ONANI Bagaimanakah Cara Taubatnya ?

TERPASUNG DERITA ONANI

onaniRedaksi Yth
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Saya memiliki persoalan besar. Menyangkut melakukan masturbasi dan onani. Bagaimana hukumnya dalam Islam? Apakah hukumnya sama dengan zina? Apa yang harus saya lakukan, karena saya ingin bertaubat?
08569115xxxx

Jawab.
Perbuatan onani [1], sangat jelas merupakan perilaku buruk. Hukumnya haram. Sebab merupakan jalur yang salah dalam pelampiasan hasrat seksual. Allah hanya menghalalkan lewat dua jalur, pernikahan atau tasarri (berhubungan dengan budak wanita milik sendiri).

Syaikh Masyhur bin Hasan Alu Salman menyatakan, yang maksud dari kata istimna (onani), yaitu perangsangan alat kelamin yang ditujukan agar mani keluar, dilakukan secara sengaja, tanpa mubasyarah (bersentuhan) dengan isteri atau budak wanitanya. Terlepas dari caranya, baik dengan nikahul kaff (tangan sendiri), atau menggesekkan alat kelamin pada benda lain, atau obyek lainnya.

Selanjutnya, beliau merinci lebih lanjut :
– Jika istimna dilakukan oleh tangan isteri, hukumnya boleh berdasarkan ijma’.
– Jika dilakukan oleh tangan perempuan lain atau seorang lelaki memasukkan jarinya ke kemaluan wanita, hukumnya disepakati haram.
– Bila dikerjakan seorang laki-laki demi mencari kenikmatan, untuk menggantikan posisi isteri atau budak wanita, hukumnya haram.
– Jika dikerjakan untuk mengikis gejolak syahwatnya, hukumnya haram. Jika dilakukan untuk tujuan menghindari diri dari bahaya zina atau liwath (homoseksual) yang benar-benar atau hampir-hampir terjadi, maka hukumnya mubah, tetapi jika setelah mencoba usaha berpuasa, mengalahkan bisikan jiwa dan bertakwa kepada Allah.

Alhamdulillah, Anda sudah menyadari kesalahan Anda, berada dalam belitan kenikmatan yang maya, yang merupakan bisikan setan. Pintu taubat masih terbuka lebar. Lakukanlah taubat nashuha. Penuhi syarat-syaratnya.

Tinggalkan segera kebiasaan buruk ini dengan tekadi yang kuat, dan kuatkan diri Anda untuk tidak pernah kembali lagi melakukan perbuatan yang tidak baik ini.

Kiranya Anda tak perlu ragu untuk mengambil solusi dari jeratan setan yang tak nampak ini.
– Syaikh Bin Baz pernah menyatakan, disyari’atkan bagi seseorang yang bertaubat untuk memperbanyak amal shalih dan memperbanyak doa kepada Allah untuk memohon kemantapan di atas al haq dan husnul khatimah.
– Memperbanyak istighfar. Yaitu ucapan astaghfirullah dengan niat ikhlas dan tulus ingin memohon maghfirah, serta syarat-syarat taubat terpenuhi. Yakinlah dengan janji Allah, bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala mengampuninya.

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ ٢:٢٢٢

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri”. [al Baqarah/2:222].

– Bila kondisi memungkinkan, Anda sebaiknya segera menikah, karena akan menjadi solusi manjur bagi Anda. Perkawinan merupakan pilihan tepat untuk mengendalikan gejolak nafsu dan mengekang pandangan. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa slalam bersabda:

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنْ اسْتَطَاعَ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ أخرجه البخاري

“Barangsiapa mampu menikah, hendaklah ia menikah. Sesungguhnya akan lebih menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan”. [HR al Bukhari].

– Jika Anda belum siap menikah, maka biasakanlah berpuasa agar gejolak syahwat berkurang. Ini terapi pengekangan hasrat seksual yang disampaikan Nabi bagi pemuda yang belum mampu menikah. Sabda beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ أخرجه البخاري

“Barangsiapa belum bisa (menikah), hendaklah ia berpuasa. Sesungguhnya puasa menjadi pengekang baginya”. [HR al Bukhari].

Upaya ini harus juga dengan menghindari tempat-tempat yang menimbulkan fitnah. Begitu pula dengan barang-barang yang bisa menimbulkan fitnah, misalnya tabloid, film dan lain-lain, yang biasa menampilkan gambar-gambar wanita mutabarijah dan seronok. Cari kawan yang dapat mengajak Anda untuk selalu ingat kepada Allah.

مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيرِ فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً وَنَافِخُ الْكِيرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا خَبِيثَةً

“Perumpamaan teman yang baik dan teman yang buruk, perbandingannya seperti antara pembawa (penjual) minyak wangi dengan pandai besi. Orang yang membawa minyak wangi, ia mungkin memberimu hadiah (minyak wangi), atau engkau membeli darinya, atau akan menjumpai aromanya yang wangi. Sedangkan pandai besi, bisa membakar pakaianmu atau kamu mendapatkan bau tak sedap (darinya)”. [HR al Bukhari dan Muslim].

Disamping upaya-upaya tersebut di atas, ada baiknya Anda manfaatkan waktu-waktu luang dengan banyak kesibukan. Misalnya melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, baik yang berhubungan dengan pekerjaan, ta’lim-ta’lim atau kegiatan lainnya yang bisa menghindarkan diri Anda dari kesendirian. Sehingga jika tiba-tiba muncul godaan, segeralah Anda bergabung dengan kawan atau menemui orang lain. Wallahu a’lam.

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 12/Tahun X/1428H/2007M. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo – Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-761016]
_______
Footnote
[1]. Dalam istilah Arab disebut istimna, khadhkhadhah, istinzal atau ‘adah sirriyah
[2]. Syaikh Masyhur Hasan Salman, lihat muqaddimah Bulughul-Muna fi Hukmil-Istimna`, hlm. 9.

Sumber :  https://almanhaj.or.id/1197-terpasung-derita-onani.html

Mudah-mudahan yang masih terjerat bisa segera taubat dari onani, apalagi mengingat dampak melakukan dosa saat bersendirian yang mungkin belum dipahami seperti apa, silahkan baca ulasannya di sini

Terms:

cara taubat dari zina dan masrurbasi (1)...

16 thoughts on “ONANI Bagaimanakah Cara Taubatnya ?

  • Agustus 29, 2015 pada 5:42 am
    Permalink

    saya dulu usia belasan pernah melakukan onani,
    Dan bertaubat usia belasan..
    Skrng usia saya kepala 2
    Dengan dosa onani yg masih teringat saya memutuskan tidak menikah…
    Karena agar allah tahu keseriusan saya dlm bertaubat
    Apakah hal yang saya lakukan salah?

    Yang anda lakkukan kurang tepat,.
    Allah tidak mengharamkan menikah bagi orang yang pernah onani,.
    Justru salah satu jalan atau solusi agar tidak onani lagi, ya menikahlah,.
    Dosa onani, segera ditaubati, syarat taubat nasuha dari onani ada 3:
    1. menyesal 2. Meninggalkan perbuatan tsb,. 3. Bertekad kuat utk tidak kembali lagi melakukan perbuatan tsb,.
    Jika sudah bertaubat, tutup rapat-rapat, ga usah diceritakan,.
    Tidak ada perbuatan yang menunjukkan taubat yg betul2 dengan bukti dia tidak menikah,.. ini keliru,. justru kalau sudah mampu menikah, maka segera menikah, agar tidak terjerumus dalam onani lagi,

    Balas
    • Agustus 29, 2015 pada 2:05 pm
      Permalink

      ini saya sudah menceritakan kepada anda adakah allah masih akan menutupinya di akhirat

      Menceritakan utk meminta solusi, itu boleh,. kan nama anda jg tidak disebut, jadi terjaga rahasianya,. dan mudah2an pembaca lain yang mempunyai kasus yang sama dengan anda bisa mengambil pelajarannya juga

      Balas
  • Agustus 30, 2015 pada 4:31 am
    Permalink

    dan bagaimana jika sampai mati belum menemukan pasangan?
    Karena saya juga sudah tidak tertarik dengan wanita(lemah syahwat)

    Dulu keluarga saya pindah” kontrakan karena di tipu saudara ibu,
    Saat di kontrakan terakhir saya baru tau pertama kali pornografi saat temen bawa kaset cd ke rumah,
    Saya selalu sedih jika mengingatnya

    Apakah dosa yg saya lakukan dulu sama dengan zina hubungan badan atau dosa seperti halnya ciuman?

    Anda bertaubat, jangan ulangi lagi,.
    Karena dampak onani, itu bukan menjadi tidak tertarik dengan wanita, justru malah sebaliknya, melihat wanita itu akan tergoda,
    tapi celakanya, itu akan membuat anda mengalami gannguan kelak ketika menunaikan kewajiban pada istri, akan terganggu, ejakulasi dini,.
    bertaubat dari hal tersebut, rajin beribadah,berdoa pada Allah,.

    Masalah jodoh, jika berusaha, insya Allah akan Allah berikan,. jadi bukan malah berputus asa,

    Dosa onani tidak sama seperti dosa berzina,ciuman,
    Namun perlu diingat apa dampak jika kita melakukan maksiat ketika sedang sendiri, silahkan baca di sini ulasannya

    Balas
  • September 19, 2015 pada 12:26 am
    Permalink

    apakah orang yg onani di sebut pezina??

    Jadi pezina dilarang menikah dgn mukmin
    Saya pertama kali tau onani cerita guru agama dikelas dgn penuh nafsu smp kelas 1
    Karena keingintahuan yg tinggi dan kebodohan yg teramat bodoh saya mencobanya
    Saat itu musim internet menambah buruk
    Saya baru bisa berhenti lulus SMA
    Saya sangat menyesal
    Andai saya faham agama dari dulu
    Saya tidak pernah pacaran dll…
    Hanya onani tapi saya sangat menyesal

    Terimakasih herdy,.
    Onani tidak disebut sebagai pezina,. tapi itu adalah dosa,
    Banyak efek negatif dari onani, baik sebelum menikah atau sesudah menikah,.
    Jadi,,. anda wajib bertaubat dari onani tersebut, caranya bisa dibaca lagi artikel diatas dengan teliti

    Balas
    • Maret 7, 2021 pada 6:18 pm
      Permalink

      Berarti kita bisa bertaubat dengan meninggalkan onani tersebut

      Salah satu syarat taubat nasuha dari onani adalah meninggalkan onani,ada dua syarat lagi yaitu: 1. Menyesal telah melakukan perbuatan onani tersebut, 2. Bertekad kuat untuk tidak kembali lagi melakukan onani

      Balas
  • Oktober 6, 2015 pada 3:39 pm
    Permalink

    Klo dah sampe air mani yg kluar sendiri gimana? Cra mengobatinya gimana?

    Bertaubat secara nasuha, dan silahkan berobat

    Balas
  • Februari 5, 2016 pada 6:53 pm
    Permalink

    Assalammu’alaikum
    ,, saya tuh kayanya pecandu onani deh!, kaya merokok susah ilang, kadang” saya klo udh onani itu sadar dan merasa bersalah dan berdosa
    ,tetapi esoknya 😀 yh terjadi lgilah itu ,

    Ya ya ya,, saya menyadari perbuatan itu sangat tidak baik ,sya pertama kali tau dri guru agama saya yg katanya “mengeluarkan sperma secara paksa (onani/masrubasi) itu dosa besar” tpi tetep aja saya melakukannya ,tah gimana ath inith ??

    Wa’alaikumussalam warahmatullah,.
    caranya ya… bertaubat,.

    Onani bisa masuk ke dalam ancaman yang mengerikan, yaitu ancaman terhadap perbuatan dosa yang dilakukan saat bersendirian, silahkan baca postingannya di sini

    Balas
  • Mei 29, 2016 pada 3:14 pm
    Permalink

    apakah onani termasuk dosa besar ?

    itu dosa besar,
    Bahkan bisa masuk ke dalam ancaman yang mengerikan, yaitu ancaman terhadap perbuatan dosa yang dilakukan saat bersendirian, silahkan baca postingannya di sini

    Balas
    • Juli 12, 2021 pada 12:24 pm
      Permalink

      Apakah dengan ber-istigfar,dosa onani bisa terhapus ?

      Ada 3 syarat bertaubat dari onani
      1. Menyesali perbuatan tersebut,
      2. Meninggalkan perbuatan tersebut
      3. Bertekad kuat untuk tidak kembali melakukan perbuatan itu lagi
      Itulah ketiga syarat yang wajib dilakukana agar dosa onani diampuni,..
      Salah satu tanda menyesali perbuatan tersebut adalah dengan beristighfar
      Salah satu tanda tekad kuat adalah berusaha sekuat tenaga untuk tidak menempuh jalan2 yang bisa menjerumuskan ke dalam onani lagi

      Balas
  • Juni 13, 2016 pada 4:41 am
    Permalink

    saya sudah tidak onani lgi tpi masih keluar klo lgi mimpi gimna tih

    Kalau mimpi tidak berdosa, namun anda wajib mandi junub jika mengalami hal tersebut

    Balas
  • April 6, 2017 pada 11:12 pm
    Permalink

    assalamualaikum wr.wb
    saya sering melakukan onani dan bahkan hampir menjadi kebiasaan tapi setyelah saya melakukan onani saya bertaubat dan setelah bertaubat saya melakukan onani lagi nahh cara menghindari perbuatan ituh bagaimana dan doa untuk bertaubat agar saya tidak melakukan ituh lagi?

    ASSALAMUALAIKUM WR.WB

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,.
    Semakin perbaiki lagi kualitas taubat anda,.
    Dan jika memang sudah matang, menikah saja,.

    Perlu anda ketahui juga, kebiasaan onani itu akan berpengaruh pada kepribadian anda, juga akan berdampak ketika anda menikah nanti,.
    Ketika menikah anda sulit untuk mendapatkan kepuasan, atau malah tidak bisa memuaskan pasangan anda,.

    Jadi berpikir lebih jauh lagi ketika mau melakukan hal tersebut,.. hindari jalan-jalan yang bisa mendorong anda untuk melakukan hal tersebut,.
    Ingat, onani itu tidak jauh dari pengaruh pornografi,.
    Bahaya onani saja bisa membuat anda mikir seribu kali untuk melakukannya, silahkan baca di sini dampak dari onani,

    Dan dampak dari pornografi malah lebih dahsyat dari bahaya kecanduan narkoba, baca di sini

    Yang tidak kalah mengerikan adalah dampak ketika kita melakukan maksiat saat sedang sendiri, silahkan baca ulasannya di sini

    Balas
  • April 10, 2018 pada 1:43 am
    Permalink

    Assalamualaikum wr.wb
    Saya juga sering melakukan onani, malah hampir setiap minggu, Dan yg saya sesali setiap saya berjanji kpd diri saya sendiri untuk tidak onani, tapi tetap saja saya melakukan onani tersebut.
    Bagaimana caranya untuk menghentikan onani tersebut

    Wa’alaikumussalamwarahmatullahiwabarakatuh

    Bertaubat secara nasuha dari hal tersebut, dan berdoalah kepada Allah agar diberikan kemampuan untuk meninggalkan hal tersebut, sehingga anda tdk kalah oleh nafsu jelek tersebut

    Sibukkan diri dengan menuntut ilmu, bergaullah dgn orang2 yang baik agamanya, jauhi media2 yang menimbulkan syahwat, dan ingat bahaya melakukan dosa ketika sedang sendirian, baca ulasannya di sini

    Balas
  • Juni 24, 2018 pada 2:39 am
    Permalink

    saya tidak dapat meninggalkan onani itu bagaimana

    Bertaubat secara nasuha dari hal tersebut, dan berdoalah kepada Allah agar diberikan kemampuan untuk meninggalkan hal tersebut, sehingga anda tdk kalah oleh nafsu jelek tersebut

    Sibukkan diri dengan menuntut ilmu, bergaullah dgn orang2 yang baik agamanya, jauhi media2 yang menimbulkan syahwat, dan ingat bahaya melakukan dosa ketika sedang sendirian, baca ulasannya di sini

    Balas
  • Maret 7, 2021 pada 6:25 pm
    Permalink

    Berarti kita bisa bertaubat dengan meninggalkan onani tersebut

    Salah satu syarat taubat nasuha dari onani adalah meninggalkan onani,ada dua syarat lagi yaitu: 1. Menyesal telah melakukan perbuatan onani tersebut, 2. Bertekad kuat untuk tidak kembali lagi melakukan onani

    Balas
  • April 1, 2021 pada 1:36 pm
    Permalink

    apakah benar onani dapat menyebabkan semua pahala Menghilang , tolong jawabanya pa saya tidak mau semua pahala saya hilang

    Baca postingan tentang perbuatan dosa yang dilakukan saat kita sendiri , apa dampak dari perbuatan tersebut kelak di akherat, baca di sini

    Balas
  • Mei 27, 2021 pada 12:27 am
    Permalink

    Assalamu’alaikum

    Wa’alaikumussalamwarahmatullah

    saya slalu memikirkan bagaimana cara melakukan taubat nasuha,,, dan apa2 saja syaratnya,, sya menyesal mengingat masa lalu ku yg buruk, sya slalu memikirkan dosa yg telah sya perbuatan,,,

    berikan motivasi untuk saya agar saya berada pd jlan yg bnar,,,,

    Syarat taubat nasuha :
    1. Menyesali perbuatan dosa tsb
    2. Meninggalkan perbuatan dosa tsb
    3. Bertekad kuat utk tdk kembali melakukan perbuatan tsb

    Jika dosanya adalah dosa berkaitan mengambil hak orang lain maka ada satu lagi yaitu

    4. Kembalikan hak orang lain yg telah diambil
    Itulah syarat2 taubat nasuha yang harus dipenuhi.

    Jika sudah bertaubat secara nasuha maka tidak usah mengungkit2 kembali perbuatan dosa tersebut, jgn pula ceritakan kepada orang lain, tutup ralat2 aib tersebut, baca ulasannya di sini

    Jadi jgn sampai anda memikirkan dosa2 masa lalu yang bisa membuat anda berputus asa dari ampunan Allah, tapi jadikan maksiat masa lalu itu sebagai pemicu anda untuk rajin beribadah dengan berharap Allah menerima taubat anda, bukan malah memikirkan dosa masa lalu yang membuat anda putus asa dari rahmat Allah lalu membuat anda kembali terjerumus ke dalam dosa,

    Setan ngga suka kepada orang yang bertaubat, sehingga setan akan berupaya membuat orang yang bertaubat itu dibisikin dengan hal2 yang justru akan menjerumuskan kembali kepada dosa yang sudah ditaubatinya

    Maka ketika anda mulai memikirkan dosa2 masa lalu, ingatlah akan siksa neraka akibat dosa tersebut, sehingga itu akan memicu anda utk beramal ketaatan,

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *