Mana Pemberitaan Media Indonesia, Ada TKW yang Menggorok Leher Balita Di Saudi Arabia

Sindiran kepada media-media  indonesia yang memberitakan kasus TKI di arab saudi ketika mau diekskusi, namun sepi pemberitaan ketika ada TKI atau khususnya TKW yang menggorok leher balita bernama Tala sehingga lehernya hampir putus, menit 40:15. Kemana suaramu wahai media2? masih berlakukah slogan “cover both side”nya? Silahkan lihat videonya [youtube=http://www.youtube.com/watch?v=fE1CSamNrRo&rel=0] Wawancara dengan keluarga korban, ada gambar anak yang menjadi korban penyembelihan [youtube=http://www.youtube.com/watch?v=7mTAysmYyDk&rel=0] wawancara dengan TKW yang menggorok leher Tala [youtube=http://www.youtube.com/watch?v=rVPH6_dQDZ8&rel=0]

Reporter : Kenapa kamu berbuat seperti itu terhadap Talla?? Mulanya, berapa tahun kamu bersama Talla??
Pembantu : 3 tahun,
Reporter : 3 tahun, Kenapa kamu berbuat seperti itu terhadap Talla??
Pembantu : Karena,Takut akan SMS.
Reporter : Takut akan apa ?
Pembantu : Takut karena SMS.
Reporter : Apa SMS nya ??
Pembantu : Dia bilang kamu sudah pergi (pulang)!
Reporter : Siapa yang mengirimi SMS.
Pembantu : Ga tahu
Reporter : SMS datang dari siapa
Pembantu : Ga tahu, dari HP saya
Reporter : SMS datang melalui HP kamu, siapa yang mengirim, sms itu,
Pembantu : Ga tahu siapa yg mengirim. saya tidak tahu, Katanya, “Sudah Kamu tidak ada arang, Kamu mau Pergi, Potong2 Saja KTP Kamu, Biar Hilang Nama Kamu Masalamah.”
Reporter : Kamu ingin diam (duduk) bersama Talla …
Pembantu : Ya
Reporter : Baik! Kamu ingin diam (duduk) bersama Talla, akhirnya Talla baik sama kamu, Terus kenapa kamu membunuhmya???
Pembantu : Baik! Mungkin jika tidak ada SMS yang berbicara seperti itu, mungkin aku tidak akan melakukan hal itu.
Reporter : Yakni, jika tidak ada SMS kamu tidak akan membunuhnya
Pembantu : Iya, saya tidak akan melakukan hal seperti itu !
Reporter : Terus kamu sendiri tidak tahu SMS itu datang dari siapa ?
Pembantu : Saya tahu?
Reporter : Dari mana ?
pembantu : Mungkin dari anak-anak perempuan, atau mungkin dari siapa saja, saya tidak tahu,
Reporter : SMS mungkin dari orang Lain ..?
Pembantu : Ya, mungkin, dari orang lain, yakni jika saya menolak, dia bilang saya gobLok, saya bego.
Reporter : Dia bilang seperti itu ??,
Pembantu : Iya Lewat SMS
Reporter : SMS bahasa Arab atau Inggris?
Pembantu : Ya Inggris sama Arab.
Reporter : Terus apa kamu tidak berpikir Talla anak keciL, dia tidak bersalah sama kamu, kamu tidak pikir dia manis, kecil dilarang berbuat seperti itu ??
Pembantu : Tentu saya berpikir, tidak tahu yakni, sekarang saya pikir saya sudah gelap mata, (khiLaf)
Reporter : Kamu berpikir sekarang sudah gelap mata (khilaf)
Pembantu : Iya karena takut dari seminggu berturut-turut datangnya SMS.
Reporter : Takut sama siapa?
Pembantu : Takut karena sms yang bilang kamu mau mati, mau dipotong-potong di buat sup terus di buang ke laut ..
Reporter : Siapa, apa itu ?
Pembantu : Isi SMS.
Reporter : Dia bilang seperti itu
Pembantu : Iya, terus berikutnya lagi, Insya allah, setelah satu hari, tanggal 27 september hari jum’at Sudah Kamu pulang kampung,
Reporter : Terus kenapa kamu tidak langsung ngomong sama majikan, kamu pulang kampung atau tidak, kenapa kamu langsung saja membunuh Talla ??
Pembantu : Tidak tahu, Tidak Berani, !!!
Reporter : Kamu Sholat, Kamu Puasa,
Pembantu : Ya
Reporter : Terus setelah itu, kamu mengambiL banyak Obat- Obatan ??? Kamu lihat di Wajah kamu banyak luka2,?? apa yg mau kamu lakukan setelah membunuh talla,,
Pembantu : AmbiL Clorocx, ( Bayklin Pemutih Pakaian)
Reporter : Mau di apakan ???
Pembantu : Di minum
Reporter : Minum banyak,
Pembantu : Ya
Reporter : Terus setelah itu apa yg terjadi ??
Pembantu : Sudah, keluar darah, semua.
Reporter : Kenapa kamu minum Clorocx (sejenis pemutih pakaian)
Pembantu : Saya pikir saya akan langsung mati bersama Talla
Reporter : Kamu marah sama Talla?
Pembantu : Tidak! Saya tidak marah.
Reporter : Bukankah Kamu setiap hari pergi, mengantar Talla mengaji Al,Qur’an, TK KeciL, Benar kan?? kamu tidak berpikir itu hari2 Indah bersama talla???
Pembantu : Iya, Tentu,
Reporter : Apa yang kamu pikirkan tentang Talla ?
Pembantu : Wallahi, aku tidak tahu , dari seminggu sebelum nya, saya ketakutan, Ini benar-benar bukan kehidupan baik saya, takut..takut …sekali
Reporter : Sekarang tangan dan kaki kamu di Borgol besi, sekarang kamu takut siapa??
Pembantu : Takut, Tidak tahu
Reporter : Gaji kamu di ambil setiap Bulan,
Pembantu : Ya
Reporter : Bagaimana dengan kakak Talla 3 perempuan bersaudara, baik?
Pembantu : Tidak,
Reporter : Tidak baik bagaimana?
Pembantu : Ya begitu biasa-biasa saja ….
Reporter : Mereka memperlakukan kamu baik, Berbica dengan sopan?
Pembantu : Ya, Sopan, tidak ada masalah apa-apa dengan mereka biasa-biasa saja.

Sang ibu yang merasa sedih bercerita [youtube=http://www.youtube.com/watch?v=m2MK6mb6Z5A&rel=0] Baca juga, Kisah TKW di Saudi

34 Comments

  1. Astaghfirulloh… Innalillahiwainnailaihi roji’uun…. kurang selektifnya PJTKI mengirimkan pekerja ke luar negeri. mungkin nie orang sakit jiwa kalie ya…?

    Masalah ini bukan tanggung jawab PJTKI saja, tapi tanggung jawab kita semua, emangnya di indonesia kurang makan ya, hingga harus nyari makan ke negeri orang nun jauh disana?
    Semuanya kembali kepada kebodohan terhadap agamanya, jangan menyalahkan siapa-siapa,
    Kewajiban kita semua untuk mempelajari ajaran islam yang mulia ini, menurut pemahaman para sahabat, bukan menurut pemahaman yang lainnya,
    Mari kita mulai dari diri sendiri, sehingga kejadian seperti itu tidak terulang lagi,

    Dimana tanggung jawab para lelaki? Bukankah para lelaki yang mencari nafkah untuk anak istri?
    Sedangkan wanita, mereka tinggal dalam istana-istana mereka, sehingga jika pergi mereka dikawal bak putri raja,..
    Sungguh islam telah melindungi wanita dengan perlindungan yg istimewa,

    Ini juga merupakan dampak dari emansipasi wanita

  2. dah..diemin aja..pancung-pancung aja nga usah di bayar diyatnya…

    nanti tuman lagi buat yang lain2nya..

    dikit-dikit bayar diyat..

    emang negara kita kaya apa..

    mending buat nyumbang orang miskin yang masih banyak dinegara kita..

    gitu aja kok repot..lagian pemerintah kalo mau kirim TKW tuh yang bener dong (terdidik)..jangan asal2an..

    rakyat Negeri kita terkadang aneh, sering menuntut kepada pemerintah untuk menindak pelaku kejahatan dengan sangsi yang berat, koruptor inginnya dihukum berat, demikian pula pembunuh, inginnya diberi sangsi yang berat,. dan hukum yg diterapkan pun bukan hukum islam,.
    namun sungguh aneh tapi nyata, ketika ada pembunuh yg sudah terbukti membunuh, dan ingin diterapkan hukum islam atasnya, serta merta dibela, bahkan rela mengumpulkan uang dalam jumlah besar, hanya untuk membebaskan satu pembunuh,..
    sungguh donasi tersebut lebih bermanfaat jika dialihkan untuk membantu puluhan, mungkin ratusan warga indonesia yang sangat membutuhkan,.. bukan sekedar menebus satu nyawa TKW yang terbukti membunuh,.

    sungguh,.. ngga habis pikir,.

  3. ini blog nya salafi wahabi idiot yach.. ampe kaki jadi kepala.. kepala jdie kaki.. salafi wahabi idiot akan mati2an bela saudi..

    Terimakasih mas Chotib El-Latief, sudah komentar disini,.
    terimakasih atas sebutannya,
    Saya bukan membela saudi, atau membela negeri manapun, yang saya bela adalah kebenaran, walaupun datangnya dari negeri manapun, selama itu benar secara syar’i, maka akan saya bela
    Apakah yang anda ketahui tentang salafi wahabi? Saya ada postingan disini, silahkan dibaca disini

    Salafi wahabi juga pernah dibajak, gimana ceritanya? silahka baca disini

    Bingung arti salafi? silahkan baca disini

    lalu kenapa dengan saudi? ada apa disana? silahkan baca surat cinta bagi pembenci saudi, buka linknya disini

    • tulisan dan kata2nya menandakan bagaimana isi kepalanya, isinya bagus pasti yang keluar yang bagus2, klo isinya busuk maka yang keluar pun bau busuk

  4. Herannn…padahal mau jadi TKW,PNS,Pramugari,pedagang,petani,atau mau kerja apa saja dan dimana saja mau kaya atau miskin klo membunuh ya namanya PEMBUNUH…

    ngapain terus dibelain disumbang2 untuk membebaskan pembunuh hanya karena ia TKW di arab (seakan2 negara arab saudi itu kejam dan tidak adil pd TKW)…

    kemana beritanya kedzoliman TKW pada sang majikan lho…

    kok yang diberitakan penganiayaan pd TKW terus…???

    klo saja hukum Allah itu ditegakkan pasti amanlah hidup di muka bumi ini…

    Betul sekali , komentar yang bagus ,..
    Ngapain membela pembunuh, bahkan sampai harus menebus bermilyar-milyar demi bebasnya si pembunuh tersebut,.
    sungguh uang sebesar itu sangat bermanfaat jika disalurkan kepada orang yang sangat membutuhkan, dan orang seperti itu sangat banyak di indonesia,.

    • Maaf,saya belum tau,mungkin kalo saudara2 ada yang punya informasi mohon di bagi,sanksi apa saja yang sudah nyata di berikan pemerintah Arab pada majikan yang memperkosa atau menyiksa TKW,apa rajam ato apalah…..

      dan bagaimana ketika TKW selalu di siksa atau bahkan di perkosa kemudian satu waktu membela diri sehingga majikan terbunuh,bukankah semut juga kan marah kalau terlalu?apa pendapat saudara???

      terus apa ada dia antara saudara2 muslim sekalian yang berfikir kalau masalah TKI/TKW ini di jadikan amunisi untuk memecah belah bahkan mengadu domba kita sesama muslim?

      mohon di cermati,saat ini musuh Islam menggunakan segala cara untuk memecah belah kita,karena mereka pengacut,tidak berani perang terbuka.maaf kalo saya salah.

      Tentu hal ini sangat susah, selain wartawan media di indonesia mungkin tidak bisa berbahasa arab, dalam mengekspos berita dalam negeri saja kadang tidak otentik, kejar target, bagaimana meliput berita di saudi sono,.
      namun barangkali ada pembaca blog ini yang tinggal di saudi, bisa kasih informasi, silahkan dikomentari,

      Musuh2 islam sangat pandai untuk menjauhkan kaum muslimin dari ajaran islam yang benar,.. diantara jurus pamungkas mereka adalah menyebarkan berita-berita dusta tentang saudi, .. banyak sekali,. kenapa? mungkin ada baiknya baca postingan ini

      • jujur sih permasalahan tkw yang kerja di arab sono.
        ga semua nya bisa bahasa arab, kaka saya kerja di arab, dia bisa bahasa arab ga kenapa2 tuh,

        bahkan di bilang bos nya baik, kalo sering di bentak, mungkin suara orang arab agak keras semacam orang batak,

        ato itu para tkw nya mengaanggap dia di bentak2 karna ga ngerti bahasanya, bisa jadi kan sehingga dia jadi emosi, lantas saking emosi dia jadi kehilangan akal

        makasih atas tambahan infonya,.

      • Yg sya tau penegak hukum saudi betul2 memeriksa sebab dan akibatnya,mereka tidak menjatuhkum hukuman secepatnya klu tidak ada bukti,prosesnya dan pemerisaannya lama sekali sampai ada bukti2 yg jelas baru mereka menentukan hukumannya.

        Saya pernah bertemu langsung dg pembantu yg dituduh majikannya dia melakukan zina tapi sudah 3 bulan di penjara g dihukum rajam krn g ada bukti,dan masih dlm penyelidikan klu tetap g ad bukti apa2 dia akan di bebaskan dan di pulangkan ke indonesia

        terimakasih haidar
        betul sekali, dalam hukum islam tidak sembarangan dalam menjatuhkan hukuman, apalagi jika tentang zina, harus ada saksi yang melihat langsung, bukan bukti berupa video rekaman, itu tidak bisa dijadikan bukti, itulah penjagaan islam, ngga sembarangan,. mungkin jika di indonesia itu bisa menjadi bukti, tapi tidak demikian dalam islam, harus ada saksi yang melihat, dan saksinya bukan satu orang, berbeda halnya jika si pelaku sendiri yang mengaku telah berzina,

  5. Jangan pernah menyalahkan Arab Saudi hanya karna menegakkan syariat islam,TKW itu yang salah,maka ia harus dihukum mati sesuai syariat yang berlaku

  6. udh di hukum khisas aja itu, org salah aja dibela,

    Untuk yg itu, memang sudah dihukum qishash, sudah dipancung, namun berita tentang digoroknya anak kecil tersebut, tidak ada beritanya di indonesia,.

  7. ada sebab ada akibat,…
    bisa jadi sang TKW sudah diperlakukan tidak manusiawi sehingga berbuat tidak manusiawi jg,…

    saya rasa kecil kemungkinan seorang TKW jauh-jauh ke Arab hanya untuk membunuh bayi,…

    tidak ada , dan mungkin hanya TKW yang stress saja yang jauh-jauh ke Arab hanya ingin membunuh bayi,. ngga ada lah mas,.

    • Benar sekali mba, ada sebab ada akibat, sebabnya para TKW tidak dibekali dengan syarat-syarat yang baik dan benar untuk bekerja di Saudi. Syarat utama tentulah bahasa, nah kalau bahasa aja ngak ngerti, tentu tidak akan mengerti apa yang diperintahkan majikan, nah kalau tidak ngerti tentu majikan akan kesal dan marah.

      Mungkin itu salah satu penyebabnya,.
      Tapi alasan apapun, Jika majikannya paham ajaran islam yang benar, maka tidak dibenarkan majikan menyiksa pembantunya,.
      Ingat, jangan di kira warga saudi itu semuanya paham ajaran islam yang benar, tapi ada juga yg tidak paham, apalagi majikan di saudi itu bukan semuanya orang asli saudi,.

  8. uda jgn berdebat, tanyain aja ama MBH GOOGLE berapa banyak dalam setahun pembunuhan diarab saudi dan pembunuhnya dihukum pancung?

    dan bandingkan dengan kondisi negara kita?
    dan negara pembela HAM lainnya?

    jgn kaget, atpi yang pasti anda temukan adalah fakta nyata kebejatan manusia kalau tidak diganjar dengan hukum setimpal….

    terimakasih Mas Habibi,. betul sekali mas,.. dan hukuman setimpal hanya ada pada hukuman yang Allah tetapkan , yaitu hukum islam,

  9. Artikel diatas sangat bermanfaat…..

    membuat mata saya terbuka, sungguh saya tidak pernah menyangka betapa buruk dan jahatnya sebagian TKW Indonesia. Air seni dan haid di campurkan ke makanan majikan, yg lebih sadis menggorok balita. Sungguh jauh dari nilai2 Islam. Apalagi yang psk kena gusuran duh….

    rasanya gak pantas mereka bekerja disana ujung2 nya meneruskan profesi buruk mereka di tanah air, mending kalau bertaubat dan tidak mengulang lagi.

    Tadinya saya mengira mereka yg mejadi TKW adalah orang2 kampung, yang hanya “ingin cepat” mendapat uang banyak. Sebab kalau untuk mendapatkan uang mrk bisa bekerja al. sbg PRT di Indonesia/P.Jawa dan bisa pulang ke kampung sedikitnya setahun sekali saat Lebaran.

    Tidak terbayang oleh saya, betapa nekatnya TKW tersebut hanya berbekal bahasa daerahnya tanpa bisa bahasa Indonesia apalagi Inggris dan bhs Arab, bagaimana mereka bisa bekerja dengan baik dan memuaskan majikan atas tugas2 yang di berikan,

    lha wong…bahasanya majikan dia tidak paham. Kalaupun berbekal dictionary/catatan percakapan bhs Arab, apa iya…..selalu buka klepekan.

    PJTKI yang tidak membekali mereka dg trainig2 penggunaan alat modern rumahtangga, mempunyai andil dosa atas buruknya kerja TKW Indonesia.

    Sekali lagi terima kasih ya bu, atas artikel di atas. Semoga banyak yang membaca sehingga orang2 Indonesia baik yg muslim maupun non muslim mengetahui seperti apa kwalitas para TKW Indonesia yang ke Arab Saudi. (soal percaya atau tidak percaya cerita diatas..terserah saja)

    (maaf …kalau ada yg kurang berkenan atas komentar saya disini, saya seorang ibu rumahtangga yg sedikit ingin menuangkan apa yg selama ini saya tidak ketahui perihal TKW Indonesia yg bekerja di Arab Saudi).

    yah, begitulah kondisi dan fakta TKW indonesia, walaupun tidak semua,. masih ada TKW dan TKI yang baik,.

  10. Banyak orang yang akan di minta pertanggungjawabannya berkenaan dengan TKW.

    pertama yang bersangkutan (TKW), suaminya/orangtuanya, PJTKI, Ulil amri/Pemerintah. MUI, para ustad, mungkin juga kita sebagai anggota masyarakat/saudara/kenalan keluarga TKW.

    Bersiap-siap saja nanti di akhirat apakah hujah/alasan/udzur kita diterima oleh ALLAH

  11. Mungkin lebih baik kita memperhatikan subtansi dari suatu berita/pesan serta menguji kebenarannya, bukan berburuk sangka didahulukan tetapi berhati-hati.

    Menurut hemat saya yang paling penting adalah memastikan bahwa peradilan di Saudi adalah telah berlaku adil dalam proses (Mungkin bisa saja keliru karena disebabkan kurangnya komunikasi atau karena ketidak mengertian dari si TKW) oleh karena itu mesti proses peradilannya selalu melibatkan/didampinggi oleh pemerintah RI melalui kedutaan RI di Saudi/ada pengacaranya.

    Tentu beban biayanya harus ditanggulangi oleh pemerintah RI, alangkah baiknya juga kalau sumbangan dari kita/umat rakyat Indonesia itu adalah untuk hal seperti ini.

    Adapun jika benar-benar kita telah yakin tentang apa yang terjadi, maka kita harus menghormati hukum.

    Kita mesti mencintai keadilan bukan !?

    bukankah kita tidak suka diperlakukan tidak adil !!!????

  12. Sy pernah pny pembantu bekas TKW , dia kerja disana lama,bahkan dgn majikannya dinaikin haji2x ,

    dy sebelum berangkat jd TKW belajar bahasa inggris jg bahasa Arab dl, sehingga dia sudah fasih ,

    dia pernah difitnah dgn menantu majikannya tentang zina ,tp jg lama penyelidikannya dan tdk terbukti ,

    jadi kalo untuk kasus TKW yg lain ,sy tdk mau membela atau mengacuhkan, kalau yg mau niat bnt ya slhkan saja tdkpun trsrh kembali pd pribadi msg2 ,sy hanya mencantumkan slh st cth saja ,trm ksh

  13. tapi yang menarik kenapa tuh TKW senengnya bunuh majikan nya yg di arab ye…?

    TKW di hongkong, di Taiwan jarang kejadian di bunuh ma TKW kita…..

    Bisa jadi Majikan di arab terlalu baik, sehingga bisa dibunuh oleh TKW, beda dengan di hongkong,. TKW takut sama majikan, ini dugaan saya saja,

    • maklum, di saudi banyak yg tkw ilegal, ataupun tkw yg tidak mendapat pembekalan yg semestinya, jadinya wajar saja apabila di kemudian hari muncul pelanggaran2 ketika berada di sana. kasarnya sih GIGO

    • klo di HK sama taiwan majikannya jago kungfu makanya ndk berani bunuh majikannya

      he..he..he.. mungkin juga, ada benernya,.

  14. iya itu seharusnya yg d tolong itu bkn yg bunuh majikan nya…

    tp yg pada di siksa majikanya…

    trus klo uda plg k indonesia apa masih kena hukuman apa bebas?? klo bebas kan berarti kita menghalalkan org untuk merampok dan membunuh sesuai kasus yg baru2 ini ya…

    sungguh miris liat artis2 yg gak tau tp sok menggalang dana itu..

    Terimakasih mas danu,
    Namanya juga artis, boro-boro ngarti mana yang halal dan haram, musik itu kan hukumnya haram, menyanyi juga haram, tapi masih dilakukan juga, lebih celaka lagi menggalang dananya dengan hal-hal yang diharamkan,.. tentang hukum haramnya menyanyi dan musik, silahkan bisa dibaca disini

  15. Keluarga gw punya perusahaan PJTKI dari tahun 1998, ga pernah tuh ada kasus TKW gw disana di aniaya dan segala macem, karena sebelum berangkat kita udh kasih pendidikan iman, keahlian pekerjaan, dll.

    dan untuk penyerahan ke Majikan di negara lain juga kita punya data yang jelas, ga sembarangan.,

    heran kenapa diluar banyak yg kasus2 gini ya?

    mungkin mereka TKW ilegal, atau juga mungkin emg TKW nya yang salah.

  16. almarhum kakak sy yang buka restoran 20 tahun lebih di saudi (dekat dengan masjidil haram) jg pernah cerita seperti itu…

    sy ingat betul apa yang beliau ceritakan…

    intinya TKI yang tersandung kasus di saudi itu ya gara” kelakuannya sendiri..

    ngomel” pake bahasa jawa kl disuruh majikan, trus anak majikan di perlakukan kasar,dll…

    pada dasarnya orang saudi sangat baik kok memperlakukan pembantu…

    malah jauh lebih baik dr perlakuan pembantu di indonesia..

    namun seringnya pembantu itu sendiri yang berulah…

    sejak kasus darsem muncul sy baru ingat apa yg dibilang alm mmg ada benarnya…

    dan sejak saat itu sy memilih untuk ksh sumbangan ke tempat lain aja drpada ke kasus kyk satinah ini…

    terimakasih mba endah atas tambahan informasi ini

  17. na’udzubillahimindzalik…..

    klo anak saya yg digorok bgitu,pasti itu tkw iblis itu saya cincang lalu dibunuh,masih mending disana masih pakai pengadilan,memang tkw pembunuh itu wajib dipancung.

    tentu setelah proses pengadilan,. dan pembuktian, tidak main pancung sembarangan,.

  18. Bodoh banget yg nulis ini krn gk tabayyun dlu dlm penulisanya dn hanya melihat berita dr sebelah sja….

    kasus ini sudah terbongkar dn yg membunuh selingkuhan dr ibu si bocah atas permintaan ibunya sndri krn tau perselingkuhan ibunya dn di tuduhkan ke pembantu krn pemvantunya bodoh dy mau sja,kasus ini terbongkar dr sms yg masuk ke hp pembantu makanya saat di tanya dy selalu bilang datang sms dr ahli tala (nama selingkuhan ibunya)…

    setelah kasusnya terbongkar maka secepat kilat arab saudi mendeportasi pembantu trsebut tnp memulihkan nama baiknya, klu mash gk percaya silahkan dtg ke jeddah dn temui sy,nanti sy ajak ke KJRI tentang penjelasan kasus di atas…

    jd org jgn nulis yg memperlihatkan anda goblok dn bloon

    he..he..he.. lucu anda, lha wong pembantunya yang ngaku, dan berita ini live di tv, kok saudi mendeportasi?? jangan ngarang2 cerita dong mas,.

  19. bohoong itu sebnrx yg ngegorok ibu kandungx sendiri fitnah itu semua krna perselingkuhanx dngn adik iparx ketahuan anknya tala mka dengn cara ini tuk ngebunuh tala supaya perslingkuhannxa taak 1 tupun yg tau terutama suaminya sndiri .sungguh kejih fitnah orang arab trhadap tkw indonesia sungguh biadab dn memalukn

    Sudah ngaku pembantu tersebut, lah kok anda malah ikut menuduh yang tidak-tidak??

  20. intinya kita bangsa babu. titik. gak ada itu arab jahat atau arab baik.

    Dalam islam, wanita begitu dimuliakan,.
    Wanita tidak wajib mencari nafkah, yang mencari nafkah adalah suaminya, laki-laki,.
    Wanita tinggal di istananya, bahkan mau pergi saja harus dikawal, tidak diperbolehkan bepergian jauh tanpa mahram,.
    Apalagi sampai pergi ke arab sana, tanpa ada mahram yang mendampinginya,.

    Kemana laki-lakinya?? tidak malukah? sehingga wanita yang lemah ini sampai mencari uang ke negeri nun jauh disana?
    Wanita eropa saja memilih tinggal di rumah, kok di indonesia malah inginnya keluar dari rumahnya? baca disini

  21. Yang keji itu Aktor dibalik peristiwa ini.
    TKW ini bukan aktor sesunguhnya
    Aktor sesunguhnya adalah provokator lewat SMS

    Masalahnya bukan kasus TKW itu saja,. tapi banyak lagi, yang itu bukan karena SMS, tapi karena TKW itu sendiri, sejak dari indonesia sudah berniat jelek, baca ulasannya disini

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*