6 Hal Penting Jika Hamil Karena Zina , banyak yang tidak tahu akibatnya, sehingga banyak pula yang kebelet melakukan zina dengan calon istrinya sebelum menikah

Kenapa Anak Hasil Zina Kebanyakan Perempuan Anak Hasil Zina Kebanyakan Perempuan Dosa Zina Dengan Pacar Dosa Melakukan Zina Sebelum Menikah Dosa Hamil Diluar Nikah

6 Hal Penting Tentang Hamil di Luar Nikah

cowok sejatiZina adalah perbuatan yang terlarang dalam semua agama samawi. Karena hinanya dosa zina, Islam mengharamkan segala sebab yang bisa mengantarkan pada perbuatan zina. Salah satunya adalah pacaran. Penyakit akut yang telah menimpa remaja muslim saat ini. Wajar saja, jika saat ini banyak gadis SMA dan mahasiswi yang tidak perawan. Allahul musta’an

Diluar pembahasan dosa zina, ada beberapa hal perlu diperhatikan terkait hamil di luar nikah:

Pertama, Janin Hasil Zina Tidak Boleh Digugurkan
Bagaimanapun proses janin ini muncul, dia sama sekali tidak menanggung dosa orang tuanya. Baik dari hasil zina maupun pemerkosaan. Karena itu, mengganggu janin ini, apalagi menggugurkannya adalah sebuah kezaliman dan kejahatan. Allah berfirman,

وَإِذَا الْمَوْءُودَةُ سُئِلَتْ – بِأَيِّ ذَنْبٍ قُتِلَتْ

Dan apabila anak-anak yang dibunuh itu ditanya, dengan sebab dosa apakah dia dibunuh?” (QS. At-Takwir: 8 – 9)

Bisakah Anda bayangkan, jawaban apa yang akan Anda sampaikan di hadapan Allah, ketika ditanya apa alasanmu membunuh anakmu?

Kedua, anak hasil zina dinisbahkan kepada ibunya dan Tidak Boleh Kepada Bapaknya
Alasannya karena bapak biologis bukanlah bapaknya. Ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Abdullah bin Amr bin Ash, beliau mengatakan,

قَضَى النبي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ مَنْ كَانَ مِنْ أَمَةٍ لَمْ يَمْلِكْهَا ، أَوْ مِنْ حُرَّةٍ عَاهَرَ بِهَا فَإِنَّهُ لا يَلْحَقُ بِهِ وَلا يَرِثُ

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi keputusan bahwa anak dari hasil hubungan dengan budak yang tidak dia miliki, atau hasil zina dengan wanita merdeka TIDAK dinasabkan ke bapak biologisnya dan tidak mewarisinya… (HR. Ahmad, Abu Daud, dihasankan Al-Albani serta Syuaib Al-Arnauth).

Dalil lainnya adalah hadis dari Aisyah radhiallahu’anha, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الولد للفراش وللعاهر الحجر

Anak itu menjadi hak pemilik firasy, dan bagi pezina dia mendapatkan kerugian.”

Imam An-Nawawi mengatakan, “Ketika seorang wanita menikah dengan lelaki atau seorang budak wanita menjadi pasangan seorang lelaki, maka wanita tersebut menjadi firasy bagi si lelaki. Selanjutnya lelaki ini disebut “pemilik firays”. Selama sang wanita menjadi firasy lelaki maka setiap anak yang terlahir dari wanita tersebut adalah anaknya. Meskipun bisa jadi, ada anak yang tercipta dari hasil yang dilakukan istri selingkuh laki-laki lain. Sedangkan laki-laki selingkuhannya hanya mendapatkan kerugian, artinya tidak memiliki hak sedikitpun dengan anak hasil perbuatan zinanya dengan istri orang lain.” (Syarh Shahih Muslim, An-Nawawi, 10:37)

Berdasarkan keterangan di atas, para ulama menyimpulkan bahwa anak hasil zina SAMA SEKALI bukan anak bapaknya. Karena itu, tidak boleh di-bin-kan ke bapaknya.

Bagaimana jika di-bin-kan ke bapaknya?
Hukumnya terlarang bahkan dosa besar. Ini berdasarkan hadis dari Sa’d, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

من ادعى إلى غير أبيه وهو يعلم أنه غير أبيه فالجنة عليه حرام

Siapa yang mengaku anak seseorang, sementara dia tahu bahwa itu bukan bapaknya maka surga haram untuknya.” (HR. Bukhari no. 6385)

Karena bapak biologis bukan bapaknya maka haram hukumnya anak itu di-bin-kan ke bapaknya.

Bagaimana dengan nasabnya?
Karena anak ini tidak punya bapak, maka dia dinasabkan ke ibunya, misalnya: paijo bin fulanah. Sebagaimana Nabi Isa ‘alaihis salam di-bin-kan ke ibunya, Isa bin Maryam (dari sudut pandang penasaban).

Ketiga, Wali Nikah (jika anak hasil zinanya adalah perempuan, maka laki-laki yg menzinai ibu tersebut bukanlah sebagai wali)
Jika anak yang terlahir dari zina perempuan, maka anak ini tidak punya wali dari pihak keluarganya. Karena dia tidak memiliki bapak, sehingga tidak ada jalur keluarga dari pihak bapak. Sementara wali nikah hanya ada dari pihak keluarga bapak. Karena itu, wali nikah pindah ke hakim (KUA). Penjelasan selengkapnya tentang wali nikah telah dikupas disini

Keempat, Laki-Laki yang Menzinai Hingga  Hamil, Tidak Boleh Menikahi Wanita Tersebut Sampai Melahirkan
Di antara dalil yang menunjukkan hal ini adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

لَا توطأ حامل حتى تضع

Wanita hamil tidak boleh diajak berhubungan sampai dia melahirkan.” (HR. Abu Daud, Ad-Darimi, dan disahihkan Al-Albani)

Laki-laki yang berzina dengan wanita, bukanlah suaminya. Sementara pengecualian yang boleh melakukan hubungan badan dengan wanita hamil adalah suami. Sebagaimana yang pernah di jelaskan disini. Karena konsekwensi nikah, yaitu halalnya hubungan badan, tidak ada. Oleh karena itu, nikah dalam kondisi demikian hukumnya tidak sah.

Kemudian, dalil lain yang menunjukkan terlarangnya menikahi wanita hamil hasil zina adalah hadis dari Ruwaifi’bin Tsabit Al-Anshari radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَحِلُّ لاِمْرِئٍ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ أَنْ يَسْقِىَ مَاءَهُ زَرْعَ غَيْرِهِ

Tidak halal bagi orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, untuk mengairi tanaman orang lain.” (HR. Abu Daud, Ahmad dan dishahihkan Ibnu Katsir dan Al-Albani)
Maksud hadis di atas adalah seorang laki-laki dilarang ‘mengairi’ (memasukkan air mani) ke rahim wanita, yang di dalamnya terdapat janin orang lain. Padahal, janin yang berada di rahim si wanita, sama sekali bukanlah tanaman lelaki yang menzinainya. Karena hasil hubungannya sama sekali tidak dianggap sebagai keturunannya.

Kelima, Pernikahan Tidaklah Menghilangkan Dosa Zina
Dosa zina tidak bisa hilang hanya dengan menikah. Jangan sampai Anda punya anggapan bahwa dengan menikah berarti pelaku zina telah mendapatkan ampunan. Dosa zina bisa hilang dengan taubat yang sungguh-sungguh. Seseorang akan tetap dianggap sebagai PEZINA selama dia belum bertaubat dari dosa zina.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

التائب من الذنب كمن لا ذنب له

Orang yang bertaubat dari perbuatan dosa, seperti orang yang tidak melakukan dosa.” (HR. Ibnu Majah, Baihaqi, dan dishahihkan Al-Albani)

Untuk bisa disebut sebagai orang yang telah bertaubat, dia harus membuktikan bentuk penyesalannya dalam kehidupannya, di antaranya:

  1. Dia merasa sangat sedih dengan perbuatannya.
  2. Meninggalkan semua perbuatan yang menjadi pemicu zina, seperti melihat gambar atau film porno.
  3. Meninggalkan komunitas dan teman yang menggiring seseorang untuk kembali berzina. Seperti pergaulan bebas, teman yang tidak menjaga adab bergaul, suka menampakkan aurat, dst..
  4. Berusaha mencari komunitas yang baik, yang menjaga diri, dan hati-hati dalam pergaulan.
  5. Berusaha membekali diri dengan ilmu syar’i. Karena inilah yang akan membimbing manusia menuju jalan kebenaran.
  6. Berusaha meningkatkan amal ibadah, sebagai modal untuk terus bersabar dalam menahan maksiat.

Keenam, Laki-Laki dan Wanita yang Berzina Tidak Boleh Menikah Sampai Bertaubat
Allah mengharamkan laki-laki yang baik untuk menikah dengan wanita pezina, dan sebaliknya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

الزَّانِي لاَ يَنكِحُ إِلاَّ زَانِيَةً أَوْ مُشْرِكَةً وَالزَّانِيَةُ لاَ يَنكِحُهَا إِلاّ زَانٍ أَوْ مُشْرِكُ وَحُرِّمَ ذَلِكَ عَلَى المؤْمِنِينَ

“Lelaki pezina tidak boleh menikah, kecuali dengan wanita pezina atau wanita musyrik. Demikian pula wanita pezina tidak boleh menikah kecuali dengan lelaki pezina atau lelaki musyrik. Dan hal itu diharamkan bagi orang yang beriman.” (QS. An-Nur: 3)

Selama pelaku zina itu belum bertaubat dengan sungguh-sungguh maka gelar pezina akan senantiasa melekat pada dirinya. Selama gelar ini ada, dia tidak diperkenankan menikah dengan pasangannya, sampai dia bertaubat.
Allahu a’lam

Ditulis oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah)
Artikel www.KonsultasiSyariah.com

 

BANYAK kasus pernikahan Anak pertama mereka adalah ANAK ZINA, apa penyebabnya? Penyebabnya adalah PACARAN,. SILAHKAN BACA DISINI

Pembahasan yang lebih lengkap disertai dengan dalil-dalil, Apakah Laki-laki boleh menikahi wanita yang sedang hamil karena zina yang dilakukan dengannya, bisa dilihat disini

Menikah Saat Hamil 3 Bulan Akibat Berzina Sebelum Menikah Anak Hasil Zina Hukum Berzina Sebelum Menikah Anak Hasil Zina Menurut Pandangan Islam

206 Comments

  1. mau nanya nih, gimana kalau dulunya orang itu orang yg sering berzina dan dikmudian hari dia insyaf dan tidak mengulanginya lagi??? kita juga kn tau nobody perfect…..semua org kan bisa bangun karena sudah terjatuh…………….bisa gk ya dosanya diampuni…….wasalam

    Tdk ada dosa yg tidak diampuni oleh Allah dengan cara taubat dengan sebenar-benar taubat (taubat nasuha)
    Taubat juga ada syarat-syaratnya, bukan sekedar berucap di mulut, saya taubat dari zina, tapi syarat-syarat taubatnya tidak dipenuhi, bagaimana cara taubat dari zina, silahkan baca disini

    Baca Artikel tersebut dengan seksama, dari awal hingga akhir, disitu ada tatacara taubat dari zina
    Mudah-mudahan Allah memberikan petunjuk kepada anda, dan memudahkan anda bertaubat dari perbuatan zina dan dosa-dosa lainnya

  2. dari ayat diatas laki2 penzina buat perempuan penzina. berarti boleh di nikahkan. tapi memang tidak menghapus dosa zina

    artinya, wanita yang baik-baik tidak layak atau haram dinikahkan dengan laki-laki pezina, demikian juga laki-laki yang baik tidak layak atau haram menikahi wanita pezina,

    Jika laki-laki dan wanita pezina bertaubat, kemudian mereka menikah, maka menikahnya itu tidak menghapus dosa zinanya,.. seperti orang yang pacaran, lalu berzina, kemudian mereka menikah, maka menikahnya dia itu tidak akan menghapus dosa zina yang dilakukannya,.. kecuali dengan cara taubat nasuha

    • saya mau nanya nih…

      saya sudah 7 thn berhub dan blm mnikah dan sampai kami mmpunyai anak hingga umur 3 tahun..

      saya punya niat untuk menghalalkan hubungan kami..

      jadi apa hukumnya bagi kami dan apakah anak itu bukan hak saya dan apakah anak itu juga ikut berdosa dan apakah juga berpengaruh buruk bagi kehidupanya??

      Anda berdua WAJIB bertaubat dari zina yang kalian lakukan,..

      setelah bertaubat boleh saja melakukan pernikahan,..

      Dan status anak yg sekarang itu adalah anak zina, dan anak zina tidak menanggung dosa ortu biologisnya,..

      Namanya anak zina, dia tidak memiliki ayah, tidak boleh diakui sebagai anak yang bernasab pada bapaknya,

      Agar tidak berperangai buruk, bekallilah anak tersebut dengan ilmu agama yang cukup,

  3. saya mau tanya nh,klau mslnya seorg lk2 ska sma gdis penzina,dan dya ingin menikahinya,,,itu bagaimana????

    Terimakasih atas komentarnya, mudah-mudahan Allah menunjuki kita ke jalan yang benar, dan meneguhkan kita diatasnya,
    Wanita yang baik untuk laki-laki yang baik,
    Hendaknya laki-laki yang baik memilih calon pendamping hidupnya wanita yang baik, terutama agamanya, sebab itu adalah anjuran rasulullah, bukan memilih wanita pezina,
    Masih sangat banyak wanita yang baik,
    Hukum menikahi wanita pezina adalah terlarang,
    Nikah Dengan Wanita Pezina/Pelacur.
    Berdasarkan firman Allah Ta’ala:

    الزَّانِي لَا يَنْكِحُ إِلَّا زَانِيَةً أَوْ مُشْرِكَةً وَالزَّانِيَةُ لَا يَنْكِحُهَا إِلَّا زَانٍ أَوْ مُشْرِكٌ ۚ وَحُرِّمَ ذَٰلِكَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ

    “Pezina laki-laki tidak boleh menikah kecuali dengan pezina perempuan, atau dengan perempuan musyrik; dan pezina perempuan tidak boleh menikah kecuali dengan pezina laki-laki atau dengan laki-laki musyrik; dan yang demikian itu diharamkan bagi orang-orang mukmin.” [An-Nuur : 3]

    Seorang laki-laki yang menjaga kehormatannya tidak boleh menikah dengan seorang pelacur. Begitu juga wanita yang menjaga kehormatannya tidak boleh menikah dengan laki-laki pezina. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala:

    الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ ۖ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ ۚ أُولَٰئِكَ مُبَرَّءُونَ مِمَّا يَقُولُونَ ۖ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ

    “Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik (pula). Mereka itu bersih dari apa yang dituduhkan orang. Mereka memperoleh ampunan dan rizki yang mulia (Surga).” [An-Nuur : 26]

    Namun apabila keduanya telah bertaubat dengan taubat yang nashuha (benar, jujur dan ikhlas) dan masing-masing memperbaiki diri, maka boleh dinikahi.

    Ibnu ‘Abbas radhiyallaahu ‘anhuma pernah berkata mengenai laki-laki yang berzina kemudian hendak menikah dengan wanita yang dizinainya, beliau berkata, “Yang pertama adalah zina dan yang terakhir adalah nikah. Yang pertama adalah haram sedangkan yang terakhir halal.”[13]

    selengkapnya lihat disini

  4. mau nanya nih…
    saya sudah pacaran 3 tahun sekarang umur saya 22 tahun dan pasangan saya 21 tahun, kami selalu pacaran seperti suami istri layakya. ciuman dan sampai-sampai berhubungan badan selama kurang lebih 2 tahun. selama berhubungan bdan saya keluarkan sperma nya di luar sehingga tidak ada kehamilan selama 2 tahun pacaran. tetapi menginjak pacaran 3 tahun, psangan saya hamil sudah menginjak 5 bulan ini. nah saya minta solusi, bagaimana cara solusi baiknya. saya rencana akan menikahinya minggu depan. dan apakah anak yg ada dirahim pasangan saya itu HAK saya, dan kewajiban saya nafkahi sebagai suami dari istri saya kelak… terima kasih..

    Anda berdua wajib bertaubat,..
    Boleh saja anda menikahi wanita tersebut, jika kalian sudah bertaubat,. sebagaimana sudah saya postingkan disini

    Anak yang lahir adalah anak zina, boleh berbuat baik pada anak zina tsb , tapi jangan sampai anda mengakui anak tsb nasabnya kepada anda,.

  5. mau nanya juga nih,apa bila seseorg melakukn perbuatan zina org tua tdk tahu,tpi org tersbt menyesali perbuatannya dan bertaubat dg sungguh2 apakah di apuni dosa2nya ?

    Terimakasih atas komentnya,
    Jika seseorang telah melakukan perbuatan maksiat, apapun bentuknya, jika dia sudah bertaubat dengan taubat yg sebenar2nya, maka tidak usah diceritakan perbuatan maksiat tsb kepada siapapun,..

    Diantaranya jika ada orang yang telah berbuat zina, jika dia sdh bertaubat dgn taubat nasuha, maka Allah maha penerima taubat,
    Yang jadi masalah apakah org tsb sudah melakukan taubat yg benar, dari perbuatan zina, apa syarat2 taubat dari zina? silahkan baca disini

  6. Assslamu’alaikum…..

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    Sblumnya saya mau tnya, bagaimana hukum dan cara mnebus dosa apabila ada s’orang pzina lalu ia brtaubat, dan dia mngulanginya lagi……
    lalu ia brniat utk brtaubat dg snguh” n brjnji tk kn mngulangi lg prbuatnya….
    Dan apkah taubatnya msh d trima Allah….
    Tlg d jwab….. mkasih…..

    Terimakasih atas komentarnya,
    Allah maha menerima taubat bagi para hambanya yang ingin bertaubat, sebanyak apapun dosanya, walaupun sebanyak buih di lautan,
    Jika kita sudah bertaubat dengan taubat yang nasuha, lalu qadarullah terjerumus kedalam dosa lagi, maka segera bertaubat lagi dengan taubat yang benar-benar,bukan taubat sambel , dan Allah maha mengetahui mana hamba yang betul-betul ingin bertaubat, dan mana yang sekedar taubat sambel,(jika sudah tdk terasa pedas, maka bakalan makan sambel lagi)

    Bagaimana tatacara taubat dari zina? silahkan baca postingan ini

    Mudah-mudahan yang bertanya,juga kaum muslimin yg terjatuh kedalam perbuatan maksiat, diberikan hidayah agar segera bertaubat dengan taubat nasuha

  7. assalamualaikum

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    seorang laki laki telah berbuat zina dgn pacarnya dan setelah si laki-laki ini berniat menikahi perempuan itu tp gagal karena siperempuan itu telah mengagalkan niat silaki-laki itu dengan tetap melanjutkan pernikahanya dengan laki laki lain??????

    Terimakasih mas andri
    Tidak ada kewajiban menikahi wanita yang telah dizinai, yang wajib bagi orang yang telah berzina adalah bertaubat, dengan taubat yang sebenar-benarnya, (taubat nasuha) , menikahi wanita yang telah dizinai, itu bukanlah bentuk tanggungjawab seorang laki-laki yang menzinai, justru laki-laki yang bertanggungjawab itu adalah laki-laki yang menjauhi jalan-jalan menuju zina, dan tidak mendekati atau melakukan perbuatan zina,

    Jadi pemahaman yang salah yang ada di masyarakat, jika laki-laki yang bertanggungjawab itu adalah laki-laki yang menikahi wanita yang dizinainya,
    Jika anggapan seperti ini, maka ini membuka peluang bagi laki-laki untuk melakukan zina kepada wanita yang dipacarinya, padahal pacaran haram dalam islam,

    Laki-laki yang bertanggungjawab itu, jika sudah ingin menikah,maka akan mendatangi orangtua si wanita, lalu melamar, dan segera melakukan akad nikah, itulah laki-laki yang bertanggungjawab, laki-laki sejati,

    Laki-laki yang tidak bertanggungjawab adalah laki-laki yang memacari wanita, laki-laki yang pengecut, tidak gentle mendatangi orang tua si wanita tersebut, bahkan jika wanita yg cerdas bertanya kepada laki-laki yang memacarinya, “apakah anda mau menjadikan saya sebagai istri? , maka si laki-laki itu belum tentu menjawab IYA, tapi…. kenapa banyak wanita yang mau hanyut dalam rangkulan laki-laki yang seperti itu, hingga kehormatannya terenggut,.. na’udzubillahi min dzalik,

    Jadi, bagi laki-laki dan wanita yg telah terjatuh kedalam perbuatan zina, maka keduanya wajib bertaubat,
    Adapun setelah bertaubat, keduanya mau melanjutkan ke jenjang pernikahan, maka silahkan saja, tapi perlu diingat, pernikahan tidak menghapus dosa zina keduanya, karena pernikahan bukanlah penghapus dosa zina,

    Jika salah satunya tidak mau tobat, maka tidak ada kewajiban atau keharusan untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan,

    Bagaimana cara taubat dari zina? silahkan baca disini

  8. assalammualaikum. wr.wb

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    maaf pak ustad saya mau nanya…
    saya telah menikah degan sorang wanita yg saya syangi..
    tapi saya menikah dalam keadaan siwanita sedang berbadan dua.
    skarang sya mendapatkan seorang putri yg cantik berumur 13 bln.
    setelah cek DNA pun itu benar anak saya.

    Anak yang lahir karena zina, bukanlah anak anda, walaupun si wanita itu anda yang menzinainya,
    Anak tersebut tidak dinasabkan kepada anda, tapi kepada ibunya, dan tidak mendapatkan waris dari anda, dan anda tidak boleh menjadi walinya ketika kelak anak tersebut menikah, tapi harus menggunakan wali hakim atau KUA, sebab itu bukan anak anda, walaupun secara test DNA itu anak anda, tapi secara syar’i, itu bukan anak anda, karena anda belum resmi menjadi suami ibu kandungnya,

    Itulah jeleknya zina, jika anda tetap menjadi wali bagi anak putri anda tersebut, maka nikahnya tidak sah, dan anak anda juga terhitung berzina,.. akibat zina bukan hanya ditanggung pelakunya saja, tapi sang anak akan merasa malu jika mengetahui kalau dirinya adalah anak zina, dan jika anak tersebut adalah laki-laki, mungkin jika tdk dibekali ilmu agama,maka akan timbul konflik ketika pembagian waris, karena anak laki-laki tsb tdk mendapatkan waris dari bapaknya,

    yang mau saya tanyakan sah ngk pernikahan saya???

    Jika terpenuhi syarat-syarat sah nikah, maka nikahnya sah, dan nikah tsb bukan menghapus dosa zina yang dilakukan, tetap wajib bertaubat dengan taubat nasuha

    Cara taubat dari zina, silahkan baca disini

    Mudah-mudahan ini menjadikan kita berpikir lebih jauh lagi jika ingin berzina, dan hendaknya kita menjauhi jalan2 menuju zina

    terimakasih sebelumnya..

    sama-sama..

    • Terus apakah si bapak itu wajib menafkahkan anak hasil zina itu pak?
      Makasih

      Tidak wajib,.
      Adapun kalau berbuat baik, ya silahkan saja,

  9. assalammua”laikum

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    saya mau bertanya sebelum menikah saya dan suami melakukan hubungan apakah pernikahan saya itu syah menurut islam…. tapi saya tidak hamil setelah 2 bln br saya hamil apakah anak saya anak haram……inysya allah sekarang saya sudah tidak meniggal kan shalat dan saya selalu berdoa minta ampun kepada ALLAH apakah ALLAH mau mengampuni dosa kami

    Terimakasih atas pertanyannya ibu,
    Selama terpenuhi syarat sah nikahnya, seperti ada wali,mahar, juga saksi, maka nikahnya sah, tapi untuk dosa zina yang dilakukan, anda berdua wajib bertaubat secara benar-benar, menyesali perbuatan zina yang anda lakukan dulu, berusaha sekuat mungkin utk tidak mengulanginya lagi, perbanyaklah istighfar,amal shalih, pelajarilah agama ini, insya allah sarana sudah sangat mudah, sehingga anda bisa mengetahui ancaman akan perbuatan dosa atau zina, sehingga anda akan menjauhi perbuatan2 maksiat yg dilakukan

    Allah maha menerima taubat bagi hambanya yang mau bertaubat, cara taubat dari zina,

    • Apakah tidak ada idah?

      idah itu bagi wanita yang dicerai atau ditinggal mati oleh suaminya,

      Bnyak salaf yang memfatwakan untuk wanita zina dan hamil, idahnya adalah sampai melahirkan. Sedangkan zina yg tidak haamil idahnya adalah 1 kali suci.
      Bagai mana denga pendapat ini? Apakah tetap sah nikahnya jika tanpa idah?

      Tetap sah, dan ini ijma sahabat, ijma salafus shalih, silahkan baca disini

      • Saya mau tanya apabila pada saat menikah,mempelai wanita dalam keadaan hamil.apakah tetap diwalikan oleh orang tua nya atau menggunakan wali hakim???

        pertama mereka disuruh taubat dahulu dari zina yg mereka lakukan, si wanita dan laki-lakinya wajib bertaubat, cara taubat dari zina bisa dilihat disini

        jika sdh taubat, laki2 yg menzinai blh saja menikahi wanita yg dizinainya, walaupun itu ga wajib,yg wajib itu adalah bertaubat.. baca disini

        dan jika si wanita itu bukan anak zina, maka walinya bukan menggunakan wali hakim,

  10. Assalamu’alaikum

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    Saya mau tanya pak, menurut artikel d atas berarti anak dr hsl zina itu bkn anak bpk yg menzinai. Bnr gt y?

    Iya, betul, tapi dinasabkan kepada ibunya, bukan kepada bapaknya, sehingga anak itu tdk mendapatkan waris dari bapaknya, dan jika anaknya adalah perempuan,maka jika kelak menikah,bapaknya tidak boleh menjadi walinya, jadi walinya adalah wali hakim atau KUA

    Skrg klau laki2 yg menzinai ttp menganggap itu anaknya n ngotot mw menikahi wanita yg d zinai, hukumnya apa ya?
    Sedang si laki2 itu jg sbnernya sudah pnya anak istri.
    Jika smpe d bawa k pengadilan, hak asuh anak itu jatuh k siapa y pak?
    Maturnwun, m0hon d blas.

    Kewajiban laki-laki dan wanita yang berzina adalah taubat dari perbuatan zinanya,baik laki-lakinya atau wanitanya
    Tidak ada kewajiban bagi laki-laki tuk menikahi wanita yg dizinai, itu terserah, jika wanitanya mau bertaubat, demikian juga si laki-lakinya, silahkan saja melanjutkan ke pernikahan, tetapi tdk ada kewajiban si laki-laki sebagai bentuk rasa tanggungjawabnya adalah menikahinya, sebab bentuk tanggung jawab laki-laki adalah tidak menzinahinya, tapi melamarnya jika ingin mendapatkan wanita tsb lalu menikahinya,
    Menzinai wanita adalah tindakan laki-laki yg tdk bertanggungjawab, tindkan laki-laki pengecut, bukan laki-laki yg gentle,

    Sungguh keliru anggapan di masyarakat kita, laki-laki dianggap bertanggungjawab jika mau menikahi wanita yg dizinainya, sehingga karena anggapan inilah banyak sekali laki-laki dan wanita yg berzina,.. padahal itu adalah tindakan laki-laki dan wanita yg tidak bertanggung jawab,

    Bagaimana tatacara bertaubat dari zina? silahkan baca disini

    Wassalamu’alaikum

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

  11. Assalamu’alaikum

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    saya mau nanya mas,,,apakah berciuman sesama pacar itu juga zina
    dan tidak boleh menikah dengan orang yg tidak pernah melakukan berciuman

    Terimakasih mas syafrudin sdh berkomentar disini
    Pacaran adalah salah satu jalan menuju zina,
    Memandang wanita yang bukan mahramnya saja itu merupakan perbuatan dosa,apalagi sampai lebih jauh lagi, yaitu berciuman,
    Jika anda ingin menikah,bukanlah menempuh jalan pacaran, karena itu dilarang dalam islam,
    pilihlah oleh anda calon istri yang bertakwa, demikian pula diri anda,bekalilah dgn ketakwaan,
    Tentang pacaran,silahkan anda baca artikel ini

    Kalau mau pacaran, yang islami saja, bagaimana caranya, silahkan klik disini

    Salah satu akibat pacaran, silahkan baca disini

    • Pak saya mw tanya .

      Kata orang2 klo kita hamil duluan gk cukup nikah 1 kli .

      Setelah melahirkan harus nikah ulang .
      Apakah wajib hukum ny dan apakah ada hadist ny .?

      Jika keduanya bertaubat dgn taubat nasuha, maka sah nikahnya, dan tidak mengulang akad nikahnya,

      Silahkan baca link yang ada di akhir postingan di atas, yang menjelaskan bolehnya laki-laki menikahi wanita hamil yg dizinainya

  12. apakah tidak wajib istibro?
    untuk wanita hamil, sampai melahirkan
    sedangkan tidak hamil sampai 1 kali haid?

    maksudnya? bingung,.. apa maksudnya, makanya ngga dijawab2,

    • Mungkin maksudnya istibro (atau kata bahasa arab yg seperti itu) yg artinya kosongnya rahim, baik dgn melahirkan ataupun diketahui haid kembali.

      Tidak perlu adanya istibra, karena tidak ada dalil yang mengharuskan adanya istibra, bahkan dalil yang ada, lagi hamil boleh dinikahkan, tidak menunggu melahirkan dulu, kalau harus istibra kan harus menunggu lahir,

  13. mau tanya, , kalo ada org berzina terus hamil 3 bulan, lalu di nikahi oleh yg menghamili itu nikahnya sah atau tidak ?

    terimakasih,berikut ini saya nukilkan dari pertanyaan yang mungkin mirip,

    Pertanyaan:

    pacar hamil gimana solusinya secara islami? Menikah dengan pacar yg sedang hamil,gimana hukum islamnya?

    Jawaban:

    Bismillah, was shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillah, ammaa ba’du.

    Pertama, sesungguhnya perbuatan zina adalah dosa yang sangat besar, perbuatan keji yang dinilai jelek oleh setiap insan yang memiliki fitrah yang lurus. Karena itu, Allah melarang manusia untuk mendekati perbuatan ini. Tidak hanya perbuatannya yang dilarang, namun semua jalan menuju perbuatan dilarang oleh Allah untuk didekati. Allah berfirman,

    وَلاَتَقْرَبُوا الزِّنَى إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَآءَ سَبِيلاً

    “Janganlah kalian mendekati zina. Karena zina adalah perbuatan keji dan sejelek-jelek jalan.” (QS. Al-Isra’: 32).

    Oleh karena itu, segala sesuatu yang bisa mengantarkan kepada perzinaan ditutup rapat-rapat dalam ajaran islam. diantara buktinya adalah:

    Islam mengajarkan agar para wanita berjilbab secara sempurna, dan hanya boleh menampakkan wajah dan telapak tangan. (lihat Alquran surat An-Nur: 31 dan Al-Ahzab: 59)

    Islam melarang wanita suka keluar rumah dan berdandan, dengan menampakkan kecantikannya kepada lelaki. (lihat Alquran surat Al-Ahzab: 33)

    Islam memerintahkan agar masing-masing di kalangan laki-laki dan wanita untuk menjaga pandangannya, agar tidak melihat sesuatu yang diharamkan, atau tertarik kepada lawan jenis. Dan masih banyak lagi hukum-hukum lainnya yang semuanya menuju satu kesimpulan bahwa islam sangat ketat dalam menjaga hubungan antar-lawan jenis. Bagi mereka yang mengaku muslim, seharusnya memperhatikan aturan-aturan semacam ini.

    Kedua, Lelaki maupun wanita yang berzina dan dia belum bertaubat maka dia berhak disebut sebagai pezina. Jika keduanya menikah sementara belum bertobat dengan sebenar-benarnya, maka berarti pernikahan yang terjadi adalah pernikahan antara pezina. Karena itu, bagi yang terjerumus ke dalam perbuatan haram ini, segeralah bartobat. Memohon ampunan kepada Allah dengan disertai perasaan sedih dan bersalah. bertekad untuk tidak mengulanginya kembali. Semoga Allah mengampuni dan menerima taubat anda. Jika tidak, maka selamanya label pezina akan disandangnya. Sebelum membahas nikah, kami tegaskan untuk dengan serius bertobat terlebih dahulu. Baru setelah itu, memungkinkan untuk pembahasan pernikahannya.

    Ketiga, tentang hukum menikah dengan wanita yang berzina dengannya. Ulama menjelaskan bahwa dalam masalah ini hukumnya dibagi menjadi dua:

    Zina yang tidak sampai hamil. Lelaki tersebut hanya boleh menikahi sang wanita, jika rahimnya telah dipastikan bersih dan tidak ada janin (disebut dengan istibraa’). Acuannya adalah terjadinya haid. jika sang wanita sudah mengalami haid sekali maka keduanya boleh menikah.
    Zina yang menyebabkan hamil. Lelaki tersebut tidak boleh menikahi wanita yang hamil dengan dirinya, sampai sang wanita melahirkan janinnya. Karena itu, tidak boleh bagi keluarga wanita untuk menikahkan putri yang sedang hamil dengan lelaki yang menghamilinya. Jika tetap dinikahkan maka nikahnya batal, dan semua hubungan setelah nikah batal adalah hubungan zina. Dengan demikian, menikahkan wanita hamil dengan lelaki yang menghamilinya sebelum dia melahirkan, justru akan menambah dosa. Karena dalam pernikahan ini akan menimbulkan kerusakan yang lebih besar, yaitu melegalkan perzinaan atas nama nikah. Semua ini ditetapkan agar air mani hasil zina tidak bercampur dengan air mani hasil nikah. Karena air mani zina hukumnya haram dan air mani nikah hukumnya halal. Dan tidak boleh mencampurkan antara yang halal dengan yang haram.

    Keempat, Anak hasil zina tidak boleh di-Bin-kan kepada bapak biologisnya, tetapi nanti di-Bin-kan kepada ibunya. Misal: Dono bin Siti. Karena anak itu bukan anak bapak biologis. Meskipun dia menjadi suami ibunya. Siapa yang meng-Bin-kan anak tersebut kepada bapaknya dia terkena ancaman, sebagaimana dalam hadis berikut,

    Dari Abu Bakrah, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa yang mengaku anaknya seseorang yang bukan bapaknya, dan dia mengetahuinya maka surga haram baginya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Sementara bapak biologis bukanlah bapaknya, karena itu, haram hukumnya untuk menge-Bin-kan dirinya kepada bapak biologisnya.

    Subhaanallah…betapa banyaknya kerusakan yang ditimbulkan akibat perzinaan. Mulai dari kerusakan sosial, hingga bentuk mengubah nasab seseorang.

    Semoga Allah memberi petunjuk kepada Allah agar diselamatkan dari perbuatan zina dan setiap sarana yang mengantarkan pada perzinaan. Semoga bermanfaat.

    Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits, S.T. (Dewan Pembina Konsultasi Syariah)
    Artikel http://www.konsultasisyariah.com

    Read more about Pernikahan by http://www.konsultasisyariah.com

      • Asalamualaikum www.

        Sy seorg istri yg melakukan zna dgn pacaar sya
        Dn kni sya hamil dgn pacar saya
        Kmi saling mencintai dn dia smpai usir istrinya yg memang tdk prnh dicintainya
        Sya slalu turuti apa kta pcr saya
        Smpai saya hamil dan dia menuntut untuk nikah sma saya. Nmn saya gak tega ninggalin suami saya. Sdgkan suAmi mau nrma ank dlm kndgn sya.

        Suami mau merawat dn menjaganya. Tpi pacar saya gk mau anknya d bsrkan ma suami saya.
        Saya bingung gmna saya hrs bertindak.

        D satu sisi saya pilih suami saya ngrasa dosa krna suami harus nangung biaya kndgn dn nahan prasaan hatinya yg telah saya lukai. D sisi lain bukankah pcr saya yg hrs tanggung jawab. Dn sya jgk hrs tangung jwb krna saya pcr saya jd menduda.

        Saya pernah pilih jalan tengahnya. Suami saya menderita nangis tiap mlm smpi lpa bekerja menafkahi ke dua ank kmi. Sdgkan pcr saya gk mau mkn smpi mau msk rmh sakit.

        Jd saya mtk ptjk bagaimana solusinya. Dn jln mna yg hrs saya pilih. Saya hrs pilih siapa supaya nantinya saya tdk menyesal. Mhn solutions

        Wa’alaikumussalam warahmatullah,
        Ibu, anda telah melakukan dosa besar kepada suami, ibu telah mendurhakai suami dengan cara selingkuh, apalagi sampai berzina, ibu wajib bertaubat dengan sebenar-benar taubat.

        Ibu wajib berbakti kepada suami, dan tidak usah menghiraukan laki-laki lain selain suami ibu. Pacar yang merusak rumah tangga ibu, itu bukanlah mencintai ibu, tapi ingin merusak rumah tangga ibu, jadi jangan lagi berhubungan dengan pacar ibu tersebut, putuskan segala bentuk hubungan dengan dia, ganti nomer hape ibu dan hapus nomer dia dari hape ibu,

        Berzina adalah bentuk perbuatan orang hina, orang yang tidak bertanggungjawab, dan tidak ada kewajiban bagi laki-laki yang menzinai perempuan itu wajib menikahi perempuan tersebut, yang wajib adalah bertaubat. Dan bukanlah bentuk rasa bertanggung jawab itu dengan merawat anaknya, atau menikahi ibu,. pacar ibu itu adalah laki-laki yang tidak bertanggungjawab, dan anak yang dikandung ibu itu bukanlah anak dia, sebab ibu sudah punya suami, anak tersebut itu adalah anak suami ibu, bukan anak pacar ibu,

        Oleh karena itu, tidak usah ngurusin pacar ibu, tapi ibu bertaubat, dan berbakti kepada suami ibu,

        Ibu, perhatikan hak suami yang wajib dipenuhi oleh seorang istri, silahkan baca disini

        Urusan pacar anda menduda, itu bukan urusan ibu, dia sudah merusak rumah tangga ibu, dan rumah tangganya sendiri, jadi ibu fokus untuk bertaubat dan memperbaiki sikap ibu kepada suami, bukan ngurusin pacar

        Jalan menuju surga bagi seorang istri adalah dengan mentaati suami, berbakti kepadanya, silahkan baca ulasannya disini

        • Bagaimana kalau anak yg dilahirkan ibu ini nanti seorang perempuan?

          Apakah kalau si anak sudah dewasa & menikah , suami ibu bisa jadi wsli nikah?

          Mohon di jelaskan bagaimana syar’i nya ya . Trimakasih

          Baik anaknya laki-laki atau wanita, nasabnya tetap ke suami ibu, dan suami ibu justru yang menjadi walinya kelak jika menikah,

          Karena nasab itu bagi pemilik kasur, dalam hal ini ibu statusnya sebagai istri, maka pemilik kasur itu adalah suami,

  14. tapi ada ulama yang menghalalkan pernikahan hasil zina asal lelaki yang menzinai dan wali nikahnya bapa biologisnya karena hamil 2 bulan langsung nikah gimana nih……..

    saya ikut ulama yang menghalalkan aja sama2 punya dalil

    Terimakasih mas rizqy
    Dalil itu bukanlah apa yg difatwakan oleh ulama, dalil itu adalah alquran dan hadits, jika ada perkataan ulama yang bertentangan dengan alquran dan hadits, maka wajib ditolak perkataan ulama tersebut, tidak boleh mengikuti pendapat ulama yang seperti itu,

    Anak hasil zina, tetaplah anak yang tidak sah, tidak boleh dinasabkan kepada laki2 yg menzinai ibunya si anak, jika anaknya adalah wanita, maka bapaknya tidak boleh menjadi wali nikahnya, jika memaksa menjadi wali nikahnya, mungkin karena malu, maka nikahnya si anak tidak sah,

    • Jka seorang istri hamil dgn org lain. Sang suami mau nerima ank itu. Sang pacar jgk mau tanggung jawab.jd siapa seharusnya yg hrs d pilih. Mhn jwbnya krna pentin bagi saya

      Laki-laki yang menghamili istri orang adalah laki-laki yang tidak bertanggungjawab, bukan laki-laki yang baik-baik, tapi laki-laki bejad, dan anak yang dikandung oleh si istri adalah anak si suami, bukan anak si laki-laki pacar tsb, jadi si pacar hanya mendapat kerugian dan dosa, Dosa berzina dengan istri orang itu berbeda dosanya dibanding zina dengan 10 pelacur,.

      Bagi si istri, hendaknya jangan memberikan hati selain kepada suami, jangan durhaka kepada suami, hingga berbuat zina dengan laki-laki lain,. si istri wajib bertaubat, dan jangan hiraukan lagi ulah si pacar,.

      Satu hal yang salah, jika ada wanita yang hamil karena zina, maka si laki-laki harus bertanggungjawab, dan bentuk pertanggungjawabannya adalah dengan menikahinya,.. ini adalah kesalahan besar,. justru laki-laki yang bertanggungjawab adalah laki-laki yang tidak menzinai wanita, laki-laki dan wanita yang berzina bukan disuruh menikah, tapi disuruh bertaubat, jika tidak mau tobat, maka tidak boleh dinikahi,

      Jika dalam aturan islam, orang yang sudah menikah lalu berzina, maka dihukum rejam, yaitu dilempar dengan batu hingga mati,

      Cara taubat dari zina, silahkan baca disini

      Jalan menuju surga bagi seorang istri adalah dengan mentaati suami, berbakti kepadanya, silahkan baca ulasannya disini

  15. bagaimana dgn hukum rajam

    hukum rajam hanya menghapuskan dosa zina yang dilakukannya, dan itu ditegakkan jika negara tsb menerapkan hukum rajam tsb,.

  16. Bagaimana cara menghalalkan pernikahan yg terjadi saat sang wanita hamil diluar nikah ??

    Walaupun yg dikandungnya adalah anak sang suami itu sndiri.tapi katanya pernikahan itu tidak sah.lalu bagaimana caranya agar pernikahan itu menjadi sah???
    apakah harus menikah lagi secara agama ?? Trimakasih,mhon di bls

    Terimakasih mas,.
    Saya nukilkan saja sebuah tanya jawab, mudah2an bisa menjawab pertanyaan anda :

    Soal: ada seorang lelaki yang menzinahi seorang wanita sehingga hamil, kemudian dia menikahinya dalam kondisi hamil, setelah lima bulan dia melahirkan bayi, setelah itu pernikahan ini terus berkelanjutan dan membuahkan anak-anak yang lain , apakah pernikahan ini sah secara syariat?
    Dan bolehkan menikahi wanita hamil?

    Jawab: alhamdulillah wassholatu wassalamu ‘ala Rasulillah wa ‘alihi wa sahbihi, wa ba’du:
    Para ulama-rahimahumullah-telah berselelisih dalam hukum bolehnya menikahi wanita hamil karena zina dalam dua pendapat:

    1. Pendapat ulama Malikiyyah dan Hanabilah:

    hukumnya tidak boleh selama dia belum melahirkan, baik dia dinikahi oleh lelaki yang menzinahinya , ataupun lelaki lain, berdasarkan sabda Nabi saw:
    “لا توطأ حامل حتى تضع” رواه أبو داود والحاكم وصححه
    Tidak boleh mencampuri/menikahi seorang wanita yang hamil hingga dia melahirkan.HR. Abu Daud , dan Hakim dan dia mensahkannya.

    Juga berdasarkan riwayat dari Said bin Musayyib: ada seorang lelaki yang menikahi wanita, tatkala dia mencampurinya ternyata dia mendapati wanita itu dalam keaadaan hami, maka hal ini diberitahukan kepada Nabi dan Beliau memisahkan antara keduanya.

    2. Pendapat ulama Syafiiyyah dan Hanafiyyah:

    hukumnya boleh menikahi wanita hamil karena zina sebab tidak ada kehormatan untuk sperma zina dan tidak dianggap statusnya dalam nasab/ketrurunan. Bersabda Nabi-shallallahu ‘alaihi wa sallam:
    “الولد للفراش وللعاهر الحجر” أخرجه البخاري ومسلم.
    Anak (zina)itu adalah milik ibunya, adapun bagi lelaki yang menzinahinya adalah batu(tidak memiliki apapun) HR. Bukhari dan Muslim.

    Jika yang menikahinya adalah pria yang menzinahinya, boleh baginya untuk mencampurinya dan pernikahannya adalah sah, tetapi anak yang pertama(terlahir dri hasil zina) tidak di nasabkan pada lelaki itu, menurut salah satu pendapat, dan tidak ada hubungan antara anak tersebut dan lelaki yang menzinahi ibunya, keduanya tidak saling mewarisi ataupun dinasabkan padanya.

    Pendapat yang membolehkan ini tentunya setelah keduanya bertaubat dari perzinahan,
    seandainya belum bertaubat maka tidak boleh dinikahkan, berdasarkan firman Allah:
    ( الزَّانِي لا يَنْكِحُ إِلَّا زَانِيَةً أَوْ مُشْرِكَةً وَالزَّانِيَةُ لا يَنْكِحُهَا إِلَّا زَانٍ أَوْ مُشْرِكٌ وَحُرِّمَ ذَلِكَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ ) (النور:3(
    Lelaki penzina tidaklah boleh menikahi kecuali wanita penzina atau wanita musyrik, dan wanita penzina tidak boleh dinikahi kecuali oleh lelaki penzina ataupun musyrik, dan hal ini di haramkan atas orang-orang beriman. QS. An-Nur :3.

    Dinukil dan disadur dari : http://www.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&lang=&Option=FatwaId&Id=4115

    Jadi kesimpulannya, jika mengikuti pendapat imam syafii, maka nikahnya tetap sah,tidak diulang akad nikahnya, namun anak pertama hasil zina itu bukan dinasabkan kepada bapaknya, tapi kepada ibunya, dia bukan anak anda, sehingga tidak mendapatkan hak waris, atau perwalian dari bapaknya,

    • assalamualaikum …
      saya mau nanya…
      dlu waktu msih pacaran sya pernah melakukan zina hingga pacar saya hamil kemudian saya menikahinya dan setelah menikah kami bertaubat dan menyesali semua perbuatan kami…

      pertanyaanya apakah nikah sya dengan istri sah pak karna ada janin sbelum kami mnikah atau kami hrus mengulang akad nikah secara agama?

      pdahal syya sdah mnikah hampir 4 thun…mhon pencerahannya pak…terimakasih..assalamualaikum…

      Wa’alaikumussalamwarahmatullah,
      Wajib bertaubat dari zina yang dilakukan,

      Jika syarat sah nikahnya terpenuhi maka SAH, dan tidak perlu mengulang akad nikahnya,

  17. bagaimana hukum nikah wanita yang hamil lalu dinikahi oleh pria yang menghamilinya, tentunya dengan sumpah bahwa pria itu menghamili wanita tersebut?
    dan jika anaknya laki-laki apakah masih harus dinasabkan kepada ibunya?
    dan jika anak laki-laki itu setelah lahir lalu meninggal dan wanita itu hamil lagi bisakah itu disebut dengan air mani halal yang terbentuk?

    Kewajiban bagi laki-laki dan wanita yg terlanjur berzina, maka wajib bertobat, keduanya harus tobat dengan tobat nasuha, jika keduanya tidak bertaubat, atau hanya salahsatunya yg taubat, maka tidak boleh dinikahkan, walaupun tobat keduanya, maka tidak wajib pula harus menikah, itu sih terserah, bukanlah sebuah tanggung jawab seorang yg berzina itu harus dinikahkan atau menikahi, sebab laki-laki yang bertanggungjawab, tidak akan menzinai wanita yg tdk halal baginya,. demikian pula wanita yg bertanggungjawab itu tidak akan mau utk dizinai, atau dipacari,

    Namun jika setelah keduanya bertaubat, si laki2 ingin menikahi wanita tsb, maka boleh2 saja,

    Jika akhirnya menikah, dan lahir anak dari hubungan zina tsb, maka anak tsb tdk boleh dinasabkan kpd bapaknya, karena dia bukan anak yg sah dari hasil pernikahan,. nasabnya kepada ibunya,

    Adapun setelah lahir anak hasil zina, lalu si wanita hamil lagi dari pernikahan yg sah, maka anak yang lahir setelah pernikahan itu baru menjadi anak yg sah, dinasabkan kepada bapaknya, berbeda dgn anak hasil zina, dia tetap tdk boleh dinasabkan kepada bapaknya sampai kapanpun,. makanya, hati-hatilah dari perbuatan zina,.. akibatnya bukan kita saja yang menanggung malu,

  18. pak gimana cara kita menghindari zina dengan pacar,walnya kita sama-sama tidak ingin melakukannya,,tapi lama kelamaan kita hanyut dalam cinta yg mungkin jg dibisikkan oleh setan mohon tipsnya agar kami bisa menghindari zana,,karna kami tidak ingin pisah ataupun hancur karna zina tersebut,mohon di balas,,terimakasih,

    triknya, jauhi jalan-jalan menuju zina tersebut,. salah satu jalan zina adalah pacaran, maka tinggalkanlah aktifitas pacaran tersebut, silahkan baca postingan cara taubat dari pacaran, baca disini

    Apakah pacaran itu suatu kebaikan, cara untuk mengetahui kepribadian calon istri atau suami? itu DUSTA, itu adalah jebakan setan agar manusia terjatuh kedalam zina, tidak ada pacaran dalam islam,wanita yang baik, tidak sudi untuk dipacari, silahkan baca ulasannya disini

    Nasehat buat gadis cerdas, baca disini

    Masa pacaran adalah masa penuh kepalsuan, masa penuh kedustaan, pribadi yang disembunyikan, pura-pura sayang,cinta, padahal itu semua kedok belaka utk merenggut mutiara berharga, dan yang dirugikan adalah wanita,
    Pacaran akan menjadi racun pernikahan, bibit perselingkuhan, dan ibarat api dalam sekam,
    Pacaran bukan pengenalan kepribadian, silahkan baca postingannya disini

  19. MasyaAllah kasian ma anaknya dong

    terimakasih mba sri,.
    si anak tidak berdosa, tapi begitulah dosa zina, yang menanggung malu bukan hanya si pelaku zina, tapi anak pun ikut menanggung malu, sebab si anak tidak dinasabkan ke bapaknya, tapi kepada ibunya,

    Dan banyak kaum muslimin yang tidak paham, sehingga membiarkan anak perempuannya pacaran, bahkan tak jarang mereka menikah hamil duluan, sehingga status anak pertama mereka adalah anak zina, dan hal ini tersebar di indonesia, silahkan baca ulasannya disini

  20. apakah wanita yg dizinai itu boleh di nikahi?
    beritau kami

    terimakasih mas dani,
    Kewajiban laki-laki dan wanita yang berzina adalah bertaubat,. keduanya wajib bertaubat,.
    adapun menikahi wanita yang dizinai, itu bukan kewajiban si laki-laki, jika mau menikahi silahkan, jika tidak juga ga berdosa, maka cerdaslah wahai wanita,. jangan mau dipacarin, anda sendiri yang rugi,

    silahkan baca link ini

  21. Maaf pak, dr bbrp artikel yg saya baca, sama skali tdk ada dalil ato hadits apapun yg mnyebutkan laki-laki yg telah menzina wajib bertanggung jawab pada wanita yg dizinai.

    Smuanya berkata TIDAK WAJIB!

    Saya adlh wanita bodoh dan hina krn telah dizinai dan pernah hamil (tapi keguguran), skrg saya sudah melakukan taubat dan menuntut untuk dinikahi tapi sang pria lebih memilih keluarganya yg enggan menerima kehadiran saya sedari awal hubungan kami.

    Apakah tdk ada hadits yg bs menolong saya agar saya BERHAK dinikahi??

    Saya sgt depresi, menyesal dan hampir gila membaca smua artikel yg smuanya berkata TIDAK WAJIB!!! Astagfirulloh 🙁

    Mba,…
    Allah sudah mengingatkan,. jangan dekati zina,.. Allah sudah ingatkan, bukan diingatkan jangan berzina, tapi jangan dekati zina, mendekati zina saja tidak boleh, apalagi berzina,.

    Salah satu cara menuju zina adalah dengan melakukan pacaran,.
    Buah dari pacaran, ya zina salah satunya,.
    Bahkan wanita yang mau dipacari, itu adalah wanita yang murah, bahkan bisa lebih murah dari pelacur, pelacur dibawa jalan-jalan dapat bayaran, kalau pacar malah gratis, ga jarang malah ngeluarin duit,.

    laki-laki yang mau memacari wanita itu laki-laki yang tida bertanggungjawab, laki-laki bejad,
    Seharusnya menjadi wanita itu harus cerdas, jangan mau dirinya dipacarin, dicicipin,.. karena laki-laki yang menzinai wanita, itu tidak ada kewajiban untuk menikahinya, yang wajib adalah bertaubat,. silahkan baca disini

    Jika mba sudah bertaubat,.. mintalah kepada Allah,. bukan malah defresi atau malah hampir gila,.
    Sekarang mba sibukkan diri untuk berbuat kebaikan, beramal shalih, mendekatkan diri pada Allah,.
    Mengadulah kepada Allah,.. minta kepada Allah

  22. Apakah kalau kita memikirkan laki2 yg kita sukai tp kita blm pernah berpacaran apakah itu termasuk zina & apabila kita melihat fotonya apa itu juga zina
    *please blz*

    terimakasih mba sabrina,.
    zina itu bukan hanya zina dengan perbuatan,. zina perbuatan akan diawali dengan zina hati, zina pandangan, dan seterusnya hingga perbuatan zina itu dilakukan,.

    jadi,. jauhkan jalan-jalan menuju zina, jika belum siap nikah, janganlah membuka peluang jalan menuju zina, diantaranya pacaran,. silahkan lihat postingan ini

  23. membahas zina kok ngasih contohnya nabi isa, ini bisa disalah pahami, seyogyanya gunakan contoh lain.

    Terimakasih Brury, sudah komentar disini,. komentar yang bagus,.
    Nabi Isa, tidak memiliki ayah, sehingga nabi isa dinasabkan kepada ibunya, yaitu Isa bin Maryam,
    Demikian pula status anak hasil zina, dia tidak memiliki ayah yang sah, jadi dinasabkan kepada ibunya, bukan ke bapak biologisnya, anak hasil zina tidak memiliki hubungan perwalian dengan bapak biologisnya, walaupun bapak biologisnya menikahi ibunya, dia tetap tidak memiliki perwalian dengan anak tersebut, tidak saling mewarisi, karena anak tersebut bukan anak sah hasil pernikahan, tapi hasil zina,

    Pembahasan nabi isa ini bukan sedang menyamakan nabi isa dengan anak hasil zina, tapi sedang memberikan contoh anak yang terlahir tanpa ayah akan dinasabkan kepada ibunya, dan contohnya adalah nabi isa,.

    Sebab anak hasil zina nasabnya bukan kepada bapak biologisnya,. jika tetap ngotot menasabkan kepada bapaknya karena mungkin malu dikatakan sebagai anak zina,.. ada ancaman rasulullah,
    Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    من ادعى إلى غير أبيه وهو يعلم أنه غير أبيه فالجنة عليه حرام

    “Siapa yang mengaku anak seseorang, sementara dia tahu bahwa itu bukan bapaknya maka surga haram untuknya.” (HR. Bukhari no. 6385)

    • saya rasa hadits yg antum pake di atas masih umum(manida’a…)…bsa jd makna hadits tsb memang bukan bpk secara biologis…sperti anak angkat…wallahu a’lam.

      terimakasih abu sam,.
      hadits diatas menjelaskan tentang tidak boleh menasabkan diri pada orang yang memang bukan nasabnya,.
      demikian pula anak hasil zina, maka nasabnya tidak ke bapaknya, jadi si anak tidak boleh menasabkan kepada bapaknya, demikian pula si bapak tidak boleh menganggap itu sebagai anak yang sah, jadi tidak ada nasab, makanya tidak saling mewarisi,.

      sama dengan anak angkat, itu tidak boleh menasabkan diri kepada bapak angkatnya, dan sebaliknya,.

      Jadi hadits diatas mencakup masalah anak zina ini, jika maksain diri menasabkan kepada bapak biologisnya, atau bapak biologisnya menasabkan anak biologisnya kepadanya,.

    • mas brury saeed, makanya baca yg teliti…itu kn ada tanda kurung nya dari segi sudut pandang pernasaban itu hanya sbg contoh. klo ga ngerti2 y berarti oneng….

  24. Pagiii…
    Maaf sy sudah melakukan dosa menggauli pacar saya dan skrng udah hamil dan memiliki anak umur 1 tahun….sy dan pacar ingin bertaubat…bahkan ingin menikah dlm hubungan yg resmi…gimana hukumnya…dan apa sebaiknya yg harus kami lakukan…
    Mohon petunjukny
    Terima kasih

    terimakasih dwi,.
    yang anda dan pacar anda lakukan adalah bertaubat, keduanya wajib bertaubat,.
    Jika sudah bertaubat, dan anda mau meneruskan ke jenjang pernikahan, silahkan saja, tapi perlu diingat, anda dan pacar anda wajib bertaubat dengan taubat yang sebenar-benarnya,.
    Cara taubat dari zina, bisa dilihat di postingan ini

    Untuk memastikan melanjutkan pernikahan atau tidak, silahkan baca postingan ini untuk mengetahui kondisi calon istri tersebut

  25. assalamualaikum….
    mau nanyak neaahhh…
    apakah ada lelaki pezina mendapatkan wanita baik (tidak pezina)..
    dan wanita pezina mendapatkan lelaki yang baik…
    mohon tanggapanya….

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    terimakasih mas andre,.sudah komentar disini,.
    Wanita pezina, jika dia tdk bertaubat, maka tetap label pezina melekat padanya, dan tidak boleh laki-laki yang baik-baik menikahi pezina,.
    Laki-laki pezina, selama dia tidak tobat dari zinanya, maka label pezina tetap melekat padanya,. dan tidak boleh wanita baik-baik dinikahi oleh laki-laki pezina

    Wanita pezina yang sudah bertaubat, maka tidak disebut sebagai wanita pezina lagi, demikian pula laki-laki pezina yang sdh bertaubat, itu tidak disebut sebagai laki-laki pezina lagi,
    Jadi bisa saja orang yang bertaubat itu mendapatkan pasangan yang baik-baik,.

  26. Aslamualikum wrb .
    Mau tya .bila kita .wnita .msih prawn tpi laki2 sudh brzinah ap itu pilahn bnr ap gimna .

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    terimakasih, apakah laki-laki tersebut sudah bertaubat dari perbuatan zinanya?
    Bagaimana tatacara bertaubat dari perbuatan zina, silahkan baca di postingan ini

  27. Mau tny:
    Apakah wanita simpanan dr bpk” dan dinikahi siri suatu saat boleh mencari pendamping hidup lg dg pmuda seumuran yg cocok selayaknya kluarga normal lainnya, ? Apakah wanita ini masi berdosa jika ia bnar” brtaubat. Trims..

    terimakasih agiru,.
    mohon dijelaskan lagi pertanyaannya, apakah yang dimaksud simpanan dari bapak, apakah bapaknya si anak, dan siapa yang menikahi dg siri, dan apa yg dimaksud nikah siri disini, bagaimana prosesnya, mohon diperjelas lagi,.

  28. Assallamuallaikum sahabtku…
    aku ingin bertanya seputar masalah perzinahan diatas.
    Kebetulan saya mempunyai suami yg berpacaran dengan seorg mantanya hingga wanita itu hamil.
    Tanpa sepengetahuan saya ternyata mreka diam2 telah menikah.
    Apakah saya salah mengambil keputusan untuk bercerai

    Wa’alaikumussalam warahmatullah
    turut prihatin dengan apa yang menimpa ibu,
    Apa yang dilakukan oleh suami adalah kemaksiatan,ibu tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas perbuatan suami tersebut, dan ibu tetap wajib taat dan berbakti kepada suami ibu,
    Bukan kemaksiatan suami dibalas dengan kemaksiatan ibu, yaitu minta cerai,. padahal seorang istri yang minta cerai kepada suaminya dengan alasan yang tidak dibenarkan dalam islam, dia akan diharamkan aroma surga untuknya, dan bisa jadi dosanya lebih besar dari dosa maksiat suami, silahkan baca ulasannya disini

    Bagaimana sikap seorang istri menyikapi suami yang buruk perangainya, suka berbuat maksiat? silahkan baca ulasan ini

    Kisah nyata seorang istri yang sabar berdoa untuk kebaikan suaminya, baca disini

    Balasan yang luar biasa bagi istri yang mentaati suaminya,. berbakti padanya , baca disini

  29. saya mau bertanyaa..
    sebelum menikah kita harus bertaubat..
    mksdnya gimana….??
    kita berjanji tidak akan melakukan zina lagi kecuali berhubungan dengan suami tidak dengan orang lain. pada waktu dan sebelum menikah itu yaaa?

    terimakasih,
    maksudnya bertaubat dari zina yang dilakukannya,
    Dan itu dilakukan tentu sebelum menikah, cara taubat dari zina silahkan buka postingan ini

    Tidak ada kewajiban menikah wanita yang dizinai, maka cerdaslah wahai wanita,
    Kewajiban orang yang berzina adalah bertaubat,. urusan dilanjutkan ke jenjang pernikahan itu bukanlah kewajiban, bahkan jika salah satu pihak tidak mau bertaubat dari perbuatan zinanya, maka ngga boleh melakukan pernikahan, silahkan baca postingan ini

  30. ,saya mau bertanya,, katanya wanita yang hamil di luar nikah,, setelah melahirkan harus menikah lagi ,, tapi bagaimana jika sang bayi meninggal.?

    Terimakasih Haeva,. yang diulang itu akad nikahnya,. setelah sebelumnya keduanya WAJIB BERTAUBAT, karena perbuatan zina yang mereka lakukan,.

    Baik anaknya hidup atau meninggal, itu tidaklah berpengaruh, jika ingin meneruskan maka WAJIB BERTAUBAT, dan akad nikahnya diulangi,
    Tanpa menghadirkan petugas KUA juga tidak masalah, karena Petugas KUA bukanlah menjadi syarat sahnya nikah, tapi harus ada wali dan saksi,

  31. Saya saat ini berpacaran dgn lelaki yg memang menyayangi saya,kami sering melakukan hubungan,tetapi ketika saya mengajak menikah dia belum mau,alasan nya karena usia yg masih 24 thn,dan takut blm mampu untuk membahagiakan saya,bagaimana cara saya untuk menyinggapi nya,padahal saya cuma ingin supaya tidak ada lagi perzinahan,dan saya ingin hbgn yg sah d mata Allah

    mba wulan, jangan tertipu dengan tipu daya setan dan laki-laki yang seperti itu,.
    Laki-laki yang mau memacari wanita, itu tipe laki-laki yang tidak bertanggungjawab, walaupun tidak melakukan zina,.
    lebih baik mba tinggalkan laki-laki yang seperti itu, mba bertaubat, putuskan hubungan dgn dia, karena dosa zina adalah dosa yang besar, pelaku zina hukuman di neraka sangat pedih, tidak usah diteruskan hubungan tersebut,.

    Cara taubat dari zina bisa dibaca disini

    Siksaan di neraka bagi pezina bisa dibaca disini

    Renungan bagi gadis dan bujang , silahkan baca disini

    Nasehat buat sang gadis , silahkan baca disini

  32. assalamualaikum
    dari postingan di atas saya mau bertanya apa dosa zina bisa di hapus? jika sudah terhapus apa tetap akan mendapat laknatullah di akhirat? syukron..
    semoga kita dijauhkan dari perbuatan zina

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    terimakasih diya,.
    Tidak ada dosa yang tidak akan diampuni dengan cara taubat dengan sebenar-benar taubat,.
    Dosa yang paling besar saja, yaitu dosa syirik, itu bisa diampuni dengan cara taubat nasuha, demikian pula dosa zina, bisa diampuni dengan taubat nasuha,..
    Bagaimana cara taubat dari zina? silahkan baca di postingan ini

    • Assalam mu’alaikum wr.wb…
      Apakah seorang yang pernah berzina..terus dia menikah dengan laki2 lain harus cerita..apa adanya tentang masalalunya..
      Apa ngak menyakitkan bagu si suami terus takytnya ditinggalkan..makasih wassalammu’alaikum..wr.wb

      Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
      terimakasih sdh komentar disini,.
      Silahkan ibu baca postingan tentang hal tersebut disini

  33. assalamualaikum

    syukron..
    ana mau nanya lg,, apa slah satu cara menghapus dosa zina dgn cara dirajam? dan apa itu harus?
    trz klo uda taubat dan ada laki2 lain ingin menikahi apakah kita harus memberitahukan aib itu sma laki2 itu?

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    Jika di negeri kaum muslimin tegak hukum rajam, maka jika dia bertaubat, maka tidak harus di rajam,
    Jika sudah bertaubat dari perbuatan maksiat, maka tutup rapat aib tersebut,. jangan ceritakan maksiat yang pernah dilakukan,. tutup rapat-rapat,. karena Allah sudah menutupnya, jangan anda buka kembali,

  34. apkah pahala yang di dapat orang yang menikahi wanita hamil tp bukan dia yang menghamili perempuan itu

    Terimakasih rehan, sudah komentar disini,.
    Haram hukumnya menikahi wanita yang sedang hamil , apalagi yang menghamili adalah orang lain, jadi bukan dapat pahala, tapi mendapatkan dosa, dan nikahnya tidak sah,

  35. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

    Akhi.. Mohon bantuannya apa yang hrs sy perbuat ketika sudah tahu/baca hukum2 pada artikel ini ketika maaf… salah satu saudara dari saudara sy terjerumus kepada hal serupa.

    Kejadiannya sudah sekitar 18-19 tahun lalu, saat itu sy berusia 14-15 tahun. Ketika saudara sy bercerita kpd ortu kami bahwa pacarnya telah hamil, keluarga pun berinisiatif untuk menikahkan mereka.

    Hingga saat ini saudara sy sudah mempunyai 2 putri, 18 & 10 tahun tanpa ada yg pernah tahu hukumnya ttg hal tsb hingga sy bs mengetahui hukumnya dr artikel ini.

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,
    TErimakasih mas abdullah sdh komentar disini,
    Memang ini adalah salah satu musibah dan hal yang biasa terjadi di masyarakat kita, karena membiarkan anak-anak mereka pacaran, sehingga anak pertama mereka menjadi anak zina, oleh karena itu, jangan biarkan anak kita pacaran, silahkan baca postingannya disini

    Yg ingin sy tanyakan adalah :
    1. Bagaimana sikap sy untuk menyampaikan hukum ini kpd saudara sy & keluarga kedua belah pihak secara arif?

    Sampaikanlah secara lemah lembut, berikan artikel tentang hal tersebut kepada saudara anda terlebih dahulu, dampak dari perbuatan zina, anda bisa memberikan print out artikel diatas , berikan pula print out postingan ini

    2. Apa yg hrs dilakukan saudara sy & istrinya selain melakukan taubatan nashuha?

    Yang harus dilakukan adalah taubat nasuha, bagaimana cara taubat dari zina,sudah ada dipostingan diatas, dan sudah saya posting disini juga
    SEtelah itu sampaikan kepada dia bahwa nikahnya itu tidak sah, dan harus diulang akad nikahnya, tidak perlu melakukan acara walimahan, cukup ada wali dan saksi, dan jika saudara anda yang wanita itu bukan anak hasil zina juga, maka orangtuanya sendiri bisa menjadi wali, tidak perlu memanggil petugas KUA, jika anak zina maka walinya tidak boleh orangtuanya sendiri, harus wali hakim, yaitu petugas KUA, jika tidak maka akan terjadi MLM Zina, seperti sudah saya posting disini

    3. Bagaimana status nasab anak kedua secara ketika mereka menikah tidak menunggu hingga si wanita melahirkan?

    Anak pertama sudah jelas termasuk anak zina, tidak ada nasab dengan bapak biologisnya, tidak mendapatkan waris dari bapaknya, dan jika menikah maka harus dengan wali hakim, bapaknya tidak boleh menjadi walinya,
    Status pernikahannya termasuk pernikahan syubhat, sebagaimana sudah saya postingkan disini
    Di postingan tersebut dijelaskan resiko pernikahan syubhat, dan apa yang harus dilakukan, juga konsekwensinya:

    1 Ikatan nikah dibubarkan
    2 Sang wanita wajib menjalani masa iddah, 3 kali haid
    3 Anak tetap dinasabkan kepada ayah biologis, sebagaimana layaknya anak kandung.
    4 Si lelaki wajib memberikan mahar standar kepada wanita, menurut madzhab Hanafi.
    Jadi jika ingin mengulang akad nikah, maka menunggu masa iddah hingga 3 kali suci / haid

    Atas bantuan & bimbingannya sy haturkan jazakumullah. Melalui pertanyaan ini sy juga ingin bertawasul kepada akhi pengasuh blog ini untuk mendoakan saudara sy agar dpt diampuni segala dosa yg ia perbuat & diberikan hidayah untuk menjalankan islam secara kaffah & istiqamah.

    aamiinm,,

    Barakallahu fii kum
    Abdullah

    Wafiika baarakallah

  36. Ass.wr.wb.
    Mohon penjelasannya, saya dani.

    Saya mempunyai seorang teman yg bernama vira. Suami vira telah mengaku ke vira bahwa dia sdh melakukan zina dg istri orang. Wanita tersebut sdg ada konflik dg suaminya “tahap pengajuan cerai”.

    Dr semua cerita suaminya, vira akhirnya mendatangi seorang kyai, dr curhatan vira ke kyai tsb, kyai tsb menyatakan bahwa suaminya terkena ilmu pelet. Akhirnya vira berinisiatif mengajak suaminya u-bertaubat.. Setiap hbs sholat diajak tuk membaca surat al baqarah.

    Akhirnya suaminya bener2 taubat n menyesali semua itu. Suaminya tersadar bahwa dia tdk ada rasa sm skali dg wanita tsb.

    Tetapi suaminya ada rasa belas kasihan thd perempuan tsb krn dia mengandung n perempuan tsb meminta agar suami vira bertanggung jwb.

    Yang saya tanyakan : bagaimana sikap yg harus diambil suami Vira thd perempuan yg di zinainya, sdgkan suami vira ingin kembali ke istrinya, krn dia merasa tdk cinta n krn ilmu pelet yg ditebarkan perempuan tsb. Sdgkan perempuan tsb mengancam akan menggugurkan kandungan nya. Trimakasih sebelum nya

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    Terimakasih dian, sudah komentar disini,
    1. Perbuatan yang dilakukan oleh suami vira adalah dosa besar, wajib bertaubat karenanya, cara taubat dari zina bisa dilihat disini
    2. Apa yang dilakukan oleh vira dengan mendatangi dukun dan mengikuti anjuran dukun tersebut, ini juga dosa yang tidak kalah besar dengan dosa suami, wajib bertaubat darinya, mendatangi dukun itu dosa besar, tidak diterima shalatnya selama empat puluh malam, mempercayai ucapan si dukun lebih besar lagi dosanya, ini perbuatan kesyirikan, melebihi dosa zina, jadi vira juga wajib bertaubat dari perbuatannya mendatangi dukun,
    3. anjuran si dukun agar membaca surat albaqarah sebelum shalat, ini adalah tidak benar, ini perbuatan bidah, hanya akal-akalan si dukun saja, sebab Rasulullah tidak memerintahkan,. ini masuk kepada bidah,. pelakunya wajib bertaubat,.
    4. Tidak ada kewajiban bagi laki-laki yang berzina untuk menikahi wanita yang dizinainya, yang wajib adalah bertaubat dengan sebenar-benar taubat,. sudah saya posting disini
    5. Menggugurkan kandungan adalah perbuatan dosa, sebelumnya dia telah melakukan zina, itu juga dosa dan wajib dia bertaubat,.
    Dan bagi suami yang berzina, taubatlah dengan taubat yang benar, dan tidak ada kewajiban untuk menikahi wanita yang dizinainya,.
    Laki-laki yang bertanggungjawab adalah laki-laki yang tdak berzina, bukan bentuk tanggungjawab jika hamil harus dinikahi, ini adalah ngga benar, justru jika hamil haram dinikahi,sudah saya posting disini.

    • Trimakasih atas penjelasan nya, tp ada yg ingin saya luruskan.

      Vira tdk mendatangi seorang dukun, tetapi mendtgi seorang kyai. Vira konsultasi ttg suaminya n vira ingin bercerai krn tidak sanggup menerima cobaan ini. Tetapi justru sm kyai tsb, diarahkan agar tdk bercerai n lbh bersabar n berserah diri kpd Allah dlm menghadapi ujiannya.

      Setelah vira mendapatkan arahan dr kyai, vira berusaha untuk bersabar n meminta petunjuk kpd Allah. Disamping berserah diri, vira mencari cara agar suaminya bs lepas dr jeratan sihir.

      Vira membaca artikel2 yg ada di internet. Dr internet inilah vira menemukan bbrp artikel, ttg surat al baqarah.

      Akhirnya suami vira diajak mengaji srt al baqarah, dr beberapa kali mengaji, suaminya lbh tenang n perasaan suka thd perempuan tsb hilang..

      Skr suaminya spt semula. Taat beribadah, banyak melakukan kegiatan sunah spt puasa senin kamis,dll.

      Yg ditanyakan : apa yg harus dilakukan suami vira thd perempuan yg di zinai tsb, krn perempuan tsb sdg hamil.

      Apakah perlu suami vira bertanggung jwb dg kejadian ini, meskipun Kejadian ini, karena pengaruh ilmu pelet. Terima kasih

      Terimakasih, baru jelas, dikirain dari kyai lah tahu bahwa itu terkena pelet, dan disuruh melakukan amalan-amalan tertentu,. takutnya itu kyai tapi berkedok dukun,. seperti marak sekarang ini, dukun bersorban,.

      Tentang sikap anda terhadap wanita yang berzina, nasehatilah, disuruh bertaubat dari perbuatan zinanya, dan beri nasehat tentang haramnya aborsi, itu dosa, apa salah anak yang ada di kandungannya? dia tidak berdosa,.

      Dan tidak ada kewajiban bagi suami terhadap kandungan si wanita tersebut,. karena bukan tidak mustahil dia berzina dengan laki-laki lain juga, dan suami anda hanya sebagai korban,.

  37. Assalamualaikum.

    Seorang teman mengatakan kepada saya bahwa “Haram hukumnya si A menikah dg si B karena sebelumnyq mereka pernah melakukan zina saat msh muda. Haram&keduanya tetap dianggap melakukan perbuatan zina sampai kapanpun.” Benarkah? Terimakasih:)

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    SEseorang yang pernah berzina, jika dia sudah bertaubat dengan sebenar-benar taubat, maka hilanglah status sebagai pezina, bagaimana cara taubat dari zina? silahkan baca postingan ini

    Jika sudah bertaubat dari perbuatan zina, maka boleh menikah,. dan tidak harus dengan yang pernah dizinainya, karena tidak ada kewajiban untuk menikahi orang yang pernah dizinai, atau hamil karena dizinai,. jadi bagi wanita, berpikir cerdaslah,.. laki-laki yang menzinai wanita hingga hamil, maka tidak ada kewajiban bagi si laki-laki untuk menikahinya,. justru yang wajib adalah bertaubat,.

  38. Asalamualaikum wrwb,
    maaf saya mau tanya, apabila seorang lelaki menikahi perempuan hasil zina hukumnya apa? dan bagai mana apa bila seorang laki2 itu menikahi perempuan hasil zina yang di BIN kan kepada seseorang yang menghamili ibunya dulu

    Terimakasih

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    Terimakasih adi,.
    Menikahi wanita yang hamil haram dalam islam, tidak boleh, apalagi yang menghamili adalah laki-laki lain,
    Jika ada laki-laki yang menikahi wanita yang hamil karena zina , maka nikahnya tidak sah, sudah saya posting disini

    Anak yang hamil tidak boleh di BIN kan kepada laki-laki yang menzinai atau yang menikahi, tapi kepada IBUNYA,.

  39. bagaimana hukum nya ketika saya menghamili seorang wanita sampai hamil 6 bulan dan wanita itu tidak menikah dengan saya karena orang tua saya tidak merestuinya.
    dosa kah saya , anak itu milik siapa , pantaskah saya mengakui anak itu sebagai anak saya ?

    terimakasih sudah komentar disini
    Anda wajib bertaubat dari dosa zina, jika hal tersebut dilakukan suka sama suka, maka si wanita juga wajib bertaubat dari zina yang dilakukan,. cara taubat dari zina silahkan baca disini,

    Wanita yang hamil karena zina, tidak boleh dinikahi sebelum lahir bayi yang dikandungnya, dan setelah dia bertaubat dari zinanya,.
    jika tidak taubat, maka status pezina masih melekat padanya, juga kepada laki2 pezinanya,zina adalah dosa besar, silahkan baca siksa bagi pezina, baca disini

    Anak hasil zina tidak boleh diakui sebagai anak laki-laki yang menzinainya, tapi dinasabkan kepada ibunya, jadi si laki-laki tidak boleh menganggap itu anaknya, dosa besar jika ada laki-laki yang mengaggap itu adalah anaknya, silahkan baca nasab anak hasil zina di postingan ini

  40. Assalamualaikum
    Saya mau tanya, klo perempuan pacaran dengan suami orang, trus si perempuan hamil, apakah anaknya boleh di gugurkan… Mohon info secepatnya.

    wa’alaikumussalam warahmatullah
    Berzina dengan suami orang adalah dosa besar, wajib bertaubat perempuan tersebut,.cara taubat dari zina bisa dilihat disini

    Menggugurkan bayi akibat perbuatan zina itu juga dosa besar, jangan pernah dilakukan,. apa salah bayi yang dikandung?? kelak akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah,. biarkanlah , rawat, jangan digugurkan,

    Jika tidak mau malu punya anak akibat berzina, ya jangan melakukan zina, bukan malah membunuh janin yang terjadi karena zina, baik janin tersebut masih di perut atau sudah lahir,

  41. ass…ada ada hukumnya gak kalau kita melakukan zinah terus hamil namun anak yang kita kandung itu keguguran apakah si anak minta pertanggung jawaban di akhirat kelak?

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    orang yang berzina wajib bertaubat dari perbuatan zinanya,
    Jika dia keguguran karena bukan upaya pengguguran secara sengaja, maka tidak dihukumi sebagai menggugurkan kandungan, tapi jika dilakukan sengaja, maka wajib taubat dari perbuatan tersebut,.

    • saya ingin bertanya kembali,apakah orang yang berbuat zina itu harus menikah dengan wanita/lelaki yang menzinahinya?

      Terimakasih vellyana, sudah komentar disini,
      yang wajib adalah bertaubat,. dan tidak ada kewajiban si laki-laki menikahi wanita yang dizinainya,demikian pula si wanita, tidak ada kewajiban utk menikah dengan laki-laki yang menzinainya, tapi yang wajib keduanya harus bertaubat, silahkan lihat postingan ini

  42. salam..
    ..mau tanya..

    kalau anak hasil zina itu tidak di nisbahkan ke bapaknya dan d anggap bukan anaknya…apakah hal itu juga berarti anak itu tidak menjadi mahrom bagi bapak yg menzinai ibunya??
    Syukron…

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    itu menjadi mahram, statusnya seperti anak tiri , anak tiri kan mahram

  43. Apakah dosanya dihapus apabila sang lelaki bertanggungjawab atas kehamilan yang dialami Wanita yang dihasilkan dari perbuatan. Zina? Mohon penjelasannya.

    Terima kasih mas david, sudah komentar disini
    Menghamili wanita diluar nikah adalah perbuatan laki-laki pengecut, laki-laki yang tidak bertanggungjawab,.
    Laki-laki tersebut wajib bertaubat, demikian pula si wanitanya, wajib bertaubat,. jika keduanya atau salah satunya tidak mau bertaubat, maka tidak boleh dinikahi, karena statusnya sama dengan pezina,.

    Menikahi wanita yang dihamili bukanlah bentuk pertanggungjawaban seorang laki-laki, karena tidak ada kewajiban menikahi wanita yang dihamili di luar nikah,. sehingga sebagai wanita haruslah cerdas, jangan mau dipacarin , dan sebagai orangtua haruslah cerdas, jangan biarkan anaknya pacaran, atau dipacari, sebab itu menyerempet kepada perbuatan zina yang akan mencoreng muka anda,.
    Silahkan baca ulasannya disini

    Hukum menikahi wanita yang hamil akibat zina, bisa dibaca disini

  44. Kenapa harus di tolerin…????
    Udah rajam aja.
    Bia rkedepanya gak ada lagi yang berani zina.

    Walaupun tegak syariat rajam, tetap disuruh bertaubat dahulu, jadi ngga asal rajam,. itulah bedanya syariat islam, walaupun orangnya sendiri mengaku berzina, tidak langsung di rajam, sebagaimana kisah seorang wanita yang datang kepad rasulullah minta dirajam karena telah berzina, tapi rasulullah tidak langsung merajamnya,.

  45. saya mengetahui Klo saya terlahir dari perbuatan zina ibu dan ayah saya, ibu dan ayah saya menikah ketika saya sudah berada di kandungan
    pertanyaan saya, sekarang saya hendak menikah dan saya masih suci, siapakah yg akan menjadi wali nikah saya? petugas KUA atau ayah saya?
    terima kasih

    Terimakasih ayu, sudah komentar disini,
    Yang menjadi wali adalah Petugas KUA yang ditunjuk oleh pemerintah, karena ayah biologis anda bukanlah ayah anda, jadi tidak bisa menjadi wali anda, juga tidak bisa saling mewarisi, namun berbuat baik tetap,. apalagi mereka sudah berbuat baik kepada anda sejak kecil,

    dan ini semua juga tidak lepas dari takdir Allah ta’ala

  46. Ass..
    sya ingin bertnya…
    bisa d ampunikah dosa seseorang yg pernah berzina..
    menikah dgn lelaki yg menzinahinya..
    lalu wanita itu mngubh hidupnya stlah mnikah..dgn cra berbakti kpda suaminya mnutup auratnya n mndkati dri kpda allah swt..dan bgtupu sbaliknya..terima kasih..

    wa’alaikumussalam warahmatullah,
    terimakasih shafira,.
    Zina adalah dosa besar, demikian pula maksiat-maksiat yang lain,
    Seseorang yang berbuat zina atau maksiat lainnya, maka wajib bertaubat,.
    Jika orang melakukan zina, maka dia wajib bertaubat dari zinanya, baru boleh dinikahi, adapun cara taubat dari zina, bisa dilihat disini

    Jika sudah bertaubat dengn sebenar-benar taubat, maka tidak usah diingat-ingat lagi perbuatan masa lalu, dan tidak usah diceritakan kepada orang-orang, tutup rapat-rapat,.

  47. Assalamu alaikum…
    Setelah sekian tahun saya menikah,saya baru mengetahui soal hukum anak zina dan hukum perkawinan dlm keadaan istri hamil…dan saya sekarang sdh di karuniai anak 3 ,dan 1 lg msh dlm kandungan…

    apa yg hrs saya lakukan ?

    Harus kah aku mengulang akad nikah lg ?

    Dan apa hukum nya klo ada seorang temen bertanya soal anak kpd saya dan saya jawab sdh punya anak 3 yg salah satu nya adalah anak zina…
    In sha allah saya sdh bertaubat …

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    terimakasih abdul, sudah komentar disini,.
    Miris memang melihat kondisi kaum muslimin yang tidak paham dengan ajaran agamanya, sehingga banyak melabrak aturan-aturan islam, terlebih tentang minimnya pemahaman ttg bahaya zina, sehingga betapa banyak kaum muslimin yang berhasil mencetak anak zina untuk anak pertama mereka, karena menikah hamil duluan,.

    Jika hal itu terjadi karena kebodohan , tidak tahu hukumnya, maka pernikahan anda hukumnya adalah nikah syubhat, bisa dilihat disini ulasannya, dan apa yang harus dilakukan ? silahkan baca disini , disitu juga dijelaskan tentang status anak yang kedua dan seterusnya,

  48. Miris hati ini membaca artikel..Semoga Alloh SWT. selalu melindungi kita semua dari zina, bahkan dari sekedar mendekatinya.. :'(

    Terimakasih sofia, sudah komentar disini,
    Semua itu terjadi karena jauhnya masyarakat dari ajaran islam yang benar, sehingga mereka tidak mengetahui bahaya zina dan dampaknya, sehingga mereka membiarkan anak-anak mereka pacaran sejak usia SMA, bahkan di usia SMP ,
    Aamiin,.

  49. asalamualaikum…

    mhon maaf sbelumnya..
    saya menikah dgn seorg wanita yang saya tiada mengetahui bahwa wanita (yg skarang tlah menjadi istri saya) sedang mengandung 3 bln,benih orang lain dan saya juga tiada mengetahui siapa laki2 trsbt(laki2 yg menzinahinya(istri saya) sebelum menikah dgn saya)..

    mhon maaf semua memang salah saya(kurang mengenali,tiada pengalaman cara mengenal wanita,siapa itu wanita,gimana sih wanita itu..dan lain2 tentang wanita)..

    artian saya tiada menyalahkan siapa2(org tua yg melarang pacaran/saling mengenal takut hal2 yg tiada diinginkan terjadi(bapak saya seorg kiyai/alim ulama dan salah 1 imam besar didaerah saya), ataupun perusahaan yg hanya memberi ijin nikah hanya 2 hari saja, dll)..

    perkenalan hanya 2 minggu,prilaku bagus,stu suku dgn ibu saya(dlm artian inginku punya istri yg sperti ibu saya)..

    tp apa dikata semua terlanjur terjadi..

    dn saya tiada ingin dilaknat tuhan karna perceraian..

    langsung saja . pertanyaan saya..
    apa kah saya harus nikah ulang ? ataukah ada saran dlm menyikapi menjalani pernikahan seperti ini?

    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    Pernikahannya tidak sah,karena si wanita sedang hamil dari benih laki-laki lain,

    Jika anda ingin menikahinya, maka si wanita itu disuruh bertaubat dari zina yang dilakukan, jika hamil tersebut karena zina,
    Jika sudah taubat, dan anda ingin menikahinya, silahkan saja, tapi menunggu hingga dia melahirkan bayi yang dikandungnya,

  50. Subhanallah ijin share ya, banyak yang belum tau masalah ini. semoga artikel ini bisa menyadarkan banyak orang.

    silahkan,.

  51. Knp yg susah cuma wanita saja….??
    Terus laki2.., bisa dengan gampang dan mudah tanpa beban tanpa tanggung jawab??
    Kan 22nya yg salah??
    Knp begitu yah??
    Kenapa sangat memUudahkan si laki2

    Terimakasih tia,
    Apakah benar yang mudah adalah laki-laki??
    tdak betul, lihat bagaimanakah laki-laki tersebut terjatuh dalam zina, apakah karena si laki-lakinya, atau karena wanitanya yang memancing, mungkin dengan cara pakaiannya, atau tampilannya, atau dengan peluang si wanita memberikan lampu hijau kepada si laki-laki??

    Oleh karena itu, cerdaslah wahai wanita, jangan mau di pacarin, jangan mau menerima laki-laki manapun utk menjadi pacar anda, karena tidak ada pacaran dalam islam,

    Sudah sejak jaman dahulu, Adam keluar dari surga juga karena bujukan wanita, karena wanita tersebut termakan bujuk rayu setan,.

    Laki-laki sekuat apapun, mereka akan takluk dihadapan wanita,

    Oleh karena itu sebagai wanita,. jangan jatuhkan harga diri anda dengan zina,.. bagi laki-laki memang tidak ada bekasnya, namun bagi wanita, itu akan berbekas,.

    Maka cerdaslah wahai wanita, tidak ada laki-laki yang memberikan perhatian lebih kepada wanita secara gratis,apalagi dilakukan dengan jalan yang haram,.. ada udang dibalik batu,.
    Perhatian lebih itu tidak akan didapatkan ketika sudah menjadi suami istri,. sehingga terbukalah kedok laki-laki tersebut,.

    Nasehat bagi sang gadis, silahkan baca ulasannya disini

    • Tpi kan kasian anaknya…
      Gmna klo kejadiannya udh terlanjur??
      Yg wanita harus hamil melahirkan dan mencari nafkah sndri,, tpi laki2 nya bisa bebas gada tanggungan apa2,,

      Mba tia, tidak ada kewajiban bagi si laki-laki utk menafkahi anak hasil zinanya,. dan tidak ada ikatan apa-apa antara anak zina dengan bapak biologisnya,
      Bahkan dalam islam, jika ada laki-laki dan wanita berzina, bukan dinikahkan, tapi dihukum,.
      Laki-laki yang bertanggungjawab tidak akan pernah memacari wanita, apalagi menzinainya,.
      wanita yang menjaga kehormatan dirinya tidak akan mau dipacari, apalagi mau dizinai,.
      Itu adalah tindakan laki-laki bejad, dan wanita murahan,.
      Anak hasil zina tidaklah bersalah, dia tidak berdosa,

      Yg jdi korban knp cm wanita dan anak aja,, seharusnya yg di hukum kan yg melakukan zina saja… Anak nya kan ga dosa… Liat di laki2 nya???
      Lah jdi smw salah wanita tah???
      Seharusnya ada simpati dsni untuk anak dan wanitanya.. Dsni malah meringankan beban si laki2 penzina

      Si laki-laki dan wanita yang tidak bertaubat, maka statusnya sama sebagai PEZINA atau pelacur,
      makanya si wanita dan laki-laki yang berzina disuruh bertaubat, jika tidak mau bertaubat, maka statusnya sama seperti pezina atau pelacur, wanita pezina, dan laki-laki pezina,

      Si anak tidak berdosa, dan nasabnya kepada ibunya, bukan kepada bapaknya, makanya bapaknya tidak wajib menafkahi si anak, tidak saling mewarisi, dan tidak bisa menjadi walinya,

      Wanita jadi korban?? hendaknya mikir jadi korban itu sebelum kejadian, bukan setelah melakukan zina dan hamil baru mikir jadi korban, apakah ketika melakukan zina terpikir pikiran tersebut??? rata-rata tidak,. bahkan tidak jarang malah menikmati perzinahan tersebut, sehingga dilakukan berulang-ulang hingga hamil,. bukankah demikian,.?

      Jika tidak ingin menjadi korban, jadilah wanita cerdas, jangan mau dipacarin,dikadalin,digodain, hingga ditidurin,.

  52. Asalamualaikum wr wb ..
    Saya mau tanya.saya dulu zina dng pacar saya sampai hamil dan saya menikahinya.
    apakah saya harus nikah lagi.
    mohon penjelasanya..

    Wa’alaikumussalam warahmatullahiwabarakatuh,
    terimakasih mas darmoyo sudah komentar disini,
    yang pertama anda berdua wajib bertaubat dari perbuatan zina tersebut,
    anak yang lahir dari hasil zina, itu bukan anak anda, tapi anak zina, nasabnya kepada ibunya, bukan kepada anda,
    Akad nikahnya diulang, sebab jika anda tidak paham hukum nikah seperti itu dan menganggapnya itu sah-sah saja, maka status nikah anda hukumnya menjadi nikah syubhat, sehingga harus diulang akad nikahnya, tentang nikah syubhat sudah saya posting disini

    • Jadi harus nikah lagi..bukankah nantinya kami harus menanggung malu krna nantinya banyak orang yg tau ustad.krna itu aib.

      Mengulang akad nikah itu tidak harus seperti ketika walimahan,.
      cukup dengan wali dan saksi, dan beritahukan kerabat tertentu saja,

      Jika tidak mau menanggung malu, jangan melanggar aturan Allah, zina itu haram dalam islam, jalan menuju zina juga haram, pacaran haram dalam islam, dan banyak kaum muslimin yang tidak paham akan haramnya pacaran ini, bahkan orangtuapun kadang merasa malu jika anaknya tidak laku alias ngga punya pacar,.

      padahal pacaran adalah cara jitu untuk membuat anak zina,. pacaran adalah sarana menuju zina, latihan zina banyak dilakukan oleh remaja yang pacaran,. apalagi pacaran jaman sekarang,.

  53. Anak perempuan hasil zina yang jadi wali nikah siapa? KUA atau sodara laki dari ibu?

    terimakasih mas bejo, yang jadi wali adalah wali hakim atau Kepala KUA,

  54. Assalamualikum…
    untuk mengulang akhad nikah selain menunggu masa idah 3x suci haid apkh hrs brcerai dlu. krn dlu wktu msh hamil sdh prnh mlakukan akhad dn sdh pny buku nikah..
    mohon bimbingannya…

    wa’alaikumussalam warahmatullah,
    tidak usah cerai, lah wong akad nikahnya tidak sah, jadi otomatis bukan suami istri, cerai itu utk yang nikahnya sah,
    Buku nikah itu bukan tanda nikahnya sah, tapi nikah itu baru sah jika syarat sah nikah terpenuhi,

  55. karena skrg kita sudah tinggal satu rumah.. apakah hrs berpisah dlu sampai mnunggu masa idah ? bgaimana nanti tanggapan tetangga trutama anak kita ?

    Boleh berpura-pura jika malu sama tetangga,anak, dll, tapi ingat, anda bukan suami istri, tapi orang lain, jadi jangan bersentuhan, apalagi berhubungan suami istri,

  56. Assalamu’alaikum…..
    MasyaAllah Posting-nya gan, izin share ya…. 🙂

    Wa’alaikumussalam warahmatullah
    Silahkan dishare sebanyak-banyaknya gan, agar masyarakat paham dan melek bahayanya zina,.

  57. Assalamualaikum
    Pak, saya terlahir sebagai seorang muslim..tp saya setengah” dlm mempelajari agama islam…
    karna sikap masa bodo saya..saya melakukan zinah dengan wanita yg sekarang menjadi istri saya yg saya nikah sewaktu dia hamil…n anak itu sudah lahir..

    saya sangat bingung apa yg harus saya lakukan setelah membaca komentar” n jawaban mas admin…

    apa lagi yg harus saya lakukan setelah taubat…

    apalagi istri saya sedang hamil lagi..

    sungguh saya sangat miskin ilmu…tp sudah 2 minggu ini saya mulai mempelajari agama lebih dalam lagi..

    mohon jwbanya….trimakasih…

    Wa’alaikumussalam warahmatullah
    Terimakasih ken,.
    Yang pertama, anda berdua wajib bertaubat, anda dan istri wajib bertaubat dari zina yang dulu dilakukan,
    Status anak pertama adalah anak hasil zina, jadi nasabnya bukan kepada anda, tapi kepada si ibunya, jadi jangan pernah anda menganggap anak zina itu sebagai anak anda,
    Jika anda menikah dalam kondisi seperti itu karena tidak tahu hukumnya, maka pernikahan anda statusnya sebagai nikah syubhat,
    konsekwensi nikah syubhat, nikahnya batal, harus diulang akad nikahnya, jika kondisi hamil maka nunggu hingga melahirkan, baru akad nikah ulang, jika tidak hamil maka nunggu hingga 3x haidh, selengkapnya baca disini

    Anda tinggal dimana? biar saya beritahu alamat taklim atau media dakwah yang ada di tempat anda,. agar wawasan keagamaan anda bertambah, sehingga tidak tergelincir lagi dalam perbuatan dosa

      • Iya. Pak…Terimakasih atas bimbingan dari pak…n jawaban dari pak…semoga Allah melancarkan segala usaha bapak…amin Ya Robbalalamin…

        Alhamdulillah,.
        Aamiin,. jazakumullahu khairan,

  58. Assalamu’alaikum,,
    Di artikel ini sudah dijelaskan kalau anak yg lahir di luar jika nantinya akan menikah bin / binti atas nama ibunya. Bagaimana dengan anak kedua yg dilahirkan orang tua ini jika nanti akan menikah, apakah bin / binti ibu atau bapaknya? Sedangkan kedua orang tua ini tidak tahu kalau seharusnya mereka harus menikah lagi setelah melahirkan anak pertama tersebut.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    terimakasih hany, sudah komentar disini,
    Jika begitu kondisinya, itu termasuk nikah syubhat, nikahnya batal dan harus menikah ulang,sedangkan status dari nikah syubhat anak yang dihasilkan dari nikah syubhat dinasabkan kepada bapak biologisnya, bukan ke ibunya, tentang nikah syubhat bisa dilihat di postingan ini

  59. asalamaualaikum…
    bagaimana kalau melakukan zina tetapi si wanitanya tidak hamil, tetapi si laki laki mau bertangggung jawab atas perbuatanya, tetapi balik lagi ke si wanita malah tidak mau
    Mohon pencerahannya pak admin

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    Terimakasih mas hadi,.
    Yang wajib bagi pelaku zina adalah bertaubat,
    Laki-laki yang bertanggungjawab tidak akan melakukan perbuatan hina dan terkutuk, yaitu zina,
    Demikian pula wanita yang baik-baik tidak akan melakukan zina,
    Menikahi wanita yang dizinai adalah bukan bentuk tanggungjawab si laki-laki yang menzinai, ini adalah kesalahan yang menjamur di masyarakat,. sehingga ini dijadikan sarana bagi laki-laki bejat dan wanita murahan agar mereka boleh menikah,.
    Laki-laki yang menzinai wanita tidak diwajibkan utk menikahi wanita yang dizinainya, ulasan tersebut sudah saya posting disini

    Cara taubat dari zina bisa dilihat disini

  60. bagai mana kalau anak hasil jinah di cantumkan bin nya oleh walinya di akte lahir maupun di daftar gajih(di masukkan ke kontor walinya) sah apa ga,

    Itu merupakan penipuan, atau pemalsuan data, juga nasab, anak zina tidak boleh dinasabkan kepada bapak biologisnya

  61. Asalamua’alaikum.wr.wb
    Saya mw tny….
    Klau misal kn, laki-laki dan prempuan itu sdah brzinah. Ttpi lelaki ini tidak sampai menghamili nya dan lelaki itu mau brtanggung jwab… itu bagaimana yaa ?

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    TErimakasih yulie, sudah komentar disini,
    Laki-laki dan perempuan tersebut disuruh bertaubat, bukan disuruh nikah,.
    Jika keduanya tidak mau tobat dari zina, maka tidak boleh menikah, demikian pula jika salah satunya tidak mau tobat, maka dilarang menikah,.
    Laki-laki yang bertanggungjawab tidak akan memacari wanita, apalagi sampai berbuat zina,.
    Demikian pula wanita yang menjaga dirinya, bukan wanita murahan, dia tidak mau dipacari, tidak mau jadi wanita rendahan,. bahkan wanita yang senang dipacari itu hakekatnya lebih dari para pelacur, kalau dengan pelacur laki-laki harus mengeluarkan uang untuk mendapatkannya, tapi dengan wanita yang mau dipacari malah kadang bisa gratis,.

    Makanya jadilah laki-laki yang bertanggung jawab, dan jadilah wanita yang menjaga dirinya, bukan wanita murahan, silahkan baca disini postingannya, laki-laki yang menzinai wanita tidak wajib utk menikahi wanita tersebut, silahkan klik disini

  62. Assalamu’alaikum.
    Saya mau bertanya. Saya wanita dan sekarang hamil 1bulan hasil perzinahan. Saya dipaksa melakukan hubungan seks diluar nikah tersebut, sudah beberapa kali dan terakhir saya hamil skg ini.

    Status saya dan pacar saya sudah putus karena saya tidak ingin mengulang dosa dan dipaksa berbuat zina.

    Sekarang saya bingung mau berbuat apa karena pada dasarnya saya tidak mencintai pacar saya.

    Saya tidak mau menikah karena mendapati artikel2 yg menerangkan bahwa menikahi wanita hamil adalah tidak sah. Apa yang mesti saya perbuat pak ? Sesungguhnya saya benar2 ingin bertaubat. Mohon sarannya..

    Wa’alaikumussalam warahmatullah
    Terimakasih mba rani, sudah komentar disini,
    Zina adalah dosa besar, demikian pula jalan-jalan yang menuju ke arah zina, diantaranya adalah pacaran
    Anda wajib bertaubat dari hal tersebut, taubat dari zina dan dari pacaran,
    Tidak ada rasa cinta dalam pacaran, sesayang apapun pasangan anda, karena dalam pacaran yang ada hanya nafsu, kepura-puraan, dan kepalsuan, yang itu akan terbuka kedoknya saat sdh mengarungi pernikahan,.
    Jadi, taubat dari hal tsb, putuskan pacaran anda,cara taubat dari zina bisa dilihat disini

    Pacaran itu sarana jitu untuk menjadikan anak pertama sebagai anak zina, silahkan lihat postingannya disini

    Jika yang masih pada pacaran, salah satu cara taubatnya adalah dengan mutusin pacarnya, silahkan lihat disini postingannya

    Jika sudah terlanjur berzina dan hamil, maka bertaubatlah, dan jangan tambah dosa anda dengan aborsi atau menggugurkan kandungan, aborsi adalah dosa besar juga, ini ada kisah wanita yang berzina yang hamil dan ingin sekali bertaubat, silahkan baca disini

  63. asslkum pk
    kalau pcran sk sm ska trus si wanita
    sampai hamil dan melahirkan lakilaki itu
    tidak tanggung jawab..

    anknya sdh bsr sktr
    2thn..

    gimana mas hukumnya?sdgkn si wanita itu terus mnta nfkhin ank hasil zinanya.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    Keduanya wajib bertaubat dari zina yang dilakukan,.
    Laki-laki yang menzinai wanita adalah laki-laki yang tidak bertanggungjawab, laki-laki yang tidak jantan,
    Demikian pula wanita yang mau dizinai, itu adalah wanita yang tidak menjaga dirinya, wanita murahan,.

    Laki-laki yang menzinai wanita dan sampai melahirkan anak hasil zina, tidak ada hubungan nasab kepada laki-laki tsb, sehingga tidak ada kewajiban bagi laki-laki tsb untuk menafkahi anak hasil zinanya,. sudah saya posting disini

  64. Taubat no.7 kelewat. Di cambuk 100 x?

    tidak kelewat mas aly,.
    Kalau sudah taubat, maka tidak dicambuk atau di rejam, apalagi di negara kita tidak menerapkan hal tersebut,

  65. apa yang harus aku lakukan setelah di curhatin teman bahwa dia hamil dengan mantan pacar, dan sekarang baru menikah dgn orang lain, usia kandungan dah 2 bulan dan mau di gugurin, aku dah nasihat i agar mempertahankan kandungan tapi tekatnya dah bulat,alasannya dia gak mau suaminya tahu,karena suaminya dah kb dah gak mungkin Punya anak.

    TErimakasih hani,.sudah komentar disini,
    Pernikahan teman anda tersebut tidak sah, karena dia sedang hamil, dan dinikahi oleh laki-laki lain, jadi dia harus nunggu hingga melahirkan, dan dia wajib bertaubat akibat perbuatan zina yang dilakukannya,

    Sampaikan ke temen anda tersebut, bahwa nikahnya tidak sah, wajib pisah, dan jika dia berhubungan badan dengan suaminya yang sekarang, maka itu adalah zina, bukan hubungan suami istri yang sah,

    Kandungan yang ada jangan digugurkan, itu adalah dosa besar juga,.
    Malu,. ya, mungkin dia akan merasa malu, tapi kenapa ketika pacaran, ketika berzina, dia tidak merasa malu?
    Jika tidak ingin menanggung akibat, maka jangan berbuat,.
    Pacaran adalah sarana jitu untuk berzina, dan membuat anak zina, maka jangan pernah mencoba untuk berpacaran, silahkan baca ulasannya disini

  66. pak..dulu wktu kcil sy sring mngaji..
    kalem bawan sy..stlah tiba dwasa sy k jkta dan di jkt lngkngnx bgtu wah..

    lma aq tggal d jkt. khdpn kcilku kini mulai hilng..

    skrg aq mnjdi org yg bringas…

    mulai knal dunia malam..smpe brp wnita pernh sy kncnin..

    yg terahir sy knl dg seorg jnda kmbng..

    dn jnda tu hmil krn sy..

    dn sy lari dr tggung jwab..

    jnda itupun trs mnt nfkhin dαн hmpir mngnjk 3th umr ankx..

    tp sy jrg ksh nfkh k dia.mlh dia maki2 dn nyumphin sy agr kualat..(karma)..

    tk brhnti dstu khdpnku tmbh bringas,,bnyk hrt hram yg sy mkn..

    skrg sy pny clon istri..dn clon istri ni ttp sy mngsa lgi pak.

    skrg aq ingin bnr2 tobat dr smua ni..

    ingn ku kmblikn hrt hrmku tpi tk kunjung dtg rzki itu..

    tiap x aq mnngis krn dsa pnysaln..

    ingn jga jrak dr clon istriku..

    tpi smkin ku mnjauh smkin kuat pula hasrat birahiku..

    smpe sy zina lgi..

    kini hutg smkin bnyk,,hrt hram blum ku blikin..

    mau nikah tak pny uang..
    apa yg hrus lkukn pak??

    mngkin Allah lg mnghukum sy dg ksshn ini..

    sy tkut Allah mncbut nywaku dlm wktu yg cpt..

    sdgkn hrta hram blm sy blikin..plgi dosa zina..yg smkin ingn ku jauhi mlh smkin kuat nfsu ini pak…

    Terimakasih putra,. mudah2an Allah berikan anda kekuatan agar bisa bertaubat dari maksiat2 yang anda lakukan,.
    Cara taubat dari mencuri, silahkan baca disini

    Cara taubat dari zina, silahkan baca disini

    Mas harus berusaha sekuat tenaga untuk tidak mendekati zina,
    Pelajarilah agama islam dengan pemahaman yang benar untuk membentengi iman anda dari godaan syahwat ,.
    Jika anda berusaha sungguh-sungguh dan sekuat tenaga anda, Insya Allah akan diberikan kekuatan oleh Allah untuk membentengi semua itu,
    Carilah teman2 yang shalih, yang bisa mengajak anda kepada kebaikan,
    Oh iya, di kota apa anda tinggal, biar saya tunjukkan tempat taklim yg dekat dengan tempat anda tinggal,. agar wawasan keagamaan anda bertambah, semakin paham, sehingga diharapkan bisa meredam syahwat anda, menambah rasa takut anda kepada Allah,

  67. Ass,
    pak saya ingin bertanya, saya sudah menikah dah mempunyai seorang anak uSia 3 tahun, dan wali nikah saya waktu itu adalah bapk saya, sementara pada saat sy mnikah saya tdk tahu kalo saya ternyata anak diluar nikah dari ibu dan bapak saya?

    Jadi bagaimana pernikahan saya, sah Kah?

    Atau saya dan suami perlu menikah ulang?

    Mohon balasannya pak, krna saya tidak mau salah dan ragu, karna ini menyangkut akhirat
    Trima kasih

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Terimakasih bunga, sudah komentar disini,.
    Pernikahannya TIDAK SAH, karena bapak biologis tersebut tidak ada hubungan nasab dgn anak wanitanya,. harusnya yg menjadi wali adalah WALI HAKIM , yaitu petugas KUA yang ditugasi untuk menikahkan,

    Jika karena tidak tahu, maka jatuhnya status nikahnya adalah nikah syubhat, pernikahannya otomatis BATAL, jika mau diteruskan wajib mengulang akad nikah kembali dengan wali hakim,. sebelumnya menunggu hingga 3 kali suci, atau jika sedang hamil maka menunggu hingga melahirkan, baru melakukan akad nikah kembali.. selengkapnya tentang status nikah syubhat bisa dibaca disini

  68. Pak saya menikahi duda beranak dua setiap melakukan hubungan suami istri suami saya mengeluarkan air maninya di luar karena tidak ingin punya anak lagi, padahal saya sangat menginginkan anak sementara usia saya tidak muda lagi apa hukumya terhadap suami saya

    Coba cari tahu, apa alasan suami tidak mau punya anak lagi, tentu dengan cara yang baik..
    Coba sampaikan, bukankah Rasulullah menganjurkan untuk banyak anak,.. bukankah salah satu tujuan menikah itu agar punya anak, makanya disuruh memilih wanita yang subur dan penyayang,.

    Bukankah anak yang shalih itu bermanfaat utk orangtuanya,.
    Tidakkah suami ibu ingin mendapatkan doa dari anak yang shalih? coba sadarkan suami dengn cara yang baik, akan keutamaan anak shalih,
    Jelaskan pula, anak itu tidak selamanya hidup hingga dewasa, bisa saja Allah ambil nyawanya,. jadi mumpung masih bisa hamil, jangan menumpahkan air mani di luar rahim,

  69. assalamualaikum
    pak gmna klau orang yg pernah berzina dengan orang lain dan kmbali berzina dgn orang lain yg akn jdi suaminya sblm menikah,gmana hukumnya
    tolong dibalas

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    keduanya wajib bertaubat,. cara taubat dari zina bisa dilihat disini

  70. Assalamualaikum wr wb.
    Saya mau tanya.
    Saya pny tmn yg hamil diluar nikah, kemudian mereka ttp menikah . Dan setelah menikah 7 bulan kemudian anak perempuan pun lahir. Setelah masa nifas s wanita mereka di nikahkan lagi dengan laki2′ yg skrg jd suami nya itu.

    Ini bagaimana hukumnya pak ? Dan bagaimana anak trsbt ketika nanti menikah ??

    wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    Pernikahan yang dianggap sah adalah yang kedua, yang setelah nifas,. setelah keduanya wajib bertaubat dari zina yang dilakukannya,
    Anak yang lahir tersebut tidak boleh dinasabkan ke bapak biologisnya, tidak ada hubungan nasab dengan bapak biologisnya, tapi di bin kan ke ibunya.
    Jika nanti menikah, maka menggunakan wali hakim atau penghulu dari KUA,

  71. Assalamualaikum
    saya mau bertanya , saya sudah melakukan perzinaan diluar nikah sampai dia hamil , lalu saya bertanggung jawab atas kehamilannya yg sudah mencapai 4 bln didalam pikiran saya setelah dia melahirkan saya ingin bercerai kepadanya , namun tetapi apabila apabila orang tua wanita tersebut tidak menerimanya apa yg sya harus lakukan sementara saya tidak mencintai wanita itu saya ingin bercerai dengannya

    wa’alaikumussalam warahmatullah,
    Kewajiban bagi orang yang berzina adalah bertaubat,. dengan sebenar-benar taubat,.
    laki-laki yang bertanggungjawab adalah laki-laki yang tidak memacari wanita, apalagi menzinainya, ini adalah laki-laki yang rendah moralnya, demikian pula wanita yang menjaga dirinya, adalah wanita yang tidak mau dipacari, apalagi diajak berzina,. ini adalah wanita murahan,.
    Wajib keduanya bertaubat,. dan bukanlah bentuk pertanggungjawaban laki-laki itu dengan menikahinya,.. karena laki-laki yang berzina TIDAK WAJIB menikahi wanita yang dizinainya, baik dia hamil atau tidak,. silahkan baca disini

    Dan ingat, ZINA ADALAH HUTANG, keluarga anda sendiri yang menjadi taruhannya,. jika anda menzinai wanita lain, bisa jadi ada keluarga anda yang dizinai juga, atau berzina dengan laki-laki lain,. maka takutlah akan perbuatan zina ini, silahkan baca ulasannya disini

    • Assalamualaikum
      Jadi semisal nih ,
      Jika si bapak berzina dg prempuan lain semasa pernikahannya, padahal dr pernikahan sah dengan si Ibu sudah lahir 1 anak perempuan, maka ada kemungkinan juga si anak prempuan dizinai lelaki lain (mengutip konteks diatas)?
      Jika iya terjadi begitu, mengerikan sekali.

      wa’alaikumussalam warahmatullah,.
      bisa seperti itu, bisa juga saudarinya yang dizinai, atau cucunya, atau keluarga dia yang lain,..
      Sebab zina itu adalah hutang, saya sudah posting kisah nyatanya disini

      Tambahan artikel zina itu adlah hutang, silahkan baca disini

  72. menurut saya…..
    jika ingin bertaubat dalam hal zinah besar seperti itu maka harus ja’uka istighfar (memohon ampun) kepada allah SWT.
    melalui wali nya allah dimuka bumi, contoh di zaman rasul nabi muhammad sebagai tempat ber-istighfar kepada ALLAH SWT.

    agar rasul memberikan legimitasi beribadah contoh dulu ada seorang wanita berzinah dan hamil sehingga melapor kepada rasul agar di berikan pengampunan kepada allah dan diberikan suatu kebijakan agar tidak berbuat lagi,

    kalau memang taubat sendiri langsung ke allah, jadi buat apa allah menurunkan wali nya ke muka bumi, banyak ayat alqur’an yang menjelaskan fungsi rasul di muka bumi, kalau sekarang karena rasul telah meninggal,

    maka di gantikan dengan penerus nya risalah rasul yang menegakan syriat islam…..

    bertaubat itu ada wadah nya,,…

    oleh sebab itu umar bin khatab berkata : tidak ada islam kecuali berjamaah, tidak ada jamaah jika tidak ada kepemimpinan…….

    mungkin itu saja tambahan nya… terima kasih

    Terimakasih mba, mas,..
    Memang jika ada penguasa yang menegakkan hukuman rejam, maka boleh dilakukan,. khusus untuk perbuatan zina, maka wajib mendatangkan saksi yang melihat langsung,. jadi tidak sembarangan,..kecuali jika pelaku zina tersebut yang mengaku, sebagaimana dikisahkan di jaman Rasulullah,.. dan itupun,. tetap disuruh bertaubat, dan jika sudah bertaubat, maka tidak ada rejam,.
    Jadi tidak benar apa yang anda paparkan diatas,.

    Jadi jika pelaku zina sudah bertaubat, maka tidak perlu melapor ke penguasa untuk minta di rajam,. silahkan baca ulasannya disini

  73. seblumnya kami sering berhubungan intim
    lalu kami menikah aku seorang bujang dan dia janda
    setelah kami resmi di kua plang dari kua istri saya mual mual sebelum akad nikah tidk merasakan apa apa

    bagaimana hukumnya apakah itu bsa dikatakan hamil mohon penjelasan ajay kebumen

    anda wajib bertaubat dari perbuatan zina tersebut,. bagaimana cara bertaubat dari zina,silahkan baca disini

    Bagaimana hukum menikahi wanita yang hamil? silahkan baca disini , juga disini

  74. Assalamu’alaikum,

    permasalahan saya begini,dulu saya penah berzina dan akhirnya kami menikah. karena perempuan yg sekarang menjadi istri saya hamil, lima bulan sebelum anak lahir kami menikah

    ,kami bertaubat dan sekarang kami sudah punya anak 4 orang totalnya.setelah mendengar ceramah tentang zina,saya dan istri sangat risau(kami benar2 sedih karena kami baru tahu dan kami dlm kebodohan),jelas anak pertama bukan bernasab kepada saya.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    Anda berdua wajib bertaubat dari zina yang sudah dilakukan,.

    yang ingin saya tanyakan
    1.apakah nikah kami sah?
    kami menikah sesuai aturan negara,sedangkan harusnya wanita yg hamil zina melahirkan dulu baru dinikahi.jikalau tidak sah apakah saya harus mengulang nikahnya?atau saya ceraikan dulu sesuai aturan negara baru kami menikah lagi?

    Ada dua pendapat dalam hal ini,.
    Ada yang berpendapat bahwa nikahnya tidak sah, harus bertaubat dan wajib diulang,.
    Ada yang berpendapat, cukup bertaubat, dan nikahnya sah jadi tidak diulang,.
    Silahkan anda mengikuti pendapat yang mana, tentu dengan konsekwensinya,.

    2.sehubungan pertanyaan pertama,bagaimana nasib anak ke 2 3 4 kami?apakah nasabnya tetap ke ibunya?

    Nasibnya menjadi anak syubhat, nasabnya tetap ke bapaknya,. silahkan baca ulasannya disini

    3. apakah kami ini melakukan zina bertahun2 hingga punya 4 anak?

    Jika tidak mengetahui hukumnya, maka minimal menjadi nikah syubhat, dan inilah musibahnya yang melanda kaum muslimin di indonesia, banyak yang tidak tahu hukum haramnya pacaran, sehingga banyak dari mereka yang anak pertamanya menjadi anak zina,.ulasannya disini

    mas admin,andaikan saya di arab dari kepala sampai tangan saya ini sudah habis dipenggal karena begitu banyak dosa yang saya buat,hingga sekarang Allah memberi saya petunjuk,dan saya harus menyelesaikan masalah2 karena dosa saya,apakah saya harus meminta ridho kepada suami yang pernah saya berzina dengan istrinya?ini juga saya lakukan

    Anda wajib bertaubat dari perbuatan zina tersebut, dan perbuatan2 dosa lainnya seperti mencuri, ttg taubat dari mencuri bisa dilihat disini

    Tentang dosa merusak kehormatan rumah tangga orang lain, anda wajib bertaubat, dan tidak harus anda mendatangi suami2 wanita yg anda rusak kehormatannya,.

    mohon mas admin beri jawaban sejelas2nya dan harap tidak di posting,cukup dibalas lewat email.

    mana yang lebih kuat dari dua pendapat ini ”Jika yang diikuti adalah pendapat ulama yang menyatakan tidak sah laki-laki menikahi wanita yang dizinainya, maka wajib diulang akad nikahnya,Jika yang diikuti adalah pendapat ulama yang menyatakan sah laki-laki menikahi wanita yang dizinainya, maka tidak usah diulang akad nikahnya”
    terimakasih

    silahkan anda ikuti pendapat yang mana, sesuai dengan keilmuan anda, sesuai dengan yang lebih menenangkan hati anda,.
    Jika ikut pendapat yg menyatakan tidak sah, konsekwensinya adalah wajib diulang pernikahan anda, sebagaimana status nikah syubhat,.

    Jika ikut pendapat yang menyatakan sah, dan cukup bertaubat saja, maka tidak diulang akad nikahnya, cukup anda bertaubat,.

    maaf sengaja tidak dibalas via email, sebagai pelajaran bagi yang lain juga, sebab kasus seperti ini banyak di indonesia, karena mereka tidak paham hukum agama tentang masalah ini,

    Lagian tidak ada nama anda yang tercantum disini

    • saya kurang berkenan dengan jawaban pengelola blog ini.
      jelas dia minta dijawab lewat email saja,namun tetap anda posting.
      kalau pelajaran buat yang lain bisa saja anda contohkan dengan yang lain,anda samarkan atau apa aja,agar tidak menyakiti yang bertanya.
      bukankah dia minta anda mau membantu menutup aibnya?
      hanya ini kritik dari saya.

      Maaf, bukankah tidak ada nama sama sekali di koment tersebut? bahkan pakai anonimu,.

      Jika ada namanya, pasti saya delete, ga akan ditampilkan,

      Saya tidak pernah menjawab pertanyaan via email, jadi yang ingin dijawab via email, kemungkinan besar tidak akan pernah dijawab,.
      Bahkan yang via koment ini saja belum tentu dijawab, ada 7ribu koment lebih yang masih belum di jawab,

      Nama yang koment, itu bisa saja nama samaran, bukan nama asli,.

  75. Asalamualaikum,
    saya mau tanya, saya pernah berpura-pura memiliki anak dari seorang wanita, dan saya membohongi teman2 saya tentang pernyataan saya yg seperti itu.. dan teman2 saya pun percaya, sehingga mereka berfikir kalau saya memang sudah punya anak dari wanita tersebut..

    mohon di jelaskan tentang hukumnya itu, dan bagaimana saya bisa memperbaiki semuanya, dan apakah alloh akan memaafkan segala perbuatan bohong saya itu…
    saya masih kepikiran sampai dengan sekarang, mohon jawabanya….
    terima kasih.
    wasallam..

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    Terimakasih wahyu,.
    Islam melarang menasabkan diri kepada yang bukan nasabnya,.
    Pelakunya wajib bertaubat dan meninggalkan hal tersebut,.
    Nasabkanlah anak tersebut kepada ayah sahnya, bukan malah diaku sebagai anak kandung sendiri, ancamannya berat sekali, sebagaimana hadits rasulullah :

    Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    من ادعى إلى غير أبيه وهو يعلم أنه غير أبيه فالجنة عليه حرام

    “Siapa yang mengaku anak seseorang, sementara dia tahu bahwa itu bukan bapaknya maka surga haram untuknya.” (HR. Bukhari no. 6385)
    Baca disini ulasannya

    Jadi, anda wajib bertaubat,.
    1. Menyesal telah melakukan hal tersebut
    2. Meninggalkan perbuatan tersebut, jelaskan bahwa itu bukan anak anda, nasabkan kepada ayah aslinya, demikian juga jelaskan ke anak, bahwa dia bukan anaknya,
    3. Bertekad kuat untuk tidak kembali kepada perbuatan tersebut,.

    Mudah-mudahan Allah memberikan hidayah taufik kepada anda,

  76. Assalamualaikum wr wb
    Pak. Gimana buat yg melakukan onani? Apa dosanya sama dgn zina dgn seorang perempuan?

    Wa’alaikumussalamwarahmatullahi wabarakatuh,.
    onani dosanya tidak sebesar dosa zina,.

    tapi yang diingat jangan itunya,.
    Yang diingat, siksa yang paling ringan di NERAKA, itu seorang yg diberi sendal dari neraka, lalu mendidihlah otaknya,.
    ingat,. itu ujung kaki yang diberi sendal, dan otak yang berada di kepala mendidih, lalu bagaimana denga bagian dalam antara otak dan kaki tersebut?… terbayang tidak pedihnya? dan di neraka tidak ada kematian,. 1 hari di neraka itu setara dengan ribuan tahun di dunia,

  77. Assalamualaikum wr.wb
    Pak ustad saya mau tanya, kalau saya hamil 2 bln lalu menikah dgn bapak dari bayj yg saya kandung dan saya memilih hukum yang menyuruh untuk menikah lagi setelah melahirkan.
    Sebelum menikah lagi, Apakah saya ini masih tanggung jawab orangtua saya atau suami saya?

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,
    Yang harus anda lakukan adalah BERTAUBAT dari zina yang sudah dilakukan, demikian pula laki-laki yang menzinai anda, wajib bertaubat,.
    Jika salah satunya tidak mau bertaubat, maka tidak boleh menikah dengannya, karena orang yang berzina dan tidak mau bertaubat, maka status PEZINA masih melekat padanya,.

    Jika anda mengikuti pendapat yang kuat, yaitu menikahi wanita hamil karena zina itu tidak sah nikahnya, hingga si wanita itu melahirkan bayinya,.. ini bukan berarti bahwa menikah setelah bayinya lahir itu berarti boleh, tapi yang pertama dilakukan adalah bertaubat terlebih dahulu, urusan nanti mau menikah atau tidak, itu bukan suatu keharusan,..karena tidak ada kewajiban bagi si laki-laki untuk menikahi wanita yang dizinainya, yang wajib dilakukan adalah bertaubat,. adapun perkara si laki-laki mau menikahinya, itu perkara yang lain,.bukan suatu keharusan,.. bentuk pertanggungjawaban si laki-laki yang menzinai si wanita, bukanlah menikahinya,.. laki-laki yang bertanggungjawab adalah laki-laki yang tidak menzinai wanita manapun,. sudah saya posting tentang tidak wajibnya menikahi wanita yang dizinai, silahkan baca disini

  78. pak admin,
    saya ingin bertanya :
    1. Saya dan Istri, dulu sewatu masih pcaran, kami melakukan zina. kemudian kami menikah dan setelah dua tahun menikah kami memiliki anak, apakah anak kami adalah anak yang sah?
    2. Apakah pernikahan kami juga sah?sebelum menikah kami telah bertaubat.

    Jika sebelum menikah sudah taubat, maka nikahnya sah, dan anak yang lahir setelah pernikahan yang sah, itu bukan anak zina,. tapi anak sah hasil pernikahan,

  79. Ass WR WB.
    Pak sy perempuan umur 19thn dan di akhir tahun ini insyaAllah sy mau menikah, orang tua sudah menyetujui tp tiba2 ayah sy berkata nanti ketika sy menikah agar memakai wali hakim sj ,

    selang bbrpa hari ada saudara sy memberitahu bahwa alasan ayah menyuruh sy memakai wali hakim adl karna dulu ibu sy hamil sy diluar nikah
    tp ayah sy skrng adalah ayah biologis sy.

    Dr itu sy bingung memberi pemahaman kpd keluarga calon suami saya. Bagaimana solusi nya ?

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    Jika calon mba tersebut adalah laki-laki yang baik agamanya, maka dia akan paham, akan menerima ketetapan Allah, anak hasil zina, itu tidak boleh dinikahkan oleh bapak biologisnya,. tapi wajib oleh wali hakim,.
    Jika dinikahkan oleh bapak biologisnya, maka nikahnya TIDAK SAH,.

    Jika anda juga nanti malu, maka bisa lakukan akad nikahnya di kantor KUA saja, dan bin anda adalah ke ibu anda, bukan ke bapak biologis anda,. karena anda tidak punya bapak yang sah,

    • Terima kasih pak ustad atas balasannya, kalau calon suami saya memang sudah bisa paham, tetapi jelas dr pihak keluarga calon suami saya bertanya mengapa tdk memakai wali ayah kadung / biologis sj dan saya kesulitan untuk menjawab nya. Apa baiknya saya menjelaskan apa yg terjadi saja pak? Terima kasih. Salam

      Tidak mengapa menjelaskan, ini juga buat pelajaran,.
      Agar pihak keluarga suami juga tahu, hukum anak yang lahir diluar pernikahan,. karena secara umum masyarakat juga tidak paham tentang hukum anak zina, dan ini banyak yang menganggap biasa saja, dan tidak menutup kemungkinan itu bisa terjadi di mereka juga,. cuma karena keawaman mereka, itu dianggap biasa,.

      Jelaskan resiko anak wanita yang lahir diluar pernikahan, lalu dinikahkan dengan wali dari bapak biologisnya, maka status nikahnya TIDAK SAH, dan si anak sama saja dengan berzina,. bukan nikah,. postingannya ada disini, MLM Zina

      Dan si anak zina itu tidak menanggung dosa ortunya yang berzina,.
      Dan si anak zina tidak boleh menganggap bapak biologisnya itu sebagai bapaknya, karena nasab anak zina itu kepada ibunya,. jadi nanti nama anda bukan bin ke bapaknya, tapi binti ibu anda,.

  80. Saya theos,,
    saya sudah punya istri tapi belum nikah sah,,tapi begini pak,,
    saya curiga istri saya selingkuh dengan ayah kandungnya sendiri,,
    saya mau tahu apakah kecurigaan ku benar atau tidak,,??
    Coba pak kasih tahu saya sulusi apa bisa buat saya supaya saya bisa tahu yang pasti,tentang istri saya

    mas theos sudah punya istri, tapi belum nikah sah?
    Itu sih namanya bukan istri, tapi masih orang lain,
    Jika sampai berhubungan badan, maka sama saja kumpul kebo, zina, karena belum sah jadi istrinya,.
    Dari mana anda tahu dia berbuat tidak senonoh dengan ayah kandungnya?
    Sedangkan anda sendiri berbuat tidak senonoh dengan wanita tersebut,.karena belum jadi istrinya

  81. bagai mana jlan kluar pacar kita hamil karna zina dengan suami orang kata nya mlaku kannya karna ter paksa..?
    laluh kita nikahi
    di jawa

    Tidak boleh / haram hukumnya menikahi wanita yang hamil, sebelum dia melahirkan bayi yang dikandungnya, apalagi dia hamil oleh laki-laki lain,. , jika nekat menikahi, maka nikahnya tidak sah

    Wajib bagi wanita tersebut untuk bertaubat, tidak boleh zina walaupun terpaksa,. terpaksa beda dengan diperkosa,
    Wanita yang dizinai oleh laki-laki, terkadang bukan murni salah laki-lakinya, tapi dari si wanita yang memasang umpan buat si laki-laki, baik dia berpakaian yang membuka aurat, atau sikap lainnya,.

  82. Assalamualaikum

    Saya mau bertanya,saya anak kedua dari 4 bersaudara,kebetulan saya anak perempuan sendiri,dalam waktu dekat ini saya mau menikah,tetapi saya masih ragu soal wali nikah saya nanti,karena saya mengetahui orang tua saya menikah pada saat ibu saya hamil 5 bulan,tetapi orang tua saya tidak pernah bercerita kepada saya..

    Apakah saya harus bertanys kepada orang tua saya,walaupun akan menyinggung masa lalu orang tua saya…

    Apakah orang tua saya boleh menjadi wali nikah saya,karena yang saya tau anak hasil zina adalad anak yang pertama..

    Sebelumnya saya ucapkan terima kasih,dan saya mohon jawabanya agar saya tidak ragu untuk menikah.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Jika ortu tidak tahu hukum menikah dalam kondisi hamil, maka minimalnya status nikahnya adalah nikah syubhat,.
    Dan mba sendiri masuk ke anak syubhat, bukan anak zina,. status anak zina, nasabnya tetap ke ayah biologisnya, jadi bisa menjadi wali, silahkan baca disini

  83. assalamu’alaikum wr.wb
    sekarang ini pacar saya hamil, dan saya ingin menikahinya karena saya juga mencintainya. dalam islam kan melarang untuk menikahi wanita hamil. lalu apa yang harusa saya lakukan?? dan bagaimana jika bayi tersebut lahir? apakah tetap dinsabkan pada ibunya?
    terimakasih
    wASSalam..

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    Yang dilakukan adalah WAJIB BERTAUBAT, baik anda atau pacar anda,.
    Jika salah satu tidak mau bertaubat, maka tidak boleh menikahinya, karena orang yang berzina dan tidak mau bertaubat, maka statusnya sama dengan pezina,.

    Taubat dari zina, bisa dibaca ulasannya disini

    Taubat dari pacaran, bisa dibaca ulasannya disini

    Tidak ada kewajiban bagi seorang laki-laki untuk menzinai wanita yang dizinainya,. yang wajib adalah bertaubat, ulasannya ada disini

    Adapun jika anda bertaubat, demikian pula si wanita tersebut, jika ingin menikah, maka silahkan saja,.tapi itu bukan keharusan, dan menunggu hingga si wanita tersebut melahirkan, karena anak yang dikandung adalah anak zina, bukan anak hasil sah dari pernikahan,

  84. saya pria umur 25 tahun, saya sering sekali berzina,

    itu di mulai dari sejak masih SMA, baik dengan perempuan bayaran ataupun dengan pacar sendiri,

    akhir2 ini saya gelisah akan perbuatan saya itu apalagi saya pernah menghamili 3 pacar saya dan ketiga tiganya digugurkan dengan alasan takut mencoreng nama baik keluarga dan menjadi bahan pergunjingan orang2,

    saya juga takut kalau orangt tua dan keluarga besar saya malu akibat perbuatan saya, pernah juga saya mengajak teman perempuan saya berzina padahal mereka sudah punya pacar,,,

    saya ingin tahu apakah dosa sebanyak itu masih bisa di ampuni, saya takut kalau2 meninggal nanti dan di akhirat saya tidak bisa mempertanggung jawabkan perbuatan saya ini,,

    ibu bapak saya non islam, begitupun dengan saya,,

    saya ingin sekali masuk islam, karena saya percaya dengan ALLAH SWT.

    Terimakasih mas,.
    Seorang kafir ( non muslim ) ketika masuk islam, maka dosa-dosa masa lalunya akan diampuni,.
    Jangankan hanya dosa zina,. bahkan dosa yang paling besar , melebihi dosa membunuh, dosa zina, dan maksiat-maksiat lainnya,. dosa yang paling besar adalah dosa SYIRIK, itu saja akan terhapus jika dia masuk islam,

    Jadi mas,. segeralah masuk islam, disaksikan oleh kaum muslimin,.
    Dan jangan anda ceritakan masa lalu anda,. tutup rapat-rapat, mulai hidup baru dalam islam,.

    Dimanakah anda tinggal, mungkin saya bisa memberitahu tempat untuk anda belajar tentang islam, juga tempat yang anda bisa datangi untuk menuntun anda bersyahadat,.

  85. Saya hamba allah yang ingin bertanya ,,

    saya dulu seorang pelacur dan saya pun hamil dulu sya coba untuk menggurkanya karna saya malu saya tidak tahu siapa bapanya ,,

    saya pun bertaubat sungguh-sunguh kepada allah karna perbuatan saya dulu hingga lahirlah anak saya ,,

    setelah dia lahir tanpa bapa sya pun sering sholat malam agar mendapatkan jodoh hingga anak saya usia 5 bulan ,, saya pun menikah dengan laki-laki yang bisa menerima masa lalu saya ia pun tau cerita anak saya ,,

    Yang saya ingin tanyakan apakah suami saya yang sekarang bisa jadi wali nikah nya nanti karna anak saya perempuan ,, karna saya tak mungkin menceritakan masa lalu saya kepada anak saya ??

    Terimakasih ditunggu jawabanya 🙂 wassallam

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Yang ibu harus lakukan, bertaubat dari perbuatan zina,. cara taubatnya sudah saya posting disini
    Jika sudah bertaubat, tutup rapat-rapat masa lalu anda, termasuk dengan suami sebaiknya tidak usah cerita,.
    Tentang anak zina, yang menjadi wali saat nikah adalah WALI HAKIM, selain wali hakim itu tidak boleh, jika nekad, maka nikahnya tidak sah, dan statusnya bisa menjadi zina juga, sudah saya ulas disini
    Siapa itu wali hakim, mereka adalah petugas KUA yang ditunjuk, sudah saya ulas disini

    Untuk anak anda, sebaiknya si anak dibekali dengan pendidikan agama yang cukup, bisa masukan ke pesantren, sehingga dia tidak kaget ketika mendengar kenyataan tersebut,.
    Karena anak zina itu tidak dinasabkan ke bapaknya, tapi ke ibunya,. jadi tidak boleh suami ibu menganggap anak ibu itu adalah anak nasabnya,. tapi nasab anak zina itu ke ibu sendiri,. bukan ke bapak, dan jika saatnya nanti, ibu bisa memberitahu, tentu dengan cara yang baik, dari hati ke hati, insya Allah sesama wanita lebih tersentuh, bisa saja ibu menyampaikan hal-hal lain, jadi jangan langsung ke inti permasalahan,.

    Ibu harus contohkan akhlak yg baik, tunjukan ibu betul2 bertaubat, menjadi istri shalihah,.
    Memberi pendidikan yg baik utk si anak, terutama pendidikan agama,.
    Dan suatu saat, di suasana yang kondusif, bisa saja ibu ngobrol berdua dengan anak, ibu,
    Ibu tunjukkan kecintaan ibu pada anak, lalu ibu bisa cerita tentang anak yang berbakti pada orang tua, walaupun orang tuanya kurang baik perilakunya,.

    Apalagi kepada seorang ibu,. walaupun si ibu itu membuang anak ketika masih bayi, lalu si anak dipungut oleh orang lain, ketika besar, tetap wajib berbakti kepada ibu kandungnya,. tidak boleh durhaka,.

    Lalu bisa ibu kaitkan, ibu cerita ada orang lain, dia seorang pelacur, lalu dia hamil, kemudian si wanita itu menyesal dan bertaubat, meninggalkan dunia kelamnya,.
    Lalu si anak itu tumbuh besar,.

    Nah, disini ibu bisa bertanya ke anak ibu,. bagaimana jika si anak ini tidak berbakti pada ibunya, apa pendapat mu,.
    Oh iya, beritahu juga, dalam islam,anak yang lahir dari hasil zina, dia menjadi anak zina, tidak ada hubungan nasab dengan laki-laki yang menzinainya,. tapi nasabnya ke ibunya,.
    Dan jika si ibu menikah , maka si anak tidak boleh menasabkan kepada laki-laki yang menikahi ibunya, artinya tidak punya bapak, dan tidak ada saling mewarisi antara keduanya,.
    dan jika anaknya wanita, maka ketika menikah wajib dengan wali hakim,.

    Jika anak ibu berkata, wajib berbakti, dan paham bahwa anak hasil zina itu nasabnya tidak ke bapaknya, maka ibu bertanya pertanyaan ini,.

    Bertanyanya mungkin ibu sambil memeluk anak ibu, ibu menangis,.. lalu setengah berbisik ke anak,. ibu berkata,.

    Nak, bagaimana jika anak hasil zina itu adalah kamu,. apakah kamu akan berbakti kepada ibu, dan menerima takdirmu sebagai anak tanpa bapak yang sah,. sehingga engkau jika menikah nanti, harus dengan wali hakim,.
    Begitu kira-kira metode menyampaikan ke anak kelak,.
    Ibu bisa berimprovisasi sendiri,.

  86. menikah ulang stelah berzina cukup dgn wali dan saksi saja, lalu bagaimana dgn buku nikah yg sdh ada??
    apa kah buku nikah dan data nya harus di ganti?

    Tidak perlu, buku nikah hanya sebagai catatan administrasi saja, bukan sebagai syarat sah nikah,

  87. Saya mendampingi teman saya sjak dia mnangis bercerita bahwa dia hamil 5 minggu dg pacarnya. Sebagai org awam, saya
    mendatanginya dan mendesak pacarnya untuk bertanggung jawab. Namun teman saya berkali-kali menghalangi saya dg alasan dia lah yang salah dan siap dg konsekuensinya.
    Sampai dia melahirkan, dia tidak pernah keluar dr rumahnya(selain mengurus dokumen akte anaknya, dan imunisasi anak. Itupun perginya dg saya – saya perempuan) , berkata bahwa dia malu dan tidak mau menyusahkan nama baik orang tuanya.
    Saya lihat sendiri dia smakin takut Allah, sholat, memakai jilbab panjang, mengaji dan jadi jarang berbicara. Secara awam, saya bilang dia bertaubat. Dia berkata dia takut ketauan hingga dirajam,smntara keluarganya membantu dg cara berbohong bahwa dia sudah menikah siri dan laki2nya pergi entah kmana.
    Sekarang anaknya (laki2) berusia hampir 3 tahun. Sampai sekarang dia menolak keluar dr rumah unt sekedar bergaul, jadi dia di rumah diam dan cerah wajahnya ketika saya berkunjung. Secara tersirat dia sperti menolak untuk menikah lagi krna takut si lelaki tau masa lalunya dan dia malu sekali akan kebodohannya itu (dia berbicara persis yg saya tulis)

    Dia bertanya bagaimana jika anak lelakinya yg dinasabkan ke dia, apakah tetap di aqiqoh?
    lalu jika besar nanti apakah tetap dia beritahu siapa “bapaknya”?
    apakah dia bisa menuntut pengakuan dari si “bapak” anaknya ini bahwa anak itu anak hasil hubungan mereka?
    Mohon penjelasannya.

    Anak hasil zina, tentu tidak punya nasab ke bapak,. tapi nasabnya ke ibunya,.
    Seorang wanita yang pernah berzina, lalu dia bertaubat, maka jika dia bertaubat dengan taubat nasuha, maka akan diampuni oleh Allah,. walaupun tidak direjam di dunia,.

    Jika ada hukum rejam sekalipun, maka si wanita disuruh bertaubat, sebagaimana kisah wanita di jaman rasulullah yang minta dirajam karena berbuat zina,.
    Dan hukum rejam itu yang melakukan adalah penguasa, dan di indonesia tidak ada hukum rajam, jadi cukup bertaubat saja,

    Bahkan jika negara menerapkan hukum rejam, maka jika tidak ada saksi yang melihat kejadian tersebut, maka tidak bisa dilakukan hukum rejam, kecuali jika si wanita tersebut mengaku,. dan dia ingin diterapkah hukum rejam pada dirinya,.
    kisahnya bisa dibaca disini

    Besarkan perasaan wanita tersebut, jika memang dia betul2 sudah bertaubat,.taubat dari zina saya sudah posting disini

    Bekali si anak dengan bekal pemahaman agama yang benar, sehingga dia juga bisa paham,. dan tidak minder menjadi anak zina,.

    Dan si wanita, boleh saja menikah dengan laki-laki yang baik agamanya, jika dia sudah bertaubat, dan jika sudah bertaubat, maka tidak boleh menceritakan masa kelamnya,. tutup rapat-rapat,. dan tidak perlu memberitahukan ke calon suami, atau ke suaminya kelak,. saya sudah posting disini

  88. hari jumat, 6 hari sebelum menikah saya berzina dengan calon suami saya. Hari rabu telah tiba saatnya saya menikah, setelah 6 hari akad nikah timbul gejala hamil, kemudian saya periksa ternyata positif hamil 6 minggu. Saya bingung juga dengan perhitungan usia kehamilan saya. Saya belum melakukan hubungan tapi sudah di hitung hamil.
    Apa yang harus saya lakukan dengan putri saya dan pernikahan saya?

    Anda wajib bertaubat dari zina yang dilakukan..
    Oh iya, tahu itu 6 minggu, itu dari siapa, apakah dilakukan USG atau bagaimana?

  89. numpang tanya mas admin,,sya kan punya teman,teman saya crita sama saya kalau dia sudah berzina dgn calon istrinya,hingga suatu saat calon istrinya itu hamil 2 bulan, sebelum akad nikah.

    yg saya mau tanyakan adalah,apakah kelak anak nya ketika mau menikah boleh diwali kan sama bapak nya?

    karna anak hasil zina tersebut adalah hasil dari janin bapaknya,bukan laki-laki lain..
    mohon pencerahanya…terima kasih..

    Anak tersebut adalah anak zina, tidak boleh dinasabkan kepada bapak biologisnya, tapi nasabnya ke ibunya,.
    Bapaknya tidak bisa menjadi wali baginya, tidak pula saling mewarisi,.

    Jika bapak biologisnya nekat menjadi wali, maka nikahnya tidak sah, sama seperti MLM Zina,. sudah saya posting disini

  90. Assalamu alaikum..

    Pak numpank nanya bagaimana hukum nya menikahi perempuan yang hamil, karna tidak dapat pertanggung jawaban dari pacar nya

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Tidak boleh mas andi, nikahnya TIDAK SAH,.
    itulah resikonya pacaran,. ya hamil diluar nikah,.
    Dan… TIDAK ADA KEWAJIBAN BAGI SI LAKI-LAKI yang menzinai untuk menikahi wanita tersebut, yang wajib keduanya harus BERTAUBAT. ulasannya sudah saya posting disini

    Peringatan…
    Laki-laki yang mau memacari wanita, itu adalah LAKI-LAKI BEJAD, bukan laki-laki yang bertanggungjawab,
    Wanita yang mau dipacarin adalah wanita yang tidak menjaga diri, wanita murahan..
    Padahal kita disuruh mencari laki-laki yang baik juga bagus agamanya, demikian pula laki-laki disuruh mencari wanita yang baik agamanya, bukan yang mau dipacarin,. apalagi pacaran jaman sekarang,. habis-habisan, tidak tersisa,.. hingga kehormatanpun direnggut dengan cuma-cuma,. lebih murah dari seorang pelacur jalanan,.
    Ulasannya sudah saya posting disini

    Tidak ada pacar sholeh atau sholehah, makanya jika ingin menikah, jangan menggunakan jalan pacaran, ulasannya silahkan baca disini

  91. Assalamualaikum
    saya sudah mentalak 1 pada istri saya, setelah sekian lama(lebih dr 4 bulan /mantan istri saya blm & tidak menikah dgn orang lain) kami bertemu dan melakukan hubungan intim (tanpa rujuk terlebil dahulu) hingga hamil,,

    apakah perbuatan kami itu adalah ZINA walaupaun akhirnya sekarang kami sdh rujuk dan anak kami sdh besar,,,

    atas jawaban dan bantuannya saya ucapkan ribuan terimakasih…
    Wassalamualaikum wr wb

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Kalau sudah habis masa iddahnya, maka statusnya sama seperti wanita lain, jadi perbuatan tersebut adalah ZINA,.
    setelah habis masa iddah maka TIDAK ADA RUJUK, tapi akad nikah ulang, karena statusnya sudah bukan istri lagi, berbeda ketika masih masa iddah,.
    Wajib bertaubat keduanya dari zina yang dilakukan,.
    Dan NIKAHNYA TIDAK SAH, karena rujuk setelah habis masa iddah itu TIDAK SAH, jadi anda telah berzina, dan anda wajib tidak tinggal serumah, karena anda bukan suami istri lagi,
    Cara taubat dari zina, silahkan lihat postingannya disini

  92. Assalamu’alaikum wrwb
    mau tanya…???
    bgini aku mlakukan zina dengan pacar ku,,,
    lalu aku mnikahi nya…
    dan stelah mnikah kmi berdua mohon ampun dan bertaobat,, apa kah nikah kami sah ato tidak mohon penjelasan nya….

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    Ada dua pendapat dalam hal ini,.
    Ada yang berpendapat nikahnya tidak sah, dan harus diulang akad nikahnya,.
    Ada yang berpendapat nikahnya sah jika mereka bertaubat, dan tidak harus diulang akad nikahnya,.

    Silahkan anda ikut pendapat yang mana, tentu dengan konsekwensinya,.. kalau saya pribadi memilih pendapat yang menyatakan tidak sah dan harus diulang akad nikahnya,.

    Cara taubat dari zina bisa dilihat disini

  93. Assalaamu’alaikum
    saya orang jawa,mw tany
    saya berpacaran sudah 5th lbh n slama it jg saya sering ber-zina dg pacar saya n dlm wkt dkat ini saya mau mnikahiny.
    1.bagaimana solusinya agar pernikahan saya sah mnurut syar’i(cara bertaubatny)
    2.calon istri saya dr kcil di buang n di pungut sama BUDE ny.akhirny dia dijadikan anak angkatny.
    Secara syar’i calin istri saya masuk dlm nasapny siapa?
    Orangtua kandung sdh tdk tau brada dimana
    mohon solusinya Pk
    sblmny saya ucapkan jazakumuLLAH ahsanal jasa’
    wassalaamu’alaikum

    Wa’alaikumussalam warahmatullah
    Zina adalah perbuatan keji dan hina, pelakunya wajib bertaubat, dan ingat, zina adalah hutang,. jika anda berzina,. akan ada keluarga anda yang membayarnya,. bisa saudari anda juga berzina atau dizinai, bisa juga keturunan anda,. saya sudah ulas disini

    1. Anda wajib bertaubat dari pacaran, dan zina yang anda lakukan, keduanya wajib bertaubat, baik anda atau pasangan anda,
    Cara taubat dari pacaran bisa dibaca disini , lalu anda dan pasangan anda juga wajib bertaubat dari zina yang dilakukan, cara taubat dari zina sudah saya ulas disini

    Jika tidak bertaubat dari zina, maka tidak boleh menikah,. dan statusnya adalah PEZINA, jika salah satunya tidak bertaubat, maka tidak boleh menikah,
    Dan perlu diingat, laki-laki yang berzina, tidak wajib menikahi wanita yang dizinainya, yang wajib adalah BERTAUBAT,.
    Laki-laki yang menzinai wanita itu adalah laki-laki bejad,brengsek, dan wanita yang mau dizinai itu juga wanita murahan,. jadi bertaubatlah, jika sudah bertaubat keduanya, maka jika mau menikah atau tidak, itu terserah, asal sudah bertaubat sudah saya ulas disini

    2. Jika tidak diketahui dimana bapaknya, apakah ada saudara laki-lakinya, jika memang dibuang dan tidak diketahui siapa keluarganya, maka walinya adalah wali hakim, dalam hal ini adalah petugas KUA yang ditunjuk,

    tapi ingat,. anda wajib bertaubat, dan kondisi si wanita juga bertaubat, dan tidak sedang hamil, sebab menikahi wanita hamil itu pendapat yang terkuat adalah TIDAK SAH,

  94. Asalammualikum wr wb…
    sya orng cianjur…
    sya mau tnya sya hamil d luar nikah sma pcar sya smpe ank itu skrang dh kluar….
    tp pcar sya dah tau sya hamil dia mlah mnikahi cwe lain….
    aq mnta mnggung jwab sma pcr sya dia g mau mlah dia mmbri uang sbsar 25 jta…
    dia blang anggap aj ank itu bkan ank sya mlah dia mnyuruh sya mnikah sma org lain
    sya mnta sulusi ny gmna

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,
    Mba wajib taubat dari zina yang dilakukan, demikian pula laki-laki tersebut, wajib bertaubat,.
    Pacaran itu HARAM hukumnya dalam islam, karena itu adalah sarana menuju zina, dan tidak ada kewajiban bagi laki-laki untuk menikahi wanita yang dizinahinya,. yang wajib adalah bertaubat,.
    Laki-laki yang bertanggungjawab adalah laki-laki yang tidak merusak kehormatan wanita, tidak memacari wanita,
    Demikian pula wanita yang baik-baik, bukanlah wanita yang mau dipacari, atau mau dizinahi,. itu adalah wanita yang tidak menjaga diri,
    Jadi sebenarnya hakekat pacaran itu adalah sedang belajar menjadi pelacur murahan, dizinahi gratis, tanpa bayaran,.. malah kadang cuma diberi sekuntum bunga, atau sepotong silver quin,.na’udzubillah,.
    Tentang tidak wajibnya laki-laki menikahi wanita yang dizinahinya bisa dibaca disini

    Anak yang terlahir akibat zina, itu bukanlah anak si laki-laki yang menzinai, tidak ada hubungan nasab dengan bapak biologisnya, walaupun menikah sekalipun, dia tidak boleh dinasabkan kepada bapak biologisnya, tapi nasabnya ke ibunya,. jadi dia adalah anak ibu,.
    Tidak ada hubungan waris antara si anak dan bapak biologisnya, dan jika anaknya adalah wanita, maka tidak boleh ketika menikah walinya adalah bapak biologisnya,.. itulah anak zina, silahkan baca disini

    Jadi, bertaubatlah mba, jika sudah bertaubat lalu ingin menikah, cari laki-laki yang baik agamanya, cara bertaubat dari zina bisa dibaca disini

  95. Asslmwalaikum wr.wb.

    Pak numpang nany ni, gimana hukumnya mnikahi wanita yg sedang hamil, semntara pacarnya tdak mau brtanggung jwab dan suda prgi jauh mninggalkanny, apakah anak yg di kandung itu halal bagi saya kalau menikahiny?

    Mohon penjelasanny…. Wslam wlaikum wr.wb.

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,
    Laki-laki haram hukumnya menikahi wanita yang sedang hamil, nikahnya TIDAK SAH,.
    Jadi anda tidak boleh menikahi wanita tersebut,.

    Dan memang ga ada kewajiban bagi laki-laki untuk menikahi wanita yang dihamilinya, yang wajib adalah BERTAUBAT, sudah saya posting disini

  96. bagaimana jika seorang laki2 pezina yg menikahi seorang gadis perawan (baik si perempuan tahu soal itu ataupun tidak),

    apakah tetap dianggap tidak sah nikahnya sedangkan laki2 nya tidak melakukan taubat dari zina?

    anak dr pernikahan tersebut bagaimana statusnya? terima kasih sebelumnya untuk jawabannya.

    Terimakasih,
    Secara hukum sebenarnya sah pernikahannya sebagaimana pendapat jumhur ulama….
    Jika sah nikahnya, maka status anak yang lahir dari hasil nikah, maka itu adalah bukan anak zina
    tetapi bagi suami yang pernah berzina tentunya harus tetap bertaubat dengan taubat nasuha..

    taubat dengan sungguh-sungguh, dengan melakukan segala syarat taubat..Allah maha penerima taubat atas hambanya yang berdosa dan Allah lebih gembira atas taubatnya seorang hamba dibanding orang yang kehilangan kendaraan dan bekalnya di padang tandus dan ia temukan kembali kendaraan dan bekalnya tersebut sebagaimana dalam hadis sohih…
    Cara taubat dari zina sudah saya posting disini

  97. Aslamu’alaikum pa
    Saya mau tanya saya sudah 1 tahun menikahi wanita miskin yang hamil karna pacarnya,lalu saya menikahi wanita tersebut dengan alasan kasihan tapi saya ingin mepertahankan rumahtangga kami dan menutupi setatus anak tersebut sebagai ank saya
    Mohon penjelasan dan apa yang harus saya lakukan kedepanya

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    menikahi wanita yang hamil oleh laki-laki lain, itu tidak boleh, sampai si wanita itu melahirkan anaknya,.
    Jika sudah melahirkan, dan dia bertaubat dari zinanya, jika anda mau menikahinya, ya silahkan saja, tapi bukan dinikahi ketika kondisi sedang hamil ,silahkan baca ulasannya disini

  98. Apa yg d maksud dg zina,apakah hya skedar memegang kmaluan saja jg dnmakan zina.? Mhon pnjlsn,y.

    Yang disebut zina adalah masuknya kemaluan laki-laki ke dalam kemaluan wanita tidak dibawah pernikahan yang sah

    Kita disuruh menjauhi jalan-jalan menuju zina, diantaranya wajib menundukkan pandangan, dilarang pacaran, apalagi bersentuhan dengan lawan jenis yang tidak halal baginya, ini adalah dosa besar,

  99. Assalamualaikum WR WB .

    Saya ingin bertanya, teman saya telah menikah namun menjalin hubungan dengan pria lain, 3thn lalu dan akhir nya hamil, dia meyakini hamil nya adalah dengan pria hub gelap itu, anak yg lahir adalah perempuan, dan memang identik dgn pria tsb,

    saat ini dia telah bertobat dari zina, dia telah menutup aurat dah berhijab, dia ingin menjadi istiqomah.

    Namun dia masih terasa ada beban dalam hati nya, karena suami nya tdk mengetahui rahasia nya, dia ingin bercerai krn merasa dia sudah haram bagi suami nya, dan mengkhawatir kan anak nya bila besar nanti bagaimana saat menikah, apa jalan keluar yg baik bagi nya mas, mohon pencerahan nya.trimakasih Wassalamualaikum WR WB

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    Wanita tersebut wajib bertaubat dari zina yang dilakukan, putuskan segala sarana yang bisa menjerumuskan dia dalam zina kembali, seperti ganti nmr telpon, hapus nmr telpon orang2 yg tidak benar, silahkan baca selengkapnya disini

    Setelah bertaubat, maka tutup rapat-rapat dan tidak usah diceritakan pada siapapun, termasuk pada suami, perbaiki akhlak dan pelayanan pada suami, dan sering beristighfar kepada Allah. Perbuatan zina tsb harus memicu dia utk gemar melakukan kebaikan, terutama posisinya sebagai istri, bukan malah karena perbuatan tersebut digunakan oleh setan untuk membisikan rasa was-was merasa sebagai wanita kotor bagi suami, sehingga mungkin memilih bercerai,,.. ini adalah tujuan setan,. jadi tutup rapat-rapat jika sudah bertaubat, silahkan baca disini

    Anak yang dilahirkan itu bukan anak zina, tapi nasabnya ke suami yang sah, jadi bukan ke si wanita teman anda tersebut, karena status dia adalah sebagai istri laki-laki yang sah, jadi jika kelak menikah maka walinya adalah si suami wanita tersebut,

    • Assalamualaikum WR WB , trimakasih mas atas jawabannya…
      Wassalamualaikum WR WB

      Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh
      sama-sama..

      • Pertanyaan saya sudah ada jawaban di pernyataan diatas. Trimakasih, berarti anak yg lahir jika perempuan tetap sisuami sah bisa jadi wali nikah si anak perempuan ya .

        iya dan nasabnya juga ke si suami, dan statusnya bkn anak zina

  100. Aslmu alikm
    saya mau bertanya mana lebih besar dosanya berzina sama cewek atau pacar daripada berzina dengan psk yg hamil?
    Mohon penjelasannya

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,

    Pacar dengan PSK itu hampir sama saja, bahkan dalam satu sisi pacar itu kadang lebih murah dari PSK, kalau zina dengan pacar itu GRATIS, zina dengan PSK mbayar,.
    Dosanya, ya sama-sama dosa besar,. sama-sama berzina,

    Pacaran itu dosa, wajib bertaubat pelakunya, pacaran itu sama saja sedang belajar menjadi PELACUR murahan, bahkan kadang lebih murah dari pelacur, silahkan lihat disini

    Banyak orang jadi pelacur, awalnya ya doyan pacaran,

    Taubat dari pacaran bisa dilihat disini

  101. Assalamualaikum,,
    saya riki punya pacar sudh hamil dan melahirkan skrng umut anak hampir 2 thun,
    smpai skrng sya dg pcr blm menikah,, skrng anak sm sya pcr msh kulh,, yang mau sya tnya kan jika saya menikahi pcar sya itu boleh apa tidak?
    Dan status anak nti bagaimana? Terimaksih ats jawbannya

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Anda berdua wajib bertaubat dari zina yang kalian lakukan,.
    Jika sudah bertaubat boleh saja anda menikah,
    Cara taubat dari zina bisa dilihat disini

  102. asalamualaikum ..

    saya mau bertanya sah kah saya bernikah dengan pasangan sedang kan masa itu saya sedang hamil 6bulan ..

    saya sudah 2tahun berumah tangga anak saya sudah berumur 2tahun ..

    tapi baru sekarang saya dan pasangan tau .. pernikahan kami tidak sah .. terima kasih

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Menurut pendapat yang kuat, laki-laki boleh menikahi wanita yang hamil karena laki-laki tersebut, jadi nikahnya sah, dan status anak yang lahir itu adalah anak zina, silahkan baca penjelasannya disini

  103. asalamualaikum ..

    mas admin saya mau bertanya sah kah saya bernikah dengan pasangan sedang kan masa itu saya sedang hamil 6bulan ..

    saya sudah 2tahun berumah tangga anak saya sudah berumur 2tahun ..

    tapi baru sekarang saya dan pasangan tau .. pernikahan kami tidak sah ..
    apa yang perlu kami lakukan agar pernikahan kami itu sah ..

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Yang wajib dilakukan adalah bertaubat,. bertaubat dari perbuatan zina yang dulu dilakukan,.
    Ada dua pendapat dikalangan ulama tentang nikah hamil duluan,.
    Ada yang berpendapat tidak sah sebelum pelakunya bertaubat,.
    Ada juga yang berpendapat sah, tapi tetap disuruh bertaubat,.
    Silahkan anda pilih yang mana, jika pilih yg tidak sah, maka harus akad nikahnya diulang, dan bertaubat
    Jika memilih yang menyatakan sah, maka akad nikahnya tidak diulang, dan kalian wajib bertaubat saja,.

    Anak yang dilahirkan itu adalah anak zina, tidak ada hubungan nasab dengan bapak biologisnya,.

    • Assalamualaikum,

      Maaf Pak, membaca penjelasan diatas saya masih kurang paham. Kalau anak yang dilahirkan itu adalah anak hasil zina, dan anak tersebut tidak ada hubungan nasab dengan bapak biologisnya lantas bagaimana status si anak, Pak Ustadz?
      Apakah seumur hidupnya anak tersebut berstatus tidak punya bapak? Meski si bapak biologisnya sudah menikahi ibunya.

      Mohon pencerahannya. Terima kasih

      wa’alaikumussalam warahmatullah,
      Iya,.. nasabnya kepada ibunya,. dia tidak punya bapak,. itulah buruknya zina, akan merusak nasab,.
      Bapak biologisnya tidak bisa mewarisi dia atau sebaliknya, jadi jika bapaknya meninggal, anak zina tidak mendapatkan warisan dari bapak biologisnya,,.
      Jika anaknya adalah wanita, maka bapak biologisnya tidak bisa menjadi wali bagi anak tersebut, tapi menggunakan wali hakim,.
      Misalkan anaknya bernama agus, nama ibunya adalah Tuti, nama bapaknya adalah Jaka,. maka nama anak tersebut bukan Agus bin Jaka, tapi Agus binti Tuti , jadi nasabnya ke ibunya , anaknya si ibu,

      Walaupun bapak biologisnya sudah menikahi si ibu, tetap nasabnya tidak berubah,.

  104. Assalamu’alaikum,
    pak saya mau tanya sahkah pernikahan saya dan istri krna kmi pernh berzina sblum mnikah,tp maaf kami berhenti 2 atau 3bln sblum mau mnikah krna kami berkomitmen ingin bertaubat dr perbuatan kami pak,

    tp masalahnya seminggu sebelum akad nikah atau ijab qobul kami hmpir melakukannya,maaf tdk sampai kemaluan saya masuk kedalam kemaluannya tp hanya saya orgasme dngn cara dioral,kmi mnikah dn istri saya baru hmil stlh 2bln mnikah pertnyaannya apakah sah nikh kmi pak ustad,apa hrrus mengulang,mhon djelaskan pak
    dan bgaimna nasab anak kmi

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    anda berdua wajib bertaubat, dan menurut pendapat yang kuat, sah nikahnya,.silahkan baca ulasannya disini

    anak setelah menikah, tentu bukan anak zina

  105. mau nanya, kalo sudah terlanjur menikahi wanita hamil, diluar nikah, apakah hak dan kewajiban sebagai suami/istri berlaku?

    kalau sudah terlanjur menikah, maka bertaubatlah,.
    Jika mengikuti pendapat yang status nikahnya sah, maka cukup bertaubat saja, dan ga usah mengulang akad nikahnya,.
    Tapi kalau mengikuti pendapat yang menyatakan status nikahnya ga sah, maka bertaubat, dan diulang akad nikahnya

  106. Assalamualaikum,
    maaf saya mau tanya
    belum lama ini saya tau kalau dulu orang tua saya menikah karena hamil duluan, dan mempunyai anak pertama yaitu kakak saya, 2 tahun kemudian lahir lah saya,

    apakah setelah saya lahir juga disebut anak zina seperti kakak saya.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Anak yang lahir di luar pernikahan yang sah, maka disebut anak zina,
    Adapun yang lahir dibawah pernikahan yang sah, maka itu bukan anak zina,.jadi anda bukan anak zina,

    Anak zina nasabnya tidak boleh ke bapak zinanya,. tapi ke ibunya,

  107. assalamu alaikum
    kurang lebih 5 thn saya habis nika, saya menpunyai anak 2. diwatu saya menikahi istri saya, istri saya sedang hamil,. apakah saya perlu nikah ulang, dan bagi mana dengang anak saya

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    anda wajib bertaubat, demikian pula istri anda,.
    Jika sudah bertaubat, maka tidak usah mengulang akad nikahnya, dan anak yang dikandung istri anda sebelum akad nikah itu adalah anak zina, adapun anak hasil nikah itu bukan anak zina

  108. Assalamualaikum.

    Mas admin,
    Klo misalnya berzina terus hamil.
    si laki laki bersedia menikahkan si wanita.
    Tp mereka menikah dalam keadaan si wanita sedang hamil.

    Itu pernikahannya sah ga?
    Terus klo ga sah. Dan semisal mereka punya anak lagi . Berarti anak yang ke duanya ato seterusnya juga anak zina dong?

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    menurut pendapat yang kuat, nikahnya sah,dan keduanya wajib bertaubat dari zina yang dilakukan silahkan baca ulasannya disini

  109. Assalamualaikum.wr.wb
    saya ingin bertanya .
    Saya di perkosa oleh 3org lelaki tetapi diantara 3laki-laki itu hanya 1 yg brtanggung jwb .

    Saya mengetahui kehamilan sya pas sya sudah hamil 7bln .

    Saya sudah menikah dg dia di kantor polisi tetapi saya tidak satu rumah/ranjang dg dia karna dari stlah kami menikah dan saya melahirkan , dia malah kabur .
    Sya mau brtanya apakah sya bnar” dosa dan apa yg harus sya katakan kepada anak sya ktika besar nanti ia menanyakan ayahnya . Trimakasih

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,
    laki-laki yang memperkosa wajib bertaubat,.
    Dan kadang laki-laki memperkosa wanita itu bukan selamanya faktor dari si laki-laki, ga jarang justru dari wanitanya yang memicu, seperti tidak menutup aurat, bepergian tanpa mahram,. atau bisa juga dari perilaku wanita lain sehingga ada wanita yang jadi korban perlampiasan,.
    Anak yang lahir karena diperkosa, itu nasabnya ke ibunya bukan ke bapaknya, jadi dia tidak punya bapak,.

  110. Assalamu’alaikum
    saya ingin bercerita dan bertanya,
    anak pertama saya hasil dari hamil d’luar nikah, dan saya pun bercerai dgn suami saya, akhirny kami bertemu lagi dan melakukan zina lagi dan saya hamil anak ke dua dari mantan suami saya?apakah saya tidak dapat d’ampuni lagi oleh Allah swt ya?

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Bertaubatlah.. dengan sebenar-benar taubat,.
    Allah maha menerima taubat hambanya yang mau bertaubat dengan taubat yang sebenar-benarnya,. Allah maha pengampun

  111. bagaimana hukumnya bermain di daerah kewanitaan istri sendiri tanpa memasukinya karna haid.

    Asal tidak memasukan sesuatu ke kemaluan istri, itu tidak mengapa,.

    silahkan bermesraan dengan istri yang sedang haid, asal tidak di kemaluan istri, karena darah haid itu najis,.

  112. Asalam mualaikum,,,,,,,
    Pak sya mau brtanya,??
    Saya mau mnikahi seoran perempuan yg saya rasa bisa untuk membimbing saya kejalan yng lbih baik,begitu pun dia pak.
    Dan kmi pun ingin berniat ingin untk mnikah pak,tpi suatu mlam saya brtanya kpada nya pak,siapa2 saja orang yng prnah bersetubuh dngan nya pak,walaupun sbelum itu saya sudah tau klo dia sudah tdak suci lgi,tpi saya berkeinginan tau siapa2 orang prnah mlahkukan itu dngan nya,,trnyata pak hmpir stiap mantan pcar nya pak,,dn sma orang yng sudah brumah tanga pun dia prnah mlahkukan nya pak,,,hanya alloh mnkin yng tau pak gimana prasaan saya saat mndngar itu pak,saya takut stelah mnikah nanti kalo orang tua saya tau tntang dia pak dan saya merasa takuasa mnahan cemooh an orang disktar saya pak,apa lgi saya sring brtemu dngan orang2 yng tlah melahkukan itu dngan nya pak,apa yng hrus saya prbuat pak untuk mnghadapi smua yng akan trjadi itu pak,,,niat saya tulus pak, dngan apa ada nya saya untuk membimbing dia kejalan yng lebih mulia pak,,
    Tolong beri saya solusi yg trbaik pak

    Wa’alaikumussalam warahmatullah
    Bagi saya sih, terlalu berat…
    tapi itu terserah anda,..
    Suruh wanita itu bertaubat dengan taubat yang sebenar-benar taubat,. kalau tidak , bukan hal yang mustahil kelak setelah menikah dia akan melakukannya lagi, tentu anda akan kecewa sekali,.

    Mumpung belum terjadi, seandainya anda pacaran dengan dia, bertaubatlah dari pacaran, karena pacaran juga adalah hal yang diharamkan,.
    Cari wanita yang baik agamanya, jangan melihat kecantikannya kalau agamanya jelek,. karena justru anda akan kecewa,.

    Menikahi wanita yang baik saja kadang suami susah utk mengarahkan agar lurus dan harmonis rumahtangganya,.
    Apalagi dengan wanita yang sudah berzina dengan banyak laki-laki,… terlalu berat tantangannya,.

  113. Asalam mualaikkum,,,,,
    Bapak atau ibuk yang dimuliakan alloh,,
    Saya bertanya,,apa diboleh kan dan tidak melangar hukum islam kalo misal nya saya menikahai seorang wanita yang pernah bersina dengan saya walaupun saya bukan orang yang pertama kali melahkukan hal tersebut kepada dia,dan saya pun bukan orang yang suci,saya pun juga pernah melahkukan hal tersibut denga wanita lain.
    Tapi sekarang saya dan dia benar2 telah menyesali perbuatan tersebut,,dan kami benar2 ingin bertobat akan kemaksiatan kami berdua,dan wanita itu menangis dihadapan saya dengan pengakuan yang begitu menyesali semua tlah terjadi baik dengan saya sendiri dan dengan orang lain demikian dengan saya juga benar2 menyesali perbuatan dimasa lalu saya tersebut.
    Bapak atau ibuk yang dimuliakan alloh,kalo berkehenang bisa kah bapak atau ibuk memberi arahan atau solusi buat kami agar lebih baik dihadapan alloh.
    Demikian bapak atau ibuk yang dimuliakan alloh,,,semoga tuhan selalu mmberkati bapak atau ibuk.wasalam.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah.
    Jika memang anda berdua sudah bertaubat, dan ingin menikah, maka silahkan saja,. tentu setelah menunggu kosongnya rahim,
    Bagaimana cara taubat dari zina? silahkan baca disini

  114. Assalamu’alaikum,
    saya dan suami sblm menikah telah melakukan zina tp tak sampai hamil,apakah pernikahan saya ini sah,skrng kami telah di karuniai 2anak,wassalam..

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    anda berdua wajib bertaubat, dan menurut pendapat yang kuat, nikahnya sah, jika syarat sah nikahnya terpenuhi, silahan baca postingannya disini

  115. Klo pezina blm bertobat pdhl sdh menikah brrti akadnya tdk sah.sedangkan pezina itu baru tau setelah menikah dan mempunyai anak, tentu akan dilakukan akad lg terus gimana dg anaknya,apa termasuk anak hasil zina?

    Jika tidak tahu, dan tahunya setelah menikah , maka cukup bertaubat saja, dan tidak usah mengulangi akad nikahnya,. itu jika si wanita dinikahi oleh laki-laki yang menzinainya,
    Jika sudah hamil sebelum menikah, maka anaknya adalah anak zina

  116. Assalamualaikum,
    Saya berusia 18 selama sekolah saya tinggal dengan saudara di usia 18 th saya tidak tau siapa ayah saya bahkan untuk melihat wajahnya saya tak pernah singkat cerita saya di lahirkan tanpa ayah ibu saya gangguan jiwa saat mengandung saya keluarga pun tak ada yang tau hingga pada akhirnya tetangga menghina mencaci maki saat sy lahir tidak ada pernikahan tidak ada yang bertanggung jawab sampai saat ini sy bingung jika nanti saya nikah bagaima ?

    Tolong di jawab
    Wa’alaikumsallam

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Maaf, anda laki-laki atau wanita, lalu punya saudara atau kerabat lainnya yang bersama anda atau tidak, ibu anda sendiri sudah sembuh dari gangguan jiwanya atau belum,

  117. Assalamualaikum..
    saya menghamili pacar saya dan saat kandungannya masuk 6 bulan orang tuanya tau dan langsung mengurus pernikahan kami, di daerah saya yg seperti ini sudah banyak, kalo hamil ya harus cepat dinikahkan sebelum hamil.

    saya baru tau kalo hukumnya tidak sah setelah baca2 di internet..

    jadi yg mau saya tanyakan, bagaimna keadaan sy dan istri..

    apa yg harus kami lakukan. apakah menikah ulang atau bgaimana? mohon solusinya ,terimakasih..wassalam

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Menurut pendapat yang kuat, bahkan IJMA SAHABAT, boleh laki-laki menikahi wanita yang dihamilinya, silahkan baca ulasannya disini

  118. Asslkum
    bpak/ibu sya mau bertanya suami saya bekerja di luar negri menjadi seorang pelaut sudah 9 bulan saya gk dinafkahi lahir batin, dan saya gak kuat nahan nafsu ini akhirnya udah 3 lelaki yang bersetubuh sama saya.

    Apakah stelah suami sya pulang nanti saya hrus bicara jujur tp saya takut diceraikan atau mgkin saya harus diam.sungGuh sya myesali apa yg tlah terjadi. Mohon penjelasannya. Wasslkum

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Anda wajib bertaubat dengan sebenar-benar taubat,..
    Jauhi perbuatan tersebut, jangan hianati suami anda,.
    Jika sudah bertaubat, jangan ceritakan ke suami,. tapi perbaiki sikap anda, layani suami dengan baik,. dan kalau bisa, cari pekerjaan jangan di luar negeri,.
    Bukankah kebahagiaan yang anda cari, bukankah nafkah batin juga ingin anda dapati,.. pekerjaan di dalam negeri sangat banyak,

    Cara taubat dari zina, silahkan lihat di postingan ini

    Seorang istri yang berzina, hukumannya adalah dirajam hingga mati, yaitu dilempari batu hingga mati,..
    Dan jika tidak bertaubat, maka sama saja dia seperti bangkai yang berjalan,. karena seyogyanya dia sudah dilempari batu hingga mati,.. maka bertaubatlah ibu, jangan diulangi lagi,.

  119. menikahi se’orang wanita yg belum hamil tapi sudah di zinai apakah boleh hukumnya di nikahi??

    Keduanya wajib bertaubat dahulu sebelum menikah,

  120. assalamualaikum…
    saya ingin bertanya pak,saya seorang perjaka ingin menikahi seorang perempuan yang sudah punya anak hubungan zina dengan orang lain tp belum menikah,tetapi orang tua saya tidak setuju apa yang harus aku lakukan,harus mempertahaankan nya apa harus meninggalkan nya dan apa perbuatan aku tersebut benar ingin menikahinya.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Sebaiknya anda mencari wanita lain, cari yang baik agamanya, dan anda tidak boleh menikahi wanita tersebut, jika nekat menikah maka tidak sah nikahnya, dan jika berhubungan badan , itu sama saja dengan zina

  121. assalamualaikum…

    saya ingin sedikit bercerita ustad ttg kisah persahabatan, dan menutupi aib sahabat sendiri.

    saat ini saya tengah bingung, sahabat sya hamil dg pacarnya kurang lbih usia khamilannya 1 bulan.

    hal ini mnjd rahasia kita bertiga dan skg shabat saya akan mngaborsi janinnya.

    saya tau akan semua itu karena dalam persahabatan kami tdak ada kata rahasia, lalu apakah mnjadi dosa bagi saya ktika saya hanya diam ttg khamilannya, dan ktika saya brusaha mnutup aib sahabat sya trmasuk pada kluarganya.

    apa yg hrus sya lakukan ?

    disatu sisi saya tdk tega dg janin dalam kandungannya, saya jg takut trjdi hal buruk ktika proses pengaborsian, namun apa jadinya jika saya jujur akan smua ini? mohon di balas cepat.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah
    Nasehati sahabat anda tersebut agar bertaubat, bertaubat dari zina yang dilakukan..
    Bertaubatlah..

    Dan janin yang ada, jangan digugurkan, sebab itu adalah dosa,.
    Malu?.. setelah hamil baru punya rasa malu? sementara saat pacaran tidak malu,. saat zina tidak malu?..
    Kalau tidak mau menanggung malu, jangan lakukan pacaran,.. pacaran itu adalah jalan menuju zina, pacaran itu sama saja sedang belajar menjadi pelacur murahan… dizinai gratis..

    Aborsi bukan solusi, bukan jalan aman, itu jalan dosa,.. iya kalau selamat, Allah sangat mampu mencabut nyawa manusia,. bagaimana sekiranya Allah cabut nyawa sahabat anda tersebut ketika proses aborsi? tentu kematian yang jelek,..

    Bertaubatlah.. bertaubat dengan sebenar-benar taubat,.. demikian pula si laki-laki yang menzinai, suruh dia bertaubat,.. jika sudah bertaubat maka segera menikah saja, silahkan baca ulasannya disini

    Aborsi itu dosa besar, sudah saya ulas disini

  122. assalamualaikum.

    pak. saya melakukan zina dgn pacar hingga hamil 3bln, lalu kami menikah hanya untk mendapat buku nikah, stelah menikah tdk tinggal serumah dn tdk berhubungan. setelah anak sya lahir kami menikah lg dirumah (tdk di kua).

    yg mw saya tanyakan
    1. bgaimana dengan buku nikah dn akte kelahiran anak, apakah termasuk penipuan Dan bolehkah dipakai jika anak kami masuk sekolah?
    2. suami sangat sayang kepada putri saya. apakah suami tetap boleh/tidak boleh memeluk/memegang putri saya saat dia sudah dewasa kelak? pdhal ad hubungan darah.
    3. bolehkah seorang laki2 menikahi anak hasil zina nya? krna bukan ayah secara nasab.

    trma ksh

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    1. Akte tidak ada hubungannya dengan nikah,. tapi ingat, si anak itu tidak memiliki nasab ke ayahnya, ini harus dipahamkan,. jadi jangan sampai si anak menganggap itu adalah ayah kandungnya, padahal bukan,.. tidak ada hubungan nasab, juga saling mewarisi,..
    2. anak zina itu dinasabkan ke ibunya, adapun bapak zinanya, dia tetap menjadi mahram, seperti anak tiri saja,
    3. tidak boleh ayah zina menikahi anak zinanya, karena itu adalah mahram, menikahi mahram haram hukumnya ,.

    lebih luasnya bisa anda baca di postingan ini

  123. Assalamu’alaikum…

    saya belum paham penjelasan poin nomor 4 tentang

    Maksud hadis di atas adalah seorang laki-laki dilarang ‘mengairi’ (memasukkan air mani) ke rahim wanita, yang di dalamnya terdapat janin orang lain. Padahal, janin yang berada di rahim si wanita, sama sekali bukanlah tanaman lelaki yang menzinainya. Karena hasil hubungannya sama sekali tidak dianggap sebagai keturunannya.

    sedangkan isi poin nomor 4

    Laki-Laki yang Menzinai Hingga Hamil, Tidak Boleh Menikahi Wanita Tersebut Sampai Melahirkan

    seddangkan yang measukan benihnya si pezina itu sendiri dan menikahinya..mhn penjelasannya pak…dan mhn izin share…terimakasih

    Wa’alaikumussalam warahmatullah.
    Maksudnya jika si wanita hamil oleh laki-laki, sementara yang menikahi bukanlah laki-laki yang menzinai, tapi laki-laki lain, maka ini tidak boleh,.

    Berbeda jika yang menikahi adalah laki-laki yang menzinainya,. menurut ijma boleh menikahinya.. setelah sebelumnya mereka bertaubat, lebih jelasnya, dan silahkan menshare artikel yang ini saja,. bisa dibaca di postingan ini

  124. terimakasih mas atas penjelasannya..insya Allah saya baca postingan yang lainnya dan mhn izin untuk menshare lagi…

    Alhamdulillah,.
    silahkan,. jazakumullahu khairan

  125. Assalammualaikum,
    Mau tanya akhi :
    1. Ayah saya menikah dengan ibu dalam kondisi sedang hamil 2 bulan (Hamilnya bukan oleh ayah saya, tapi orang lain), ayah menikahi ibu karena iba, yang mau saya tanyakan, bagaimana status pernikahannya, sah atau tidak.
    2. Apakah anak hasil zina tersebut berhak atas hak waris.
    3. Bagaimana pembagian harta warisnya, saya 3 bersaudara. 2 perempuan (1 anak hasil zina dan 1 dari pernikahan sah) dan 1 laki-laki.

    Mohon penjelasannya. Terima kasih.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    1. menurut pendapat yang kuat, nikahnya tidak sah, kecuali jika yang menikahi adalah laki-laki yang menghamilinya,
    2. anak hasil zina nasabnya ke ibunya, bukan ke bapaknya, tidak ada saling mewarisi antara si anak dan bapak,
    3. Jika menikah karena tidak tahu hukumnya, maka statusnya adalah anak syubhat,.
    anak syubhat dinasabkan ke bapak , dan nikahnya tidak sah, harus berpisah karena dia bukan pasangan suami istri yang sah,
    tentang anak syubhat bisa dilihat di postingan ini

  126. Assallamualaikum wr.wb ,

    saya seorang istri ,saya sudah bersuami,saya mempunyai anak satu laki laki.. tapi rumah tangga saya sering pisah dan pisah nya pun cukup lama, semenjak saya pisah dengan suami saya, saya memutuskan untuk bekerja di karaoke atau club,untuk menambah kebutuhan anak saya, karena anak ikut dengan saya..semenjak saya kerja di karaoke, saya hamil dengan laki2 lain yang baru saya kenal, saya sering berhubungan badan dengan dia, tanpa menggunakan pengaman..hal hasil saya hamil skrng..dan pria itu tidak mau tanggung jawab, malah menyuruh dan memberi kan saya uang untuk aborsi..kehamilan saya pun sudah menghampiri usia 7 minggu,, 4 bulan saya berpisah dengan suami, tiba2 saya dan suami kembali dan berhubungan intim kembali,, saya pun kembali berhubungan badan dgn suami dgn keadaan hamil..tanpa suami tau..akhirnya saya berbohong kepada suami dan bilang ke suami klo saya hamil anak dia..suami pun agak curiga dan gk percaya..akhirnya sya memutuskan untuk yakini suami saya agar dia tetap mau mengakui anak yg saya kandung..karna saya tidak mau melakukan aborsi..bagaimana menurut anda, apakah janin yg ada di dalam perut harus saya buang atau saya jadi kan..apa yang harus saya lakukan..???

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    Anda wajib bertaubat dengan taubat nasuha, dan tidak usah bekerja di tempat maksiat seperti karaoke,.
    Jangan khianati suami,.
    Adapun anak yang sedang anda kandung, itu jika lahir, nasabnya ke suami anda, jadi tidak usah anda melakukan aborsi,.

    Cara taubat dari zina, bisa anda baca disini

  127. assalamu’alaikum, singkat cerita mas,
    sy seorang bujangan 26 th, selama pacaran sy blm pernah melakukan zinah berat (jima), hingga pd awal januari lalu sy pacaran sm janda beranak 1, sy punya niat serius, namun sy terlanjur melakukan zina aman bersamanya, hingga sy mnyadari bhw itu salah, waktu berjalan dan semua berubah setelah sy tau klo dia menjalani hubungannya dg suami orng lain dan di yakini bhw dia hamil dri lelaki tsb, lelaki tsb mengakui dirinya “orang gak bener” yg sekarang jg tlh mnghamili wanita lain ” kafir”,
    sy mengetahui dan merasakan hal” dan sikap buruk dr pacar saya, namun ada itikad utk sy merubah ia dan kami menjadi lebih baik, namun pacar saya lebih memilih jadi isteri ke 3 dri laki” yg mnghamilinya karna ia sadar akan perbuatan yg ia lakukan tsb, dan berharap jadi lebih baik kedepannya,
    Sy berniat melepasnya dri belenggu tsb, mngajaknya bertaubat dan menikah, tapi bagaimana jika sudah begini adanya, sy butuh pencerahan.
    tapi sy bersyukur dgn adanya kjadian ini sy bisa lebih dekat kepada ALLAH SWT,dan sy jg sdh berupaya memohon ampunannya, begitu jg pengampunan buat mereka,
    smpat ia berfikir (pacar saya) ingin aborsi namun sy larang karrna mengingat hal tsb adalah hanya akan mendatangkan murka ALLAH apalagi jika dihitung kalau misalkan ia jadi mengaborsi jnin tsb, hal ini merupakan ke 3 kalinya ia melakukan hal bodoh,
    sy cukp faham untuk hal-hal yg syar’i, namun sy memperkuat diri dgn hal ketentuan ALLAH yg sebenarnya, pahitnya perjalanan ini sy tetap harus terima, dan hal ini sudah sy sampaikan kpd ortu saya sndiri.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Lebih baik anda bertaubat,..
    mencari pasangan hidup, itu harus dengan cara yang halal, jika ingin pasangan hidup yang shalihah tentunya,.
    Bukan dengan cara yang haram seperti pacaran,.
    Lbh baik anda cari saja calon lain yg shalihah, sambil anda perbaiki diri agar menjadi org shalih

    • itu sy lakukan, dia juga menyadari perbuatan” bodoh yg pernah ia lakukan hingga skrng, maka dari itu sy berniat mengajaknya bertaubat,dan membentuk dab membngun keluarga kecil kedepannya,
      dari setiap hukum yg tlh di jabarkan di atas, sy faham betul,utk itu hal tsb jg ingin sy sampaikan kepadanya, agar dia mengerti betul bagaimana Agama telah melarang dan mengajarkan hal tsb.
      saya juga menyayangi anak pertamanya utk itu kmrn saya lanjutkan perkenalan kmi hingga berpacaran, sy jg faham ini di larang, namun sy sadar akan apa yg slh slm ini, namun dari semua kejadian yg terjadi menimpa sy dan dia tak lepas daripada ketentuanNYA semata,kami sbg manusia biasa hnya bisa bertawakal karna ini merupakan jln hidup yg hrus kami tempuh,.

      Semua perbuatan manusia, baik perbuatan baik atau buruk, itu tdk ada yang lepas dari takdir atau ketentuannya,..

      Dan tidak ada satupun mengetahui takdir yg akan menimpanya..
      Dan tidak boleh menjadikan maksiat sebagai alasan itu kan ketentuan Nya,

      Jika ada org yg mengetahui itu adalah ketentuanNya, yg digariskan kepadanya, sungguh dia telah mendagului Allag dan Rasulnya, .. Karena dia tahu itu adalah takdir yg Allah tentukan baginya, sehingga dia terus dalam perbuatan maksiat tersebut.. Dan itu sikap yg tdk benar, sudah saya posting disini

  128. Saya mau tanya apabila pda saat menikah,mempelai wanita dalam keadaan hamil,siapa yang berhak mewalikannya tetap orng tua atau kah wali hakim?

    pertama mereka disuruh taubat dahulu dari zina yg mereka lakukan, si wanita dan laki-lakinya wajib bertaubat, cara taubat dari zina bisa dilihat disini

    jika sdh taubat, laki2 yg menzinai blh saja menikahi wanita yg dizinainya, walaupun itu ga wajib,yg wajib itu adalah bertaubat.. baca disini

    dan jika si wanita itu bukan anak zina, maka walinya bukan menggunakan wali hakim,

  129. Tanya pak ,tlong dijawab.
    Jk wanita yg dihamili itu tdk wajib di nikahi,lalu bagaimana bentuk pertanggung jawaban bagi si laki2 yg manghamilinya?

    Trs bagaimana hak asuh anak tersebut?

    Apakah sang laki2 yg menghamilinya wajib ikut mengasuh anak dr hsil zina trsbt??

    dan apakah boleh tdk ikut mngasuhnya?

    Laki-laki dan wanita yang berzina, lalu si wanitanya hamil, itu perbuatan yang tidak bertanggungjawab,., keduanya bukan orang yang bertanggung jawab, laki-lakinya adalah laki-laki bejad, demikian pula wanitanya itu wanita murahan,.

    Resiko pacaran, ya memang seperti itu, pacaran itu jalan menuju zina, jalan setan dalam mencari pasangan pendamping hidup,.
    Lalu bagaimana setelah itu terjadi, bentuk tanggungjawabnya adalah keduanya wajib bertaubat,. baik si laki-laki atau si wanitanya,.
    Jika keduanya tidak bertaubat, maka statusnya adalah seperti PEZINA, dan jika salah satunya tidak mau bertaubat, maka tidak boleh dinikahkan,.

    Jadi, anggapan keliru di masyarakat, ketika ada wanita hamil, maka yang menghamili disuruh menikahi, ini keliru, seharusnya disuruh bertaubat,.
    Apakah wanita yang dihamili itu adalah kesalahan si laki-laki? tidak, tapi salah keduanya, bahkan terkadang salah dari wanitanya, ibarat mancing ikan, apakah ikannya yang salah? bukan tapi kerena ada yang memancing, maka si ikan akan memakan umpannya,.
    Jadi bentuk tanggungjawabnya adalah bertaubat, adapun setelah keduanya bertaubat, lalu si laki-lakinya mau menikahi, ya silahkan, walaupun itu bukan kewajiban,.

    Bagaimana anaknya? anaknya dinasabkan ke ibunya,. dan tidak ada nasab sama sekali ke bapaknya, tidak ada perwalian dengan bapaknya, tidak ada saling mewarisi,. Dan tidak ada kewajiban si bapak biologisnya utk menafkahi anak hasil zinanya,.

    sudah saya posting, status anak zina, silahkan baca disini

    Oleh karena itu, seharusnya wanita bersikap cerdas, jangan mau dipacari, atau malah memasang umpan, sehingga penyesalan nanti yang didapatkan, tidak ada pacar shalih atau shalihah, semua pacar itu Buruk,. karena pacaran itu adalah jalan menuju zina, saya sudah ulas disini

    • Jadi kl si perempuan itu memiliki suami sblmnya,brarti anak hsil slingkuh adlh tanggung jwb si suami spenuhnya?

      Jika ada istri selingkuh dan hamil, maka nasab anaknya ke SUAMI dari istri tersebut, bukan ke laki-laki selingkuhannya, bukan pula ke ibunya, dan dia bukan ANAK ZINA,jadi di binkan ke laki-laki yang menjadi suaminya

  130. assalammualaikum..
    saya berusia 23 tahun, saya ingin bertanya kepada pak..
    jika seorang wanita melakukan zina, dan hamil,, selain bertauban ke pada Allah SWT, lalu apa yg harus dilakukan lagi..??
    apakah aborsi, atau melahirkan anak hasil zina tanpa menikah..??
    dan menjadi orang tua tunggal untuk anak tersebut…

    lalu bagaimana jika kelak ada seorang laki2 yg ingin menikahinya padahal dia bukan ayah dari anak hasil zina tersebut..
    apa hukumnya..??
    mohon bantu jawab kebingungan saya pak…

    wasalam mualaikum…

    wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Bertaubat dari zina yang dilakukan,. demikian pula si laki-laki pelakunya, suruh bertaubat,
    Jangan lakukan aborsi, tapi lahirkan anak tersebut,

    Wanita hamil tidak boleh dinikahi oleh laki-laki lain, kecuali setelah melahirkan, atau jika laki-laki pelaku zinanya bertaubat dan ingin menikahi, maka boleh, tapi kalau belum bertaubat, maka tidak boleh,

  131. Asalamualaikum
    Sy umur 22 th dn sy sdang mngndung janin dr hasil zina dg pcar sy, sy masih kuliah. Sy sdang bngung untuk mmbicarakanny kpd ortu saya, namun pcar sy akan brtnggung jawab dn akn mnikahi sy.

    Namun sy masih bingung bagaimana sy harus mnceritakan dn mnjelaskan hal ini kpd ortu..

    mohon saranny, sy harus bagaimana trimakasih

    Wa’alaikumussalamwarahmatullah
    Anda dan pacar anda wajib bertaubat, debgan taubat nasuha,
    Cara taubat dari zina bisa lihat disini

    Setelah kalian bertaubat, boleh saja jika pacar anda mau menikahi anda, dan tidak usah bercerita pada ortu anda apa yg terjadi, tapi ingat, anak yg anda kandung itu adalah anak zina, ria tidak memiliki nasab pada ayah biologisnya, tdk blh di bin kan pada ayah biologisnya, tidak salibg mewarisi, tdk ada perwalian, dan jika anaknya adalah wanita, maka ayah biologisnya tdk bisa menjadi wali nikahnya,

  132. Assalamualaikum wr. Wb
    Pak saya mau nanya, saya dan pasangan saya beda keyakinan, qta melakukan zina sampai akhirnya saya hami,, usia kehamilan saya pun menginjak 2 bula,, pasangan saya minta digugurkan tapi saya bersikeras untuk mempertahankan, pasangan saya mau mempertahankan asalkan saya ikut ke keyakinan dya (Protestan) dan menikah di gereja tapi sebenarnya saya sangat2 berat dan sulit hati saya bnar2 menolak ikut agama dya tapi saya juga tidak mau janin ini digugurkan,mohon bantuannya pak ,terimakasih.
    Assalamualaikum wr.wb

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    anda wajib bertaubat dari perbuatan zina tersebut, dan segera sudahi hubungan haram dengan cara pacaran,.
    Apalagi dia beragama non islam alias kafir,
    Jika anda nikahpun, tidak sah nikahnya, karena wanita muslim haram hukumnya menikah dengan laki-laki kafir,.
    Jadi,. jangan gugurkan janin anda, dan anda bertaubat, sudahi ga usah berhubungan lagi, ga usah ada rasa cinta suka sama sekali di hati anda kepada orang kafir, ga boleh menjadikan orang kafir sebagai sahabat dekat,.

  133. assalammualaikum pak..

    saya ingin bertanya, saya baru tau bahwa saya adalah anak adopsi, padahal saya akan menikah beberapa bulan lagi, saat saya bertanya kepada ibu saya, ibu saya bilang saya diadopsi dari panti asuhan, dan pada saat ibu saya mengadopsi saya, biodata orang tua kandung saya tidak ada, karna saya dicampakan begitu saja oleh oranv tua kandunh saya…

    yg jadi pertanyaannya..
    nanti ketika saya menikah, saya dibintikan kepada siapa pak??

    karna asal muasal saya tidak diketahui sama sekali…

    Wa’alaikumussalamwarahmatullah
    Coba cari tahu dulu, barangkali bisa ditelusuri,

    Kalau sudah berusaha tapi tidak ketemu, lalu di bin kan ke siapa?

    Riri Binti Abdillah, walinya menggunakan wali hakim

  134. assalammualaikum pak..
    saya sedang merencanakan pernikahan saya dengan seorang wanita, saya sudah tau bahwa dia sudah memiliki anak hasil zina dengan orang lain, tetapi dia tidak menikah…
    yg jadi pertanyaan saya, apakah pernikahan saya dengan wanita itu sah..?

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Apakah wanita tersebut sudah bertaubat dari zina yang dilakukannya?
    Jika belum bertaubat, maka tidak boleh atau haram hukumnya menikahi wanita yang seperti itu, karena itu adalah wanita pezina

  135. pak saya mau tanya . saya kan punya pacar , nahh pacar saya itu nikah sama org lain tanpa tau kalo dia hamil karna saya, dia minta tolong pada temanya laki* buat nikahi dia sampai anak itu lahir baru dia cerai , dan temanya itu mau membantu .

    pas mereka sudah akad nikah , baru perempuan bicara sama saya , stelah di telisik sya percaya itu anak saya . dan saya mau tanggung jawab sepenuhnya.. ?

    gimana tuh dan saya tanya kpd perempuanya bahwa dia ternyata melakukanya krna berpikir pendek , menyesal banget , menikah dgn org yg bukan ayah biologisnya , gimana tuh , apa sah pernikahan itu ?

    Nikahnya tidak sah,
    si wanita tsb, jg anda wajib bertaubat dari zina yg kalian lakukan,

    adapun janin yg dikandungnya itu adalah anak zina, bukan anak anda, nasabnya ke ibunya,

    dan tidak ada kewajiban bagi laki2 yang menzinai untuk menikahi wanita yang dihamilinya,

    yang wajib adalah bertaubat,cara taubatnya bisa dibaca disini

  136. Assalamuallaikum,
    apa hukumnya untuk seorang penzinah yg sudah terlanjur menikah ?

    Ada ulama mengatakan bahwa usia kandungan kurang dari 4 bulan boleh saja di nikahkan dan itu hukumnya sah dan bukan anak zinah, apakah itu benar?
    Makasih

    Wa’alaikumussalam warahmatullah
    Si penzinah wajib bertaubat secara nasuha,
    Jika wanita berzina dan hamil, maka anaknya disebut sebagai anak zina, walaupun akhirnya wanita itu dinikahi oleh si laki-laki yang menzinai, status anaknya tetap sebagai anak zina

  137. Mau tanya pak, kalo ada laki2&perempuan berzina dan si wanitanya sampe hamil 6 bulan lalu si laki2 tsbt mau menikahi wanita tsbt dan mau sama2 bertobat sblm menikah,

    pertanyaannya : 1. Apa nikah nya sah meskipun si wanita lg hamil pdhal sudah sma2 bertobat sblm menikah??
    2.Apa perlu akad nikah ulang stelah melahirkan?
    3.Stelah menikah apa hubungan suami istrinya halal pdhal di dlm rahim nya ada janin hasil zina meskipun oleh laki2 tsbt?
    4.klo diliat dr penjelasan d atas kan “wanita hamil diluar nikah tdk boleh dinikahi sampe melahirkan” pnjelasan berikut ditujukan kpd laki2 yg menzinai wanita hingga hamil padahal mau menikahi scepatnya atau ditujukan untuk laki2 yg tdk menzinai wanita tsbt tp mau menikahi juga??

    Jawabannya, laki-laki yang menzinai boleh menikahi wanita yang dizinainya dengan syarat keduanya bertaubat terlebih dahulu,
    Setelah itu boleh nikah, dan jika sudah nikah boleh menggauli walaupun sedang hamil, jadi tidak usah menunggu hingga melahirkan,

    Ulasan detailnya bisa dibaca di postingan ini

  138. Assalamualaikum wr wb

    Terima kasih sebelumnya atas pembahasannya..
    Saya seorang suami yang menerima istri saya kembali meskipun istri saya sedang mengandung anak yang bukan anak saya..
    Yang ingin saya tanyakan apa yang harus saya lakukan seandainya saya telah menyetubuhi istri saya di saat istri saya sedang mengandung anak org lain..
    Mohon penjelasannya ya

    Wassalam..

    Wa’alaikumussalamwarahmatullahi wabarakatuh,

    Maksudnya anda menikahi wanita yang sedang hamil oleh orabg lain, atau istri selingkuh lalu hamil?

    • Istri saya selingkuh dan dia hamil…tapi saya masi mencintai dan memaafkan istri saya..

      Istri wajib disuruh bertaubat, dan jika tidak mau bertaubat, maka lebih baik diceraikan saja, ulasannya baca di sini
      Jika mau bertaubat, apalagi anda ingin mempertahankannya, maka tidak usah diceraikan

      Dan anak yang dikandung itu adalah anak anda, karena anda sebagai suaminya, nasabnya kepada anda, bukan kepada laki-laki lain atau kepada ibunya,

      • Bagaimana klo ternyata kami masi berhubungan badan sedangkan istri saya sedang mengandung anak org lain..apakah itu diperbolehkan?jika tidak,apa yg harus saya lakukan untuk menebus kesalahan saya..
        Satu lg..berarti nasab anak itu tetap ke saya?

        meskipun itu bkn anak saya?

        Boleh, karena itu adalah anak anda, nasabnya kepada anda, bukan kepada laki-laki yang menzinai istri anda,.

        Itu anak anda, makanya nasabnya tetap kepada anda, jadi bukan anak zina

  139. Assalamualaikum ..

    Pak saya mau tanya ..

    saya kan mau menikah dengan calon suami saya bulan depan ..

    nah dulu ibu saya hamil duluan dgn ayah saya ..

    yg menjadi wali nikah saya tdk boleh ayah saya..

    hrus wali hakim.. yg saya tanyakan .. bedanya wali nikah (ayah saya ) dgn wali hakim apa ? .. lalu nanti untuk lafal ketika akad nikah jika menggunakan wali hakim kata katanya bagaimana ? .. kalo wali nya wali hakim pernikahan saya sah ato tdk ?

    Wa’alaikumussalamwarahmatullah
    Anda tidak boleh menasabkan diri pd ayah biologis anda, jadi tidak ada hubungan nasab antara anda dan ayah biologis anda, jadi tidak ada saling mewarisi, dan tidak boleh menjadi wali nikah anda,

    Nasab mba ke ibu, jadi citra adinda binti nama ibu, bukan bintinya ke ayah,

    Jika yg jadi wali nikahnya itu wali hakim, nikahnya SAH, tapi jk walinya adalah ayah biologis mba, maka TIDAK SAH nikahnya

  140. Assalamuaikum ……. Mas ,saya mw nanya.. saya prnah melakukan hubngan intim kepada pcar saya..

    Trus stlah melkakukn seperti itu saya ad rasa menyesal nya….

    Dan pertnyaan saya apakah boleh saya menikah dengan pcar saya?? walau pun sudah melakukan hubungan intim

    Wa’alaikumussalamwarahmatullah,
    Kalian berdua wajib bertaubat dari zina yang kalian lakukan,..

    Jika sudah keduanya bertaubat, masalah mau melanjutkan ke jenjang pernikahan, itu terserah, ga ada keharusan, bebas saja

  141. Pak mau tanya
    saya belum siap namun keluarga memaksa dengan jalan sering pergi ke dukun agar saya mau menuruti keinginan. bagaimana saya menanggapi nya?
    karena orang tua takut malu.

    Maksut saya menikah dipaksa
    terima kasih

    Sebaiknya ya segera menikah saja, agar ortu anda tidak sering ke dukun,. karena pergi ke dukun itu dosa besar, jangan biarkan ortu anda terus-terusan terjatuh dalam kesyirikan,.

    Barangkali anda mengetahui laki-laki yang baik agamanya, coba saja sampaikan ke ortu anda, agar minta dinikahkan dengannya

  142. Assalamualaikum,
    sy termasuk orng yg melakukan zina dngn istri sy ,,,sblum sy menikahinya,& dan sy juga mnikahinya dalam keadaan hamil,,,!

    tapi sy berani sumpah demi allah,sy benar2 tdk tahu betapa besarnya dosa & kerugian2 dalam berzina di dalam agama,,

    pada waktu itu yg sy tahu akibat dri zinah hanyalah hal yang memalukan.

    pertanyaa sy apa tindakan yg paling baik d sisi allah yg harus lakukan agar allah tdk murkah dan mengazab sy skeluarga dunia akhirat.mohon penjelasannya.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    anda dan istri wajib bertaubat dari pacaran dan zina yang dulu dilakukan,.
    Cara taubat dari zina bisa dilihat di postingan ini

    Dan anak pertama anda itu adalah anak zina, tidak boleh dinasabkan ke bapak biologisnya

  143. Assalamu’alaikum.

    pak sy mo tanya saya punya pacar sudah hamil 2 bulan sy niat mo gugurin tapi sebelum di lakukan sudah gugur sendiri sebelum menikah dan skrng sy sudah menikah.itu bagaimana hukumnya?trm

    Wa’alaikumussalamwarahmatullah

    Bertaubat saja anda berdua dari zina yang anda lakukan

  144. Assalamualaikum,
    bagaimana hukum anak laki2 yg lahir dluar nikah dan jika nanti menikah apakah bisa diwalikan bapknya?

    Wa’alaikumussalamwarahmatullah,

    Yang perlu wali itu wanita, kalau laki-laki tidak butuh wali

  145. Apabila seorang laki laki menghamili perempuan kemudian digugurkan kehamilannya,apakah laki” harus brtanggung jawab???

    Keduanya wajib bertaubat..
    Baik si laki-laki atau wanitanya,

    Taubat dari zina yg dilakukan, juga taubat dari menggugurkan janin

    Bentuk tanggungjawabnya adalah bertaubat dengan taubat yg benar

  146. assalamualaikum..
    saya mau nanya,dulu saya setelah tunangan saya pernah berhubungan dg tunangan saya tpi gk sampai hamil..

    trus 1bln kmudian saya baru menikah dg tunangan saya, dan kmudian istri saya baru hamil.
    pertanyaan saya apakah sah pernikahan saya???

    kalau tidak sah kpan saya hrus mengulang nikah lagi???

    dan apakan ank yg di kndung istri saya ttp anak zina???

    Wa’alaikumussalamwarahmatullah,

    Keduanya WAJIB BERTAUBAT dari zina yang dilakukan,..

    Nikahnya SAH, tidak usah diulang,

    Jika betul hamilnya itu setelah menikah, maka itu bukan anak zina, tapi jika hamilnya itu sebelum menikah, maka itu adalah anak zina,

  147. maaf mau tanya, setelah saya baca di komentar2nya, anak hasil zina tidak boleh dinisbatkan kepada bapaknya dan bapaknya gk boleh jadi wali, kalau mungkin ada peristiwa seperti tersebut dan bapaknya tersebut tetap menjadi walinya demi untuk menjaga perasaan sang anak gimana?? mohon penjelasanya

    Pernikahan anaknya tidak SAH, dan jika terjadi hubungan badan maka dihitungnya sebagai ZINA, jadi MLM Zina,

  148. assalamu’alaikum,

    Wa’alaikumussalamwarahmatullah

    mohon nasehatnya, ada teman saya pernah bertanya sama z tenteng pernikahanx,

    dlu dia pernah berzina dengan istrix orang kemudian wanita itu hamil lalu ia menikahinya sementara pernikahan dengan suami pertamax blum cerai apa hukumx,

    sementara wanita itu bernah berkata sama dia kalw suamix sdah berapa kali mengeluarkan perkataan pisah saat merka bertengkar ( cerai, z menyesal hidup sama kamu dll)? dan apa yang harus ia lakukan sementara istrix itu telah melahirkan anak perempuan ?

    ia ingin bertaubat dengan sungguh2, tetapi pikiranx slalu diikuti dengan rasa bersalah dan takut dosax tdk diampuni karena tidak tw cara bertaubatx ( pengetahuan yang kurang ) mohon tanggapan dan ilmu dari.

    Pernikahannya TIDAK SAH karena dia masih menjadi istri orang lain, belum boleh dinikahi oleh laki-laki lain,

    Jadi wajib bertaubat perempuan tersebut,dan kembali pada suaminya yang pertama,

    Apa yang dilakukan dgn laki2 yg sekarang itu dosa besar, apalagi telah berzina,

    Anak yang dilahirkanbitu nasabnya ke suami pertama, karwna si wanita masih menjadi istriya,..

  149. benarkah wanita yang hamil diluar nikah hanya wajib menikah sama duda atau yang pnya istri??

    Sebab katanya ada hadist yg menjelaskan klo wanita yg hamil di luar nikah ,menikah dengan seorang perjaka haram hukum nya ??

    Tidak benar, tidak ada hadita yang menyatakan seperti itu,

    Wanita yg berzina, lalu hamil atau tidak, dia wajib bertaubat dari zina yang dilakukannya,..

    Jika hamil , maka dia bertaubat, si laki-lakinya juga wajib bertaubat, setelah bertaubat, boleh saja dia menikah,

    Tapi jika menikahnya dengan laki-laki lain, bkn dgn laki2 yang menghamilinya, maka hukumnya tidak sah nikahnya

  150. Assalamualaikum, saya ingin bertanya.

    Salah satu teman sy pernah menikahi seorang perempuan karena perempuan itu hamil diluar nikah karena zina dgn teman sy.

    Pernikahan itu dilangsungkan saat sang wanita masih hamil. Lalu, 3 thn pernikahan, wanita itu selingkuh, dan akhirnya keduanya memutuskan untuk bercerai. Lalu, bagaimana hukum anak tsb? Dan apakah si laki2 wajib memberinya nafkah?

    wa’alaikumussalam warahmatullah
    Status anaknya adalah ANAK ZINA, dinasabkan ke ibunya, dan tidak ada hubungan perwalian dengan bapak biologisnya,
    Karena anak zina, maka bapak biologisnya tidak wajib menafkahi,

  151. Asalamualaikum saya mau bertanya

    Sya menghamili istri orang lain.dan skrang dah lahir bainya perempuan. Hukumya saya wajib menapkahi dan jika nanti menikah apakah bisa diwalikan bapknya?

    Wa’alaikumussalamwarahmatullah

    Anda wajib bertaubat dgn sebenar2 taubat,
    Menzinai istri orang lain itu lebih besar dosanya dari berzina dengan pelacur,

    Dia bukan anak anda, nasabnya tetap ke suami wanita tersebut, dan anda tidak wajib menafkahinya, tidak ada hubungan nasab dgn anda, anda bukan bapak si anak tersebut

    Cara taubat dari zina, silahkan baca di sini

  152. Assalamualaikum, seorg teman tugas diluar daerah dan bercerita mencurigai istrinya selingkuh, lalu teman saya mengiterogasi istrinya baik siang dan malam, akhirnya si istri mengakui telah selingkuh dgn teman SMA nya dulu, kemudian hari si istri membantah tuduhan tsb, dia mengakui karena dibawah tekanan, selama ini mereka tdk sekamar tapi si istri tetap melayani spt masak, mencuci, mengurus anak, ngantar sekolah dan kewajiban rumah tangga lainnya, teman saya bertanya kpd saya tentang sikapnya akan ceraikan istrinya, sy harus jawab apa ?

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,..
    Islam menjaga kehormatan,..
    .ga boleh sembarangan menuduh seirang muslim berzina tanpa bisa mendatangkan SAKSI yang MELIHAT langsung, bkn bukti video atau foto, apalagi cuma kabar ga jelas,..

    Jika tidak bisa mendatangkan saksi, maka si penuduh WAJIB DICAMBUK..

    Jadi suami tersebut WAJIB BERTAUBAT dan minta maaf ke istrinya,

    Jika menuduh muslim berzina dan tidak membawa saksi, harus dicambuk
    Islam sangat melindungi kehormatan seorang muslim dan tidak mudah jatuh kehormataannya, Allah Ta’ala berfirman,
    وَالَّذِينَ يَرْمُونَ الْمُحْصَنَاتِ ثُمَّ لَمْ يَأْتُوا بِأَرْبَعَةِ شُهَدَاء فَاجْلِدُوهُمْ ثَمَانِينَ جَلْدَةً
    وَلَا تَقْبَلُوا لَهُمْ شَهَادَةً أَبَداً وَأُوْلَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
    “Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang-orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali cambukan, dan janganlah kamu terima kesaksian yang mereka buat selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik.” [An-Nuur: 4]

    Sehingga seseorang tidak boleh main tuduh sembarangan tanpa bukti, dan menuduh berzina seperti ini termasuk dosa besar yang membinasakan.

    Baca disini mas, printkan artikel ini untuk teman anda tersebut : https://aslibumiayu.net/6118-menuduh-seorang-mukmin-berzina-itu-adalah-dosa-yang-membinasakan.html

  153. temen saya hamil 5bln dan laki2 yang menghamili nya akan menikahinya.

    dan benar kah setelah menikah mereka haram untuk bertemu?

    benarkah setelah anak nya lahir baru mreka bisa bertemu

    Keduanya wajib bertaubat dari zina yg dilakukan, jika sdh bertaubat, boleh saja menikah,

    Setelah menikah maka sudah halal, seperti suami istri, tdk menunggu si bayinya lahir,kecuali jika yg menghamili itu laki-laki lain, maka tidak boleh dinikahi hingga bayinya lahir

  154. mreka sudah bertaubat dan sudah menikah yang mau saya tanyakan apakah mereka haram untuk bertemu? dan haram untuk melakukan hubungan layak nya suami istri.
    mohon jawaban nya

    Jika sudah menikah, dan syarat sah nikahnya terpenuhi, maka SAH nikahnya, namanya sudah menjadi suami istri, ya boleh bertemu,boleh berhubungan intim,

  155. Assalamualaikum
    Punten mau taya ke ini seakan akan di beratkan ke perempuan doang sih
    Padahal kan pihak laki laki juga bersalah

    Wa’alaikumussalamwarahmatullah,
    Sebenarnya tidak, hanya karena pada wanita itu meninggalkan bekas,yaitu hilangnya keperawanan, atau buncitnya perut, tapi kalau laki-laki tidak ada bekasnya secara pisik,

    Perzinaan, banyak dipicu oleh wanita..
    Baik wanita itu sendiri, atau wanita lainnya,

    Karena wanita yang memberikan lampu hijau, rela dipacarin, mau digodain..

    Karena wanitanya yang caper,dll

    Jika wanita tidak memberikan kesempatan, maka kemungkinan hal tersebut terjadi itu semakin kecil

    Lihat realita di lingkungan kita, wanita membuka aurat itu sudah menjadi pemandangan sehari-hari

    Saya saja sebagai laki-laki tersiksa melihat pemandangan di sekitar, betapa wanita muslimah yang berpakaian seperti pelacur itu bertebaran..merata..

  156. asalamualaikum..
    saya mau tanya, bolehkah saya menceraikan istri saya hanya karna istri saya tidak mau mendengarkan apa yang sy katakn, berani dengan suami, selalu mencela suami dan sampai melontarkan kata” kotor kepada saya bahkan sampai mukul kepala saya..

    dan lagi dia selalu menuntut untuk liburan keluar negeri, dan beli mobil.

    padahal kebutuhan dirumah belum tercukupi/terpenuhi..

    intinya dia tidak mau merasa bersalah, hingga saya telah menjatuhkan talak kepadanya..

    dosakah saya bila saya menceraikn istri saya.??

    mohon pengertiannya.. terima kasih..
    asalamualaikum..

    Wa’alaikumussalamwarahmatullah,
    Nasehati istri dgn cara yang baik, jangan lupa berdoa pada Allah,
    Berikan buku atau artikel tentang kewajiban istri untuk berbakti pada suaminya, melebihi baktinya pd ortunya sendiri,

    Istri sampai memukul kepala suami, ini sudah bentuk kekurangajaran,

    Intinya cerai atau talak itu jalan yang paling terakhir, dan itu ada di tangan suami, tidak butuh persetujuan istri,makanya jika suami mengucapkan talak, maka jatuh talaknya,

    Dan jika memang terpaksa dilakukan karena istri durhaka,tidak mau menerima nasehat, ya tidak mengapa menceraikan istri, dan ingat, itu jalan yang paling terakhir setelah adanya upaya nasehat dan perbaikan,

  157. Assalamualaikum
    mau tanya bagaimn hukumnya jika seorang istri hamil dengan suami orang lain, bgaimna nasib anak itu apkh anak itu sah anak dari suami ibunya

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    Jika ada istri hamil akibat zina, maka nasabnya kepada suami sahnya,

    Dan si istri wajib bertaubat dengan taubat nasuha

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*