Bagaimana hukum TAHLILAN Menurut Imam Syafii?

hukum-tahlilan-menurut-4-madzhabAkhir-akhir ini kita sering mendengar kegiatan tahlil bersama, sehubungan dengan perginya orang penting di negara ini.

Kegiatan tahlilan marak dilakukan oleh sebagian orang yang ingin mendoakan agar amal ibadah yang bersangkutan diterima oleh Allah Subhanahu wa ta’ala.

Saya tidak ingin berpolemik dengan membahas tentang si orang penting ini, tetapi ingin sekedar membagi yang saya baca, mengenai prosesi tahlilan tersebut. Benarkah amaliah ini benar-benar di syariatkan oleh agama ini? Dan benarkah bahwa imam Syafi’i yang diklaim sebagai madzab yang diikuti oleh sebahagian besar oleh umat Islam di negeri ini menganjurkannya atau justru MELARANGNYA?

Dalam sebuah kitab kecil, selamatan kematian atau yang biasa kita sebut tahlilan dibahas secara singkat dan padat, khususnya dari pandangan imam Syafi’i sendiri. Tujuannya adalah untuk meluruskan pemahaman yang keliru dari kegiatan ini.

Ternyata kegiatan tahlilan ini dari sejak jaman sahabat dianggap sebagai kegiatan meratap yang dilarang oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam.

Dari Jabir bin Abdillah Al Bajaliy, ia berkata:”Kami  (yakni para Sahabat semuanya) memandang/menganggap (yakni menurut mazhab kami para Sahabat) bahwa berkumpul-kumpul di tempat ahli mayit dan membuatkan makanan sesudah ditanamnya mayit termasuk dari bagian meratap.”

Hadits ini dikeluarkan oleh Imam Ibnu Majah (no 1612) dengan derajat yang shahih.

Dan an niyahah/ meratap ini  adalah perbuatan jahiliyyah yang dilarang oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam;

Diriwayatkan dalam sahih Muslim dari Abu Hurairah radiyallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam  bersabda:

“Ada dua perkara yang masih dilakukan oleh manusia, yang kedua duanya merupakan bentuk kekufuran: mencela keturunan, dan meratapi orang mati”.

Pandangan Imam Syafii.

Nah, bagaimana dengan pandangan imam Syafii sendiri –yang katanya- mayoritas ummat Islam di Indonesia bermadzab dengannya, apakah ia sepakat dengan kebanyakan kaum muslimin ini atau justru beliau sendiri yang melarang kegiatan tahlilan ini?

Didalam kitab al Umm (I/318), telah berkata imam Syafii berkaitan dengan hal ini;

“Aku benci al ma’tam, yaitu berkumpul-kumpul di rumah ahli mayit meskipun tidak ada tangisan, karena sesungguhnya yang demikian itu akan memperbahrui kesedihan.”

Jadi, imam Syafii sendiri tidak suka dengan kegiatan tahlilan yang dilakukan sebagaimana yang banyak dilakukan oleh ummat Islam sendiri.

Membaca Al Qur’an untuk orang mati (menurut Imam Syafi’i).

Dalam Al Qur’an, di surat An Najm ayat 38 dan 39 disebutkan disana;

[53.38] (yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain,

[53.39] dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya.

Berkaitan dengan hal ini maka Al Hafidh Ibnu Katsir menafsirkannya sebagai berikut;

“Yaitu, sebagaimana seseorang tidak akan memikul dosa orang lain, demikian juga seseorang tidak akan memperoleh ganjaran/pahala kecuali apa-apa yang telah ia usahakan untuk dirinya sendiri.

Dan dari ayat yang mulia ini, al Imam Asy Syafii bersama para ulama yang mengikutinya telah mengeluarkan suatu hukum:

Bahwa Al Qur’an tidak akan sampai hadiah pahalanya kepada orang yang telah mati.

Karena bacaan tersebut bukan dari amal dan usaha mereka. Oleh karena itu Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam tidak pernah mensyariatkan umatnya (untuk menghadiahkan bacaan Qur’an kepada orang yang telah mati) dan tidak juga pernah menggemarkannya atau memberikan petunjuk kepada mereka dengan baik dengan nash (dalil yang tegas dan terang) dan tidak juga dengan isyarat (sampai-sampai dalil isyarat pun tidak ada).

Dan tidak pernah dinukil dari seorang pun Sahabat (bahwa mereka pernah mengirim bacaan Al Qur’an kepada orang yang telah mati).

Kalau sekiranya perbuatan itu baik, tentu para Sahabat telah mendahului kita  mengamalkannya.

Dan dalam masalah peribadatan hanya terbatas kepada dalil tidak bileh dipalingkan dengan bermacam qiyas dan ra’yu (pikiran).”

Jadi, dari keterangan ibnu Katsir ini jelas bahwa perbuatan membaca Al Qur’an dengan tujuan pahalanya disampaikan kepada si mayit tidak akan sampai, dan demikianlah pandangan ulama besar yang dianut oleh sebahagian besar kaum muslimin di negeri ini.

Lantas, mengapa mereka berbeda dengan imam mereka sendiri?

Wallahu a’lam.

Rujukan: Hukum Tahlilan (Selamatan Kematian) Menurut Empat Madzab & Hukum Membaca al Qur’an untuk Mayit bersama Imam Syafii, karya ust. Abdul Hakim bin Amir Abdat.

reposting : http://thetrueideas.multiply.com/journal/item/1059

Print Friendly, PDF & Email

Hukum Tahlilan Dan Yasinan Hukum Pelaksanaan Tahlilan Tahlilan Dalam Islam Hukum Tahlilan Menurut Alquran Dan Hadist Hukum Tahlilan Orang Meninggal Menurut Islam

24 Comments

  1. Mau tanya??
    dalam shalat jenazah ada yg membaca sebagian dari alquran tidak???

    Ada , di takbir pertama baca alfatihah,.
    Kenapa baca alfatihah? Karena begitu cara shalat jenazah yang Rasulullah ajarkan,.

    Kalau TAHLILAN itu ajaran siapa?
    Yang jelas TAHLILAN itu :
    Bukan ajaran Rasulullah
    Bukan ajaran para sahabat
    Bukan ajaran tabiin
    Bukan ajaran tabiut tabiin
    Bukan pula ajaran 4 imam madzhab,

    itu asli ajaran modifikasi yg ada di indonesi dan sekitarnya, ga dikenal di negara arab yang merupakan tempat asal islam tersebar,..

    • Semoga yang komen negatif cepat mendapat hidayah dan mau menerima ajaran Rasulullah yang sesungguhny..amiin

      Aamiin

  2. menghabiskan energi,Misalkan meladeni orang msh dangkal pemahaman nya,
    bokap Lu modhar gue doain msk neraka.Amin

    HARAM Hukumnya mendoakan seorang muslim dengan doa kejelekan,.

    Hati-hati mas,. ada ancaman dari rasul jika anda mendoakan kejelekan kepada sesama muslim, dan si muslim tersebut tidak layak mendapatkan doa kejelekan tersebut, maka doa tersebut akan dikembalikan kepada orang yang mendoakannya,.

    hati-hati mas,.. jangan sampai doa anda kembali kepada anda,. bertaubatlah,.

  3. La,,,, yang beginilah yang mesti kita luruskan tapi tidak dengan kekerasan dan emosi dan harus dengan kesabaran karena biasanya mereka yang meyakini suatu perbuatan itu sebagai ritual ibadah mesti gak tau dasarnya

    “yang penting opo jare Yai dan nenek moyang”

    tidak mudah menerima jika di ingatkan dan diluruskan ,,

    Berjuang kawan mari kita ber Islam dengan sebenar _ benarnya Islam,,,,
    semoga Amin,,,

    Mudah-mudahan semakin banyak kaum muslimin yang sadar agar berislam berdasarkan dalil, bukan ikut-ikutan lagi,..
    Aamiin

  4. Alhamdulillah….
    Semoga saudara kita yang masih melakukan dan belum sadar di berikan kefahaman oleh Allah lewat tulisan dan jawaban jawaban disini sehingga tidak taqlidul a’maa

    Alhamdulillah,. semoga..
    Aamiin ,

  5. kebanyakan yg komen hanya mencari kesalahan dari artikel ini ..
    bukan mencari suatu kebenarannya bila memang ada yg salah …
    saya salut sama mas admin …

    sayangnya di Indonesia masih banyak yg di butakan oleh adat-istiadat dan kebiasaan masyarakat sekitar

    Sabar mas,.. kita doakan saja,.
    Mudah-mudahan mereka mendapatkan hidayah,.

  6. Kalau hanya dibahas penggalan kecil dalil yang cenderung memojokkan beberapa pihak salah-salah menimbulkan fitnah. Begini saja, jika Anda yakin Anda benar beranikah Anda diskusi dengan Ulama, saya sebut NU pelaku tahlilan, untuk mendiskusikan ini. Agar tidak terjadi salah faham. Jika bersedia bisa e-mail ke muhrimohtar1234@gmail.com. Agar orang awam tidak terombang-ambing agar mantap bagi mereka mau pilih yang mana. Saya akan tempatkan diskusi tersebut di tempat yang aman dan pengamanan bagus. Bisa diterima?

    Alhamdulillah banyak orang awam yang mendapatkan pencerahan bahwa TAHLILAN itu tidak ada ajarannya dari Rasulullah,
    Silahkan anda datangkan dalilnya bahwa Rasulullah pun melakukan TAHLILAN,.
    Bahkan IMAM SYAFII sendiri tidak melakukan, katanya kalian mengaku pengikut madzhab Syafii?

    Yang terombang-ambing dan bingung justru para pelaku tahlilan, kenapa mereka bingung? karena mereka bukan beramal berdasarkan DALIL dari Rasulullah, Rasulullah sendiri ga pernah sekalipun melakukan tahlilan, demikian pula para sahabat, tabiin dan tabiut tabiin, juga imam yang empat,..lalu tahlilan itu ajaran dari mana?

  7. Orang mati di bacain tahlil yg di dalamnya terdapat bacaan al quran dan semacamnya…

    Agar tidak sama dengan hewan binatang, iya klo binatang begitu mati langsung di buang.

    Tdk usah di bacain tahlil.

    Sama seperti orang yg tidak suka tahlilan, begitu mati langsung di …. aja.

    Buat apa doain mereka & siapa yg peduli.

    He..he..he.. ketinggalan kereta kayaknya nih,. kurang piknik,
    Sudah saya posting mas,.
    Rasulullah, nabi kita saja ketika mati ga dibacain tahlil, apakah kayak ngubur kucing???,…

  8. emang bener mas admin yang pintar….
    zamannya Rosul ga kirim2 bacaan Al-Qur’an….
    emang klo dalam sholat jenazah bacaannya Al-Quran apa bukan……
    pasti jawabannya ada aza….
    kan mas admin pintar….
    pintar main kata-kata ……

    Jika orang shalat jenazah, lalu baca alfatihah, itu karena perintah Allah, bukan bacaan tersebut untuk dikirimkan ke si jenazah,. jangan ngawur toh mas,..

    Jika orang shalat berjamaah, lalu bacaan alfatihahnya diperuntukkan untuk si mayit, maka dia telah terjatuh dalam perbuatan dosa,. bahkan bisa syirik, karena beribadah kepada selain Allah,.

  9. Kenapa kl imam safii mengharamkan orng tahlilan sedangkn ulama / kyai gk pernh melarang .

    Nah, itulah lucunya,. Imam syafii lebih tahu tentang dalil, jadi melarang orang kumpul2 di tempat kematian,. apalagi ditambah melakukan amalan2 , ini lebih dilarang lagi,.

    Nah, kyai di indoenesia kan ngakunya ikut madzhab syafii, kok mereka malah tidak paham tentang ajaran imam syafii? ini bukti mereka cuma ngaku2 saja ikut madzhab syafii,.

  10. Aslmkm
    Ijin meng_copi artikel dan komen2nya
    Karena menurut saya ini bagus.,
    Terimakasih.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    silahkan,, jazakumullahu khairan

  11. Bagaimana sengan do’a2 yang di anjurkan
    Seperti do’a atau silsilah
    Contohnya khadarat yg sering di pakai acara tahlilan atau mengirim doa yg di kusus kan.,
    Yg lebih saya bingung
    MAHAR yang ustad/kiyai tentukan sekian harga
    Ketika seseorang meminta wiridan atau ijajah
    Di tunggu jawabanya
    Terima kasih.

    Ngga usah diamalkan doa2 seperti itu..
    Dibuang saja,..itu adalah seperti rajah, jimat dalam bentuk doa, apalagi ada maharnya segala,.. itu adalah dosa,

    Bahkan bisa tererumus ke dalam kesyirikan

  12. Terima kasih atas jawab yang mas berikan,

    Tentunya manusia pada dasarnya tidak ada yang sempurna mrlainkan tidak luput dari kehilapan dan kesalahan,
    Entah mana yang benar dan mana yang salah,

    Setelah saya baca artikel ini sungguh tiada daya dan tiada upaya,
    Jauh dari perintah2 rosulullah.

    Saya merasa orang yang sangat bodoh,

    Dan alhamdulillah setelah saya melihat ulasan2 postingan dari mas,

    Saya merasa lebih semangat lagi untuk belajar mingkin dari NOL.

    Namun sayangnya di sini PONPES nya semua para pelaku yang menurut artikel ini bid’ah
    Saya dari serang banten,

    Kebetulan saya pengen belajar yang sesuai ajaran rosulullah

    Kebanyakanya di sini yang di kaji atau yang di cari ilmu pergoiban

    Saya lebih sering duduk di ponpes rombeng
    Saya tunggu ipormsinya.,

    Terima kasih
    Salam silahturami

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    Alhamdulillah,. mudah2an Allah berikan semangat kepada mas untuk mempelajari ajaran islam yang benar, dengan pemahaman yang benar,..
    Tidak ada kata terlambat,.

    Di pandegelang ada pesantren juga, ada taklim rutin juga, silahkan anda bisa main ke sana,.

    Pondok Pesantren Riyadhussholihiin, Cimanuk, Pandeglang
    Pondok Pesantren / Ma’had Riyadhussholihiin
    Jl. Kadukacang km 0,5, Desa Rocek, Kecamatan Cimanuk – 42271

    Untuk jadwal taklimnya banyak kok di serang, bisa dilihat disini

  13. Terima kasih jawaban dari mas admin,

    alhamdulillah saya tidak ragu lagi untuk meninggalkan amalan amalan yag tidak rosulallah ajarkan
    Karena sebelumnya saya merasa ada yang ganjil umumnya untuk para pembaca artikel ini semoga pertanyaan saya ini jadi motivasi buat ninggalin amalan2 yg tidak di ajarkan oleh rosulallah

    Yang pernah saya praktekan contohnya
    Wiridan2 yang selama ini saya yakini buat anti bacok buat mendatangkan ghoib
    buat melet wanita
    atau contoh lain yg seperti itu,

    Apalagi orang awam umumnya bisa melihat alam ghoib bisa komunikasi dengan setan/jin bisa menyuruh setan/jin,
    Bisa mendapatkan uang yg banyak

    Tapi setelah baca buku saya yang bejudul benteng tauhid saya sama kan dengan isi artikel ini ternyata hanya allah saja yang seharus kita sembah.

    Dan hanya kepada allah kita meminta pertolongan.

    Sayangnya para pelaku semua yang saya jelaskan itu
    Iyalah orang selama ini orang yang mengerti hukum2 islam

    Maaf saya bukan bermaksud memihak/menyudutkan siapa pun tapi pada kenyataanya emang benar.,

    Malahan mereka sering mengajak/menyuruh saya untuk ziarah rutin setiap malam jumat di kuburan2 terutamanya ke banten

    Tapi alhamdulillah saya tidak tertarik dengan itu
    Karena saya menggunakan akal sehat saya sendiri logikanya buat apa ziarah ke orang lain sedangkan orang tua/kakek sendiri di lewati
    (Meskipun itu di bolehkan)

    Berpusa sampe ada MATI GENI tidak makan tidak minum tidak tidur pula selama tiga hari tiga malam
    Peuuuh ngga kebayang.,

    Demikian terima kasih
    Itu pengalaman saya
    Di lingkungan ini.

    Terima kasih mas admin

    Maaf jika ada kata2 saya salah atau tidak enak di hati para pembaca
    Itu kenyataan yang pernah di alami oleh teman2 saya
    Namun mereka menolak pendapatan saya.,

    Alhamdulillah,..
    Mudah2an banyak pembaca yang mengikuti jejak anda,…
    Mengamalkan islam, hanya yang diajarkan Rasulullah saja, dan menjauhi amalan-amalan kesyirikan agar kebal bacok, dll , itu semua adalah pertolongan dari setan

  14. Alhamdulillah yang kang admin, ternyata dakwah melalui internet juga membawa kebaikan. Yang saya perhatikan, sepertinya sudah banyak saudara-saudara kita yang kini telah sadar dari segala sesuatu yang tidak ada syariatnya. Amin

    Alhamdulillah,..
    Allah lah yang memberikan hidayah taufik..
    kita cuma sebatas menyampaikan…

  15. Aslmkm.,
    Tambahan buat sodara2 kita yg lagi mencari kebenaran atau keyakinan.,

    Alhamdulillah setelah saya memberi tahukan tentang isi artikel/blog ini isi semua ulasan2nya sangat membantu dan alhamdulillah,.

    Sebenarnya di lingkungan saya banyak yg sudah tau tahlilan itu memang sebenarnya tidak di ajarkan dari rosulallah para sahabat termasuk 4madzab

    Mereka hanya mengikuti para ulama2 sekarang ustad kiyai
    Mereka mengharuskan seaakan itu hal yang wajib,

    Saya sendiri justru prihatin melihat ke adaan seperti ini,

    Pertanyaan mereka sebenarnya simpel
    ” dari mana asalnya tahlilan tersebut ”

    Sedangkan para pelaku tahlilan para ustad2 kiyai2 yang orang awam menganggap mereka orang yang mengerti hukum mengerti namun hadis2 yang mereka pakai hal ini dari banyak sekian kitab2 gundul / kuning yang sering mereka pakai untuk pengajian rutin di majlis atau di masjid2
    Lantas dari manakah kitab2 yang mreka baca,

    Yang sering saya dengar kitab dari syeh nawawi banten dll,

    Itulah kebodohan orang awam seperti saya yang baru mengenal islam secara benar dan pemahaman yang benar,,

    Semoga allah memberikan semangat buat teman2 saudara/i ku mencari kebenaran/keyakinan untuk beribadah.,

    Khususnya buat yg membuat artikel ini semoga allah memberikan ksehatan agar selalu semangat memberikan ajaran2 yang benar berdakwah dengan baik.,

    Terima kasih.,

    Wasalm.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Alhamdulillah…
    Nikmatnya mengenal kebenaran…

    Secara fitrah, kaum muslimin memang merasa senang beramal dengn landasan yang jelas… bukan ikut2an, ikut kebanyakan orang.

    Dan jika sudah ada gejala ke arah itu, justru yang tidak senang adalah tokoh2 penggiat amalan tersebut, mereka berusaha menebar propaganda kepada umat, gelar jelek kepada orang yang berusaha mengajak umat kepada alquran dan sunnah, bukan kepada tradisi,..

  16. Alhamdulillah diblog ini saya banyak dapat ilmu,walaupun ditempat saya dimasjidnya bnyk yg masih ikut2an beribadah seperti orang2 pendahulunya tanpa tau dalilnya!

    Alhamdulillah juga setelah saya keluarkan dalil2 yg shohih orang tua saya jg sekarang sdh mulai mengerti apa yg dimaksud beribadah yang sesuai dari Alquran dan Hadist!

    saya juga mengatakan kepada orang tua dan teman2 saya,dr saya kecil sampai saya berkeluarga dimana hadist ttg bidah,kenapa disimpan oleh kyai,guru2 agama dll!

    krn saya baru tau ttg hadist ini baru beberapa tahun yg lalu!

    kenapa ada sesuatu yang seharusnya diungkap tapi disimpan,apakah takut bertentangan atau apa!

    maafkan Pak kalau saya lancang,dan doakan saya dan saudara kita yang lainnya Istiqomah mengikuti ajaran Islam menurut petunjuk Allah dan RosulNya!

    Alhamdulillah,… mudah2an Allah mengistiqamahkan kita juga pembaca semua,.. istiqamah diatas sunnah

  17. Kang ricky Amiin.,
    Sama tuh kaya gitu saya juga
    Baru2 ini saya mengenal salaf dengan pehaman yang benar.,

    Alhamdulillah,..

  18. Semoga allah selalu memberi kesehatan kepada anda mas, penceramah di blog ini.

    Sangat bermanfaat sekali artikelnya, walau banyak yg ngeyel kerena mengikuti egonya masing2 n sok paling bener dan sok ahli ilmu dalam islam. Biarkan saja mas yg penting mas sdh menasehati mrk.

    Mrk tidak tau padahal allah itu paling benci kpd org yg mengurangi atau menambah apa yg allah turunkan kpd nabi muhammad…..

    Aamiin,. semoga Allah memberikan pada kita semua hidayah taufik hingga ajal menjemput,.. istiqamah di atasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*