Muawiyah, Penulis Wahyu Dicela Oleh Tokoh Syiah Indonesia

Orang-orang syiah begitu membenci para Sahabat, diantara sahabat yang dibenci oleh mereka adalah Muawiyah bin abi sufyan. Hal itupun dilakukan oleh tokoh syiah indonesia yang merupakan pemateri di radio syiah (radio rasil yang ada di jakarta)

Orang tersebut adalah Ustadz Husein bin Hamid Al Attas. Beliau pada awalnya tidak mengakui bahwa beliau mencela para sahabat, namun dia  mengakui menghujat sahabat Rasululloh Muawwiyah dan beliau mengajak bermubahalah. Tempat mubahalah di komplek Radio Rasil ( salah satu radio corong syiah di indonesia )

Silahkan lihat video ini

Muawiyah adalah salah satu sahabat yang didoakan oleh Rasulullah, beliau penulis wahyu, dan beliau didoakan akan menjadi ahli surga, silahkan baca postingan tentang muawiyah disini

Muawwiyah di Jamin Masuk Surga

Al-Imam al-Bukhari meriwayatkan di dalam Sohihnya dari Kholid bin Ma’dan dan bahwasanya Umair bin Mas’ud telah menceritakan kepadanya bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Pasukan pertama daripada kalangan umatku yang berperang di laut, telah dipastikan bagi mereka (tempat di surga).”

Fakta sejarah mencatat bahawa armada laut yang pertama bagi umat Islam dipimpin oleh Muawiyah pada zaman pemerintahan Amirul Mukminin Usman ibn Affan Radhiallahu.

Satu pemikiran pada “Muawiyah, Penulis Wahyu Dicela Oleh Tokoh Syiah Indonesia”

  1. Jika dia benar berani bermubahalah, jgn hanya berani di kandang ( rasil ) keluarlah & bermubahalah di khalayak ramai seperti di masjid, di pasar atau di tempat keramaian lainnya agar masyarakat tahu hakikat bukti kebenaran, yg paling penting bermubahalah dgn jujur bukan dgn cara taqiyah berikut di sertakan berikan bukti2 yg valid.

    Apakah si pencela lg pendusta sahabat tsb benar2 berani melakukannya…??? pasti jawaban mereka nol besar, hebatnya hanya pandai berdalih karena jelas syiah itu pengecut alias hanya jago di belakang….

    Memang syiah itu hanya pandai bersilat lidah dengan kedustaan, sebagaimana dedengkotnya di indonesia,
    Mereka hanya mau berdialog dengan orang yang tidak kapable, tidak paham ajaran islam yang benar, sehingga lawan dialog menjadi bulan-bulanan oleh mereka, sebagaimana pernah ada dialog di kompas tv di bandung,

    Balas

Silahkan tinggalkan komentar di sini