Siapa Bilang TAHLILAN tidak ada Dalilnya ?

Tahlilan Aslibumiayu Tahlilan Kematian Mnrt Aslibumiayu Ternyata Tahlilan Ada Dalilnya Abdulaziz Kitab Manawa Dharma Sastra Weda Smerti Tentang Tumpeng Kitab Manawa Dharma Sastra Weda Smerti

Ini Lho Dalil-Dalil Acara Selamatan Kematian…tahlilan

1.Dalil pengkhususan waktu selamatan kematian (1 hari,3 hari,40 hari dstrsnya).

“Termashurlah selamatan yang diadakan pada hari pertama, ketujuh, empat puluh, seratus dan seribu”
(Kitab Manawa Dharma Sastra Weda Smerti hal. 99, 192, 193).

Perintah penyembelihan hewan pada hari tersebut:

“Tuhan telah menciptakan hewan untuk upacara korban, upacara kurban telah diatur sedemikian rupa untuk kebaikan dunia.”
(kitab Panca Yadnya hal. 26, Bagawatgita hal. 5 no. 39).

Tonton juga video ini

[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=IWvp_43AjbM&rel=0]

Perkataan ulama’:

“Upacara selamatan untuk memperingati hari kematian orang Jawa hari ke 1, 7, 40, 100, dan 1000 hari, jelas adalah ajaran Hindu”
(Ida Bedande Adi Suripto laknatullah ‘alaihi, lihat kitab “Nilai-nilai Hindu dalam budaya Jawa).

2.Dalil selamatan (kenduri/kenduren):

Sloka prastias mai pipisatewikwani widuse bahra aranggaymaya jekmayipatsiyad aduweni narah”. “Antarkanlah sesembahan itu pada Tuhanmu Yang Maha Mengetahui”. Yang gunanya untuk menjauhkan kesialan”
(kitab sama weda hal. 373 no.10).

a. Dewa Yatnya (selamatan) Yaitu korban suci yang secara tulus ikhlas ditujukan kepada Sang Hyang Widhi dengan jalan bakti sujud memuji, serta menurut apa yang diperintahkan-Nya (tirta yatra) metri bopo pertiwi.

b. Pitra Yatnya Yaitu korban suci kepada leluhur (pengeling- eling) dengan memuji yang ada di akhirat supaya memberi pertolongan kepada yang masih hidup.

c. Manusia Yatnya Yaitu korban yang diperuntukan kepada keturunan atau sesama supaya hidup damai dan tentram.

d. Resi Yatnya Yaitu korban suci yang diperuntukan kepada guru atas jasa ilmu yang diberikan (danyangan).

e. Buta Yatnya Yaitu korban suci yang diperuntukan kepada semua makhluk yang kelihatan maupun tidak, untuk kemulyaan dunia ini.
(kitab Siwa Sasana hal. 46 bab ‘Panca maha yatnya’ dan pada Upadesa hal. 34).

APA DASAR YANG LAIN DIDALAM HINDU ??? :

# RUKUN IMAN HINDU (PANCA SRADA) yang harus diyakini umat hindu

1. Percaya adanya sang hyang widhi.

2. Percaya adanya roh leluhur.

3. Percaya adanya karmapala.

4. Percaya adanya smskra manitis.

5. Percaya adanya moksa.

# PANCA SRADA punya rukun, yaitu:

• PANCA YAJNA (artinya 5 macam selamatan).

1. Selamatan DEWA YAJNA (selamatan yang ditujukan pada Ida Sang Hyang Widhi Wasa atau biasa dikenal orang dalam istilah dengan,” memetri bapa kuasa ibu pertiwi “).

2. Selamatan PRITRA YAJNA (selamatan yang DI TUJUKAN PADA LELUHUR).

3. Selamatan RSI YAJNA (selamatan yang ditujukan pada guru atau kirim do’a yang ditujukan pada Guru, biasanya di punden/ndanyangan ). Kalau di kota di namakan dengan nama lain yaitu “SELAMATAN KHAUL” memperingati kiyainya/gurunya &semisalnya , yang meninggal dunia.

4. Selamatan MANUSIA YAJNA (selamatan yang ditujukan pada hari kelahiran atau dikota disebut “ULANG TAHUN” ).

5. Selamatan BUTA YAJNA (selamatan yang ditujukan pada hari kebaikan ), misalnya kita ambil contoh biasanya pada beberapa masyarakat islam (jawa) melakukan selamatan hari kebaikan pada awal bulan ramadhan yang disebut “selamatan MEGENGAN”.

AKIBAT YANG TIDAK DI SELAMATI DALAM KEYAKINAN HINDU, yaitu:

Pertanyaan ?
orang tua kalau tidak diselamati apa rohnya gentayangan?

Buka dalilnya DIKITAB SUCI UMAT HINDU dikitab SIWASASANA HALAMAN 46-47 CETAKAN TAHUN 1979. Bagi yang tidak mau selamatan mereka di peralina hidup kembali dalam dunia bisa berwujud menjadi hewan atau bersemayam di dalam pohon, makanya kalau anda ke Bali banyak pohon yang dikasih kain-kain dan sajen-sajen itu, karena mereka meyakini roh nya ada dalam pohon itu, dan bersemayam dalam benda-benda bertuah misal keris dan jimat, di hari sukra umanis (jum’at legi) keris atau jimat di beri bunga&sajen-sajen.

DEWA ASURA akan marah besar jika orang tidak mau melakukan selamatan maka dewa asura akan mendatangkan bala/bencana & membunuh manusia yang ada di dunia.

DEWA ASURA atau dikenal dalam masyarakat dengan nama BETHARAKALA , anak ontang anting harus diruwat(ritual dengan selamatan&sajen) karena takut betharakala , sendhang kapit pancuran(anak wanita diantara kedua saudara kandung anak laki-laki) diruwat karena takut betharakala, rabi ngalor ngulon merga rawani karo betharakala (nikah tidak boleh karena rumahnya menghadap utara&barat, karena takut celaka ).

# AKIBAT YANG DI SELAMATI DALAM KEYAKINAN HINDU, yaitu:

Dalam keyakinan hindu bagi yang mau selamatan maka mereka langsung punya tiket ke surga.

2. NASI TUMPENG
Konsep dalam agama hindu : dalam kitab MANAWA DHARMA SASTRA WEDHA SMRTI ,BAGI ORANG YANG BERKASTA SUDRA(KASTA YANG RENDAH) YANG TIDAK BISA MEMBACA KALIMAT PERSAKSIAN :

HOM SUWASTIASU HOM AWI KNAMASTU EKAM EVA ADITYAM BRAHMAN ,BAGI YANG TIDAK BISA MENGUCAPKAN KALIMAT DALAM BAHASA SANSEKERTA DIATAS SEBAGAI PENGGANTINYA MAKA MEREKA CUKUP MEMBIKIN TUMPENG, BENTUKNYA ADALAH SEGITIGA, SEGITIGA YANG DIMAKSUT ADALAH TRIMURTI (SHIVA, VISHNU, BRAHMA=>BRAHMAN) ARTINYA TIGA MANIFESTASI IDA SANG HYANG WIDHI WASA , UMAT HINDU MENGATAKAN BARANGSIAPA YANG MEMBIKIN TUMPENG MAKA DIA SUDAH BERAGAMA HINDU.

Dikitab BAGHAWAGHITA di jelaskan TUHAN nya orang hindu lagi minum dan ditengahnya ada tumpeng, dan di depan dewa brahma ada sajen-sajen

3. Pemberangkatan mayat diwajibkan dipamitkan di depan rumah lalu beberapa sanak keluarga akan lewat di bawah tandu mayat (tradisi brobosan), karena umat hindu meyakini brobosan sebagai wujud bakti pada orang tua dan salam pada dewa, dalam hindu mayat di tandu lalu diatasnya diberi payung, pemberangkatan mayat menggunakan sebar/sawur bunga, uanglogam, beraskuning,dll, lalu bunga di ronce(dirangkai dengan benang )lalu di taruh/dikalungkan di atas beranda mayat. Hindu meyakini :

a. Bunga warna putih mempunyai kekuatan dewa brahma.

b. Bunga warna merah mempunyai kekuatan dewa wisnu.

c. Bunga warna kuning mempunyai kekuatan dewa siwa.

Umat hindu berkeyakinan bunga itu berfungsi sebagai pendorong do’a (muspha/trisandya)&pewangi.

4. KETUPAT
Didalam hindu roh anak menjelang hari raya pulang kerumah, sebagai penghormatan orang tua kepada anak, maka biasanya hindu setelah hari raya di pasang kupat diatas pintu dan di bagi-bagikan tetangga.

Dengan penjelasan diatas maka teranglah bahwa ritual-ritual itu bukanlah sesuatu yang baru (bid’ah) dalam agama hindu, dikatakan bid’ah apabila itu dikerjakan oleh umat islam dan dianggap bagian dari ajaran islam. Seperti yang kita ketahui agama islam lahir ribuan tahun setelah adanya agama hindu tersebut. Hanya saja beberapa “orang hindu” itu menggunakan kalimat TAHLIL (Laa ilaha illallah) atau membaca surat YASIN pada ritual-ritual tersebut. Jadilah serupa tapi tak sama dengan ajaran islam. Islam tidaklah mengenal ritual-ritual tersebut, tidak ditemukan dalilnya baik didalam Alqur’an Al hadits maupun ijma’ para sahabat. meminjam istilah fiqih “laukana khairan Lasabaquunaa ilaihi” (kalaulah seandainya perbuatan/amal itu baik, tentulah para sahabat mendahului kita mengerjakannya).

Islam adalah agama yang sempurna, tidak perlu lagi ditambah-tambahi dengan syari’at baru, bahkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mewasiatkan kpd kita agar menjauhi bid’ah dalam sabdanya:
“Jauhilah semua perkara baru (dalam agama), karena semua perkara baru (dalam agama) adalah bid’ah, dan semua bid’ah merupakan kesesatan”.
(HR Abu Dawud, no. 4607; Tirmidzi, 2676; Ad Darimi; Ahmad; dan lainnya).

“Sesungguhnya sebaik baik perkataan adalah kitabullah, sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk muhammad sholullah alaihi wasalam, sejelek-jelek perkara adalah yang diada-adakan, setiap yang diada-adakan adalah bid’ah dan setiap bid’ah itu sesat dan setiap kesesatan tempatnya di neraka”
(HR Abu dawud , an-Nasa’i, Ahmad).
Kita tentu tak mau agama kita yang mulia ini mengalami nasib serupa seperti agama-agama samawi lainnya (Yahudi dan Kristen) dimana alasan adat budaya telah mengambil alih dalil-dalil utama kitab suci sendiri. Karena alasan menghormati leluhur dan budaya lokal.
Allah azza wajalla telah memperingati kita dalam firmanNya:

”Dan apabila dikatakan kepada mereka :”Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah”. Mereka menjawab :”(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami”. Apakah mereka akan mengikuti juga, walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?”
(Qs. Al-Baqarah:170).

Allah juga berfirman:
“Dan janganlah kamu mencampuradukka n Kebenaran dengan Kebatilan dan janganlah kamu sembunyikan kebenaran sedangkan kamu mengetahuinya”
(Qs. Al-Baqarah:42).

Allah menyuruh kita untuk tidak boleh mencampuradukkan ajaran agama islam (kebenaran) dengan ajaran agama Hindu (kebatilan) tetapi kita malah ikut perkataan manusia bahwa mencampuradukkan agama itu boleh, Apa manusia itu lebih pintar dari Allah?

Selanjutnya Allah berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu”.
(Qs. Al-Baqarah:208).

Allah menyuruh kita dalam berislam secara kaffah (menyeluruh) tidak setengah-setengah. Setengah Islam setengah Hindu.

sumber : https://www.facebook.com/YukDakwah.islam/posts/538270606212085

Print Friendly, PDF & Email

Kitab Kuning Yang Menjadi Dasar Pembenaran Tahlilan Apakah Tahlilan Ibadah Apakah Tahlilan Ibadah ? Benang Merah Dalil Hindu Tentang Tahlilan

31 Comments

  1. mungkin ada yg ga baca sejarah… sudah di jelaskan dalam sejarah penyebaran islam di indonesia… dengan pendekatan budaya…. jd acara adat yg dulunya bacaannya cara2nya pake cara n bacaan hindu budha / di ganti dengan bacaan alquran n cara2 islami…

    terimakasih cyie,.
    ajaran islam sudah sempurna, ajaran islam sangat tinggi,.
    Janganlah mencampuradukkan ajaran buatan manusia, apalagi dari ajaran hindu budha dimasukan ke dalam islam, ini merupakan pelecehan terhadap ajaran islam, ini adalah penodaan terhadap ajaran islam,

    Dan Allah tidak akan menerima amalan yang seperti itu, bahkan akan mengadzab pelakunya,.

    • benar cyie… andai saja dulu para pembawa agam Islam yang masuk ke Indonesia tdk melakukan pendekatan budaya, kemungkinan Islam tidak akan diterima…

      terimakasih sanwa,.
      Rasulullah saja sebagai sebaik-baik manusia, tidak mencampuradukkan ajaran islam yang mulia dengan budaya lokal,. bahkan penyebab kaum kafir qurasy tidak mau memeluk islam karena mereka lebih memilih budaya nenek moyang mereka,

      Jika mau mencontoh dakwah rasulullah, maka tidak akan mungkin mereka mencampuradukkan budaya lokal dengan ajaran islam, sebagaimana rasulullah juga tidak melakukannya, bahkan rasulullah tidak mau sama sekali ditawari oleh kaumnya agar rasulullah mengikuti budaya mereka, atau memasukan budaya mereka kedalam islam

      andainya mereka dulu masuk ke indonesia menyebarkan kan agama Islam dengan cara orang wahabi/salafi, insya ALLOH Islam gak akan diterima pada masa itu…

      Alhamdulillah, dakwah salafi masih terhitung mulai gencar lagi ditahun 90an, namun efek dakwahnya sudah sangat terasa, dan ini membuat gerah ASWAJA, karena banyak kaum muslimin yang haus akan ilmu ajaran islam yang bersumber dari rasulullah dengan pemahaman para sahabat, bukan dengan pemahaman tradisi/adat/ormas,. walhamdulillah,. kenapa aswaja gerah? silahkan baca disini

  2. Alhamdulillah…tradisi seperti ini di tempat saya sudah tidak adalagi…mau tahu resepnya..?…Jawabnya:..Ngajinya yang bener…

    Alhamdulillah, mudah-mudahan tempat lain menyusul..

  3. Bagaimana hukumnya jika kita melaksanakan acara selamatan tersebut hanya berniat untuk sodaqoh dan menghormati adat istiadat lingkungan saja ? karena mohon maaf, kadang lingkungan kurang bisa menerima pemahaman kita .

    Rasulullah sudah mencontohkan bagaimana tatacara bersodakoh, dan tatacara sprti acara selamatan dan itu disebut sebagai sodakoh, ini tidak dicontohkan oleh rasulullah, jika sekedar ngundang makan dalam rangka syukur nikmat, maka boleh saja, dan itu hanya ngundang makan-makan saja, tidak ada ritual2 khusus, sebagaimana acara selamatan/tahlilan yg ada di masyarakat,

    Adapun adat istiadat, itu dilihat, jika sejalan dgn ajaran islam, itu tdk mengapa, namun jika menyelisihi ajaran islam, maka adat tsb wajib ditinggalkan,. silahkan baca, pandangan islam terhadap budaya, silahkan baca disini

  4. Assalamuallaikum…
    begini, saya senang membuat cake terkadang saya mendapat pesanan kue ulang tahun. sesuai artikel diatas perayaan ulang tahun (Selamatan MANUSIA YAJNA) terdapat dalam agama hindu, selain itu juga terdapat dalam budaya barat (kristiani). dan perayaan semacam ini tidak ada dalam Islam.

    pertanyaan saya, apakah kue yang saya jual itu halal atau haram? dan perbuatan saya ini apakah termasuk dalam tolong menolong dalam perbuatan munkar?
    mohon penjelasannya…terimakasih..
    wassalamuallaikum…

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    terima kasih sudah komentar disini,.
    Ulang tahun adalah tradisi orang-orang kafir, umat islam tidak boleh meniru-niru tradisi orang kafir tersebut,
    Maka usaha untuk ikut serta dalam kegiatan tersebut termasuk bentuk tolong-menolong dalam perbuatan mungkar, silahkan ibu ganti usahanya, bikin kue, tapi jangan bikin kue ulang tahun, kue yang lain kan masih banyak, dan jika ada pesanan kue ulang tahun tidak usah dilayani,
    Dan tidak usah dijelaskan secara hukum agama, jika orang tsb adalah orang awam, tapi cari jawaban lain saja,

  5. Mau tanya pak..
    Klo misalnya kita hanya mengundang orang atau tetangga dgn niat mendoakan orang yg sudah meninggal gimana pak?
    Masalah makanan itu kita niatkan sebagai ucapan terima kasih saja dan TIDAK ADA NIATAN atau kaitan pahalanya untuk orang yg mati, atau lebeih ekstrem lagi di anggap sesajen

    Tetap tidak boleh,
    Itu semua tidak ada contohnya dari rasulullah,
    selain itu untuk mencegah anggapan masyarakat bahwa itu adalah ritual ibadah, jadi sebaiknya tidak usah melakukan hal-hal diatas,.

    Anda bisa mendoakan ketika bangun di tengah malam , shalat malam,setelah itu berdoa, bisa juga berdoa disaat-saat dikabulkannya doa, jadi bukan menyuruh orang lain untuk berdoa,

  6. tahlil itu apa?..

    Terimakasih ramat, sudah komentar disini,.
    tahlil itu apa? tahlil adalah dzikir yang paling utama,. apakah tahlil itu sama dengan tahlilan kematian? oh.. ini jauh berbeda,.
    tahlil dianjurkan setiap hari, setiap saat, tapi tahlilan kematian itu di hari ke 7,10,40 dst,. ini tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah,.
    Kalau tahlil, ini ada contohnya dari rasulullah,

    apakah membaca alqur’án itu tidak d perbolehkan?..

    Siapa yang melarang membaca alquran?
    Silahkan baca alquran setiap hari, hidupkan rumah kita dengan bacaan alquran,.
    tapi…
    bukan baca alquran ketika di hari tertentu ketika dilanda kematian,.. ini tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah,

    apakah mendoakan mayat tidak d perbolehkan?..

    Siapa yang melarang mendoakan mayat? ini dianjurkan mas,.
    tapi…
    Mendoakan dengan cara tahlilan di hari ke 7,10,40 dst,. ini tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah,.
    gini aja mas,.
    coba anda lakukan tahlilan di hari ke 7,10,40,dst,. untuk orang tua anda yang masih hidup,. berani ngga mas,. kan itu doa, masa mendoakan orang tua itu nunggu jika orangtua kita sudah mati, waktu masih hidup pun orang tua butuh doa kita,.
    Ayo,.. tahlilan saat orangtua masih hidup,. berani ngga mas,.

    apakah shalawat atas nabi d larang?..

    Shalawat itu amalan yang bagus,. Rasulullah menganjurkan kita untuk banyak bershalawat,.

    tapi…
    amalkan shalawat2 yang benar-benar diajarkan oleh Rasulullah, bukan shalawat2 buatan manusia selain Rasulullah,
    Jika yg dikarjakan itu shalawat2 buatan manusia, maka ini dilarang,

    • Mas rahmat: Kalau seandainya Rosulullah masih hidup sekarang kira-kira yang disamperin ama Beliau siapa Yo, mereka yang lagi TAHLILAN atau Yang sedang nonton sambil mencela orang yang lagi TAHLILAN?
      Tentu mereka yang sedang melakukan TAHLILAN yang akan di samperin dan akan ikut memimpin TAHLILAN, dan jelas beliau akan membenci dan membelakangi mereka yang sedang menonton dan mengkafirkan orang yang lagi tahlilan. mas rahmat tau dari mana jawaban ini, ya jelaslah dari sabda Beliau yang mengatakan :
      إذا مررتم برياض الجنة فارتعوا, قالوا وما رياض الجنة يار رسول الله قال مجالس الذكر (الحديث)
      Artinya: ” Apabila kalian lewat di taman Surga maka petiklah buahnya, sahabat berkata apakah taman surga itu wahai Rosulullah ? Rosulullah Bersabda : (taman surga itu ialah ) MAJLIS ZIKIR. (al-hadits)

      Kalau melihat kisah sahabat yang pernah hidup sejaman dengan rasulullah, yang dicela itu adalah orang yang sedang melakukan amalan bidah , dulu seorang sahabat mengingkari dengan keras orang-orang yang sedang berdzikir secara berjamaah,.

      MAJLIS DZIKIR bukanlah majlis tempat melakukan DZIKIR berjamaah, sudah saya posting disini

      • nama sahabat itu siapa akhi, dan ibadah apa yang dicela itu karena ibadah masih umum sifatnya bisajadi yang dicela sahabat itu sedang beribadah menyembah pohon atu patung misalnya.

        kemudian seorang sahabat yang mengingkari dengan keras orang-orang yang sedang berzikir secara berjamaah itu siapa namanya, jangan melandaskan sahabat yang mulia dong.

        Silahkan anda baca kisah Abdullah bin Mas’ud ketika beliau mendatangi sekelompok orang di masjid yang sedang berdzikir secara berjamaah, maka beliau mengatakan:

        مَا هَذَا الَّذِي أَرَاكُمْ تَصْنَعُونَ ؟ … وَيْحَكُمْ يَا أُمَّةَ مُحَمَّدٍ ، مَا أَسْرَعَ هَلَكَتِكُمْ ، هَؤُلاَءِ صَحَابَةُ نَبِيِّكُمْ صلى الله عليه وسلم مُتَوَافِرُونَ ، وَهَذِهِ ثِيَابُهُ لَمْ تَبْلَ ، وَآنِيَتُهُ لَمْ تُكْسَرْ ، وَالَّذِي نَفْسِي فِي يَدِهِ ، إِنَّكُمْ لَعَلَى مِلَّةٍ هِيَ أَهْدَى مِنْ مِلَّةِ مُحَمَّدٍ ؟! أَوْ مُفْتَتِحُوا بَابَ ضَلاَلَةٍ ؟

        “Apa yang kalian lakukan?!

        Celaka kalian wahai ummat Muhammad, betapa cepatnya kebinasaan kalian, para sahabat nabi kalian masih banyak, dan ini pakaian beliau juga belum rusak, perkakas beliau juga belum pecah, demi Dzat yang jiwaku ada di tangannya, kalian ini berada dia atas agama yang lebih baik dari agama Muhammad, atau kalian sedang membuka pintu kesesatan?

        (Diriwayatkan oleh Ad-Darimy di dalam Sunannya no. 2o4, dan dishahihkan sanadnya oleh Syeikh Al-Al-Albany di dalam Ash-Shahihah 5/12)

        Baca disini

  7. maturnuwun ngajinya….tp sya tambah bingung.sbnarnya tahlilan 1,3,7….40 hri org meninggal bleh g sih..???

    terimakasih sulthan,.
    Kita adalah umat nabi muhammad,.
    Nabi Muhammad adalah manusia terbaik,.
    Dan nabi muhammad tidak pernah sekalipun melakukan amalan tersebut,.
    Jadi kita jika mengaku sebagai umatnya, ya jangan melakukan amalan yang tidak pernah rasulullah contohkan,.

  8. akhi
    ente beribadah pakai jubah spt yg diajarkan nabi ?
    kedua, jalur tanya jawab ini kan bagian dari dakwah, apa pernah berdakwah dengan jalur internet ?

    Jubah itu bukan pakaian sunnah nabi untuk orang indonesia,.
    Nabi memakai jubah,karena masyarakat setempat juga memakai jubah dan sorban,.
    Abu jahal, abu lahab juga pakai jubah,.
    cuma bedanya jubah nabi tidak isbal,

    Jadi utk indonesia, jika ingin mengikuti sunnah nabi, sebaiknya pakai baju koko, peci hitam, dan sarung yg tidak isbal,.

    Internet, itu hanya sarana, bukan urusan ibadah, sebagaimana nabi berdakwah kan pakai bahasa kaumnya, bahasa arab, itu juga sarana dakwah, kalau di indonesia kan bahasa indonesia,.

    Beda lagi yang urusan ibadah, contoh baca alquran,. harus bahasa arab,. sebab ini adalah urusan ibadah,..
    jadi paham toh, beda urusan dunia dan ibadah?

    • Internet, itu hanya sarana, bukan urusan ibadah, sebagaimana nabi berdakwah kan pakai bahasa kaumnya, bahasa arab, itu juga sarana dakwah, kalau di indonesia kan bahasa indonesia,.

      Beda lagi yang urusan ibadah, contoh baca alquran,. harus bahasa arab,. sebab ini adalah urusan ibadah,..
      jadi paham toh, beda urusan dunia dan ibadah?

      apakah tahlilan merupakan suatu ibadah???

      Apakah tahlilan itu urusan ibadah,.
      Tanya saja ke pelakunya,.
      Banyak dari mereka mengatakan, tahlilan kan doa,..
      Lalu dalam tahlilan yang dibaca itu TAHLIL,ayat alquran,.
      Lalu jika ditanya, apa motivasi mereka melakukan tahlilan? tentu ingin pahala, agar masuk surga,.

      Kalau begitu tahlilan itu urusan dunia atau ibadah?? maka jawabnya mudah,.. ITU URUSAN IBADAH,..
      nah,. urusan ibadah, wajib ada contohnya dari Rasulullah,.

  9. Kesimpulannya, muslim yang benar seharusnya “mentradisikan syariah” bukan malah tradisi nenek moyang “disyariahkan”.

  10. Jazakallahu katsiron ilmunya.
    Semoga Allah senantiasa menjaga ilmu antum. Aamiin.

    Aamiin,. jazakumullahu khairan,

  11. Dalil tahlilan tidak ada yang sohih, doif dan dicari-cari, kalau memang ada pasti ada hadits sohih yang menerangkan berapa hari Rasulullah mengadakan tahlilan saat anak-anaknya atau sahabat wafat!

    betul,..

  12. aku mendoakan si mayat /tahlilah hari ke 7 apa ga boleh?
    lu maunya hari ke berapa ? terserah lu deh banyak usil

    itu sih namanya orang pelit berdoa mas agus,.

    Jika orangtuanya meninggal, kok di doakan di hari ke 7, itu adalah anak yang durhaka,. ngga ingat kebaikan orangtua,.

  13. Seandainya budaya dicampurbaur dgn agama,menurut yg pro selametan 1,3,7… Gimana nih?

    Kalo misalkan ada yg ngadain haloween atau valentine tapi disusupi ajaran islam biar terkesan islami,ada doa bersama,sholawat,baca qur’an,shodaqoh.
    Apakah terlarang atau boleh?

    Seandainya yg pro selametan mengatakan terlarang “itu bid’ah itu tasyabuh org kafir(nashrani) ,kemudian yg pro valentin/haloween membela kan itu gak dilarang dalam islam,

    mana dalil pelarangannya?

    kan bagus niatnya baik ada pake doa,sholawat,baca qur’an,ada shodaqohnya, lah kamu sendiri selametan itu juga bid’ah,tasyabuh org kafir kok.
    Saya kira analogi itu cukup jelas untuk yg pro selametan. 😀

    Ya,. itulah jika beragama berdasarkan logika, maka ajaran islam akan semakin terkontaminasi, akan banyak bermunculan ajaran-ajaran baru dan dianggap sebagai amalan baik, amalan islam, contohnya ya spt tahlilan,yasinan,maulidan,shalawatan,..

    Padahal, budaya itu harus ditimbang dengan hukum islam, jika bertentangan dengan hukum islam, maka wajib ditinggalkan budaya tersebut,.
    Saya sudah posting tentang budaya, silahkan baca disini

    Dan niat baik semata tidaklah cukup sebagai pembenaran amalan-amalan baru, kan niatnya baik,.. niat baik harus dengan cara yang baik pula, yaitu cara yg diajarkan oleh Rasulullah, silahkan baca disini

  14. berbicra tentng Ulang Tahun
    jika anda mengatakan bahwa ulang tahun itu tradisi orang kafir , lau apa bedanya dengan Isra Mi’raj ?
    terima kasih.

    Sama saja mas, itu juga meniru-niru ajaran orang kristen , dimana mereka ada kenaikan isa almasih, lalu ada orang islam yang latah mengadakan isra mi’raj, padahal Rasulullah, para sahabat,tabiin,tabiut tabiin, imam yang empat, ga ada satupun yang melakukan isra mi’raj, lalu ini amalan siapa?.. itulah ga jelasnya,.

    orang kristen ada natalan,. eh umat islam latah ngadain maulid,.

    orang kafir ada tahun baru masehi, eh umat islam latah ngadain tahun baru islam,.

    Begitulah,.. ga ada dalilnya semua itu,. hanya ikut-ikutan yang jadi patokannya,. sudah diulas dialognya disini

  15. Assalamualaikum..
    makasih atas ilmu2nya pak ,slma ini sy kok salah kaprah dlm hal beginian,

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,
    Terimakasih mas Gatot,.
    Yah begitulah mas,. akibat Islam turunan, islam tradisi,. tidak mau belajar lagi tentang islam,.
    Islam yang didapat cukup islam saat SD, atau TK,. tidak mau mendalami ttg islam,. padahal ini menyangkut masalah akherat,.
    untuk masalah dunia saja rela mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi, tapi urusan islam kok cukup yang didapatkan waktu kecil,.

    Sehingga setelah sekolah tinggi, cara wudhu masih salah, apalagi cara shalat,. tidak paham bagaimana wudhu dan shalat yang diajarkan Rasulullah,

  16. Kalo ajaran kanjeng sunan kalijaga pripun pak…

    Banyak yang menyimpang pak, mencampur adukkan antara yang batil dengan yang hak,.
    Bahkan tindakan sunan kalijaga ini diingkari oleh sunan yang lainnya, sudah saya ulas disini contoh amalan karya sunan kalijaga, baca disini

  17. Jgn berkedok meluruskan, akan tetapi maksud yg sebenarnya utk membelokkan kebenaran.

    RITUAL TAHLILAN tersebut yang membelokkan kebenaran.. tertipu oleh setan

  18. Kok bisa2nya kita yang hidup dijaman skarang menyalahkan sunan kalijaga yang akibat jasanya kita bisa jadi orang muslim,..

    kalau saja sunan kalijaga itu salah dalam akidah pasti sunan yang lain sudah melarangnya mnyebarkn islam,bhkan bisa dihukum seperti syech siti jenar tp buktinya sunan kalijaga tetap menyebarkan islam tanpa ada larangan dari sunan yang lain…..

    meminjam istilah cak lontong,MIKIR !

    Ada tuh, sunan yang lain mengingatkan cara dakwah sunan kalijaga yang salah, ngga bener, mencampur adukkan ajaran hindu ke dalam islam,.
    Silahkan baca disini, TAHLILAN MENURUT WALISANGA, KLIK disini

    meminjam istilah cak lontong,MIKIR !

  19. Klo antum2 semua yg ada di sini merasa benar dan ingin mengikuti sunnah Rosulullah yuk kuruj fi sabilillah setiap bulan 3hari,setiap tahun 40hari, seumur hidup 4bulan baru daripada online terus mending kerja usaha atas iman yg sudaha pasti mengajak umat kepada Allah,dan inilah kerja para nabi,Rosul,dan para sahabat… Wasalam n no coment

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    eh ada karkun mampir kesini, lagi khuruj kemana nih??

    Eh mau tanya, tolong tunjukkan dong, dimana Rasulullah mengajarkan khuruj itu,..
    Kok ga ada haditsnya ya?
    Dulu Rasulullah mengutus sahabatnya untuk keluar berdakwah, itu ditunjuk sahabat yang berilmu,. tapi bukan 40 hari, atau paling lama empat bulan, tapi ada yang menetap, utk menyebarkan ilmu,. dan bukan melancong dari masjid ke masjid…

    Bukan pula mengajak orang bodoh utk berdakwah,. ga seperti jamaah tabligh, lah wong preman baru tobat, belum ngarti apa-apa, sudah diajak utk berdakwah,.. apa yang mau disampaikan??

    Kalau ada dokter belum paham ilmunya lalu membuka praktek, itu disebut mal praktek, kalau ketahuan bisa dipenjara,.. nah..ini mal praktek dalam dakwah,. resikonya berat ,.. Allah sendiri yang akan memintai pertanggungjawaban,.

    Tentang khuruj, apakah itu ajaran nabi atau bukan, silahkan baca disini

    Ini kawan anda yang dulu ikutan khuruj, alhamdulillah tobat, ga mau ikutan lagi, baca kisahnya disini

  20. Alhamdulillah pencerahannya sangat berbobot dan bermanfaat. Semoga islam semakin murni ajarannya berkat dakwah blog ini.

    Alhamdulillah,.
    Aamiin

  21. pembodohan publik, tidak ada yang salah dengan tahlilan, yasinan, manakiban, kenduri/kenduren, maulid-an, majelis sholawatan, ziyarah kubur. sebenarnya pemilik blog ini kurang pinter ulumul quran dan ulumul haditsnya. bye

    he.he.he… terbalik,
    begini nih akibat amalan bidah, maka yang benar jadi salah, dan ygsalah jadi benar…

    seandainya anda paham hadits, paham alquran dengan tafsir yang benar, maka anda tidak akan pernah mendapatkan adanya dalil tentang yasinan,tahlilan,kenduren, majlis shalawat, atau melakukan perjalanan utk ziarah kubur, atau mengkhususkan ziarah kubur di waktu-waktu tertentu,

    silahkan kalau anda paham ulumul quran dan hadits, tunjukan satu dalil saja ttg tahlilan setelah kematian,dan praktek Rasulullah tentang hal ini,

    saya sdh memposting, rasulullah tidak pernah melakukan tahlilan kematian, sekali saja ga pernah,silahkan baca disini

    • Assalamualaikum..

      terima kasih mas admin atas pencerahannya,sangat bermanfaat sekali buat saya,semoga tmn2 kita yg ahlul bidah mendapat hidayah dari Allah.Amin

      Wa’alaikumussalamwarahmatullah,

      Alhamdulillah,
      Aamiin..

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*