Kabel UTP CAT5 Dan Cara Pemasangannya

Lagi ngebuka web, nyari artikel tentang segala sesuatu menyangkut sabily, eh nemu artikel tentang kabel jaringan, Passss sekali, kebetulan saya juga lagi belajar tentang jaringan juga. Rencananya saya mau buat jaringan terintegrasi di tempat saya bekerja. Kebetulan sekarangpun sudah berjalan jaringan yang saya buat, cuman belum maksimal, sehingga harus banyak belajar lagi supaya mendapatkan hasil yang maksimal, mudah-mudahan Allah mudahkan…

Oh iya, sekarang akan saya copy pastekan artikel tersebut, saya dapatkan artikel itu disini. Silahkan para pembaca yang ingin belajar tentang pemasangan kabel jaringan bisa membaca artikel dibawah ini.

Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) Rj45 adalah kabel yang saat ini banyak digunakan dalam keperluan kabel jaringan. kabel yang mirip UTP pun juga ada, misalnya STP ( Shielded Twisted Pair) dan SSTP (Screened Shielded Twisted Pair)

Sebenarnya antara UTP, STP( Shielded Twisted Pair) dan SSTP (Screened Shielded Twisted Pair) memiliki kesamaan dari jenis kabelnya, yaitu sama-sama terdiri atas 4 pasang kabel yang terdiri atas warna putih orange, orange, putih hijau, hijau, putih biru, biru dan putih coklat, coklat.

Yang membedakan dari ketiga media tersebut hanyalah pada bagian pelindungnya, dimana UTP tidak memliki pelindung sama sekali, sedangkan STP memiliki pelindung berupa lapisan isolator yang terdiri dari serabut-serabut kabel berlapiskan perak pada bagian kabelnya dan SSTP pada dasarnya memiliki isolator yang sama halnya dengan STP tetapi ditambah lagi dengan isolator pada setiap pasang pilinan kabelnya. Semua isolator tersebut berguna untuk menghindari terjadinya interferensi elektromagnetik, namun dengan adanya isolator tersebut maka akibatnya harga dari kabel tersebut menjadi lebih mahal bila dibandingkan dengan UTP sehingga banyak orang lebih menggunakan UTP daripada STP atau SSTP.

Kabel SSTP

Kabel UTP

Kabel STP

Kelebihan dari kabel UTP :

–     Teknologi yang paling umum digunakan sehingga banyak orang mengetahuinya

–     Menggunakan kabel yang sangat murah bila dibandingkan dengan media kabel lainnya

–     Mudah untuk melakukan penginstalasian

–     Tidak terjadi gangguan pada komputer lain dalam jaringan jika terdapat satu komputer yang mengalami permasalahan, hal ini disebabkan oleh topologi jaringan yang digunakan oleh UTP berbentuk star (bintang).

Kekurangan dari kabel UTP :

–     Dapat terkena interferensi elektromagnetik maupun interferensi frekuensi radio

–     Memiliki keterbatasan jarak

Bila dibandingkan antara kabel  UTP dan kabel coaxial, maka terdapat perbedaan, yaitu :

–     Panjang maksimal kabel UTP untuk dapat bekerja secara optimal adalah kurang dari 100 meter dan panjang minimal kabel UTP untuk dapat bekerja secara optimal adalah lebih dari 2 meter.

–     Harga dari kabel UTP lebih murah daripada kabel coaxial

–     Jaringan yang menggunakan kabel UTP harus menggunakan hub/switch sedangkan dengan menggunakan kabel coaxial (hal tersebut tidak perlu dilakukan karena terdapat BNC Tee).

Konektor yang digunakan untuk kabel UTP CAT5 adalah  RJ-45.

dalam jaringan, dikenal 2 buah tipe penyambungan kabel UTP ini, yaitu kabel straight, dan kabel crossover. Setiap jenis koneksi ini memiliki fungsi yang berbeda satu sama lain, kabel straight digunakan untuk menghubungkan antara device yang berbeda jenis, misalnya untuk menghubungkan komputer dengan switch. Sementara Kabel Crossover digunakan untuk menghubungkan device yang sama jenisnya, misalnya menghubungkan komputer dengan komputer, atau untuk menghubungkan switch dengan switch.

PERATURAN UNTUK PEMASANGAN KABEL :

  1. Hindarilah pemasangan kabel jaringan yang sejajar (atau berdekatan) dengan kabel listrik.
  2. Hindarilah pembengkokan kabel secara berlebih dan untuk penggulungan kabel memiliki diameter minimal 30cm
  3. Jika akan melakukan penggabungan kabel menggunakan kabel pengikat, janganlah mengikat terlalu kencang sehingga menyebabkan deformasi pada kabel
  4. Jauhkan kabel dengan perangkat yang dapat menyebabkan noise semisal mesin fotokopi, pemanas air, speaker, microwave, telepon, dll.
  5. Hindarilah menarik kabel dengan terlalu kencang
  6. Hindarilah pemasangan kabel UTP pada luar gedung karena rentan terhadap sambaran petir.
  7. Panjang kabel UTP dari Hub ke Server maksimal 8 meter
  8. Panjang kabel UTP dari Hub ke Workstation di ruangan server maksimal 12 meter
  9. Panjang kabel UTP dari Hub ke Workstation di ruangan lainnya maksimal 100 meter

Membuat Kabel Straight

Untuk jenis kabel straight, pada intinya adalah menghubungkan kabel dengan warna yang sama antara ujung yang satu dengan yang lainnya (misalnya biru disambungkan dengan biru, putih orange disambungkan dengan putih orange), tetapi ada standard yang biasa dipakai di asia yaitu EIA/TIA-568B.

– Potong kabel UTP dengan menggunakan tang pemotong disesuaikan dengan panjang yang dibutuhkan untuk menyambungkan dua buah peralatan yang akan disambungkan

– Kupas bagian luar dari kedua ujung kabel UTP tersebut sepanjang kurang lebih 2 cm

-Lepasakan pilinan yang ada pada setiap pasang kabel tersebut dan luruskan masing-masing kabel tersebut hingga mudah untuk disusun

-Susun urutan kabel seperti yang terlihat pada gambar :

  • Pin nomor 1 merupakan kabel berwarna putih orange
  • Pin nomor 2 merupakan kabel berwarna orange
  • Pin nomor 3 merupakan kabel berwarna putih hijau
  • Pin nomor 4 merupakan kabel berwarna biru
  • Pin nomor 5 merupakan kabel berwarna putih biru
  • Pin nomor 6 merupakan kabel berwarna hijau
  • Pin nomor 7 merupakan kabel berwarna putih coklat
  • Pin nomor 8 merupakan kabel berwarna coklat

Jadi, untuk membuat koneksi kabel straight sesuai standar yang ada, maka urutan warna pada kedua ujung kabel HARUS sama.

Kabel Straight

-Ratakan dahulu ujung kabel yang akan dimasukkan ke head Rj.

Perhatikan pada saat memasukkan kabel ke dalam Head RJ, posisi pin 1 seperti gambar di atas.

-Masukkan kabel ke head Rj lalu gunakan Crimping Tool untuk mengunci head rj dengan kabel UTP.

Untuk kabel cross, maka posisi warnanya untuk satu konektor  ke konektor lain ditampilkan pada tabel berikut:

(untuk bagian kiri dan kanan)

Putih OrangePutih Hijau
OrangeHijau
Putih HijauPutih Orange
BiruBiru
Putih BiruPutih Biru
HijauOrange
Putih CoklatPutih Coklat
CoklatCoklat

Panjang kabel UTP dari Hub ke Server maksimal 8 meter

Panjang kabel UTP dari Hub ke Workstation di ruangan server maksimal 12 meter

Panjang kabel UTP dari Hub ke Workstation di ruangan lainnya maksimal 100 meter.

untuk pengetesan kabel, bisa menggunakan Cable tester.

 

masukkan kedua ujung kabel ke port yang disediakan, lalu nyalakan cable tester.

jika semua kabel telah menyala,, maka kabel siap disajikan…kekekekeee

okeh… bagi yang mau mencoba, selamat mencoba…

Panjang kabel UTP dari Hub ke Server maksimal 8 meter

Panjang kabel UTP dari Hub ke Workstation di ruangan server maksimal 12 meter

Panjang kabel UTP dari Hub ke Workstation di ruangan lainnya maksimal 100 meter.

Sumber copy paste: https://httpz.wordpress.com/

Tambahan coretan, dari saya sendiri…..

1 Comment

  1. Terimakasih mas sudah di sharing (dengan tertulis sumber saya ^^)
    Terimakasih juga menggunakan LINUX Sabily demi masa depan bersama…
    heheheee

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*