Pacaran Untuk Penjajagan dan Pengenalan Pribadi sebelum menikah?

JANGAN KATAKAN INI!

jangan-pacaranJangan engkau berkata padaku :

“Aku berpacaran kan untuk tahap penjajagan, biar saling memahami karakter masing-masing, sehingga tidak akan terjadi penyesalan setelah memasuki maghligai pernikahan, karena bagaimanapun juga kegagalan dalan berpacaran jauh lebih ringan daripada kegagalan dalam pernikahan.”

Jangan engkau katakan itu padaku, karena itu hanyalah topengmu belaka.

Tanyalah pada dirimu sendiri apakah engkau selama pacaran, mencoba untuk memahami masing-masing dan belajar untuk menjadi suami istri yang baik?

Ataukah yang engkau lakukan adalah berusaha menjadi baik saat berada dekat sang pacar?

Bukankah ini sebuah penipuan kepribadian ???

Persis seperti penjual yang takut ditinggal pembeli, yang mana ia harus berusaha untuk tampil lebih baik dari yang sebenarnya.

Lalu apa yang engkau sisakan nanti kalau memasuki dunia pernikahan, bukankah semuanya sudah engkau rasakan ?

Saling memadu rasa kasih sayang, mengungkapkan rasa cinta, berjalan bareng, nonton bareng, rekreasi bareng, bahkan mungkin hubungan intim pun sudah dilakukan. Lalu apa yang akan engkau sisakan setelah menikah ???

Malam pertamamu akan terasa hambar, tidak ada yang beda pada malam itu karena semua sudah dilakukan, bahkan mungkin akan terasa pahit, karena selama ini engkau berhubungan bukan cuma berdua, tapi bertiga,

Yah ….

Engkau bersama setan yang selalu membumbui semua kemaksiatan menjadi kenikmatan.

Bandingkan dengan yang malam pertamanya adalah benar-benar malam pertama. Dan bulan madunya benar benar semanis madu.

Ah !!!

Saya tidak mau terlalu jauh mengenang masa-masa indah itu …..

sumber : dari facebook, dan editing seperlunya..

Print Friendly, PDF & Email

2 Comments

  1. setuju !!
    pacaran buat semangat belajar lah,
    pacaran dulu biar nggak cupu lah,
    pacaran buat gaul-gaul gitu lah…
    ah semuanya kedok !

    Yang pas, pacaran itu buat wanita murahan, yang boleh dipandang, dipegang, setelah itu dibuang, itu yang terjadi

    laki-laki yang pacaranpun bukanlah laki-laki yang jantan, tapi laki-laki hidung belang, mata keranjang, malah banyak juga yang macarin wanita seperti koleksi barang,.. tapi lucunya, wanitanya senang,..

    buat gambaran, tanya saja kepada laki-laki mata keranjang, yang suka gonta-ganti dlm pacaran,

    “mas, mau ngga kamu nikah dengan wanita itu, dia sudah dipacarin selama 4 bulan,
    Kira-kira apa jawaban laki-laki tsb?
    pasti ngga mau, penginnya nyari wanita yang baik-baik, yang belum pernah pacaran,.. padahal itu baru pacaran 4 bulan,
    Gimana yang pacarannya tahunan,.. apalagi pacaran jaman sekarang,.. tidak ada yang tersisa … tinggal ampas atau sisanya saja, sehingga pas pernikahan tidak ada yang berkesan,.. semuanya sdh pernah dilakukan,.. akhirnya tinggal penyesalan,..
    Malam pertama seperti malam yang panjang, bahkan mungkin lebih indah bagi mereka ketika malam mingguan, … sungguh penyesalan akibat pacaran,..

    Akan berdampak buruk ketika menjalani pernikahan, apakah itu menikah dengan sang pacar, atau menikah dgn orang lain,..

  2. Jika kita berdoa memohon kepada Alloh dan melakukan sholat istikharah, InsyaAlloh akan dimudahkan dalam menentukan pilihan… tanpa berpacaran pun kita akan menemukan jodoh yang terbaik, krn Alloh SWT Maha Mengetahui…

    Pacaran akan menjadi benih2 bencana ketika sdh menjalani pernikahan, karena pasti akan menjadi pembanding waktu pacaran dan sudah nikah, dan tdk menutup kemungkinan akan membandingkan dgn mantan2 pacarnya,. rentan terjadinya perselingkuhan,.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*