Tahukah anda,apa arti yang terkandung dalam barzanji?

Barzanji Bacaan Al Barzanji Dan Artinya Barjanji Bacaan Barzanji Lengkap Bersanji

STUDI KRITIS!
Syair-syair Barzanji & Burdah

Berikut adalah beberapa kalimat kufur dan syirik yang terdapat dalam kitab Barzanji sekaligus komentar dari sebagian ulama.

Hambamu yang miskin mengharapkan
“Karuniamu (wahai Rasul) yang sangat banyak”
Padamu aku telah berbaik sangka
“Wahai pemberi kabar gembira dan Pemberi Peringatan”
Maka tolonglah Aku, selamatkan Aku
“Wahai Penyelamat dari Sa’iir (Neraka)”
Wahai penolongku dan tempat berlindungku
“Dalam perkara-perkara besar dan berat yang menimpaku”

Penjelasan :

Misi dan tujuan kedatangan Rasulullah yang utama adalah untuk membebaskan manusia dari penghambaan diri kepada selain Allah. Sementara penyair dalam petikan syair Barzanji di atas menyatakan penghambaan dirinya kepada Rasulullah (bukan kepada Allah) dan mengharapkan pemberian yang banyak dari beliau. Pada bait yang ke-2 dia telah berbaik sangka kepada Rasulullah (untuk menyelamatkan dirinya). Padahal Nabi sendiri menyuruh untuk berbaik sangka hanya kepada Allah bilamana akan menghadap Allah (akan mati) Hal ini sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Sahabat Jabir bin Abdillah bahwasanya ia pernah mendengar Rasulullah bersabda (3 hari sebelum wafatnya) :

Janganlah mati salah seorang dari kamu melainkan ia berbaik sangka kepada Allah ‘Azza wa Jalla

berbaik sangka dalam hadits tersebut maksudnya adalah mengharap rahmat dan ampunan

Pada bait yang ke-3 penyair minta pertolongan kepada Rasulullah dan minta perlindungan dari beliau supaya diselamatkan dari api neraka, padahal Nabi sendiri melarang umatnya memohon untuk menghilangkan kesusahan dan kesulitan yang menimpa (beristigotsah) kecuali hanya kepada Allah. Bahkan beliau sendiri meminta perlindungan hanya kepada Allah dan memerintahkan ummatnya untuk berlindung serta memohon perlindungan hanya kepada Allah semata. Rasulullah bersabda : “

Tidaklah boleh memohon untuk menghilangkan kesusahan dan kesulitan yang menimpa (beristigotsah) kepadaku (karena Nabi tidak mampu melakukannya), dan beristigotsah itu hanya boleh kepada Allah semata.” [HR. Thabrani, semua periwayatnya shahih kecuali Ibnu luhaiah, dia hasan].

Pada bait yang ke-4 penyair menjadikan Nabi sebagai penolong dan tempat berlindung dalam perkara-perkara besar dan berat yang menimpanya dengan melupakan Allah ‘Azza wa Jalla sebagai penolong dan tempat berlindung yang Nabi sendiri meminta pertolongan dan perlindungan hanya kepada-Nya.

Keempat bait syair ini di dalamnya terdapat kalimat-kalimat yang mengandung kesesatan dan kesyirikan yang sangat berat. Hal ini tidak diketahui oleh orang-orang yang berdiri mendendangkan syair-syair Barzanji tersebut. Berdirinya mereka (pembaca Barazanji) pada acara Maulid dan “Cukuran” (potong rambut bayi) dan acara ziarahan di rumah calon jamaah hajji. dikatakan oleh Ulama bahwa hal itu didasarkan kepada I’tiqad (keyakinan) sesat bahwasanya Nabi menghadiri majelis yang di dalamnya di baca kisah maulid tersebut. Setelah mendapat kritikan Ulama mereka pindah kepada I’tiqad (keyakinan) lain yang sama juga sesatnya yaitu anggapan bahwa Ruh Nabi hadir menyertai mereka. Sehingga terdengar dari mereka ungkapan “Jasadnya tidak menyertai kita akan tetapi rohaniatnya selalu bersama kita.”

Kemudian di dalam Qashidah Burdah yang dicetak bersama kitab Barzanji, ada bait-bait yang dikritik oleh Ulama karena mengandung pujian melampaui batas yang ditujukan kepada Rasulullah (Ithra) sehingga menempatkan Nabi pada posisi dan tingkatan Allah ‘Azza wa Jalla. Diantara bait yang dikritik itu adalah:

Wahai makhluk yang mulia tiadalah bagiku tempat berlindung”
“selain engkau, di kala bencana besar menimpaku”
“Maka sesungguhnya termasuk sebagian dari pemberianmu (adalah) dunia dan akhirat”
“dan termasuk sebagian dari ilmumu adalah ilmu tentang apa yang tercatat
dalam Al-Lauh Al-Mahfudzh
dan apa yang tertulis oleh Pena Allah

Inilah sebagian dari syair Qashidah yang mengandung Pujian kepada Rasululah saw yang melampai batas.

[Al-Hujjah Risalah No: 50 / Thn IV / Rabiul Awal / 1423H ]

sumber: www.abusalma.wordpress.com

video penjelasan tentang berjanji:

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=Qvg_M14s3mk&el=0]

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=957SS43u4TA&rel=0]

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=tWGw5mboD_I&rel=0]

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=vl8az_n0oAs&rel=0]

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=Rk5PRGPheL4&rel=0]

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=RnKoPUvlGSs&rel=0]

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=Fr2-Ci_URUo&rel=0]

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=E9bVh9w3ZX8&rel=0]

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=3Us9X-32V8o&rel=0]

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=3Us9X-32V8o&rel=0]

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=ScZQ0qWdNcY&rel=0]

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=VPB5tdNaOrU&rel=0]

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=JMXhb3hpd1U&rel=0]

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=A63tUGMX878&rel=0]

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=Zexb0L-yNIo&rel=0]

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=OcuF9KnvD8c&rel=0]

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=MSiAAUcQl04&rel=0]

Barasanji Dan Artinya Bacaan Barzanji Arti Al Barzanji Apa Itu Barzanji Bacaan Barzanji Marhaban

Arsip Artikel

89 Comments on Tahukah anda,apa arti yang terkandung dalam barzanji?

  1. Artikel spt ini yang sudah lama ana cari… untuk mencounter pasukan penyanyi barjanji di masjid2 kampung ana.. Ada terjemahan ‘kitab’ barjanji yang lengkap ga.. mohon kirim ke email ana, bila ada (abunabiel_01@yahoo.com). syukran jiddan.

    Alhamdulillah,..
    ada vcd yang membahas tentang bedah buku berzanji, bersama ustadz rasul bin dahri dari singapura,.. barangkali berminat, bisa kirim email ke ana, di aslibumiayu@yahoo.co.id

  2. Perlu sebarluaskan terjemahan Barzanji ke seluruh wong Islam, agar mereka melek bahwa tidak semua yang berbahasa Arab tuh benar dan ada tuntunannya. Terbukti disini bahkan berlaku syirik dosa yang tak terampuni. Naudzubillahi min dzalik.

  3. Baca Al-barzanji syirik??? koq aq baru tau ya? Kayaknya yg berpendapat demikian perlu ngaji lagi deh…

    Ngga kebalik? belajar bahasa arab dan akidah yang benar dulu, baru berkomentar, sehingga anda mengetahui arti yang terkandung dalam barzanji tersebut,

    silahkan dengarkan penjelasan tentang berzanji dan kandungan artinya disini

  4. ssssssseeeeeeeeeessssssssaaaaaaaaattttttttttttttttttt!!!!!!!

    betul sekali kata anda, dalam berjanji ada kesesatan.. bahkan bukan hanya sesat, tapi kesyirikan,..

    • hehehe…inilah akibat nulis ngga ada subjek predikat objek,menepuk air terpercik muka sendiri

      terpercik muka sendiri? terpercik apanya mas hanif?

      • saya kira rzq mau bilang artilkel tentang barzanji ini sesat,tapi bapak admin menjawabnya diplomatis …
        kan balasan rzq cuma nulis sesat tanpa ada penjelasan apanya yang sesat

        he..he..he.. iya mas hanif,. tapi biarin lah,.
        Kita doakan saja, mudah2an allah berikan hidayah taufik kepada dia, dan juga kepada kita semua,.

  5. mohon setiap artikelnya … di tag ke blog saya…
    syukron…

    Silahkan follow saja, atau subcribe email anda, sehingga jika ada postingan baru, maka otomatis ada pemberitahuan ke email,

    Oh iya, sebaiknya anda baca juga artikel ini, penting,..

  6. Ketika anda merasa sangat kehausan dan kelaparan kemudian anda meminta pertolongan kpd seseorang yg mempunyai cadangan makanan dan minuman yg sangat banyak,
    apakah perbuatan anda termasuk syirik???
    Walaupun ketika itu anda sangat sadar dan yakin bahwa yg memberi rizki dan pertolongan itu hanyalah Alloh SWT,
    tetap syirik kah…???

    Terimakasih kang caca, pertanyaan yg sangat bagus,
    Jika kita meminta tolong kepada makhluk selain allah, dan mereka itu mampu memberikan pertolongan tersebut, maka itu bukanlah syirik,
    Yang dikatakan syirik itu jika kita meminta kepada pihak lain, yang mana pihak lain tsb tidak mampu memberikan pertolongan tersebut, dan yang bisa memberikan hanya Allah, contohnya meminta kepada makhluk agar dimasukan ke dalam surga,agar diampuni dosanya, agar dilepaskan dari siksa neraka,
    contoh dalam syair barjanji:
    Hambamu yang miskin mengharapkan
    “Karuniamu (wahai Rasul) yang sangat banyak”
    Padamu aku telah berbaik sangka
    “Wahai pemberi kabar gembira dan Pemberi Peringatan”
    Maka tolonglah Aku, selamatkan Aku
    “Wahai Penyelamat dari Sa’iir (Neraka)”
    Wahai penolongku dan tempat berlindungku
    “Dalam perkara-perkara besar dan berat yang menimpaku”

    Apa yg disebutkan diatas adalah hanya Allah yang bisa melakukannya, rasulullah tidak bisa, apalagi rasulullah sudah meninggal, jadi ini adalah kesyirikan,

    Berbeda dgn yg anda katakan :

    Ketika anda merasa sangat kehausan dan kelaparan kemudian anda meminta pertolongan kpd seseorang yg mempunyai cadangan makanan dan minuman yg sangat banyak,
    apakah perbuatan anda termasuk syirik???

    Itu bukan kesyirikan, jika anda memintanya kepada orang yang masih hidup, apalagi orang yang anda mintai mampu memberikannya.
    Tapi hal tersebut bisa menjadi syirik, jika anda memintanya kepada orang yang sudah mati, karena orang mati tdk bisa memberikan makan dan minum kepada orang yang masih hidup , demikian kang, mudah2an jawaban ini bisa mencerahkan anda,
    Jazakallahu khairan

  7. Beginilah emang kalau orang ngaji syareat thok, mudah memusyrikkah n mengkafir2kan orang lain tak sadar dg kafirx sendiri.

    terimakasih kang caca, oh iya, dimana saya mengkafirkan, copas disini ya kata2nya,. ditunggu,

    • Berikut petikan kalimat diatas.
      “Berikut adalah beberapa kalimat kufur dan syirik yang terdapat dalam kitab Barzanji”.
      Jika beberapa kalimat berzanji anda katakan kufur & syirik, berarti orang yang mengamalkan berzanji adalah kafir. karena telah menyekutukan Alloh swt.
      itu pemahaman anda.

      Terimakasih mas rofiq atas tanggapannya,
      Tidak seperti itu pemahaman saya, saya tidak mengatakan para pelaku berzanji itu kafir,
      Urusan kafir mengkafirkan itu adalah urusan yang berat,
      Orang yang melakukan perbuatan kesyirikan tidak otomatis menjadi kafir, sama saja begini, jika ada kaum muslimin yang pergi ke pelacuran, dan melakukan perbuatan zina disana, apakah dia itu otomatis disebut pelacur?
      Tidak seperti itu, jadi perkataan anda itu pemahaman saya, mengatakan pelaku berzanji itu kafir, itu adalah tuduhan tanpa bukti,
      Sama saja begini mas, jika ada orang kristen yang melakukan ibadah kaum muslimin, apakah otomatis dia itu dianggap sebagai orang islam? contohnya ada orang kristen melakukan shalat, puasa, atau mungkin melakukan haji,.. tentu orang kristen tsb tidak otomatis menjadi islam,
      Demikian juga, jika ada orang islam yang melakukan perbuatan orang kafir, atau orang musyrik, tidak otomatis dia menjadi kafir keluar dari islam, ini perlu anda perhatikan,.

      Tapi jangan dengan perbedaan pandangan tentang hal ini kita umat islam terpecah-belah. Karena musuh-musuh kita (non islam), saat ini sedang gencar-gencarnya memusuhi kita umat islam.

      Justru umat islam akan terpecah belah dan mudah dihancurkan oleh kaum kafir karena mereka melakukan perbuatan yang tidak diajarkan oleh rasulullah, contohnya berzanji ini,
      Orang kafir akan dengan mudah menghancurkan orang islam yang sudah menjauh dari agama mereka, sebagaimana ini dikabarkan oleh rasulullah dalam haditsnya, kaum muslimin akan menjadi seperti makanan yang diperebutkan , dan saat ini sdh terjadi,

      Mudah-mudahan kita tetap disatukan Alloh swt. amin

      Mudah-mudahan kita dipersatukan diatas akidah yang satu, bukan diatas akidah yang rapuh, diatas amalan-amalan yang tidak ada conthnya dari rasulullah, juga para sahabatnya,

      Persatuan diatas akidah yang satu, akidah salafus shalih, akidah para sahabat, itulah persatuan sesungguhnya,.. tapi persatuan diatas akidah yang rapuh, diatas kebidahan, itulah persatuan yang semu,persatuan yang tidak menjadikan umat islam jaya, bahkan persatuan yang akan mencerai beraikan kaum muslimin sehingga orang kafir bisa menindas kaum muslimin, sebagaimana yang kita lihat sekarang ini, kaum muslimin tertindas, karena mereka menjauh dari ajaran islam yang benar , yaitu islam yang dipahami oleh para sahabat,

  8. sebagai orang yang awam, saya jadi bingung dengan artikel ini,,, sedang ini menjadi budaya kami. apa salah kalau kami meminta syafaat dari Rasul kami, Rasulullah SAW?

    Terimakasih mas igay,
    wajar sebagai orang awam, akan terbawa dengan tradisi yang tidak ada sumbernya dari rasulullah, tapi dari tradisi turun temurun,
    Islam adalah agama yang paling ilmiah, semua ajaran islam ada dalilnya dari Rasulullah, atau dari perbuatan para sahabatnya,

    Jika kita ingin mendapatkan syafaat dari rasulullah, lakukanlah amalan-amalan yang memang dicontohkan oleh rasulullah, bukan melakukan amalan2 yg tdk ada contohnya dari rasulullah, jika kita melakukannya, maka kita tidak akan pernah mendapatkan syafaat dari rasulullah, bahkan itu penyebab kita diusir dari telaga rasulullah, padahal kita sangat berharap bisa minum air telaga rasulullah,

    Dengan melakukan amalan2 yg tidak ada contohnya dari rasulullah, itu membuat kita semakin jauh dari syafaat rasulullah, apalagi amalan tersebut mengandung kesyirikan, sebagaimana amalan berzanji,. ini hanya semakin menumpuk dosa2 kita,

    Beramal bukanlah dengan perasaan, menurut kita baik, atau menurut tradisi masyarakat ini adalah kebaikan, beramal haruslah berlandaskan dalil yang shahih dari rasulullaha, bukan berasal dari ajaran sang guru, habib,ajengan, atau tradisi masyarakat yg sudah turun temurun,.. tauladan kita adalah rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam

    Agar tidak menjadi orang awam lagi, wajib bagi kaum muslimin utk mempelajari agamanya, tidak mencukupkan diri dengan apa yg kita dapat dari kecil, dari ortu kita, atau dari masyarakat kita, .. wajib bagi kita untuk mencari kebenaran amalan2 kita, apakah sesuai dengan contoh rasulullah, ataukah tidak

    Mudah-mudahan Allah memudahkan anda tuk mencari ilmu tentang agama ini, menurut pemahaman islam yg benar, menurut pemahaman para sahabat

  9. “BISMILLAH LAAHAULA WALAAQUWWATA ILLA BILLAH” Nabi Saw. Benar adalah manusia biasa, tapi tdk sala kalo mng ktakan nilai Nabi saw sama dg nilai anda.Apakah sama orang yg berilmu dg orang yg Bodoh? Anda katakan Barjanji karya ulama itu sesat, ini mirip kaya anak tk dikasih obat pahit lalu anak itu menolak karna racun katanya.

    Terimakasih kang dede,
    tidak sama antara orang yang paham ilmu agama yang benar, dengan orang yang pinter agama tapi tidak dengan pemahaman yang benar, anda permisalkan dengan anak TK yang dikasih obat yang pahit, ini juga permisalan orang yang sok pinter, dalam prakteknya saja jarang ada obat yang pahit dikasihkan ke anak TK , dan wajar anak TK menolak, secara nalar, anak TK saja menolak, karena anak seumuran anak TK fitrahnya masih suci, berpikir dengan apa yg dia tangkap dari lidahnya, dan tidak akan ngomong itu adalah racun, karena belum tahu apa itu racun, jadi jika dikasih permen yang dicampur narkoba pun mereka akan mau, padahal itu berbahaya bagi mereka,. demikianlah ibarat kaum muslimin dikasih shalawat bidah semacam barzanji, yang didalamnya penuh dengan kesyirikan,

    Wajar emang bilang itu karna tdk tahu, tapi kurang ajar anda bilang sesat terhdp kitab barjanji buah karya ULAMA SALAFUSSHALIHIN.Pencela Ulama ?Adalah SYARAFUDDIN. he he he

    Ini adalah suatu kedustaan yang super dusta, siapa ulama salafus shalih yang mengarang barjanji?? kalau ada ulama salafus shalih yang mengarang barjanji, tentu imam yang 4 spt imam abu hanifah,malik,syafii,ahmad sudah mengamalkannya, tapi ternyata mereka semua tdk mengamalkan ajaran tsb, apalagi isinya adalah kesyirikan, jadi anda jangan ngawur komentarnya mas dede, tidak ada ulama yang mengarang barjanji

    wassalam

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

  10. “wahai makhluq yg mulia,hanya kpdmu kami berlindung ktika bencana menimpa.” maksudnya adalah ketika gelap akibat kejahiliyahan maka Nabi yg menerangi dng al quran.”Termasuk pemberianmu adalah dunia dan akhirat.”Maksudnya Nabi Saw.mnuntun dg teladan(sunnah)utk kbahagiaan dunia akhirat.”Termasuk ilmumu adalah Firman Allah(Wahyu Illahi).”maksudnya sumber ilmu adalah al quran dan sunnah.Begitu maaas,bukan kaya tuduhan ente kami memuja Nabi Saw.

    wah, pinter nih kang dede mentakwil,..
    kata-kata spt ini “wahai makhluq yg mulia,hanya kpdmu kami berlindung ktika bencana menimpa.”
    Ini adalah kesyirikan kang, bukan syirik kecil jika anda berkeyakinan sebagaimana kata2 tsb, ini bisa masuk syirik akbar, yang jika pelakunya tdk bertaubat, maka akan kekal di neraka,

    ini lebih parah lagi,
    “Termasuk pemberianmu adalah dunia dan akhirat.”
    Mensejajarkan Rasulullah dengan Allah, siapa pemberi dunia dan akherat kalau bukan Allah??
    Jangan ditakwil lagi kang dede,

    Makanya aq saranin ngajiii! Biar ente punya fikir ga kacau…!

    Saya saranin sih kang dede belajar memahami ajaran islam ini, tentu dengan pemahaman para sahabat , agar anda bisa selamat dunia akherat,

    tinggal dimana kang?

  11. Asslm’alaikum!

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    Kang mas sehat? SEMANGAT! Watawa saubil haq watawaa saubil sobri!

    Alhamdulillah mas Dede, sehat,. mudah2an anda juga demikian

    Taukah antum, 40 juta jamaah shalawat di Indonesia mbaca barjanji, saya pastikan semua dari mrka tdk memuja Nabi saw.

    Saya juga bertanya, tahukah anda, bahwa Rasulullah tidak membaca barjanji,
    tahukah anda, Abu Bakar,Umar,Utsman,Ali juga para sahabat yang hidup sejaman dengan rasulullah, dan dibina langsung oleh rasululah, mereka semua tidak membaca barjanji, tidak mengenalnya sama sekali,
    Apakah anda tahu tentang hal tersebut?
    Kemudian para thabiin, tabiut thabiin juga tidak membaca barjanji, padahal mereka murid2 para sahabat,
    Lalu Imam abu hanifah,imam malik,imam syafii,imam ahmad, mereka juga tidak membaca barjanji,..
    Apakah para sahabat,khulafaur rasyidin,lalu keempat imam yg mana mereka semua tidak membaca barjanji itu tidak mencintai rasulullah? tentu mereka sangat mencintai rasulullah, apalagi para sahabat yg rela mengorbankan jiwa,raga dan harta untuk rasulullah,.. TAPI MEREKA SEMUA TIDAK membaca BARJANJI,..

    Apakah kecintaan anda itu melebihi kecintaan mereka? mereka saja tidak membaca barjanji,.

    Apakah betul yang membaca barjanji itu tidak memuja rasulullah? IYA , BETUL, itu menurut mereka, karena yg baca barjanji itu tidak memahami arti dari apa yg dibaca, padahal syair2 yg ada dalam barjanji, isinya itu adalah memuja2 rasulullah, mengangkat rasulullah kepada tempat yg hanya Allah saja yg berhak disebut seperti itu,

    ini lho mas salah satu arti dari barjanji yg anda dan kaum muslimin baca,
    “Wahai makhluk yang mulia tiadalah bagiku tempat berlindung”
    “selain engkau, di kala bencana besar menimpaku”
    “Maka sesungguhnya termasuk sebagian dari pemberianmu (adalah) dunia dan akhirat”
    “dan termasuk sebagian dari ilmumu adalah ilmu tentang apa yang tercatat
    dalam Al-Lauh Al-Mahfudzh dan apa yang tertulis oleh Pena Allah”

    Apakah hal diatas itu bukan memuja rasulullah? menyanjung rasulullah hingga ke derajat Allah, hanya Allah yg mengetahui apa yg ada di Al-Lauh Al-Mahfudz, sedangkan rasulullah tidak bisa mengetahui apa yg ada di Al-Lauh Al-Mahfudz

    Bila antum mnuduh kami guluw,syirik,sesat dlm mencintai Nabi Kami,sungguh kami sdiri merasa masih jauh dpt mencintai secara utuh terhdp baginda Saw.

    kita sangat kasihan kepada orang-orang yang terjerumus kedalam kesyirikan , baik disadari atau tidak,
    Sebagian besar yg membaca berjanji itu tidak memahami arti dari apa yg dibacanya,. hanya ikut-ikutan saja,
    coba renungi petikan dari barjanji berikut..

    يا بشير يا نذير
    فأغثني و أجرني يا مجير من السعير
    يا ولي الحسنات يا رفيع الدرجات
    كفر عني الذنوب و اغفر عني السيأت

    Wahai pemberi kabar gembira dan pemberi peringatan
    Tolonglah aku dan selamatkan aku, wahai penyelamat dari neraka Sa’ir
    Wahai pemilik kebaikan-kebaikan dan pemilik derajat-derajat
    Hapuskanlah dosa-dosa dariku dan ampunilah kesalahan-kesalahanku

    Kami katakan: Ini adalah kesyirikan dan kekufuran yang nyata karena penulis berdoa kepada Nabi dan menjadikan Nabi sebagai penghapus dosa, dan penyelamat dari azab neraka, padahal Allah berfirman:

    قُلْ إِنَّمَا أَدْعُو رَبِّي وَلَا أُشْرِكُ بِهِ أَحَدًا(20)قُلْ إِنِّي لَا أَمْلِكُ لَكُمْ ضَرًّا وَلَا رَشَدًا(21)قُلْ إِنِّي لَنْ يُجِيرَنِي مِنَ اللَّهِ أَحَدٌ وَلَنْ أَجِدَ مِنْ دُونِهِ مُلْتَحَدًا(22

    “Katakanlah: “Sesungguhnya Aku hanya menyembah Rabbku dan akau tidak mempersekutukan sesuatupun denganNya.” Katakanlah: “Sesungguhnya aku tidak kuasa mendatangkan suatu kemudharatan pun kepadamu dan tidak pula suatu kemanfaatan.” Katakanlah: “Sesungguhnya aku sekali-kali tiada seorangpun dapat melindungiku dari (azab) Allah dan sekali-kali aku tidak akan memperoleh tempat berlindung selain daripada-Nya.” (QS. Al-Jin: 20-22)

    Tegakah anda menuduh sbnyak jamaah kami lebih dari 40 juta sesat? Pdhal kami berusaha utk mcintai Nabi kami.Alangkah indahnya bila kehdpan kita tdk saling mngusik

    Kita tidak menuduh lebih dari 40 juta sesat, sebab mereka hanya ikut-ikutan saja, berbeda dengan tokoh-tokoh mereka yg paham bahasa arab, memahami arti dari bacaan barjanji tersebut, tapi dia berpegang pada hawa nafsunya dengan tetap tidak menyampaikan penyimpangan2 yg ada dalam berjanji, maka hukumnya berbeda dengan para pengikutnya yg sekedar ikut2an saja,

    Apakah kita tega??
    Justru karena kita tidak tega melihat saudara2 kita yg melakukan amalan kebidahan akan disiksa kelak di akherat jika tidak taubat dari kebidahannya,.. atas dasar itulah kita mengungkapkan tentang penyimpangan2 yg ada di barjanji, bahkan bukan hanya kebidahan, tapi kesyirikan ada dalam kata2 yg ada dalam barjanji,.. dan dosa syirik adalah dosa besar, bahkan jika itu syirik akbar, maka itu sebagai sebab kekal di neraka,.
    Apkah anda tidak takut?

    Banyak sekali orang yang mengaku mencintai rasulullah,.. tapi jika sekedar pengakuan, maka siapa saja bisa mengaku, bahkan orang yang sedang teler minuman keras pun bisa saja mengaku mencintai rasulullah,

    tapi,…
    cinta perlu bukti, ada konsekwensinya,..

    Jika kita mencintai rasulullah, maka beribadahlah sesuai dengan ajaran yg diajarkan oleh rasullah,..
    bukan beribadah dengan cara-cara yg tidak ada contohnya dari rasulullah,.
    bukan dengan cara bidah, apalagi cara2 yg mengandung kesyirikan didalamnya,

    tapi jika kita mengaku mencintai rasulullah, tapi melakukan apa2 yg menyebabkan datangnya kemurkaan allah,.. maka ini adalah cinta yang palsu, gombal,..

    APA KONSEKWENSI DARI CINTA KEPADA RASULULLAH,. SILAHKAN BACA DISINI MAS

    • Yth admin
      Salaam semoga anda selalu dalam lindungan allah swt sehingga terus dapat berjuang menegakkan kebenaran dalam dinul islam saya sangat mengapresiasikan postingan anda dan isinyapun sudah bukan hanya cukup tapi sangatlah jelas bahwa barzanji itu adalah bid’ah lagi sesat dan sudah pasti balasannya adalah neraka seperti kata rasulullah saw :
      Kulubid’atun dholalah wakulu dholalatin finnaar
      Setiap-tiap yang bid’ah itu sesat dan setiap kesesatan tempatnya ialah di neraka.

      Bilahisabililhaq.
      Wassalamu’alaikum wr wb

      Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,
      Para pelaku bidah, jika hingga akhir hidupnya masih tetap melakukan kebidahan, tidak bertaubat, maka terkena ancaman rasulullah tersebut, namun jika sebelum nyawanya berada di kerongkongan dia bertaubat dari bidahnya, maka tidak terkena dengan ancaman tersebut, jadi para pelaku bidah belum tentu diadzab di neraka, jika dia tobat dari bidahnya,

    • assalamualaikum,,

      sy cuman mau menambahkan,,ini pengalaman sy,,sy termasuk orang yg paling sering baca al berzanji,di setiap pengajian2,,tanpa sy tau arti nya,kerena sering melihat orang2 bersenandung dg baca kitab tsb..

      sampai suatu hari,sy dapat hidayah saat mendengar alunan quran,lalu sy mulai membaca arti dr quran,,mulai membaca hadits nabi.sy merasa bodoh,saat tau ada hadits umatku akan tergolong dalam 73 golongan,,hanya satu yg di terima,maka berpeganglah pada al-quran dan sunnah rasullulah sallallahu alaihi wasalam.

      mulai hari itu,,sy memutuskan untuk tidak membaca kitab tsb,,dan sy sudah membuangnya ke tempat sampah.

      alhamdullillah smpai hari ini,sy mulai mengenal sunnah,,

      hijabku lebih syarii,,bacaan sholatku di sesuaikan dng sunnah,,ahlaq ku mengikuti sunnah..alhamdullillah,,hati sy merasa tenang,, ini setelah mengikuti sunnah.

      Wa’alaikkumussalam warahmatullah,.
      terimaksih bu popon sudah komentar disini
      walhamdulillah,. tidak ada nikmat yang lebih besar dari nikmat mengenal sunnah, mengenal islam dengan pemahaman yang benar, itulah nikmat yang tidak ada bandinganya dengan harta sepenuh bumi,.
      Mudah-mudahan semakin banyak kaum muslimin yang mendapatkan hidayah taufiq ini,.

      • lanjutan yg di atas,,maksudnya yg sy buang itu kitab alberzanji nya.

        iya bu, sebaiknya dibakar atau dikubur dalam tanah agar hancur, sebab disitu ada lafadz Allahnya juga,

  12. yang buat blog ini pasti orang muhammadiyah goblok tingkat Z
    wong muhammadiyah goblok penggaweane ngafir2ne. Jan**K

    terimakasih mas zudha, emangnya anda bukan orang muhammadiyah ya? muhammadiyah kan artinya pengikut nabi muhammad, anda pengikut apa dong,..
    kata siapa orang muhammadiyah pegaweane ngafir2 ne??

    saya bukan pengikut ormas muhammadiyah, tentang bagaimana manhaj ormas muhammadiyah, saya juga sudah mempostingnya disini, silahkan dibaca mas

  13. assalamu’alaikum..

    wa’alaikumussalam warahmatullah

    tetapi kecintaanku kepada baginda nabi bertambah setelah membaca AL BARZANZI ,KURASA ANDA JANGAN mengusik yg kamiu anggap benar padahal kamipun tak pernah mengusik anda ?

    Terimakasih mas,
    Bukanlah yang penting itu pengakuan seseorang itu mencintai nabi, siapapun bisa mengatakannya, atau mengaku-akunya,.
    tapi,.
    Apakah orang yg kita cintai tersebut menerima cinta kita,. karena kita telah melakukan hal yang dibenci oleh orang yang kita cintai tersebut,

    Bukanlah tanda kecintaan kepada nabi, jika kita melakukan amalan-amalan yang tidak diajarkan oleh nabi, apalagi didalam amalan-amalan tersebut ada kesyirikan didalamnya, ini pada hakekatnya akan menjauhkan pelakunya dari kecintaan nabinya, walaupun dia mengaku seolah-olah semakin mencintai nabi,

    Jika kita mengaku mencintai nabi, maka beramallah dengan amalan-amalan yang diajarkan oleh nabi, bukan beramal dengan amalan yg tidak ada ajarannya dari nabi, atau beramal dengan amalan-amalan bidah,. ini hanya akan mendatangkan kemurkaan Allah, juga penyebab kita diusir dari telaga Rasulullah kelak di akherat,.

    Mudah-mudahan Allah menunjuki anda ke jalan yang benar,.

  14. firman Allah menyatakan sesungguhnya Allah dan para malaikat bersyalawat kepada Rasulullah, dan barzanji banyak mengandung syalawat, jadi sebaiknya janganlah memperbesar jarak karena pengetahuan anda lebih tinggi, agamamu agamamu, agamaku agamaku, sederhana saja.

    dalam islam juga ada 73 faham, jadi sekali lagi marilah sama sama kita jalankan pendapat kita dalam menempuh jalan mencintai Allah.biarlah Allah SWT yang akan menentukan pendapat sampean benar atau tidak, yang jelas penganut barzanji tidak menghujat Rasulullah biarkan saja berjalan.karena ini juga jalan,proses mencintai Allah SWT melalui kecintaan kepada Rasulullah. salam

    terimakasih mas syamsuddin,
    Betul sekali ada anjuran kita untuk bershalawat, dan bagaimana sih tatacara shalawat yang diajarkan oleh rasulullah? Para sahabat saja bertanya kepada rasulullah bagaimana tatacara bershalawat, padahal sahabat adalah orang arab, yg pandai menggubah syair , bahkan sahabat adalah orang yang paling mencintai rasulullah, tapi mereka tidak membuat2 shalawat sendiri, tapi bertanya kepada rasulullah,.. bagaimanakah cara shalawat yang diajarkan oleh rasulullah? sudah ada postingannya , silahkan baca disini

    syair2 yang ada di barjanji berisi kesyirikan, sungguh sangat mustahil meraih kecintaan Allah , meraih kecintaan rasulullah dengan perkara-perkara kesyirikan,. bahkan ini akan mendatangkan murka Allah,. bukan mendatangkan kecintaan Allah,.

    sadarlah wahai saudaraku,..

    Apa bukti kita mencintai Rasulullah? silahkan baca postingannya disini

  15. Alhamdullilah, kami diberi masukan yang sangat berarti. Suatu saat ISLAM akan terasing, bersyukurlah karena termasuk yang terasing. Saya termasuk orang awam yang tidak tau bahasa arab, dengan penjelasan diatas sesuai dengan arti syair barjanzi, jelas bertentangan dengan Alquran surat Al-Fatihah ” Hanya kepada-Nya kita menyembah dan Kepada-Nya kita mohon pertolongan” dan surat Al-ikhlas. Terima kasih kawan, terus berjuang menegakkan kebenaran.

    Jazakallahu khairan atas suportnya..

    • astaghfirullah…bagi yg tidak setuju berzanji mohon lebih baik diam saja, seandainya di nilai oleh anda semua ada kesesatan ya,,,kalo Allah nantinya memasukkan di neraka , ya..kita akan baca berzanji di neraka,…..jadi kita ramaikan neraka dengan sholawat nabi,,….

      Wah, PEDE banget…

      • @anis, sudah jelas-jelas kok isi dari barazanji itu tidak benar dan bertentangan dengan al’qur’an dan sunnah rasulullah. percaya diri banget dengan komentar seperti itu.

      • Insya Allah yg memuliakan Rasul akan masuk surga tenang saja hanya org bodoh yg menganggap barzanji itu bidah, dia tidak memahami, bahwa ada sunnah

        Rasulullah diutus untuk membasmi kesyirikan,..
        Lha kok ada orang yang mengatakan shalawat barzanji yang isinya mengandung kesyirikan kok dikatakan itu sunnah??

  16. Jika kalian bingung kembalilah pada petunjuk yang diberikan Allah yaitu Al Quran.

    Jika kita berpegang kepada Alquran saja, tanpa penjelasan dari Assunnah, maka kita akan tersesat, sebagaimana salah satu kelompok di indonesia, yaitu MTA, maka akan ada keanehan2 penafsiran dari kelompok yg hanya mengedepankan alquran,.

    kembalilah kepada Alquran dan Assunnah dengan pemahaman yang benar, itu solusi dan jawaban bagi yg masih kebingungan,.

  17. Aku memang orang awam. tp.aku mengikuti para ‘ulam’ di pondok2 NU yang memperbolehkan para santri2nya melantunkan maulid berzanji. Dan beliau2 semua aku yakin ilmunya muttasil sampai Rosullulloh SAW..ahahah gitu aja repot,,,,

    terimaksih mas budi,.
    Panutan kita adalah rasululllah, bukan kyiai,bukan habib,
    Jika ilmu para kyai tersebut bersambung kepada rasulullah, kenapa mengamalkan ajaran yg tidak diajarkan oleh rasulullah?
    Ini adalah klaim yg sangat lucu dan tidak masuk diakal,. katanya ilmunya muttasil sampai rasululllah, tapi mengamalkan amalan yg tidak diajarkan oleh rasulullah, bahkan kandungan didalam amalan tersebut mengandung kesyirikan, berlebih-lebihan kepada rasulullah,.

  18. Asslamualaikum warahmatullah

    saya bingung sama orang2 yang komen diblog ini..
    beberapa artikel yg ditulis admin semuanya mengajak untuk melakukan apa yg dilakukan Rasulullah dan jangan ditambah2..so simple
    kenapa begitu sulit untuk diterima

    @admin..terimakasih sudah memberikan pencerahan..

    wassalamualaikum..

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,
    terimakasih atas suportnya,.

  19. assalamualaikum, trims atas pencerahannya ,saya tunggu postingan yg lainnya dalam upaya memberangus praktek bid’ah di tengah -tengah masyarakat kita. saya sdh daftar mohon kirmkan postingan terbaru ke email saya

    wa’alaikumussalam warahmatullah
    terimakasih mas Ripayandi sudah komentar disini
    silahkan anda ikuti saja blog ini, atau silahkan kirim sms ke nomer sms center blog ini utk pesan artikel atau bertanya,

  20. Menegakan akidah sangat berat.

    memegang ajaran rasulullah sudah seperti memegang bara api yang panas..

    banyak bid’ah yang dilakukan oleh orang-orang yang lebih mengerti dari saya, bahkan para alim ulama yang bisa di bilang amalannya lebih tinggi dan saya tidak ada apa-apanya. kadang saya ingin memberi tahu bahwa itu kesalahan, malah saya di cemoohkan, dan ilmu saya juga yang kurang.. bagaimana cara saya menanggapinya yang ada di masyarakat.

    kadang saya tidak mengikuti tetapi di bilang tidak bergaul kepada masyarakat, saat kita mengikuti tapi hati terasa menentang.. syukron.. atas postingnya..

    Kita mengetahui ajaran islam yang benar, itu adalah untuk menghilangkan kebodohan pada diri kita, lalu orang-orang terdekat kita yang dibawah kekuasaan kita, contoh misalkan seorang suami, dia mendakwahi istri dan anaknya,

    Dan perlu diketahui, untuk mendakwahkan kepada orang lain, ini butuh ilmu, tidak asal kita tahu lalu disampaikan, ini bisa membuat anda malah dicemooh, atau malah masyarakat menjauh dari kebenaran,, menolak ajaran tersebut, apalagi tradisi disitu berseberangan dengan ajaran tersebut,

    Paling tidak kita mengingkari kebidahan yg ada di masyarakat dengan hati kita, jika kita belum mampu dan belum cukup ilmu untuk menyampaikan kepada masyarakat, sebab itu butuh ilmu, ilmu tentang dakwah,

  21. Assalamualaikum wr wb ….
    Saya bukanlah seorang yg pandai berbahasa arab,saya jg bukan seorang yg ahli kitab.
    bisakah tolong kirim kan arti dari seluruh kitab barjanji .
    tolong kirim kan ke email saya ..

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,
    Terimakasih mas riswoyo, silahkan anda baca disini saja, sudah ada terjemahan dan penjelasan dari BARJANJI tersebut, silahkan klik link ini

  22. Saya termasuk orang yang sering membaca kitab al barjanji,saya tahu kitab itu baik dari guru saya, dan guru saya tahu itu baik dari gurunya( kalau tidak baik , pasti tidak akan mengajarkannya).

    Terimakasih abi zahra sudah komentar disini,
    Patokan kebenaran bukanlah berdasarkan apa yang diajarkan oleh guru, sehingga kita taklid buta kepada guru kita,.. bukan seperti itu sikap yang benar, tapi lihat dulu, apakah yg disampaikan si guru itu benar atau tidak,. jika kita taklid buta, maka sama saja kita menjadikan kyai atau guru tersebut sebagai sesembahan selain Allah, silahkan baca penjelasannya disini

    sebagai salah satu bentuk kecintaan saya kepada Nabi. karena saya tidak bisa menunjukan kecintaan kecuali dengan mengikuti guru saya yang lebih dulu mendapat pengetahuan tentang kecintaan kepada Nabi.

    Seandainya anda tahu apa arti dari isi barjanji, maka anda tidak akan melakukannya, sebab arti dari syair barjanji itu yang rasulullah marah, menyanjung rasulullah sehingga menduduki kedudukan yang layak hanya untuk Allah, silahkan anda baca penjelasannya disini

    “Kalaulah kitab barjanji sesat menurut anda , maka anda menyesatkan orang yang menbacanya” sedangkan mereka yang membaca adalah sebagian besar kalangan ulama dahulu dan sekarang. Hanya Allah lah yang akan membalas setiap amal manusia.

    Baca penjelasan di link yang diatas, penjelasannya sudah cukup jelas, itu bukan bukti kecintaan kepada rasul, tapi itu adalah penyebab rasulullah murka, bahkan penyebab kita terjerumus dalam dosa besar, dosa kesyirikan,

  23. bisalah kalo orang ngga suka, mungkin kalo saya dulu ngajinya sama orang yg sama yg nulis blog ini q ikt,, pi alhamdulillah dulu saya ga ketemu rang ini,, lagian nanti semua itu yg akan memblas Allooh..

    Betul mas budi,sebelumnya terima kasih sudah komentar disini, semua yg akan membalas adalah Allah.

    cuma di akherat itu ngga bisa balik lagi ke dunia mas budi, tidak ada kesempatan untuk beramal lagi, jika di dunia mengamalkan amalan bidah, apalagi kesyirikan, maka penyesalan demi penyesalan di akherat kelak yang akan didapatkan..

    Mumpung masih di dunia,… mudah-mudahan Allah menunjuki anda dan kaum muslimin agar mengamalkan sunnah, dan meninggalkan kesyirikan dan bidah,.

    Saya tidak memaksa anda dan pembaca untuk mengikuti apa yang saya posting, saya hanya menyampaikan postingan yang sesuai dengan kebenaran, masalah anda atau pembaca ikut atau menerima, itu hanya hidayah Allah saja,. barang siapa yg Allah menghendaki hidayah bagi seseorang,maka tidak ada orang yang bisa menyesatkannya dan sebaliknya, jika Allah juga menghendaki kesesatan terhadap seseorang,maka tidak ada seorangpun yang bisa memberikan petunjuk padanya,… hidayah itu mahal, dan hidayah itu tidak datang sendiri,. harus dicari,.

  24. maaf.. kepada saudara pemilik posting ini. rasanya kurang Afdhol jika anda hanya menterjemahkan kata-kata bacaan barzanji tersebut secara langsung (bahasa indonesia). jika anda ingin menunjukan kepada semua umat harusnya diterjemahkan kalimat per kalimat sesuai kaidah bahasa tersebut (nahwu dan sharaf). sehingga dapat di simpulkan secara pasti bahwa kalimat2 yang ada dalam bacaan tersebut memang benar2 menyesatkan. trims sebelumnya.

    Terimakasih sudah komentar disini,.
    Terjemahan perkata sudah jelas, sudah ada postingannya disini, bahkan siapa pengarang barjanji dll silahkan klik link ini

  25. “Janganlah kalian berlebih – lebihan dalam memujiku seperti orang – orang Nashrani berlebih – lebihan dalam memuji Isa bin Maryam, saya hanyalah seorang hamba, maka katakanlah: Abdullah (hamba Allah) dan Rasulullah (utusan Allah).” (HR. Bukhari dan Muslim).

  26. bisakah anda jelaskan sejarah awal mula barzanji sampai bisa terkenal?

    Terimakasih mas Andi,
    Sudah hal yang umum, jika ada perbuatan jelek dilakukan terus menerus, maka perbuatan jelek tersebut tidak akan tampak sebagai kejelekan, apalagi itu dilakukan terus menerus secara turun temurun, demikian pula dengan barzanji ini,
    Padahal jika kita mengetahui siapa pembuatnya, pemikiran si pembuatnya, kita akan terbelalak sendiri, apalagi jika mengetahui isi dari barzanji, maka akan semakin takut kita kepada Allah, isinya penuh dengan kesyirikan,
    Maklum, kaum muslimin banyak yang tidak paham bahasa arab, jadi tidak paham arti dalam barzanji, silahkan baca disini postingannya

  27. tertulisnya asli bumiayu….
    saya warga bumiayu, saya merasa kurang pas dengan postingan anda….
    ayo kita duduk bersama dan kita saling berbagi ilmu…..
    saya ada di Kantor MWC Nahdlatul ‘Ulama Bumiayu…..
    Pengurus GP. Anshor Bumiayu

    Alhamdulillah, ada warga bumiayu yang baca blog saya, silahkan diskusi disini saja, silahkan komentar, nanti saya tanggapi, biar pembaca juga bisa mengambil manfaat,.

    kedepankan dalil, yang disebut dalil itu adalah : Perkataan Allah, Perkataan Rasulullah, dan Perkataan para sahabat,.

    Monggo pak yai,.

  28. sek ora gek berjanjen ya rono..
    nyong tetep berjanjen…

    sek gak ngarani bid’ah ya rono.. nyong tetep gek berjanjen….

    wong nana sek ngerti ndi sek ibadae ketompo endi sek ora…
    niat baik yakin allah bakal ngewei ganjaran sek apik… kabeh2 sko niat…..

    matur suwun kang sugeng, sampun koment teng mriki,.
    mangga mawon kang, sebab sing bakal tanggung jawab mengko nang ekherat ya dewek-dewek koh..

    Kabeh-kabeh seko niat? bener, tapi niat sing koyo nopo? monggo dipun priksani teng mriki

  29. Assalamualaikum wr wb ….tetep semangat pak..untuk memberikan susuatu hal yang benar yang berdasarkan alquran dan sunnah rasulullah..semoga alloh swt..melindungi bapak….

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,
    terimakasih atas suport dan doanya,.

  30. aslmkm…wr wb.
    mohon saran bagaimana kita harus bersikap…

    ketika harus menerima undangan dari tetangga utk acara yang biasanya selalu diiringi dengan bacaan manaqib maupun barzanji yang notabene selama ini saya tidak faham sama sekali knp harus dibaca…

    dan bahkan ketika baca tulisan bpk justru kesyirikan yg kita dapat ketika membacanya….

    Mengingatkan ttg kssyirikan ini kepada masyarakat dengan tradisi ritual ini blm menjadi kemampuan saya. oleh karena itu bagaimana sebaiknya saya bersikap ketika harus menerima undangan trsebut…???

    apabila saya tidak hadir akan mendapat sanksi sosial tentunya dan merasa tidak enak dengan tetangga, bagaimana pula saya harus bersikap ketika menghadiri acara tersebut???

    mohon saran dari bapak…terima kasih sebelumnya
    wassalam…

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    Terimakasih arok,sudah komentar disini,.
    Memang realita kaum muslimin yang terjerumus dalam praktek diatas, itu tidak paham bahasa arab, tidak paham akidah dengan benar, sehingga amalan yang mengandung kesyirikan pun gemar dikerjakan, bahkan dibela mati-matian,. sementara amalan yang betul-betul diajarkan Rasulullah malah dicelanya,. inilah salah satu jebakan setan,

    Cobalah kita pelajari ajaran islam dengan pemahaman yang benar, menghidupkan sunnah-sunnah rasul, seperti shalat berjamaah 5 waktu di masjid bagi laki-laki, yang mana ini sangat langka, kaum muslimin shalat berjamaah yang paling rame adalah ketika shalat jumat doang,. nah anda mulai praktekkan hal ini, shalat di masjid 5 waktu berjamaah, jika di masjid anda shalat jamaahnya cuma saat shalat maghrib,isya,shubuh dan shalat jumat saja, maka anda coba praktekkan, jika tidak ada yang adzan, coba anda yang adzan,.

    Kemudian berakhlak baik dengan masyarakat, bermuka manis,ramah,murah senyum, dan sebarkan salam kepada mereka,.

    Mungkin bisa juga sering memberikan hadiah,.

    Insya Allah dengan sikap-sikap seperti itu, dimana kita lebih rajin beribadah daripada masyarakat yang gemar ritual barjanji, kita lebih berakhlak mulia, menebar salam, maka masyarakat dengan sendirinya bisa menilai, malah mungkin akan lebih menghormati anda, walaupun anda tidak ikut2 ritual mereka,. mungkin anda akan lebih disegani,.

    Perlu diingat pula, jangan menyebutkan kepada masyarakat bahwa barzanji itu mengandung kesyirikan, masyarakat tentu tidak akan terima dan mungkin akan memandang anda berpaham nyeleneh,. karena masyarakat belum paham apa itu syirik,. jadi anda jangan pernah menjelaskan demikian, untuk sementara waktu,. hal tersebu cukup sebagai pengetahuan anda saja, agar anda tidak terjerumus dalam praktek tersebut,.

  31. subhanallah…..
    hambe hanye lah ensan yg hina.tiade berelmu…

    hanye lah sang mahe ZAT yg mampu memberi petunjuk,ALQUR’AN sebagai penunjuk jalan dan sunnah sebagai penerang..

    YG MANE yg benar semoge ALLAH kekalkan, seandai nye yg melakukan barjanzi salah.cukop lah ALLAH dan rosul yg tau.. mohon maaf admin.

    Terimakasih abie, sudah komentar disini,
    Yang jelas Allah sudah mengutus Rasulnya, dan sudah menjelaskan seluruh syariatnya,.
    Dan barzanji bukanlah termasuk syariat yang Allah tetapkan, sehingga barzanji bukanlah kebenaran,,.

    Sungguh pelaku barzanji akan dimintai pertanggungjawaban, apalagi isinya ada yang mengandung kesyirikan,. padahal syirik adalah dosa besar,.

  32. Assalamu alaikum ,

    Mau nanya apa iya memuji serta meminta pertolongan kepada Rasulullah itu sesat, lalu kenapa ketika dalam sebuah kisah rasulullah mala menghadiakan selimut bergaris pada seorang sahabat yang memujinya, bukan malah memarahi atau murkah padanya.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah
    Pujian Allah kepada manusia yang paling mulia adalah ABDULLAH, HAMBA ALLAH,
    Rasulullah melarang sahabat untuk memuji Rasulullah secara berlebihan, seperti yang ada dalam berzanji,
    sabda beliau:

    لاَ تُطْرُوْنِي كَمَا أَطْرَتِ النَّصَارَى ابْنَ مَرْيَمَ، فَإِنَّمَا أَنَا عَبْدُهُ، فَقُوْلُوْا عَبْدُ اللهِ وَرَسُوْلُهُ.

    “Janganlah kalian berlebih-lebihan dalam memujiku, sebagai-mana orang-orang Nasrani telah berlebih-lebihan memuji ‘Isa putera Maryam. Aku hanyalah hamba-Nya, maka kata-kanlah, ‘‘Abdullaah wa Rasuuluhu (hamba Allah dan Rasul-Nya).’”[HR. Al-Bukhari (no. 3445)]

    Anas bin Malik Radhiyallahu anhu berkata, “Sebagian orang berkata kepada beliau, ‘Wahai Rasulullah, wahai orang yang terbaik di antara kami dan putera orang yang terbaik di antara kami! Wahai sayyid kami dan putera sayyid kami!’ Maka seketika itu juga Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    يَا أَيُّهَا النَّاسُ قُوْلُوْا بِقَوْلِكُمْ وَلاَ يَسْتَهْوِيَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ، أَنَا مُحَمَّدٌ، عَبْدُ اللهِ وَرَسُوْلُهُ، مَا أُحِبُّ أَنْ تَرْفَعُوْنِيْ فَوْقَ مَنْزِلَتِي الَّتِيْ أَنْزَلَنِيَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ.

    “Wahai manusia, ucapkanlah dengan yang biasa (wajar) kalian ucapkan! Jangan kalian terbujuk oleh syaithan, aku (tidak lebih) adalah Muhammad, hamba Allah dan Rasul-Nya. Aku tidak suka kalian mengangkat (menyanjung)ku di atas (melebihi) kedudukan yang telah Allah berikan kepadaku.” [HR. Ahmad (III/153, 241, 249)]

    Selengkapnya bisa dibaca disini

  33. Wahabi goblog

    Terimakasih, sdh komentar di blog wahabi goblog,.
    Kenapa anda komentar disini?

    Maaf, nama Ali saya ganti dengan bukan Ali, karena Ali itu pinter, cerdas, dan pemberani,.

  34. Assalamualaikum.. salam sejahtra buat kita semua
    semoga kita selalu dalam lindungannya….

    berarti intinya menurut Anda para ulama yang terdahulu SALAH.. ..

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Terimakasih sudah komentar disini,.

    Perlu kita sepakati dulu, bahwa patokan kebenaran adalah Rasulullah,.
    Apa yang diajarkan oleh Rasulullah adalah kebenaran, kemudian diamalkan oleh para sahabat,.

    Jika ada orang atau tokoh yang dikatakan sebagai ulama, lalu mengamalkan amalan yang tidak diajarkan oleh Rasulullah, tidak diamalkan oleh para sahabat, maka jika ada yang seperti itu, maka orang atau tokoh, atau apapun namanya itu telah melakukan kesalahan, telah menyimpang dari jalan kebenaran,.

    Jadi intinya bukan ulama terdahulu itu salah, tapi intinya apakah apa yang dikerjakan oleh mereka itu pernah diajarkan oleh Rasulullah atau tidak, dan apakah pernah diamalkan oleh para sahabat atau tidak,.. itu intinya,.. jangan salah faham,. bukan menyalahkan para ulama terdahulu,.. tapi dilihat , apakah mereka itu sejalan dengan apa yang diperintahkan oleh Rasulullah atau tidak,.

  35. Terimakasih kang caca, pertanyaan yg sangat bagus,
    Jika kita meminta tolong kepada makhluk selain allah, dan mereka itu mampu memberikan pertolongan tersebut, maka itu bukanlah syirik,

    Yang dikatakan syirik itu jika kita meminta kepada pihak lain, yang mana pihak lain tsb tidak mampu memberikan pertolongan tersebut, dan yang bisa memberikan hanya Allah,

    contohnya meminta kepada makhluk agar dimasukan ke dalam surga,agar diampuni dosanya, agar dilepaskan dari siksa neraka,

    contoh dalam syair barjanji:
    Hambamu yang miskin mengharapkan
    “Karuniamu (wahai Rasul) yang sangat banyak”
    Padamu aku telah berbaik sangka
    “Wahai pemberi kabar gembira dan Pemberi Peringatan”
    Maka tolonglah Aku, selamatkan Aku
    “Wahai Penyelamat dari Sa’iir (Neraka)”
    Wahai penolongku dan tempat berlindungku
    “Dalam perkara-perkara besar dan berat yang menimpaku”—–>>>

    <>>

    ————
    maaf mungkin pemahaman saya salah, bukankah syair tersebut mengingatkan esok kejadian di hari kiamat, Alloh hanya mengizinkan Rasulullah Muhammad saw yang memberi syafaat..(penolong) ……kalau ingin mendapat pertolongan dari Rasululah maka selama di dunia ini harus banyak-banyak membaca shalawat

    Terimakasih anda masih komentar disini,. dan mengajukan pertanyaan,. baik mas adam , saya nukil komentar anda, dan penjelasan tentang dimana menyimpangnya, atau kesyirikannya,.

    saya nukil dari awal,..

    Terimakasih kang caca, pertanyaan yg sangat bagus,
    Jika kita meminta tolong kepada makhluk selain allah, dan mereka itu mampu memberikan pertolongan tersebut, maka itu bukanlah syirik,

    Yang dikatakan syirik itu jika kita meminta kepada pihak lain, yang mana pihak lain tsb tidak mampu memberikan pertolongan tersebut, dan yang bisa memberikan hanya Allah,

    contohnya meminta kepada makhluk agar dimasukan ke dalam surga,agar diampuni dosanya, agar dilepaskan dari siksa neraka,

    Makhluk tidak ada yang bisa memasukkan ke dalam surga, mengeluarkan dari neraka, tanpa ijin Allah, Jadi hanya Allah yang bisa melakukannya,. Jika meminta kepada makhluk agar dimasukkan ke dalam surga, maka ini sudah termasuk dalam kesyirikan,.

    Lafadz barzanji yang anda nukilkan :
    contoh dalam syair barjanji:
    Hambamu yang miskin mengharapkan
    “Karuniamu (wahai Rasul) yang sangat banyak”

    Ini adalah kesyirikan yang nyata, yang memberikan karunia hanyalah Allah, bukan Rasulullah,. Rasulullah saja meminta karunia kepada Allah, jadi ucapan diatas adalah salah satu bentuk kesyirikan, sebab rasulullah tidak mampu memberikan karunia kepada manusia, yang memberikan karunia adalah Allah saja,

    Padamu aku telah berbaik sangka
    “Wahai pemberi kabar gembira dan Pemberi Peringatan”
    Maka tolonglah Aku, selamatkan Aku
    “Wahai Penyelamat dari Sa’iir (Neraka)”

    kata Yang terakhir, yaitu wahai penyelaman dari sa’iir, siapa yang mampu menyelamatkan dari neraka?
    Hanya Allah saja, Rasulullah tidak mampu menyelamatkan dari neraka,. bahkan rasulullah saja berlindung kepada allah dari siksa neraka,.. bagaimana mungkin rasul bisa menyelamatkan dari neraka?
    Ini adalah kesyirikan yang nyata,.

    Wahai penolongku dan tempat berlindungku
    “Dalam perkara-perkara besar dan berat yang menimpaku”

    kata diatas juga kesyirikan, bahkan bukan syirik kecil, jika diyakini seperti itu, maka bisa mengeluarkan pelakunya dari islam,.
    Tempat berlindung hanyalah Allah, bukan rasulullah,. bukan pula selainnya, hanya kepada Allah kita berlindung,.
    Rasulullah saja minta perlindungan kepada Allah, tidak kepada selainnya,…

    Jadi,.. apakah belum jelas apa kesyirikan dalam syair barzanji tersebut??? Hanya Allah lah yang mampu memberi petunjuk,.. walaupun petunjuk sudah jelas, jika Allah belum memberikan hidayah taufik padanya,.. maka petunjuk tersebut akan tampak sebagai kegelapan,..

  36. Terima kasih atas tanggapannya

    Karena pemahaman saya, Rasulullah itu memberikan kita karunia Alloh yang sangat luar biasa yang dapat memberikan keselamatan kebahagiaan dunia akherat yaitu Al Qur’an dan sunah beliau…….
    Memang ada 2 pendapat besar dalam penyebutan Rasulullah saat ini, ada yang menganggap sebagai tawassul sedang pihak lain menganggap sirik…..

    saya sendiri dalam posisi tidak bisa menghakimi 2 pendapat tersebut.

    Memang ada tuntunan tentang cara berdoa dengan wasilah amal kebaikan kita.
    Maka ada juga yang berdoa dengan wasilah kecintaan/kerinduan pada Rasulullah…

    Biasanya adabnya mereka menyebut Yaa Alloh Yaa Rasulullah……..(tidak pernah ada yang seperti kaum nasrani yang menyebutnya (mohon maaf, hanya menyebut yang salah saja) yaa “tuhan muhammad”…..

    Karena Muhammad maqomnya adalah Rasulullah bukan tuhan/bukan anak tuhan.

    penyebutan Yaa Rasulullah ini hanya adab saja, sopan santun yaitu mengingat kemurahan Alloh memberikan kita Rasul manusia termulia yaitu Muhammad saw

    Apakah Rasulullah tidak mengajarkan adab dalam berdoa?
    Doa itu ibadah, dan ibadah itu wajib mengikuti contoh yang diajarkan oleh rasulullah, dan Rasulullah tidak pernah mengajarkan adab berdoa dengan cara seperti itu,.
    Janganlah kita membikin adab-adab sendiri dalam berdoa,.
    Para sahabat yang merupakan generasi yang PALING MENCINTAI rasulullah, tidak melakukannya,..

    sebenarnyalah memuliakan Rasulullah yang tak pernah terucap itu adalah saat anda patuh mendengar dan mentaati Rasulullah dengan berpegang pada Al Qur’an dan sunah, dalam seluruh hidup, kenapa anda tidak takut mematuhi segala perintah dan menjauhi larangan Rasulullah Muhammad saw, dan meyakini seyakin-yakinnya bahwa patuh pada Muhammad saw akan masuk surga padahal anda tahu betul bahwa Muhammad saw itu manusia???

    salah satu jawabnya yang pasti karena firman Alloh adalah kepastian, meskipun seluruh makhluk kafir, adalah : “katakanlah wahai Muhammad : Kalau engkau mencintai Alloh maka patuhlah padaku (Muhammad).

    Orang-orang di akherat akan bersama-sama dengan yang dicintainya….(hadis)

    inti dari komen saya adalah memuliakan dan menghormati Rasulullah itu bisa sebebas setinggi mungkin asal tidak menganggap Muhammad saw sebagai tuhan/dewa/anak tuhan dll tetapi tetap yakin dan pasti bahwa Muhammad saw adalah Rasulullah…–> UTUSAN ALLOH
    barangsiapa yang memusuhi UTUSAN ALLOH berarti melawan ALLOH, barangsiapa patuh pada Rasulullah berarti CINTA ALLOH.

    Dan rasulullah tidak pernah mengajarkan berdoa kepada orang yang sudah mati, sebab itu adalah kesyirikan,
    perkataan Yaa Rasulullah, ini adalah bertawasul kepada nabi, dan ini merupakan salah satu kesyirikan,.

    Dan bukan bentuk kecintaan kepada nabi perbuatan ini, bahkan mendatangkan kemurkaan Allah,. bukan mendatangkan KECINTAAN ALLAH

    Barangsiapa mencintai Rasulullah, maka lakukanlah apa2 yang diperintahkan oleh Rasulullah,.
    Jika ada orang yang mengaku cinta rasul, tapi melakukan amalan yang tidak diperintahkan oleh Rasulullah, maka cintanya adalah PALSU,.. dusta,.

    Dialog bagus tentang tawassul,. silahkan buka link ini

    Memuji nabi juga tidak boleh berlebih-lebihan, padahal nabi masih hidup, apalagi setelah matinya,. silahkan baca postingannya disini

  37. bukan apa-apa, sebaiknya ditelusuri dulu apa makna sholawat, apa mangsud syafaat, dari segi tata bahasa, syafaat itu artinya pertolongan, sehingga orang mlarat bisa memberikan syafaat, ulama bisa memberikan syafaat, semua orang bisa memberikan syafaat, namun syafaat “uthma” hanya dianugerahkan Allah swt kepada Rasulullah Muhammad saw dimana Rasulullah dianugerahi hak untuk menolong (syafaat)

    pada hari kiamat nanti, dengan menuntun di jembatan sirath, memberikan minum dari telaga haudh di padang mahsyar dll kepada umat beliau..dan umat Rasullullah yang beriman sebesar biji dzarrah dengan dosa maksiat sepenuh bumi maka atas izin Allah swt maka Rasulullah bisa memberikan syafaat diselamatkan dari neraka sa’ir…

    syafaat Rasulullah tidak terbatas, beda dengan manusia biasa, paling-paling menolong dengan sedekah uang, ikut mendoakan, memberikan semangat dll……

    hendaknya untuk menyampaikan sesuatu itu dengan ilmu yang bisa dipahami, jangan menimbulkan huru hara di muka bumi…

    karena barangsiapa melakukan sesuatu yang menimbulkan huru-hara di muka bumi maka dosanya sangat besar….orang muslim yang memberikan cobaan pada sesama muslim maka akan diberi azab oleh Allah swt……

    hendaknya memberikan peringatan, nasehat, dan menegakkan kebenaran….jangan membahas sesuatu dengan niat iseng-iseng agar ribut dan niat-niat tidak ikhlas lainnya….

    Terimakasih adam,..
    ketahuilah,.
    shalawat yang kita amalkan, yaitu shalawat yang diajarkan oleh Rasulullah, maka kita akan mendapatkan syafaat,. tapi jika kita mengamalkan shalawat bikinan manusia selain rasulullah, maka kita tidak akan mendapatkan shafaat,

    shalawat buatan manusia penyebab orang yang mengamalkannya akan diusir dari telaga rasulullah,.

    shalawat buatan manusia penyebab Allah murka kepadanya, penyebab rasulullah murka kepadanya,.

    orang yang membuat-buat shalawat itu secara tidak langsung telah menuduh rasulullah berdusta, tidak menyampaikan shalawat tersebut, sehingga dikarang oleh manusia belakangan,,

    Orang yang membuat shalawat akan menanggung dosa orang yang mengamalkannya, terus bertumpuk-tumpuk dosanya,.. na’udzubillahi min dzalik,.

    Orang yang membuat shalawat telah menimpakan kedzaliman pada dirinya sendiri, juga pada orang lain,. sehingga kelak dia akan mendapatkan doa dari para pengikutnya agar siksanya di nerak ditambah,.

    • ALLAH SWT mengutus seorang rasul agar mengajarkan para manusia untuk beribadah kepada ALLAH SWT, cara ibadahnya yaitu dengan itiba kepada rasul jadi disini jelas rasul hanya di utus allah untuk menyampaikan wahyu2 ALLAH agar manusia itu beribadah,taat,tunduk kepadanya (“IYYA KANA’BUDU WAIYYA KANASTA’IN”.) jadi rasul tidak ingin di sanjung melebihi tuhannya tapi di turut cara ibadah ……

  38. Assalamualaikum, saya akan bernikah tidak lama lagi.

    pada malam selepas pernikahan, ibu saya meminta saya untuk berzanji, dia sangat berharap.

    saya pernah dengar ttg kemungkaran berzanji ini dan cuba usul untuk tidak berzanji tetapi ibu saya tidak percaya dan tetap mahukan saya berzanji.

    adakah sy wajib mengikut kata ibu sdgkn saya was was sama ada saya boleh melakukannya ataupun tidak.

    apakah hukumnya dan apa perlu saya lakukan?

    wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    tidak usah turuti kemauan ibu mba, sebab dalam syair barzanji ada lafadz2 kesyirikan, selain itu tidak ada contohnya dari rasulullah,

    silahkan kasih dengar penjelasan ustadz rasul bin dahri dalam video diatas, insya Allah sangat jelas penjelasannya

  39. Kalau ingin mentafsir, ingin mendalami tolong dengan hati yang bersih. jangan di dasari dengan kebencian. karena, kebencian akan memunculkan dalil2 yang hanya memojokkan.
    mendalami kalimat janganlah sepotong2 .. karena akan mengurangi maknanya.
    Al qur’an pun bisa jadi dalil yang sesat, jika menganalisanya seperti itu ….
    shalawat adalah tanda cinta kepada rasulullah, dengan cinta pada utusan Allah, maka akan lahir cinta kepada Allah …

    terimakasih shofie,..
    Panutan kita adalah rasulullah,.
    Orang yang paling mencintai rasulullah adalah para sahabat, tidak ada orang yang lebih mencintai rasulullah yang nilai kecintaanya melebihi para sahabat,.

    Apakah sahabat membuat shalawat sendiri demi mewujudkan cintanya kepada rasulullah?? TIDAK, justru para sahabat bertanya bagaimana cara bershalawat, lalu rasulullah ajarkan, bukan mereka membuat-buat senediri lafadz shalawat,

    Sehingga rasulullah mengajarkan shalawat kepada para sahabat, seperti apa? silahkan baca postingannya disini

    Orang yang paham tafsir yang benar, maka tidak akan pernah membuat shalawat sendiri, atau mengamalkan shalawat buatan manusia,. cukup akan mengamalkan shalawat yang diajarkan oleh rasulullah

    Orang yang ngaku mencintai rasulullah, hanya akan mengamalkan shalawat yang rasulullah ajarkan, bukan mengamalkan shalawat buatan manusia,. jadi pengakuan cinta yang dusta orang2 yang melakukan shalawat2 bidah,. cintanya gombal, hanya klaim semata, cinta yang palsu

  40. Sedikit usul….
    Kalau bisa nama blognya diganti ja mas…..
    Jangan bawa2 bumiayu…..

    TErimakasih mas Faiz, sdh komentar disini,.
    Usulnya ditampung, nama blog itu sdh paten, tidak bisa diganti, dan itu asal daerah saya,. saya asli dari bumiayu,. dan itu bukan membawa-bawa kepentingan warga bumiayu,.

    Karena pendapat2 anda sama sekali tidak merepresentasikan pendapat warga bumiayu…..

    Oh ya satu lagi,,, klo bisa sekali2 main ke benda biar bisa diskusi bareng santri2 sana….. Jadi njenengan bisa dapet temen diskusi yang keilmuannya mumpuni….. Syukur2 njenengan juga mau diskusi bareng masyayikh benda trus hasilnya di share…..

    Diskusi disini saja mas, di blog ini, kan yang membaca banyak, seharinya yang membaca mencapai 10 ribuan lho , jadi manfaatnya bisa dibaca oleh banyak orang,. silahkan mas jika punya kenalan di pondok yang mau diskusi,.

    Sekali lagi sbg warga bumiayu say mohon jangan pake nama bumiayu untuk sesuatu pendapat yg bersifat pribadi….. Bukan pendapat warga bumiayu secara umum…..

    Mas faiz, saya tanya,. jika yang diposting di blog ini misalkan itu adalah pesan atau aspirasi warga bumiayu, berarti mas menerima dan setuju, begitu,.

    Sekarang begini mas,. yang disampaikan di blog ini adalah ayat alquran, hadits, dan penjelasan para ulama, penjelasan para sahabat,. mereka jauh sekali kapasitasnya dari warga bumiayu secara umum,.
    Bahkan Allah yang menciptakan alam semesta ini, bumiayu pun ciptaan Allah juga bukan?

    Jadi,. Apa yang saya posting disini adalah jauh lebih besar dari sekedar kepentingan atau aspirasi warga bumiayu,.

    Mudah2an dari blog ini banyak warga bumiayu yang tercerahkan, agar berislam dengan cara berislamnya para sahabat, berislam berdasarkan dalil, berdasarkan ilmu, berdasarkan penjelasan rasulullah kepada para sahabatnya,.

    para sahabat adalah generasi terbaik umat ini, Allah yang memilih para sahabat untuk menemani nabi muhammad shalallahu alaihi wasallam,

    Apakah anda tidak suka, jika blog ini mencantumkan itu semua???
    Mudah-mudahan Allah memberikan hidayah taufik kepada anda, pembaca, juga warga bumiayu,. agar bisa memahami islam dengan pemahaman para sahabat, sebab itulah satu-satunya jalan menuju keselamatan,. silahkan lihat postingannya disini

    • mas faiz,,admin blog ini hanya menyampaikan kebenaran sesuai Al-Qur’an & Sunnah,,bukan berpendapat secara pribadi,,jadi anda tdk perlu mempersoalkannya

  41. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
    Amal itu diterima Allah syaratnya 2:
    1. Ikhlas semata2 karena Allah SWT. ini semua muslim pasti menerimanya.
    2. Sesuai dengan contoh Nabi Muhammad SAW berdasarkan Hadits2 Shahih. Ini yang tidak semua muslim menerimanya. Bahkan mengada adakan amalan baru yang jelas2 tidak ada tuntunannya dari Nabi. Jika hal itu baik, pasti sudah di amalkan oleh para Sahabat yang telah dijamin Jannah oleh Allah SWT.

    Wallahu a’lam..

    Semoga antum selalu diberikan kesehatan dalam berdakwah. Amien

    wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    Iya, terimakasih mas Rifqi,. betul sekali, hilang salah satu syarat diatas, maka amalannya sia-sia,.
    Jazakumullahu khairan atas suport dan doanya,

  42. untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku! itulah kata pantas untuk menyelesaikan perdebatan ini.

    Mas Rizki, terimakasih sudah komentar disini.

    Anda sadar dengan komentar anda? bukan ucapan sepele lho mas,..
    kata2 tersebut adalah diucapkan kepada ORANG KAFIR,. apakah anda menganggap saya kafir?

    Jadi, siapakah sebenarnya yang mudah mengkafirkan?

  43. allhamdulillah saya baca al barzanji tiap malam jumat,,ya allah yang maha pengampun lagi maha pemurah lagi maha mengetahui ampuni dosa kami,,marilah duduk bersama selesaikan perbedaan yang ada,toh kita masih punya kesamaan,kita sama2 orang islam,jngan lhat perbedaan saja,shollu ala nabi.
    yang msih baca al barzanji LANJUTKAN

    terimakasih makmum, komentar yang bagus,.
    Itulah rahasianya, kenapa IBLIS itu lebih suka kepada pelaku kebidahan,.
    Maling, garong,copet,pezina,tukang mabok,.. mereka menyadari kalau perbuatannya itu dosa, maksiat,. tapi pelaku bidah menganggap perbuatan bidahnya adalah pahala, padahal semua bidah itu adalah maksiat, dan tidak semua maksiat itu adalah bidah,.
    Silahkan baca postingan ini

  44. mas admin,,sy mau nanya bgmna hukumnya acara selamatan bayi yg baru lahir dgn disertai dgn cukuran rambut bayi?
    apakah itu bid’ah?

    Bayi dicukur sekalian diberi nama, itu di hari ke 7,juga menyembelih kambing 1 ekor utk bayi perempuan, dan 2 ekor utk bayi laki-laki, lalu dibagikan ke tetangga, baik sudah siap saji, atau mentah, itu yg diajarkan oleh Rasulullah,
    Bisa juga dengan mengundang makan pas hari ke 7 tersebut,

    • apakah cukur rambutnya ada ketentuan hrs brpa helai bgtu?
      sy dengar dr sodara ktny semua rambut bayi dicukur alias gundul, lalu rambut yg udh dicukur tsb ditimbang utk kemudian ditukar dgn emas sebanyak berat rambut utk selanjutnya emas tsb disumbangkan.
      Benarkah bgtu?

      silahkan lihat di postingan ini mba vita, klik disini

    • sy dengar dari sodara sy,,
      aturannya yaitu bayi dicukur gundul, lalu rambut bayi tsb ditimbang utk kemudian dibelikan emas seberat rambut bayi seberapa gram, lalu emas tsb disumbangkan.
      Apakah hal itu jg dibenarkan?

      ya, betul mba, dan itu dilakukan pada hari ke tujuh, sudah saya posting, silahkan lihat disini

      • terimakasih,,ternyata disumbangkannya bukan sebesar nilai emas ya,,
        yg benar sebesar harga perak..

        Bisa dua pilihan mba, rambutnya ditimbang, berapa beratnya, lalu bisa bersedekah dengan emas atau perak seberat rambut tersebut,.
        Jadi silahkan memilih, mau emas atau perak,. tentu sesuai kemampuan,. islam itu mudah,. dan indah..

  45. min
    nek ora percoyo karo kyai trus pak percoyo sopo..
    Mosok kon percoyo karo awakmu..
    Awakmu duwe guru ora?
    Guru mu Kyai po dudu?..
    Opo awakmu temu sinau langsung karo Rosulullah?
    Nek pak luru duwit sing bener..
    Ojo nyesatke..
    Ora reti agomo jo dongeng agomo..
    Tak sobek sobek rung lambe mu..

    Percoyo karo rasulullah rah kang,.
    Yen omongane kyai niku podo karo omongane rasulullah, ya dipeluni rah kang,.
    Ojo koyo kebo dicocok cungure,. digawa ngalor melu ngalor, digawa ngidul melu ngidul,. digowo maring jagal arep disembeleh kebo tah nurut bae rah,.
    monggo diwoco kang, klik nang kene

    • mous…awakmu ngerti Al-Quran kanggo sopo?
      Kango ne wong sing mikir. lha awakmu iso mikir po ra.
      Percoyo karo kyai oleh wae, ning kudu di saring omongane..
      podho opo ora karo ngendikare Rasulullah.
      Yen nyimpang yo ojo di percoyo.
      opo maneh Rasulullah lan shohabate ra ngajarke…
      opo kyaine awakmu ngajarke omongan kasar mengkono?

  46. hahaha mencerminkan banget 73 golongan,.,.,
    masing2 merasa 1 golongan yang akan selamat,.,.,

    padahal hanya ALLAH yang tahu, intinya kita hanya beribadah (dengan persepsi masing2 silahkan, asal tujuannya mengakui tiada tuhan selain ALLAH, MUHAMMAD utusan ALLAH) jangan saling vonis lah,.,.,mau nanti kita ke surga ke neraka ke ,.,., itumah kehendak ALLAH ,.,.,.,. musuh yang jelas mah noh NASRANI ma YAHUDI yg ga akan selalu terima ISLAM,.,., harusnya kita bersatu dalam perbedaan menghadapi musuh yang 2 iitu noh,.,.,

    Yahudi dan nasrani jelas itu musuh islam, itu sangat kelihatan,. dan lucunya umat islam pada meniru kebiasaan yahudi dan nasrani,.
    Mau bukti,.. gampang,
    Yahudi, paham ilmu tapi tidak diamalkan,.. demikian pula umat islam, ada yang paham ilmu,paham kebenaran tapi mereka beribadah tanpa ilmu,.

    nasrani, bodoh tentang ilmu beramal tanpa ilmu,. demikian pula umat islam, banyak yang melakukan amal ibadah tanpa ilmu, membuat-buat amalan sendiri, sehingga terjerumus dalam kebidahan,.

    Gimana mau melawan yahudi dan nasrani, lah wong cara beragamanya ditiru,. ngimpi kali ye…

  47. apakah kita ga sadar kalau kita di sini juga sedang menjalankan bid’ah…
    contoh kecil saja…
    nabi tidak pernah mengajarkan untuk main internet, juga tidak pernah menggunakan internet, apalagi diskusi lewat blog,

    apakah ini tidak bid’ah…. ?????

    Masih banyak mas goceng,.
    Masjid pake keramik juga bidah mas,.
    Kita makan bakso, mie ayam, itu juga bidah, lah rasul ngga pernah ngebakso,.
    Mobil, pesawat,ojek,becak, itu semua juga bidah mas,. lah kapan rasul pernah naik mobil,.
    Kenapa itu bidah? baca postingan ini dulu mas goceng, silahkan klik saja ya

  48. Saudaraku, ingat…umat islam beribadah mempunyai tuntunan al-qur’an dan sunnah, serta mempunyai kapling masing-masing, artinya mereka melaksanakan ibadah berdasarkan hadit yang dipaparkan oleh ulama yang berbeda-beda,

    jadi nggak usah kita repot hanya gara-gara kitab berzanji ini…

    karena setiap yang kita lakukan pasti ada kabikan dan keburukan, yang tidak setuju ya…enggak usah diikuti…

    Iya, ga usah repot-repot gara-gara barzanji ini, karena haditsnya juga ga ada, jadi tinggalin aja barzanji ini, ga ada manfaatnya, malah kalau mengamalkan berarti menyelisihi Rasulullah, rasul tidak mengajarkan barzanji, bahkan arti dalam barzanji itu mengandung kesyirikan, na’udzubillahi min dzalik

    Jadi, ga usah diikuti,.

  49. mas klu mengupas perkataan penyair berfikirlah sbg penyair
    Klu Allah tdk menciptakan manusia bernama Muhammad apakah kau yakin bisa selamat dunia akhirat, dgn wahyu dan firman Allah yg disampaikan ke Muhammad melalui jibril
    Makanya Nabi Muhammad dikatakan penyampai berita baik

    mas sy yakin anda pasti pernah berkata sesuatu tapi org mengartikannya tidak sesuai dgn yg anda maksud begitulah klu anda mengupas barzanji melalui otak anda saja dan menyampaikannya melalui sosmed

    Bila org mengaji tanpa guru maka setanlah gurunya

    Oh itu syair ya bang Amri,
    Kalau itu syair, ya jangan dijadikan sebagai ibadah dong,.
    Ibadah itu hak Allah, Allah yang menetapkan, jadi ga boleh beribadah dengan ibadah hasil karangan manusia,.

    Kalau ada orang yang membuat barzanji, lalu dijadikan sebagai ritual ibadah, itu gurunya siapa mas?
    Allah tidak mengajarkan barzanji, Rasulullah juga tidak, para sahabat, tabiin, tabiut tabiin juga tidak,.

    Imam yang empat juga tidak mengajarkan,.. lalu ikut siapa dong,.

    Guru imam bukhari juga tidak mengajarkan, kalau ga ada guru yang mengajarkan barzanji,.. berarti itu apa dong mas,. kalalu sesuai koment anda, kalau ga ada gurunya, berarti dari setan dong,.

  50. Jangan penuhi otak dan hatimu dengan ilmu yang hanya secuil, sehingga tidak bisa lagi menampung ilmu Allah yang sangat luas
    Saya sangat membenci perdebatan, akan tetapi Allah menggerakkan hati saya untuk membela Kekasih Allah Muhammad SAW dari orang-orang yang merendahkannya seperti kalian, dan menghalangi-halangi dari mengagungkan dan memuliakan namanya
    Makna Qasidah yang antum anggap kufur dan syirik, baca dengan hati yang lapang.

    يَا مُجِيْرُ مِنَ السَّعِيْرِ فَأَغِثْنِي وَأَجِرْنِي
    فِي مُلِمَّاتِ اْلأُمُوْرِ يَا غِيَاثِ يَا مَلاَذِ
    “Wahai Rasulallah yang menyelamatkan dari Neraka Sa’ir, tolonglah aku dan selamatkanlah aku.Wahai penolongku, wahai tempat berlindungku di dalam segala perkara-perkara yang sulit.”

    Kalimat dalam Qasidah diatas banyak sekali dianggap oleh mereka sebagai kata-kata yang menyekutukan Allah. Karena menurut mereka ketiga kata tersebut hanya layak di tujukan kepada Allah dan bukan kepada makhluk.

    Ya, jelas sekali itu kalimat kesyirikan, hanya Allah yang mampu menyelamatkan manusia dari neraka,. RASULULLAH TIDAK MAMPU,.

    Qasidah diatas adalah kata-kata kesyirikan, menjadikan Rasulullah seolah-olah mempunyai kemampuan yang setara dengan Allah, karena Rasulullah tidaklah mampu menyelamatkan manusia dari Api neraka

    Allah, sang Al-Khaliq, adalah Dzat yang dapat memberi manfaat dan madharat, sementara makhluk tidak mempunyai daya apa-apa untuk memberikan manfaat atau madharat kepada orang lain kecuali kepada siapa yang dikehendaki.
    Manusia, aku, kamu dan juga Rasulullah SAW diberikan sifat mujir, ghauts dan maladz (bisa memberikan pertolongan atau perlindungan) adalah dalam kapasitas sebagai makhluk (yang diciptakan) dan bukan sebagai Khaliq (Pencipta). Jadi, ada sekat jelas antara kedudukan khaliq dan kedudukan makhluq.
    Sekedar contoh, jika kita minta pertolongan atau meminta perlindungan kepada seseorang karena kita sedang kesusahan, apakah berarti kita telah musyrik karena tidak meminta perlindungan langsung kepada Allah?
    Atau jika kamu sakit, lantas minta pertolongan kepada dokter apakah itu musyrik ?
    Tentu jawabnya tidak karena kita memahami antara kedudukan khaliq dan makhluq diatas.

    Jika anda berkeyakinan DOKTERLAH yang menyembuhkannya, maka itu adalah MUSYRIK

    Dalam Surat at-Taubah ayat 6 Allah berfirman:

    وإنْ أَحَدٌ مِنَ المُشْرِكِينَ اسْتَجَارَكَ فَأَجِرْهُ حَتّى يَسْمَعَ كَلاَمَ اللهِ ثُمَّ أَبلِغهُ مَأْمَنَهُ
    “Dan jika seseorang di antara orang-orang musyrik itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah dia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ke tempat yang aman baginya.”

    Ayat tersebut memberikan pengertian bahwa Allah juga memberikan sifat mujir kepada makhluknya. Artinya, kita boleh minta pertolongan kepada manusia dengan kadar kapasitasnya sebagai manusia.
    Begitu juga Rasulullah diberikan izin untuk menolong umatnya sekedar kapasitas kemampuan beliau. Termasuk perlindungan Rasulullah di hari qiamat ketika umat berada dalam bencana yang dahsyat di padang mahsyar, yaitu supaya semua makhluk segera dihisab oleh Allah (syafa‘atul ‘uzhma atau maqam mahmud).
    Rasulullah memintakan syafaat untuk umatnya supaya tidak disiksa oleh Allah atau syafa’at supaya mendapatkan ampunan dari Allah.

    Ya, ini bukti bahwa RASULULLAH TIDAK MAMPU menyelamatkan manusia dari NERAKA, tapi itu adalah Allah saja yang mampu, yaitu dengan memberikan syafaat,

    Dalam sebuah hadits shahih riwayat al-Bukhari, dalam Shahih-nya:
    قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَسْأَلُ النَّاسَ حَتَّى يَأْتِيَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَيْسَ فِي وَجْهِهِ مُزْعَةُ لَحْمٍ وَقَالَ إِنَّ الشَّمْسَ تَدْنُو يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يَبْلُغَ الْعَرَقُ نِصْفَ الْأُذُنِ فَبَيْنَا هُمْ كَذَلِكَ اسْتَغَاثُوا بِآدَمَ ثُمَّ بِمُوسَى ثُمَّ بِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
    “Rasulullah bersabda: ‘Sesungguhnya matahari pada Hari Kiamat telah dekat sehingga keringat manusia akan mencapai separuh telinga. Pada saat itu mereka meminta tolong (ghauts)kepada Adam, kemudian kepada Musa, dan terakhir kepada Muhammad Saw.”

    Itulah makna dari Syair diatas, jika kamu menafsirkannya bertolak belakang berarti otakmu dangkal sekali.
    Ucapan para penyair yang menulis qashidah mada’ih an-nabawiyyah (puji-pujian Nabi) seperti al-Barzanji, ad-Diba’i dan al-Bushiri dalam al-Burdah adalah tanda kecintaan kepada Nabi SAW tidak menyelisihi dari ajarannya.

    Itu adalah penafsiran yang jauh dari kebenaran,.. yang benar, Rasulullah tidaklah mampu menyelamatkan manusia dari neraka, yang mampu hanyalah Allah saja

    Selain itu, mereka juga adalah ulama yang sangat dalam keilmuannya, sangat taat dan sangat berhati-hati menghindari hal-hal yang berbau syubhat dan syirik. Apakah penyair-penyair di atas sedemikian bodoh dan hina di matamu ?! Demi Allah, mereka adalah orang soleh!

    قُلْ إِن كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَآؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَاأَحَبَّ إِلَيْكُم مِّنَ اللّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُواْ حَتَّى يَأْتِيَ اللّهُ بِأَمْرِهِ وَاللّهُ لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ
    Katakanlah; “Jika bapak-bapak, anak-anak,saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggalyang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya,maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik. (At-Taubah 24)

    عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يَكُونَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا وَحَتَّى يُقْذَفَ فِي النَّارِ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ أَنْ يَعُودَ فِي الْكُفْرِ بَعْدَ أَنْ نَجَّاهُ اللَّهُ مِنْهُ وَلَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَلَدِهِ وَوَالِدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ
    Dari Anas Bin Malik dari Nabi shallahu’alaihi wasallam bersabda, “Tidak (sempurna) iman salah seorang kalian sehingga Allah dan rasulNya lebih dia cintai daripada selainnya, dan hingga ia dilempar ke neraka lebih disukainya dari pada kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkannya. Dan tidak (sempurna) iman salah seorang kalian sehingga saya (Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam) lebih dicintainya daripada anaknya, orang tuanya atau manusia semuanya”. (HR. Ahmad)

    Allah saja memuji rasul SAW dan memerintahkan kepada orang-orang yang beriman untuk mengucapkan salam penghormatan

    Shalawat itu memang Allah perintahkan, dan ga ada hubungan hal ini dengan syair yang menyatakan Rasulullah mampu menyelamatkan manusia dari neraka,

    إِنَّ اللَّـهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا ﴿٥٦﴾
    Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS Al-Ahzab; 56)

    لَقَدْ جَاءَكُمْ رَ‌سُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِ‌يصٌ عَلَيْكُم بِالْمُؤْمِنِينَ رَ‌ءُوفٌ رَّ‌حِيمٌ
    Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. (QS. At-Taubah;128)

    وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ ﴿٤
    Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung. (4)
    (QS. Al-Qalam;4)

    وَكَانَ فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكَ عَظِيمًا.(النساء:113)
    “… dan adalah karunia Allah sangat besar atasmu.”

    وَرَ‌فَعْنَا لَكَ ذِكْرَ‌كَ
    Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu, (QS. Asy-Syarh; 04)

    إِنَّ فِي هَـٰذَا لَبَلَاغًا لِّقَوْمٍ عَابِدِينَ ﴿١٠٦﴾ وَمَا أَرْ‌سَلْنَاكَ إِلَّا رَ‌حْمَةً لِّلْعَالَمِينَ ﴿١٠٧
    Sesungguhnya (apa yang disebutkan) dalam (surat) ini, benar-benar menjadi peringatan bagi kaum yang menyembah (Allah) (106), Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.(107)
    (QS. Al-Anbiya)

    Begitu tinggi pujian Allah kepada Beliau SAW, Maka bila ada pujian-pujian dari manusia biasa yang ditujukan pada Nabi Muhammad SAW, pujian itu tidak ada apa-apanya. Sebab Allah telah memuji dengan dahsyatnya.
    Sungguh lisan ini begitu lemah untuk membicarakan keagungannya. Bagaimana kita akan membicarakan seorang makhluk yang telah dipuji oleh Allah Yang Maha Sempurna?
    Syeikh al-Islam Ibrahim al-Bajuri dalam muqaddimah Hasyiah Burdahnya mengatakan,

    اعْلَمْ أًنَّ مَدْحَهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلّمَ لَمْ يَتَعَاطَهُ فُحُوْلُ الشُّعَرَاءِالْمُتَقَدِّمِيْن لِأَنّ كَمَالاَتِهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلّمَ لاَ تُحْصى وَشَمَائِلَهُ لاَ تُسْتَقْصى فَالْمَادِحُوْنَ لِجَنابِهِ الْعَلِىّ وَالْوَاصِفُوْنَ لِكَمَالِهِ الْجَلِىّ مُقَصّرُوْنَ عَمَّا هُنَالِكَ قَاصِرُوْن مِن أَدَاءِ ذلِكَ
    كَيْفَ وَقَدْ وَصَفَهُ اللهُ فى كُتُبِهِ بِما يَبْهَرُ الْعُقُوْل ولا َيُسْتَطَاعُ الَيْه الْوُصُوْلُ فَلَوْ بالغ الأولون والأخرون فىِ إِحْصاءِ مَنَاقِبِهِ لَعَجُزُوا من ضَبْط مَا حَبَاهُ مولاهُ مِنْ مواهبه
    “ketahuilah!, bahwa sesungguhnya pujian terhadap Nabi SAW. Tidak akan mampu dilaksanakan oleh para penyair terhebat dan terkemuka sekalipun. Karena sesungguhnya segala aspek kesempurnaan beliau SAW tidak terhitung, dan segala aspek kesempurnaan akhlaqnya tidak sanggup di urai. Maka para pemuji akan kemulyaannya SAW yang tinggi dan segala orang yang mensifatkan semua aspek kesempurnaan beliau SAW yang jelas nyata, mereka akan lemah kepayahan dalam melaksanakannya.
    Demikian, mengapa?, karena Allah telah mensifatkan kekasih-Nya itu dalam kitab-kitab yang diturunkan dengan penyifatan yang mencengangkan akal. Tidak akan ada seorangpun yang mampu sampai, walaupun orang-orang terdahulu maupun yang terakhir menghitung-hitung segala sifat-sifat kemulyaan dan kesempurnaan beliau SAW niscaya lemahlah mereka itu dari meneliti dan menentukan segala apa yang telah Allah berikan kepada beliau SAW.”

    Kesalahpahaman tentang hadits, “Jangan puji aku secara berlebihan”

    Qasidah tersebut bukan pujian, tapi kata-kata kesyirikan,. menyatakan Rasulullah mampu menyelamatkan manusia dari neraka, ini kata-kata yang ngawur

    Pujian bagi Rasulullah tidak ada batas, berapapun pujian yang dihaturkan manusia maka Allah ta’ala akan membalas sepuluh kali
    Dari Abdurrahman Bin Auf RA berkata :
    Aku telah melihat Nabi SAW bersujud sekali yang lama, kemudian beliau mengangkat kepala beliau, maka aku bertanya kepada beliau tentang hal tersebut maka beliau menjawab “Sesungguhnya jibril AS menemuiku dan berkata : Sesungguhnya barang siapa yang bersholawat atasmu Muhammad maka Allah bersholawat atasnya, dan barang siapa yang bersalam atasmu, maka Allah bersalam keatasnya, Nabi bersabda : Berapakah jumlahnya, Jibrill menjawab : sepuluh, maka nabi melanjutkan bersabda “Maka aku bersujud kepada Allah Azza Wajalla sebagai rasa Syukur (Sujud syukur)” (Dikeluarkan dari Ibn Abi ‘Ashim dan ismail)

    Sering kita mendengar propaganda yang melarang umat Islam memuji Nabi Muhammad saw. Di antara ucapan mereka yang tidak suka dengan amalan kita adalah, “Kita umat Islam tidak boleh mengkultuskan Rasulullah, tidak boleh memuji dan menyanjungnya secara berlebihan. Karena perbuatan itu merupakan bentuk kemusyrikan.
    Mereka berpendapat seperti itu karena melihat hadist hanya sekilas teks sehingga terjadi pemahaman yang salah tentang itu.

    Ini adalah tuduhan keji dan fitnah yang berat bagi para pecinta Nabi Muhammad saw. Orang-orang itu tidak mengetahui makna dan tujuan hadist, sehingga pemahamannya salah.
    Rasulullah bersabda:
    لا تطروني كما اطرت النصارىابن مريم فانما انا عبده فقولوا عبد الله ورسوله
    “Jangan memujiku secara berlebihan seperti kaum Nasrani yang memuji Isa putera Maryam. Sesungguhnya aku adalah hamba-Nya, maka ucapkanlah, “Hamba Allah dan Rasul-Nya.” (HR. Bukhari dan Ahmad).

    Tidak sedikit para sahabat yang memuji-muji Nabi SAW dengan pujian indah dan tinggi. Di antaranya adalah pujian yang disampaikan sahabat Hassan bin Tsabit :

    واحسن منك لم تر قط عيني   #  واجمل منك لم تلد النساء
    خلقت مبرأ من كل عيب    #   كأنك قد خلقت كما تشاء
    Yang lebih baik darimu, belum pernah mataku memandangnya
    Yang lebih indah darimu, belum pernah pernah dilahirkan oleh para wanita
    Engkau diciptakan terbebas dari segala kekurangan
    Seolah engkau tercipta dengan sekehendakmu sendiri

    Sahabat Sariyah pun pernah memuji Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

    فما حملت من ناقة فوق ظهرها … أبر وأوفى ذمة من محمد
    “ Tidak ada seeokor unta pun yang membawa seseorang di atas punggungnya, yang lebih baik dan menepati janjinya daripada Muhammad “

    Dari Abdullah bin Amr bin Ashz ia mendengar Rasulullah SAW bersabda,
    “Apabila kamu mendengarkan muadzin maka ucapkanlah seperti apa yang ia ucapkan, kemudian bershalawatlah kepadaku karena barang siapa yang bershalawat atasku sekali saja, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali. Kemudian mintakanlah untukku al-Wasilah, sesungguhnya ia adalah kedudukan di Surga yang tidak layak kecuali hanya untuk seorang hamba dari hamba-hamba Allah. Dan aku berharap agar hamba tersebut adalah aku, barang siapa yang meminta kepada Allah al-Wasilah untukku, maka berhak atasnya syafaat.” (HR. Muslim)
    “جاء من حديث أنس بن مالك رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم من صلى علي صلاة واحدة صلى الله عليه عشر صلوات وحطت عنه عشر خطيئات ورفعت له عشر درجات
    رواه الإمام أحمد (11587) و النسائي (1297) ـ و اللفظ له ـ بإسناد حسن”
    “Barangsiapa yang bersholawat kepadaku satu kali, maka Allah bersholawat kepadanya 10 kali shalawat, dihapuskan darinya 10 kesalahan, dan ditinggikan baginya 10 derajat.” (HR. Imam Ahmad dan an-Nasa’i, )

    simpel saja,.
    Ngga ada satupun sahabat yang mengucapkan kata-kata :

    يَا مُجِيْرُ مِنَ السَّعِيْرِ فَأَغِثْنِي وَأَجِرْنِي
    فِي مُلِمَّاتِ اْلأُمُوْرِ يَا غِيَاثِ يَا مَلاَذِ
    “Wahai Rasulallah yang menyelamatkan dari Neraka Sa’ir, tolonglah aku dan selamatkanlah aku.Wahai penolongku, wahai tempat berlindungku di dalam segala perkara-perkara yang sulit.”

    Karena ini bukan pujian, tapi kata-kata yang penuh dengan kesyirikan,.

    • intinya tak ada kesesatan kah didalam kitab al barjanji?
      izin copas ya gan.. ^_^ komentar agan ajip

      Intinya,.. bukan kesesatan lagi, tapi ada kesyirikan dalam lafadz barzanji,. jadi wajib ditinggalkan dan dijauhi, bukan diamalkan

  51. Mau nanya, Mas. Klo lagi sholat, tapi dalam doa atau hati beraudensi/berhadapan/bersapa/ dengan makhluq, apakah termasuk syirik?

    bisa sebutkan contoh atau prakteknya?

  52. ulama yg menciptakan syair barzanji sdh pasti tahu mana yg syirik mana yg tdk.kwalitas ilmunya sdh pasti lebih kuat.

    ee…orang akhir zaman dg sombongnya menerka nerka kandungan maknanya,org skrg cuma bisa mengkritik dan mendikte saja.

    coba buatlah syair yg sepadan untuk rasa cinta kita kpd Rosululloh SAW.Allohumma sholli alaih ala alihi.

    Justru kalau dia adalah ulama, maka ga akan berani membuat buat shalawat,

    Para sahabat yang merupakan generasi binaan Rasulullah, mereka paling tahu tentang islam, paling mencintai nabi, mereka saja tidak berani membuat buat shalawat.. Bahkan mereka bertanya kepada rasulullah seperti apa shalawat itu…

    Orang yang berani berani membuat shalawat, itu sama saja dia mengakui lebih hebat dari para sahabat…

    Padahal sahabat itu sudah mendapat jaminan Allah, rekomendasi rasulullah, ga seperti orang yang di anggap sebagai ulama oleh pengikutnya… Ketika tokoh tersebut membuat buat shalawat… Eh langsung ditelan mentah mentah… Kan dia ulama, masa ulama ngawur…

    Sikap seperti ini sama saja dia sedang menuhankan ulama atau tokoh tersebut,

  53. NB: saya sendiri jg kurang faham bahasa arab…

    tp saya sangat prihatin dg bahasa arab yg diabaikan di tingkat sekolah2….

    malah bahasa inggris yg seolah2 diwajibkan di sekolah2…

    saya rasa ini adalah bentuk propaganda non muslim agar umat muslim tak mengenal kitabnya sendiri,dan gampang memutar balikkan fakta…

    saya pernah baca ada penelitian yg hasilnya bahwa dalam suatu negara yg masyarakatnya cenderung membaca buku “apa” maka dalam 20th negara tersebut akan menghasilkan apa yg sering dibaca masyarakat itu….

    kita tahu sendiri bahwa Al Quran diturunkan berangsur2 dalam masa 22 th 2bln 22hari…

    setelah itu islam jaya dan menguasai peradaban maju…,tekhnologi,pendidikan,ilmu kesehatan,astronomi,matematika dlll lbh maju dari peradaban manapun….

    indonesia sdh berapa tahun membaca Al Quran?kurang lebih 600thn…

    tapi apa yg didapat?itu saya yakin krn penduduk muslimnya tak mau tau arti dan makna Al Quran..hanya sekedar menghamtam dan menghatam saja…ada bnyk ilmu dan pelajaran yg hebat dlm Al Quran…

    pihak barat tau krn mereka bnyk mencuri penemuan2 islam..dan sengaja berusaha membodohkan umat islam….

    jadi ayo kita himbau anak2 kita mengenal bahasa arab….

    sehingga indonesia yg kecenderungannya membaca Al Quran bisa menjadi peradaban paling maju di seluruh dunia kelak…

    sorry min melenceng dikit,tp paling tidak ada hubungannya sedikit…

    krn bnyk masyarakat indonesia yg mengucapkan bahasa arab tak tau apa yg diucapkannya itu…

    sesat atau benar tak tau…ya hasilnya begini saling adu mulut ga pernah habis ga mau ngalah…

    padahal sdh jelas jika ada pertentangan selalu kembali ke Al Quran dan Hadits bukan kembali ke pemimpin kelompok agamamu,terutama yg berkaitan dg aqidah dan ibadah yg urusannya langsung tertuju kepada Allah SWT…

    klo ga ada ya bukan patokan ibadah…

    Allah hanya mengenal islam,dan tidak peduli dg organisasi2 islam apapun dan manapun itu yg skrng bnyk dilatarbelakngi politik yg haus akan KEKUASAAN dan UANG dan melupakan arti kata SYIAR yg sebenarnya…

    hanya Allah SWT yg tau

    Betul mas,contoh negara islam yang kini tinggal kenangan, negeri andalusia atau soanyol, dulu adalah negara islam yang maju,

    lalu bagaimana cara musuh islam mebgalahkan spanyol?

    Dijauhkan masyarakat islam dari bahasa arab, sehingga mereka tidak paham tentang hukum hukum agama islam yang mana quran dan hadits utu berbahasa arab,

    musikpun lulai merebak..

    Alhirnya negeri tersebut ludah dikalahkan oleh musuh2 islam

  54. Hambamu yang miskin mengharapkan
    “Karuniamu (wahai Rasul) yang sangat banyak”
    Padamu aku telah berbaik sangka
    “Wahai pemberi kabar gembira dan Pemberi Peringatan”
    Maka tolonglah Aku, selamatkan Aku
    “Wahai Penyelamat dari Sa’iir (Neraka)”
    Wahai penolongku dan tempat berlindungku
    “Dalam perkara-perkara besar dan berat yang menimpaku”.. sholu ala nabi..

    Ini juga KESYIRIKAN, mensejajarkan Rasulullah dengan Allah

  55. ﻭ ﻧﺘﻮﺳﻞ ﺇﻟﻴﻚ ﺑﺸﺮﻑ ﺍﻟﺬﺍﺕ ﺍﻟﻤﺤﻤﺪﻳﺔ
    ﻭ ﻣﻦ ﻫﻮ ﺁﺧﺮ ﺍﻷﻧﺒﻴﺎﺀ ﺑﺼﻮﺭﺗﻪ ﻭ ﺃﻭﻟﻬﻢ ﺑﻤﻌﻨﺎﻩ
    ﻭﺑﺂﻟﻪ ﻛﻮﺍﻛﺐ ﺃﻣﻦ ﺍﻟﺒﺮﻳﺔ
    Dan kami bertawassul kepadaMu dengan kemuliaan dzat Muhammad
    Dan yang dia adalah akhir para nabi secara gambaran dan yang paling awal secara makna
    Dan dengan para keluarganya bintang-bintang keamanan manusia.. sholu alaih..

    Ini adalah KESYIRIKAN, meminta kepada orang yang sudah mati

    • hehe.. da aku mah apa atuh.. da suka bertawasul kepada nabi, dan pelaku bid’ah.. hehe

      Innalillaahi wa innaa ilaihi raji’uun

  56. eeh masbulo emang masalah buat lo.. asik asik joss:D

    Ngga masalah buat saya, justru masalah buat ente kelak bro,..melakukan amalan bidah, dan ada kesyirikan pada lafadz barzanji tersebut,

  57. amaluna amalukum aja brayyy:D

    Sadar bro anda ngucapin kata-kata tersebut?

    Saya bukan orang KAFIR bro, saya islam,jangan asal ngucap bro, bahaya.. Silahkan baca ulasan tentang ucapan anda tersebut, baca di sini

    • yah bukan katain kafir dong brayy gmana sihh.. artinya kan amal aku untuk aku, amal anda untuk anda. 😀 kalau gini lakum dinukum waliyadin itu baru katain kafir/mengkafirkan. 😀

      Itu sama saja bro, kedua ayat tersebut itu untuk orang kafir, ga boleh ditujukan kepada sesama muslim, jika ditujukan kepada sesama muslim, maka ini kengawuran,

  58. Maaf sebelumnya tujuan dibuat blog ini apakah sudah ikhlas atau masih terselubung hawa nafsu?

    Apa sih arti ikhlas, apa arti hawa nafsu, tolong dijelaskan dulu sesuai yang anda pahami,

  59. menurut mas brayy seberapa sesat orang yang membaca sholawat..:D

    Kalau yang dibaca adalah SHALAWAT YANG DIAJARKAN OLEH NABI, maka itu tidak sesat, bahkan itu penyebab yang bisa mendatangkan SYAFAAT DARI NABI, seperti apa SHALAWAT yang diajarkan oleh nabi? Silahkan baca di sini

  60. Kenali dulu riwayat nabi muhammad saw,janganlah mudah memvonis syirik atau musrik….

    Justru dengan mengenali hadits nabi, maka akan tahu bahwa yang terkandung dalam barzanji itu bernuansa SYIRIK

    • Seorang ulama yang sedang menerangkan surga sekalipun belum tentu ia akan maasuk surga. Mas yakin bahwa mas akan masuk surga sehingga mengkafirkan & mensyirikan orang lain ??

      Siapa yang mengkafirkan dan mensyirikkan orang lain? Silahkan sebutkan bukti hal tersebut,

      Sebutkan bukti saya mengkafirkan atau mensyirikkan orang lain, copas di sini kata-kata saya tersebut

      Abdi hayang nyaho kang, sok sebatkeun

  61. Seorang ulama yang sedang menerangkan surga sekalipun belum tentu ia akan maasuk surga.

    Mas yakin bahwa mas akan masuk surga sehingga mengkafirkan & mensyirikan orang lain ??

    Siapa yang mengkafirkan dan mensyirikkan orang lain? Silahkan sebutkan bukti hal tersebut,

    Sebutkan bukti saya mengkafirkan atau mensyirikkan orang lain, copas di sini kata-kata saya tersebut

    Abdi hayang nyaho kang, sok sebatkeun

  62. Klaw Anda naek motor/mobil,Anda bid’ah dong?

    Kok anda mudah memvonis bidah? saya saja tidak berani mengatakan motor atau mobil itu bidah,.
    karena kurang banyak,..

    Baca postingan ini, nanti anda akan tahu, apakah mobil dan motor itu bidah, atau ada yang lainnya juga, silahkan lihat di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*