Apa Yang Dikatakan Imam Syafii terhadap orang yang belajar tasawuf??

Tasawuf Menurut Imam Syafi I Kata-kata Ulama Sufi Faham Tasawuf Belajar Tasauf Mengapa Org Maghrifat Menilai Hari Itu Sama Saja Mungkin Kah Kita Bisa Berbicara Dng Hati?sufi

Ajaran Tasawuf Merusak Aqidah Islam

Imam Syafi’i rahimahullah berkata : “Seandainya seorang menjadi sufi (bertasawwuf) di pagi hari, niscaya sebelum datang waktu Zhuhur, engkau tidak dapati dirinya, kecuali menjadi orang bodoh”. (al-Manaqib lil Baihaqi 2/207)

Wihdatul mashdar menjadi salah satu ciri Ahlu Sunnah wal Jama’ah dalam penetapan masaail aqidah, Mereka hanya berlandaskan misyakatun nubuwwah, wahyu dari Allah Ta’ala, tidak memandang akal, qiyas dan kasuf sebagai bagian sandaran aqidah. Justru tiga hal hal tersebut akan bertentangan banyak dengan nash al-Kitab dan Sunnah. Sehingga amat aneh bila ada orang yang mendahulukannya di atas hujjah-hujjah al-Qur’an dan Hadits. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam saja pernah menegur Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu dari sekedar melihat-lihat ‘lembar Taurat[1] yang sebelumnya merupakan kitab yang diturunkan dari langit telah dimasuki oleh tahrif-tahrif hasil penyelewengan tangan para pemuka agama mereka. Dan tentunya Taurat dalam konteks ini lebih afdhal daripada hasil qiyas akal manusia dan kayalan kalangan Sufi.[2]

Seiring dengan perjalanan waktu, semakin jauh umat dari masa kenabian, muncullah berbagai keyakinan dan ideologi dari luar al-Qur’an dan Sunnah yang mengintervensi aqidah Islamiyyah. Sufi dengan ajaran tasawufnya pun ikut menodai kejernihan dan keutuhan aqidah Islamiyyah. Masuknya ideologi ini ditengah masyarakat menyebabkan terjadinya kegoncangan aqidah pada akidah kebanyakan umat Islam, pemikiran dan pandangan-pandangan mereka dan secara otomatis menjauhkan mereka dari aqidah yang dibawa oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Inilah salah satu dampak buruk yang harus dirasakan bila kekeliruan dan penyimpangan sangat dominan di masyarakat, akhirnya khalayak menganggapnya sebagai kebenaran. Pihak yang menentangnya dipandang keluar dari al-haq. Dan anehnya, bangsa Barat memberikan atensi besar pada pengkajian khazanah ‘ilmiah’ Sufi, mencetak dan menyebarluaskannya serta menterjemahkannya ke berbagai bahasa. Tiada lain karena mereka sudah mengetahui bahaya Tasawuf bagi Islam dan umat Islam, bukan dalam rangka mendukung Islam. Wallahul musta’an.

DIBANGUN DI ATAS KEDUSTAAN JUGA

Kerusakan aqidah bila ditampakkan dengan terang-terangan, pasti akan ditolak oleh manusia-manusia yang berfitrah lurus dan berakal sehat. Maka, sebagian tokoh (tarekat Sufi) ajaran ini memperkenalkan tasawuf dengan slogan-slogan, visi dan misi yang menarik agar mudah menggandeng manusia sebanyak mungkin, menegaskan bahwa dakwah mereka sesuai dengan ajaran Islam, misi mereka untuk mensucikan kalbu, membina akhlak dan seterusnya slogan-slogan menarik guna mengelabui umat.

Seorang pemuka tarekat di Mesir, Mahmud as-Sathuhi menjelaskan bahwa Tasawuf merupakan inti sari pengalaman ajaran Islam, mengamalkan al-Qur’an dan Sunnah, berjihad melawan musuh dan hawa nafsu. (!!). sebagian pemuka aliran Tasawuf bahkan memandang bahwa seluruh Sahabat Nabi, generasi Tabi’in dan Tabi’it Tabi’in adalah pioner aliran Tasawuf karena sikap zuhud dan semangat berjihad mereka. (!?).

Ungkapan-ungkapan di atas hanyalah klaim kosong dan pernyataan yang tidak mendasar. Seorang Muslim yang berilmu akan merasa keheranan dengan Klaim-klaim (kosong tanpa bukti). Bagaimana mungkin mereka disebut mengikut al-Qur’an dan Sunnah, serta menjadi para pengikut dan penerus generasi terbaik umat?. Karena dari sisi aqidah terjadi perbedaan tajam antara aqidah para Sahabat dan kalangan Tasawuf, apabila dengan akidah tokoh besar Sufi, semisal Ibnu Arabi.

Namun keheranan ini akan segera sirna begitu mengetahui bahwa klaim-klaim palsu dan tuduhan-tuduhan asal-asalan merupakan salah satu uslub (metode) memasarkan ajaran mereka dan menjauhkan umat dari kebenaran

BENAR-BENAR MERUSAK AQIDAH ISLAMIYAH

Kekhawatiran terhadap ideologi Sufi tidak hanya lantaran kandungan penyelewengan akidah yang ada padanya. Akan tetapi, juga karena penyebarannya yang begitu luas di dunia Islam. Akibatnya, terbentuk semacam opini bahwa kebenaran adalah apa yang ada pada kaum Sufi (?!).

Seperti pepatah Arab, wabil mitsal yattadhihul maqal, dengan contoh, pernyataan akan bertambah jelas, maka di sini akan disebutkan beberapa contoh bagaimana ajaran tasawuf merubah kemurnian aqidah Islam :

– Aqidah Islam telah menetapkan Allah Ta’ala menciptakan makhluk-makhluk-Nya dari ‘adam (tidak ada sebelumnya), tidak dari Dzat-Nya dan bahwa semesta alam ini bukan khaliq (pencipta). Inilah aqidah yang dibawa al-Qur’an dan Hadits-hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Sementara dalam kamus Sufi, diyakini bahwa segala yang ada di alam ini merupakan perwujudan Dzat Allah Ta’ala dengan aqidahnya yang dikenal dengan wihdatul wujud, kesatuan wujud.

– Aqidah Islam berdasarkan nash-nash al-Qur’an dan Hadits telah menentukan bahwa Allah Ta’ala berada di atas langit, bersemayam di atas Arsy sesuai dengan keagungan dan kebenaran-Nya. Allah Ta’ala berfirman : (Yaitu) Rabb yang Maha Pemurah yang bersemayam di atas ‘Arsy (QS. Thaha / 20:5)

Sementara dalam ilmu Tasawuf diajarkan bahwa Allah Ta’ala berada dimana-mana.

– Aqidah Islam menyatakan bahwa kenabian mutlak merupakan keutamaan yang Allah Ta’ala anugerahkan kepada insan yang Allah kehendaki. Kenabian dan kerasulan tidak datang melalui keinginan nabi dan rasul yang bersangkutan atau atas permintaan mereka kepada Allah. Allah Ta’ala berfirman : Allah memilih utusan-utusan-Nya. dari malaikat dan dari manusia. Sesungguhnya Allah Maha mendengar lagi Maha Melihat (QS. al-Hajj / 22:75).

Dalam hal ini, tokoh Sufi memandang kenabian dapat diraih melalui ketekunan melakukan riyadhah, sampai seorang tokoh Sufi, Ibnu Sab’in[3] mengatakan, “Ibnu Aminah (Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam) telah membatasi sesuatu yang lingkupnya luas ketika mengatakan, “Tidak ada nabi sepeninggalku”.

– Aqidah Islam menegaskan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan nabi serta rasul yang lain juga manusia-manusia seperti orang-orang yang lain dan masih berkewajiban menjalankan syariat. Akan tetapi, Allah Ta’ala memilih mereka dan mengutamakan mereka diatas kebanyakan orang sebagai utusan-utusan-Nya.

Adapun golongan Sufi berpandangan bahwa Nabi Muhammad sumber terciptanya makhluk-makhluk yang lain ( keyakinan ini dikenal dengan aqidah Nur Muhammadi). Mereka pun membawakan hadits-hadits palsu yang menyatakan jika tidak ada Muhammad maka alam semesta ini tidak akan pernah ada. Mereka pun memandang manusia bila sudah mencapai derajat tertentu tidak terkena kewajiban menjalankan syariat Islam.

– Sumber hukum aqidah Islam hanya du : al-Qur’an dan Hadits shahih, tidak ada sumber ketiga atau keempat dan seterusnya… sementara itu, kaum Sufi memiliki sumber aqidah yang lain yang dikenal dengan istilah ­al-kasuf dan al-faidh. Mereka secara nyata menyakininya sebagai landasan keyakinan.

– Aqidah Islam menjunjung tinggi tauhidullah dan datang untuk memberantas syirik dengan seluruh jenisnya dan praktek penyembahan kepada selain Allah Ta’ala. Sedangkan pada ajaran Tasawuf, praktek syirik sangat kentara dalam bentuk meminta kepada penghuni kubur, istighotsah kepada orang-orang yang telah mati, pengagungan kuburan dan lain-lain.

– Aqidah Islam telah menetapkan hanya Allah saja yang mengetahui alam gaib. Allah Ta’ala berfirman : Katakanlah : “Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah”, dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan (QS. an-Naml / 27:65).

Dalam hal ini, kaum Sufi menyatakan bahwa syaikh-syaikh tarekat memiliki kemampuan meneropong dan mengetahui alam gaib melalui jalan kasuf, dan menurut mereka lagi, mereka memperoleh ilmu itu dari Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Masih banyak keyakinan mereka lainnya yang jelas-jelas berseberangan dengan aqidah yang dibawah oleh Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Pendek kata, ajaran Tasawuf berdiri di atas landasan-landasan berikut :

Membagi agama menjadi lahir yang diketahui oleh orang-orang awam dan batin yang hanya dimengerti oleh kaum khos (orang-orang khusus saja).
Memegangi kasuf dan dzauq dalam penetapan masalah-masalah aqidah dan ibadah.
Melegalkan praktek syirik dan bahkan melakukan pembelaan untuknya.
Menshahihkan hadits melalui jalan kasuf
Beramal berdasarkan hasil mimpi
Beribadah dengan dasar dzauq dan wajd
Menyebarkan hadits-hadits lemah dan palsu dan mengamalkannya.
Membiasakan dzikir jama’i dan beribadah dengan menari-nari diiringi oleh suara-suara alunan bunyi seruling dan alat-alat musik lainnya. Bahkan penulis kitab Ihya Ulumuddin menulis satu bab di dalamnya dukungannya terhadap ‘ibadah’ dengan tarian dan musik disertai penjelasan tentang adab-adab dan menetapkan bahwa musik lebih menggelorakan hati daripada al-Qur’an dari tujuh aspek. (al-Ihya : 2/325-328).

Demikian point-point prinsip aqidah yang diajarkan dalam ilmu Tasawuf dan diyakini kalangan Sufi. Semoga Allah Ta’ala menjauhkan kita dari segala kerusakan dalam keyakinan kita. Wallahul a’lam.

Diangkat dari at-Tauhid fi Masiratil’Amalil Islami bainal Waqi wal Ma’mul, Abdul Aziz bin Abdullah, al-Husaini, pengantar Nashir bin Abdul Karim al-Aql, Cet I, Th. 1419 H, Darul Qasim. Lm. 25-33

Sumber: Majalah As-Sunnah edisi: 04-05/THN XV/Ramadhan/Syawal 1432H/Agustus 2011M

—————————————————–
[1] HR. Ahmad, al-Baihaqi, Ibnu Abi Ashim. Hadits hasan dengan berbagai jalur periwayatannya.

[2] Lihat Manhajul Istidlal ala Masail al-I’tiqad ‘Ind Ahlis Sunnah wal Jama’ah 1/41-42.

[3] Dia adalah ‘Abdul Haqq bin Ibrahim bin Muhammad bin Nashr bin Sab’in (613-668 H), seorang pemuka golongan Sufi dan termasuk berkeyakinan wihdatul wujud.

sumber: http://ibnuramadan.wordpress.com/2011/12/26/ajaran-tasawuf-merusak-aqidah-islam/

Print Friendly, PDF & Email

Mendalami Thoriqoh Boleh Pacaran Nabi Mengatakan Ilmu Yang Haq Itu Jauh Lebih Baik Dari Syariaat Mempunyai Ilmu Menurut Tasawuf Orang Awam Belajar Tasawuf Masih Perlukah Kita Mempelajari Tasawuf Di Zaman Sejatang

32 Comments

  1. jangan pernah berkata salah jika belum belajar

    terikasih mas,
    Mungkin karena belum belajar yang benar, jadi terjerumus kedalam perbuatan yang salah,

    • Assalamualaikum….

      Setelah saya baca blog ini…
      Penulis sepertinya benci sekali pada kaum sufi…
      Sampe2 temen2 juga pada sedikit emosi menanggapi nya….
      Saran untuk penulis…

      Wa’alaikumussalam warahmatullah,
      Terimakasih Danur Sulaiman, sudah komentar disini,.
      Sebelum saya, ada yang benci sekali dengan sufi, beliau adalah Imam Syafii, sehingga beliau mengatakan orang yang belajar tasawuf itu akan menjadi DUNGU,.silahkan lihat postingannya disini

      Janganlah menilai atau menghakimi sesuatu yg belum anda ketahui….
      Jangan membawa bawa imam safi’i dalam hal sufi kalo anda bahkan saya pun tidak tahu arti sebenarnya perkataan yg menyebut sufi itu bodoh…

      Imam syafii menghukum orang yang belajar tasawuf dengan mengarak keliling kampung dengan dipukul punggungnya dengan pelepah kurma,. silahkan baca postingannya disini

      Karna orang bodoh belum tentu tidak beriman kpda allah swt
      Belum tentu orang bodoh itu di benci oleh allah swt
      Dan belom tentu orang bodoh itu tidak taat kepada allah swt
      Dan belom tentu orang bodoh itu tidak mendekatkan diri kpda allah swt….
      Hanya allah swt yg berhak menilai sesuatu yg baik atau buruk…
      Allah swt tidak menilai dari pintar atau bodoh nya suatu kaum….

      Orang bodoh bisa saja taat kepada Allah, tentu menurut persangkaannya saja,
      Orang bodoh mendekatkan diri kepada Allah dengan kebodohannya, sehingga dia beramal dengan amalan-amalan yang menurut dia adalah amalan yang bisa mendekatkan diri kepada Allah, padahal itu adalah amalan yang membinasakan dirinya, namun iblis menghiasinya sehingga amalan tersebut seperti amalan yang terpuji..

  2. Kenapa ajaran tasawuf tsb tidak dilarang dan bhkn, mf, mlh terkesan dibiarkan utk berkembang di klgn mayoritas umat Islam yg tinggal di Indonesia ini, y saudaraku? Apakah di Instansi Pemerintah kita yg berwewenang utk hl ini (yg dlm hl ini diwakili oleh Departemen Agama RI dan Majelis Ulama Indonesia), mf, sudah disusupi oleh tokoh-tokoh yg berfhm tasawuf juga, y saudaraku?
    Mohon mf dn terima ksih ats penjelsnny, y..
    Wassalaamu’alaikum.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    Kenapa tidak dilarang? karena kaum muslimin di indonesia banyak yg tidak paham hakekat tasawuf, bahkan tokoh2 di indoenesia banyak juga yang tidak paham, apalagi tasawuf ini juga menjadi mata kuliah di IAIN atau UIN, bahkan mata kuliah wajib, jadi sangat susah, apalagi islam yang sampai ke indonesia disebarkan oleh orang2 tasawuf juga,.
    Bahkan ormas terbesar di indonesia pun mengusung tasawuf juga, diajarkan di pesantren2 mereka, padahal mereka mengaku sebagai pengikut madzhab syafii, tapi nyatanya tidak mengikuti apa yg diajarkan oleh imam syafii itu sendiri, seperti peringatan imam syafii thd org yg belajar tasawuf,bahkan imam syafii menghukum orang tersebut,silahkan baca disini

  3. kalau sufi melanggar ajaran islam menurut anda. coba beri saya penjelasan tentang kisah nabi khidir yang membunuh anak ketika dalam perjalanan dengn nabi musa. menerut anda melanggar ajaran alloh swt pada saat sebelum nabi khidir memberi penjelasan kepada nabi musa. tolong di jawab!

    Nabi khidir membunuh anak kecil yang belum punya dosa, itu atas dasar wahyu dari Allah, yang mana nabi musa tidak mengetahui kenapa nabi khidir membunuh anak tersebut, namun setelah itu nabi khidirpun menjelaskan, demikian pula ketika nabi khidir membangun rumah yang hampir roboh, itu semua atas wahyu dari Allah, berbeda dengan orang-orang sufi, wahyu dari setan,

  4. saudaraku yg posting anda sungguh, blom memahami dgn baik apa itu Tasawuf yg sebenarnya……anda hanya tau membaca dan tau menurut ujaran2 dari tidk menggalinya secara langsung. Memang tdk mudah memahami Tasawuf itu, apa lg anda masih terikat dgn hukum yg tertulis/tersurat……………

    kasihan anda klo dalam beribadah tidk pernah mendpatkan pemahaman apa itu ibadah yg sesungguhnya, termasuk syariat….itu !

    mf saya hanya numpang lewat aja permisi salam……………

    Terimakasih mas wahyu,
    Islam itu agama yang MUDAH,. mudah dipelajari, tidak susah, tidak rumit,..
    Saya jadi merasa kasihan juga sama anda, mudah-mudahan Allah menunjuki anda kepada hidayah,.

    Silahkan baca referensi ini,. mudah-mudahan anda bisa paham

    Mengenal sufi, apa itu sufi, silahkan baca disini

  5. pernahkan anda mendengangar ttg Mansur al hallaj, dlm bukunya buya Hamka menceritakan “Abdulkadir Al Zaelany ketika ditanya apa pendapatmu ttg Al Hallaj beliau menjawab : jika saya hidup di zaman Al Hallaj sudilah saya menjadi pengiringnya

    terimakasih mas rifqi sdh sudi komentar dan baca blog saya,.
    mansur al hallaj adalah tokoh sufi, dia dihukum mati karena pemikirannya yang sangat rusak,. bahkan mengeluarkan dari keislamannya

    Sesungguhnya tasawuf mencapai puncaknya, dari segi aqidah dan hukum, pada akhir abad ketiga Hijriyah, yaitu tatakla Husain bin Manshur Al-Hallaj berani menyatakan keyakinannya di depan penguasa, yakni dia menyatakan bahwa Allah menyatu dengan dirinya, sehingga para ulama yang semasa dengannya menyatakan bahwa dia telah kafir dan harus dibunuh. Pada tahun 309H/ 922M ekskusi (hukuman bunuh) terhadap Husain bin Manshur Al-Hallaj dilaksanakan. Meskipun demikian, sufisme tetap menyebar di negeri Parsi, bahkan kemudian berkembang di Irak.”

    Silahkan baca ulasannya disini

    Adapun Abdul qadir jailani, beliau adalah ulama ahlusunnah, bukan seorang yang ikut sufi, silahkan baca ulasannya disini

    • ada sesorang, ia punya usaha sebagai pedagang berdo’a dan berharap agar diberikan rezki yg banyak dng larisnya barang dagangannya, kemudian ia memohon kepada Allah agar keinginannya tercapai, yg ia dapati adalah dagangannya laris oleh para pembeli yaitu manusia2 yg membutuhkan dagangannya.

      Bukan kah yg memberi rezki itu hanya Allah, yang mengabulkan segala do’a itu juga Allah, pada kenyataannya manusialah yg membeli dagangannya, bagaimana tanggapan admin ttg hal ini? mksh…

      Terimakasih mas rifqi, komentar yang sangat bagus,.
      Allah yang memerintahkan kita berusaha, tentu usaha yang halal, kemudian Allah pula yang menyuruh kita berdoa, usaha dan ikhtiar itu diperintahkan oleh Allah, sehingga Allah memberikan rizki dengan ikhtiar kita tersebut,

      Lalu, jika usaha kita adalah pedagang, dan ikhtiar diatas kita lakukan, lalu larislah dagangan kita, banyak pembeli, apakah itu rizki dari pembeli?

      Tentu tidak, itu rizki dari Allah, kenapa?

      Sekarang saya tanya, siapa yang mendatangkan keinginan kepada pembeli untuk membeli dagangan kita? Apakah murni keinginan pembeli? bukan, itu Allah yang menggerakan keinginan pembeli , atau Allah yang menjadi penyebab pembeli datang kepada kita,

      Sekarang kita tanya lagi, siapa yang memberikan rizki kepada para pembeli sehingga mampu membeli barang dagangan kita? maka jawabnya adalah Allah, Allah yang memberikan rizki tersebut,.

      Dan ingat, semua makhluk di dunia ini sudah Allah tetapkan rizkinya, semua makhluk akan mendapatkan semua rizki yang ditetapkan oleh Allah, tanpa berkurang walau sedikit, akan Allah berikan sesuai dengan ketetapan yang telah ditetapkan, yang telah ditakdirkan kepadanya, dan itu sudah tercatat di lauhil mahfudz 50 ribu tahun sebelum alam semesta ini diciptakan, silahkan lihat postingan tentang hal tersebut, silahkan baca disini

      • apa status pembeli disini sbg perantara Allah dlm memberi rezki, dlm artian melalui perantara pembeli Allah memberikan rezki kpd pedagang?

        Ya, Allah yang memberikan rizkinya, sedangkan usaha dagang, itu hanya sarana saja,demikian pula pembeli, dia juga sebagai sarana saja, rizki yang diberikan kepada pembeli juga adalah rizki dari Allah, dan ingat, rizki itu bukan hanya dalam bentuk uang, banyak sekali, contoh udara yang kita hirup,itu rizki dari Allah, tanpa udara kita akan mati, dan tidak mungkin bisa berdagang,. kesehatan yang Allah beri, itu rizki dari Allah, jika kita sakit mau dagang juga kan susah,.

        jadi, jangan dibatasi jika rizki itu cuma UANG, makanya jika kita menghitung rizki dari Allah, maka kita tidak akan mampu menghitungnya, bahkan jika air laut digunakan sebagai tinta untuk menulis rizki dari Allah, maka tidak akan cukup, air laut itu akan habis,

        Tentang apa itu rizki, silahkan baca disini

      • sesungguhnya Allah Maha Kuasa, Allah tidak memerlukan sesuatu sbg sarananya dan perantaranya unt memberikan nikmat/rezki, kalau pembeli dikatakan sbg sarana/perantara Allah berarti Allah tidak kuasa karena membutuhkan bantuan makhluk unt melakukan perbuatanNya, bagaimana menurut admin???

        Terimakasih mas,
        Allah maha kuasa, dan sangat mampu untuk melakukan hal tsb, memberikan rizki tanpa perantara, ujug-ujug atau tiba-tiba datang rizki tsb tanpa ada yang mengantar, dan ini sdh pernah terjadi,. sebagaimana yang terjadi kepada maryam,

        Allah ta’ala berfirman:

        إِنَّ اللهَ اصْطَفَى ءَادَمَ وَنُوحًا وَءَالَ إِبْرَاهِيمَ وَءَالَ عِمْرَانَ عَلَى الْعَالَمِينَ {33} ذُرِّيَّةً بَعْضُهَا مِن بَعْضٍ وَاللهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ {34} إِذْ قَالَتِ امْرَأَتُ عِمْرَانَ رَبِّ إِنِّي نَذَرْتُ لَكَ مَافِي بَطْنِي مُحَرَّرًا فَتَقَبَّلْ مِنِّي إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ {35} فَلَمَّا وَضَعَتْهَا قَالَتْ رَبِّ إِنِّي وَضَعْتُهَآأُنْثَى وَاللهُ أَعْلَمُ بِمَا وَضَعَتْ وَلَيْسَ الذَّكَرُ كَاْلأُنْثَى وَإِنِّي سَمَّيْتُهَا مَرْيَمَ وَإِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ {36} فَتَقَبَّلَهَا رَبُّهَا بِقَبُولٍ حَسَنٍ وَأَنبَتَهَا نَبَاتًا حَسَنًا وَكَفَّلَهَا زَكَرِيَّا كُلَّمَا دَخَلَ عَلَيْهَا زَكَرِيَّا الْمِحْرَابَ وَجَدَ عِندَهَا رِزْقًا قَالَ ياَمَرْيَمُ أَنَّى لَكِ هَذَا قَالَتْ هُوَ مِنْ عِندِ اللهِ إِنَّ اللهَ يَرْزُقُ مَن يَشَآءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ {37}

        Artinya:

        Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga ‘Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing) (33)(sebagai) satu keturunan yang sebagiannya (keturunan) dari yang lain. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (34)(Ingatlah), ketika isteri ‘Imran berkata:”Ya Rabbku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karena itu terimalah (nazar) itu daripadaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. (35)Maka tatkala isteri ‘Imran melahirkan anaknya, diapun berkata:”Ya Rabbku, sesungguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk”. (36) Maka Rabbnya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakariya pemeliharanya.

        Setiap Zakariya masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya.

        Zakariya berkata:
        “Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini”

        Maryam menjawab:

        “Makanan itu dari sisi Allah”. Sesungguhnya Allah memberi rezki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab. (QS Ali Imran: 33-37)

        • Maff menurut saya Allah tdk butuh perantara atau sarana, kitalah yg butuh perantara utk mendapatkan rezeki dr Allah, saya perhatikan yg nulis artikel sm yg komen2 dr atas ampe bawah samaw tdk mengerti apa2, maf dr pd kalian beradu emosi mending perdalam lg dasar2 agama islam jgn buru2 semakin terburu2 semakin sedikit yg dipelajari, semakin pintar berkomtar,tp komentar yg menunjukkan kebodohan masing.,

          Juka anda memang baca alquran, justru alquran menyebutkan… Mintalah kepada Allah secara langsung, tanpa melalui perantara,

          • klo kita butuh perantara utk mendapat rezeki dari Allah, brarti kita memohon rezeki ama siapa? ama “perantara” itu? syirik itu namanya bro!

            Allah tidak butuh perantara,
            Allah memerintahkan agar kita berdoa langsung kepada Allah,

            Kesyirikan yang dilakukan oleh orang kafir quraisy, itu bukan karena mereka menyembah berhala, justru mereka menjadikan berhala itu sebagai perantara dalam berdoa,..

            Karena berhala itu adalah perwujudan dari orang-orang shalih mereka, sehingga mereka beranggapan melalui perantara orang shalih mereka yang sudah mati tersebyt, mereka meminta agar dikabulkan hajatnya,

            Menjadikan perantara orang shalih yg sdh mati dalam berdoa itu saja sudah syirik, apalagi meminta kepada perantara, ini lebih syirik lagi

  6. Tetangga saya punya burung pandai bicara, bisa uluk salam, bahkan hafal beberapa ayat alqur’an, tp kalo di tanya apa makna ucapanya, burung itu tak bs jawab, yg ada itu lagi itu lagi yg di omongin, kira” menurut ente gimana min,???

    terimakasih kang,.. tos koment didieu,..
    itu ibarat orang yang ikut sufi, spt itu, jadi membeo saja,. taklid buta kepada gurunya,
    burung beo ngga punya akal, jadi kalau ditanya ya ngga akan bisa, hanya ngulang-ngulang kata yang diajarkan kepadanya, jika yg diajarkan kata-kata baik, maka dia akan berkata baik, jika yg diajarkan kata2 jelek, dia akan menirukan pula,.. membeo,. begitu pula org yg belajar sufi,. sama saja,..

    Dia hanya bisa mengulang apa yang dikatakan oleh gurunya, tanpa mikir apakah yang diajarkan guru sufinya itu kebenaran atau kebatilan,. dia ngga perduli, membeo saja

  7. Hehee,.
    Pada awalnya, membaca postingan ente, terlintas dlm pikiran ane , bhw ente bener” faham tentang ilmu tasawuf, dan setelah ane simak ternyata ente ga’ konsisten, bahkan cenderung tdk faham dgn postingan ente sendiri,

    lah lantas bagaimana mungkin ente memvonis, mendiskriminasi bahwa tasawuf itu sesat, sementara ente sendiri tidak faham tentang apa itu tasawuf,. Postingan dan komentar” ente sangat jelas menunjukan bahwa ente belajar hanya secara tekstualnya saja, dan cenderung serampangan,.

    terimakasih kang, yang memvonis sesat bukan saya mas, tapi imam syafii,. bahkan imam syafii mengatakan orang yang belajar sufi itu akan menjadi dungu,… catet kang, bukan saya yang memvonis,.

    APA BEDANYA DGN BURUNG BEO’

    Mending membeo kepada ulama mujtahid semisal imam syafii, daripada membeo kepada sufi,

  8. Assalamualaikum,…….
    Tolong dong yg komen harus sopan jangan terbawa emosi,….

    komen2 yg buruk menunjukan ahlak&akidah yg jelek dan dangkalnya ilmu kalian atau bisa juga kalian fanatik buta,…dan itu tidak mencerminkan islam yg baik….

    baca dan kaji dulu secara mendalam dan pahami benar ilmunya jangan asal asal ceplas ceplos mengeluarkan komen yg jelek & tidak sopan ….

    saya juga dulu penganut ajaran sufi tapi semakin mempelajari ilmunya ada banyak juga penyimpangan2 yg jauh dari tuntutan ajaran Nabi Muhammad SAW, karena itu harus paham betul hakikat ajaran sufi yg sebenarnya…

    saya tidak memvonis klo sufi ajaran sesat tapi ajaran ini tergantung bagaimana orang yng mengamalkannya yg pasti orang yg mengamalkannya harus punya landasan syariat yng kuat klo tidak pasti penganut ajaran ini akan menjadi sufi yg sesat,….trims

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    terimakasih mas Hadi, sudah komentar disini,.
    Boleh dong bagi infonya disini, seperti apa sufi yang ngga sesat, buat bahan referensi saya, jazakumullahu khairan,

  9. Saya jadi bertanya2, apakah si penulis sudah research sebanyak2nya sebelum menulis ini?

    Apakah dia sudah paham konteks Imam Syafii berkata demikian?
    Saya sarankan penulis baca ini dulu karena dikhawatirkan artikel ini menjurus ke fitnah.

    terimakasih Aditya, kurang banyak referensinya? justru sangat banyak,.
    AWAL KEMUNDURAN ISLAM TERJADI KETIKA TASAWUF MASUK KE DALAM ISLAM di jaman Harun Alrasyid, buku2 karya aristoteles,plato diterjemahkan ke dalam bahasa arab,. dan dikenal sebagai ilmu kalam, sama dgn tasawuf, filsafat,.
    Orang-orang kafir sanga terbantu dengan hal ini, tidak usah repot-repot menghancurkan islam, sudah dilakukan oleh orang islam yang mempelajari tasawuf,ilmu kalam, filsafat, bahkan di perguruan tinggi islam pun pelajaran ini di ajarkan, innalillahi wa inna ilaihi raji’uun,. musibah besar menimpa kaum muslimin,. silahkan baca postingannya disini

    Juga disini

  10. mhn maaf saya sama sekali tdk sefaham dgn anda,, tolong jgn menilai tasawuf itu tdk baik,, lbh baik perbaiki dulu diri anda,, makasih

    Saya tidak menyuruh anda untuk sepaham dengan postingan saya, itu terserah anda,
    Alhamdulillah banyak yang tercerahkan dengan postingan tersebut, mungkin anda hanya salah satu yang belum paham saja,

    Tasawuf adalah perusak islam dari dalam, silahkan baca postingannya disini

    • ini ni jawaban khas orang ngaji tasawuf,perbaiki diri anda,kenali diri anda,anda bukan siapa2,anda tidak ada apa2nya,

      karena di doktrin kaya gini akhirnya kalau gurunya ngga sholat,bikin salah ngga boleh dibahas,ilmu lu ngga ade ape2nya ama guru elu!

      nanti kualat!!!,

      makanya gue maksiat,jawaban gue yg paling diandalin,,,

      ini zohir batin gue urusannya sama tuhan

      Alhamdulillah itu semua dah gue tinggalin

      alhamdulillah,. bisa ninggalin ajaran tasawuf yang merusak umat islam dari dalam,.

  11. Asalamu’alaikum
    – Aqidah Islam berdasarkan nash-nash al-Qur’an dan Hadits telah menentukan bahwa Allah Ta’ala berada di atas langit, bersemayam di atas Arsy sesuai dengan keagungan dan kebenaran-Nya. Allah Ta’ala berfirman : (Yaitu) Rabb yang Maha Pemurah yang bersemayam di atas ‘Arsy (QS. Thaha / 20:5)

    Sementara dalam ilmu Tasawuf diajarkan bahwa Allah Ta’ala berada dimana-mana

    Mhn maaf sebelumnya,,saya ini org awam dalam agama,,

    tetapi sebodoh2nya sy merasa janggal kalu di katakan Allah itu ada di langit di atas arsy, karena sangat bertentangan dengan kekuasaan dan kebesaran Allah,

    Allah itu gak di sana,gak di sini,gak di situ,,gak ini dan gak itu,,

    dengan demikikian saya sangat2lah ragu kalau ini pendapat imam syafii,,sedangkal itukah pemikiran seorang imam besar sekelas imam syafii?? Mf kalau salah
    Matursuwun

    wa’alaikumussalam warahmatullah,
    terimakasih kang mujahidin, mudah2an Allah berikan semangat kepada anda untuk mendalami islam dengan pemahaman yang benar, sehingga anda tidak menjadi orang awam lagi, sehingga mudah terseret pemahaman yang salah tentang Allah,.

    Pernyataan anda diatas adalah salah satu kebingungan akibat tasawuf, sehingga kalah cerdas dengan seorang budak wanita, awam, tinggal di gunung dan mengembala kambing, ketika ditanya oleh Rasul dimanakah Allah, maka si budak wanita ini menjawab, Allah diatas,. Lalu Rasul membenarkan jawaban si budak wanita ini, dan memerintahkan untuk memerdekakannya,.

    Lalu anda meragukannya? meragukan pernyataan Allah besar sekali konsekwensinya, bahkan bisa keluar dari islam
    Menyatakan Allah ada dimana-mana, ini adalah bentuk pelecehan terhadap kebesaran dan keagungan Allah,.
    Bukan hanya Imam syafii saja yang menyatakan bahwa Allah bersemayam di atas Arsy,. Allah sendiri yang mengatakan,. demikian pula gurunya imam syafii,. silahkan anda baca pernyataan para imam madzhab yang empat tentang hal ini, silahkan baca disini

    • lantas apa tanggapan anda tentang TQN SURYALAYA?

      Saya tidak melihat siapa namanya,atau siapa tokohnya, apa pesantrennya, tapi apa yang diajarkannya,.. Jika yang diajarkan sesuai dengan ajaran rasulullah yang diajarkan kepada para sahabatnya, atau mengikuti pemahaman para sahabat, maka silahkan ikuti, tapi kalau tidak, maka tinggalkan,.

      Mudah, mengikuti pemahaman para sahabat, itulah SATU-SATUNYA JALAN KESELAMATAN, silahkan lihat disini

      Tidak mau mengikuti pemahaman para sahabat, itulah JALAN KESESATAN,. Allah sendiri yang mengatakan dan mengancam akan memasukannya ke dalam neraka, silahkan baca surat annisa ayat 115, ulasannya sudah saya posting disini

  12. gue bener2 takut neraka and pengen surga setelah belajar islam yang bener,lewat pemahaman salaf ini,

    sebelumnya saya ngikut tasawuf,tapi kok malah tambah ngga karuan hidup gue,

    soalnya ngikut kata mereka surga ama neraka itu ngga usah dipikirin yang penting Allah ridho,

    padahal dulu waktu sekolah SD ditakutin ama neraka terus,

    tapi setelah dewasa neraka sepertinya ngga ade ape2,ngga mikirin zohir!

    mau zina mabok pokoke maksiat gue sikat,yang penting hati gue ingat sama Allah terus,ame nyanyi shalawat

    sekarang gue sibuk mikirin dosa2 dulu
    nangis gue

    satu lagi,rumah gue jauh dari masjid tempat kajian salaf tapi dekat ama mesjid yg dikelolain sama organisasinya kyai Ahmad Dahlan,dan deket lagi sama masjid yang banyak bid’ahnya.

    jadi gue sholat jamaah di masjid itu,bukan yg banyak bid’ahnya ya dan ngikut dengerin ceramah dimasjid,ngga papa kan pak?

    ceramahnya juga bagus2,kalau agak2 beda gue buka ni blog buat bandingin,tapi intinya ustadznya pake paham salaf juga,tapi kalau ceramah organisasi gue cabut,gue mau islam yang bener2 ngga ngelompokin diri

    bisa dibantu pak kalau ada masukan buat gue?

    Alhamdulillah,., hidayah taufik itu memang mahal pak,.
    Mengenal dakwah sunnah ini, dakwah islam dengan pemahaman para sahabat, itu nikmat yang tiada tara, melebihi nikmat mendapat harta sepenuh pulau jawa,.
    Dosa-dosa masa lalu jangan diungkit atau diingat2 lagi, masa kelam tasawuf anda, itu ditaubati, setelah taubat, tutup rapat-rapat,. jangan ceritakan masa lalu anda, sekarang melangkah kedepan, ikuti ajaran islam dengan pemahaman para sahabat,.
    Tentang masjid, anda tetap wajib shalat berjamaah di masjid, tidak mengapa di masjid milik muhammadiyah,
    Kita berislam itu wajib berdasarkan dalil yg shahih, dengan pemahaman yg benar, bukan ikut pemahaman ormas apapun,.

    Jika kita mengetahui pemahaman yang benar, maka jika ada dai atau ustadz manapun yang ceramah, maka kita akan tahu apakah yang disampaikan itu benar atau salah,. walaupun yang mengadakan itu adalah dari ormas,.

    sikap kita pada pengikut ormas, tetap berakhlak baik dengan mereka,. sebagian besar mereka hanya ikut2an saja, tidak paham berdasarkan ilmu dan pemahaman yang benar,.

    Alhamdulillah para pengikut ormas sekarang ini sudah mulai kritis, tidak mau lagi beramal berdasarkan doktrin atau putusan ormas lagi,.

    Tujuan KH Ahmad Dahlan mendirikan muhammadiyah adalah tujuan yg mulia, yaitu ingin mendakwahkan pemahaman sahabat, bukan mengajak kepada ormas,. sudah saya posting disini

  13. kalau anda2 ingin belajar tasawuf yg benar,datanglah ke TQN SURYALAYA.
    karena tasawuf yg di ajarkan tqn suryalaya berbeda dngan tasawuf yg ada pada zaman dulu.

    Saya tidak melihat siapa namanya,atau siapa tokohnya, apa pesantrennya, tapi apa yang diajarkannya,.. Jika yang diajarkan sesuai dengan ajaran rasulullah yang diajarkan kepada para sahabatnya, atau mengikuti pemahaman para sahabat, maka silahkan ikuti, tapi kalau tidak, maka tinggalkan,.

    Mudah, mengikuti pemahaman para sahabat, itulah SATU-SATUNYA JALAN KESELAMATAN, silahkan lihat disini

    Tidak mau mengikuti pemahaman para sahabat, itulah JALAN KESESATAN,. Allah sendiri yang mengatakan dan mengancam akan memasukannya ke dalam neraka, silahkan baca surat annisa ayat 115, ulasannya sudah saya posting disini

    • Assalamu’alaikum
      Afwan ane dulu salah satu murid TQN sur****la** semua ajaran tasawuf sama pak…

      dzikirnya bagus tapi pemahamannya yang gak bagus…

      salah satu contoh berdoa ramai2 depan kuburan bawa botol air mineral dibuka tutup nya agar mndapat keberkahan dari ahli kuburkah???

      Salaman dgn salah satu syaikh sambil menyentuhkan botol air mineral Untuk keberkahan kah????

      Seolah-olah syaikh nya seperti Tuhan bisa mengkabulkan hajat dan meringankan penyakit…

      naudzubillah dimana kah keberadaan alloh ketika berdoa masih ada pihak ketiga???

      Maaf ane.berdasarkan pengalaman dan ane mantan TQN yg sudah kembali ke ajaran tauhid.

      Syukran

      Wa’alaikumussalam warahmatullah,.

      Alhamdulillah, Allah berikan hidayah pada anda,..mudah2an semakin banyak yang mendapatkan hidayah,..

  14. nuhun kang artikelnya.
    semoga lancar terus dalam berbagi ilmu syar’i yang sesuai apa yang diajarkan Rosululloh sholollohu ‘alaihi wasallam

    nuhun kang,.
    mugi Allah masihkeun hidayah taufik ku urang sadaya,. istiqamah diatasnya…. hingga akhir hidup urang,.

  15. Orang terdekat saya baru saja nyangkut ke tasawuf…
    sedang semangat.

    Saya baca buku zikirnya ada peraturan khusus utk murid kpd gurunya yaitu murid tdk boleh protes apabila melihat sang guru melakukan kesalahan ataupun melakukan hal yg haram.

    Dititik ini saja mestinya nurani sdh bisa menilai benar atau salahnya. Ketika saya tanyakan, jawaban dr sang guru adl, hal tsb utk menguji loyalitas atau tingkat kepercayaan murid kpd gurunya. Taqlid buta.

    Dia sudah menuhankan sang guru, ini adalah kesesatan yang nyata, dia telah taqlid buta, dan itu sangat berbahaya, ulasannya sudah saya posting disini

    Dan ia sgt membenci wahabi dan menuduh salafi sesat sblm menyelediki dimana letak kesesatannya. Krn ketika ditanya jawabannya muter2.
    Tp kl bicara meminta agar saya tidak merasa yg paling benar.

    Perkataan dia meminta agar tidak merasa paling benar, secara tidak langsung dia juga sedang merasa paling benar dengan mengatakan hal tersebut, Dia membenci salafi, ya sangat wajar, karena salafi membongkar kesesatan tasawuf, bahkan imam syafii menghukum orang yang belajar tasawuf, dan mengatakannya sebagai orang DUNGU, sudah saya posting disini

    Perkataan para ulama tasawuf yang berakhir dengan kebingungan, sudah saya posting disini

    Satu lagi, ia meyakini bahwa siapapun yg bermimpi bertemu Rasulullah Shallallahualaihiwassalam berarti ia benar2 bertemu rasul, tak perlu cek ciri2 rasul spt apa menurut hadis shahih.
    Sandarannya adl karena setan tdk bisa dtg dlm mimpi sbg rasul.

    Betul setan tidak akan mampu menyerupai rasul baik dalam wujud nyata atau dalam mimpi,. tapi setan SANGAT MAMPU mengaku-ngaku dalam mimpi sebagai rasul,.
    Jadi bagi orang yang ga paham bagaimana bentuk pisik rasulullah, maka sangat mudah ditipu oleh setan yang ngaku-ngaku sebagai rasulullah

  16. Buat menambah referensi:
    http://www.bukan-majelis-rasulullah.org/forums/—/tarekat-alawiyin/

    Di situ ada kalimat yang terang-terangan dikatakan Habibnya jika Tarekat mereka itu Syariat yang ditambah dengan ilmu kebaikan ini itu (ilmu kalam intinya).

    Kadang-kadang (atau selalu ya?) kesesatan itu dikatakan sendiri oleh tokoh utama kelompok tersebut.

    maaf, sengaja link tersebut saya hapus, karena nama tidak merubah hakekat, namanya majlis rasulullah, tapi yang diajarkan bukanlah ajaran-ajaran rasulullah, tapi yang bertentangan dengan ajaran rasulullah,.
    Ada yang lebih hebat dari tokoh majlis rasulullah,.
    Apa itu, beliau mampu menolak malaikat izrail yang mau mencabut nyawanya,. ini pengakuan beliau sendiri, silahkan baca ulasannya disini

  17. Alhamdulillah tercerahkan, dulu taunya kalau agama Islam ya sudah, ternyata banyak yg ngaku islam tapi ibadahnya ga ngikutin cara Rasulullah dan shahabat, kalau di riau banyak tareqat dg ragam ritual nyeleneh dan bisa berikan pagar diri bagi pendatang / aparat yg bertugas disana

  18. Alhamdulillahirobbil.a’lamin….ketemu dengan blok ini….salam ukhuah islamiyah masbro…

    wa’alaikumussalam juragan..

  19. Alhamdulillah,
    melalui artikel di sini menambah ilmu yg haq, sehingga mengetahui jalan bathil dan keburukan utk dihindari, dulu pernah tau adanya ajaran sufi tarekat yg mengajarkan dzikir pakai kerikil yg lama2 kemudian bacaanya hanya jadi ” hu..hu”

    dan kalau baru belajar namanya syariat wajib melaksnakan kewajiban, kalau naik kelas ke ma’rifat trus ke hakikat bebas tidak ada kewajiban, karena sudah nyatu dgn Allah, Naudzubillahi mindzalik,

    Alhamdulillah semakin tercerahkan, jakallahu khairan admin dan ustadz2 salaf, semoga byk kaum muslimin tersadar akan bahaya sufi-tarekat aamiin

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*