Ibumu… Ibumu… Ibumu… Wahai Suami, Ingat Posisi Ibumu,.. Wahai Istri, Ingat Posisimu..

Yang Terlupakan Dalam Menyikapi Posisi Seorang Ibu..

Penanya :  Wahai syaikh ibuku tinggal menumpang bersamaku di rumahku.

Dan terjadi masalah antara beliau dengan istriku …

Syaikh : Ulangi pertanyaanmu !

Penanya : Ibuku tinggal menumpang bersamaku di rumahku…

Syaikh : Ulangi pertanyaanmu !

Penanya : Ibuku tinggal menumpang bersamaku di rumahku …

Syaikh : Ulangi lagi pertanyaanmu !

Penanya : Ibuku tinggal menumpang bersamaku …

Syaikh : Ulangi lagi pertanyaanmu !!!

Penanya : Wahai syaikh tolong biarkan aku menyelesaikan dulu pertanyaanku jangan anda potong …

Syaikh : Pertanyaanmu salah, yang benar engkaulah yang hidup menumpang pada ibumu, meski rumah itu milikmu, atas namamu.

Penanya : Iya syaikh, kalau demikian selesai sudah permasalahannya.

-aboo moaadz-

Pelajaran : Jangan durhaka wahai anak, jangan durhaka wahai menantu ! kamu dengan seluruh hartamu adalah milik ibumu.

sumber : https://www.facebook.com/abul.albayaty?hc_location=timeline

 

 

 

2 thoughts on “Ibumu… Ibumu… Ibumu… Wahai Suami, Ingat Posisi Ibumu,.. Wahai Istri, Ingat Posisimu..

  • September 2, 2014 pada 8:09 am
    Permalink

    dalilnya kok gak ditampilkan?….Al qur’an atau hadits gtu….

    terimakasih sudah komentar disini,.
    ini bukan khusus membahas tentang hal tersebut, ini adalah kasus si penanya sedang bertanya kepada ulama tentang kasus yang menimpanya, tentang ibunya yang tinggal dirumah si penanya,.. dan tanpa menyebutkan dalilpun si penanya sudah paham, dan tercukupi dengan jawaban singkat tersebut,.

    Balas
    • Maret 7, 2017 pada 7:12 pm
      Permalink

      Dalam hadits yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu ia berkata.

      جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسنِ صَحَابَتِي؟ قَالَ : أُمُّكَ، قَالَ : ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ : ثُمَّ أُمُّكَ، قَالَ : ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ: ثُمَّ أُمُّكَ،قَالَ : ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ : ثُمَّ أَبُوكَ

      “Datang seseorang kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berkata,

      ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali ?’

      Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, ‘Ibumu!’

      Orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi ?’

      Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, ‘Ibumu!’

      Ia bertanya lagi, ‘Kemudian siapa lagi?’

      Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, ‘Ibumu!’,

      Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,

      ‘Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, ‘Bapakmu’ “

      [Hadits Riwayat Bukhari (Al-Fath 10/401) No. 5971, Muslim 2548]

      Sumber: https://aslibumiayu.net/18306-berbaktilah-pada-ibumu-ibumu-ibumu-baru-bapakmu.html

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *