Penjelasan Ilmiah Tentang Matahari Mengelilingi Bumi, Silahkan Download Rekaman Penjelasannya,.. Jelas dan Ilmiah,

Matahari Mengeliling Bumi Makalah Apakah Bumi Yang Berputar Atau Matahari? Kesimpulan Tentang Matahari Tenggelam Ebook Matahari Mengelilingi Bumi Dugaan Ilmiah Matahari Mengelilingi Bumi

Download Audio: “Matahari Mengelilingi Bumi” (Ustadz Ahmad Sabiq Abu Yusuf)(Penting!)

matahari mengelilingi bumiTelah berabad-abad diajarkan di bangku pendidikan, dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi, bahwa bumi bergerak mengelilingi matahari sekali dalam setahun, dan bumi juga berotasi sekali dalam sehari semalam yang mengakibatkan seakan-akan matahari bergerak dari timur ke barat setiap harinya.

Apakah ini sebuah kebenaran yang mesti kita yakini ataukah kita selama ini berada dalam sebuah kebohongan ilmiah?

Apakah memang bumi yang mengelilingi matahari ataukah malah sebaliknya bahwa bumi adalah pusat jagat raya sedangkan semua benda langit-termasuk matahari-mengelilingi bumi?

Untuk jelasnya simak kajian yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf. Dengan pembahasan buku “Matahari Mengelilingi Bumi”. Karya Beliau sendiri.

 

Unduh file kajiannya di bawah..

01_Matahari Mengelilingi Bumi.mp3
02_Matahari Mengelilingi Bumi.mp3
03_Matahari Mengelilingi Bumi.mp3
04_Matahari Mengelilingi Bumi.mp3
05_Matahari Mengelilingi Bumi.mp3
06_Matahari Mengelilingi Bumi.mp3
07_Matahari Mengelilingi Bumi.mp3
08_Matahari Mengelilingi Bumi.mp3

Semoga bermanfaat…

Untuk Perhatian: Tidak ada satu pun ulama ahlussunnah yang dahulu maupun sekarang  meng-KAFIR-kan orang yang tidak sependapat dengan teori diatas.

sumber : http://moslemsunnah.wordpress.com/2009/06/27/download-audio-matahari-mengelilingi-bumi-ustadz-ahmad-sabiq-abu-yusufpenting/

Print Friendly, PDF & Email

Download Buku Matahari Mengelilingi Bumi Bukti Ilmiah Matahari Mengelilingi Bumi Penjelasan Tentang Matahari Yang Mengelilingi Bumi Atau Tidak

28 Comments

  1. saya sudah percaya bahwa matahari mengelilingi bumi sesuai surat yasin. namun, saya ada pertanyaan, apakah bumi juga berputar? mohon penjelasan

    berdasarkan ayat alquran, bumi dan langit itu diam, tidak berputar,. silahkan beli bukunya, dan disitu sangat jelas sekali penjelasannya, dan bisa dibuktikan bahwa bumi itu diam,

  2. saya membaca tulisan bantahan oleh Dedy Suardi terhadap buku yang ditulis oleh ustadz sabiq, saya baca di link ini :
    http://protagon.wordpress.com/2008/05/11/tanggapan-atas-buku-%E2%80%9Cmatahari-mengelilingi-bumi%E2%80%9D/

    pengamat tersebut dengan bangga dan pede menyanggah yang disampaikan oleh ust sabiq, dan dia membawakan ayat alquran , berikut saya copas dari tulisan pengamat tersebut,

    Ayat yang cukup mendukung bahwa Bumi itu berotasi pada porosnya ialah, An-Naml ayat 88 yang artinya:

    “Dan engkau melihat gunung-gunung, engkau kira bahwa dia tetap (tiada bergerak), padahal dia berjalan kencang sebagai awan berjalan. (Begitulah) perbuatan Allah, yang membuat segala sesuatu dengan kokohnya; sesungguhnya Dia mengetahui betul apa yang kamu kerjakan.

    Dipostingan lain dia menulis :

    ORANG ISLAM YANG MEYAKINI MATAHARI MENGELILINGI BUMI, KEMBALI PADA ABAD KEGELAPAN YANG MARAK DENGAN TAQLID DAN KEBODOHAN!

    Apakah ayat yang disampaikan oleh tukang teropong (sebagimana ada di blog pribadinya) itu betul?

    Terimakasih kang,.
    Apa yang disampaikan beliau sungguh menggelikan, sama seperti para pendukung teori bumi yang mengelilingi matahari, mereka memberikan dalil ayat tersebut sebagai dalil bumi berotasi,
    Mereka berkata, tuh lihat, gunung-gunung disebutkan dalam alquran bergerak cepat, bagaikan awan, tapi lihat,. gunung tuh ngga bergerak,.

    ini sangat lucu,.

    Mereka lupa,. ayat tersebut sedang bercerita tentang kejadian di hari kiamat,. lihat ayat sebelumnya, dan sesudahnya,.

    ini saya nukilkan surat annaml ayat 87,88,dan 89 , silahkan pembaca melihat sendiri kelucuan-kelucuan pengagum teori bumi mengelilingi matahari,. masih banyak kelucuan-kelucuan yang lainnya

    وَيَوْمَ يُنْفَخُ فِي الصُّورِ فَفَزِعَ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ إِلَّا مَنْ شَاءَ اللَّهُ ۚ وَكُلٌّ أَتَوْهُ دَاخِرِينَ﴿٨٧﴾

    (87)Dan (ingatlah) hari (ketika) ditiup sangkakala, maka terkejutlah segala yang di langit dan segala yang di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Dan semua mereka datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri.

    وَتَرَى الْجِبَالَ تَحْسَبُهَا جَامِدَةً وَهِيَ تَمُرُّ مَرَّ السَّحَابِ ۚ صُنْعَ اللَّهِ الَّذِي أَتْقَنَ كُلَّ شَيْءٍ ۚ إِنَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَفْعَلُونَ﴿٨٨﴾

    (88)Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

    مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ خَيْرٌ مِنْهَا وَهُمْ مِنْ فَزَعٍ يَوْمَئِذٍ آمِنُونَ﴿٨٩﴾

    (89)Barangsiapa yang membawa kebaikan, maka ia memperoleh (balasan) yang lebih baik dari padanya, sedang mereka itu adalah orang-orang yang aman tenteram dari pada kejutan yang dahsyat pada hari itu.

    Itu kejadian pada saat hari kiamat kang, bkn kejadian saat ini, gunung masih diam tdk bergerak, sebgaimana bumi tidak bergerak,

    Saat kiamat gunung bukannya diam, tapi sebagamana ayat trsebut, gunung brgerak seperti awan, bahkan GUNUNG-GUNUNG AKAN DITABRAKKAN ,. sungguh peristiwa yang dahsyat,.
    Jika ditanya bagaimana buktinya, ya tunggu saja hari kiamat,.
    Hanya orang-orang yang sangat buruk saja yang menyaksikan terjadinya hari kiamat,. kita berlindung dari hal tersebut,.

    Mudah-mudahan banyak kaum muslimin yang sadar akan keblingernya teori bumi bergerak dengan kekuatan super kencang, hampir 30km/detik, jadi perjam menjadi 1800km/jam,. fantastis,..bagaimana rasanya jika kita meloncat dari kendaraan yang melaju dengan kecepatan segitu? dijamin ngga bisa kentut lagi,.

    • oh iya, saya baca komentarnya pak dedi di blognya:

      Bagi sesama ummat Islam! Tolong Al-Qur’an itu jangan dicamkan sepotong-sepotong! Kasian toh, Kitab Suci yang begitu sempurna, dipilih-pilih ayatnya demi kepentingan pembenaran pendapat pribadi yang sempit!

      Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!

      Dedy Suardi

      Setelah mebaca jawaban mas admin, koq jadi bisa nyimpulin, siapa yg sepotong-sepotong dalam membaca ayat alquran,

      Subhanallah…

      Iya kang, saya juga membaca komentar beliau seperti itu berpikiran serupa,. kok sombong banget,. dengan PEDE membawakan dalil alquran untuk mendukung pendapatnya tentang bumi berotasi, padahal yg dikisahkan dalam ayat tersebut adalah peristiwa dahsyatnya hari kiamat,. ya ngga akan nyambung,.

      apalagi saya baca postingan di blog nya, :
      ORANG ISLAM YANG MEYAKINI MATAHARI MENGELILINGI BUMI, KEMBALI PADA ABAD KEGELAPAN YANG MARAK DENGAN TAQLID DAN KEBODOHAN!

      Oleh: Dedy Suardi , ada disini

      Mudah-mudahan Allah menunjuki beliau kepada hidayah

  3. menindak lanjutin pembahasan.. mohon maaf bila saya keliru. disini saya tegaskan bukan tidak percaya pada Al Qur’an akan tetapi sedikit meragukan dari tafsiran yang dilakukan manusia yang tak pernah luput dari unsur probabilistik.

    ayat yang menjadi dasar saya untuk membahas hal ini adalah
    “Jangan kamu ikuti sesuatu yang tiada bagimu ilmu/penjelasannya, sesungguhnya pendengaran (informasi), pandangan (observasi), dan telaah/pemahaman kamu melalui hati, akan dimintai pertanggung jawabannya (dikemudian hari)”. (QS. Isra’[17]:36)
    ayat ini menunjukan setiap asumsi, pandangan, pemahan itu berharga

    sebenarnya debat ini sudah terjadi ditahun-tahun yang lalu

    Pemahaman terhadap dalil-dalil syar’i dari ayat, harus bersumber dari ayat alQur’an secara redaksi pula. Tetapi tidak ada satupun ayat yang anda paparkan secara redaksi seperti yang anda kehendaki.
    Ingatlah!! bahwa “mekanisme” terbitnya matahari di timur dan terbenamnya di barat, tidak diungkap sama sekali secara redaksi oleh ayat-ayat yang antum paparkan. Semuanya hanya dipahami dari redaksi ayat. Tetapi bukan dari redaksi ayat itu sendiri. Karenanya, memang tidak ada hak bagi kita untuk menyelewengkan ungkapan redaksi ayat tersebut. Soal apakah matahari yang berputar mengelilingi bumi ataukah bumilah yang bergerak mengelilingi matahari, adalah masalah “mekanisme-pergerakan”, yakni bagaimana cara keduanya melakukan pergerakan satu sama lain berdasarkan Sunnatullah, sehingga terlihat dan diketahui oleh manusia di bumi bahwa matahari itu terbit di timur dan terbenam di barat.

    Adalah sangat keliru menyatakan matahari berputar mengelilingi bumi, padahal dalil syar’i dari ayat alQur’an tidak ada yang mengungkap secara redaksi seperti itu. Dalam masalah ini, perkataan Shahabat, tabiin, Ulama’ (ilmuwan) walaupun dapat dijadikan bandingan, tetapi bukan sebagai dalil syar’i. Karena ini masalah IlmuPengetahuan, dan Peradaban manusia yang terus berkembang.

    Entah mana yang dia maksudkan kesepakatan para ulama. Namun, Ahmad Sabiq terjebak dalam perdebatan antara penganut “heliosentris” dan “geosentris”. Ternyata dia lebih berpihak kepada pandangan Aristoteles dan Ptolomeus dalam “geosentris” dengan perinsip bahwa “bumi adalah pusat jagad raya”. Dan seolah menyalahkan penganut “heliosentris” yang diseponsori oleh Copernicus dan Kepler, yang menganggap bahwa “matahari adalah pusat jagad raya”. Sayang sekali, jika dilihat dari halaman 105 s/d 113 dalam buku tersebut ternyata Ahmad Sabiq tidak mendapatkan informasi akurat tentang perkembangan ilmupengetahuan dengan kemajuan teknologi tentang antariksa atau alam makrokosmos. Ahmad Sabiq ketinggalan kereta yang membawa informasi itu. Bahwa kedua perinsip itu, baik “heliosentris” maupun “geosentris” telah ditinggalkan jauh sebagai kenang-kenangan historis. Dan kedua perinsip itu, ternyata tidak sejalan dengan Alqur’an. Ammaa ba’du. Bagaimana bisa Ahmad Sabiq, kemudian, begitu berani memaparkan bahwa itu pasti dalam Alqur’an ??? Keberanian Ahmad Sabiq memang melebihi dari argumen dan analisa yang dipaparkannya. Bahkan ia telah menertawakan dan menganggap lucu ajaran guru SD yang pernah mengajarkan paham “bumi mengelilingi matahari”. (Lihat bukunya halaman 109).

    sangat sudah jelas sekali ayat-ayat dalam Al Qur’an yang di paparkan adalah itu hanya pemaparan ayat ketika kita melihat dari bumi, tentang kebenaran yang sebenarnya itu tidak dijelaskan dalam ayat-ayat tersebut.

    beberapa kekeliruan yang saya baca adalah mensalah artikan kata menahan atas dasar kata itu Ahmad Sabiq menyatakan bumi tidak bergerak. saya rasa dari ayat itu tidak menunjukan sama sekali bahwa bumi tidak bergerak. kalau di bayangkan dari pemikiran beliau ini seperti bola yang ditendang dan ditahan oleh penjaga gawang sehingga tidak bergerak. itu cuman perkiraan beliau saja tidak menunjukan kebenaran yang sebenarnya dan melenceng dari ayat 41 Surat Fathir(35)

    dan begitupun seluruh ayat yang ada dibukunya itu hanyalah perkiraan-perkiraannya saja dan lagi lagi tidak bersesuaian dengan redaksi ayat tersebut.

    silahkan anda download rekaman ust sabiq, dan dengarkan dari awal hingga akhir, baru komentar,.

    Alhamdulillah, saya juga debat via sms dengan orang yang terlalu mendewakan akalnya, sehingga tetep ngotot mempertahankan teori manusia tentang bumi mengelilingi matahari, setelah mendengarkan penjelasan ust ahmad sabiq dari rekaman audio yg ada di link tsb, maka akalnya tunduk, dan mentaati wahyu, dan membuang semua hal yang didapat dari pelajaran yg dienyam selama ini,.

    Ust ahmad sabiq tidak mendukung teori produk orang kafir tersebut, baik yang geosentris atau heliosentris, tapi mengedepankan dalil, teori yg sejalan dengan dalil, itu hanya kebetulan saja,. sedangkan dalil bersifat mutlak kebenarannya,

    lagian, semua penelitian manusia, itu dari bumi, dan belum pernah ada yang pergi ke matahari, atau pergi ke bulan, berita itu masih sekedara HOAX, orang amerika sendiri banyak yang meragukannya, dan lucunya, kenapa sekarang tidak terdengar lagi misi manusia dan berhasil mendarat ke bulan? kenapa malah ditahun yang teknologi tidak secanggih sekarang? mbok ya jangan mau ditipu terus-terusan oleh teknologi,

    penjelasan baik dari ayat dan hadits tentang bumi tidak mengelilingi matahari, melainkan diam dan tidak berputar, klik link ini

    • Buat tambahan pengetahuan anda dalam memahami ayat alquran, jika tidak ada dalil yang menjelaskan kepada makna lain, maka dalil tersebut dipahami sesuai arti dzahirnya, contoh Allah menerbitkan matahari dari timur,. ini dipahami sesuai apa adanya, memang matahari terbit dari timur, jadi matahari yang bergerak, kita juga bisa menyaksikannya, bukan dipahami bumi yang berputar sehingga berefek sepertinya matahari yang bergerak,.

      ingat juga lho, suatu saat nanti matahari akan diterbitkan dari barat, dan saat itulah pintu taubat tertutup,.. apakah itu buminya yang DIPUTAR BALIK???

      anda bisa bayangkan, anda naik mobil dengan kecepatan 200km/jam , lalu mobil tersebut berhenti mendadak, dan bergerak mundur dengan kecepatan 200km/jam , apa yang akan terjadi?? bagaimana dengan bumi yang kecepatannya 1800km/jam yang berhenti mendadak dan berputar balik dengan kecepatan sama seperti itu?

      sungguh teori manusia sangat konyol dan menggelikan,.

      • ia saya sudah mendengarkan isinya secara garis besar sama dengan isi buku.

        mengenai hal suatu saat nanti matahari akan diterbitkan dari barat, dan saat itulah pintu taubat tertutup. itu masih rahasia Allah SWT dan tidak mungkin dijelaskan oleh akal yang seperti anda analogikan. karena ilmu pengetahuan hakekatnya sebatas pengalaman manusia, ilmu memulai penjelajahannya pada pengalaman manusia dan berhenti dibatas pengalaman manusia. apakah ilmu mempelajari sebab musabab tercipta awal mulanya manusia di bumi??
        jawabnya adalah tidak sebab itu diluar pengalama manusia. apakah ilmu mempelajari tentang hari esok yaitu hari kiamat seperti kalanya ketika matahari diterbitkan dari barat?jawabnya tidak bisa dikarenakan itu jauh diluar pengalaman manusia. oleh karena itu tidak ada yang bisa menjelaskan anda ataupun yang lainnya mengenai itu. jadi tidak bisa anda analogikan dengan pengetahuan biasa. toh penguat pernyataan yang anda kemukakan itu jga nalar manusia dan itu jauh berada didepan diluar pengalaman manusia.

        salah satu tanda hari kiamat yang besar adalah terbitnya matahari dari barat, dan kala itu tidak ada lagi manfaatnya manusia bertaubat, sebab sudah terlambat, pintu taubat sudah tertutup, dan itu bukan berdasarkan nalar manusia, tapi dalil

        kelas pertanyaan anda adalah diluar batas ilmu pengetahuan
        contoh saja mengenai batas batas ilmu pengetahuan.
        Apakah bisa jika Tuhan menghendaki bisa membuat batu yang maha besar sehingga Tuhannya sendiri pun tak mampu mengangkatnya?

        Pernyataan seperti itu akibat terlalu mengedepankan logika yang rusak, sehingga tidak memahami tentang keagungan Allah, sehingga mengeluarkan pernyataan yg super konyol, sehingga Allah dikalahkan oleh makhluk ciptaannya,,
        Memang seperti manusia, manusia penemu listrik ngga akan tahan jika memegang aliran listrik yang dibuatnya, manusia yang menyalakan api ngga akan tahan dibakar dalam api, berbeda dengan Allah, Allah menciptakan makhluk, dan menguasai makhluk tersebut, dan tidak ada makhluk yang bisa mencelakakan Allah, kerena semua makhluk berada di bawah kekuasaan Allah, bahkan,… NERAKA YANG BEGITU PANAS,.. Allah memasukan sebelah kakinya di neraka, sehingga neraka baru merasa penuh,..

        tambahan,.. bulan dan matahari juga akan dimasukkan ke dalam neraka,.

        lantas bukan berarti saya tidak percaya pada akan hari itu kalau Allah berkehendak mau berapapun kecepatan bumi pada saat dibalikan bumi tidak hancur maka tidak akan hancurlah bumi. lagi-lagi penarikan kesimpulan beliau keliru yang dimana tidak bisa melihat batasan-batasan ilmu pengetahuan.

        Ingat, ilmu pengetahuan wajib tunduk kepada dalil, dan dalil tidaklah butuh kepada ilmu pengetahuan, bukan seperti para pengagum akal, fungsi akal adalah membenarkan dalil yang shahih, bukan malah membenturkan dalil dengan ilmu pengetahuan, na’udzubillahi min dzalik,
        bagaimana kedudukan akal terhadap dalil, sudah saya posting disini

        mengenai Allah menerbitkan matahari dari timur,.
        Ketahuilah wahai saudaraku, tanpa memahami ayat-ayat Alqur’an pun, bukankah ternyata Aristoteles dan Ptolomeus, sudah berpikir seperti itu ?! Bahwa bumi menjadi pusat edar, matahari dan benda-benda langit lainnya beredar mengelilingi bumi (paham geosentris)!! Apakah buku Ahmad Sabiq itu kemudian diterbitkan dengan maksud berusaha membangkitkan pola pikir Aristoteles untuk menafsirkan ayat Alqur’an tentang hal ini??. Nauwzubillah.

        Ini statement yang sangat aneh menurut saya, justru buku ahmad sabiq itu ingin membangkitkan pola pikir ilmiah yang berdasarkan dalil, bukan berdasarkan teori manusia, dan tentang peredaran matahari,bulan, itu sudah ada dalilnya, bahkan jarak antara langit dan bumi pun sudah ada hadits yang menjelaskan, bukan cuma teori manusia kafir, kapan manusia mengukur jarak antara langit dan bumi? namun hadits sudah menjelaskan, demikian pula tebalnya langit, ada apa diatas langit ketujuh, dan seterusnya,

        Mari kita kutipkan salah satu terjemahan ayat dalam buku Ahmad Sabiq, halaman 134, [Surat Yaasiin(36) ayat 38] :”Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa serta Maha Mengetahui”. Silahkan para pembaca membuka sendiri ayatnya. Dalam hal ini Ahmad Sabiq sendiri menerjemahkan “Dan Matahari berjalan di tempat peredarannya”. Bukan “Matahari berjalan mengelilingi bumi”.
        Kitapun sangat setuju, bahwa ayat 38 dari Surat Yaasiin tersebut jelas sekali menunjukkan bahwa “Matahari berjalan di tempat peredarannya”, sebagaimana terjemahan Ahmad Sabiq. Dalam ayat itu diungkapkan kalimat: “………….. Tajeriiy Li-Mustaqarrin Lahaa”. Tetapi jangan kemudian diselewengkan maknanya menjadi: “berputar mengelilingi bumi”, sebagaimana sub-judul yang diinginkan Ahmad Sabiq. Itu, kan hanya penafsiran. Sama sekali tidak ada satupun ayat Alqur’an menyatakan seperti itu. Jadi tidak boleh dinyatakan sebagai “sebuah kepastian”

        terimakasih mas jody,.
        Dalil-dalil yang ada menunjukkan mataharilah yang beredar, dan tidak ada dalil yang menunjukkan bumi yang bergerak, silahkan tunjukkan kepada saya satu dalil saja yang menunjukkan bahwa bumi bergerak, ini saja menjadi bukti yang kuat, semua dalil menunjukkan matahari dan bulan yang beredar, malam dan siang, dan tidak ada yang menunjukan bahwa bumi yang bergerak,.

        untuk anda dan orang-orang yang berpemikiran serupa, saya postingkan artikel ini, kaidah penting dalam memahami ayat atau hadits, bukan asal mentafsirkan, apalagi menggunakan logika, akibatnya sangat berbahaya, silahkan klik link ini

      • saya disana haya mencontohkan pertanyaan diluar batas pengetahuan..dan anda pun menanyakan diluar batas pengetahuan yang anda tulis

        “ingat juga lho, suatu saat nanti matahari akan diterbitkan dari barat, dan saat itulah pintu taubat tertutup,.. apakah itu buminya yang DIPUTAR BALIK???

        anda bisa bayangkan, anda naik mobil dengan kecepatan 200km/jam , lalu mobil tersebut berhenti mendadak, dan bergerak mundur dengan kecepatan 200km/jam , apa yang akan terjadi?? bagaimana dengan bumi yang kecepatannya 1800km/jam yang berhenti mendadak dan berputar balik dengan kecepatan sama seperti itu? ”

        anda memabahas suatu dalil menggunakan logika anda. dan itu tidak dibenarkan.

        terimakasih mas jody, saya tidak menjelaskan dalil dengan logika,.
        tapi saya sedang menjelaskan teori manusia, yang merupakan logika juga, dan saya permisalkan dengan logika, tapi dasarnya teori manusia tersebut,. jadi salah jika anda mengatakan saya menjelaskan dalil dengan logika,
        darimana kecepatan 1800km per jam? itu dari teori bumi mengelilingi matahari mas, dari teori bumi berputar atay berotasi, dan katanya kecepatannya luar biasa, hampir 30km/detik, jadi kalau dibulatkan per jam, jadi 1800km/jam,

        jika saya berpegang kepada dalil, yaitu bumi diam, tidak berputar,. tapi matahari lah yang mengelilingi bumi, bisa dipahami mas jody.,.

        memang tidak ada ayat yang menyatakan bumi beregerak tapi saya tegasan sekali lagi disini

        Penekanannya di sini pada kalimat: mengelilingi bumi. Kalau ayat yang menunjukkan bahwa matahari bergerak dan digerakkan oleh Allah SWT, memang banyak bertaburan di banyak tempat dalam Al-Quran. Akan tetapi secara zahir nash tidak ada satupun yang menyebutkan dengan kalimat “asyamsu taduru haulal ardhi”= matahari mengelilingi bumi.

        sekali lagi ini adalah hanya semakin menguatkan jika bumi itu diam, dan matahari yang bergerak,
        anda mengatakan tidak ada zahir nash yang menyebutkan ” “asyamsu taduru haulal ardhi”= matahari mengelilingi bumi”
        maka coba gunakan logika normal anda,
        ada tidak dalil yang menyatakan ” “al ardhu taduru haulassyamsyi”= bumi mengelilingi matahari” ??

        Jika sama tidak ada dalil yang menyatakan begitu, tapi ada dalil yang menyatakan bahwa matahari yang bergerak,bumi diam, maka semakin benarlah bahwa MATAHARI YANG MENGELILINGI BUMI, bukankah demikian mas jody?? harusnya anda jeli,

        Yang ada hanya pernyataan bahwa matahari itu bergerak, beredar, terbit, terbenam, condong, pergi, datang dan sejenisnya.
        tapi kenapa Ahmad Sabiq berani menafsirkan dengan pasti bahwa matahari itu mengelilingi bumi. sedangkan dalam ayatnya tidak menunjukan hal yang sedemikian

        sekali lagi mas jody, yang lebih berani dan lebih nekad adalah pencetus atau pembela teori bumi mengelilingi matahari,
        apa alasannya?
        1. Tidak ada satupun dalil yang mengatakan bahwa bumi mengelilingi matahari, ini sebagaimana pertanyaan anda, tidak ada satu dalil yg menyatakan matahari yang mengelilingi bumi
        2. Ada banyak dalil yang menyatakan matahari yang beredar,
        3. Ada dalil yang menyatakan matahari terbit dari timur tenggelam di barat
        4. Ada dalil yang menyatakan matahari akan terbit dari barat
        5. Ada dalil matahari ditahan untuk tidak tenggelam, karena matahari juga adalah makhluk Allah
        6. Patokan waktu-waktu shalat pun matahari yang menjadi acuan, bukan bumi,
        7. Semua teori heliosentris dan geosentris pun, itu berdasarkan pengakuan para ahli astronomi masih sebatas teori, tdk ada pembuktian yang baku,.
        8. teori heliosentri dan geosentris itu teori orang kafir, yang dibuat juga berdasarkan teori, bukan diatas ilmu, berbeda dengan alquran atau hadits, itu kebebanaran yang mutlak, karena alquran dan hadits itu bukan karangan rasulullah, tapi itu semua adalah wahyu dari Allah, (jangan anda kira hadits itu adalah perkataan rasulullah, tapi itu adalah wahyu dari Allah)
        9. matahari ketika tenggelam sujud di bawah arsy, lalu diijinkan utk terbit kembali dari timur, suatu saat nanti tidak diijinkan , dan akan terbit dari barat,

        silahkan gunakan akal sehat anda, sedemikian banyak dalil mengisyaratkan matahari yang bergerak, bumi diam, tidak ada satu dalilpun yang mengatakan bumi bergerak atau mengelilingi bumi,.

        Siapa yang nekad dalam hal ini?
        Bagi yang memiliki keimanan dan akidah yang kuat dalam hatinya, maka akan membenarkan dalil, dan akan membuang teori filosof kafir tersebut,.

        Kemunduran islam pertama kali adalah ketika buku-buku filosof dari yunani diterjemahkan ke dalam bahasa arab, buku-buku karya aristoteles,plato, dan filosof lain membanjiri khilafah muslim kala itu,. inilah musibah,.

        dan teori geosentris dan heliosentris pun menjajah pemikiran kaum muslimin, dan anehnya, banyak pengagumnya,.. musibah,..

      • Menggunakan logika normal
        Saya rasa anda keliru dalam menyimpulkan
        Dalam kaidah ilmiah ada teknik menyimpulkan antara lain secara deduktif dan induktif(karena kita memasuki logika maka kita bisa menggunakan kaidah-kaidah ilmiah bukan??)karena ini adalah masalah sifatnya luas(umum) maka penarikan kesimpulan yang bisa dilakukan adalah menggunakan metoda deduktif yang dimana menarik kesimpulan dari umum ke khusus.

        Mentukan kebenaran dengan metoda deduktif
        Premis mayor : semua manusia mengalami mati
        Premis minor : siboby manusia
        Konklusi(kesimpulan) : Boby mengalami mati (kebenaran suatu konklusi tergatung pada presmi premis )

        Matematika adalah pengetahuan yang disusun secara deduktif (misal: a = b, b = c, jadi a = c bukanlah suatu pengetahuan baru dalam arti sebenarnya, melainkan sekedar konsekuensi dari kedua pengetahuan yang mendahuluinya yaitu a = b dan b = c).

        ini penarikan kesimpulan yang anda lakukan :
        Premis Mayor : tidak ada dalil bumi mengelilingi matahari
        Premis minor : matahari yang bergerak,bumi diam
        Konklusi : matahari mengelilingi bumi

        Penarikan kesimpulan yang keliru karena masih terdapat unsur probabilistik

        Ada unsur probabilistik yang bisa diambil disini yaitu
        1. bergerak berarti mengelilingi
        2.bergerak bukan mengelilingi
        3. tidak ada dalil bumi mengelilingi matahari belum tentu matahari mengelilingi bumi.
        4. tidak ada dalil bumi mengelilingi matahari mungkin tentu matahari menglilingi bumi.
        5. bumi diam, matahari bergerak belum tentu matahari mengelilingi bumi
        6. bumi diam matahari bergerak mungin tentu matahari mengelilingi bumi

        Lagi-lagi masalah ini masih belum ada kepastian tentang yang mana yang benar karena semua ada unsur probabilistic yang memiliki kemungkinan benar dan sekali lagi saya katakana Ahmad Sabiq terlampau berani menarik kesimpulan dengan pasti bahwa matahari mengelilingi bumi berdasarkan penarikan kesimpulan logika sehat yang keliru

        Dan yang lebih berani tentu yang mengambil kesimpulan bahwa bumi yang mengelilingi matahari,. sudah tidak ada dalil bumi mengelilingi matahari, ditambah fakta yang bisa kita lakukan dan kita saksikan, matahari melewati atas kita,. ngga perlu alat canggih untuk membuktikan matahari yang bergerak dari timur ke barat,.

        kok ya masih mbulet,.. mempertahankan bumi yang berputar sehingga berefek matahari yg seolah-olah bergerak?

        Sederhana saja mas jody, anda bisa merasakan sedang menaiki bumi tidak, bumi bergerak dengan begitu cepatnya, apakah anda bisa merasakan?

        seandainya betul bumi berputar dengan cepat, maka benda-benda yang ada di bumi akan beterbangan keluar dari perut bumi, air akan muncrat kemana-mana,.

        Anda tahu pengering mesin cuci, lihat jika diputar kencang, maka air yg ada di baju akan keluar, dan baju menjadi kering, kecepatan mesin pengering itu kalah cepat dibanding bumi mas,.

        Akal mana yang menerima,

      • karena secara logika normal penarikan kesimpulannya itu masih dipertanyakan dalam buku Ahmad Sabiq. maka baiknya mengganti judul bukunya. contoh saja pandangan siapa atau suatu organisasi terhadap kemungkinan matahari mengelilingi bumi. karena dalam Al Qur’an sendiri tidak ada keterangan bahwa matahari itu mengelilingi melainkan bergerak dst yang telah di ulas di atas.

        Dalil sudah begitu jelas,. dan bukti juga bisa kita buktikan,. bahwa matahari yang beredar, dan bumi diam,.
        Baik secara akal, kita bisa menyaksikan dan merasakan, matahari yang beredar,. dan kita tidak bisa merasakan bahwa kita sedang menaiki bumi yang bergerak dengan kecepatan yang begitu kencang,.

        Jadi bukan probabilitas, ngga ada probabilitas jika dalil sudah bicara,.

        hal yang perlu di klarifiasi saya tidak mencoba untuk mepertahankan teori bumi mengelilingi matahari.

        saya hanya ingin mengklarifikasi kalau Ahmad Sabiq masih keliru dalam menyimpulkan menggunakan logika nya dikarenakan masih banyak kemungkian probabilistik seperti yang telah di ulas diatas. maka jika masih ada kemungkinan-kemungkinan yang lain jangan mengatakan itu hal yang pasti.

        Beliau tidak keliru memberi judul, anda berkata begitu karena anda tidak paham dalil, tapi mungkin lebih paham ttg teori probabilitas,. wajar saja,.mengambil kesimpulan seperti itu,

        lalu saya mohon jangan dulu mengeluarkan konteks pembicaraan terhadap penarikan kesimpulan ini. terhadap hal yang lain karena saya kira masalah ini sudah pada puncaknya. yaitu membahas suatu kesimpulan. begini saja kenapa Ahmad Sabiq bisa mengatakan dengan pasti bahwa matahari mengelilingi bumi padahal dalam Al Qur’an tidak ada kata mengelilingi melainkan bergerak, terbit dll yang telah diulas diatas

        Justru ungkapan anda yg menyatakan matahari bergerak, itu saja sudah cukup sebagai bukti, bahwa matahari bergerak, dan bumi diam,. bukankah dalam alquran juga disebut bumi tidak bergerak? kurang jelas apa lagi,.

      • kalau penarikan kesimpulannya seperti yang anda lakukan sebelumnya maka sudah jelas keliru kalau mengatakan hal pasti dikarenakan masih ada unsur probabilistik.

        Kalau dalil yang berbicara dengan jelas, maka ngga ada unsur probabilistik, silahkan anda berikan buktinya, dalil yang jelas dan ada probabilistik,. justru yang ada para ilmuwan kafir tobat setelah melakukan penelitian bertahun-tahun, lalu dia menemukan hal tersebut ada pada dalil,.. sehingga menyebabkan ilmuwan kafir tsb masuk islam,

        Ironisnya…

        Orang muslim malah menjadikan teori orang-orang kafir sebagai acuan, sehingga dalil yang jelas menjadi rancu bagi dirinya,. ironis,.

      • saya pikir anda keliru tidak ada dalil yang mengatakan bahwa matahari mengelilingi bumi. yang mengatakan matahari mengelilingi itu adalah penafsiran Ahmad Sabiq. itu lah mengapa saya mengatkan adany unsur probabilstik dikarenakan itu adalah pendapat manusia bukan dari dalil.

        dalil mengatakan mathari bergerak, dari timur ke barat dll tidak ada kata “mengelilingi bumi”.

        dan penafsiran beliau keliru jika menyimpulkannya seperti yang pernah anda lakukan di atas bila mengguakan dalil dalil yang ada. dan juga dikarenakan penarikan kesimpulanya juga menggunakan logika yang belum kebenaran sesungguhnya

        terimakasih mas jody, dengan adanya dalil matahari bergerak saja, ini sudah mematahkan pendapat matahari diam dan bumi yang bergerak, jadi betul sekali apa yang dijelaskan oleh ust sabiq, dan dengan mudah kita bisa membuktikannya bahwa matahari yang bergerak, dan bumi diam,. ngga perlu pakai probabilistik segala,. anak SD saja bisa menjawabnya, silahkan tanya anak SD dimana matahari terbit, lalu dimana matahari terbenam, berarti matahari diam atau bergerak? pasti anak SD bisa menjawabnya, berbeda dengan yang otaknya sudah mengenyam meja kuliah,. mungkin akan ngomong bumi yang berputar,.

        Kesimpulan ust sabiq sudah benar, dan kesimpulan anda yang dipertanyakan,..

    • melihat dari anak SD bisa menjawabnya itu saya rasa sedikit memaksakan..
      memang matahari bergerak tapi permasalahnnya itu adalah mengelilingi. mari kita fokus pada kata mengelilingi. tidak ada kata mengelilingi dlm Al Quran.. ada dalil matahari bergerak dari timur ke barat berputar , terbenam dll tapi jangan diselewengnkan menjadi hal yang pasti bahwa matahari mengelilingi…seperti itu yang saya maksudkan

      baiklah mas,. taruhlah kita mengikuti matahari bergerak,. berarti matahari tidak diam kan? dan ayat yang menyatakan bumi tidak bergerak, itu ada,.. jadi,. mudah kan kesimpulannya,.?

  4. dengan jujur saya kurang percaya terhadap yang mana yang benar mengenai bumi yang diam matahari mengelilingi bumi atau sebaliknya teori heliosentri..
    ini masih menjadi rahasia

    terimakasih mas jody,
    dengan mempelajari akidah yang benar, dengan pemahaman yang benar, maka anda akan mengetahui dengan pasti , mana yang benar, teori para filusuf kafir dari yunani, ataukah dalil baik dari alquran dan hadits yang begitu banyak,

    Ini terjadi pula akibat kita terlalu mengedepankan akal, apalagi pernah belajar ilmu kalam, maka akan semakin kuat penolakan terhadap makna yang tertuang dalam dalil,

    Teori manusia itu kadang rahasia, misteri, dan belum tentu benar, berbeda dengan dalil, kebenarannya MUTLAK,

    • Mas jody. Saya ingin tanya ke Anda,

      adakah di Al Quran ayat yang menegaskan bahwa Pisang itu Halal?

      Lalu kita tidak boleh makan pisang itu karena penafsiran kita di Al Quran pisang tidak disebutkan sesuatu yang Halal.

      Namun coba lihat Dalil Umum, untuk menentukan hukum khususnya. PISANG itu baik atau buruk? Kalau pisang itu dimakan anak anda menurut anda itu baik atau buruk? Pasti jawabannya baik.

      Dalilnya Allah menghalalkan segala sesuatu yang baik dan mengharamkan semua hal yang buruk. Maka ditarik kesimpulan Pisang itu Halal. Meskipun tidak ada dalil dzahir yang menyatakan pisang itu halal.

      Begitu juga perihal matahari mengelilingi bumi. Dalil umumnya Matahari bergerak pada peredarannya. Dan tidak ada dalil dzahir yg mengatakan matahari mengelilingi bumi, namun dari dalil umum tersebut ditarik kaidah khusus Apabila sesuatu itu dikatakan bergerak, maka pola bergeraknya itu bisa berputar, mengelilingi, berpindah, atau semacamnya.

      Sekarang matahari itu bisa kita lihat dibumi terbit dan tenggelamnya, maka posisi matahari bergerak sesuai peredarannya itu dalil umumnya, dalil khususnya yang dimaksud dengan peredarannya adalah Bumi karena matahari beredar dari timur ke barat di bumi, maka ditarik kesimpulan bahwa Matahari mengelilingi Bumi dengan gerakan peredarannya. Paham?

  5. Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh..

    Terimakasih atas artikel2nya..

    serta jawaban dari komentar para pembaca yang begitu sangat memuaskan bagi saya…

    saya pembaca setia blog ini mendoakan semoga pengelola blog ini selalu diberikan kesehatan,kesabaran serta keistiqomahan dalam menyampaikan dakwah salaf yg mulia ini…amiin

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    Jazakumullahu khairan atas suport dan doanya,. aamiin..

  6. hakekat matahari tenggelampun (sujud dibawah arsy Allah swt) sebenarnya adalah terbit di belahan bumi yang lain. jadi kalau kita menggunakan matan hadits yang menyebutkan tenggelam , dengan sebenar benarnya tenggelam maka seolah olah kita berkesimpulan mengatakan bahwa bumi ini sebuah lempengan; ada sisi kehidupannya dan ada sisi kekosongannya. atau dengan bahasa lain bisa terjebak pada pemahaman hadits / dalil itu salah karena sebenarnya kita ketahui matahari tidak tenggelam tapi mengelilingi bumi..

    dan bumi itu berotasi dengan kecepatan 1600-1800 km/jam.. apa yang menyebabkan kita tidak merasakan apa apa disamping karena besarnya bumi juga yang pasti gaya gravitasi bumi yang menyebabkan kita kokoh di muka bumi. sebagaimana pesawat ke arah barat dan timur tidak akan berbeda waktu tempuhnya karena bukan bumi itu diam tapi karena gaya gravitasi bumi, sebagaimana kita tidak mungkin hanya mengambang dan diam untuk sampai ke mekkah karena melawan rotasi bumi.. apalaa ta’qilun???

    Mas handoko,. darimana kesimpulan anda diatas? tolong tunjukkan rujukan anda,bukan menyimpulkan sendiri,.

    Begini saja,. jika anda gagal paham bahwa matahari sujud di bawah arsy ketika tenggelam,. saya kasih anda penjelasan Rasul bahwa saat terdekat manusia ketika shalat dengan Allah adalah ketika dia sujud,.. kenapa tidak ketika berdiri? bukankah Allah diatas,. dan saat berdiri itu adalah lebih dekat ke atas daripada saat sujud?? apa logika anda?

    Satu lagi mas,.
    Matahari pernah ditahan terbenam oleh Allah,.
    apa komentar anda? apakah BUMI yang ditahan berputar?
    anda terbayang bumi dengan kecepatan 1600-1800km per jam tiba-tiba Allah hentikan bumi tersebut? apa yang akan terjadi?

    Matahari pernah ditahan agar tidak terbenam, ulasannya bisa dilihat disini

    Anda bertanya cara sujudnya matahari? sudah diposting ulasannya, silahkan baca disini

  7. Kenapa kita tidak merasakan atau terlempar kalau Bumi bergerak demikian cepat ?

    Pertanyaan di atas tentu terpikir oleh kita, mari kita jawab satu persatu.

    Untuk menggerakan suatu benda di butuhkan gaya (F). Gaya selalu berkaitan dengan akselerasi atau percepatan (a).

    Kenapa kita tidak merasakan pergerakan bumi karena gerakan bumi konstan.

    Contohnya :
    Saat kita naik pesawat dan tidak melihat keluar, pasti kita merasa tidak bergerak bukan ? begitu juga kita di dalam Bumi.

    Kenapa kita tidak terlempar sedangkan Bumi berputar demikian cepat, karena percepatan Bumi terhadap sumbunya sekitar 0,03392 m/dt^2, terhadap matahari sekitar 0,005929 m/dt^2 di bandingkan dengan grafitasi Bumi 9,8 m/dt^2.

    Terimakasih mas handoko,. satu saja pertanyaannya,.
    Secepat apapun kita naik pesawat, senyaman apapun pesawatnya,. kita tentu merasakan sedang naik pesawat,..

    nah,. bagaimana kita bisa merasakan bahwa kita sedang menaiki bumi yang bergerak super cepat ini???

  8. Assalamualaikum.
    Maaf atas pertanyaan bodoh ini, menurut Al Quran sebenarnya bumi itu bulat atau datar? dalil mana yang menjelaskan hal itu? Terima kasih. Wassalam

    wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    terimakasih tutie,.
    Bumi itu bulat, demikian pula langit, jika diibaratkan langit itu sebuah bola yang besar, dan bumi adalah bola yang kecil yang terletak di tengah-tengah bola besar tsb,
    Penjelasan hal ini bisa mba simak di pemaparan ustadz sabiq, penulis buku Matahari mengelilingi bumi silahkan download dan dengarkan disini

    • Bagaimana dengan surat Al Kahfi ayat 47, “Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan gunung-gunung dn kamu akan dapat melihat bumi itu datar dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak Kami tinggalkan seorangpun dari mereka”.

      Maaf, saya tidak bisa menampilkan tulisan Arabnya.

      Dari ayat itu terbaca bahwa sebelum (hari akhir tiba) nya bumi ini datar, hanya saja selama ini kita tidak mampu melihat keadaan yang sebenarnya sampai hari akhir nanti.
      Mohon pencerahannya. Terima kasih.

      Terimakasih tutie,.
      Itu adalah kisah hari kiamat dimana gunung-gunung diperjalankan, dan selanjutnya adalah kisah di padang ma’syar, dimana bumi didatarkan dan seluruh manusia dikumpulkan di padang ma’syar tersebut , tanpa tersisa seorangpun juga,.

    • mbak tuti,

      Di alquran tidak ada ayat menyatakan bumi itu bulat.
      Di alquran tidak ada ayat menyatakan bumi itu bergerak (rotasi maupun revolusi).

      Harus kita maklumi, alquran turun pd abad 500 M, sementara manusia baru mengetahui bahwa bumi itu bulat seribu tahun setelahnya (ekspedisi Magellan).

      Fakta2 tsb tidak diketahui oleh umat di jaman Nabi Muhammad, jadi wajar kalau tidak ada dalam alquran.

      Kemajuan teknologi saat ini (pesawat, mobil, internet, hape) pasti dianggap sihir di jaman beliau.

      (kalau ada orang mendarat dgn helikopter di madinah waktu itu, pasti langsung disembah.. kira2 itu perumpamaannya)

      Kita umat Islam harus menerima keterbatasan Alquran diluar fungsinya sebagai penuntun hidup yg normatif. Demikian pendapat saya.

      ngawur sekali,.

      Silahkan beli buku ini,
      MATAHARI MENGELILINGI BUMI

      disitu dijelaskan BUMI DAN LANGIT ITU BULAT,..
      “Sudah berabad-abad diajarkan di semua bangku pendidikan, dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi, bahwa bumi bergerak mengelilingi matahari sekali dalam setahun, dan bumi juga berputar sekali dalam sehari semalam yang mengakibatkan seakan-akan matahari bergerak dari timur ke barat setiap harinya.

      Apakah ini sebuah kebenaran yang mesti kita yakini ataukah kita selama ini berada dalam sebuah kebohongan ilmiah?

      Apakah memang bumi yang mengelilingi matahari ataukah malah sebaliknya bahwa bumi adalah pusat jagat raya sedangkan semua benda langit -termasuk matahari- mengelilingi bumi?

      Buku ini menyikap kabut tebal yang sudah sekian lama menutupi sinar kebenaran yang terpancar dari al-Qur’an, as-Sunnah serta ucapan para ulama salaf.

      Bacalah dan renungkanlah, semoga Allah Ta’ala menunjukkan kita kepada jalan yang lurus.

      Sebagian Pembahasan:

      Bab 1: Kewajiban Tunduk Kepada Allah Ta’ala dan Rasul-Nya

      Bab 2: Akal Sehat Tidak Akan Bertentangan Dengan Nash yang Shahih dan Sharih

      Bab 3: Realiti Tidak Akan Bertentangan Dengan Nash yang Shahih dan Sharih

      Bab 4: Bumi dan Langit Bulat

      Bab 5: Matahari Mengelilingi Bumi, Sebuah Kepastian al-Qur’an dan as-Sunnah serta Kesepakatan Para Ulama

      Bab 6: Jangan pertahankan teori bumi mengelilingi matahari!

      Bab 7: Syubuhat dan Bantahannya

      Bab 8: Sebuah Nasehat Bagi yang Masih Punya Hati” target=”_blank”

      jadi sebuah kedustaan jika umat islam baru tahu belakangan,.
      Lha seluruh nabi dan Rasul itu mendakwahkan islam kok,. silahkan baca disini

      • Saya awam soal astronomi maupun ilmu bumi, apalagi mengenai agama Islam. Tapi saya penasaran setelah lihat penjelasan ulama Saudi yang mencontohkan apa yang terjadi bila pesawat Saudi-China pp jika bumi berotasi baik searah jarum jam maupun berlawanan arah. Akhirnya saya bolak balik cari terjemahan (baca: terjemahan Al Quran) mengenai kondisi bumi sebenarnya.

        Dari terjemahan tersebut saya sependapat dengan mas Ibnu yang mengatakan bahwa tidak ada ayat yang mengatakan bahwa bumi berevolusi & berotasi. Dari yang tertulis dalam Al Quran dapat disimpulkan bahwa matahari mengelilingi bumi sesuai dengan garis edarnya, sehingga menimbulkan siang dan malam. Saya kira kita semua sepakat dalam hal ini.

        Maaf bahasanya sederhana saja ya, saya sangat awam dalam hal agama Islam dan bukan lulusan pesantren jadi tidak bisa berargumen dengan gaya bahasa ulama yang paham agama Islam luar dalam.

        Namun khusus mengenai bumi bulat atau datar, saya menemukan ternyata di surat Al Kahfi ayat 47 Allah Subhana Wa Ta’ala berfirman: Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan gunung-gunung DAN KAMU AKAN DAPAT MELIHAT BUMI ITU DATAR dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak Kami tinggalkan seorangpun dari mereka.

        Bagi saya jelas terang benderang bahwa bumi itu datar.

        Dalam hal ini saya tidak mengerti kenapa mas admin langsung menyatakan bahwa ini adalah kondisi di padang masyhar DIMANA BUMI DIDATARKAN.
        Firman Allah yang mana yang menyatakan nanti bumi didatarkan?
        Kalau meminjam bahasanya mas admin, kok berani2nya menyelisihi AlQuran bilang nanti bumi didatarkan, padahal Allah berfirman “kamu akan dapat melihat bumi itu datar”, yang artinya sekarangpun bumi itu datar, cuma kita sebagai manusia punya keterbatasan dalam melihat bentuk bumi sesungguhnya, mungkin karena bola mata kita bulat, mungkiiiin…..
        Adapun kemampuan melihat itu akan kita peroleh nanti kalau sudah di padang masyhar.
        Jadi nanti saat di padang masyhar bukan bumi yang didatarkan tapi kita yang diberi kemampuan melihat bumi yang sebenarnya sudah dihamparkan datar sejak awal diciptakannya.

        Terimakasih mba tutie, alhamdulillah anda tanyakan,. silahkan mba baca ayat selanjutnya:

        وَعُرِضُوا عَلَىٰ رَبِّكَ صَفًّا لَقَدْ جِئْتُمُونَا كَمَا خَلَقْنَاكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ ۚ بَلْ زَعَمْتُمْ أَلَّنْ نَجْعَلَ لَكُمْ مَوْعِدًا﴿٤٨﴾
        (48)Dan mereka akan dibawa ke hadapan Tuhanmu dengan berbaris. Sesungguhnya kamu datang kepada Kami, sebagaimana Kami menciptakan kamu pada kali yang pertama; bahkan kamu mengatakan bahwa Kami sekali-kali tidak akan menetapkan bagi kamu waktu (memenuhi) perjanjian. (alkahfi ayat 48)

        itu adalah kejadian di padang ma’syar,. dimana Manusia dibawa ke hadapan Allah dengan berbaris,.. tidak tersisa semuanya sebagaimana disebutkan di ayat sebelumnya,.

        Jadi analisa anda bahwa kita akan diberi kemampuan melihat bumi yang sebenarnya sudah dihamparkan, tapi memang bumi di padang ma’syar itu bukan bumi yg kita tempati, karena bumi yang kita tempati itu sudah hancur saat kejadian kiamat,. padang ma’syar adalah bumi yang baru,.

        Bumi datar itu sebenarnya sangat masuk akal, bila bentuknya seperti uang logam. Jadi matahari mengelilingi bumi di sisi luarnya. Tidak ada logika yang dipatahkan disini, matahari tetap mengelilingi bumi. Sedangkan bumi diam dan tidak berputar.

        Bumi memang bulat,. bukan seperti logam,. bagaimana kita membuktikannya??
        mudah sekali,. silahkan anda pergi ke tepi laut,. lihat kapal yang sedang berlayar di kejauhan hingga batas ufuk laut,. bagian apa dahulu yang menghilang dari pandangan mata kita?? tentu bagian badan kapal, lalu menyusul bagian atas,. itu menunjukan bumi itu bulat,.
        Yang lebih mudah lagi,. lihat matahari ketika tenggelam di ufuk laut,.. bagaimana matahari tenggelam? separuh dahulu yg tenggelam,. jika bumi seperti logam, maka tidak demikian matahari menghilangnya,

        Bagaimana dengan tepian bumi?
        Sudah dinyatakan bahwa matahari terbenam (barat) di dalam laut berlumpur hitam, dan terbit di sebelah timur tempat segolongan umat yang tidak memiliki tempat berlindung dari cahayanya.
        surat Al Kahfi ayat 86-91.
        QS 18:86: Hingga apabila dia telah sampai ketempat terbenam matahari, dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati di situ segolongan umat. Kami berkata: “Hai Dzulkarnain, kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka.
        QS 18:87: Berkata Dzulkarnain:”Adapun orang yang aniaya, maka kami kelak akan mengazabnya, kemudian dia kembalikan kepada Tuhannya, lalu Tuhan mengazabnya dengan azab yang tiada taranya.
        QS 18:88: Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, maka baginya pahala yang terbaik sebagai balasan, dan akan kami titahkan kepadanya (paerintah) yang mudah dari perintah-perintah kami”.
        QS 18:89: Kemudian dia menempuh jalan (yang lain).
        QS 18:90: Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbit matahari (sebelah timur) dia mendapati matahari itu menyinari segolongan umat yang Kami tidak menjadikan bagi mereka sesuatu yang melindunginya dari (cahaya) matahari itu.
        QS 18:91: demikianlah. Dan sesungguhnya ilmu Kami meliputi segala apa yang ada padanya.

        Menarik sekali disini disebutkan bahwa Dzulkarnain pergi dari barat ke timur dengan menempuh jalan yang lain (!), sepertinya beliau harus belok atau serong kiri/kanan atau mungkin malah berbalik arah mencari jalan lain ke timur, tidak dengan ‘lurus atau jalan terus’ yang mestinya dilakukan kalau bumi ini bulat.

        Demikian pendapat saya, terima kasih sudah boleh menyatakan pendapat disini. Tentu saja Maha Benar Allah dengan segala firmanNya, bila ada kesalahan maka yang salah adalah saya.

        Mba tutie,. memahami alquran tidak bisa dengan membaca terjemahan saja,. tapi baca penjelasan Rasulullah tentang ayat tersebut,.
        Alquran tidak bisa dipahami dari terjemahan ayat,.

        Nabi muhammad sendiri tidak bisa memahami ayat alquran dari pribadi dirinya, tapi melainkan Allah menurunkan Alquran dan sesuatu yang semisal dengannya sebagai penjelas alquran tersebut,

        Tentang kisah Dzulqarnain dalam surat Alkahfi diatas, bukanlah seperti pemahaman anda, silahkan baca ulasannya disini

  9. Kita tidak merasakannya karena kita juga ikut bergerak dan rotasi bumi STABIL.
    kalau anda pernah naik pesawat, anda pasti tahu kalau saat sudah berada di udara, anda tidak akan merasakan pergerakan pesawat, berbeda ketika akan lepas landas dan take off.(mungkin anda ngeyel dan bilang merasakan)

    coba anda melompat diadalam pesawat yang bergerak. apakah anda mendarat di dapur parmugari?

    contoh lain kalau anda nyetir mobil, menginjak gas, bangku yang anda duduki akan mendorong anda kedapan, tapi stelah kecepatan stabil tak ada lagi dorongan dari bangku, anda dan mobil bergerak bersama.

    Coba anda cari kenapa peluncuran roket NASA tempatnya selalu dekat equator.

    Bagi penganut keyakinan bahwa Bumi yang mengelilingi matahari,. berpikirlah,..

    Pernahkah kita naik mobil dengan kecepatan yang sangat tinggi, lalu saat kecepatan tinggi tiba-tiba di rem mendadak?? Maka akan terpelantinglah penumpang di dalamnya..

    Nah, konon katanya bumi bergerak cepat mengelilingi matahari dengan sangat cepat dan stabil,.

    Bagaimana kira-kira jika secara tiba-tiba bumi berhenti?..
    Tidak hanya itu, bagaimana kira-kira yang terjadi jika bumi berbalik bergeraknya secara tiba-tiba dengan kecepatan yang sama?.. maka kerusakan yang lebih parah dari sekedar bumi berhenti bergerak,..

    Dan Matahari pernah ditahan untuk tidak terbenam,. apakah bumi yang ditahan bergerak??? Bagi yang meyakini teori bumi mengelilingi matahari, mungkin bingung menjawab hal ini,.

    Tapi bagi yang mempercayai penjelasan dari Allah bahwa matahari yang bergerak, terbit, tenggelam, maka ini perkara yang mudah dan simpel,. dan bukan sekedar teori,.

    Jadi tidak mengapa kita ditertawai karena mempercayai penjelasan Allah bahwa mataharilah yang terbit, tenggelam, atau matahari yang beredar mengelilingi bumi, bukan sebaliknya,..

    Masa dibodohin teori orang kafir yang masih EE dan BAB di bumi,. boro-boro pergi ke bulan,.

    Lalu tidak mempercayai penjelasan dari pencipta langit dan bumi serta segala isinya?? Ini adalah hal yang aneh dan ajaib,.
    Baca ulasannya disini

  10. Kita tidak merasakannya karena kita juga ikut bergerak dan rotasi bumi STABIL.
    kalau anda pernah naik pesawat, anda pasti tahu kalau saat sudah berada di udara, anda tidak akan merasakan pergerakan pesawat, berbeda ketika akan lepas landas dan take off.(mungkin anda ngeyel dan bilang merasakan)

    coba anda melompat di dalam pesawat yang bergerak. apakah anda mendarat di dapur parmugari? atau mungkin melempar benda kecil sperti kacang keatas karena melompat di pesawat akan mengganggu yang penumpang lain 🙂

    contoh lain kalau anda nyetir mobil, menginjak gas, bangku yang anda duduki akan mendorong anda kedapan, tapi stelah kecepatan stabil tak ada lagi dorongan dari bangku, anda dan mobil bergerak bersama.

    Coba anda cari kenapa peluncuran roket NASA tempatnya selalu dekat equator.

    Terimakasih,. itu jawaban dengan menggunakan logika,.
    Secepat apapun kita naik pesawat,mobil,kereta, sestabil apapun jalannya,. maka kita merasakan kita sedang naik pesawat,mobil,kereta,.

    Pertanyaannya, pernahkah kita merasakan sedang MENAIKI BUMI yang demikian cepat??

    Selanjutnya,. masih tentang kereta ,pesawat,mobil yang super cepat dan stabil,. bagaimana jadinya jika tiba-tiba kereta,pesawat atau mobil itu langsung berhenti mendadak, bagaimana penumpang di dalamnya?? pasti akan terpental,.. lalu bagaimana jika dia langsung bergerak mundur secepat majunya,.. pasti akan tambah rusak kondisinya,..

    nah,. menjelang kiamat nanti matahari akan terbit dari barat,.. anda bisa bayangkan, kerusakan apa yang terjadi jika anda beranggapan bumilah yang berotasi dgn sangat cepat dan stabil,.. maka penghuni bumi, bangunan di bumi akan rusak seketika,.

    Tapi bagi saya yang mengimani bahwa matahari yang beredar mengelilingi bumi, dan bumi itu diam, ini ngga masalah,.

    Bahkan Matahari pernah ditahan untuk tidak terbenam,.. jika menurut keyakinan anda bumi yang berputar, maka akan terjadi kerusakan yang sama,. silahkan baca bahwa matahari ditahan terbenam karena doa yang dipanjatkan seorang nabi,.Dan ini sebagai bukti bahwa MATAHARI YANG BERGERAK MENGELILINGI BUMI, bukan bumi yang bergerak,. baca disini ulasannya

    • saya tidak mengerti dengan konsep “merasakan” yang anda maksudkan atau mugkin anda memiliki sensitivitas yang lebih. Merasakan disini maksudnya merasakan pergerakan dari titik A ke tiik B. Mungkin mobil dapat mudah dirasakan pergerakannnya apalagi di jalanan ibukota yang dimana kecepatan tidak bisa stabil jadi saat mobil melakukan percepatan atau perlambatan akan terasa. Berbeda dengan pesawat, yang saya (dan mungkin kebanyakan orang) rasakan ketika berada di dalam kabin pesawat yang sedang melaju cepat (dan cenderung stabil) diatas udara adalah tetap, tak bergerak, sama halnya seperti saya yang duduk di depan laptop saat ini.

      Begitu juga bumi, kita manusia (makluk KECIL lemah tak berdaya ini) akan mulai merasakannya, saat bumi mengalami perlambatan/percepatan (dan siap2 kiamat :))

      Bagaimanapun tiap orang punya pandangan berbeda. Saya hargai perbedaan pendapat, apa lagi tanpa menghujat. wasalam,

      wa’alaikumussalam warahmatullah,
      Satu hal lagi,,
      Jika betul bumi bergerak, maka kita bisa menyaksikan bintang di malam hari pun akan bergerak, bukan selalu diatas kita,. ini konsekwensinya,. tapi lihat,.. apakah bintang bergerak dari timur ke barat? sama halnya dengan bulan? silahkan pikir,. ini masih menggunakan logika jika bumi bergerak,.. maka bintangpun akan terlihat seperti bergerak,. tapi kenyataannya tidak,.

      Dan saya tidak menghujat anda,. tapi mungkin anda merasa saya sedang menghujat??

    • Saya hanya ingin mengingatkan bahwa perasaan ‘stabil’ di atas pesawat komersil itu karena tekanan udara di pesawat dikondisikan sama dengan tekanan udara saat di bumi.

      Dan juga ingin mengingatkan jangan sekali2 melompat2 di bagian belakang pesawat dengan pintu belakang terbuka….

      Insya Allah anda akan mendarat langsung di bumi, berkeping-keping…

      Kali ini anda boleh percaya pada saya, saya bisa buktikan.

      Dan kita merasakan, bahwa pesawat sedang bergerak,. sestabil apapun pesawat itu,.

      Nah,.. pernahkah kita merasakan bumi bergerak kencang mengitari matahari????…kita menaiki bumi yang kencang sekali,. wong ada gempa saja takutnya sdh setengah mati,.

      Dan bintang di langit saja terliahat tidak bergerak, tidak seperti bulan dan matahari,..

      Jika bumi itu bergerak, maka bintang di langit akan terlihat bergerak, nyatanya tidak, apakah bintang juga ikut bergerak sehingga terlihat tetap diatas??… ini tentu logika ngawur,. akibat tidak paham dengan dalil baik dari alquran atau hadits ,

  11. sekali lagi, ini mengulang tulisan beberapa waktu yl.
    1. BUMI BERPUTAR PADA POROSNYA + MENGITARI MATAHARI, matahari sebagai referensi. Anda percaya atau tidak, mudheng atau tidak, gerakan bumi seperti ini sudah berlangsung ribuan tahun lamanya sampai sekarang. Yang demikian itu adalah takdir (ketentuan) dari Allah yang ‘Aziiz dan ‘Aliim.
    2. Kalau tidak mudeng dengan fisika dan matematika, anda tidak usah ngomongkan astronomi, karena GAAK BAKALAN NYAMBUNG. Gerakan bumi dan matahari adalah peristiwa astronomi. Contoh: gerhana tanggal 4 April 2015, jauh hari sebelum gerhana, sudah bisa dihitung kapan akan terjadi dan hitungannya akurat. Kalau umpama bumi diam lalu matahari yang mengelilingi bumi, ngetung tanggal, jam, menit, detiknya gerhana, pakai rumus fisika dan matematika mana?
    3. Mungkin anda akan berkata, ngapain pakai ngetung segala. Lha dulu jaman Nabi, gerhana tidak dihitung terjadi juga. Nah, kalau begini, ini namanya bukan bicara astronomi, tetapi bicara “tarikh” (sejarah). Nggak nyambung kan?
    4. Tapi, tak pikir-pikir yang kurang kerjaan memang saya, mestinya “matahari mengelilingi bumi” sedari awal tak usah dikomentari.

    Dalil dari Alquran dan hadits, yang merupakan penjelasan dari PENCIPTA MATAHARI,BUMI DAN BULAN serta seluruh alam semesta ini,.
    BERTOLAK belakang dengan teori astronomi,.

    Maka, bagi saya teori astronomi itu yang salah, dan dalil yang benar,.
    Teori astronomi belum bisa mengukur jarak antara bumi dan langit pertama, tapi itu sudah dijelaskan oleh Rasulullah,.
    Tebal langit ilmu astronomi tidak bisa menghitungnya, tapi itu sudah dijelaskan oleh Rasulullah,.
    Bintang itu ada dibawah langit pertama,. dan Rasul sudah menjelaskan fungsi bintang,.bandingkan dengan ilmu astronomi,. ngawur,.. bintang berjarak sangat jauh sekali,.
    Silahkan baca, jarak bumi ke langit, ulasannya disini

  12. – pernahkan kita perhatikan langit waktu sore hari dan menjelang pagi, kita lihat mereka juga berputar seluruhnya, arahkan kamera anda ke selatan dan biarkan tetap terbuka satu jam, maka terlihat semua yg bersinar akan meninggalkan berkas sinar melengkung sesui perputaran bumi…

    jika bumi tidak berotasi dan bintang bintang itu ber putar sendiri sendiri tentu juga mempunyai kecepatan putar yg berbeda beda..

    mustahil dalam keseluruhan bintang di langit seakan-akan berputar serempak tidak ada perdeseran sedikitpun dari malam ke malam, ini hanya terjadi jika langit seolah-olah tetap dan bumi berotasi…

    Mudah saja mengetahui apakah bumi berotasi atau tidak,.
    Silahkan anda lihat perjalanan pesawat terbang dari barat ke timur, dan dari timur ke barat, dengan kecepatan yang sama, silahkan hitung durasi waktunya,. apakah sama atau berbeda jauh,..
    Jika berbeda jauh,. maka betul bumi berotasi,. tapi kalau jarak tempuhnya relatif sama maka itu membuktikan kalau bumi itu diam,

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*