APAKAH YESUS MEMBAWA AJARAN BARU?

Banyak kaum Kristiani dengan penuh keyakinan mengimani bahwa Yesus (‘alaihi as-Salâm) datang dengan membawa syariat yang berbeda dengan syariat yang diajarkan oleh nabi-nabi sebelumnya. Mereka dengan penuh keimanan meyakini bahwa Tuhan merubah hukum peraturan di tengah-tengah permainan dan bahkan memaksa setiap orang untuk menyesuaikan jalan mereka tentang bagaimana mereka mempersepsikan Dia.

Konsep ketuhanan di dalam Perjanjian Lama (Old Testament) adalah tegas, jelas (tidak mengandung ambiguitas) dan sederhana. Hanya ada satu Tuhan, dan tidak ada selain-Nya sesuatu yang disebut dengan Rūhul Quddūs (Holy Spirit) ditambahkan ke dalamnya, dan ia juga tuhan!

Pondasi paling mendasar dari doktrin ini adalah ketidaklogisan dan tidak berdiri di atas akal sehat. Di dalam matematika sederhana, tiga tidak sama dengan satu, walau bagaimanapun anda berupaya untuk mencocokkannya.

Bagaimana jika setiap satu dollar yang saya miliki, bank mempertimbangkannya sebagai tiga dollar, dan bagaimana pula jika bank menghitung satu dollar dari setiap tiga dollar yang anda miliki? Kecondongan logis tersebut, secara matematis menantang kaum Kristiani untuk menjadi pakar matematika yang semalaman suntuk akan menjelaskan kepada bank bahwa satu = satu dan tiga = tiga!

Tuhan menciptakan alam semesta ini berdasarkan kelogisan bagi kebaikan kita sendiri. Namun, menurut orang Kristen, Tuhan memaksa kita untuk menyembah-Nya dengan suatu cara yang tidak dapat dijangkau oleh akal kita.

Berdasarkan ajaran ini, kita diharapkan mengarungi kehidupan ini dengan akal sehat yang logis dan beralasan di dunia nyata. Namun, pada hari Sun-day (Minggu), kita melangkahkan diri kepada suatu tempat yang tidak logis dimana tiga adalah satu. ’Tuhan mampu melakukan segala hal’, ini mungkin yang akan mereka katakan. Mari kita telaah pernyataan tersebut. Jangan berhenti membaca buku ini! Izinkan saya menyelesaikannya dulu…

Tuhan tidaklah melakukan sesuatu hal yang tidak konsisten bagi sifat ketuhanan. Atau dengan kata lain, Tuhan adalah maha sempurna dan Ia tidak melakukan sesuatu perbuatan yang akan mengurangi sifat kemahasempurnaannya.

Sebagai contoh, dapatkah Tuhan mewujudkan diri-Nya dalam bentuk seekor nyamuk? Anda pasti akan mengatakan, ’Tentu’. Baiklah, kemudian lalat tersebut terbang di sekitar piring makan malam seseorang lalu ia dipukul dan mati. Apakah ini sifat alamiah bagi Tuhan?

Tuhan tidak akan melakukan suatu hal yang tidak konsisten dengan sifat-Nya yang Maha Pencipta, Yang Maha Tinggi. Gunakanlah logika yang sama dengan Tuhan yang mewujudkan diri-Nya sebagai manusia. Manusia yang terluka, menangis, berdoa, dan pada kenyataannya, dapat dibunuh.

Menurut Matius (Mathew), juz 5, ayat 17-19, Yesus secara eksplisit menyatakan :

”Think not that I am come to destroy the law, or the prophets: I am not come to destroy but to fulfill. For verily I say unto you, Till heaven and earth pass, one jot or one little shall in no wise pass from the law, till all be fulfilled. Whosoever therefore shall break one of these least commandments, and shall teach men so, he shall be called the least in the kingdom of heaven: but whosoever shall do and teach them, the same shall be called great in kingdom of heaven.”

“Janganlah mengira bahwa saya datang untuk menghancurkan hukum atau para nabi: Saya datang tidak untuk menghancurkan namun untuk memenuhi (menyempurnakan). Sungguh-sungguh saya berkata kepada kalian, sampai langit dan bumi berlalu, seseorang janganlah secuil atau sedikitpun berharap dapat berlalu dari hukum sampai semuanya dipenuhi. Karena itu sesiapapun yang melanggar sekecil dari perintah-perintah ini dan akan mengajarkannya kepada manusia, ia akan disebut sebagai yang paling sedikit di kerajaan langit, namun sesiapa saja yang mau melakukan dan mengajarkan mereka, maka hal yang sama ia akan dipanggil yang paling besar di kerajaan langit.”

Di dalam Matius 19:16,17 dikatakan :

“And behold, one came and said unto me, Good Master, what good thing shall I do, that I may have eternal life? And He said unto him, why callest thou me good? There is none good but one, that is, God: but if thou enter into life, keep the commendments.”

“Dan perhatikanlah, seseorang datang dan berkata kepadaku, wahai tuhanku, perbuatan bajik apakah yang patut saya lakukan, sehingga saya dapat memperoleh kehidupan abadi? Dan Ia (Yesus) berkata kepadanya, kenapa engkau menyebutku tuhan? Tidak ada tuhan kecuali satu, yaitu tuhan Allah: namun jika engkau memasuki kehidupan, jagalah perintah-perintah (Tuhan).”

Di dalam Markus (Mark) 10:10, dinyatakan :
“Thou knowest the commandments. Do not commit adultery, Do not Kill, Do not steal, Do not bear false witness, Defraud not. Honor thy father and mother.”
“Engkau mengetahui perintah-perintah Tuhan, janganlah berzina, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan bersaksi palsu, jangan bersikap curang dan berbaktilah kepada ayah dan ibu.”

Ayat-ayat di atas tidak hanya menyatakan secara eksplisit bahwa Yesus datang adalah sebagai kesinambungan hukum (syariat) Moses (Mūsa), namun pada ayat setelahnya, Yesus
secara tegas membedakan diri-Nya dengan Tuhan, ketika seseorang menyebutnya ‘good’ (tuhan).

Di dalam Markus 12:29, Yesus bersabda :
“… The first of all commandments is, Hear, O Israel, The Lord our God is one Lord…”

“…Perintah pertama adalah, dengarkan wahai Israil, bahwa Tuhan sesembahan kita hanya satu Tuhan…”

Penekanannya di sini adalah, tidak adanya tuhan kecuali hanya satu Tuhan.
Apakah hal ini merupakan fokus dari ajaran Kristiani pada hari ini? Kenapa kata ’our’ (kita) pada ayat di atas digunakan? Sekiranya Yesus adalah Tuhan atau sepertiga Tuhan, lantas kenapa Ia mengatakan, ”bahwa Tuhan sesembahan kita hanya satu Tuhan…” Apakah dirinya (Yesus) adalah tuhannya sendiri?

Kita sedang mencari kebenaran wahai para pembaca budiman, dan kita harus mengakui ketidakkonsistensian berkenaan dengan sabda-sabda (perkataan) yang disandarkan kepada Yesus dan ajaran Kristiani ini, apabila kita memang jujur di dalam pencarian ini.

Berkenaan dengan aspek lain dari syariat Musa, hal ini dinyatakan di dalam Lukas (Luke) 2:21,22 :
”And when eight days were accomplished for the circumcising of the child, his name was called Jesus, which was so named of the angel before he was conceived in the womb. And when the days of purification according to the law of Moses accomplised, they brought him to Jerusalem, to present him to the Lord”

“Dan ketika delapan hari diselesaikannya khinat bagi sang anak, dia diberi nama Isa, sebagaimana nama yang diberikan oleh malaikat sebelum ia dikandung di dalam rahim. Dan ketika hari pensucian berdasarkan syariat Musa diselesaikan, mereka membawanya ke Yerussalem, mempersembahkannya kepada Tuhan.”

Sekiranya kita jujur membaca Gospel (Injil), dapatkah kita sampai kepada kesimpulan bahwa Yesus datang untuk membatalkan pemahaman satu Tuhan (tauhid) yang diajarkan oleh Noah (Nūh), Abraham (Ibrâhîm) dan Moses (Mūsâ) lalu menggantikannya dengan agama ‘baru’ yang mengajarkan tiga tuhan dalam satu oknum, inkarnasi tuhan ke dalam manusia, ritual pengobanan darah dan penebus dosa? Dimana gerangan Yesus menyatakan kesemua hal ini?

Kesemua ideologi ini tidak pernah jauh dari risalah sederhana Yesus yang secara tulus setia kepada hukum Tuhan di dalam berserah diri.

Dinukil dari ebook www.abusalma.wordpress.com

You May Also Like

6 Comments

  1. Yesus adalah manusia,Kristus adalah roh Allah/keilahianNya, Yesus Kristus adalah manusia Ilahi, roh Allah sendiri yg berkenan tinggal padaNya, itu mengapa Dia sebut Bapa kepadaNya. KehadiranNya adalah Firman atau sabda Allah sendiri kepada umatNya. Dia harus mati krn pengorbanan tertinggi dari seorang anak manusia adalah dengan menyerahakan/mengorbankan nyawanya untuk dijadikan tumbal bagi dosa. Dan kebangkitanNya adalah tanda kemenangan atau Kasih Allah kepadaNya.

    Yesus adalah nabi Isa, beliau seorang nabi Allah yang diutus kepada kaumnya,..
    Beliau hanya manusia biasa yang di utus oleh Allah,… bukan tuhan yang harus kalian sembah,
    Beliau sekarang diangkat oleh Allah ke langit, tidak disalib sebagaimana persangkaan kalian,,
    Nanti di akhir jaman, nabi Isa (yesus menurut kalian) akan diturunkan kembali ke bumi,
    Beliau akan menghancurkan salib-salib, sehingga orang-orang nasrani semuanya masuk islam,
    Beliau tidak membawa ajaran baru, beliau mengikuti agama nabi Muhammad, yaitu islam,..

    Nabi isa tidak bukan sebagai tumbal, yang disalib adalah orang yang diserupakan oleh Allah seperti nabi Isa, sungguh Allah maha kuasa atas hal itu,

    Dan Roh Allah tidak menjelma kepada makhluknya,… maha suci Allah dari hal itu,…

    Dapatkah engkau tunjukkan dari kitabmu, kitab injil yang entah sudah berapa macam, dan membingungkan pembacanya, karena tidak sesuai dengan kaidah bahasa yang bagus, beda dengan alquran,

    Manakah dalam injil yang menyuruh supaya menyembah yesus,… surat apa , ayat berapa??

    Yang diwarisi dan di ajarkannya adalah
    Bapa Kami yang ada di surga

    Allah tidak mempunyai bapa, tidak mempunyai ibu, tidak mempunyai anak, dan tidak diperanakkan

    dimuliakanlah namaMU

    Dimuliakan dengan cara yang benar, sesuai ajaran Allah yang dibawa oleh Rasulullah, bukan ajaran buatan manusia, seperti yang ada di injil kalian..

    jadilah kehendakMu

    Jika Allah menghendaki sesuatu, tinggal bilang “jadilah” maka jadilah apa yang Allah kehendaki

    Diatas bumi seperti didalam surga

    Kenikmatan yang paling nikmat di dunia ini, tidak ada bandingannya sekecil apapun jika dibandingkan dengan surga,

    berilah kami rezeki pada hari ini

    Allah maha pemberi rizki, kepada seluruh makhluknya, baik muslim atau pun kafir

    dan ampunilah kesalahan kami

    Allah tidak akan pernah mengampuni orang yang tidak mau masuk islam, orang-orang kafir akan menjadi bahan bakar api neraka selama-lamanya,..

    seperti kami mengampuni yang bersalah kepada kami

    Beda pengampunan dari manusia dengan pengampunan dari Allah, jika mau kesalahan kita diampuni oleh Allah, bagi orang kafir, atau orang nasrani/kristen, sangat mudah caranya,.. masuklah ke dalam islam, maka jika anda benar2 masuk islam dengan niat yang benar, semua dosa anda terampuni, bagaikan bayi yang baru lahir,

    dan janganlah masukan kami dari percobaan

    Selama anda tidak masuk islam, anda akan dicoba dengan kenikmatan2 dunia, nanti di akherat kelak, anda akan merasakan siksa neraka, sebagai balasan terhadap apa yang anda lakukan ketika di dunia,

    tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat

    Selama masih dalam agama anda, maka anda tetap menjadi kaum yang merugi, menjadi pengikut2 iblis yang dilaknat Allah,
    Mudah-mudahan Allah menunjuki anda untuk segera masuk islam,

    Amin.

  2. iya yah berati kalau masuk Islam, kami diampuni yah o………..h tapi dalam hak azasi manusia menyatakan manusia berhak meyakini agamanya tanpa ada pembunuhan dan Undang Undang dasar 1945 menyataan bahwa setiap orang bebas meyakini kepercaanya berarti Allah mu bukan Allah yang menghormati hak azasi manusia yah

    Emang kapan adanya UUD 45? dan kapan Rasulullah hidup? Ketika Rasulullah menyebarkan agama islam apakah sudah ada yang namanya negeri indonesia? lucu sekali ya,

    Allah menyayangi semua makhluknya, termasuk tumbuh-tumbuhan dan hewan, bukan hanya manusia, jadi hak azasi manusia itu belum lah apa-apa,..

    Manusia yang normal, masih bersih hatinya, pasti akan memilih islam sebagai jalan satu-satunya yang selamat baik di dunia atau akherat, bukan dengan ham, mana hak azasi hewan, mana hak azasi tumbuh-tumbuhan?

    Anda menghirup oksigen, siapa yang menyediakan? apakah ham atau Allah?
    Anda minum air, siapa yang membuat air, apakah ham atau Allah?
    Anda makan, siapa yang mampu menggerakan mulut anda tuk mengunyah, apakah lembaga ham?

  3. sepeninggal Yesus, para murid setia Yesus masih konsisten mengamalkan ajaran Taurat. Namun setelah lewat tahun 55 M, mereka mulai melakukan perombakan terhadap ajaran Yesus. Sekitar tahun 300 M, timbul perselisihan hebat di kalangan Kristen yang tidak dapat dikompromikan, antara golongan denominasi Gereja Rasuli (Apostolic Church) yang menganut paham Unitarian (Adopsionisme) yang meyakini Yesus hanya sebagai NABI UTUSAN Tuhan dengan golongan denominasi Gereja Paulus (Pauline Church) yang memegang konsep Trinitas dengan meyakini Yesus sebagai Tuhan.

    ii) Untuk menyelesaikan pertentangan ini, maka Kaisar Konstantin mengadakan konsili di Nicea tahun 325 M yang dihadiri oleh sekitar 2.048 uskup dan patriarch yang membawa bermacam-macam doktrin dan keyakinan. Kelompok yang dipelopori oleh Arius dan Lucianus mengajarkan bahwa Yesus hanyalah rasul Allah (golongan denominasi Gereja Rasuli/Apostolic Church).

    Kaisar yang condong pada pendapat uskup pemuja Ketuhanan Yesus, mengadakan pertemuan khusus dengan 318 uskup yang sepaham dengannya, yakni dari Gereja Nasrani sekte Paulus (Pauline Church). Maka diputuskan bahwa Yesus adalah Tuhan, lalu memaksakan keputusannya dengan MEMVETO HASIL VOTING KONSILI kepada 1.700 uskup yang tidak sepaham dengannya (golongan denominasi Gereja Rasuli/Apostolic Church). Tak hanya itu, mereka juga membakar ratusan versi kitab Injil yang bertentangan dengan keputusan konsili.

    iii) Dukungan Konstantin terhadap Gereja Paulus akan menambah kekuasaan Gereja, dan akan mampu mengakhiri Gereja Rasuli (Unitarian) di Afrika Utara dengan segala bentuk kekerasan. Untuk mendapatkan dukungan itu, Gereja Paulus menyetujui perubahan-perubahan pada ajaran Kristen. Karena pemujaan kepada Dewa Matahari Sol Inviticus sudah menjadi tradisi bangsa Romawi pada waktu itu, dan kaisarnya dipandang sebagai perwujudan dari Dewa Matahari, maka Gereja Paulus menyusun rumusan sebagai berikut:

    1. Hari Minggu (hari Dewa Matahari Sol Inviticus) bangsa Romawi dijadikan hari Sabat bagi agama Kristen.

    2. Hari kelahiran Dewa Matahari tanggal 25 Desember dijadikan hari kelahiran Yesus.

    3. Lambang Dewa Matahari, Salib Sinar, dijadikan lambang agama Kristen [sebelumnya lambang salib ditolak oleh ajaran Kristen mana pun].

    4. Untuk menyatukan upacara ritual bagi Dewa Matahari dan Yesus, patung Dewa Matahari pada salib diganti dengan patung Yesus.

    Kaisar merasa puas, karena jurang perbedaan antara Kekristenan dengan paganisme yang dianut oleh bangsa Romawi bisa diakhiri. Akhirnya Trinitas itupun diterima dengan suara terbanyak sebagai keyakinan (ajaran) resmi dalam agama Kristen. Pengertian Keesaan Tuhan dalam bahasa Yesus telah berubah maknanya setelah disalin dalam bahasa filsafat Neo-Platonisme yang dikenal dengan Mystic Trinity (Misteri Trinitas). Setelah perubahan pengertian Keesaan Tuhan diterima oleh suara terbanyak, langkah perumusan ajaran Kekristenan lainnya semakin jauh menyimpang dari ajaran Yesus. Rumusan Syahadat Nicaea yang dikenal sampai saat ini adalah rumusan yang ditandatangani oleh peserta konsili itu, dengan mendapatkan dukungan kaisar Konstantin.

    Karena pihak Arius tidak mau mengakui keputusan Konsili itu, maka diumumkan anatema (kutukan) terhadap ajaran Arius, sebagai berikut: “Bagi orang yang berkata: “Ada jarak waktu dimana Yesus belum ada. Sebelum dilahirkan, Yesus tidak ada. Yesus diciptakan dari yang tidak ada. Anak (Yesus) berbeda zatnya dengan Allah. Yesus adalah obyek perubahan, maka Gereja Katolik menjatuhkan kutukan.”

    iv) Karena muncul berbagai kelompok penentang Konsili Nicea yang mempertahankan ke-ESA-an Tuhan (Tuhan yang 1 itu 1), maka diadakanlah Konsili Konstantinopel tahun 381 M. Salah satu pemicu konsili ini adalah ajaran Macedonius bahwa Roh Kudus bukan Tuhan tapi makhluk. Dalam konsili ini diputuskan bahwa Roh Kudus adalah Tuhan bersama Tuhan Bapak dan Tuhan Yesus. Keputusan ini didukung penuh oleh Kaisar Teodosius I Agung (379-395 M). Demikian ulasan sejarah muasal mengapa ajaran Kristen mengenal Tuhan Bapak..Tuhan Yesus.

    Dalam kitab Al Qur`an dijelaskan keberadaan Injil dan Isa As sbg rasullah, tp hal ini diingkari pd masa itu karena kepentingan Kerajaan. Sehingga jadi sprti skarang.

    Benarlah kata Allah, agama yang paling benar adalah agama islam,
    Islam akan selalu terjaga, tidak ada yang bisa memalsukan kitab suci islam, yaitu alquran,
    Jangankan dirubah satu kata, dirubah satu huruf saja ketahuan,..

    Islam, satu-satunya agama yang diterima disisi Allah, selain islam, maka merugilah para pemeluknya, baik di dunia, apalagi nanti di akherat,.. penyesalanpun tidak ada gunanya,..

  4. UTUSAN TUHAN

    Kalau kepala Negara mengutus Duta Besarnya, Duta Besar itu membawa surat tanda utusan atau surat kepercayaan untuk disampaikan kepada Negara kemana Duta Besar itu diutus.

    Demikian juga kalau Tuhan mengutus utusan-Nya, utusan itu pasti membawa tanda utusan, yaitu mujizat, yaitu suatu kemampuan melakukan sesuatu yang tidak mungkin dapat dilakukan oleh manusia biasa.
    Disamping memiliki…
    mujizat, utusan Tuhan juga menubuatkan dan bernubuat.
    Jadi kronologinya : Dinubuatkan > Bermujizat > Bernubuat.

    Contoh :
    MUSA
    Dinubuatkan :
    – Bersenjatakan kekerasan dan kalau marah, membunuh orang.
    (Kej 49:5,6)
    Bermujizat :
    – Melemparkan tongkatnya, dan tongkatnya menjadi ular. (Kej 7:9)
    – Membelah laut dan menutup laut. (Kel 14:21)
    Bernubuat :
    – Menubuatkan akan dibangkitkannya Yesus. (Ul 18:18)
    – Menubuatkan akan kembalinya bangsa Israel ke Tanah Per-
    janjian. (Ul 30:3)

    KESIMPULAN : Musa adalah utusan TUHAN.

    YESUS
    Dinubuatkan :
    – Dilahirkan di Bethlehem (Mik 5:1)
    – NamaNya disebut Allah Yang Perkasa. (Yes 9:5)
    – Yesus adalah Allah. (Mzm 82:6)
    Bermujizat :
    – Menyembuhkan orang lumpuh. (Yoh 5:8)
    – Memelekkan orang buta sejak lahir. (Yoh 9:7)
    – Membangkitkan orang mati. (Yoh 11:43)
    Bernubuat :
    – Menubuatkan akan runtuhnya Bait Suci. (Luk 21:6)
    – Menubuatkan akan bangkitnya nabi-nabi palsu. (Mat 24:11)
    – Menubuatkan bahwa Kerajaan Tuhan akan diberitakan ke
    seluruh dunia. (Mat 24:14)

    KESIMPULAN : Yesus adalah utusan TUHAN.

    Tapi lucunya, kenapa yesus dijadikan sebagai TUHAN??

    Bagi umat islam, Yesus atau nabi Isa adalah Utusan Allah, bukan sebagai TUHAN,. tidak seperti orang-orang yang mengaku sebagai pengikut yesus, mereka mengangkat yesus sebagai TUHAN…

    MUHAMMAD
    Tidak dinubuatkan : Kitab Suci, Torat dan Injil, tidak pernah menyebut nama Muhammad, maka dengan demikian menjadi jelas bahwa Muhammad tidak pernah dinubuatkan oleh nabi-nabi sebelumnya.

    KATA SIAPA NABI MUHAMMADA TIDAK DINUBUATKAN??
    Mau tahu??

    Nubuat akan datangnya seorang nabi akhir setelah Yesus

    Dalam Alkitab masih dapat ditemukan nubuat-nubuat para nabi yang memberikan sinyalemen akan datangnya seorang nabi terakhir yang menutup keberadaan para nabi sebelumnya. Keberadaan nabi terakhir yang pamungkas ini sangat penting artinya untuk kesempurnaan ajaran Tuhan kepada manusia di muka bumi.

    Namun, nubuat itu disampaikan dalam bentuk sandi-sandi bahasa yang dapat dipahami dengan penafsiran yang membutuhkan pemikiran akal yang tinggi.

    Ayat-ayat yang dimaksud adalah :

    1. Ulangan 18:18-20, tentang nabi diluar bani Israel dengan ciri-ciri: nabi seperti musa, tidak mati terbunuh dan semua perkatannya terjadi.

    2. Habakuk 3:3 jo. Ulangan 33;1-3, tentang nabi yang berhasil menegakkan syariat agama di tanah Arab.

    3. Yesaya 29:12, nabi yang tidak bisa membaca.

    4. Yesaya 41:1-4, nabi yang bisa perang, punya keturunan dan sudah lama ditunggu-tunggu oleh bangsa yang tertindas sebagai pembebas dan penyelamat dari penindasan kaum yang zalim.

    5. Yesaya 42:1-4, nabi yang menegakkan hukum kepada bangsa-bangsa lain dan tidak pernah berteriak dengan suara nyaring.

    6. Yeremia 28:9, tentang nabi yang membawa damai.

    7. Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43, nabi tersebut keturunan nabi Ismail.

    8. Yohanes 1: 19-25, datangnya setelah zaman Yahya dan Yesus.

    9. Yohanes 16:7-1 5, nabi yang mendapat julukan “Penolong yang lain” dengan ciri-ciri: manusia biasa, memiliki gelar ‘penghibur’ dan ‘al-amin/orang benar jujur terpercaya’, tidak berkata-kata dari dirinya sendiri dan memuliakan nabi Isa dengan alaihisalam.

    10. Dan lain-lain.

    Nggak punya kitab injil buat membuktikan tulisan di atas?? Tidak usah khawatir, sudah ada injil online, bisa dibaca dari website orang-orang kristen tersebut disini:

    http://www.sabda.org/alkitab/

    1. Bukan hal yang lucu kalo Yesus oleh orang Kristen dianggap Tuhan. Hal itu karena dalam diri Yesus ada Roh Allah. Dalam Injil Yoh 13:14 “Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu;”
      Anda bisa membaca secara jelas di www,sabda.org/alkitab/

      Kalau dalam diri yesus ada roh Allah, berarti yesus bukan Allah,.. tapi ciptaan Allah, sebagaimana dalam islam,yesus adalah utusan Allah, yesus menyuruh kaumnya untuk menyembah Allah, bukan menyembah dirinya,

      Yesus tidak mengajak kepada kaumnya agar dirinya disembah, dalam injilpun tidak ada perintah untuk menyembah yesus,
      Kalau perintah untuk menyembah Allah sih ada, seperti dalam injil, silahkan baca mazmur 86 : 2-7 , atau klik di injil online disini

      Sebenarnya kalo kita mengakui Allah sebagai sesembahan yang MAHA KUASA, maka kita tidak perlu memperdebatkan karya ciptaanNya yang tidak bisa terkuasai oleh pikiran manusia terjeniuspun. Mengapa? Kalo kekuasaan Allah semua serba yg masuk akal (rasional), berarti bukan Maha Kuasa lagi.

      siapa yang mempermasalahkan, tidak ada, yang kita permasalahkan justru kenapa ciptaan Allah tersebut yang kalian sembah?
      Orang yang berotak jenius tidak akan melakukan hal ini, kecuali jika otak jeniusnya memang sudah ngga normal,

      Dan hal yang mustahil Allah menjadikan ciptaanya sebagai tuhan,

      Mudah-mudahan Allah menunjuki anda kepada jalan keselamatan, yaitu islam,..

  5. Assalamualaikum wr wb,

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

    kalo orang kristen tapi baik sesama Manusia atau Hablumimannasnya bagus gimana akhi, kaya Bunda Teresha atau Paus paulus yang suka beramal atau memberi sumbangan pada orang miskin atau tetangga kita orang kristen tap berbuat baik dengan sesama tetangga, apa tetap masuk Neraka??

    Terimakasih atas komentarnya,.
    Kalau orang kafir berbuat baik kepada manusia lain, maka Allah akan balas kebaikan mereka di dunia saja, sedangkan di akherat mereka kekal di neraka, jika sampai akhir hayatnya tidak masuk ke dalam islam,
    Jika mereka masuk islam, maka kebaikan yang pernah dilakukan ketika masih kafir akan dicatat sebagai pahala kebaikan untuknya,.. enak bukan?
    Semoga orang-orang yang belum masuk ke dalam islam bisa menyadari hal ini,.. atau nanti menyesal di akherat yang tidak ada kesempatan lagi untuk kembali ke dunia tuk berbuat kebaikan,..

Silahkan tinggalkan komentar di sini