Sejarah SELAMATAN 1,7,10,100 hari Itu Dari Hindu

0leh : ROMO PINANDHITA SULINGGIH WINARNO, (sarjana agama hindu (s1) & pendeta berkasta brahmana, kasta brahmana adalah kasta/tingkatan tertinggi pada umat hindu).

Alhamdulillah yang sekarang beliau Romo Pinandhita Sulinggih Winarno menjadi Mualaf/masuk Islam lalu beliau mengubah namanya menjadi Abdul Aziz, sekarang beliau tinggal di Blitar-Jawa Timur. Dulu beliau tinggal di Bali bersama keluarganya yang hindu, Beliau hampir dibunuh karena ingin masuk islam, beliau sering di ludahi mukanya karena ingin beragama islam & alhamdulillah ayahnya sebelum meninggal beliau juga memeluk agama islam. Abdul aziz berharap seluruh kaum muslimin membantu mempublikasikan,menyebarkan materi dibawah ini. Jazakumullahu khoiran katsira.

Kesaksian mantan pendeta hindu: abdul aziz bersumpah atas asma Allah bahwa selamatan, ketupat, tingkepan, & sebahagian budaya jawa lainnya adalah keyakinan umat hindu dan beliau menyatakan tidak kurang dari 200 dalil dari kitab wedha (kitab suci umat hindu) yang menjelaskan tentang keharusan selamatan bagi pemeluk umat hindu, demikian akan saya uraikan fakta dengan jelas dan ilmiyah dibawah ini :

1. Di dalam prosesi menuju alam nirwana menghadap ida sang hyang widhi wasa mencapai alam moksa, diperintahkan untuk selamatan / kirim do’a pada 1 harinya, 2 harinya, 7 harinya, 40 harinya, 100 harinya, mendak pisan, mendak pindho, nyewu (1000 harinya).

Pertanyaan ????? apakah anda orang islam juga melakukan itu ?????

Ketahuilah bahwa TIDAK AKAN PERNAH ANDA TEMUKAN DALIL DARI AL-QUR’AN & AS-SUNNAH / hadits shahih TENTANG PERINTAH MELAKUKAN SELAMATAN, bahkan hadits yang dhoif(lemah)pun tidak akan anda temukan ,akan tetapi kenyataan dan fakta membuktikan bahwa anda akan menemukan dalil / dasar selamatan,dkk,justru ada dalam kitab suci umat hindu,

COBA ANDA BACA SENDIRI DALIL DARI KITAB WEDHA (kitab suci umat hindu) DIBAWAH INI:

a. Anda buka kitab SAMAWEDHA halaman 373 ayat pertama, kurang lebih bunyinya dalam bahasa SANSEKERTA sebagai berikut: PRATYASMAHI BIBISATHE KUWI KWIWEWIBISHIBAHRA ARAM GAYAMAYA JENGI PETRISADA DWENENARA.

ANDA BELUM PUAS, BELUM YAKIN, ???

b. Anda buka lagi KITAB SAMAWEDHA SAMHITA BUKU SATU,BAGIAN SATU,HALAMAN 20. Bunyinya : PURWACIKA PRATAKA PRATAKA PRAMOREDYA RSI BARAWAJAH MEDANTITISUDI PURMURTI TAYURWANTARA MAWAEDA DEWATA AGNI CANDRA GAYATRI AYATNYA AGNA AYAHI WITHAIGRANO HAMYADITAHI LILTASTASI BARNESI AGNE.

Di paparkan dengan jelas pada ayat wedha diatas bahwa lakukanlah pengorbanan pada orang tuamu dan lakukanlah kirim do’a pada orang tuamu di hari pertama, ke tiga, ke tujuh, empat puluh, seratus, mendak pisan, mendhak pindho, nyewu(1000 harinya).

Dan dalil-dalil dari wedha selengkapnya silahkan anda bisa baca di dalam buku karya Abdul aziz (mantan pendeta hindu) berjudul “mualaf menggugat selamatan”, di paparkan TIDAK KURANG DARI 200 DALIL DARI “WEDHA” kitab suci umat hindu semua.

JIKA ANDA BELUM YAKIN, MASIH NGEYEL,,, ?

c. Silahkan anda Buka dan baca kitab MAHANARAYANA UPANISAD.

d. Baca juga buku dengan judul ,“NILAI-NILAI HINDU DALAM BUDAYA JAWA”, karya Prof.Dr. Ida Bedande Adi Suripto (BELIAU ADALAH DUTA DARI AGAMA HINDU UNTUK NEGARA NEPAL, INDIA, VATIKAN, ROMA, & BELIAU MENJABAT SEBAGAI SEKRETARIS PARISADA HINDU DHARMA INDONESIA).

Beliau menyatakan SELAMATAN SURTANAH, GEBLAK, HARI PERTAMA, KE TIGA, KE TUJUH, KE SERATUS, MENDHAK PISAN, MENDHAK PINDHO, NYEWU (1000 harinya) ADALAH IBADAH UMAT HINDU dan beliau menyatakan pula NILAI-NILAI HINDU SANGAT KUAT MEMPENGARUHI BUDAYA JAWA,

ADI SURIPTO DENGAN BANGGA MENYATAKAN UMAT HINDU JUMLAH PENGANUTNYA MINORITAS AKAN TETAPI AJARANNYA BANYAK DI AMALKAN MASYARAKAT , yang maksudnya sejak masih dalam kandungan ibu-pun sebagian masyarakat melakukan ritual TELONAN (selamatan bayi pada hari ke 105 (tiap telon 35 hari x 3 =105 hari sejak hari kelahiran )), TINGKEPAN (selamatan untuk janin berusia 7 bulan).

e. Baca majalah “media hindu” tentang filosofis upacara NYEWU (ritual selamatan pada 1000 harinya sejak meninggal). Dan budaya jawa hanya tinggal sejarah bila orang jawa keluar dari agama hindu.

f. Jika anda kurang yakin, Masih ngeyel dan ingin membuktikan sendiri anda bisa meneliti kitab wedha datang saja ke DINAS KEBUDAYAAN BALI, mereka siap membantu anda. atau Telephon Nyi Ketut Suratni : o857 3880 7015 (dia beragama Hindu tinggal di Bali, wawasanya tentang hindu cukup luas dia bekerja sebagai pemandu wisata ).

g. APA DASAR YANG LAIN DIDALAM HINDU ??? :

# RUKUN IMAN HINDU (PANCA SRADA) yang harus diyakini umat hindu

1. Percaya adanya sang hyang widhi.

2. Percaya adanya roh leluhur.

3. Percaya adanya karmapala.

4. Percaya adanya smskra manitis.

5. Percaya adanya moksa.

# PANCA SRADA punya rukun, yaitu:

• PANCA YAJNA (artinya 5 macam selamatan).

1. Selamatan DEWA YAJNA (selamatan yang ditujukan pada Ida Sang Hyang Widhi Wasa atau biasa dikenal orang dalam istilah dengan,” memetri bapa kuasa ibu pertiwi “).

2. Selamatan PRITRA YAJNA (selamatan yang DI TUJUKAN PADA LELUHUR).

3. Selamatan RSI YAJNA (selamatan yang ditujukan pada guru atau kirim do’a yang ditujukan pada Guru, biasanya di punden/ndanyangan ). Kalau di kota di namakan dengan nama lain yaitu “SELAMATAN KHAUL” memperingati kiyainya/gurunya &semisalnya , yang meninggal dunia.

4. Selamatan MANUSIA YAJNA (selamatan yang ditujukan pada hari kelahiran atau dikota disebut “ULANG TAHUN” ).

5. Selamatan BUTA YAJNA (selamatan yang ditujukan pada hari kebaikan ), misalnya kita ambil contoh biasanya pada beberapa masyarakat islam (jawa) melakukan selamatan hari kebaikan pada awal bulan ramadhan yang disebut “selamatan MEGENGAN”.

Fenomena diatas tidak diragukan lagi karena pengaruh agama hindu/budaya jawa/nenekmoyang .

Allah berfirman: “ dan apabila dikatakan kepada mereka ,”ikutilah apa yang telah diturunkan Allah,” mereka menjawab ,”(tidak) kami mengikuti apa yang kami dapati pada nenek moyang kami(melakukan-nya).”padahal, nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa pun, dan tidak mendapat petunjuk.(QS.Al-Baqarah,170).

“mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka”(QS.An-Najm,23).

Dan Allah juga berfirman: dan apabila dikatakan pada mereka,”mari lah (mengikuti) apa yang diturunkan Allah dan (mengikuti) Rasul.”mereka menjawab,”cukuplah bagi kami apa yang kami dapati nenek moyang kami (mengerjakannya) .”apakah (mereka akan mengikuti)juga nenek moyang mereka walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak (pula) mendapat petunjuk ? (QS.Al-Maidah,104)

# AKIBAT YANG TIDAK DI SELAMATI DALAM KEYAKINAN HINDU, yaitu:

Pertanyaan ?

orang tua kalau tidak diselamati apa rohnya gentayangan?

Buka dalilnya DI KITAB SUCI UMAT HINDU dikitab SIWASASANA HALAMAN 46-47 CETAKAN TAHUN 1979. Bagi yang tidak mau selamatan mereka di peralina hidup kembali dalam dunia bisa berwujud menjadi hewan atau bersemayam di dalam pohon, makanya kalau anda ke Bali banyak pohon yang dikasih kain-kain dan sajen-sajen itu, karena mereka meyakini roh nya ada dalam pohon itu, dan bersemayam dalam benda-benda bertuah misal keris dan jimat, di hari sukra umanis (jum’at legi) keris atau jimat di beri bunga&sajen-sajen.

DEWA ASURA akan marah besar jika orang tidak mau melakukan selamatan maka dewa asura akan mendatangkan bala/bencana & membunuh manusia yang ada di dunia.

DEWA ASURA atau dikenal dalam masyarakat dengan nama BETHARAKALA , anak ontang anting harus diruwat(ritual dengan selamatan&sajen) karena takut betharakala , sendhang kapit pancuran(anak wanita diantara kedua saudara kandung anak laki-laki) diruwat karena takut betharakala, rabi ngalor ngulon merga rawani karo betharakala (nikah tidak boleh karena rumahnya menghadap utara&barat, karena takut celaka ).

# AKIBAT YANG DI SELAMATI DALAM KEYAKINAN HINDU, yaitu:

Dalam keyakinan hindu bagi yang mau selamatan maka mereka langsung punya tiket ke surga.

NASI TUMPENG

Konsep dalam agama hindu : dalam kitab MANAWA DHARMA SASTRA WEDHA SMRTI ,BAGI ORANG YANG BERKASTA SUDRA(KASTA YANG RENDAH) YANG TIDAK BISA MEMBACA KALIMAT PERSAKSIAN :

HOM SUWASTIASU HOM AWI KNAMASTU EKAM EVA ADITYAM BRAHMAN ,BAGI YANG TIDAK BISA MENGUCAPKAN KALIMAT DALAM BAHASA SANSEKERTA DIATAS SEBAGAI PENGGANTINYA MAKA MEREKA CUKUP MEMBIKIN TUMPENG, BENTUKNYA ADALAH SEGITIGA, SEGITIGA YANG DIMAKSUT ADALAH TRIMURTI (SHIVA, VISHNU, BRAHMA=>BRAHMAN) ARTINYA TIGA MANIFESTASI IDA SANG HYANG WIDHI WASA , UMAT HINDU MENGATAKAN BARANGSIAPA YANG MEMBIKIN TUMPENG MAKA DIA SUDAH BERAGAMA HINDU.

Dikitab BAGHAWAGHITA di jelaskan TUHAN nya orang hindu lagi minum dan ditengahnya ada tumpeng, dan di depan dewa brahma ada sajen-sajen

Pemberangkatan mayat diwajibkan dipamitkan di depan rumah lalu beberapa sanak keluarga akan lewat di bawah tandu mayat (tradisi brobosan), karena umat hindu meyakini brobosan sebagai wujud bakti pada orang tua dan salam pada dewa, dalam hindu mayat di tandu lalu diatasnya diberi payung, pemberangkatan mayat menggunakan sebar/sawur bunga, uang logam, beras kuning,dll, lalu bunga di ronce (dirangkai dengan benang ) lalu di taruh/dikalungkan di atas beranda mayat. Hindu meyakini :

a. Bunga warna putih mempunyai kekuatan dewa brahma.

b. Bunga warna merah mempunyai kekuatan dewa wisnu.

c. Bunga warna kuning mempunyai kekuatan dewa siwa.

Umat hindu berkeyakinan bunga itu berfungsi sebagai pendorong do’a (muspha/trisandya)&pewangi.

KETUPAT

Didalam hindu roh anak menjelang hari raya pulang ke rumah, sebagai penghormatan orang tua kepada anak, maka biasanya hindu setelah hari raya di pasang kupat diatas pintu dan di bagi-bagikan tetangga.

Pertanyaan ? apakah anda tahu dasarnya setelah hariraya idul fitri ada hari raya kupatan/ketupat ? apa dasarnya? DEMI ALLAH tidak ada satu dalilpun perintah Allah dari Al-Qur’an dan As-sunnah tentang perbuatan tersebut diatas.

sungguh Allah berfirman: “mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka”(QS.An-NAJM:23).

“ Dan apabila dikatakan kepada mereka ,”ikutilah apa yang telah diturunkan Allah,” mereka menjawab ,”(tidak) kami mengikuti apa yang kami dapati pada nenek moyang kami(melakukan-nya).”padahal, nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa pun, dan tidak mendapat petunjuk.(QS.Al-Baqarah:170)

# KESIMPULAN

TRADISI-TRADISI SALAH YANG MEMBUDAYA : tradisi keliru dan telah membudaya pada masyarakat kita yang kita sebutkan diatas, bukan untuk diikuti akan tetapi untuk dijauhi. Bahwa setidaknya ada dua alasan mereka melakukan tradisi-tradisi tersebut :

1. Mereka berpedoman dengan hadits palsu;

2. Sebagian dari mereka hanya sekedar ikut-ikutan (mengekor) terhadap tradisi yang berjalan disuatu tempat.

Mereka akan mengatakan bahwa ini adalah keyakinan para pendahulu dan nenek moyang mereka !

Saudaraku sekalian, argumentasi”apa kata orang tua”, bukan lah jawaban ilmiyah dari seorang muslim yang mencari kebenaran. Apalagi masalah ini menyangkut baik buruknya aqidah seseorang. Maka, permasalahan ini harus didudukkan dengan timbangan AL-QUR’AN AS-SUNNAH AS SHAHIHAH.

Sikap mengekor kepada pendahulu dan nenek moyang dengan tanpa memperdulikan dalil-dalil syar’i merupakan perbuatan yang keliru, karena sikap tersebut menyerupai orang-orang quraysy, ketika diseru oleh Rasulullah untuk beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.

Apa jawab mereka ? silahkan anda baca al-qur’an surat az-zuhruf ayat 22 & asy-syu’ara ayat 74.

“bahkan mereka berkata,’sesungguhnya kami mendapati nenek moyang kami menganut suatu agama (bukan agama yang engkau bawa)dan sesungguhnya kami orang-orang yang mendapat petunjuk dengan mengikuti jejak mereka”(Qs.az Zuhruf,22).

Jawaban seperti ini serupa dengan apa yang dikatakan kaum Nabi Ibrahim, ketika mereka diajak meninggalkan peribadatan kepada selain Allah. Mereka mengatakan,” kami dapati bapak-bapak kami berbuat demikian(yakni beribadah kepada berhala).”(QS.Asy Syu’ara,74).

# PENUTUP

Demikian wahai saudaraku persaksian yang dapat saya sampaikan. mari janganlah mencampur adukkan ajaran hindu dengan ajaran islam. misalnya jika anda tidak berani mendakwahi atau menyampaikan pada saudara kita sebahagian umat islam yang masih melakukan selamatan dan sebagainya adalah dari Hindu bukan ajaran islam.

misal Jika anda merasa malu, gak enak (ewuh pakewuh) menyampaikan atau mendakwahi kepada saudara kita muslim yang masih melakukan selamatan dan sebagainya atau malu gara-gara kita menegakkan Al-Qur’an & As-Sunnah , anda keliru besar.

Ingat janji-Nya, Allah berfirman: sesungguhnya Allah membeli dari orang-orang mukmin, baik diri maupun harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka-,,,,(QS.At-Taubah,111).

Marilah masing-masing kita selalu berbenah dan memperbaiki diri. Semoga Allah memberikan hidayah dan taufiq-Nya kepada kita dan seluruh kaum muslimin. Aamiin.

Wallahu a’lam.

Oleh : Abdul Aziz.

Allah berfirman : Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, maka niscaya DIA(Allah) akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu (Qs.Muhammad,7) .

Mohon disebarluaskan dengan menjaga keaslian tulisan tanpa di tambah maupun dikurangi.

Barakallahu fikum…

Riwayat Anas bin malik-,,,- Rasulullah bersabda: diantara tanda-tanda hari kiamat adalah hilangnya ilmu (keislaman), maraknya kebodohan(tentang islam),,,-(HR.bukhari(no,81)).

HR.muslim,no1856)).

Riwayat dari abdullah bin amru bin al-ash-,,,-,bahwa Rasul bersabda :sesungguhnya Allah azza wajalla tidak menghilangkan ilmu (keislaman)dengan cara mencabutnya dari dada umat manusia, tetapi Allah menghilangkan ilmu (keislaman)dengan memwafatkan para ulama ,sehingga tidak ada seorang ulama pun yang tertinggal. kemudian orang-orang mengangkat pemimpin-pemimpin yang bodoh, lalu mereka di tanya, lalu mereka berfatwa tanpa ilmu, sehingga mereka sesat dan menyesatkan. (HR.Muslim,no:1858), dengan sanad sahih

Diposkan oleh:

www. SHAFWAHMEDIA.wordpress.com.

facebook : SMS SHAFWAH

Simak penjelasan pak kyai tentang ritual tahlilan, bisa simak penjelasannya di postingan ini

15 pemikiran pada “Sejarah SELAMATAN 1,7,10,100 hari Itu Dari Hindu”

  1. saya setuju dengan ulasan diatas.
    tpi sayang bnyak yg berargumen kolot dan seolah memusuhi kbenaran…
    memang sulit dan susah klok suatu budaya yg sudah tumbuh mngakar sejak lama untuk berubah..

    Sabar ,.. dan terus mendoakan mereka, agar mereka mau berislam dengan meneladani ajaran-ajaran yang Rasulullah ajarkan, bukan ikut tradisi, atau amalan-amalan yang tidak jelas,.

    Merubah tradisi memang sulit,.merubah budaya nenek moyang memang sulit, padahal ikut tradisi nenek moyang itu merupakan salah satu penyebab kebinasaan, sudah saya posting disini

    Balas
  2. Saya sangat mengapresiasi sekali atas pemaparannya,, sekedar memper jelas saja menurut hemat pribadi saya untuk para komentator,,

    kalau memang ada sanggahan jangan pakai emosi atau mengedepankan sentimen pribadi tanpa dasar yang kuat untuk menyanggahi sekedar saya kutip pendapat pujangga islam dalam bukunya “Pengantar Ke Pemikiran IQBAL”,, bahwasnya begini (bangsa timur adalah bangsa yang cinta basis).

    Cuma ya jangan salah kaprah toh, kalau tidak ada PERINTAH dari Allah dan tidak ada CONTOH dari rasul ya jangan di ikuti,,

    imam syafi’i sendiri berkata “barang siapa yang melakukan amalan tapi tidak ada contoh dari rasulullah, maka amalan itu tertolak”.

    Melihat dari dasar tersebut kalau kita memurnikan mazhab syafi’i mbok yo jangan ditambahi sendiri toh,,

    setinggi apa pun derajatnya manusia setelah nabi,, lah wong sahabat saja tidak berani apa lagi setelah jaman yang sudah jauh dari pada itu,,

    saya akan kutip lagi sedikit pendapat imam syafi’i “barang siapa bertasabuh menyerupai suatu kaum maka ia masuk dalam golongan kaum itu”.

    Nah logikanya begini saja deh,, ibadah yang tidak ada contoh saja dilarang apa lagi yang menyerupai peribadatan agama lain lho.

    Kalau kita berbicara pemahaman islam secara ego ya repot tidak bisa menerima pendapat orang lain dengan dasar yang kuat. Itu saja menurut saya,,

    kalau saya berbicara lebih jauh dalam ranah diluar islam/agama lain nantinya malah terjadi penghujatan,, jadi kita harus berbicara secara kemurnian islam,,

    karena beragama itu cukup satu lho,, jadi kalau memang diantara kita masih ragu-ragu dan setengah-setengah mendingan tetapkan dulu,, apakah mau masuk islam atau hindu.

    Kalau memang memilih islam ya jalankan menurut ajaran yang dicontohkan,, begitu pula kalau memilih hindu,, maka mantapkan dijalan hindu,, disitulah letak dasar permasalahan,,

    ===ini perlu ditanggapi,. saya tambahkan, selain agama islam, maka tidak diterima oleh Allah,. jadi pilihannya cuma satu, mantapkan memeluk islam, dan mengamalkan ajaran yang diajarkan oleh Rasulullah saja..

    jadi yang komen itu jangan keburu kepancing emosi,, artikel ini kan cuma memaparkan tradisi yang masih abu-abu,, maka sah-sah saja jika admin berpendapat seperti itu,, malah ribut menanggapi dengan gak jelas,,

    kalau gak terima dengan pendapat ini komentator jangan pada nyolot,,

    ajukan pendapatnya dengam dasar yg kuat jangan cuma logika dan pemahaman pertimbangan dengan istilah “Ketimbang-ketimbang”,, dalam hukum agama mana saja selalu tegas dan tidak ada yang abu.

    Kesimpulan saya pada kesempatan ini ingin mengajak semua kalangan berdiskusi dengan idealis bukan dengan dramatis langsung mengecam orang lain keliru atau salah.

    ===harusnya kalau mau membantah, kemukakan dalilnya, bukan pendapat pribadi,tokoh,atau golongannya,.. tapi kemukakan dalilnya, baik dari alquran atau hadits,. juga dengan pemahaman yang benar,. ====

    Kita disini sama-sama umat beragama jadi harus saling toleran namun bukan berarti mengadopsi cara peribadatan agama satu dengan yang lain lho ya,, tapi melainkan saling menghargai.

    cukup begitu saja pendapat saja admin,, mohon ditanggapi.?

    Toleransi itu adalah kita menghormati kebebasan orang lain dalam menjalankan ajaran agamanya,.
    Bukan suatu toleransi ketika kita memasukkan ajaran agama lain ke dalam ajaran islam, jadi ketika ada yang menjelaskan tentang amalan-amalan yang merupakan ajaran agama selain islam, lalu dianggap sebagai ajaran islam, ini bukan berarti sedang mencela ajaran agama lain, bukan berarti tidak toleransi, ini adalah bentuk penjagaan kemurnian ajaran islam agar tidak terkotori oleh ajaran-ajaran dari luar islam

    Balas
  3. Jangankan mengajak orang lain untuk meninggalkan tahlilan, mengajak keluarga deket saja masih dilawan pak. Harus step by step. Ditanamkan kepada anak-anak kita. Insya Alloh 1 generasi mendatang budaya tahlilan akan sirna alami

    Betul pak,.. kita ajarkan akidah yang benar, pemahaman yang benar,.. maka dengan sendirinya generasi kolot akan punah,. dan berganti generasi muda yang tumbuh diatas ilmu dan pemahaman yang benar,.

    dan… tetap berbuat baik dan mendoakan generasi tua yang masih keukeuh pada amalan bidahnya, agar mereka juga mendapatkan hidayah taufik,

    Balas
  4. Alhamdulillah, jazakallahu khairan pak admin, semoga Allah Subhana wa ta ala melembutkan hati kita menerima hidayah sunnah dan menguatkan hati kita untuk mengamalkannya amiin

    Aamiin

    Balas
  5. Maáf…
    Saya geli liat yang komen.
    Ada yang asal mendebat
    Ada yang asal bunyi

    Kepada komentator setelah saya…..
    BACA BAIK2 TULISAN PADA BLOG DAN PENJELASAN TAMBAHAN PADA KOMENTAR YANG SEBELUM2NYA!!!

    Kepada Admin :
    LANJUTKAN!!!

    Jazakallahu khairan atas suportnya

    Balas
  6. Apakah di Sorga ada Internet?, Suruh foto keadaan di Sorga, biar ane tahu, biar semangat masuk islam heheh

    Terlalu rendah justru internetan sih,
    Internet itu ciptaan manusia, ga ada apa2nya dibanding kenikmatan di surga,

    Tahukah anda, mahkota yang dipakai oleh bidadari surga itu jauuuuuuuuuh lbh baik dari dunia dan segala isinya, koq ya pengin tahu di surga ada internet atau tidak?

    Di surga, kita baru terbetik ingin apa, langsung terwujud, beda dgn di dunia,

    Ini, silahkan anda bayangin sendiri, dan mustahil anda bisa membayangkannya, karena kenikmatan surga itu tidak akan bisa dibayangkan oleh daya khayal kita yg paling tinggi sekalipun,

    Rasulullah bersabda:

    “Sesungguhnya di dalam Surga terdapat sebuah pohon yang pangkalnya terbuat dari emas dan tangkainya dari permata Zabarjad dan Lu’lu’.

    Bila dihembus angin akan mengeluarkan suara yang sangat merdu yang belum pernah di dengar oleh seorangpun suara yang lebih menyedapkan telinga daripadanya.“

    Read more https://aslibumiayu.net/2879/musik-dan-nyanyian-termasuk-kenikmatan-surga/

    Balas
  7. permisi,,,numpangtanya,dan mohon penjelasanya,,,kita ribut masalah agama,dan mngklim agama yg di anutnya masing msing di yakini BENAR, Trus ada yg bilang agama yg di trima du sisi ALLAH adalah agama Islam,jadi selain agama Islam umatnya katanya masuk neraka,,truskatanya tinggal pillih mau masuk neraka apa msk surga,dngn kata lain,di luar agama islam umatnya bkal masuk neraka,,,,trus di sisi lain menurut rukun Iman kita harus pecaya kepada khodo’dn khodar,dan takdir kita ni semua yg tahu hnya ALLAH dan mnjadi rahasia ILlAHi,trus buat apa ALLAH mnciptakan (mngadakan)agama,,,bukankah semua itu hak preogatif ALLAH,kita ni di maskkan NERAKA-SURGA terlepas dari apapun agamanya,,?dan yg aneh kadang kdang ada mnusia yg merasa jadi informanya ALLAH,bisa ngomong yg begini surga,,yg ini neraka,,kan katanya rahasia ILLAHI dn ketepan ALLAH slma 50rbthn heheheh,,trims,gmna kmen anda

    Simpel saja jawabannya..
    Siapa yg akan menjadi penghuni surga atau neraka itu sudah Allah takdirkan 50rb tahun sebelum Allah ciptakan langit dan bumi

    Dan Allah akan memasukkan ke surga org2 yg beragama islam dan memasukkan org2 kafir ke neraka, kekal selama2nya..

    Anda komentar seperti ini juga sudah Allah takdirkan 50 ribu tahun sebelum Allah ciptakan alam semesta ini,

    Dan seseorang menjadi kafir atau islam, itupun sudah Allah takdirkan 50rb tahun sebelum Allah ciptakan langit dan bumi,silahkan dibaca di sini ulasannya

    Balas

Silahkan tinggalkan komentar di sini