Waktu-Waktu Yang Mustajab Untuk Berdoa, Silahkan Dibaca dan Dipraktekkan, Manfaatkan Waktu-waktu tersebut,

BERDOA DI WAKTU-WAKTU MUSTAJAB

waktu dikabulkannya doa

WAKTU-WAKTU YANG MUSTAJAB

Oleh : Ismail bin Marsyud bin Ibrahim Ar-Rumaih

Allah memberikan masing-masing waktu dengan keutamaan dan kemuliaan yang berbeda-beda, diantaranya ada waktu-waktu tertentu yang sangat baik untuk berdoa, akan tetapi kebanyakan orang menyia-nyiakan kesempatan baik tersebut. Mereka mengira bahwa seluruh waktu memiliki nilai yang sama dan tidak berbeda.

Bagi setiap muslim seharusnya memanfaatkan waktu-waktu yang utama dan mulia untuk berdoa agar mendapatkan kesuksesan, keberuntungan, kemenangan dan keselamatan. Adapun waktu-waktu mustajabah tersebut antara lain.

1. Sepertiga Akhir Malam
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda.

يَتَنَزَّلُ رَبَّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلُّ لَيْلَةٍ إلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا حِيْنَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ اْلآخِرِ فَيَقُوْلُ مَنْ يَدْعُوْنِيْ فَأَسْتَجِبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلْنِيْ فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُ نِيْ فَأَغْفِرَلَهُ

“Sesungguhnya Rabb kami yang Maha Berkah lagi Maha Tinggi turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga akhir malam, lalu berfirman ; barangsiapa yang berdoa, maka Aku akan kabulkan, barangsiapa yang memohon, pasti Aku akan perkenankan dan barangsiapa yang meminta ampun, pasti Aku akan mengampuninya”. [Shahih Al-Bukhari, kitab Da’awaat bab Doa Nisfullail 7/149-150]

2. Tatkala Berbuka Puasa Bagi Orang Yang Berpuasa
Dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash Radhiyallahu ‘anhu bahwa dia mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

أَنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ دَعْوَةٌ لاَ تُرَدُ

“Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa pada saat berbuka ada doa yang tidak ditolak”. [Sunan Ibnu Majah, bab Fis Siyam La Turaddu Da’watuhu 1/321 No. 1775. Hakim dalam kitab Mustadrak 1/422. Dishahihkan sanadnya oleh Bushairi dalam Misbahuz Zujaj 2/17].

3. Setiap Akhir Shalat Fardhu
Dari Abu Umamah, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang doa yang paling didengar oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, beliau menjawab.

جَوْفَ اللَّيْلِ اْلآخِرِ وَدُبُرَ الصَّلَوَاتِ الْمَكتُوْبَاتِ

“Di pertengahan malam yang akhir dan setiap akhir shalat fardhu”.
[Sunan At-Tirmidzi, bab Jamiud Da’awaat 13/30. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi 3/167-168 No. 2782].

4. Pada Saat Perang Berkecamuk
Dari Sahl bin Sa’ad Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

ثِنْتَانِ لاَ تُرَدَّانِ أَوْقَلَّمَا تُرَدَّانِ الدُّعَاءُ عِنْدَ النِّدَاءِ وَ عِنْدَ الْبَأْسِ حِيْنَ يَلْتَحِمُ بَعْضُهُمْ بَعْضًا

“Ada dua doa yang tidak tertolak atau jarang tertolak ; doa pada saat adzan dan doa tatkala perang berkecamuk”. [Sunan Abu Daud, kitab Jihad 3/21 No. 2540. Sunan Baihaqi, bab Shalat Istisqa’ 3/360. Hakim dalam Mustadrak 1/189. Dishahihkan Imam Nawawi dalam Al-Adzkaar hal. 341. Dan Al-Albani dalam Ta’liq Alal Misykat 1/212 No. 672].

5. Sesaat Pada Hari Jum’at
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Abul Qasim Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

إِنَّ فِيْ يَوْمِ الْجُمْعَةِ لِسَاعَةٌ لاَ يُوَافِقُهَا مُسْلِمٌ قَائِمٌ يُصَلِّيْ يَسْأَلُ اللَّه خَيْرًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَقَالَ بِيَدِهِ يُقَلِّلُهَا يُزْهِدُهَا

“Sesungguhnya pada hari Jum’at ada satu saat yang tidak bertepatan seorang hamba muslim shalat dan memohon sesuatu kebaikan kepada Allah melainkan akan diberikan padanya, beliau berisyarat dengan tangannya akan sedikitnya waktu tersebut”. [Shahih Al-Bukhari, kitab Da’awaat 7/166. Shahih Muslim, kitab Jumuh 3/5-6]

Waktu yang sesaat itu tidak bisa diketahui secara persis dan masing-masing riwayat menyebutkan waktu tersebut secara berbeda-beda, sebagaimana yang telah disebutkan oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari 11/203.

Dan kemungkinan besar waktu tersebut berada pada saat imam atau khatib naik mimbar hingga selesai shalat Jum’at atau hingga selesai waktu shalat ashar bagi orang yang menunggu shalat maghrib.

6. Pada Waktu Bangun Tidur Pada Malam Hari Bagi Orang Yang Sebelum Tidur Dalam Keadaan Suci dan Berdzikir Kepada Allah
Dari ‘Amr bin ‘Anbasah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda.

مَا مِنْ عَبْدٍ بَاتَ عَلَى طُهُوْرٍ ثُمَّ تَعَارُ مِنَ اللَّيْلِ فَسَأَلَ اللَّه مِنْ أَمْرِالدُّنْيَا اَوْ مِنْ أَمْرِ اْلآخِرَةِإِلاَّ أَعْطَاهُ

“Tidaklah seorang hamba tidur dalam keadaan suci lalu terbangun pada malam hari kemudian memohon sesuatu tentang urusan dunia atau akhirat melainkan Allah akan mengabulkannya”. [Sunan Ibnu Majah, bab Doa 2/352 No. 3924. Dishahihkan oleh Al-Mundziri 1/371 No. 595]

Terbangun tanpa sengaja pada malam hari.[An-Nihayah fi Gharibil Hadits 1/190] Yang dimaksud dengan “ta’ara minal lail” terbangun dari tidur pada malam hari.

7. Doa Diantara Adzan dan Iqamah
Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

لاَيُرَدُّ الدُّعَاءُ بَيْنَ اْلآذَانِ وَاْلإِقَامَةِ

“Doa tidak akan ditolak antara adzan dan iqamah”. [Sunan Abu Daud, kitab Shalat 1/144 No. 521. Sunan At-Tirmidzi, bab Jamiud Da’waat 13/87. Sunan Al-Baihaqi, kitab Shalat 1/410. Dishahihkan oleh Al-Albani, kitab Tamamul Minnah hal. 139]

8. Doa Pada Waktu Sujud Dalam Shalat
Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

وَأَمَّا السُّجُوْدُ فَاجْتَهِدُوْافِي الدُّعَاءِ فَقُمَنَّ أَنْ يُسْتَجَابَلَكُمْ

“Adapun pada waktu sujud, maka bersungguh-sungguhlah berdoa sebab saat itu sangat tepat untuk dikabulkan”. [Shahih Muslim, kitab Shalat bab Nahi An Qiratul Qur’an fi Ruku’ wa Sujud 2/48]

Yang dimaksud adalah sangat tepat dan layak untuk dikabulkan doa kamu.

9. Pada Saat Sedang Kehujanan
Dari Sahl bin a’ad Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda.

ثِنْتَانِ مَاتُرَدَّانِ الدُّعَاءُ عِنْدَ النِّدَاءِ وَ تَحْتَ الْمَطَرِ

“Dua doa yang tidak pernah ditolak ; doa pada waktu adzan dan doa pada waktu kehujanan”. [Mustadrak Hakim dan dishahihkan oleh Adz-Dzahabi 2/113-114. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahihul Jami’ No. 3078].

Imam An-Nawawi berkata bahwa penyebab doa pada waktu kehujanan tidak ditolak atau jarang ditolak dikarenakan pada saat itu sedang turun rahmat khususnya curahan hujan pertama di awal musim. [Fathul Qadir 3/340].

10. Pada Saat Ajal Tiba
Dari Ummu Salamah bahwa Rasulullah mendatangi rumah Abu Salamah (pada hari wafatnya), dan beliau mendapatkan kedua mata Abu Salamah terbuka lalu beliau memejamkannya kemudian bersabda.

أَنْ الرُّوْحَ إِذَا ٌَبَضَ تَبِعَهُ الْبَصَرُ فَضَجَّ نَاسٌ مِنْ أَهْلِهِ فَقَالَ لاَ تَدْعُوْا عَلَى أَنْفُسِكُمْ إِلاَّ خَيْرًا فَإِنَّ الْمَلاَئِكَةَ يُؤَمِنُّوْنَ عَلَى مَا تَقُوْلُوْنَ

“Sesungguhnya tatkala ruh dicabut, maka pandangan mata akan mengikutinya’. Semua keluarga histeris. Beliau bersabda : ‘Janganlah kalian berdoa untuk diri kalian kecuali kebaikan, sebab para malaikat mengamini apa yang kamu ucapkan”. [Shahih Muslim, kitab Janaiz 3/38]

11. Pada Malam Lailatul Qadar
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

نَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ {1} وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ {2} لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ {3} تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ {4} سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar”. [Al-Qadr : 3-5]

Imam As-Syaukani berkata bahwa kemuliaan Lailatul Qadar mengharuskan doa setiap orang pasti dikabulkan. [Tuhfatud Dzakirin hal. 56]

12. Doa Pada Hari Arafah
Dari ‘Amr bin Syu’aib Radhiyallahu ‘anhu dari bapaknya dari kakeknya bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

خَيْرُالدُّعَاءِ يَوْمُ عَرَفَةَ

“Sebaik-baik doa adalah pada hari Arafah”. [Sunan At-Tirmidzi, bab Jamiud Da’waat 13/83. Dihasankan oleh Al-Albani dalam Ta’liq alal Misykat 2/797 No. 2598]

[Disalin dari buku Jahalatun nas fid du’a, edisi Indonesia Kesalahan Dalam Berdoa, oleh Ismail bin Marsyud bin Ibrahim Ar-Rumaih, hal 181-189, terbitan Darul Haq, penerjemah Zainal Abidin Lc]


Sumber: https://almanhaj.or.id/101-waktu-waktu-yang-mustajab.html

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Doa Agar Istri Kembali Mencintai Suami Arafah Doa Untuk Kekasih Sholt Yg Pcr Bisa Tnduk Bolehkah Berdoa Meminta Yang Sama Setiap Waktu

24 Comments

  1. assalamu’alaikum.

    Wa’alalikumussalam warahmatullah

    ana mau tanya hukumnya berdoa dalam sholat wajib, misalnya saat bersujud, dan sebelum salam, tetapi menggunakan :
    1. jika menggunakan doa2 dalam al quran dgn hajat tertentu , seperti doa minta pendamping hidup dan keluarga yg sholehah (al furqon 74)

    Terimakasih atas komentarnya, dalam sujud dilarang kita membaca ayat alquran, tapi bacalah doa sujud, dan jika ingin berdoa bisa menggunakan lafadz2 doa yang diajarkan oleh rasulullah, Adapun ayat quran digunakan sebagai doa agar mendapat pendamping hidup dan keluarga yg shalihah, maka ini tidak ada contohnya dari rasulullah, sebaiknya ditinggalkan, karena alquran bukan untuk itu tujuannya,

    2. jika menggunakan doa2 dalam bahasa indonesia dan tidak ada dalam al quran,
    bagaimanakah hukum keduaanya, jika doa itu dilafadzkan?

    Semua bacaan shalat itu dilafadzkan, tidak boleh dibaca didalam hati, tidak seperti niat, kalau niat itu didalam hati, tdk boleh dilafadzkan, karena tidak ada tuntunanya dari rasulullah tentang melafadzkan niat shalat, dan niat itu wajib hadir dari awal shalat hingga salam, jika niat dilafadzkan, tentu ini menjadi suatu yang sangat memberatkan dalam shalat kita,
    Sebaiknya menggunakan doa2 yang sudah rasulullah ajarkan, akan tetapi jika tidak bisa, boleh menggunakan bahasa sendiri, dan kita terus berusaha utk menghafalkan doa2 yg diajarkan oleh rasulullah,
    Ingat, dalam melafadkan doa atau bacaan shalat, jika kita shalat berjamaah, maka suaranya tidak boleh terdengar oleh makmum disebelahnya, tapi cukup terdengar oleh kita sendiri saja, dan bukan di dalam hati, tapi dilafadzkan

    terimakasih.

    sama-sama

  2. “Seorang hamba berada paling dekat dengan Rabb-nya ialah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdoa ketika itu”.
    maka maksudnya apakah yg diperbanyak itu doa sujud sendiri ato bolehkah dalam sujud berdoa dalam urusan pribadi jika dalam bahasa sendiri?

    trimakasih atas komentarnya mas heramawan
    Kita boleh berdoa ketika sujud, tentunya setelah membaca doa sujud, dan lebih utama jika yang dibaca adalah doa2 yg rasulullah ajarkan (dgn lafadz arab) , jika tdk bisa, blh dgn mnggunakan bhs sndiri

  3. “Assalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh”,
    Admn Kalau Setelah selesai Sholat 5 Waktu Terus Berdzikir Dilanjutkan Berdoa Apa Yang Kita Inginkan Hukumnya Boleh Atau Tidak….?

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,
    Boleh saja, tapi jangan dirutinkan, karena Rasulullah juga tidak melakukan demikian, merutinkan doa setelah selesai shalat 5 waktu,. karena Rasulullah setelah selesai shalat 5 waktu melakukan dzikir setelah shalat, setelah itu beliau tidak berdoa,
    Sebaik-baik contoh tentu apa yang dicontohkan oleh rasulullah, jika rasulullah tidak melakukannya, maka kita juga tidak melakukannya,

    • Admin Terima Kasih Atas Penjelasannya Semoga Allah Membalas Kebaikan Anda…..
      Aaaminnn…..

      Amiin,.

      Jazakallahu khairan atas suportnya,

      • Bismillah walhamdulillah ,

        Syukron ya akhii , semua artikelnya sangat bagus dan ilmiah ,

        semoga banyak orang yg mengambil manfaat setiap artikel yg akhii tulis ,

        semoga Alloh senantiasa memberikan taufiq hidayah untuk kita , dan untuk saudara saudara kita yg belum mengenal sunnah , dengan membaca artikel artikel yg mas admin posting, semoga mereka selangkah demi selangkah mereka mengenal sunnah dan mengenal bid’ah , sehingga mereka tidak beramal melainkan dengan amalan sunnah , yg ada tuntunanya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ,

        semoga Admin di beri umur yang panjang tetap istiqomah untuk mengibarkan dakwah sunnah , izin search

        Alhamdulillah,. aamiin,.
        Jazakumullahu khairan atas doa dan suppornya

    • Assalamualaikum..

      Wa’alaikumussalam warahmatullah

      admin saya ingin bertanya sesuatu yang mengganjal dhati saya
      memang saat beribada kita wajib berpedoman pada rasulullah, namun yg saya kurang pahami adalah kenapa kita tidak boleh sering berdoa stelah shalat fardhu?
      saya bertanya karena kita memang umat rasulullah tpi kita bukan rasul, hati kami dan bahkan mungkin hati admin jga tidak sekuat hati rasul.
      kita umat manusia biasa yang hnya mengharap ridho allah, dan dengan berpegang tersebut kita memohon kepada allah, karna allah maha mendengar bkan begitu kan admin.

      Terimakasih,.
      Nabi kita adalah Rasulullah, Muhammad,.
      Beliau setelah selesai shalat fardhu, tidak berdoa atau memimpin doa, tapi beliau cuma berdzikir, setelah dzikir beliau tidak berdoa,.
      Kenapa kok setelah shalat fardhu kok cuma baca dzikir saja?
      Bukankah dengan berdoa itu akan lebih baik?
      Ibadah itu, ikut contoh Rasulullah,.
      Rasulullah setelah selesai shalat fardhu, beliau berdzikir,.
      Setelah berdzikir, beliau tidak memimpin doa,.
      Adakah doa yang lebih baik selain diampuninya dosa-dosa walaupun sebanyak buih di lautan?
      Salah satu manfaat dzikir setelah shalat adalah…
      kesalahannya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.”
      Tentu jika dzikir dan caranya sesuai dengan yang rasulullah ajarkan,. seperti apakah? baca disini

      dan saya ingin bertanya apakah ada hukum yg membuat hati seorang muslim lainnya menjadi bimbang?
      karna setelah bnyak membaca artikel admin tmbul rsa tersebut dhati saya.
      bkan berburuk sangka, tpi diantara bnyak agama islam yang baru akan muncul apakah admin diantaranya?

      Hukum yang datang dari islam, dari Allah, itu tidak akan membuat hati bimbang, justru akan semakin menenangkan hati kita,.
      Coba silahkan anda sebutkan hukum yang membuat hati jadi bimbang, mungkin anda salah memahami, sehingga harus dijelaskan biar tidak salah,. silahkan sebutkan dulu mas,.

  4. “Assalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh”,
    Admin : Adab Berdoa Yang Baik Menurut Sunnah Rosul Selain Dalam Keadaan Sujud Apa Juga Boleh Dengan Mengadahkan Ke 2 Tangan Dan Kepala Menghadap Ke Atas…Setelah Selesai Sholat Malam…

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,
    Kalau setelah shalat malam boleh,.

  5. “Assalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh”,subhanallah terima kasih admin penjelasannya,

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,
    mudah2an bermanfaat,

  6. assalamu’alaikum warahmatullah

    saya mau nanya, salah satu waktu yg mustajab untuk berdo’a adlh ketika sujud dlm sholat, namun saya baca di artikel ini http://www.konsultasisyariah.com/memperlama-sujud-ketika-shalat-jamaah/ memperlama sujud trakhir itu tdk benar,

    tiap sujud terakhir dlm sholat, saya selalu berdo’a dan secara otomatis akan memperlama sujud saya, bagaimana hukumnya itu ustadz? syukron

    wasalamu’alaikum warahmatullah

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    dalam artikel diatas itu tentang imam yang memimpin shalat berjamaah, maka harus memikirkan makmumnya, bacaan dalam shalatpun harus memperhatikan kondisi makmum juga, berbeda jika sedang shalat sendiri, misalkan shalat sunnah,shalat malam,

    Jadi ketika anda shalat sendirian, silahkan saja berdoa dikala sujud terakhir,

    • ada artikel ttg tatacara berdo’a tdk? apakh hrus brwudhu dulu, apkh hrus dilafadzkn ato didlm hati aja, boleh tdk brdo’a sambil duduk,berdiri,berbaring (pd kondisi tertentu, misalnya hujan, antra adzan dan iqomah dll)

      silahkan baca artikel ini

  7. Mohon izin dan kerelaannya untuk menyalin artikel yang saya butuhkan .terimakasih

    silahkan mas Fauzan, jazakumullahu khairan,.

  8. assalamu’alaikum

    berarti seperti kirim doa buat orang meninggl serpti baca illa hadril nabi muhammad, khususon ahli kubur dan seterusnya tidak ada dalam ajaran rosulullah.sedangkan keluarga sini tiap sebulan 1x mengadakan ;engajian yg nantinya kirim fadillah sepwrti itu.mohon penjelasannya dan dalilnya.

    saya juga pernah dengar ceramah dri org hindu yg masuk islam bahawa acara 7 hari mendak pisan mendak pindo adalah tradisi hindu….mohon penjelasannya

    assalamu’alaikum

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Terimakasih mas dwi,.
    Betul, bacaan seperti itu tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah,.
    Apakah amalan tersebut diterima sebagai amalan ibadah?
    Tidak, sebab syarat diterimanya amalan ibadah itu salah satu syaratnya adalah harus mengikuti contoh rasulullah, silahkan baca disini ulasannya

  9. http://deleted/07/tanya-jawab-habib-mundzir-vs-wahabi.html?m=1

    bagaimana menurut mas…

    jawaban dari sang habib super ngawur,.
    saya pakai kata-katanya dia ” Saudaraku yang kumuliakan, hal itu merupakan pendapat orang-orang yang kalap dan gerasa-gerusu tanpa ilmu,

    Dalil-dalil yang dia utarakan digunakan tidak pada tempatnya,. contoh seperti hadits aisyah :

    عن عائشة أن رجلا أتى النبي صلى الله عليه وسلم فقال ثم يا رسول الله إن أمي افتلتت نفسها ولم توص وأظنها لو تكلمت تصدقت أفلها أجر إن تصدقت عنها قال نعم

    “Dari Aisyah Ra. bahwa sungguh telah datang seorang lelaki pada Nabi Saw. seraya berkata: “Wahai Rasulullah, sungguh ibuku telah meninggal mendadak sebelum berwasiat, kukira bila ia sempat bicara mestilah ia akan bersedekah, bolehkah aku bersedekah atas namanya?” Rasul Saw. menjawab: “Boleh”. (Shahih Muslim hadits no.1004).

    وفي هذا الحديث أن الصدقة عن الميت تنفع الميت ويصله ثوابها وهو كذلك باجماع العلماء وكذا أجمعوا على وصول الدعاء

    “Dan dalam hadits ini (hadits riwayat Shahih Muslim di atas) menjelaskan bahwa shadaqah untuk mayit bermanfaat bagi mayit, dan pahalanya disampaikan pada mayyit, demikian pula menurut Ijma’ (sepakat) para ulama, dan demikian pula mereka bersepakat atas sampainya doa-doa.” (Syarh Imam an-Nawawi ‘ala Shahih Muslim juz 7 halaman 90).

    Lalu lihat pak habib menjelaskan hadits diata >>>>

    Maka bila keluarga rumah duka menyediakan makanan dengan maksud bersedekah maka hal itu sunnah, apalagi bila diniatkan pahala sedekahnya untuk mayyit, demikian kebanyakan orang-orang yang kematian, mereka menjamu tamu-tamu dengan sedekah yang pahalanya untuk si mayyit, maka hal ini sunnah.

    Ini adalah penjelasan yg tidak nyambung,. Jaka sembung bawa combro,. ngga nyambung bro,. hadits diatas ga ada hubungannya dengan ritual tahlilan,.

  10. Apakah salat bisa di kabulkan kalau pake bahasa indonesia

    Kalau bacaan shalatnya diganti bahasa indonesia, maka shalatnya tidak sah, dan itu adalah perbuatan bidah,.

  11. Assalamualaikum

    yg ingin sy tanyakan. Yg pernah sy baca, tdk ada dalil memperlama sujud terakhir.

    Nah kalo kita ingin berdoa saat sujud, itu di sujud keberapa??

    Sy baca antara gerakan sholat yg satu dg yg lain lamanya hmpir sama, maka itu tidak diperkenankan memperlama sujud terakhir.

    Jadi kalo sy punya hajat ingin minta sama Allah dalam sujud bagaimana caranya??

    Krn sujud juga salah satu wkt mustajab dalam berdoa.

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,

    Tidak ada dalil memperlama sujud terakhir untuk berdoa,

    Wajar saja, sama seperti sujud-sujud sebelumnya, dan anda silahkan berdoa di sujud2 tersebut,

    Tempat berdoa bisa di saat sujud, bisa pula di sebelum salam,

    • Pertanyaan sy di artikel sebelumnya blm terjawab. Tentang bagaimana cara berdoa setelah tahajjud/dhuha?
      apakah setelah salam langsung mengangkat tangan?
      atau bagaimana? Soalnya seperti jawaban sebelumnya kita tidak diperkenankan dzikir setelah tahajjud/dhuha.

      Langsung berdoa saja, dengan mengangkat tangan

  12. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh

    Terimakasih semoga dengan pengetahuan yg admin bagikan, dapat mencerahkan umat Islam yg kurang paham seperti saya, Alhamdulillah berkat share dari admin saya jadi lebih terbuka wawasan ttg islam

    Wa’alaikumussalamwarahmatullaahi wabarakatuh,

    Alhamdulillah, mudah2an bisa istiqamah

  13. Assalamu’alaikum…
    Dr artikel ini dan yg komen saya baru tau jika ada aturan2 saat berdoa.
    slama ini saya setelah tahajud/dhuha lnjut berdzikir kemudian berdoa.
    Knapa setelah sholat sunah tsb tdk diperkenankan berdzikir?
    Saya jg baru tau bahwa jika setelah sholat fardhu tdk dirutinkan berdoa.
    Alasannya apa ya agar saya lebih paham lagi…

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Alasannya karena tidak sesuai dengan yang diajarkan oleh NABI,
    Dalam beribadah kita WAJIB ikut contoh nabi , bukan beribadah sesuai selera sendiri atau tatacara sendiri,.

    Syarat diterimanya ibadah itu ada DUA, silahkan baca di sini

  14. assalamualaikum .
    mau tanyak gimana cara agar kita bisa kembali ke jalan yg benar, karena saya saat ini punyak pacar dan itu yg menghambat saya untuk kembali ke jalan yg benar. tapi saya tau banget pacar saya orang yg baik dalam hatinya, gimana saran admin?

    Wa’alaikumussalamwarahmatullah,
    Perlu anda ketahui, pacaran itu haram hukumnya.
    Wanita yang mau dipacari itu adalah wanita yang tidak menjaga harga dirinya, wanita murahan, sehingga laki-laki yang kelak menjadi suaminya itu mendapatkan sisa, bekas dipacarin laki-laki entah berapa banyak,

    Laki-laki yang mau memacari wanita , itu juga laki2 yang tidak bertanggungjawab,
    Laki2 yang baik tidak akan berani memacari wanita, karena pacaran itu perbuatan hina, bahkan kadang lebih hina dari pelacur,

    Pacar dibawa pergi tidak ada tarifnya, pelacur dibawa pergi ada tarifnya,

    Pelacur diajak zina bayar, bahkan mahal bayarannya, eh pacar diajak zina gratis, murah..

    Maka, bertaubatlah dari pacaran, jaga diri anda, jadikan laki-laki yang pertamakali bisa menjamah anda itu adalah suami anda,..

    Bagaimana cara taubat dari pacaran, silahkan baca di postingan ini

  15. assalamualaikum..
    saya mau tanya.. setiap sholat dan di sujud terakhir saya selalu berdoa menggunakan bahasa indonesia, apakah sholat saya sah atau tidak?

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    Berdoa boleh menggunakan bahasa indonesia, namun membaca dzikir shalat saat sujud, wajib membaca dzikir saat sujud,.tidak boleh diganti dengan bahasa indonesia, seperti bacaan dzikir shalat : subhaana rabbiyal a’la, ini tidak boleh diganti dengan bahasa indonesia, adapun doa, tentu kita yang lebih tahu apa doa yang kita inginkan, jadi boleh menggunakan bahasa masing-masing,

  16. Mas admin saya mau tanya , berarti ketika kita shalat tahajud/dhuha kita langsung berdoa saja ? Tidak usah berdzikir dulu ? Terimakasih

    IYA

Leave a Reply to icaa Cancel reply

Your email address will not be published.


*