat ruku, sujud dll. apakah harus di ucapkan atau di dalam hati
    terima kaih.

    wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Di artikel atas sudah dijelaskan contoh2 bacaannya,.
    Seluruh bacaan dalam shalat itu wajib diucapkan di lisan/mulut, tidak boleh dibaca dalam hati,

  41. Assalamualaikum…..
    saya sangat berterimakasih atas artikelnya..
    semoga mendapatkan keberkahan dari Allah swt aamiin…
    kalo boleh minta info taklim di daerah kampus ipb dramaga kab bogor.terima kasih

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Alhamdulillah, mudah2an bermanfaat,. dan diamalkan,.

    Utk di bogor bisa lihat di sini

  42. Assalamualaikum…..
    mas. bloeh minta doa-doa yang di ajarkan oleh nabi muhammad untuk berziarah dan sehari-hari. sebelumnya saya ucapkan terimaksih

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Kalau mau doa doa yang shahih dari nabi, bisa beli bukunya saja, Doa dan Wirid yang berasal dari alquran dan sunnah,. harga buku 70 ribu, diluar ongkos kirim, pesan ke saya juga bisa, sms ke sms center blog ini

  43. assalamualaikum

    Mas/Pak, apa ada versi pdf dari artikel ini, seperti ada artikel lain di blog ini yg memiliki versi pdf-nya. Akan lebih baik bila setiap artikel disini memiliki versi pdf-nya.

    Terima kasih.

    Wa’alaikumussalamwarahmatullah,
    Tinggal print pdf saja, ada di bawah tiap postingan, nanti otomatis bisa diekspor ke pdf

  44. Assalamualikum…
    Pak kenapa acara2 taklimnya ga dishare aja lsg…kan lbh baik klo mau mengajarkan ajaran yg benar…biar semua pada tau..
    Skalian mau tanya klo pada saat hbis wudhu…suami dan istri bersentuhan kulit secara langsung dan disengaja(misal salaman)apakah akan memmbatalkan wudhunya…trimakasih

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Sudah dishare utk kota-kota tertentu yang sdh ada datanya saja,
    Cari saja di kolom pencarian di web ini, masukan nama kota , jika sudah ada di web ini, maka akan muncul,.
    Dan untuk lebih jelasnya, bisa saja nanya di kolom komentar untuk kota tertentu,.
    Bersentuhan tangan antara lawan jenis, baik istrinya atau bukan, selama tidak dibarengi dengn syahwat, maka tidak membatalkan wudhu, silahkan baca ulasannya disini

  45. Saya seorang muallaf yang belum mengerti apa-apa tentang islam.
    Saya ingin mengabdikan hidup saya seutuh-utuhnya pada kebenaran,
    Darimana sebaiknya saya memulai untuk belajar ajaran Islam yang murni??
    Dan baiknya pada aliran islam yang mana?

    Pondasi dari ajaran islam adalah AKIDAH..
    Maka pelajarilah akidah yg benar..
    Ajaran islam yg bnr itu SATU..
    Tidak ada aliran aliran dalam islam..
    Allah memerintahkan agar kita mengikuti ajaran Rasulullah dengan pemahaman para sahabat..
    Bukan ikut nadzhab ini atau madzhab itu..
    Apa itu pemahaman sahabat?
    Itu adalah SATU SATUNYA JALAN KESELAMATAN.. Silahkan lihat postingannya disini

    • Sebelum saya mempelajari islam lebih dalam lagi,saya ingin membuat diri saya ini sah menjadi seorang muslim.Adakah tatacaranya yang sesuai dengan ajaran islam?
      kata seorang kawan,saya hanya cukup mengucap kalimat syahadat saja,maka saya sudah sah menjadi muslim.Namun saya pernah melihat seseorang di-islamkan di masjid.Adakah tatacara yang wajib saya tunaikan?yang berdasarkan kemurnian ajaran islam?bukan berdasarkan adat dan tradisi.

      Masuk islam itu simpel, cukup mebgucapkan dua kalimat syahadat, dan disaksikan oleh orang islam, lalu mandi ,
      Setelah masuk islam, maka pelajarilah islam dengan pemahaman yang benar, bkn islam yg ikut tradisi, atau islam yang mewajibkan ikut salah satu madzhab tertentu, tapi ikut islam dengan pemahaman para sahabat, yg merupakan generasi yang dibina langsung oleh Rasulullah,
      Sebutkan di kota mana anda tinggal, biar saya tunjukan tempat anda bisa belajar islam yg benar, atau anda ingin dibimbing syahadat disitu

      • Saya tinggal di cijantung,jak-tim.
        Sekedar info,sebelum saya memutuskan untuk menjadi mualaf,saya tumbuh dalam keluarga nasrani yang taat,ayah saya adalah seniman gereja,ibu saya pendeta.

        Segala resiko sudah saya pikirkan atas keputusan ini,oleh karena itu saya tidak mau sia-sia apalagi sampai salah ajaran.

        Saya takut mempertaruhkan hidup dan iman saya pada guru yg salah.

        Coba anda ke Ibnu Hajar Boarding School
        Jl. Raya Munjul Gg. Musholah Fathul Ulum No.11 Munjul Cipayung Jakarta Timur 13850
        Telp/Fax (021) 84312279,

        Bilang saja anda mau masuk islam, mohon bimbingannya,.

        Untuk mendalami islam dengan benar, di cijantung juga ada taklim rutin, ada di Kajian Rutin di Masjid Nurul Iman
        Cijantung, Jakarta Timur

        Hari: Sabtu
        Pukul: 16.00 – 17.45

        Salah memilih orang atau tokoh untuk mempelajari islam dengan pemahaman yang benar, maka akan keliru pula dalam memahami ajaran islam ini, sebagaimana mualaf-mualaf yang ada, dimana mereka tidak mengikuti pemahaman para sahabat dalam berislam,.

        Bahkan parahnya mualaf ini menjadi orang yang diustadzkan,.

  46. Assalamu’alaikum warohmatulloh wabarokatuh
    bismillah..
    akhi,,, ana ada beberapa pertanyaan,jika akhi berkenan ana mohon penjelasanya :
    1) Apabila kita sebagai makmum setelah sholat fardu kemudian imam mengeraskan suaranya mengucapkan istighfar n kemudian berzikir (ada atau tidak ada yg masbuk) apa yg seharusnya saya lakukan Saya tetap berzikir (sendiri pribadi tdk mengikuti imam) sampai selesai kemudian berdoa Atau begitu imam mengeraskan suara istighfarnya saya langsung pergi keluar meninggalkan masjid ?
    2) apa bedanya jamak takdim dgn jamak takhir dan dengan di qasar? Tata tertibnya (Cara melaksanakanya)
    3) Untk sholat sunat tarawih lebih baik berjamaah dimasjid atau berjamaah dirumah dgn keluarga atau sendiri.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah
    1. Berdzikir sendiri sendiri, ga usah bareng dgn imam, dan ga usah langsung keluar masjid,

    2. Jamak takdim itu menarik shalat sesudahnya dilakukan di waktu shalat sebelumnya, spt shalat ashar ditarik ke shalat dzuhur, isya ditarik ke maghrib, cara mengerjakannya shalat maghrib dulu,lalu isya, atau dzuhur dulu lalu ashar, adapun jamak ta’khir adalah kebalikannya, shalat yg sblmnya ditarik ke shalat setelahnya, seperti maghrib dikerjakan ketika masuk waktu isya, shalat dzuhur dikerjakan di waktu ashar,
    Cara mengerjakannya shalat magrib dulu,baru shalat isya dan dikerjakan di waktu isya, bkn shalat isya dulu baru maghrib, jadi tetap berurutan

    Kalau qashar itu meringkas shalat yg empat rakaat menjadi 2 rakaat , jadi seperti shalat isya,ashar,dzuhur, itu cukup dikerjakan 2 rakaat,

    3. Lebih baik berjamaah di masjid , dari awal hingga salam bersama imam, pahalanya besar, yaitu seperti shalat semalam suntuk

  47. Oia,bisakah saya berkonsultasi dengan admin lewat bbm atau WA ?
    Mohon kerelaanya admin,krn saya inging mempelajari agama sesuai tuntunan rasulullah saw lebih dalam lagi..mohon bantuanya admin.
    wasalamua’laikum..

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    Kalau mau justru lebih baik datang langsung ke taklim yg dekat tempat anda, sebutkan saja nama kota tempat tinggal anda, nanti saya tunjukkan tempat taklimnya, bebas kok.. Dan tempatnya juga di masjid umum, ga ada keanggotaan, gratis..

    • Assalamualaikum

      Trimakasih atas bantuan ilmu yg di bagikan. Saya sangat tertarik untuk bisa belajar berbagi ilmu. Saya tinggal di kota batam kepulauan riau. Dimana saya bisa belajar lebih dalam lagi.

      wa’alaikumussalam warahmatullah,
      untuk batam bisa simak radio hang fm batam, di frekwensi FM 106 mhz , disitu sering diinfokan juga jadwal taklim di batam

      Jadwl taklim bisa dilihat disini

  48. Assalamu’alaikum,

    Mas ingin tanya tentang shalat qashar, mana yang harus kita kerjakan kalau sedang safar mengqashar shalat atau shalat seperti biasa mengikuti waktu daerah setempat?

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.

    Jika kita bermakmum pada imam setempat, maka ikuti imam setempat,

    Kalau shalat sendiri, atau disuruh jadi imam, maka qashar, tentu memberitahu dulu ke jamaahnya bahwa anda sedang safar sehingga shalatnya diqashar,

  49. Astaghfirullah…
    ternyata wudhu & shalat saya selama ini masih blm bener.

    ampuni hambaMu yg bodoh ini ya Allah..

    terima kasih, Anda sudah membuka hati & pikiran saya utk mempelajari lebih banyak lagi tentang agama yg sudah saya anut seumur hidup ini,

    tapi baru sadar ternyata pemahaman & ilmu saya masih seperti orang yg baru masuk Islam.

    oh iya…saya mau tanya pas duduk tasyahud jari telunjuk diangkat dari awal sampai akhir atau setelah bacaan tasyahud memasuki bacaan shalawat? terima kasih.
    wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh
    Alhamdulillah,.

    Berisyarat dengan jari telunjuk itu sejak pertama baca tahiyat hingga salam,

  50. Assalamu alaikum warahmatullah wabarokatuh.
    Sekian lama saya cari baru sekarang dpt sesuai ajaran rasulullah. Alhamdulillah…

    Terimakasih byk ilmunya pak .
    Saya mau nanya nih berrti tdk usah baca basmalah ya sebelum baca al fatihah dalam sholat..???
    mohon dijawab

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    Alhamdulillah,.
    Basmalah tetap dibaca, cuma dengan suara yang pelan, cukup kita saja yang mendengarnya

  51. assalamualaikum.
    mau bertanya?
    saat shalat dua rakaat seperti shalat shubuh duduk tasyadud akhir dengan cara iftirasy atau tawarruk?

    Wa’alaikumussalamwarahmatullah,
    Duduknya iftirasy

  52. Assalamualaikum

    Mohon maaf saya hanya membenarkan kalau pada saat turun atau sujud itu sbnarnya yg didahului lutut bukan tangan.
    Emang benar hadist shohih bukhari mengatakan tangan duluan karena tdk boleh sperti meniru cara duduk unta tp faktanya unta turun dgn mndahului tangan dahulu baru lutut
    Dkarenakan tdk ada ijma’ dlm masalah ini maka ulama beralih ke perkataan para sahabat dan umar r.a berkata bahwa beliau mendahulukan lutut dulu ketika sujud.Dan para ulama telah sepakat kalau yg ddahului itu kaki bukan tangan.
    Imam bukhari adalah manusia yg tak luput de kesalahan dan mngkin beliau salah dalam peletakan kalimat sehingga kita mnjadi salah paham
    Ttp inti dr hadist nya kita dah tau bhwa tdk boleh mniru cara unta dan unta turun diawali bagian depan atau tngan dahulu,anda bisa melihat di youtube atau bisa melihat nya secara langsung agar lebih percaya
    Semoga bermanfaat
    Wassalamualaikum

    Wa’alaikumussalam warahmatullah
    Yang lebih kuat adalah TANGAN DAHULU , BARU LUTUT

    Unta turun mendahulukan LUTUT DULU,.
    Dan ingat, tangan unta itu justru ada di kaki bagian belakang, dan kalau unta turun, unta mendahulukan kaki depan, padahal kaki depanlah yang disebut kaki, bukan tangan, jadi lutut unta itu ada di depan, bukan belakang,. yang di belakang itu tangannya unta,.

    https://www.youtube.com/watch?v=kW2h4QLo6jU

  53. Apakah benar wanita dianjurkan sholat di rumah?

    Bukannya ada hadist lainya yang berhubungan dengan hadist diatas?

    Saya pernah baca, dulu wanita dianjurkan sholat dirumah karena waktu itu jalan masih tidak bagus, dan banyak preman, tapi sekarang jalan sudah bagus dan tidak ada preman/(menurut lingkungan) jadi wanita juga dianjurkan sholat di masjid, benarkah itu?

    Mohon penjelasanya terimakasih

    Yang WAJIB shalat di masjid LIMA WAKTU secara berjamaah itu adalah para LAKI-LAKI,

    Para wanita tidak WAJIB shalat di MASJID, dan shalat di RUMAHNYA pahalanya LEBIH BESAR daripada shalat di MASJID secara berjamaah,baca ulasannya di sini

    Oleh karena itu para LAKI-LAKI yang shalatnya di RUMAH tanpa uzur itu sedang menyerupai para WANITA, dan Rasulullah mengancam akan MEMBAKAR rumah-rumah yang para laki-lakinya TIDAK SHALAT DI MASJID, baca ulasannya di sini

  54. Assalamualaikum warahmatullah, mengenai bacaan niat sebelum solat maupun berwudhu yang banyak ditemui di buku-buku tuntunan solat, itu bagaimana? Bagaimana cara berniat yang sesuai dengan tuntunan rasul shalallahualaihi wassalam, terima kasih wassalamualaikum warahmatullah

    Wa’alaikumussalamwarahmatullahi wabarakatuh,

    Itu tifak diajarkan oleh NABI, tidak dipraktekkan oleh sahabat,tabiin juga tabiut tabiin, bahkan keempat Imam madzhab juga tidak melakukan atau mengajarkannya,

    Tidak terdapat juga di kitab2 hadits para ulama ahlusunnah

    Baca ulasan tentang niat di sini

  55. Assalamu’alaikum.

    Maaf, saya ingin bertanya lagi.
    Khusus untuk wanita,Bagaimana hukumnya jika sholat menggunakan wewangian (deodoran) namun tidak berlebihan? Deodoran digunakan agar badan tidak mengeluarkan bau tidak sedap dan tidak bertujuan agar dapat dihirup wanginya oleh laki-laki.

    Lalu, menggunakan pelicin pakaian yg ada wewangiannya untuk menyetrika pakaian termasuk mukena, bagaimana hukumnya? (bagi wanita) sedangkan tidak ada niatan ingin dihirup wanginya oleh laki2.

    Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum.

    Wa’alaikumussalamwarahmatullah,
    Parfum wanita itu untuk menutupi bau badannya, bukan untuk menebarkan aroma parfum tersebut,

    Jika tercium aromanya lalu shalat di masjid, maka shalatnya tidak sah sebelum dia mandi dan hilang aroma parfumnya

  56. Assalamu’alaikum.

    Wa’alaikumussalamwarahmatullah

    1. Bagaimana hukumnya mata memandang ke arah telunjuk kanan ketika tasyahud awal dan akhir?

    Pandangan ketika tasyahud memang ke telunjuk, dan sambil telunjuk berisyarat dari awal tasyahud hingga salam

    2. Bagaimana hukumnya memulai mengangkat jari telunjuk kanan dlam tasyahud awal dan akhir ketika mulai membaca syahadat? Bukan ketika mulai mmbaca awal tahiyat?

    Yang sesuai petunjuk nabi itu dari awal tasyahud, buka SAAT baca syahadat,

    3. Saya pernah membaca sebuah sumber yang menerangkan bahwa gerakan sujud wanita dan laki2 tidaklah sama. Sudah disertai dalil juga. Sebnarnya bagaimana?

    Sama saja antara laki-laki dan wanita

    Mohon jawabannya. Terimakasih.
    Wassalamu’alaikum.

    Wa’alaikumussalamwarahmatullahi wabarakatuh

  57. assalamu’alaikum,

    jika ana mengamalkan sunnah rasul, shalat waktu i’tidal dgn bersedekap tentulah terasa aneh bagi ana dan jama’ah di sekitarnya, yang ana tanyakan bagaimana sikap ana?

    Wa’alaikumussalamwarahmatullah,
    Ini memang ada perbedaan pendapat di kalangan ulama,
    Saya sendiri setelah mendengarkan penjelasan dalil tentang hal tersebut,memilih mengikuti penjelasan Syaikh Albani, yaitu tidak bersedekap setelah bangun dari ruku,

    Apalagi jika dianggap aneh oleh masyarakat, maka lebih baik tidak sedekap,

  58. Knp artikelnya diganti kyaknya dulu bukan bgni ???

    Sengaja saya ganti yang PRAKTIS dan RINGKAS, dan diambil dari terjemahan karya ulama yang menulis buku sifat shalat nabi,

Leave a Reply to fengki Cancel reply

Your email address will not be published.


*