Dosa Kaum Luth Di Negerimu…

Tak puas cuma membunuh, tubuh yang telah jadi mayat itu pun dipotong-potong menjadi beberapa bagian. Sebagian korban dikubur di pekarangan rumah, ada juga yang dibuang begitu saja. Pembunuh berdarah dingin yang diketahui punya pacar sesama jenis ini akhirnya meringkuk di dalam penjara.

Benar-benar mengerikan. Membunuh jiwa tanpa hak jelas berdosa. Begitu pula suka dengan sesama jenis, menjalin cinta dengannya apalagi sampai berhubungan jelas dosa besar. Sejak seribuan tahun yang lalu Nabi Muhammad telah mengatakan,

“Apabila umatku telah menghalalkan lima perkara, niscaya akan terjadilah kehancuran pada mereka, yaitu apabila mereka telah saling melaknat, meminum khamr, memakai kain sutra, menggandrungi para penyanyi, seorang lelaki lebih tertarik dengan lelaki lain (gay, homoseks) dan seorang wanita lebih tertarik dengan wanita lain (lesbian). (Riwayat Baihaqi. Shahih at Targhib wat Tarhib)

Tidak tanggung-tanggung, Allah menyebut perbuatan homoseksual sebagai barang yang najis dan kotor. Ini disampaikan Allah pada perbuatan homoseksual yang dilakukan oleh kaum Nabi Luth,
“Dan kepada Luth, Kami berikan hikmah dan ilmu, dan telah Kami selamatkan dia dari adzab yang telah menimpa penduduk kota yang mengerjakan perbuatan kotor. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang jahat lagi fasik.” (Al Anbiya: 74)

Homoseks disebut Allah sebagai perbuatan kotor. Pelakunya disebut sebagai kaum jahat dan fasik. Padahal Allah tidak menyebutkan kata kotor atau najis pada semua jenis dosa. Perbuatan kotor homoseksual kini diusung dan dibela-belain oleh orang-orang yang punya penyakit dalam hatinya. Mestinya mereka yang sakit tadi kan diobati agar sembuh, tapi kok malah dipelihara oleh sebagian orang. Bahkan ada yang memperjuangkan agar hubungan kotor sesama jenis ini diresmikan dalam tali pernikahan. Naudzubillah min dzalik. Dakwah kepada ajaran Islam yang lurus memang kudu lebih digencarkan. Agar umat terhindar dari penyakit kotor yang keji ini. Solusi penyakit kotor ini memang hanya ketemu dengan Islam. (*)

sumber: http://majalah-elfata.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *