Ketakutan Orang Kafir, Mereka Takut Jika Hukum Islam Tegak Di Suatu Negara , Kenapa?

Mulai Besok, Brunei Terapkan Rajam Bagi Pezina dan Gay

brunai daarussalamKecaman datang dari PBB dan kelompok LGBT.

VIVAnews – Pemerintahan Brunei Darussalam akan menerapkan hukuman rajam bagi kaum homoseksual di negara tersebut. Hukuman ini juga akan diberlakukan untuk pelaku zina di negara yang mulai tahun ini menerapkan hukum syariah itu.

Seperti diberitakan Huffington Post pekan lalu, Kesultanan Brunei telah merevisi hukum pidana negara dan menggantinya dengan hukum syariah.  Dalam hukum baru, eksekusi mati dengan rajam akan diterapkan untuk para pelaku zina, hubungan di luar nikah, perkosaan, dan sodomi yang biasa dilakukan kaum gay.

Hukuman mati juga akan diberikan atas dakwaan penistaan ayat-ayat Al-Quran dan Hadits, mengaku nabi, dan pembunuhan. Revisi undang-undang baru ini akan berlaku mulai besok, Selasa 22 April 2014.

Keputusan pemerintahan Sultan Hassanal Bolkiah ini menuai kecaman dari Komisi Tinggi HAM PBB (UHCHR). Dalam pernyataannya, Komisaris UHCHR Rupert Colville mengatakan bahwa hukuman mati untuk berbagai tindakan yang disebut adalah pelanggaran hukum internasional.
“Kami mendesak pemerintah menunda penerapan revisi hukum tersebut dan melakukan peninjauan yang komprehensif untuk memastikan kesesuaiannya dengan standar hak asasi manusia internasional,” kata Colville.

Protes juga telah disampaikan oleh kelompok LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transeksual), Gill Action, dengan membatalkan acara konvensi yang rencananya akan digelar di Beverly Hills Hotel, Amerika Serikat, 1-4 Mei mendatang. Hotel tersebut adalah milik Dorchester Group yang dikendalikan oleh Sultan Hassanal Bolkiah.

Walaupun menerapkan hukuman mati dalam undang-undangnya, namun eksekusi tidak pernah dilaksanakan di Brunei sejak tahun 1957. UHCHR mendesak Kesultanan Brunei melakukan moratorium formal eksekusi mati dan menghentikannya.

Khusus umat Islam

Penerapan hukum Syariah tahun 2014 diumumkan Sultan Bolkiah tahun lalu. Hukuman ini hanya akan diberlakukan untuk umat Islam di negara tersebut, yang jumlahnya sepertiga dari populasi keseluruhan 420.000 orang.

“Ini karena kami butuh pada Allah yang Mahakuasa, dengan segala kemurahanNya, telah menciptakan hukum untuk kita, sehingga bisa menegakkan keadilan,” kata Bolkiah saat itu.

Selain rajam, pidana syariah memuat hukuman potong tangan bagi pencuri. Namun untuk menerapkan hukum ini tidak semudah yang dibayangkan, ada aturan yang ketat.

Potong tangan hanya akan dijatuhkan bagi barang curian mencapai senilai atau lebih dari seperempat dinar (4,25 gram emas). Kurang dari itu adalah penjara. Sementara hukum rajam hanya diberlakukan untuk pezina yang telah menikah, dengan dihadirkan empat orang saksi laki-laki yang melihat perzinahan itu dengan gamblang.

Sementara itu, yang belum menikah akan dihukum cambuk 100 kali. Hukuman cambuk juga diberikan bagi pengonsumsi khamr atau minuman keras. (ita)

sumber : http://dunia.news.viva.co.id/news/read/498232-mulai-besok–brunei-terapkan-rajam-bagi-pezinah-dan-gay?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook

 

2 thoughts on “Ketakutan Orang Kafir, Mereka Takut Jika Hukum Islam Tegak Di Suatu Negara , Kenapa?

  • Juli 27, 2014 pada 5:53 pm
    Permalink

    beranikah mentri AGAMA menerapkan hukum ISLAM bagi kaum muslimin di negara indonesia !!!!

    Terimakasih cakti,. komentar yang bagus,.
    Pemerintah RI sudah menegakan hukum islam yang besar-besar kok di indonesia, apa hukum islam yang sudah diterapkan? sebaiknya anda baca postingan ini dahulu, supaya anda paham apa sih yang termasuk hukum islam, apakah cuma sekedar hukuman hudud seperti potong tangan,rejam? silahkan baca untuk membuka wawasan anda, klik link ini

    Balas
  • Agustus 1, 2014 pada 8:30 am
    Permalink

    anda termasuk orang yg benar-benar belum memahami SYARI’AT maupun FIQIH AGAMA ISLAM KAFFAH !!!! ”

    Tidakkah engkau melihat dan mendengar apa-apa yg telah di lakukan oleh para UMARA-UMARA di negri ini ” .Engkau mengatakan bahwa hukum ISLAM telah di tegakkan dan di terapkan ???

    apakah anda tidak melihat hal ini telah terjadi ” Bahwa para UMARA di negri yg telah di angkat sumpah dan janji dengan nama ALLAH akan mematuhi hukum dan aturan hidup yg baik , tapi ternyata mereka menyalahi AMANAH yg telah di berikan oleh umat kepada dirinya ” .

    dan HUKUM APAKAH yg di pakai oleh yg memberkan HUKUMAN kepada mereka ( UMARA-UMARA ini ) saya harap anda menjawab sejara jujur pertanyaan saya ini .

    ingatlah seseorang di nilai bijaksana bukan karena tingginya ilmu yg dia pelajari,tapi bagaimana ilmu yg dia pelajari di amalkan untuk kebaikan dirinya dan umat……N.B. orang yg kerja di DEPAG aja berani korupsi….!!!!!

    terimakasih cak, sudah komentar disini,.
    Apakah anda sudah paham, apa sih yang disebut dengan syariat islam? apakah sekedar hukum potong tangan,rajam,dera,. apakah sebatas itu?
    Tidakkah anda tahu apa syariat islam yang besar-besar, dan ini sudah tegak di indonesia, bahkan merupakan syiar islam, TEGAK DI NEGERI INI,.. apakah anda menutup mata, atau anda belum paham apa itu makna syariat islam? silahkan baca disini , apa sih yang disebut syariat islam itu,. silahkan baca untuk membuka wawasan anda, klik disini aja

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *