Banyak Yang Melupakan, Siapa yang mampu tuk menghilangkan musibah kekeringan itu…

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR – Penurunan suhu di Laut Jawa dianggap sebagai pemicu berkurangnya potensi curah hujan dan salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya kekeringan.

Akhmad Faqih, Direktur Divisi Pemodelan Iklim pada Center for Climate Change Risk and Opportunity Management in Southeast Asia and Pacific Institut Pertanian Bogor, di Bogor, Rabu, mengatakan kekeringan di sejumlah daerah di Indonesia barat dipengaruhi suhu Laut Jawa.

“Sebagian daerah di Indonesia bagian barat mengalami kelangkaan hujan bahkan kekeringan, antara lain di Nusa Tenggara, Jawa maupun Sumatera akibat menurunnya curah hujan,” kata Akhmad Faqih.

Dia mengatakan menurunnya curah hujan terutama sepanjang Agustus hingga September, menyebabkan terjadinya kekeringan bahkan sebagian sumur masyarakat di wilayah Jabodetabek mulai kering lantaran kekurangan sumber mata air. “Bulan September biasanya sudah mulai masuk musim hujan. Namun tahun ini sepanjang September masih jarang turun hujan da menyebabkan kekeringan pada sejumlah daerah,” kata Faqih. 

Membaca nukilan tersebut, mungkin akan membawa persepsi kita ke arah pemahaman yang bukan menjadi solusi, bahkan semakin membawa kita kepada sesuatu yang tidak jelas, atau malah menimbulkan kekhawatiran tersendiri.

Kita melupakan, siapa yang menurunkan, siapa yang bisa mengangkat musibah ini.

Silahkan pembaca semua membaca dalil-dalil yang akan saya nukilkan, kenapa timbul musibah kekeringan ini, sehingga kita bisa mengkoreksi diri kita, keluarga kita, atau bangsa kita, sehingga musibah ini segera Allah angkat dari bumi indonesia..

Berbuat Curang, Menuai Berbagai Musibah

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَلَمْ يَنْقُصُوا الْمِكْيَالَ وَالْمِيزَانَ إِلاَّ أُخِذُوا بِالسِّنِينَ وَشِدَّةِ الْمَؤُنَةِ وَجَوْرِ السُّلْطَانِ عَلَيْهِمْ

Dan tidaklah mereka berbuat curang ketika menakar dan menimbangm melainkan mereka akan ditimpa kekeringan, mahalnya biaya hidup dan kelaliman para penguasa.[13]

Dan sebab curang dalam perniagaaan inilah sebab dibinasakannya kaum Madyan, umat Nabi Syu’aib ‘alaihis salam. Allah Ta’ala memerintahkan pada kaum Madyan,

أَوْفُوا الْكَيْلَ وَلَا تَكُونُوا مِنَ الْمُخْسِرِينَ (181) وَزِنُوا بِالْقِسْطَاسِ الْمُسْتَقِيمِ (182) وَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ أَشْيَاءَهُمْ وَلَا تَعْثَوْا فِي الْأَرْضِ مُفْسِدِينَ (183)

Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu termasuk orang- orang yang merugikan; dan timbanglah dengan timbangan yang lurus. Dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-haknya dan janganlah kamu merajalela di muka bumi dengan membuat kerusakan.” (QS. Asy Syu’ara: 181-183)

[13] HR. Ibnu Majah no. 4019. Syaikh Al Albani mengatkan bahwa hadits ini hasan.

sumber berita : http://id.berita.yahoo.com/kekeringan-di-berbagai-daerah-karena-suhu-laut-jawa-080354014.html

artikel selengkapnya : http://abangdani.wordpress.com/2010/06/21/siapa-yang-menanam-dia-yang-akan-menuai/

You May Also Like

Silahkan tinggalkan komentar di sini