Himbauan MUI dalam menyikapi film yang menghina rasululullah yang disampaikan oleh Humas Polda Metro Jaya

Himbauan MUI dalam menyikapi film yang menghina rasululullah yang disampaikan oleh Humas Polda Metro Jaya

MAJELIS ULAMA INDONESIA: Jangan Terprovokasi Film Innocence of Muslims

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menentang adanya film The Innocence of Muslims. Film tersebut dianggap menghina agama Islam, Nabi Muhammad SAW dan para Sahabat.

MUI sudah mengeluarkan Fatwa MUI No 12 tanggal 2 Juni 1988 yang berbunyi ‘Para Nabi/Rasul dan Keluarganya haram divisualisasikan dalam film’.

Kendati demikian, MUI mengimbau agar umat Islam menanggapi film ini dengan tidak emosional.

“Meski direndahkan dan dilecehkan, jangan terpancing oleh provokasi pihak lain serta tetap menjaga ketertiban umum. Begitu kita terpancing, pihak lain bertepuk tangan. Dengan demikian, tujuan mereka membuat ribut dan memecah belah telah tercapai,” kata Ketua Dewan Pimpinan MUI Sinasari Ecip, dalam konfrensi persnya di Kantor MUI, Jakarta, Rabu (19/9/2012).

Film besutan sutrada Nakoula Basseley warga Amerika Serikat ini mendapatkan penolakan oleh seluruh umat Islam. MUI, juga menentang dengan masuknya film ini dalam bentuk apapun.

“Juga bagi masyarakat yang sudah terlanjur mengopi atau menggandakan diharuskan agar memusnahkannya,” ujar Ecip.

MUI juga meminta agar para pelaku penistaan agama dengan modus pembuatan film ini bisa di bawa ke Mahkamah Internasional supaya mendapatkan efek jera. MUI juga mendesak agar pelaku penistaan agama ini hukuman yang sangat berat.

“Yang terpenting Umat Islam diminta untuk waspada dan meningkatkan ukhuwah Islamiyah dalam menghadapi setiap provokasi dan konspirasi musuh,” jelasnya.

Sebelumnya di Jakarta, sekira seribu orang massa dari Forum Umat Islam (FUI) dan Front Pembela Islam (FPI) turun kejalan. Dalam aksi penentangan Film “Innocence of Muslims” di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jalan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, berakhir dengan bentrokan dengan polisi.

Simak Diskusi kami dengan Habib Manaf (fb abah manaf dari FPI) KLIK DISINI

DEMONSTRASI SOLUSI ATAU POLUSI ?

Arsip Artikel

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*