Manhaj Dakwah MUHAMMADIYAH Bagi Yang Ingin Mengetahuinya

logo muhammadiyahMANHAJ DAKWAH MUHAMMADIYAH

(Kembali kepada Al Qur’an dan Sunnah)

Dakwah Kyai Ahmad Dahlan Rahimahullah

Satu abad sudah, Harakah Islamiyah Muhammadiyah berdiri tegak diatas bumi Indonesia kita tercinta ini. Salah satu agenda Dakwah Muhammadiyah yang diusung oleh Syaikh Ahmad Dahlan Rahimahullah adalah dakwah ar ruju’ illa Qur’an wa Sunnah. Beliau rahimahullahu ta’ala adalah salah satu tokoh Islam di Indonesia yang mengibarkan bendera dakwah Salafiyah Ahlusunnah Wal Jama’ah.

Dalam sejarah dakwah Islam di Indonesia, KH. Ahmad Dahlan adalah salah satu tokoh penting dari gerakan salafiyah, yakni gerakan pemurnian Islam seperti dirintis oleh Imam Ahmad ibn Hanbal, Ibnu Taimiyyah, Ibnul Qayyim al-Jauziyyah, Muhammad ibn Abdul Wahhab, Muhammad Rasyid Ridha dan seterusnya. Di Indonesia sendiri dakwah salafiyyah dipelopori oleh tokoh yang dikenal dengan pemimpin kaum Paderi, yakni Imam Bonjol, yang selanjutnya diteruskan oleh gerakan Sumatera Tawalib. Itulah sebabnya, ketika Dakwah Muhammadiyah merambah ke Sumatera Barat, sambutannya begitu dahsyat, dan banyak tokoh Tawalib yang bergabung dengan Muhammadiyah, dan Muhammadiyah Sumatera Barat menjadi daerah kantong Muhammadiyah dengan kualitas dan kuantitas anggota yang sangat spektakuler, bahkan melebihi Yogyakarta tempat kelahirannya.

”Ideologi Salafiyah” yang menjadi manhaj KH. Ahmad Dahlan memang benar-benar merujuk kepada para ulama yang dikenal memiliki kommitmen terhadap manhaj salaf. Beliau membaca buku-buku Ibnu Taimiyyah dan Ibnu Qayyim, seperti kitab ”al-Tawassul wal Wasilah, Madarij al-Salikin, Al-Aqidah al-Wasitiyyah, juga membaca Kitab Tauhid Ibnu Wahhab, serta buku-buku Rasyid Ridha. Bahkan ada riwayat yang menyebutkan bahwa Ahmad Dahlan sempat berjumpa dengan Syaikh Rasyid Ridha tersebut di Mekkah saat beliau bermukim di sana.

Kalau kita baca buku ”Pelajaran KHA Dahlan: 7 Falsafah Ajaran dan 17 Kelompok Ayat Al-Quran” yang dihimpun oleh KHR. Hajid, sangat terasa sentuhan manhaj salaf, yang sangat tegas dan dalam memurnikan aqidah, ibadah dan penguatan akan tazkiyatun nafs, sebagaimana banyak diajarkan oleh ulama-ulama salaf.

Untuk itu, sangat tidak berlebihan, kalau warga Muhammadiyah kembali mengkaji falsafah dan ajaran KH Ahmad Dahlan, yang benar-benar menanamkan jiwa berjuang yang tinggi untuk menegakkan syari’at agama Islam secara kaffah dan murni. Bersih dari takhayyul, bid’ah, churafat (TBC) dan kemusyrikan, baik syirik asghar maupun syirik akbar.

Sangat aneh apabila ada Pimpinan atau anggota Muhammadiyah yang ingin menghidupkan amalan bid’ah dan khurafat, seperti Yasinan, Maulid Nabi, Istighosah Bighoirillah, Tahlilan untuk orang mati pada hari ke 3, 7, 40, 100, Tabarruk kepada orang-orang mati dan seterusnya. Juga getol menghidupkan ruwatan, dan sejenisnya, yang semuanya itu dilakukan dengan mengatasnamakan dakwah kultural. Sementara banyak kita jumpai, para santri dan beberapa kyai yang selama ini getol menghidupkan TBC, dan menggunakannya sebagai media dakwah, justru telah menyadari kekeliruannya, kemudian diteruskan dengan menulis buku-buku yang menguraikan kebid’ahan dan penyimpangan ritual-ritual seperti tahlilan, manakiban, yasinan dan istighasahan dan seterusnya.

Kita bersyukur atas kembalinya para kyai dan santri kepada dakwah salafiyah, dakwah pemurnian aqidah, ibadah dan akhlak, dengan pengendalian muamalah agar sesuai dengan prinsip muamalah Islam dengan mengikuti perkembangan jaman. Kita berharap mereka bisa gayung bersambut membantu Muhammadiyah dalam menguatkan dan menyebarkan dakwah salafiyah, dakwah yang bijak dan santun kepada setiap mad’u. Dakwah yang membimbing umat kepada jalan yang benar sesuai pesan-pesan al-Quran dan al-Sunnah, sejalan dengan manhaj salafush shalih.

Kewajiban untuk menuntut ‘Ilmu Syar’i bagi setiap warga Muhammadiyah

Muhammadiyah sebagai ormas islam keagamaan diakui secara nyata tidak banyak memiliki pondok pesantren sebanyak pendidikan formal non pesantren yang dimiliki. Sehingga akhir-akhir ini di Muhammadiyah terasa kekurangan tenaga da’i atau dan mubaligh pesantren untuk kepentingan dakwah di persyarikatan. Di Muhammadiyah sekarang yang banyak adalah da’i atau mubaligh kampus bukan da’i atau mubaligh pesantren hal ini dikatakan oleh KH.MS. Ibnu Juraimi Rahimahullah.

Selaras dengan hal itu apa yang diungkapkan KH. Ahmad Azhar Basyir kepada Bpk. Zaini Munir Fadhali (saat itu ketua Majelis Tarjih PWM DIY) bahwa kalau Muhammadiyah tidak mengembangkan basis pendidikan keagamaan seperti pesantren, maka 20 tahun kedepan Muhammadiyah tidak layak lagi menyandang titel ormas keagamaan. Bahkan Muhammadiyah tidak ada bedanya dengan organisasi umum seperti KOSGORO, KNPI dll.

Warga Muhammadiyah juga wajib mengapresiasi putusan-putusan para ulamanya yang terhimpun dalam Majelis Tarjih dan Tajdid, terutama HPT (Himpunan Putusan Tarjih), tetapi tetap harus membuka wawasan bahwa diluar HPT, masih banyak yang harus dikaji dan diamalkan. Artinya warga Muhammadiyah tidak boleh berhenti belajar dengan menganggap HPT adalah segala-galanya. Insya Allah dengan beginilah kita meneguhkan identitas dan ideologi persyarikatan. Istilahnya Pak Amien Rais, kader dan anggota Muhammadiyah haruslah memiliki komitmen dan wawasan dalam bermuhammadiyah.

KH. Ahmad Dahlan pun pernah aktif dalam Sarekat Islam dan Budi Utomo, juga bergaul akrab dengan tokoh Al-Irsyad, seperti Ahmad Syurkati. Beliau belajar kepada para ulama yang bermanhaj Salaf, seperti Ibnu Taimiyah dan Ibnul Qayyim lewat kitab-kitabnya, juga Muhammad bin Abdul Wahhab, Rahmatullah al-Hind, dan Rasyid Ridha.

Dan kita sebagai warga Muhammadiyah dan khususnya para Pimpinannya harus terus mempelajari kitab-kitab Ulama’ yang dahulu juga dikaji  dan dipelajari oleh tokoh-tokoh Muhammadiyah generasi awal, bukan malah meninggalkannya dengan menganggap sudah kuno, lapuk dan tidak sesuai dengan zamannya lagi.

Dari sini dapat dimengerti bahwa teguhnya ideologi Muhammadiyah tidak dengan menutup diri dan fanatik buta (terhadap tokoh-tokohnya dan siapa saja), Tetapi justru harus membuka diri untuk menerima kebenaran dari siapa pun selama sejalan dengan Al-Quran dan Al-Sunnah sesuai dengan pemahaman Salafush Shalih.

Semoga Allah Ta’ala senantiasa menunjukkan kita kepada jalan yang lurus, yaitu jalan yang ditempuh oleh orang-orang yang diberikan ni’mat, bukan jalannya orang-orang yang dimurkai dan orang-orang tersesat. Nasrun minallah wa fathun qarib. 

 Maraji’ :

  1. Manhaj Dakwah Muhammadiyah, DR.Syamsul Hidayat, M.A., Wakil Ketua MTDK Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Dosen UMS.
  2. Ahlusunnah wal Jama’ah, Bid’ah dan Khurofat, Djarnawi Hadikusumo (Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tempo Doeloe, Anaknye Ki Bagus HK yang ga’ mau nyembah Matahari Pas lagi Jaman Jepun, mungkin karena bliau memiliki kemurnian Aqidah Ahlusunnah+Baca Kitab Tauhid).

  3. Muqodimah Profil Ponpes Muhammadiyah Al Manar Kulonprogo.

Buletin At Tashfiyah Edisi Perdana (7 Juli 2010)

Ma’had Ki Bagus Hadikusumo Sekolah Kader Muhammadiyah

Abu Umar Al Jawi

Ust Adi Hidayat Imam Ibnu Taimiyah Dan Muhammadiah Dicap Sesat Karena Masuk Muhammadiyah Uin Ahmad Dahlan

40 Comments

  1. sekedar unek-unek tentang ormas muhammadiyah yang saya alami dan saya perhatikan…
    menurut saya ormas muhammadiyah sekarang beda dengan dulu(kalo dilihat dari sejarah,mungkin), sekarang yang lebih diutamakan dari ormas ini adalah amal USAHA. namanya USAHA ya ujung-ujungnya pasti DUIT,

    hal ini terbukti dari banyak didirikannya sekolah2 dan Rumah sakit2 ‘muhammadiyah’, dalam prakteknya (seperti pernah saya alami waktu sekolah di muhammadiyah) hal seperti pemurnian akidah dari TBC dan slogan lainnya itu hanya isapan jempol belaka(kalau ada paling tidak kurang dari 5% lah kira2),

    pendidikan agama sama dengan sekolah negeri, tidak ada pembinaan alquran(lebih tepatnya tidak diajari ngaji!),pendidikan kemuhammadiyahan cuma peng-giringan (taklid) kepada fatwa ulama muhammadiyah pusat, di universitas muhammadiyah saja banyak yang tidak berjilbab dan yang lebih memuakkan adalah pemasangan foto perempuan tak berkerudung di pamplet atau brosur (univ muh.),

    pada kenyataannya juga hal yang sering di tegaskan dalam ormas ini seperti “hindari taklid buta” itu hanya omong kosong, para pendakwah lebih sering melarang dengan tanpa dasar yang jelas (misal berdasar keputusah muktamar muh. no.XXX dsb),

    apalagi di rumah sakit… apa ada dakwah disana? saya yakin tidak.
    so menurut saya(lagi) lebih baik ormas ini lebih baik tidak usah bicara muluk2 tentang TBC, akidah dan masalah agama lainnya, lebih baik bicara BISNIS saja.

    saya sungguh kecewa dengan ormas ini.

    Saya juga dulu sekolah di muhammadiyah, ayah saya fanatikus muhammadiyah,..
    Dan saya tahunya muhammadiyah itu yang paling benar, paling mengikuti ajaran Rasulullah…

    Setelah saya ngerti ajaran islam yang dipahami oleh para sahabat,..

    mengertilah saya,..

    Ternyata muhammadiyah sekarang sudah melenceng dari tujuan pendirinya, KH Ahmad Dahlan rahimahullahu ta’ala,..

    Mudah-mudahan banyak petinggi muhammadiyah yang sadar, sehingga kembali kepada pemahaman salafus shalih,..

  2. Saya juga bingung…adakah manusia tangguh yang bisa meng-ishlah-nya…mengembalikannya ke kaidah tarjih…menyegarkan kembali yang sudah jarang dipelajari warganya…
    Kajian tarjih sepi pengunjung…
    Kajian ekonomi, politik dan semacamnya yang tidak diundang pun berbondong-bondong datang…
    dimanakah muhammadiyahku yang benar-benar pengikut Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam…

    Jika tokoh muhammadiyah, dan warga muhammadiyah kembali kepada pokok dimana Kyiai Haji Ahmad Dahlan mendirikan muhammadiyah ini, yaitu ingin memurnikan ajaran islam sebagaimana yang diajarkan Rasulullah kepada para sahabatnya,.. Insya Allah muhammadiyah bener2 menjadi muhammadiyah,… bukan organisasi, bukan pula malah terjun ke politik yang jauh dari ajaran islam seperti demokrasi

    • Salaf itu siapa ya???

      Silahkan baca link ini, terlalu panjang penjelasannya

      Kenapa mesti ikut Manhaj mereka?. Apakah Salaf itu Rasulullah? atau Lebih Baik daripada Rasul atau ada perintah dari Rasul?

      Jika anda sudah membaca artikel diatas, anda akan mengetahui apa itu salaf, dan hukum mengikuti manhaj salaf adalah wajib bagi seluruh kaum muslimin,
      Tidak akan mungkin kita memeluk islam tanpa melalui mereka, silahkan baca link ini

      Apakah Ibnu Taimiyah itu Salaf atau Pengikut Salaf? apakah Ibnu Wahhab itu Salaf atau Pengikut Salaf?

      Ibnu taimiyah adalah salah satu ulama yang mengikuti pemahaman salafus shalih, sebagaimana ulama2 lain seperti imam malik, imam syafii,imam ahmad, imam bukhari, muslim, dan masih sangat banyak ulama2 lainnya,..
      Anda mungkin mengenal ibnu katsir, beliau adalah ahli tafsir yg bermanhaj salaf juga, beliau muridnya ibnu taimiyah,

      Contoh-Contoh Penggunaan Kata “Salaf”

      Kata salaf sering digunakan oleh Imam Bukhari di dalam kitab Shahihnya. Imam Bukhari rahimahullah mengatakan, “Rasyid bin Sa’ad berkata: Para salaf menyukai kuda jantan. Karena ia lebih lincah dan lebih berani.” Al Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah menafsirkan kata salaf tersebut, “Maksudnya adalah para sahabat dan orang sesudah mereka.”

      Syaikh Salim mengatakan, “Yang dimaksud (oleh Rasyid) adalah para sahabat radhiyallahu’anhum. Karena Rasyid bin Sa’ad adalah seorang tabi’in (murid sahabat), sehingga orang yang disebut salaf olehnya adalah para sahabat tanpa ada keraguan padanya.”

      Demikian pula perkataan Imam Bukhari, “Az Zuhri mengatakan mengenai tulang bangkai semacam gajah dan selainnya: Aku menemui sebagian para ulama salaf yang bersisir dengannya (tulang) dan menggunakannya sebagai tempat minyak rambut. Mereka memandangnya tidaklah mengapa.” Syaikh Salim mengatakan, “Yang dimaksud (dengan salaf di sini) adalah para sahabat radhiyallahu’anhum, karena Az Zuhri adalah seorang tabi’in.” (lihat Limadza, hal. 31-32).

      Kata salaf juga digunakan oleh Imam Muslim di dalam kitab Shahihnya. Di dalam mukaddimahnya Imam Muslim mengeluarkan hadits dari jalan Muhammad bin ‘Abdullah. Ia (Muhammad) mengatakan: Aku mendengar ‘Ali bin Syaqiq mengatakan: Aku mendengar Abdullah bin Al Mubarak mengatakan di hadapan orang banyak, “Tinggalkanlah hadits (yang dibawakan) ‘Amr bin Tsabit. Karena dia mencaci kaum salaf.” Syaikh Salim mengatakan, “Yang dimaksud adalah para sahabat radhiyallahu ‘anhum.” (Limadza, hal. 32).

      Kata salaf juga sering dipakai oleh para ulama akidah di dalam kitab-kitab mereka. Seperti contohnya sebuah riwayat yang dibawakan oleh Imam Al Ajurri di dalam kitabnya yang berjudul Asy Syari’ah bahwa Imam Auza’i pernah berpesan, “Bersabarlah engkau di atas Sunnah. Bersikaplah sebagaimana kaum itu (salaf) bersikap. Katakanlah sebagaimana yang mereka katakan. Tahanlah dirimu sebagaimana sikap mereka menahan diri dari sesuatu. Dan titilah jalan salafmu yang shalih. Karena sesungguhnya sudah cukup bagimu apa yang membuat mereka cukup.” Syaikh Salim mengatakan, “Yang dimaksud adalah sahabat ridhwanullahi ‘alaihim.” (lihat Limadza, hal. 32) Hal ini karena Al Auza’i adalah seorang tabi’in.

      Syaikh muhammad bin abdul wahhab adalah salah satu ulama yang mengikuti jejak mereka,

  3. Assalamu’alaikum, saya sangat setuju dengan tulisan Anda dan komentar dari Saudara Ahmad karena saya sendiri dari lingkungan keluarga Muhammadiyah.

    Muhammadiyah sekarang sudah kehilangan arah, memang perjuangan utama Muhammadiyah adalah memurnikan ajaran Islam dari TBC serta mengembangkan dakwah melalui kegiatan sosial (diantaranya pendidikan dan kesehatan).

    Namun saat ini memang sangat tampak bahwa orientasi para pengurus hanya pada aspek bisnis, utamanya bisnis pendidikan dan kesehatan yang didalamnya aspek dakwah kurang diperhatikan.

    Bisa diamati para mahasiswa di Universitas Muhammadiyah utamanya para mahasiswi, meski berkerudung pakaian mereka sangat ketat.

    Saya merasa bahwa aspek dakwah yang diperjuangkan oleh KH Ahmad Dahlan mulai luntur, tidak hanya tampak dari para oknum anggota persyarikatan Muhammadiyah yang juga banyak terlibat dalam kegiatan2 TBC, tetapi juga infiltrasi pemikiran2 liberal dengan kedok toleransi, humanisme universal, dan feminisme.

    Hendaknya pengurus pusat Muhammadiyah membuka mata atas fakta-fakta ini.

    Kembalikan kepada slogan “Islam agamaku Muhammadiyah gerakanku. Hidup-hidupilah Muhammadiyah jangan mencari penghidupan di Muhammadiyah”.

    Meski saya berasal dari lingkungan Muhammadiyah saya tidak taqlid kepada apa pun keputusan organisasi ini, saya berusaha menggali kebenaran dari berbagai sumber yang sahih, khususnya dari manhaj salaf yang saya yakini adalah jalan terbaik dan diridhai Allah ta’ala.

    Jazakallahu khairan,…

    Jika ingin jadi muhammadiyah sejati, ikutilah pemahaman sahabat, generasi yang dididik langsung oleh Rasulullah,..

    Muhammadiyah adalah, pengikut nabi muhammad,.. bukan pengikut organisasi muhammadiyah,…

  4. Betul, saya mungkin salah konteks dalam mengomentari, terima kasih atas koreksinya.
    Semoga para ulama yang selama ini “menyimpang” segera sadar akan kesalahannya dan kembali kepada salaf. Dengan demikian manhaj salaf bisa semakin diterima oleh masyarakat luas. Amin.

    Mengikuti manhaj salaf, adalah kewajiban bagi kaum muslimin,..
    Barangsiapa yang menyelisihi manhaj salaf, allah mengancam dengan kesesatan dan neraka jahannam sebagai balasannya..

  5. Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,

    Saya pemuda Muhammadiyah. Ijin copas.

    Saya juga dulu sekolah di Mts Muhammadiyah, ayah saya pimpinan ranting muhammadiyah,.. dan tahunya muhammadiyahlah yang paling benar, paling mengikuti sunnah,.. setelah saya mengenal dakwah salafus shalih, maka tahulah saya, apa itu hakekat kebenaran…

    Saya ingin menjadi muhammadiyah sejati, yaitu pengikut nabi muhammad, yang mengamalkan islam dengan pemahaman para sahabat, generasi yang dibina langsung oleh Rasulullah…
    Bukan mengikuti organisasi muhammadiyah,.. yang ada belakangan,.. Imam syafii aja tidak mengenal apa itu ormas muhammadiyah, apalagi imam bukhari, muslim, dan kebanyakan ulama-ulama ahlus sunnah,.. mereka semua tidak mendirikan organisasi yang hanya menjadikan umat islam berkelompok-kelompok dan fanatik kepada ormas yang diikutinya….

    Jazzakallah.

    waiyyaka..

    silahkan copas, dan mudah-mudahan anda menjadi pemuda muhammadiyah yang sesungguhnya,…

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

    wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

  6. assalamualaikum, jika muhammadyah kembali pada tujuan pendirinya KH Ahmad Dahlan Rahimahullahu ta’ala, insya alloh dakwah salaf akan lebih memasyarakat, karena lembaga pendidikan muhammadyah sudah kokoh dan menyebar di seluruh Indonesia, semoga Allah memudahkan, amiin, izin copas ya akhi…

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,
    Jika muhammadiyah komitmen kepada tujuan KH Ahmad Dahlan mendirikan muhammadiyah, maka yang didakwahkan oleh muhammadiyah adalah dakwah salaf, bukan dakwah ormas muhammadiyah,.. karena KH Ahmad Dahlan sendiri mendirikan muhammadiyah karena terdorong oleh gerakan pembaharuan islam yang dilakukan oleh Syaikh muhammmad bin abdul wahhab,.. itu yang pernah saya pelajari dulu ketika sekolah di MTs Muhammadiyah bumiayu, tentang sejarah didirikannya Muhammadiyah,
    ada pelajaran yang diberi nama kemuhammadiyahan,..

    SILAHKAN COPAS, jazakillahu khairan,..

  7. ujung ujungnya merasa paling benar, paling haq, paling nyunah paling mendapat hidayah dan sebagainya.

    Manhaj sahabat adalah manhaj yang paling benar dan paling selamat,
    Kata siapa?
    Bukan kata saya, tapi kata Allah sendiri, silahkan baca surat attaubah ayat 100, juga surat annisa ayat 115, baca tafsirnya,

    Demikian juga kata Rasulullah,

    Jika ormas itu jalan kebenaran, tentu imam syafii juga buat ormas, demikian juga imam ahmad,imam bukhari,muslim, dan masih sangat banyak para ulama lainnya,

    Tapi tidak ada kisahnya mereka mendirikan ormas dengan dalih ayat alquran, sebagaimana ormas-ormas yang ada di indonesia,

    Jadi yang mengatakan ujung ujungnya merasa paling benar, paling haq, paling nyunah paling mendapat hidayah dan sebagainya.
    itu adalah penilaian anda sendiri,

  8. manusia tdk akan terlepas dari kekhilafan shg demi kebaikan saran dan nasehat yg baik kita terima dg lapang dada tetapi muhammadiyah tetaplah jadi arah dalam pemurnian islam

    Jika muhammadiyah seperti tujuan KH Ahmad Dahlan mendirikannya, insya Allah muhammadiyah akan menjadi sarana tuk memurnikan ajaran islam sebagaimana yang dipahami oleh para sahabat,.. bukan menjadi organisasi yang para pengikut atau anggota ormas ini mengikuti kebijakan2 ormas ini, yang mana kebijakannya banyak yang tidak sesuai dengan ajaran rasulullah yang dipahami oleh para sahabat,

    seharusnya ini jadi bahan renungan,.. kembali kepada tujuan KH Ahmad Dahlan ketika mendirikan muhammadiyah ini,. sehingga bisa menjadi muhammadiyah yang sejati,.. yaitu mengikuti ajaran Rasulullah berdasarkan pemahaman para sahabat,..

  9. Semoga jamaah muhammadiyah mau kembali ke manhaj salaf. Jgn sprti skrg di daerah, yg selalu menyerang dakwah salaf di mimbar2 mereka

    Amiin,.. mudah-mudahan bisa kembali kepada tujuan KH Ahmad Dahlan ketika mendirikan muhammadiyah ini,

  10. saya turut prihatin terhadap perkembangan muhammadiyah…yang tdk tau siapa itu para salaf….gimana yah nanti kader-kader mereka …??

    Kita berdoa, mudah-mudahan mereka diberi petunjuk oleh Allah, banyak juga kok yang sdh mulai memahami dakwah sunnah berdasarkan pemahaman para sahabat ini..

  11. mari kembali ke ajaran islam secra kaffah, dan bersih dari penyakit TBC yang akan menghalangi kita ke syurga yang indah dan bergembirah bersama muhammadiyah

    Mari kita menjadi muhammadiyah sejati, sebagaimana tujuan KH Ahmad Dahlan mendirikan muhammadiyah ini,..
    Tujuan muhammadiyah didirikan adalah tuk memurnikan ajaran islam sebagaimana yang diamalkan oleh para sahabat, bukan mengajak kaum muslimin tuk mengikuti ormas muhammadiyah, bukan untuk taklid kepada kebijakan ormas muhammadiyah, tapi taklid hanya kepada ajaran Rasulullah yang shahih, walaupun itu menyelisihi keputusan tarjih muhammadiyah,.. jika ada putusan tarjih muhammadiyah yg sesuai dengan ajaran rasulullah kita ambil, tapi jika ada putusan tarjih yang menyelisihi ajaran rasulullah, kewajiban kita meninggalkan putusan tarjih tersebut,…

    Dan majlis tarjih bukanlah KH Ahmad Dahlan yang membentuknya, karena majlis tarjih dibentuk setelah meninggalnya KH Ahmad Dahlan,

  12. Assalam’mualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    Alhamdulillah penjelasannya insyaAllah manfaat bagi saya yg ikut muhammadiyah,yg tidak tahu sejarahnya muhammadiyah, syukron Akhi saya setuju “Muhammadiyah adalah, pengikut nabi muhammad,.. bukan pengikut organisasi muhammadiyah”
    insyaAllah saya hanya taklid kepada ajaran Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih, walaupun itu menyelisihi keputusan tarjih muhammadiyah,jika ada putusan tarjih muhammadiyah yg sesuai dengan ajaran rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam saya ambil dan putusan tarjih yang menyelisihi ajaran rasulullah akan saya tinggalkan putusan tarjih tersebut,…

    iya akh, saya juga gede di muhammadiyah,.. jadilah muhammadiyah sejati, pengikut nabi muhammad, bukan pengikut ormas muhammadiyah, seperti tujuan KH Ahmad Dahlan mendirikan muhammadiyah,..

    Jazakallahu Khairan ,
    wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

  13. Muhammadiyah bukan salafi, apalagi wahabi. Muhammadiyah adalah gerakan dakwah Islam yang berkemajuan, jadi yg mengatakan Muhammadiyah melenceng dari tujuan pendirinya, tidak tahu Muhammadiyah. Jangan sok Islam dengan pemahaman anda.

    Silahkan baca lagi di buku pelajaran KEMUHAMMADIYAHAN , dulu saya sekolah di MTS Muhammadiyah, dan belajar ttg muhammadiyah, dan motivasi KH Ahmad Dahlan mendirikan muhammadiyah,.. silahkan dibuka lagi bukunya,.

  14. Harus bijak melihat persoalan, andaikan Muhammadiyah mendirikan RS, Sekolah, Pantai Asuhan adalah bagian dari dakwah, dakwah bukan semata-mata pengajian, majlis ilmu dll. Implementasi dari keilmuan yang dikaji itu apa ?….amal nyata, sedekah, menyantuni orang yatim.

    Mereka tidak mendirikan organisasi, tapi yayasan, Bedanya kalau Muhammadiyah mendirikan sekolah dan Rumah sakit yang kelola adalah organisasi, kalau orang lain nggak buat organisasi tapi bikin yayasan dan mendirikan sekolah juga tapi yang kelola para ustadnya…duitnya banyak masuk kemana ? pikir sendiri saja deh….

    Membangung sekolah,rumah sakit, panti asuhan, itu kebaikan,

    KH Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah bukanlah untuk mengajak umat islam kepada organisasi, tapi beliau mendirikan muhammadiyah hanya sebagai PAYUNG agar bisa mendakwahkan Alquran dan Sunnah dengan pemahaman para sahabat,

    Jadi bukan permasalahan ormas muhammadiyah dan apa yg sdh dilakukan oleh muhammadiyah,
    Tapi hendaknya generasi muhammadiyah sekarang itu mengingat apa tujuan pendiri muhammadiyah mendirikan organisasi tersebut, yaitu kembali kepada Alquran dan sunnah, bukan untuk taklid kepada HPT, bahkan KH Ahmad Dahlan pun tidak membentuk dewan tarjih,
    Jadi, janganlah mendahulukan fatwa/tarjih muhammadiyah daripada dalil-dalil yg shahih dari alquran maupun hadits,

    Kalau ada HPT yang menyelisihi ajaran Rasulullah, maka tinggalkanlah HPT tersebut,

  15. assalamualaikum

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    saudaraku se muslim, sebenarnya allah menyuruh kita hanya untuk beribadah yang bener sesuai dengan al-quran dan sunah rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam dan tidak menyuruh kita mendirikan suatu organisasi yang timbul suatu perbedaan hanya mencari kebenaran dengan tafsir-tafsir yang mereka anggap bener, sesungguhnya yg bener hanya ada pd kitab al-quran……..

    smg kt tergolong orang yg tidak tergelincir dengan banyaknya suatu tafsir dan pendapat

  16. ” ana juga pernah di muhammadiyah, tapi setelah saya ketemu kawan2 utamanya yang ngaji di pondok manhaj salaf….ketahuan bahwa Muhammadiyah banyak kelemahannya utamanya terkait dengan pemahaman agama (ilmu Syar’i) sehingga sekarang ana banyak ngaji di tempat lain dan makin mantap beragama islam ……….. ”

    Alhamdulillah, sama dengan ana,.. dulu ana juga di muhammadiyah,..
    Alhamdulillah ana mendapatkan hidayah dakwah salaf ini tahun 2000-an,
    Mudah-mudahan banyak saudara-saudara kita di muhammadiyah yang melihat kembali tujuan KH Ahmad Dahlan mendirikan muhammadiyah,. yaitu ingin memurnikan ajaran islam ini, mendakwahkan dakwah salaf

  17. assalamu’alaikum wr.wb

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    di daerah saya masjid NU dan Muhamaddiyah dekat. tpi saya berada di lingkungan muhammadiyah setiap salat sunah saya selalu tidak bisa konsentrasi sewaktu saya mendengar puji pujian. tapi saya juga tidak menampik jika dari pengurus ormas di daerah saya merasa selalu benar dalam melakukan ibadah.

    memang begitulah ,kita dilarang untuk berkelompok-kelompok, sebagaimana Allah melarang kita untuk berkelompok-kelompok, dan masing-masing kelompok membangga-banggakan apa yang ada di kelmpoknya,

    sekarang saya baru sadar apakah itu yang dikatakan umat islam saling menyaalahkan satu sama lain. pertanyaan pertama bagaimanakah hukum melakukan puji pujian?tolong berikan sumbernya,

    Puji-pujian tidak ada contoh ajarannya dari rasulullah, jika itu diajarkan oleh rasulullah maka akan ada dalil tersebut,.. jika tidak ada dalilnya, maka perbuatan tersebut adalah perbuatan bidah, dan terkadang puji-pujian itu mengganggu orang lain yang berada dekat dgn masjid yang ada puji-pujiannya tsb, sedangkan dalam islam dilarang untuk mengganggu kenyamanan tetangganya,

    pertanyaan kedua dimana saya bisa belajar islam yang benar melalui internet apakah ada blog/web?

    Anda bisa membuka website ini: http://www.almanhaj.or.id ,,http://www.radiorodja.com,

    Yang paling bagus tentu belajar langsung, tidak hanya melalui website saja, kalau boleh tahu,dimana anda tinggal, sebab sekarang sudah banyak kok tempat-tempat untuk mempelajari agama ini, menurut pemahaman yang benar, yaitu pemahaman para sahabat/salafus shalih, generasi yang dibina langsung oleh Rasulullah

    yang ketiga bagaimana hukum mmbangunkan orang untuk melakukan sahur menggunakan pengeras masjid? apakah ada tuntunanannya? .

    Tidak ada tuntunannya, bahkan terkadang itu mengganggu kenyamanan orang yang sedang tertidur,apalagi membangunkannya adalah di jam-jam yang sangat jauh dari terbitnya fajar, misalkan jam 1 malam, atau jam 2,.. padahal waktu yg afdhal untuk sahur adalah yang paling akhir, sebelum terbit fajar,.. atau yang dikatakan waktu imsak,.. kalau di indonesia,waktu imsak malah tidak boleh makan,.. dengan suara dari speaker IMSAAAKK… atau suara sirine,..

    saya selalu membeyangkan jika kita semua umat muslim melakukan ibadah berdasarkan apa yang di ajarkan Nabi Muhammad SAW pasti akan terasa sangat indah..

    Betul sekali kata anda, seandainya umat islam mengamalkan amalan-amalan yang benar-benar diajarkan oleh Rasulullah, islam akan terasa indah,mudah, dan ini bisa mempersatukan kaum muslimin, dan akan mendatangkan kejayaan islam, sehingga musuh-musuh islam gentar melihat kaum muslimin,

    wassalamu’alaikum wr wb

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    • saya tinggal di kota yang islam nya masih bercampur dengan adat jawa yang cukup kental..dan saya berjuang untuk mendalami ilmu islam agar di masa saya nanti tradisi tradisi yang bid’ah semoga sudah tidak ada di kampung saya..

      dimana tinggalnya?

      • saya tinggal di ponorogo pak..menurut ilmu yang anda peroleh, sewaktu salat qiyamul lail 2 rakaat salam, sewaktu rakaat terakhir apakah boleh kita sebelum salam menggunakan duduk tasyahud awal?

        Shalat malam itu setiap 2 rakaat salam, jika ingin mengakhiri dengan witir 3 rakaat,maka mengerjakannya 2 rakaat lalu salam,lalu 1 rakaat lalu salam, atau 3 rakaat langsung salam di rakaat ke 3 tanpa tasyahud awal,karena shalat witir 3 rakaat tidak boleh menyerupai shalat maghrib,.

        Alhamdulillah untuk daerah ponorogo sudah ada islamic center dan radio yang menyebarkan dakwah dengan pemahaman yang benar,yaitu pemahaman para sahabat,bisa dilihat disini

        Atau di madiun ada ponpesnya juga, bisa dilihat disini

        Anda bisa juga mendatangi majlis taklim yang dekat dengan tempat tinggal anda di daerah tersebut, silahkan lihat diwebsite tersebut,ada kontak personnya, coba juga anda putar radio di frekwensi 92,6 mhz, radio Idza’atul Khair
        Insya Allah banyak manfaatnya,..

    • alhamdulillah ana sekarang sering ke islamic center banyak ilmu yang ana dapat dari sana..

      Alhamdulillah,.. dan ingat, dakwah dengan hikmah,.. mungkin di lingkungan anda banyak sekali hal-hal yang tidak sesuai dengan ajaran rasulullah, tapi janganlah anda langsung menjelaskan kesalahan2 tsb, tapi bersabarlah, paling tidak untuk anda sendiri, sehingga anda memiliki ilmu yang cukup, sehingga bisa mendakwahkan mereka secara pelan-pelan.. jangan sampai ketika anda menjelaskan tentang kebenaran tersebut,anda di cap membawa aliran baru,atau anda malah di cap yang membawa ajaran sesat,..

      Ini pelajaran dari kejadian saya juga, waktu pertama kali mengenal islam yang hak ini,.. sehingga masyarakat menilai saya lah yang tersesat,..

      Jadi, ambil pelajaran, dan bersabar dalam berdakwah, tidak sekedar bermodalkan semangat ingin memberi tahu yang benar, sementara lingkungan banyak bertolak belakang,..

      Lingkungan kita sudah puluhan tahun terbiasa melakukan amalan yang bidah, tiba-tiba kita yang baru belajar sebentar ingin menghapus kebiasaan tersebut,… tentu sangatlah sulit,..

  18. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    Insya Allah yang anda sampaikan ini benar adanya, karena memang begitulah keadaannya sekarang. Berorganisasi, bermasyarakat, beramal usaha, berolahraga dan berbagai kegiatan lainnya tidak salah untuk dilakukan sepanjang mengikuti ajaran yang telah diteruskan Rasulullah SAW kepada kita.

    Kecenderungan yang ada sekarang, muhammadiyah memang sudah melenceng. Nah, inilah fungsi kita yang mungkin menjadi simpatisan organisasi ini untuk meluruskannya.

    Yang salah bukan organisasinya, yang salah bukan anggaran dasarnya, yang salah bukan himpunan keputusan majelis tarjihnya, tapi yang salah adalah orang2 yang mengambil keputusan dibalik semua ini.

    Salah satu contohnya adalah, pendidikan keislaman yang didengung2kan oleh sekolah2 Muhammadiyah justru melenceng menjadi perebutan penguasa sekolah.

    Mereka lupa dengan amanah yang telah diemban sebagai pengelola amal usaha, malah sibuk mempertahankan kekuasaan karena memikirkan uang yang bergulir di sana.

    Ketika kuliah, saya pernah terlibat dalam IMM. Dalam tataran komisariat kami, Insya Allah apa yang anda takutkan tidak terjadi atau mungkin bisa katakan tidak separah penuturan yang saudara sampaikan. Tetapi, dalam tataran yang lebih luas, ketika berdiskusi dan mengkaji sesuatu saya merasakan bahwa personil yang terlibat dalam organisasi ini tidak ada bedanya dengan JIL ataupun HMI yang mengaku sekuler. Itulah sebenarnya yang ingin kami luruskan waktu itu.

    Sekali lagi, bolehlah kita kecewa dengan organisasi ini, tetapi jangan menjadikan kita apatis atau tidak peduli, karena bagaimanapun juga pesan2 keislaman lebih efektif dan mengena jika disampaikan melalui organisasi yang mempunyai basis massa yang besar seperti Muhammadiyah.

    Mari kita tegakkkan amar ma’ruf nahi munkar dengan bersandar pada Al-Qur’an dan sunnah rasullullah dengan tetap menjaga ukhuwah dan saling mengingatkan. Saya cinta Muhammadiyah yang murni menegakkkan ajaran Islam di Indonesia tercinta.

    Betul kata anda, Mari kita tegakkan amar ma’ruf nahi munkar dgn bersandar pada Alquran dan sunnah rasulullah, tentunya dengan pemahaman para sahabat, bukan dengan pemahaman person atau kelompok/ormas,dengan dalih menjaga ukhuwah, .. dan jadilah muhammadiyah sejati, yaitu menjadi pengikut ajaran rasulullah dgn pemahaman para sahabat,sebagaimana tujuan KH Ahmad Dahlan mendirikan muhammadiyah ini,.. bukan jadi pengikut ormas muhammadiyah atau taklid buta dgn kebijakan putusan ormas muhammadiyah, yang ternyata putusan itu berseberangan dgn ajaran rasulullah,.. banyak sekali contohnya,

  19. saya pernah bertanya kepada sekretaris umum pp Muhammadiyah (bp Muqoddas) waktu beliau berkunjung ke kotabaru, pertanyaan saya pada beliau : Berdasarkan apa organisasi Muhammadiyah dalam memutuskan suatu perkara dalam agama atau berinstinbath dlm mslh hukum di dlm agama ?,

    beliau menjawab :

    Muhammadiyah menetapkan suatu perkara dlm agama berdasarkan Al Qur’an dan Hadist Nabi Shallallahu alaihi wasallam dan Al Qur’an dan Hadist tsb sesuai dengan apa yg dipahami oleh Ulama Tarjih yg ada di Pimpinan Pusat Muhammadiyah…..

    bagaimana pendapat anda dlm masalah ini ?

    Terimakasih atas komentarnya,.. jawaban yang bagus, dan membuktikan bahwa muhammadiyah yang sekarang tidak seperti tujuan KH Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah ini. KH Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah dengan tujuan untuk memurnikan ajaran islam sesuai dengan pemahaman para sahabat, sebab beliau termotivasi oleh dakwahnya syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab yang mendakwahkan dakwah tauhid, dan mengikuti pemahaman para sahabat.
    KH Ahmad Dahlan tidak menginginkan kaum muslimin mengikuti kebijakan ormas, tapi berusaha mengenalkan kaum muslimin kepada Quran dan Sunnah, bukan kepada Tarjih, sehingga kaum muslimin mengenalnya itu kan hasil keputusan Tarjih, tapi tidak mengenal itu bersumber dari Alquran dan Sunnah, dan ini berakibat fatal, jika kita menyampaikan hal-hal yang bersumber dari Alquran dan Sunnah kepada anggota muhammadiyah, maka mereka akan bersikeras mempertahankan pendapat putusan Tarjih,.. meninggalkan apa yang ada dalam Alquran dan Sunnah,. kenapa? Karena itu tadi, Alquran dan Sunnah dipahami bukan menurut pemahaman para sahabat,. tapi menurut pemahaman orang yang dianggap sebagai ulama tarjih yang ada dalam ormas muhammadiyah ini.

    Contoh putusan tarjih yg bertentangan dengan AlQuran dan Sunnah diantaranya tentang penggunaan hisab secara mutlak untuk penentuan awal puasa, itu bukanlah ajaran nabi muhammad,

  20. Abshar :
    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    Insya Allah yang anda sampaikan ini benar adanya, karena memang begitulah keadaannya sekarang. Berorganisasi, bermasyarakat, beramal usaha, berolahraga dan berbagai kegiatan lainnya tidak salah untuk dilakukan sepanjang mengikuti ajaran yang telah diteruskan Rasulullah SAW kepada kita.
    Kecenderungan yang ada sekarang, muhammadiyah memang sudah melenceng. Nah, inilah fungsi kita yang mungkin menjadi simpatisan organisasi ini untuk meluruskannya.
    Yang salah bukan organisasinya, yang salah bukan anggaran dasarnya, yang salah bukan himpunan keputusan majelis tarjihnya, tapi yang salah adalah orang2 yang mengambil keputusan dibalik semua ini.
    Salah satu contohnya adalah, pendidikan keislaman yang didengung2kan oleh sekolah2 Muhammadiyah justru melenceng menjadi perebutan penguasa sekolah.
    Mereka lupa dengan amanah yang telah diemban sebagai pengelola amal usaha, malah sibuk mempertahankan kekuasaan karena memikirkan uang yang bergulir di sana.
    Ketika kuliah, saya pernah terlibat dalam IMM. Dalam tataran komisariat kami, Insya Allah apa yang anda takutkan tidak terjadi atau mungkin bisa katakan tidak separah penuturan yang saudara sampaikan. Tetapi, dalam tataran yang lebih luas, ketika berdiskusi dan mengkaji sesuatu saya merasakan bahwa personil yang terlibat dalam organisasi ini tidak ada bedanya dengan JIL ataupun HMI yang mengaku sekuler. Itulah sebenarnya yang ingin kami luruskan waktu itu.
    Sekali lagi, bolehlah kita kecewa dengan organisasi ini, tetapi jangan menjadikan kita apatis atau tidak peduli, karena bagaimanapun juga pesan2 keislaman lebih efektif dan mengena jika disampaikan melalui organisasi yang mempunyai basis massa yang besar seperti Muhammadiyah.
    Mari kita tegakkkan amar ma’ruf nahi munkar dengan bersandar pada Al-Qur’an dan sunnah rasullullah dengan tetap menjaga ukhuwah dan saling mengingatkan. Saya cinta Muhammadiyah yang murni menegakkkan ajaran Islam di Indonesia tercinta.

    Betul kata anda, Mari kita tegakkan amar ma’ruf nahi munkar dgn bersandar pada Alquran dan sunnah rasulullah, tentunya dengan pemahaman para sahabat, bukan dengan pemahaman person atau kelompok/ormas,dengan dalih menjaga ukhuwah, .. dan jadilah muhammadiyah sejati, yaitu menjadi pengikut ajaran rasulullah dgn pemahaman para sahabat,sebagaimana tujuan KH Ahmad Dahlan mendirikan muhammadiyah ini,.. bukan jadi pengikut ormas muhammadiyah atau taklid buta dgn kebijakan putusan ormas muhammadiyah, yang ternyata putusan itu berseberangan dgn ajaran rasulullah,.. banyak sekali contohnya,

    Baharuddin Suryo Nugroho :
    assalamu’alaikum wr.wb

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    di daerah saya masjid NU dan Muhamaddiyah dekat. tpi saya berada di lingkungan muhammadiyah setiap salat sunah saya selalu tidak bisa konsentrasi sewaktu saya mendengar puji pujian. tapi saya juga tidak menampik jika dari pengurus ormas di daerah saya merasa selalu benar dalam melakukan ibadah.

    memang begitulah ,kita dilarang untuk berkelompok-kelompok, sebagaimana Allah melarang kita untuk berkelompok-kelompok, dan masing-masing kelompok membangga-banggakan apa yang ada di kelmpoknya,

    sekarang saya baru sadar apakah itu yang dikatakan umat islam saling menyaalahkan satu sama lain. pertanyaan pertama bagaimanakah hukum melakukan puji pujian?tolong berikan sumbernya,

    Puji-pujian tidak ada contoh ajarannya dari rasulullah, jika itu diajarkan oleh rasulullah maka akan ada dalil tersebut,.. jika tidak ada dalilnya, maka perbuatan tersebut adalah perbuatan bidah, dan terkadang puji-pujian itu mengganggu orang lain yang berada dekat dgn masjid yang ada puji-pujiannya tsb, sedangkan dalam islam dilarang untuk mengganggu kenyamanan tetangganya,

    pertanyaan kedua dimana saya bisa belajar islam yang benar melalui internet apakah ada blog/web?

    Anda bisa membuka website ini: http://www.almanhaj.or.id ,http://www.radiorodja.com,

    Yang paling bagus tentu belajar langsung, tidak hanya melalui website saja, kalau boleh tahu,dimana anda tinggal, sebab sekarang sudah banyak kok tempat-tempat untuk mempelajari agama ini, menurut pemahaman yang benar, yaitu pemahaman para sahabat/salafus shalih, generasi yang dibina langsung oleh Rasulullah

    yang ketiga bagaimana hukum mmbangunkan orang untuk melakukan sahur menggunakan pengeras masjid? apakah ada tuntunanannya? .

    Tidak ada tuntunannya, bahkan terkadang itu mengganggu kenyamanan orang yang sedang tertidur,apalagi membangunkannya adalah di jam-jam yang sangat jauh dari terbitnya fajar, misalkan jam 1 malam, atau jam 2,.. padahal waktu yg afdhal untuk sahur adalah yang paling akhir, sebelum terbit fajar,.. atau yang dikatakan waktu imsak,.. kalau di indonesia,waktu imsak malah tidak boleh makan,.. dengan suara dari speaker IMSAAAKK… atau suara sirine,..

    saya selalu membeyangkan jika kita semua umat muslim melakukan ibadah berdasarkan apa yang di ajarkan Nabi Muhammad SAW pasti akan terasa sangat indah..

    Betul sekali kata anda, seandainya umat islam mengamalkan amalan-amalan yang benar-benar diajarkan oleh Rasulullah, islam akan terasa indah,mudah, dan ini bisa mempersatukan kaum muslimin, dan akan mendatangkan kejayaan islam, sehingga musuh-musuh islam gentar melihat kaum muslimin,

    wassalamu’alaikum wr wb

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

  21. Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh…

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    Sebelumnya mohon maaf, di sini saya hanya ingin sedikit bercerita tentang keluarga saya yang merupakan pengikut muhammadiyah sejati karena mulai dari kakek buyut saya dulu beliau – beliau sudah ber – muhammadiyah dan sampai saat ini ayah saya juga merupakan salah satu pengurus PWM Jawa Timur. Maka dari itu yang ingin saya tanyakan di sini adalah apa saja contoh sunnah rasulullah yang tidak ada di dalam HPT dan Apa saja keputusan – keputusan HPT yang tidak ada/sesuai dengan sunnah rasulullah
    berikut dengan sumber yang jelas. Sekian yang saya sampaikan dan terima kasih.

    Terimakasih atas komentar dan pertanyaannya pak saud, mudah-mudahan Allah senantiasa memberikan hidayah kepada bapak dan kaum muslimin semua,
    Oh iya, saya juga dulu dari keluarga muhammadiyah, ayah saya pernah jadi pimpinan ranting, dan aktif mengadakan pangajian dan acara2 muhammadiyah lainnya,
    Dan kala itu saya juga beranggapan muhammadiyahlah yang paling benar, yang lain kurang, dan banyak melakukan kebidahan,
    Dulu di sekolah, kebetulan Mts Muhammadiyah, ada pelajaran kemuhammadiyahan, alhamdulillah nilai ulangan pelajaran dapat nilai 9 , dan paling tidak saya masih ingat motivasi KH Ahmad Dahlan mendirikan muhammadiyah, karena beliau ingin memurnikan ajaran islam, beliau ingin mendakwahkan ajaran islam yang betul2 diajarkan oleh Rasulullah, beliau termotivasi oleh dakwah yang dilakukan oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab,

    Langsung saja pak, saya kasih contoh dulu sunnah-sunnah atau ajaran rasulullah yang mungkin tidak disebutkan di HPT, dan banyak tidak dilakukan oleh pengurus muhammadiyah, atau warga muhammadiyah itu sendiri, bukti-buktinya sangat banyak, dan bisa kita saksikan sendiri,
    1. Rasulullah mewajibkan memelihara jenggot, dan merapikan kumis, sebagaimana banyak sekali hadits2 tentang hal ini, semua nabi dan rasul berjenggot, coba anda lihat sendiri, bagaimana dengan orang yang mengaku sebagai pengikut nabi muhammad (muhammadiyah)
    KH Ahmad Dahlan saja berjenggot, tapi kita lihat petinggi2 muhammadiyah sekarang, bapak bisa lihat sendiri, apalagi warga muhammadiyah,.. nah apakah di HPT ada hal tersebut, ini kan sudah jelas sunnah rasulullah,
    2. Shalat wajib 5 waktu bagi laki-laki, hukumnya wajib berjamaah dan dilakukan di masjid, bukan dirumah,.. apakah ini ada di HPT? padahal ini sudah jelas anjuran rasulullah, dan rasulullah bersikap keras dalam hal ini, sehingga beliau ingin membakar rumah-rumah orang yang laki-lakinya tidak shalat berjamaah di masjid,
    3. Tatacara berpakaian bagi laki-laki, yaitu tidak boleh melampaui mata kaki, apakah ini ada di HPT? padahal haditsnya sdh sangat jelas, ancaman yg keras bagi laki-laki yang memakai pakaian melewati mata kaki, dan ini banyak dijumpai di tokoh2 petinggi muhammadiyah, dan juga warganya, juga sekolah2 atau universitas muhammadiyah,..
    4. Tatacara penentuan ramadhan dengan melihat hilal, bukan hisab, .. ini sih bukan rahasia umum lagi, muhammadiyah sdh melakukan hisab secara mutlak, dengan dalil akalnya, diantaranya, gerhana matahari saja bisa ditebak dengan tepat menggunakan hisab,.
    5. Pakaian bagi wanita muslimah, tentang jilbab, apakah ada di HPT tentang kriteria jilbab yang syari? banyak kita jumpai istri atau anak tokoh ormas muhammadiyah ini tidak mengenakan jilbab syari, padahal anjurannya jelas, baik di alquran atau hadits,.. dan jilbab syari itu bisa digunakan untuk shalat,. malah kebanyakan kaum musimah mengenakan pakaian yg betul2 menutup aurat itu hanya ketika shalat, tapi setelah shalat, mereka buka aurat lagi,.. adakah fatwa ttg hal ini di HPT?

    Mungkin segitu dulu, hal2 yg sdh jelas ada tuntunannya dari rasululah, tapi tdk ada di HPT, dan realisi dari hal tsb secara benar,
    Jadi, jika ingin jadi muhammadiyah sejati, ikutilah petunjuk rasulullah dengan pemahaman para sahabat, itu sudah jelas jaminannya, jaminan akan keselamatanya, silahkan baca surat attaubah ayat 100 dan annisa 115, bukan menjadi pengikut ormas sejati, perlu dibedakan,. demikian pak, jazakallahu khairan, mohon maaf jika ada kata2 yg kurang berkenan

    Wassalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh….

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

  22. Muhammadiyah seharusnya menjadi payung dalam berdakwah dan beramal sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadhist jauh dari syirik dan bid’ah, semoga Hidayah Allah dilimpahkan untuk kita semua.. Amiin..

    Yap, betul sekali, sebagaimana namanya, bukan menjadi pengikut ormas, tapi mengikuti sunnah rasulullah dengan pemahaman para sahabat, sebagaimana tujuan KH Ahmad Dahlan mendirikan muhammadiyah, beliau ingin mendakwahkan dakwah islam yang murni, yaitu islam dengan pemahaman para sahabat,
    KH Ahmad Dahlan tidak pernah mendakwahkan agar kaum muslimin mengikuti ormas muhammadiyah, tapi beliau mendakwahkan kepada alquran dan sunnah, berdasarkan pemahaman para sahabat, bukan malah mengkotak-kotakkan manusia kedalam ormas-ormas,
    Jadilah muhammadiyah sejati, muhammadiyah yang sesungguhnya, yaitu pengikut nabi muhammad, bukan pengikut ormas,
    Ormas boleh apa saja, tapi dalam mengamalkan ajaran islam, peganglah alquran dan sunnah berdasarkan pemahaman para sahabat, bukan memegang kebijakan ormas,

  23. Selama ini Muhammadiyah selalu menetapkan waktu awal puasa Ramadhan jauh hari sebelum penetapan yang dikeluarkan oleh Pemerintah.

    Bahkan 2 bulan sebelum waktu puasa pun sudah ditetapkan.

    Dan mereka selalu beranggapan yang paling benar, fanatik sekali.

    Bagaimana tanggapan anda mengenai waktu penetapan puasa Ramadhan ini? Saya berharap ada artikel tentang waktu penetapan puasa Ramadhan yang benar menurut para sahabat. Terimakasih.

    Yah, begitulah, nama tidaklah merubah hakekat, adakalanya ada orang yang mengaku sebagai pengikut nabi muhammad, namun kita lihat, betulkah pengakuan tersebut?

    Karena kalau sekedar mengaku-ngaku saja, siapa saja bisa, tapi lihatlah bagaimana prakteknya, salah satu bentuk dari konsekwensi pengakuannya, apakah dia melaksanakan ajaran2 rasulullah? atau malah menyelsihinya?

    Tentang tatacara menentukan awal puasa atau hari raya iedul fitri contohnya, bagaimanakah cara rasulullah menentukannya, dan bagaimana tatacara orang yang mengaku sebagai pengikut nabi muhammad (muhammadiyah)? silahkan lihat sendiri,

    Adapun cara rasulullah sangat mudah, bahkan orang baduipun bisa, tidak butuh orang yang ahli astronomi atau pinter hisab,. sangat mudah, yaitu dengan melihat hilal, jika hilal tidak terlihat karena tertutup awan, maka genapkan bulan menjadi 30,.. mudah sekali, tidak perlu teropong yang mahal, atau orang jago hisab, silahkan baca disini ulasannya,

    Bisa lihat video ini juga,

    http://www.youtube.com/watch?v=fMxXaQh5QWg

    Jaman Rasulullah sudah ada ahli astronomi dan ahli hisab, tapi rasulullah tidak menggunakan metode hisab dalam menentukan awal puasa dan berhari raya,
    lihat video ini

    http://www.youtube.com/watch?v=u1nM2-e54HU

    Siapa yang lebih berhak diikuti dalam penentuan awal puasa ini, apakah ORMAS? ataukah pemerintah? lihat videonya

    http://www.youtube.com/watch?v=D9uhV74q1sQ

  24. Mas Admin, ikutan dikit ya. setelah mengikuti komentar komentar di judul ini, saya berkesimpulan bahwa: (mohon diluruskan kalau salah/tidak tepat)
    1. Rosul dan para Sahabat serta Ulama ulama salaf tidak berorganisasi/membentuk organisasi dalam berdakwah. Betul Mas?

    saya luruskan, jika yang dimaksud organisasi itu semacam ormas,atau jamaah yang kita loyal atau fanatik kepadanya, maka ini tidak ada, bahkan hal tersebut merupakan hal yang tercela,

    2. Artinya membentuk organisasi untuk/dalam rangka berdakwah tidak dicontohkan oleh Rosul dan pengikut pengikutnya alias ini salah/bid’ah.

    Perlu diluruskan lagi, membentuk organisasi atau yayasan untuk berdakwah, itu boleh saja, itu hanya sarana, namun kita tidak membangun loyalitas di atas organisasi atau yayasan tersebut,.. loyalitas kita hanya kepada dalil yang shahih dan pemahaman yang benar,.. bukan loyal kepada organisasi (ORMAS) atau yayasan , sebagaimana kita lihat di indonesia,.

    3. Kalau no 1 dan 2 betul, berarti yang dilakukan oleh KH Ahmad Dahlan dengan mendirikan Muhammadiyah untuk berdakwah itu salah/bid’ah.

    Perlu diluruskan juga,. KH Ahmad Dahlan mendirikan muhammadiyah itu sekedar sarana untuk mendakwahkan dakwah salaf, memberantas Tahayul,Bidah dan Khurofat,. itu tujuan mulia KH Ahmad Dahlan,.. namun dengan seiringnya waktu, muhammadiyah terkontaminasi oleh pemikiran2 generasi penerusnya,. silahkan dibaca postingan tentng MANHAJ DAKWAH MUHAMMADIYAH, baca disini

    Dan konsekuensinya organisasi dakwah Muhammadiyah itu harus dibubarkan agar tidak terjadi salah/bid’ah berkelanjutan. Paling tidak kita keluar dari keanggotaan organisasi tersebut.

    Tidak harus mas, kita bisa saja aktif di ormas muhammadiyah, apa yang sejalan dengan ajaran rasulullah kita dakwahkan, kita amalkan,.
    Sambil memberikan pencerahan tentang larangan mengkotak-kotakkan kaum muslimin menjadi berormas-ormas

    Apapun kebijakan ormas ini yg menyalahi ajaran rasulullah, seperti dalam kasus metode hisab utk menentukan awal puasa, yang mana rasulullah tidak pernah melakukan, juga KH Ahmad Dahlan juga tidak melakukan dengan cara hisab ini, maka ini jangan di ikuti,.

    Jadi buang taklid buta terhadap ormas apapun namanya,..

    Mas Admin, saya juga ada pertanyaan:
    1. Teman saya yang anggota Muhammadiyah menjawab kenapa perlu berorganisasi dalah berdakwah:” Kejahatan yang terorganisir bisa mengalahkan kebenaran yang tidak terorganisir”. Saya lupa itu hadist atau apa? Benarkah landasan ini?

    Itu bukan hadits,.dan tidak bisa dijadikan sebagai dalil.

    Nyatanya Rasulullah, juga para sahabat, atau imam madzhab yang 4, mereka juga tidak membuat jamaah atau organisasi, ..

    2. Kumpul dalam salah satu rumah warga secara bergilir kemudian diisi ceramah dakwah/kajian agama apakah salah/bid’ah?

    Tergantung mas, bisa menjadi bidah, bisa juga tidak,.
    Jika acara tersebut menjadi seremonial, dan ada keyakinan itu merupakan bagian dari ibadah, dinisbatkan kepada islam, misalkan acaranya itu harus di malam jumat, sebagaimana acara yasinan di rumah-rumah secara bergilir, ini bisa masuk ke dalam bidah,

    Dan acara ini kadang merepotkan penghuni rumah yang kebagian giliran, karena mereka harus menyiapkan makanan utk konsumsi jamaahnya, terkadang ini memberatkan bagi yg tidak mampu,

    Kenapa tidak diadakan di MASJID saja, kajian rutin, tentukan harinya, itu kan termasuk memakmurkan masjid Allah,

    3. Apakah hanya Masjid yang dicontohkan sebagai tempat berdakwah oleh Rosul dan para Sahabat? Dalam hidup banyak sekali pertemuan yang kita miliki/alami salahkah bila dalam pertemuan yang bukan di Masjid itu diisi ceramah dakwah/kajian agama?

    Tidak mesti masjid mas, kita berdakwah bisa dimana saja, dimana ada kesempatan,.
    Janganlah dipahami dakwah itu hanya ceramah di masjid,. bukan seperti itu, tapi semua aktifitas kita bisa kita manfaatkan utk berdakwah,
    berdakwah tidak mesti dihadapan org banyak, bisa juga cuma berdua, misalkan dengn istri, anak, kita dakwahi mereka,.
    Kita juga bisa berdakwah di mobil, di pasar, atau ditempat umum lainnya,.

    Terima kasih atas jawaban dan penjelasan Mas admin . . . .

    sama-sama mas,.

  25. Untuk saat sekarang ini yang tidak saya sukai walau saya masih aktip sebagai pengurus muhammadiyah yaitu acara-acara di TVMU acaranya tidak menjukan dakwah salafi jadi kalu dibilang kasarnya mirip-mirip punya non islam atau islam yang kurang memahami arti sunnah dengan pemahaman sahabat.

    insya Allah saya sebagai anggota Muhammadiyah akan melayangkan surat terbuka lewat internet. masa malah diisi dengan acara nyanyian dan musik sungguh konyol dan ironis dimana tokoh-tokoh yang merupakan lulusan madinah apa sudah silau dengan iming-iming sehingga sudah keluar rel

    Ya, begitulah jika pemahamannya rusak, maka akan mengikuti hawa nafsu, bukan diatas ilmu, akan mencampur adukkan antara yang haram dengan yang hak, TVMU bukan TVku,. apa bedanya dengan tv-tv umum lainnya,.

  26. Ternyata muhammadiyah sekarang sudah melenceng dari tujuan pendirinya, KH Ahmad Dahlan rahimahullahu ta’ala,..
    tlng beritahukan kepada sy, dimanakah melencengnya Muhammadiyah saat ini

    Sudah cukup jelas dalam artikel diatas,. sudah saya tebalkan dan warnai, silahkan dibaca lagi

  27. intinya, karena putusan majlis tarjih tidak cocok dengan manhaj salafi yang diusung Syeikh Bin Baz, maka Muhammadiyah dianggap sudah keluar dari manhaj Salafi. Intinya yang benar hanya manhaj salafi dan fatwa yang sesuai ya Syeikh bin Baz.

    salah besar kang harman,.
    Anda belum paham apa itu manhaj salaf ya?
    Manhaj salaf itu sudah ada sejak Syaikh Bin Baaz belum lahir,.bahkan sejak Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab belum lahir juga sudah ada manhaj salaf,.
    Apa itu manhaj salaf? silahkan baca disini, sehingga anda paham apa itu manhaj salaf, klik disini untuk membacanya, karena seluruh kaum muslimin WAJIB MENGIKUTI MANHAJ SALAF, sekali lagi klik disini

  28. coba deh pantengin TVMU tv resmi muhammadiyah..acara atau pembawa acaranya, iklannya dan yg lainnya tdk sesuai syar’i..malah sering ada yg membuka aurat.
    saya sempat kaget dengan fakta yg saya lihat
    naudzubillah

    Betul… mirip dengan televisi nasional lainnya,.

  29. Smpyn ini skrg Muhammadiyah apa Nahdhatul Ulama?

    Ga ikut kedua ormas tersebut, tapi berusaha mengamalkan islam dengan mengikuti pemahaman para sahabat, itulah satu-satunya jalan keselamatan dalam berislam, baca ulasannya di sini

  30. Untuk sofie&keyra…la wong syah agung herdiyanto yg orang Muhammadiyah aja ngomong, kalo Muhammadiyah itu organisasi masyarakat, kok dijadikan panutan…yg dijadikan panutan itu ya Alquran& hadist dgn pemahaman sahabat Nabi

  31. alhamdulillah…….aku dah sempat baca sebagian besar pot. yach….gimana lagi wong anasekolah 6 th di perguruan Muhammadiyah, pacaran juga nggak dilarang..coba buka alquran n hadist pacaran itu boleh apa tidak. di Putusan Maj. Tar. gimana? hmmmmm

    Di sekolah saja campur baur laki-laki dan perempuan, apalagi jenjang smp dan sma, itu para siswa siswi sdh mengenal pacaran,

    Maka dampak mengerikan bagi yang menyadari akan hal ini, apalagi di jaman teknologi seperti sekarang ini

  32. dilingkungan saya, pengajian tarjih sangaaaaaat sepi. lalu saya buatkan pengajian dengan membahas kitab ushul tsalasa, sekarang ganti ke kitab tauhid, siapa jamaahnya?80% warga muhammadiyah, 20% ikhwan salafi yang dah lama ngaji. apa artinya? warga muhammadiyah haus dengan “spiritualisme” yang ga bisa didapatkan di muhammadiyah dan alhamdulillah dakwah salaf yang menjadi rujukan.

    KH Ahmad Dahlan mendirikan muhammadiyah itu justru untuk mendakwahkan MANHAJ SALAF, kembali kepada Alquran dan Sunnah, beliau termotivasi oleh dakwahnya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab,

    Beliau tidak membentuk majlis tarjih,
    Beliau tidak mengajak untuk menjadi pengikut ormas,
    Kenapa beliau membentuk ormas? Karena di jaman itu tidak bisa berdakwah kalau tanpa payung lembaga atau organisasi, pemerintah penjajah belanda yang memberikan aturan,

  33. ana adalah salah seorang Mahasiswa dan Mahasantri dari Pendidikan Kader Muhammadiyyah saat ini ( 2019 ).

    Dahulu SMP -SMK dan Asrama 3 tahun diMuhammadiyah, Bahkan Di Organisasipun juga pernah sbg Fasilitator PW IPM Jateng pada waktu itu.

    Sangat prihatin,ketika melihat kader kader kita yg masih sangat jauh dari Pemahaman Agama yg Shahih sesuai pemahaman para Shahabat. Pemahaman Aqidah yang masih jauh.dll

    Ana pernah bertanya kpd mereka ketika mengisi suatu kajian, DIMANA ALLAH ? Subhanallahu.. Sangat sedikit yg tau.

    Ana Pernah juga mengisi kajian PD IPM dengan mengutip kitab kitab Imam Mahdzab . eh malah di bantah, ada beberapa orang yang membantah, kurang lebih begini : ( Kenapa materi kajian tidak km ambil dari HPT ???. Kenapa Tidak mengutip perkataan orang orang Muhammadiyyah ??? )

    Bahkan ana di tuduh telah hilang Ke Muhammadiyahan nya. Waktu itu ana kaget. Betapa Fanatiknya org ini.

    Padahal yg saya sampaikan Perkataan Allah dan RasulNya Shallallahu ‘alaihi wasallam dan kitab kitab nya pun yg menjadi rujukan para majelis tarjih dan Tablig PWM Jawa Tengah pada waktu itu ( Tabloid Cermin Edisi Mei – Juni 2019 )

    Saya juga sampaikan perkataan Imam Syafi’i , Imam Ahmad , Imam Malik Rahimahumullahu Jami;aa.

    Ini sudah menunjukkan kader kader kita minim ilmu, Mari perbaiki diri dan umat.

    Semoga kita dan kader kita, Allah condongkan hatinya Kpd Kebenaran,.. Aamiin.

    Aamiin…
    Nikmatnya mendapatkan hidayah taufik, yaitu memegenag alquran dan sunnah menurut pemahaman PARA SAHABAT, karena itulah satu-satunya jalan keselamatan,

    Bukan memahami islam berdasarkan pemahaman kelompok,ormas,.. Karena itu tidak ada jaminannya, bahkan Allah sendiri melarang umat islam berkelompok-kelompok,berormas-ormas, dan menjadikan ormas sebagai patokan kebenaran, ini tidak dibenarkan di dalam islam.
    KH Ahmad Dahlan mendirikan muhammadiyah itu bukan untuk mengajak manusia kepada ormas, tapi beliau mengajak manusia kepada Alquran dan Sunnah menurut pemahaman para sahabat.
    Beliau termotivasi oleh dakwahnya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab, makanya dulu muhammadiyah dicap juga sebagai wahabi,

    Jadi, marilah kita kembali kepada Alquran dan Sunnah menurut pemahaman para sahabat, karena itu satu-satu cara dalam berislam yang benar.

    Alhamdulillah semakin banyak kader-kader muhammadiyah yang mulai tersadar akan pentingnya mengikuti pemahaman sahabat, dan saya termasuk yang besar dari keluarga muhammadiyah, dan Alhamdulillah mengenal pemahaman sahabat ini, sehingga tidak bingung melihat fenomena yang ada..

    Semuanya jelas dan terang, tidak terbingungkan lagi dgn banyaknya ormas, dan semuanya mengaku berpegang pada Alquran dan Sunnah, tapi hanya satu saja yang kurang, yaitu mereka tidak mengikuti pemahaman para sahabat dalam memahami Alquran dan Sunnah twrsebut, sehingga hasil pengamalannya pun menyelisihi praktek para sahabat,

    Sepwrti apa sih pemahaman para sahabat itu, silahkan baca di sini

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*