Ya Thoybah,.. Lirik Lagunya Berbau SYIAH

Lagu Ya Thoybah Liriknya Berbau Syiah

Bagaimana bisa ada orang yang membenci Syiah tapi masih mengidolakan tokoh-tokoh Syiah dan menggemari karya-karya mereka?

Semoga mereka melakukannya karena kebodohannya atau ketidak tahuannya akan hal itu. Ini peringatan untuk kita agar tidak asal ikut-ikutan.

Karena banyak dari orang-orang kita yang membenci Syiah, melaknat Syiah, namun mereka masih mengidolakan tokoh Syiah dan menyukai karya2nya. Mereka masih mengidolakan tokoh Syiah semisal Muhammad Quraish Shihab yang pemikirannya banyak terpengaruh ajaran Syiah, berikut dengan karyanya Tafsir Al Misbah.

Tidak ketinggalan juga dengan artis yang populer di Indonesia, yang pemikirannya juga terpengaruh ajaran Syiah, yaitu Haddad Alwi dan sulis.

Jangan kaget kalo lagu-lagu yang mereka bawakan diambil dari lagu2 ajaran Syiah.

Seperti lagu berikut ini:
“Ya Thoybah … ya Thoybah …”
Contoh (dijamin 100% Syiah):

Disebutkan:

Mengenai nyanyian Ya Thoybah (wahai Sang Penawar) itu juga nyanyian, hanya berbahasa Arab.

Kalau nyanyian berbahasa Indonesia, Inggeris atau lainnya yang biasanya berkisar tentang cinta, pacaran dan sebagainya, misalnya dinyanyikan di masjid, orang sudah langsung faham bahwa itu tidak boleh.

Nyanyian cinta-pacaran seperti itu justru kesalahannya jelas. Orang langsung tahu. Sebaliknya, kalau nyanyiannya itu seperti Ya Thoybah, kalau itu mengandung kesalahan (dan memang demikian), justru orang tidak mudah untuk menyalahkannya.

Karena dia berbahasa Arab, dan menyebut nama sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, menyebut Al-Quran dan sebagainya.

Padahal, nyanyian Ya Thoybah itu justru isinya berbahaya bagi Islam, karena ghuluw (berlebih-lebihan) dalam memuji Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu. Berikut ini kutipan bait yang ghuluw dari nyanyian Ya Thoybah (wahai Sang Penawar):

Berikut lirik dan terjemahan lagu tersebut,

lirik selawat YA THOYBAH dan terjemahan

يَا طَيْبَةْ
يَا طَيْبَة يَا طَيْبَة يَا دَوَالْعيَا نَا
اِشْتَقْنَا لِكْ وَالْهَوَى نَدَانَا، وَالْهَوَى نَدَانَايَا عَلِىَّ ابْنَ اَ بِى طَا لِبْ
مِنْكُمُ مَصْدَرُ المَوَا هِبْ
يَا تُرَ ى هَلْ ءُرَى لِى حَاجِبْ
عِنْدُكُمْ اَفضَلُل الغِلمَاَنَ اَفضَلُل الغِلمَاَ نَاَسْيَادِي الْحَسَنْ وَالحُسيْنِ
اِلَى النَّبِيِ قُرَّ ةْ عَيْنِ
يَا شَبَا بَ الجَنَّتَيْنِ
جَدُّكُمْ صَا حِبُ القُرْ آنَ  صَا حِبُ القُرْ آنَ
SANG PENAWAR
Wahai sang penawar derita
kami merindukanmu
wahai sang penawar
Wahai Ali putera Abi Tholib
darimulah sumber keutamaan
aduhai,mungkinkah aku,(mendapatkan petunjukmu)
sementara tirai menghalangiku
sedang disisimulah sebaik-baik tempat pengabdianWahai Al-Hasan dan Al-Husain
Cahaya mata Rasul Alloh

Wahai penghulu pemuda sorga
kakekmu penyampai firman Alloh,Al-qur’an

Ya ‘Aliyya bin Abii Thoolib Minkum mashdarul mawaahib.

Artinya: “Wahai Ali bin Abi Thalib, darimulah sumber keutamaan-keutamaan (anugerah-anugerah atau bakat-bakat).”

Bagaimanapun, Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu adalah manusia biasa, bukan Tuhan.

Di dalam nyanyian itu sampai disanjung sebegitu, dianggap, dari Ali lah sumber anugerah-anugerah atau bakat-bakat atau keutamaan-keutamaan. Ini sangat berlebihan alias ghuluw.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

َ إِيَّاكُمْ وَالْغُلُوَّ فَإِنَّمَا هَلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِالْغُلُوِّ فِي الدِّينِ

Artinya: “Jauhilah olehmu ghuluw (berlebih-lebihan), karena sesungguhnya rusaknya orang sebelum kalian itu hanyalah karena ghuluw –berlebih-lebihan– dalam agama.” (HR Ahmad, An-Nasaai, Ibnu Majah, dan Al-Hakim, dari Ibnu Abbas, Shahih).

Ali radhilahu anhu sendiri pernah disikapi seperti itu.

Abdullah bin Saba’, pendeta Yahudi dari Yaman yang pura-pura masuk Islam, bekata kepada Ali:

“Engkau lah Allah”.

Maka Ali bermaksud membunuhnya, namun dilarang oleh Ibnu Abbas.

Kemudian Ali cukup membuangnya ke Madain (Iran). Dalam riwayat lain, Abdullah bin Saba’ disuruh bertaubat namun tidak mau.

Maka ia lalu dibakar oleh Ali (dalam suatu riwayat). (lihat Rijal Al-Kusyi, hal 106-108, 305; seperti dikutip KH Drs Moh Dawam Anwar, Mengapa Kita Menolak Syi’ah, LPPI Jakarta, cetakan II, 1998, hal 5-6).

Rupanya antek-antek Abdullah bin Saba’ kini berleluasa menyebarkan missinya.

Kelompok yang oknum-oknumnya diakui sebagai para pendukung tersebarnya aliran sesat di Indonesia itu juga merupakan kelompok yang ghuluw dalam menyanjung Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Contohnya adalah nyanyian mereka dalam pengajian-pengajian yang dikenal dengan nyanyian Ya Robbi bil Mushtofaa.

Nyanyian yang satu ini dikhawatirkan menjurus kepada syirik (kemusyrikan, menyekutukan Allah subhanahu wa ta’ala), kalau lafal bil (dari Yaa Robbi bil-Mushtofaa) itu dimaksudkan untuk sumpah, artinya demi (Rasul) pilihan (Mu).

Sebab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ حَلَفَ بِغَيْرِ اللَّهِ فَقَدْ كَفَرَ أَوْ أَشْرَكَ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ. (الترمذي)

“Barangsiapa bersumpah dengan selain Allah maka sungguh ia telah musyrik (menyekutukan Alah).” (HR At-Tirmidzi dalam bab iman dan nadzar, kata Abu Isa, hadits ini hasan).

Terlarang pula bila lafal bil (dari Yaa Robbi bil-Mushtofaa) itu dimaksudkan untuk sababiyah atau perantara, karena berarti menjadikan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang sudah wafat sebagai perantara (wasilah) kepada Allah. Itu terlarang. Karena hal itu termasuk ibadah. Sedang ibadah harus tauqifi, berdasarkan dalil. Karena tak ada dalilnya yang membolehkan, maka para sahabat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak bertawassul dengan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau sudah wafat.

Adapun minta didoakan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala ketika orang yang diminta itu masih hidup atau tawassul ketika orangnya masih hidup, maka tidak terlarang.

Kalau ada yang minta hadits larangan bertawassul dengan dzat makhluk, dalam hal ini isi dari syair Ya Robbibil, sebenarnya sudah jelas dalam keterangan di atas. Namun agar lebih jelas, kami kutipkan hadits:

رَوَى الطبراني فِي مُعْجَمِهِ الْكَبِيرِ { أَنَّهُ كَانَ فِي زَمَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُنَافِقٌ يُؤْذِي الْمُؤْمِنِينَ فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ الصِّدِّيقُ : قُومُوا بِنَا لِنَسْتَغِيثَ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ هَذَا الْمُنَافِقِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إنَّهُ لَا يُسْتَغَاثُ بِي وَإِنَّمَا يُسْتَغَاثُ بِاَللَّهِ }

Thabrani meriwayatkan di dalam kitabnya, Mu’jam Al-Kabir: Bahwa dulu pada zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ada seorang munafiq (Abdullah bin Ubay) menyakiti/ mengganggu orang-orang mukmin, maka Abu Bakar berkata:

Bangkitlah dengan kami, kami akan minta tolong kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dari (gangguan) munafiq ini. Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya aku tidak (boleh) dimintai tolong, dan sesungguhnya hanya Allah lah yang dimintai tolong.” (Disebutkan oleh al-Haitsami dalam Majma’ Az-Zawaaid 10/159 dan ia berkata: Diriwayatkan oleh Thabrani sedang para periwayatnya shahih selain Ibnu Lahi’ah dan hadits ini hasan).

Dalam kitab Fathul Majid dikomentari, Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam itu adalah nash/ teks bahwasanya tidak (boleh) minta tolong kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan juga orang lainnya. Beliau membenci perbuatan ini sebenarnya, walaupun beliau termasuk mampu mengerjakannya (memberi pertolongan) dalam hidupnya (tetapi ini) sebagai penjagaan akan terjauhnya Tauhid, dan menutup jalan ke arah bahaya syirik, dan adab serta tawadhu’ kepada Tuhannya, dan memberikan peringatan kepada ummatnya tentang sarana-sarana kemusyrikan dalam ucapan dan perbuatan.

Kalau dalam hal yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mampu mengerjakannya ketika hidupnya saja (beliau tidak membolehkan), maka bagaimana beliau akan membolehkan untuk minta tolong (diperantarakan kepada Allah, misalnya) setelah beliau wafat, dan dimintai untuk mengerjakan hal-hal yang beliau tidak mampu atasnya kecuali Allah saja yang mampu mengerjakannya?

Sebagaimana telah dilakukan oleh lisan-lisan sebagian banyak penyair seperti Al-Bushiri, Al-Bara’i dan lainnya, yang beristighotsah (minta tolong) kepada orang yang tidak memiliki manfaat dan mudhorot pada dirinya sendiri…( Fathul Majid, hal. 196-197).

Secara pasti, ibadah itu harus ada dalilnya (ayat Al-Quran atau Hadits yang shahih) atau ada contohnya dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam atau para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam (kesepakatan Sahabat Nabi shallallahu ‘alaih…i wa sallam).

Dalam kasus ini, sya’ir itu tidak sesuai dengan dalil, seperti uraian tersebut di atas, dan tidak pernah ada contoh dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ataupun para sahabatnya.

Ibadah saja mesti ada dalilnya atau contohnya dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Sedang sya’ir Ya Rabbi bil Musthofaa… itu menyangkut aqidah, maka dalilnya untuk membolehkannya harus jelas. Ternyata tidak ada dalil yang membolehkan secara jelas, yang ada justru isi dan bentuk sya’ir itu bertentangan dengan dalil aqidah yang benar.

Jadi pertanyaan yang mestinya diajukan adalah: Mana hadits yang membolehkan atau membenarkan isi sya’ir itu, bukan mana haditsnya yang melarang. Karena isi sya’ir itu menyangkut aqidah, yang dalam hal aturannya justru lebih ketat dibanding ibadah. Apalagi isi sya’ir itu sudah tidak sesuai dengan aqidah yang benar.

Masalah ulama tidak tahu atau tahu tetapi tidak menyatakan bahwa itu salah, ini hal yang sering diungkapkan orang dalam berbagai kesempatan. Namun yang jelas, agama itu landasannya adalah dalil (ayat Al-Quran atau Hadits yang shahih) dengan pemahaman yang sesuai dengan penjelasan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, para sahabatnya, tabi’in, dan tabi’it tabi’in.

Di sinilah pentingnya mempelajari agama, agar tidak hanya mengikuti apa kata orang, walau disebut ulama. Insya Allah kalau menempuh jalan seperti ini, kita akan selamat. Amien.

Demikian pula sholawat Badar, di sana ada lafal bil haadii Rasuulillaah. Itu sama dengan keterangan tersebut di atas. (lebih jelasnya, baca buku Tasawuf Belitan Iblis, Darul Falah, Jakarta, 1422H, atau Aliran dan Paham Sesat di Indonesia, Pustaka Al-Kautsar, Jakarta, 2002, atau Tarekat Tasawuf Tahlilan dan Maulidan, WIP Solo, 2007).

sumber: http://gizanherbal.wordpress.com

Terms:

sholawat ya thoybah (4), arti lagu ya taybah (1), kesesatan lagu ya thoiba (1)...

80 thoughts on “Ya Thoybah,.. Lirik Lagunya Berbau SYIAH

  • Agustus 29, 2012 pada 1:20 am
    Permalink

    Bimbinglah hambaMu ke Alqura’an & Sunnah Shahihah Ya Rabb………

    Amiin..

    Balas
    • Maret 28, 2015 pada 6:29 am
      Permalink

      Admin yg sok pinter, dri td nyebutin musik haram.

      Hukum musik itu memang haram, walaupun yang menyanyikannya itu bang haji,habib,ajengan,tuan guru,pak kyai,.
      Bahkan IMAM SYAFII MENYAMAKAN HUKUM MUSIK DENGAN HUKUM KHAMR silahkan lihat disini ulasannya

      Sekarang mau nanya klau nulis d dinding fb yg dibuat yahudi haram atau nggak??

      tIDAK semua buatan yahudi itu HARAM mas, malah rasulullah juga pernah makan pemberian dari yahudi, bahkan ketika rasul meninggal baju besinya masih tergadaikan kepada seorang yahudi,.

      Jadi FB itu bisa haram jika digunakan utk keburukan,.

      sama saja seperti mobil,. motor,. kan kebanyakan buatan orang kafir , contoh jepang,.
      Apakah memakai mobil atau motor berarti haram??

      ngga selalu, jika digunakan utk keburukan,.. ya,.. bisa haram,. tapi jika digunakan utk kebaikan, maka bisa bernilai pahala,

      Balas
  • Januari 12, 2013 pada 12:08 pm
    Permalink

    lagu2nya hadad alwi itu sholawat kepada rasulullah dan ahlulbaytnya, bagaimana mungkin dikatakan syiah!

    Terimakasih, sudahkah anda paham arti lirik-lirik lagunya?

    jika demikian aku pribadi seandainya aku dituduh syiah karena memuji Nabi dan keluarganya maka saksikanlah aku syiah!

    Masalahnya bukan dalam memuji nabi dan keluarganya, tapi memuji Ali dan keturunannya dgn pujian-pujian yang berlebih-lebihan, sehingga menjerumuskan pelakunya kepda kesyirikan,
    Ali sendiri pernah menghukum orang-orang syiah ini dengan cara membakarnya hidup-hidup

    Banyak orang tertipu dengan propaganda orang-orang syiah ini dengan slogan mereka cinta ahlul bait, padahal mereka mencela ahlul bait,mengutuknya, lihatlah orang syiah mencela aisyah, menuduhnya sebagai pelacur, demikian juga istri2 nabi yang lainnya,
    Mereka mencela Abu Bakar dan Umar, padahal keduanya dikatakan oleh rasulullah akan masuk surga

    Balas
  • Maret 5, 2013 pada 1:32 am
    Permalink

    Ralat bang,. Yg tau kita masuk surga atau tidak itu hanya ALLAH bukan nabi,.

    Betul mas lutfi, dan Allah sudah memberikan ketentuan-ketentuannya bagaimana caranya supaya masuk surga, dan bagaimana caranya agar masuk neraka,.
    Dan Rasulullah sudah menyampaikan semuanya, dan islam sudah sempurna,.
    Rasulullah saja pernah menyampaikan, semua umatku akan masuk surga, kecuali YANG ENGGAN,. para sahabat bertanya, SIAPA YANG ENGGAN WAHAI RASULULLAH?? silahkan baca postingan ini,.. apakah kita termasuk orang yang enggan masuk surga? na’udzubillahi min dzalik

    Balas
  • Maret 25, 2013 pada 7:48 am
    Permalink

    Dari lagu saja bisa sdr cemburu atas kemuliaan ahlulbayt apalagi saudara melihat orang ikut ahlulbayt,berarti ini di hati sdr ada sesuatu atau sdr mazhabnya muawiah/turunannya.

    Ahlul bait tetap mulia, dan kita sangat mencintainya, TAPI BUKAN AHLUL BAIT VERSI SYIAH, siapa mereka para ahlul bait? silahkan baca disini

    Apakah syiah memuliakan ahlul bait? ITU DUSTA BELAKA, bahkan mereka banyak mencela, mencaci maki ahlul bait,.. contoh, AISYAH adalah istri rasulullah, beliau adalah ahlulbait, tapi apa yg dikatakan syiah tentangnya? Aisyahpun dituduh berzina, Istri-istri rasulullah dianggap sebagai pelacur,.. na’udzubillah,, inilah akhlak para pecinta ahlul bait, para pecinta rasul??
    DUSTA BELAKA,.syiah menikam ahlul bait dari belakang

    Balas
  • Mei 4, 2013 pada 2:11 am
    Permalink

    subhannallah, aq sbnarnya msi sngat bingung dgn apa yg trjadi dgn islam saat ini. aq adalh hamba allah yg baru mngenal islam (muallaf). aq Ingin skali mngetahui scara mendetail tentang apa itu SYIAH dan apa itu AHLUSUNNAHWALJAMAAH agar aq bsa mnentukan plihanku.
    smoga kta smua dirahmati ALLAH SWT,………………….

    Alhamdulillah,. terimakasih mas, mudah2an Allah menunjuki anda, dan saudara2 anda agar masuk ke dalam islam,.
    Anda tinggal dimana? insya Allah nanti saya tunjukan tempat2 kajian yang mengkaji dakwah ahlussunnah waljamaah, anda bisa bertanya langsung,. bebas,.

    Balas
  • Juni 19, 2013 pada 11:18 pm
    Permalink

    Dari dulu jg saya sudah curiga sama lagu itu, ketika pas tahu terjemahannya terlalu berlebihan terhadap ahlul bayt…..

    Balas
  • Juli 14, 2013 pada 8:53 am
    Permalink

    Kalau dalam hadits bisa kontroversi,nash alqurannya ada gak…???

    tolong sebutkan satu atau dua hadits yg kontroversi, copas kesini, ingat ya, hadits yg shahih,. nanti saya kasih hadiah,

    Balas
  • Juli 14, 2013 pada 8:57 am
    Permalink

    Setahuku yang pasti haram adalah miras dan daging babi.

    Lagu dan musik juga pasti haram mas anas,.walaupun yang menyanyikannya adalah BANG HAJI,. silahkan baca disini,

    Balas
    • April 16, 2014 pada 5:04 am
      Permalink

      Bismillahirohmanirrohim
      Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh

      Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

      Tidak baik jika memakan ilmu secara mentah2,

      Terimakasih sebelumnya, sudah berkomentar disini,
      betul sekali mas arya, ngga boleh makan ilmu mentah-mentah, apalagi menafsirkan ilmu dengan penafsiran sendiri, sehingga penerapan dari ilmu tersebut menjadi jauh dari yang dimaksudkan oleh penyampai ilmu tersebut

      Lagu dan musik juga pasti haram mas anas,.walaupun yang menyanyikannya adalah BANG HAJI,.

      An Nisaa’ : 74
      74. karena itu hendaklah orang-orang yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat[316] berperang di jalan Allah. Barangsiapa yang berperang di jalan Allah, lalu gugur atau memperoleh kemenangan Maka kelak akan Kami berikan kepadanya pahala yang besar.

      [316] Orang-orang mukmin yang mengutamakan kehidupan akhirat atas kehidupan dunia ini.

      Kalau anda membaca ini, tau ini bahkan faham ini,,apakah anda akan berperang dengan pedang ?

      Pastilah anda berfikir perang dijalan alloh/jihad itu tidak hanya perang badan..saling bunuh,..akan tetapi dakwah, bekerja untuk keluarga dg niat ibadah adalah jihad

      Nah, ini adalah salah satu contoh menafsirkan ilmu dengan penafsiran sendiri,
      Anda tidak paham apa itu jihad , jihad sebelum dengan pedang, maka jihad yang pertama kali dengan ilmu terlebih dahulu, ajakan kepada musuh islam agar mereka mau masuk islam, sebagaimana yg rasulullah ajarkan,.

      ngga pernah rasulullah langsung menyerang suatu negeri dengan pedang sebelum nabi mengajak dengan ilmu kepada mereka,.
      Mereka disuruh memeluk islam,. jika tidak mau maka mereka harus membayar jizyah, jika tidak mau baru diperangi dengan pedang,.

      Pedang adalah jalan paling terakhir,

      Lalu apa hubungannya ayat diatas dengan jihad atau berjihad dengan musik, begitu yang anda maksudkan???

      Musik haram, mungkin tidaklah semua musik itu haram tergantung manfaat dan pesan yg dibawanya…
      Kalau musik ttg cinta2an yah haram sayapun setuju….

      Namun kalau pujian kepada rosululloh,keluarga dan sahabat adalah haram,,,

      saya kurang setuju..

      Lagu dan musik itu diharamkan oleh Allah dan Rasulnya,.
      Ada ayat dan hadits yang menjelaskan tentang keharaman lagu dan musik, postingan tentang haramnya lagu dan musik sangat banyak sekali di blog saya ini, anda bisa pilih sendiri di link ini

      Jika ada orang atau tokoh yang memuji rasulullah, keluarga dan sahabatnya dengan hal-hal yang diharamkan oleh Allah, maka ini bukanlah suatu kebaikan, bahkan dia sedang mencampuradukkan antara yang hak dengan yang batil,.
      Dia sedang melecehkan Rasulullah tanpa sadar,..
      Dia sedang berbuat dosa tanpa sadar,.. na’udzubillahi min dzalik,.

      Mau anda kurang setuju, silahkan saja,. toh anda sendiri yang akan menanggung akibatnya baik di dunia atau di akherat,.

      Kalau saya hanya sekedar menyampaikan apa yang Allah tetapkan, Allah sudah mengharamkan lagu dan musik, makanya saya setuju terhadap ketetapan Allah tersebut,. adapun anda kurang setuju, anda sendiri yang akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah nanti,.

      Dan janganlah anda berlebihan terhadap paham yg anda rasa benar padahal anda tidak mengetaui kebenaran itu sendiri..
      Lagian meskipun sesuatu itu baik kalo berlebihan hasilnya juga tidak akan baik..

      Siapa yang berlebihan dalam hal ini??
      Apakah orang yang menerima ketetapan Allah tentang haramnya lagu dan musik, atau orang yang kurang setuju, atau bahkan melawan ketentuan Allah tersebut?

      Takutlah anda kepada Allah, jangan sampai penentangan kita kepada dalil yang Allah tetapkan itu akan membuat murka Allah, sehingga bencana akan menimpa kita,. waliyadzubillah,.

      Mudah-mudahan Allah memberikan hidayah kepada anda,saya, dan orang-orang yang berusaha mencari kebenaran tersebut,. Aamiin,.

      Wassalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh

      Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

      Balas
      • April 19, 2014 pada 5:42 am
        Permalink

        Terima kasih atas tanggapan anda.
        Tp kenapa ada beberapa komentar saya yg tidak tercantum,,,apakah anda sengaja menghapus ? Dengan maksud apa saudaraku ? Anda akan jauh lebih bijaksana jika anda menanggapi komentar tanpa menghapus komentar tsb sedikitpun…

        terimakasih mas arya,
        saya tidak menanggapi komentar yang masuk yang terlalu panjang dan tidak pas , sehingga pembaca yang lain tidak mendapatkan manfaat dari komentar anda,.
        Dan hak saya juga utk meloloskan atau tidak meloloskan komentar di blog saya, ibarat saya tuan rumah, anda adalah tamu, dan saya berhak utk menerima atau menolak tamu yang mau berkunjung ke rumah saya,. jadi anda tidak perlu tersinggung, tapi tahu diri, jika tidak diloloskan, ya jangan tersinggung atau marah, mungkin saatnya ngga pas,. perlu anda ketahui, ada 2600an komentar yang belum saya loloskan,. bukan anda sendiri, tapi mungkin anda salah satunya saja,.

        Lalu apa hubungannya ayat diatas dengan jihad atau berjihad dengan musik, begitu yang anda maksudkan???

        Hubungannya yaitu presepsi kita mengenai hadist, dan memakan ilmu mentah-mentah…
        Yah sekali lagi mohon diluruskan jika pendapat saya kurang benar, mungkin anda jauh lebih faham akan kuantitas yg mencakup hadist tsb, karena saya masih sangat awam.

        Lalu apa pendapat anda tsb tentang hadist yg mengharamkan musik itu tanpa opsional, semisal ayat yg membahas ttg jihad tsb di atas ? Karena di sana kan tidak disebutkan secara detail ttg jihad itu apa saja, dan apa yg harus didahulukan saat jihad, apakah ilmu ataukah pedang..
        Sama halnya ttg musik, apakah anda tidak ingin menelaah lebih dalam ttg musik apakah yg sebenarnya diharamkan ? Apakah musik yg berdampak pada kecintaan kita kepada alloh, rosululloh, shohabat dan mengisinya dg kecintaan thdp islam,,itu juga langsung diharamkan ?
        Padahal kita sering kali di ingatkan alloh untuk selalu berfikir… Dan bukankah kita sudah memakan ilmu secara mentah2 ?
        Karena bisa saja musik sedikit mengandung mudhorot dan lebih banyak manfaatnya jika dampak yg ditimbulkan musik itu sendiri adalah baik.. Tidak seperti yang lain yg diharamkan semisal babi, miras, dll yg sudah sangat dipastikan tingkat mudhorotnya..

        Saya yakin kalau musik memang haram, karena menjauhkan kita dari al qur’an, karena saya sudah merasakan dulu..

        Saudaraku saya tidak berniat untuk berdebat masalah ini, memang semua yg ada pada saya adalah hak saya,, hak anda hanyalah mengingatkan.. Bukan memaksa..

        Saudaraku, yg saya katakan ttg berlebihan diatas adalah…
        Anda terlalu berlebihan memandang paham anda adalah yg paling benar, dan paham lain selain paham yg anda anut adalah kurang benar… Saya tidak tau secara detai dan mendalam ttg apakah itu wahabi, syiah dsb..saya hanya mengetahui sekedarnya saja

        Silahkan tunjukkan mana yang merupakan pendapat saya,. hampir semua postingan saya bukan dari pribadi saya koq,.
        itu saya nukil dari sumber yang lain, saya hanya menyampaikan, mengajak, bukan memaksa, ini perlu anda pahami,
        Alhamdulillah banyak para pembaca yang mengambil manfaat dari apa yang saya posting,. sehingga blog ini menjadi sangat banyak yang online per harinya,. wal hamdulillah,.

        Sikap berlebihan bahkan fanatis seperti itulah yg menjadikan kita diadu domba, terutama yahudi yang semakin nampak memegang kendali dunia..

        Sekarang bukanlah untuk dipandang hebat, kuat berilmu dll… Akan tetapi bagaimana kita merangkul saudara kita bersama memasuki surga dan hidup damai di dunia.
        Semoga kita bisa mendapat kebenaran bersama. Amin

        Musik adalah hal yang diharamkan,.
        Jihad adalah ibadah yang agung,.
        Maka,. melakukan ibadah yang agung dengan hal yang diharamkan, maka akan membuat ibadah yang agung tersebut menjadi rusak,.
        Apalagi musik adalah sarana yahudi agar umat islam menjauh dari ajaran agama islam, sehingga kaum muslimin disibukkan dengan mendengarkan musik daripada mendengarkan alquran, sehingga koleksi musik di rumah-rumah mereka lebih banyak daripada hafalan alqurannya,.

        Musik juga membuat setan betah dirumah kita,.mengeraskan hati,.

        Sungguh jika anda mengetahui kehidupan para artis, pemusik, penyanyi,. anda akan kaget,.
        Saya juga dulu hidup di dunia musik mas, bahkan studio-studio rekaman di jakarta tempat tongkrongan saya kala itu,. teman-teman pemusik juga banyak, bahkan banyak dari mereka merupakan langganan saya, kebetulan dulu saya menjadi teknisi studio dan alat-alat buat memprogram musik,. jadi tahu bagaimana kehidupan di dunia musik,

        Postingan tentang musik sangat banyak di blog saya, silahkan anda pilih dan baca, klik disini

        Balas
      • Agustus 22, 2019 pada 1:07 am
        Permalink

        Semoga ALLAH AZZAWAJALLA selalu memberi hidayah mas admin dan kita semuauntuk tetap istiqamah di jalan kebenaran… jalan yang berpedoman pada Alquran dan sunnah shahih…

        Aamiin

        Balas
      • April 20, 2021 pada 7:52 am
        Permalink

        Assalamu alaikum,

        Wa’alaikumussalam warahmatullah

        mohon maaf sebelumnya, melihat dari sejarah, dahulu orang² Indonesia suka dengan musik dan lagu², dibuktikan dengan berbagai macam alat musik dan lagu daerah. Bahkan sampai sekarang acara musik masih sangat digemari.

        Musik di arab sudah dikenal sejak sebelum nabi muhammad lahir, dan Islam mengharamkan musik, ada larangannya dari alquran juga hadits, makanya nabi juga mengingatkan dampak jika musik sudah merajalela, silahkan baca ulasannya di sini

        Dalam hal tersebut ketika Islam masuk ke Indonesia, beberapa Ulama menggunakan cara yang sama dengan memasukan unsur Islam untuk berdakwah kepada masyarakat yang notabene menyukai musik.

        Nah itu cara berdakwah yang menyelisihi tatacara dakwah yang Rasulullah ajarkan, menjadikan sarana yang Allah haramkan sebagai media dakwah,..
        Karena menjadikan sarana tersebut, justru akan meninggalkan PR yang itu sulit diberantas, apalagi sampai ada yang menganggap itu adalah sebagai musik islam, padahal justru islam mengharamkan musik, baca di sini

        Para ulama pun bersepakat akan haramnya musik, silahkan baca di sini ulasannya

        Balas
        • April 26, 2021 pada 8:53 am
          Permalink

          Terima kasih atas tanggapan Admin, sebelumnya setelah membaca dari berbagai referensi, memang ada perbedaan pendapat antara beberapa Ulama’ terkait musik. Mungkin secara garis besar bisa dikatakan Ulama Fiqh cenderung melarang dan mengharamkan musik, akan tetapi beberapa Ulama’ Tasawuf, ada yang membolehkan bahkan ada yang memainkan alat musik. Sebelumnya mohon maaf ini hanya pendapat Saya pribadi.

          Rasulullah sendiri melarangnya, bahkan Rasulullah pun memberikan peringatan dan ancaman :

          “Di akhir zaman nanti akan ada (peristiwa) di mana orang-orang ditenggelamkan (kedalam bumi), dilempari batu dan dirubah rupanya”.

          Beliau ditanya : “Kapankah hal itu terjadi wahai Rasulullah?”

          Beliau menjawab : “Ketika alat-alat musik dan para penyanyi telah merajalela” (HR. Ibnu Majah dalam Sunannya)
          Selengkapnya baca di sini

          Akan dirubah menjadi kera dan babi, Rasulullah bersabda :
          ‘Sungguh, benar-benar akan ada di kalangan ummatku sekelompok orang yang menghalalkan kemaluan (zina), sutera, khamr (minuman keras), dan alat-alat musik.

          Dan beberapa kelompok orang sungguh akan singgah di lereng sebuah gunung dengan binatang ternak mereka, lalu seseorang mendatangi mereka -yaitu orang fakir- untuk suatu keperluan, lalu mereka berkata, ‘Kembalilah kepada kami besok hari.’

          Kemudian Allâh mendatangkan siksaan kepada mereka dan menimpakan gunung kepada mereka serta Allâh mengubah sebagian dari mereka menjadi kera dan babi sampai hari Kiamat.’

          Jika ada ulama yg menyelisihi perkataan Rasulullah, maka yang kita jadingan pegangan adalah perkataan Rasulullah, dan tinggalkan perkataan ulama yang menyelisihi perkataan Rasulullah..

          Selengkapnya baca di sini

          Balas
  • September 24, 2013 pada 2:29 pm
    Permalink

    Abdullah bin Sabba ««« tokoh fiksi yg dibuat2 hadits yg (katanya) shahih.
    Saya pecinta Ahlulbayt, karena saya tahu merekalah yg haq, dan orang2 lain lebih banyak batil nya daripada yg benar, karena Ahlulbayt punya orang yg mempertanggungjawabkannya, Siapa? Rasulullah, jelas, mereka adalah pewaris yg paling berhak, terutama keturunan Sayiddah Fatimah. dan tokoh2 lain itu seperti orang2 sok tahu saja yg cuma baca buku aja (sampai ubanan) gk tahu mana yg bener yg betul2 atau yg bener dibuat bener. terima kasih.

    Terimakasih,
    Abdullah bin saba’ bukan tokoh fiktif, sudah saya posting, silahkan dibaca disini
    Siapa Ahlul bait itu? silahkan baca ahlulbait menurut ahlusunnah, para istri rasulullah adalah salah satu dari ahlulbait, namun anehnya orang-orang syiah yang mengaku sebagai pengikut ahlulbait mengatakan para istri rasulullah adalah pezina, aisyah pelacur, sebagaimana dikatakan oleh orang syiah, silahkan lihat postingannya disini

    Apa itu ahlul bait? silahkan baca postingannya disini

    Balas
    • Oktober 3, 2013 pada 10:14 am
      Permalink

      Ada dlm buku syiah sendiri yg mengatakan kemunculan abdullah bin saba…

      Balas
  • Oktober 9, 2013 pada 11:45 am
    Permalink

    afwan ana perjelas itu sholawat bukan lagu

    Rasulullah sdh mengajarkan bagaimana lafadz shalawat, selain rasulullah tidak boleh membuat shalawat2 sendiri, apalagi melagukan shalawat dgn diiringi alat musik, ini adalah pelecehan terhadap shalawat itu sendiri,

    Inilah shalawat yg diajarkan oleh rasulullah, silahkan baca disini
    Bolehkah melantunkan shalawat dengan diiringi rebana atau alat musik? baca disini ulasannya

    Balas
  • Oktober 15, 2013 pada 9:47 am
    Permalink

    mas admin, bisa g saya dikirim teks lagu ya Thayyibah tersebut lengkap beserta artinya, maklum saya g ngerti bahasa arab. terima kasih

    Terimakasih kang taryadi, sudah saya lengkapi di artikel tsb lirik dan terjemahan lagu syiah tersebut, silahkan baca lagi artikelnya disini

    Balas
  • November 14, 2013 pada 11:21 pm
    Permalink

    Apa blog ini masih aktif?? Oya,koq namanya aslibumiayu yah,apa admin orang bumiayu? Ane asli bumiayu juga

    ya, masih aktif, inyong asli wong bumiayu mas,. primen kabare? alhamdulillah sing maca blog kiye lumayan akeh , mudah2an bisa njukut manfaat,

    Balas
    • November 15, 2013 pada 6:06 am
      Permalink

      Alhamdulillah baik dan sehat,aq asli desa kd kidang kel pruwatan,sampean bumiayu dmna? Skrg tinggal di jkrt apa di bumiayu?? Mudah2 an bumiayu ga ketularan syiah ya mas ?,,

      oh, pruwatan yah, kanca-kancane inyong ya ana wong pruwatan, malah guru smp ne inyong ya gemiyen wong pruwatan lho,

      Nang bumiayu akeh wong sing ora paham apa kuwe syiah, malah yen dijelasna apa kuwe syiah, pada napiora, ana sing malah jengkel, maklumlah,.

      Alhamdulillah nang bumiayu akeh sing nyetel rodja tv lwt parabola, dadi setitik-setitik ana harapan, mudah2an pada melek ajaran islam sing bener,.

      Balas
  • November 22, 2013 pada 1:47 pm
    Permalink

    Maaf mas admin…antum tahukah siapa pengarang ya thoybah…ahlul bait loh yang nasabnya bersambung kpd fatimah….mungkin antum bisa menceritakan dulu biografi pengarang dan guru guru beliau…sebbelum menimbulkan fitnah

    Memangnya ahlulbait itu terjaga dari kesalahan gitu mas? semua yang dilakukannya adalah benar?
    sebaiknya anda baca postingan, seperti apa sih ahlulbait menurut ahlusunnah, bukan ahlulbait versi syiah, baca disini

    Mau tahu akhlak orang yang mengaku pecinta ahlul bait di indonesia? baca disini

    Apakah betul lagu tersebut dikarang oleh ahlul bait?
    Jangan berdusta atas nama ahlul bait

    Balas
  • Desember 11, 2013 pada 12:03 am
    Permalink

    syukron. semoga bermanfaat..

    Balas
  • Desember 16, 2013 pada 4:53 pm
    Permalink

    Komentar saya :jadi jika mendengarkan itu boleh apa engga ya mas?

    mas saya pengen tau facebook mas dong barang kali saya ingin bertanya nanti.. 🙂 hehe

    Hukum lagu dan musik adalah haram, maka tidak boleh mendengarkan lagu dan musik, tidak ada lagu dan musik islami, apalagi ditambah ada pemikiran syiah dalam lirik lagu tersebut, hukum lagu dan musik sudah saya posting banyak sekali artikelnya, silahkan pilih disini

    Balas
    • Desember 20, 2013 pada 7:28 pm
      Permalink

      tidak ada musik islami, lalu menurut anda, apa itu solawat? ente wahabi bukan?

      terimakasih mas fajar,
      shalawat bukan musik islami mas, shalawat adalah ibadah yang mulia, dan rasulullah sudah mengajarkannya, silahkan baca disini bagaimana tatacara bershalawat dan bagaimana lafadz shalawat yang benar, klik link ini

      Apa itu wahabi?
      Alwahhab adalah salah satu nama Allah, jadi Wahabi adalah pengikut alwahhab? jika itu, YA, SAYA WAHABI,
      namun jika yg dimaksud wahabi adalah pengikut syaikh muhammad bin abdul wahhab, maka itu salah, karena harusnya kan muhammadi,.
      Kasihan tidak paham apa arti wahabi, silahkan mas, baca disini apa itu wahabi,

      Masih tentang wahabi, begitu mengerikankah? baca postingannya

      Balas
  • Januari 5, 2014 pada 12:38 pm
    Permalink

    assalamualaikum.wr.wb.

    Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh,

    terimakasih atas informasi yang telah penulis sampaikan kepada kami yang mungkin masih awam terhadap permasalahan agama Islam khususnya. saya telah membaca komentar beserta balasan dalam blog ini.

    semoga informasi yang penulis sampaikan dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.

    Terimakasih sudah berkomentar dan mengunjungi blog ini, mudah-mudahan bisa bermanfaat,

    di sini saya tidak akan menyalahkan atau memihak satu diantaranya yang saya tanyakan adalah pertama kata berlebih lebihan itu relatif, bisa saja satu orang mengatakan itu berlebihan namun orang lain mengatakan biasa saja.

    kedua saya memang awam terhadap agama Islam, akan tetapi sepengetahuan saya yang tidak boleh dimainkan adalah alat musik yang dipetik. sedangkan alat musik yang terbuat dari kulit bukankah itu masih diperbolehkan ? seperti rebana.

    Terimakasih, tentang rebana, betul sekali, itu dibolehkan, tapi bukan setiap waktu, tapi ketika waktu-waktu tertentu, dan dilakukan oleh wanita kecil yg belum baligh, bukan dilakukan oleh laki-laki atau wanita dewasa,
    alat tsb disebut duff, semacam rebana, tapi yg tidak ada gemerincingnya, tidak seperti rebana-rebana yang ada di masyarakat, ada gemerincingnya, dan ukuran yg begitu besar,..kalau di jawa disebut “terbang” ini adalah rebana yang terlarang, itu sudah termasuk alat musik,

    Tentang hukum musik sudah banyak tulisannya di blog saya ini, bahkan ancaman bagi pelaku musik, silahkan bisa dibaca disini

    sekarang mari kita menoleh ke sekitar kita masing. akan ada komunitas muslimat, ponpes dsb, yang mereka mempunyai sekelompok orang yang biasa melantunkan sholawat, dsb dengan iringan rebana. jika musik itu haram mungkin ada baiknya jika penulis menjelaskan secara lebih mendetail serta mencantumkan sumber rujukan palaing mutlak yakni Al Quran, ayat berapa. surah apa, serta bagaimana dengan hadistnya.

    Terimakasih, tentang hukum haramnya musik, dalilnya sangat jelas, baik dari ayat alquran atau hadits, silahkan baca disini juga

    Adapun jika ada pesantren atau kyai,habib,wali,ajengan,bang haji yang main musik, maka tidak akan pernah merubah hukum haramnya musik tersebut, silahkan baca postingannya disini, tidak ada nada dan dakwah, berdakwah dengan musik?

    karena setahu saya juga beberapa hamba Allah yang merupakan wali songo juga memperkenalkan atau dakwah Islam melalui alunan tembang atau musik. serta turut menjelaskan musik yang bagaimana yang dilarang dalam Islam. karena dengan musik seorang hamba juga bisa menyampaikan dakwahnya sebut saja seperti Opick, alm.ust. Bukhori, sunan kalijaga, sunan Bonang.

    Terimakasih, wali yang berdakwah dengan hal yang diharamkan, yaitu dengan musik adalah sunan kalijaga, sunan bonang tidak, dan sunan kalijaga pula yang memasukan ritual hindu kedalam islam, dengan dalih merekrut umat hindu agar masuk islam, demikian pula wayang dan gamelannya, itu adalah bagian dari ajaran agama hindu,. tentang kiprah sunan kalijaga bisa didengarkan disini

    Sunan bonang,sunan ampel,sunan giri,sunan drajat, semua mendakwahkan kebenaran, memberantas kebidahan, diantaranya ritual tahlilanpun ditentang oleh mereka, tidak seperti sunan kalijaga, silahkan lihat postingannya disini

    terimakasih. assalamualaikum.

    sama-sama, terimakasih atas komentarnya,.
    Wa’alaikumussalam warahmatullah

    oh iya, ini akibat jika musik sudah merajalela
    Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

    يكون في آخر الزمان خسف وقذف ومسخٌ. قيل : ومتى ذلك يا رسول الله ؟ قال : إذا ظهرَت المعازف والقَيناتُ

    “Di akhir zaman nanti akan ada (peristiwa) di mana orang-orang ditenggelamkan (kedalam bumi), dilempari batu dan dirubah rupanya”. Beliau ditanya : “Kapankah hal itu terjadi wahai Rasulullah?” Beliau menjawab : “Ketika alat-alat musik dan para penyanyi telah merajalela” (HR. Ibnu Majah dalam Sunannya)

    baca selengkapnya disini

    Balas
  • Maret 5, 2014 pada 3:47 am
    Permalink

    Mkasih min postingannya bgus dn bermanfaat 🙂

    Alhamdulillah,.

    Balas
  • April 6, 2014 pada 4:08 pm
    Permalink

    Bismillah was sholatu was salamu ala rasulillah,sayyidina wa maulana muhammad bin abdillah,wa ala alihi wa shohbihi wa mauwalah.

    Setelah saya membaca,saya hanya bisa berdoa semoga yang punya blog di bukakan pintu hidayah oleh allah agar gak bodoh lagi

    Terimakasih atas doanya,.
    Tahukah anda, siapa orang yang paling dicintai nabi muhammad? yang paling dicintai adalah Aisyah, lalu bapaknya, yaitu Abu Bakar Ash shidiq,.
    lalu apa yang dilakukan oleh syiah yang mengaku sebagai pecinta ahlul bait???? kedua orang yang dicintai oleh Rasulullah itu dicelanya, aisyah dituduh sebagai wanita pelacur,. dan abu bakar dilaknat dalam doa yg dilakukan oleh orang-orang syiah .

    Lihatlah istrinya Ali, Fatimah, Fatimah mencintai Aisyah, fatimah adalah ahlul bait, lalu pecinta ahlulbait, apa yang anda lakukan? mencela aisyah , mencacinya,.. lihatlah bagaimana sikap fatimah kepada aisyah, baca disini

    Doa saya, mudah-mudahan anda menjadi pecinta ahlul bait yang sesungguhnya, bukan ahlul bait versi syiah,. Karena ahlusunnah juga wajib mencintai ahlul bait, bukan seperti syiah yang ngaku sebagai pecinta ahlulbait, tapi mereka mengkhianati ahlulbait, bahkan menjadi pembunuh ahlulbait, silahkan download ebook pengkhianatan syiah kepada ahlulbait, klik kanan dan save as link ini

    Balas
    • Maret 21, 2015 pada 3:16 am
      Permalink

      amin amin amin,,, semoga yang punya blog alloh kasih taufik hidayah, supaya berada kepada jalan yg lurus yg sefaham dengan salafunassholihin, para imam2 yg tidak menyimpang, wahiya ahlussunnah wal jamaah,,, bukan wahabi. awas waspadalah wahabi mengintai anda,,,

      aamiin,. terimakasih mas faiz,.
      Mudah-mudahan Allah berikan hidayah taufik kepada anda dan pembaca, dan istiqamah diatas alquran dan sunnah, berdasarkan pemahaman para sahabat,.

      Tentang wahabi, ya, hati-hati terhadap pemikiran wahabi yang sesat, silahkan baca disini

      Adapun tuduhan wahabi kepada orang yang mendakwahkan dakwah salafushalih, maka ini tuduhan yang keliru, sebagaimana kisah nyata di postingan ini

      Balas
  • April 7, 2014 pada 10:12 am
    Permalink

    Memang sih wahabi dan syiah itu beda faham,tapi politik mereka untuk menghancurkan ahlussunnah wal jama’ah.
    Wahabi masuk neraka,syiah pun juga maauk neraka

    terimakasih,.
    Syiah bukanlah islam, dan islam bukanlah syiah,.
    syiah bukanlah ahlusunnah , dan ahlusunnah bukanlah syiah,.

    MUSTAHIL SYIAH DAN SUNNAH BERSATU,.. silahkan baca ulasannya disini

    Balas
    • September 11, 2014 pada 10:43 am
      Permalink

      kalo mau menisbatkan org yg sepaham dgn muhammad bin abdul wahab,yg ingin menjauhkan org dri syrik,bidah dll jangan ke bapaknya mas pecinta ahlul bait…abdul wahab itu ayahnya..

      hrusnya km nisbatkan ke anaknya muhammad, jadi bkn wahaby tapi muhammady (pengikut muhammad)
      yah, itulah diantara satu kelucuannya,.

      muhammady artinya pengikut muhammad,
      wahaby artinya pengikut Allah, karena Alwahhab adalah salah satu nama dan sifat Allah,.

      Jadi kedua sebutan tersebut tidak ada buruknya,. bahkan sama baiknya,..

      Balas
  • April 23, 2014 pada 12:47 am
    Permalink

    Bismillah..
    Ya Allah tunjukkan kami jalan yg lurus yaitu Jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni’mat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

    Hanya itu doa yg bisa saya ucapkan bagi seluruh umat muslim. Termasuk pemilik blog, semua yg telah comment termasuk saya.

    Aamiin,..
    Saya juga berdoa seperti itu, manusia itu tempatnya salah dan dosa, dan orang yang sudah menapaki jalan kebenaran juga bukan jaminan akan tetap istiqamah sampai meninggalnya,. sebab Allah maha membolak-balikkan hati,.
    Ya Allah yang maha membolak-balikkan hati, balikkanlah hati ini kepada agamamu,

    Balas
  • Mei 6, 2014 pada 4:24 am
    Permalink

    naudzubillahiminzalik…

    sy mau tny sm admin, klw saat ini islam terus pesat berkembang tetapi banyak aliran….

    bahkan ngaku yang paling mulia alirannya, sy jdi was was juga dengan pesantren yg ada d indonesia, mohon referensinya admin pesantren” yng admin tau aliran ajarannya tidak menyimpang dan jauh dri syi’ah krn sy punya niat insha allah anak sy mau d sekolahkan ke pesantren tpi sy jdi was” klw aliran” sesat yg terselubung ini apakah telah masuk sampai k pesantren yg ada d indonesia, wawlahualam…..

    terimakasih bu lilia, sdh komentar disini,.
    ibu mau cari pesantren di kota mana? nanti coba saya kasih tahu,

    Balas
  • Mei 13, 2014 pada 2:38 am
    Permalink

    alhamdulillah..tulisan yang sangat bagus, semoga bisa menyadarkan kita semua akan makar syiah.

    teruskan mas admin dalam membentengi dari syiar syiah yang semakin luas

    Balas
  • Mei 22, 2014 pada 4:04 pm
    Permalink

    Ok saudara2 seiman yang penting bagai mana umat islam bisa bersatu, agar kita tidak tertinggal dengan orang2 kafir, dengan cara saling mengingatkan yang bersumber dari qur’an dan hadist, mengingatkan dengan lembut, dan yang diingatkan juga harus menerimanya kalau dirinya kurang benar, kalau begitu insya’allah semua orang muslim akan berjaya dan disegani oleh orang2 kafir, tidak lagi dipermainkan.

    amin amin ya robbal alamin

    Trimakasih mas, sudah komentar disini,
    Bagaimana agar umat islam bersatu? kuncinya sebenarnya cuma satu, yaitu marilah kita memahami islam ini dengan pemahaman para sahabat, bukan dengan cara yang lainnya,.

    Membersihkan pemahaman-pemahaman yang bukan dari islam, apalagi dari pemahaman yang ingin menghancurkan islam dari dalam, atau pemahaman yang seolah-olah islam padahal bukan, seperti yang diusung oleh syiah dan pengikut-pengikutnya, sehingga mereka berusaha memasukan pemikiran syiah melalui hal-hal yang digemari masyarakat, salah satunya melalui perayaan-perayaan yang tidak diajarkan oleh Rasulullah dan melalui lagu-lagu,

    Dan syiah, para ulama sejak jaman dahulu sudah mengingatkan akan bahayanya, Imam syafii, bahkan imam bukhari mengkafirkan syiah, demikian pula PENDIRI NU, silahkan baca postingannya disini

    Justru Syiah ingin merusak persatuan, bahkan mengancam NKRI, silahkan baca postingannya disini

    Balas
  • Juni 6, 2014 pada 5:13 am
    Permalink

    Maaf sebelumnya, hanya memberikan kritik dan saran saja bagi para pembaca blog ini dan khususnya pemilik blog ini.

    Dalam islam, kita tidak serta merta memudahkan cara pandang kita thd islam yg beraliran lain adalah sesat. Bukankah, Rasulullah sendiri yg mengajarkan kita bahwa jika mudah memberi label sesat pd aliran lain, itu merupakan pengkafiran thd aliran lain. Dan Rasulullah melarang itu.

    Jika memang syiah itu sesat mengapa, ada salah satu kerabat saya yg beraliran syiah, beliau malah lebih serius dlm menjalankan agama islam misalnya dgn menerapkan sejak dini kpd anak2nya utk belajar mencintai Allah thd anak2nya, lalu diajarkan utk mencintai nabi dan para ahlul baitnya serta mengaplikasikan langsung dg cara bersholawat kpd nabi dan sering mengucapkan kalimat tauhid, Bukankah kluarga suci nabi begitu mengajarkan arti kecintaan thd Tuhannya (ALLAH).

    Syiah sesat, bahkan ALI BIN ABI THALIB SENDIRI yang merupakan orang yang ditokohkan oleh syiah, Ali menghukum orang syiah dengan cara membakarnya hidup-hidup, silahkan baca disini

    Dan penghambaannya begitu besar thd Allah, jika memang pemilik blog pernah melihat hal2 dan perilaku buruk serta memandang kesesatan pernah dilakukan syiah, itu tidak semuanya mas.

    Karena syiah juga mempunyai aliran yg berbeda2 juga, seperti juga Sunni yg berbagai golongan juga.

    Dalam buku aliran syiah yg pernah saya baca, hampir banyak cara penulisannya tidak pernah berupaya untuk mencacimaki aliran lain misalnya mencaci suni, tidak ada sama sekali mas.

    Caci makian syiah,sudah terkenal dari jaman dahulu hingga sekarang, sehingga Imam syafiipun mengingatkan bahaya syiah,.
    Imam bukhari sendiri menyatakan SYIAH ITU KAFIR, silahkan baca postingannya disini

    Tapi mengapa suni yg menganggap bahwa itu aliran yg benar, tetap menjelekkkan syiah. Yang saya ingin tanyakan kpd pemilik blog ini, syiah dari aliran mana yg begitu menjelek2an istri rasulullah Aisyah, dan juga ayahnya Abu Bakar????

    Menurut sepengatuan saya dari beberapa sumber yg saya baca baik itu dari aliran suni maupun syiah itu sendiri, Rasulullah sering menceritakan ttg kebaikan Khadijah istri pertamanya sehingga, membuat Aisyah cemburu, dan mengatakan : Wahai Rasulullah bukankah engakau telah digantikan dg yg lebih baik yaitu aku. Lalu Rasulullah mukanya terlihat padam, merah dan marah terhadap Aisyah, sesungguhnya tidak ada yg lebih baik dr Khadijah, dialah satu2nya istri yg mengasihiku disaat yg lain tak mengasihiku, dan dialah satu2nya itri yg meberiku keturunan disaat istriku yg lain tak memberiku keturunan. Abu Bakar memang sahabat Rasulullah sekaligus mertuanya.

    Orang syiah atau anda, jika melihat video ini, mungkin akan tertegun, terbengong-bengong, silahkan lihat disini

    Akan tetapi Islam harus mempunyai jiwa yg kritis dalam melihat alur kebenaran, yg mana yg paling mndekati dan menerapkan ajaran2 yg di bawa oleh Rasulullah, Ali adalah sahabt,keponakan skaligus menantu rasulullah dr suami fatimah anaknya rasul, Ali diasuh oleh Nabi sejak masih berumur 6th, beliau mengajarkan seluruh ilmu pengetahuan dan agama trhdp Ali sejak dini, dan Ali masuk islam memang sudah sejak di lahirkan dg pengasuhan Rasulullah.

    Syahadat orang syiah pun berbeda dengan syahadat kaum muslimin, silahkan lihat video ini

    Lalu jika kita memandang seberapa dalam ilmu Ali jika dibandingkan dg sahabatnya yg lain, maka Ali jauh lebih dipercaya oleh nabi dlm hal apapun, karena Ali tidak pernah sesekali membantah Rasul.

    Bahkan sekalipun nyawa yg harus dipertaruhkan, Ali siap, ketika ada kaum lain yg ingin membunuh nabi ketika itu.

    Mas, zaman sekarang banyak sekali fakta kebenaran yg ditutupi sejak dr zaman nabi misalnya seperti perebutan tanah Fadak, yg prnh dilakukan oleh seorg shbt kpd Fatimah. Namun hal itu tdk prnh terlalu dipublikasikan dlm ajaran suni yg mas anggap lebih baik dr pd syiah.

    Jika, memang anda membaca2 buku dr sumber yg bisa diprtanggung jawabkan, maka saya yakin anda tidak mudah dlm mengatakan sesat thd aliran lain.

    Krn qt sering kali mudah mengatakan sesat terhadap aliran lain krn kita belum mempelajrai dan mencari tahu dr sumber yg dpt dipertanggung jwbkan. Saya dari suni tapi saya tetap tidak setuju dgn statemen mas yg mengatakan bahwa syiah itu sesat.

    Syiah bukan hanya sesat, tapi syiah itu bukan islam, dan islam itu bukan syiah, bahkan syiah pula yang membunuh ahlulbait, sehingga pengikut syiah terkena kutukan ahlulbait,silahkan lihat disini

    Krn saya juga skrg dlm proses belajar utk mencari tahu informasi dan pengetahuan yg mendekatkan kita dlm kebenaran yg hakiki sesuai dg prinsip Allah. Terima kasih

    Terimakasih, sudah komentar disini,
    Untuk anda, semakin ingin saya memposting artikel tentang kesesatan syiah, mudah2an anda bisa mengambil pelajaran,. postingan ttg syiah yang terbaru, silahkan baca disini

    Apakah anda sudah membaca kisah nyata ini, kisah perzinahan kakak dan adik berkedok mutah , silahkan baca disini

    Balas
    • Juni 9, 2014 pada 8:15 am
      Permalink

      Maaf mas, sungguh disayangkan sekali. Jika sumber2 yang sering anda posting sama sekali tidak membuat saya semakin yakin bahwa syiah itu sesat.

      Justru hal itu menggugah hati saya bahwa banyak sekali pemahaman org yg terbatas karena tdk mengkaji serta mencari tahu dari sumber yg benar.

      Semoga Allah memberikan kesempatan dan kemampuan kepada pemilik blog agar lebih cerdas serta lebih mulia dalam mengkritik aliran lain agar tidak saling menyakiti antar sesama yg menyembah Allah.

      TErimakasih, sdh komentar disini lagi,.
      Apa yang saya sampaikan hanyalah mengulang dari peringatan para ulama sejak jaman sahabat ,. mereka mengingatkan bahaya syiah,

      Adapun anda tidak paham, atau semakin tertarik dengan syiah, itu hak anda, Allah yang membolak-balikkan hati, bukan saya,.

      Silahkan saja, itu hak anda, dan anda sendiri yang akan menanggung akibatnya,

      Dan saya akan terus memposting ttg kesesatan syiah, Dan hanya Allah yang mampu memberikan petunjuk kepada hambanya,.

      Berikut ciri-ciri pengikut syiah di indonesia, klik link ini

      Balas
  • Juli 21, 2014 pada 11:11 pm
    Permalink

    Daripada denger-denger lagu cinta zaman sekarang.. apalagi lagu sekarang merusak generasi anak sekarang… saya suka dengan lagu haddad alwi sejak kecil… kalo memang itu menurut admin kebenaran… ya silahkan. intinya semua umat islam bersatu.

    terimakasih adity wahid, sudah komentar disini,.
    komentar yang bagus,..
    saya kasih gambaran,. dosa zina, itu lebih kecil dibanding dosa syirik,.
    Jika mendengarkan lagu2 cinta, mungkin akan membawa atau memicu perbuatan zina dgn pacarnya,. tapi lagu2 yang bernuansa syiah, spt ya toybah, itu ada unsur kesyirikan didalamnya,. dimana dosanya itu lebih besar dari zina,..
    Jadi komentar anda adalah komentar yang kurang cerdas,. menghindari lagu2 cinta, tapi malah menyukai lagu2 yang ada unsur kesyirikan didalamnya,. na’udzubillahi min dzalik,.

    Balas
    • Agustus 6, 2014 pada 6:25 am
      Permalink

      Syiah dari mna ??

      Postingan di atas sepertinya salah,kurasa anda harus belajar bener bener tentang islam dan pada guru yang benar.

      terimakasih kort,.
      dari mana bau syiahnya? dari arti syair tersebut, menyanjung Ali bin abi thalib secara berlebihan,. dan ini adalah ajaran syiah,.
      anda berguru kepada siapa, kok ga paham dengan artikel yg sudah begitu jelas menjelaskan tentang hal ini, mudah-mudahan Allah menunjuki anda kepada kebenaran,.

      Balas
  • Juli 23, 2014 pada 8:03 am
    Permalink

    heran begitu banyak tulisan yg jelek2akn dan blg syiah sesat kok gakmakin membuat saya yakin syiah itu bnr2 sesat….

    malah makin penasaran apa bener mrk sesat, atu jgn2 malah yg blg mrk sesat yg justru sesat…..

    sangat mungkin banyak org syiah yg tidak benar, seperti suni jg banyak yg gak bener….

    jd gak bisa diklaim kalo ada org syiah yg gak bener maka ajarannya sesat…

    kalo gitu suni juga sesat lihat aja bgm perilaku org2 indonesia yg katanya suni, apa sdh benar sesuai ajaran Rasul?

    semakin banyak mencaci aliran lain semakin kelihatan ketidakbenarannya….

    Terimakasih mas irwan, sudah komentar disini,.
    Kebenaran itu bukan dilihat dari pelakunya, tapi dilihat dari kesesuaian dengan dalil, baik dari alquran atau hadist, dengan pemahaman yg benar,.
    Kalau tentang syiah, ALI BIN ABI THALIB saja menghukum orang-orang syiah dengan membakarnya hidup-hidup,. karena penyimpangan mereka, silahkan baca disini

    Tidak cukupkah Ali yang dielu-elukan oleh syiah malah menghukum orang syiah dengan membakarnya hidup-hidup?
    Putranya Ali,HUSEIN, yang terbunuh di karbala pun mendoakan kejelekan bagi syiah dan pengikutnya,. dan doanya terkabul hingga sekarang, silahkan baca ulasannya disini

    Imam syafii juga mencela syiah, silahkan baca disini

    Imam bukhari pun mengkafirkan syiah, silahkan baca disini

    Saya hany menyampaikan mas, tidak mengharuskan anda ikut dengan apa yang saya sampaikan, itu Allah yang mampu memberikan hidayah kepada anda,.

    Memang, terkadang ada orang yang diberitahu bahayanya berzina, bahaya main ke lokalisasi pelacuran,. dan dia mengindahkan peringatan tersebut,..

    tapi ada kalanya,..

    Justru membuat orang penasaran, dan ingin mencicipi gimana sih rasanya main ke tempat pelacuran,. dan akhirnya,… diapun jadi senang main disitu,.

    saya ngga tahu, anda itu menjadi orang yang seperti apa,. itu terserah anda,. monggo dipilih, tentu pilihan yang cerdas,. dan saya ngga berharap anda senang milih komplek pelacuran,. apalagi di syiah juga ada yang semodel dengan pelacuran, dgn kawin kontrak alias nikah mutah,. sudah berzina dgn pasangan berganti-ganti, berpahala lagi, enak toh??

    Balas
    • Juli 30, 2014 pada 12:48 am
      Permalink

      tau ini orang, sedikit-sedikit bid’ah, syiah, opo-opo diharamno
      sing duwe isin byek

      syiah bukan bidah mas some, tapi sudah diluar islam,.

      bukan kata saya,. tapi kata para imam, silahkan lihat postingannya disini

      Balas
  • Juli 30, 2014 pada 12:46 am
    Permalink

    kalau iri bilang aja, lagunya sulis dan Haddad alwi bagus-bagus kok
    pinter ngomong koen

    Iri? musik dan lagu semua hukumnya HARAM MAS,. walaupun untuk dakwah, tetap saja haram hukumnya, silahkan baca postingannya disini

    Balas
    • Juli 30, 2014 pada 12:25 pm
      Permalink

      heh, lagu itu boleh, asal dalamnya tentang do’a
      nulis jelek-jelek jaga tuh jari tangan
      nggak usah gitu, iri bilang aja nggak usah di media

      Lagu dan musik penyebab turunnya bencana, penyebab dirubahnya manusia menjadi kera dan babi,. na’udzubillahi min dzalik..
      Ngapain iri,. silahkan baca postingan dirubahnya manusia menjadi kera dan babi akibat main musik, klik link ini

      Balas
      • Maret 26, 2016 pada 9:16 am
        Permalink

        maaf mas admin ,kalo seumpama lagu itu benar benar haram.

        berarti tembang lir ilir dan sebagainya yang di gunakan para wali untuk menyebarkan agama islam haram dong, padahal iu termasuk lagu loh.
        padahal wali adalah kekasih allah.

        BETUL… itu juga termasuk,..
        Wali Allah itu adalah orang-orang yang takut kepada Allah, mentaati perintah Allah, dan menjauhi larangannya, juga hal-hal yang Allah haramkan,..

        Kok ada wali yang melakukan hal-hal yang diharamkan Allah?

        Jika ada hal-hal yang Allah haramkan, lalu dilakukan oleh orang yang dicap sebagai WALI, apakah berarti perbuatan haram itu menjadi boleh??… enak bener,.. tetap perbuatan haram itu tetap haram,.. dan mereka berdosa telah melakukan atau mngajarkan hal yang haram,..

        Makanya jangan tertipu dengan tokoh,kyai,ustadz,wali,ajengan,habib… tapi lihatlah…

        Apakah yang diajarkan sesuai dengan ajaran rasulullah atau tidak..

        Panutan kita adalah Rasulullah, bukan selainnya,..

        Apa sih wali Allah itu? silahkan baca disini

        Balas
  • Juli 30, 2014 pada 12:51 am
    Permalink

    jangan mudah tertipu sama orang yang ngaku islam, tapi dalamnya ingin menghancurkan islam

    betul,..

    Balas
  • Agustus 6, 2014 pada 6:21 am
    Permalink

    Kata ‘bil’ bukan berarti sumpah,tapi ‘dengan’ ….
    >> Kalo gk salah ada hadisnya (soalnya lupa,ndak bsa rinci…ntar murojaah lagi) begini
    ali bin abi thalib ibarat pintunya ilmu,ilmunya ada pada rasulullah….jika tiada pintu dari mna dapatnya….

    Bukan masalah sumpah, tapi bertawasul, betul apa yang anda katakan, itu bukan sumpah, tapi “dengan” berarti itu bertawasul kan, tawasul kepada siapa? contoh nyanyian Ya Robbi bil Mushtofaa, itu adalah kesyirikan, sudah saya posting disini

    Balas
  • Agustus 15, 2014 pada 12:48 am
    Permalink

    jangan paksa Al-qur’an mengikuti pikiran anda saudara, , tapi pikiran anda la yang harus mengikuti Al-qur’an.

    betul sekali juna,.

    Nabi tdk mengajarkan ummatnya , untuk dengan mudah nya mengkafirkan sesama muslim.

    Siapa yang mudah mengkafirkan sesama muslim?
    Mengkafirkan sesama muslim adalah perkara yang besar sekali, bukan perkara remeh, resikonyapun sangat berat, sudah saya posting disini

    Balas
  • September 8, 2014 pada 9:33 pm
    Permalink

    KALO NGIRI JGN SEPERTI INI BROO…….
    SUKA CARI KEBURUKAN ORANG DENGAN FITNAH…..
    TOREH TUH MUKE LO YG DONGO ITU…..
    ISLAM, NASRANI, KONG WU CHU, BUDHA, HINDU, DAN KAFIR SEKALIPUN BISA KAMU NILAI ASLINYA TAH?????!!!!!!!
    WOOOOOO GOBLOK DI PIARA…..
    JANCOK TAEK ASU GATHEL

    seperti ini kah akhlak pengikut ahlulbait???
    ngga aneh, para pengikut syiah ngomongnya kasar seperti ini,.

    Balas
  • September 10, 2014 pada 6:37 am
    Permalink

    masya alloh.,.,.,. taubat2.,.,.,.,.,.,.

    Balas
  • Oktober 12, 2014 pada 11:48 am
    Permalink

    INGAT AHKLAKUL KARIMAH BOS !!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Syair lagu diatas tidaklah menunjukkah akhlakul karimah kepada Allah,. juga akhlakul karimah kepada nabi muhammad,.

    Balas
  • Oktober 13, 2014 pada 9:06 am
    Permalink

    Subhanalloh Tulisan yang indah bagi penulis..
    semoga senantiasa mendapat hidayah dari Alloh..Amiin

    Aamiin,.

    Balas
  • Oktober 18, 2014 pada 1:57 am
    Permalink

    Mas admin mau nanya,itu kan lagu sulis yang judulnya ya toyibah termasuk syiah kan,Kalo lagu sulis yang judulnya nabiyyal huda itu termasuk syiah juga bukan mas,

    Terlepas itu semua, hukum lagu dan musik adalah HARAM, walaupun BANG HAJI yang menyanyikannya, atau KYAI Kanjeng yang membawakannya, atau HABIB yang melantunkannya, atau AJENGAN yang mengajarkannya,. itu semua tidak merubah hukum HARAMNYA LAGU DAN MUSIK, silahkan baca ulasannya disini

    Balas
    • Oktober 18, 2014 pada 12:24 pm
      Permalink

      Oo… Begitu Ya
      Alhamdulillah,makasih ya mas admin semoga ini bermanfaat bagi saya dan orang banyak,dan juga menambah ilmu tentang keharaman lagu dan musik
      Terima kasih mas admin

      Alhamdulillah,.

      Balas
  • November 11, 2014 pada 11:42 am
    Permalink

    Assalamu’alaikum wa rahmatullah..
    Terimakasih Bang Admin atas pencerahannya..

    Terlepas dari arti Sholawat Ya Thaybah di posting ini, saya setuju dengan perlawanan terhadap Syiah.. Karena saya sudah (baru saja) baca juga referensi2 lain..

    Saya pernah belajar tentang perbedaan pendapat dalam islam.. Bahwa sangat tidak diperbolehkan mencela ajaran islam yang berbeda dari ‘jalur’ kita, apalagi sampai menyebabkan perpecahan di tubuh islam.. Tapi bagi saya itu hanya jika menyangkut ruang ilmu Furu’uddin..

    Kalau masalah mencela syi’ah, bagi saya itu sudah tidak termasuk mencela islam, karena pokok ajaran syiah sendiri sudah menyimpang dari Islam, bahkan lebih condong kepada kekufuran..

    Jelas sekali dalam Aqidah, syariat dan akhlak sangat bertentangan dengan apa yang diperintahkan Allah dan Baginda Rasulullah SAW, apalagi setelah saya mengetahui sedikit kitab Ushulul Kaafi milik Syi’ah.. Astagfirullah..

    Sebelumnya saya tidak terlalu tertarik dengan kajian tentang Ahlussunnah vs Syiah, karena saya sama seperti kebanyakan orang pada umumnya, menganggap bahwa perbedaan Ahlussunnah dan Syiah hanya sebatas Furu’ bukan Ushul..

    Dan setelah ketemu blog ini, saya jadi tercerahkan..

    Dan saya juga sudah baca posting-posting bang Admin yang lain..

    Isi-nya bagus2 bang, terus posting hal- hal yang bermanfaat..

    Semoga Allah memberikan barokah dan rahmat kepada yang menyampaikan ilmu, saudara saya seiman..
    Guru saya pernah berkata, seberuntung2-nya seseorang adalah orang yang mempunyai saudara yang selalu mengingatkan dan bersedia menyampaikan ilmu agama yang berguna..

    Semoga kita dijauhkan dari segala kemusyrikan dan diselamatkan di dunia dan di akhirat.. Amiin..
    Sekali lagi terima kasih bang..
    Assalamu’alaikum..

    Wa’alaikumussalam warahmatullahiwabarakatuh,.
    Terimakasih mas Ahmad husairi,.
    Alhamdulillah, bisa mendapat faidah dari blog ini,
    Jazakumullahu khairan atas suport dan doanya,.
    Mudah-mudahan Allah menetapkan kita diatas hidayahnya, dan mati dalam kondisi istiqamah diatas Alquran dan sunnah yang mulia ini,

    Balas
  • Desember 9, 2014 pada 4:36 am
    Permalink

    Terima Kasih 😉 , jadi Tau

    Balas
  • Februari 19, 2015 pada 12:19 pm
    Permalink

    TOLERANSI AJALAH……

    toleransi yg kebablasan,.

    Balas
    • Februari 20, 2015 pada 3:45 am
      Permalink

      hari ini toleransi akan lagu2
      esok2 toleransi akan kemusyrikan
      ujung2nya jadi toleransi keyakinan
      ngga akan!!!!

      Balas
  • Februari 23, 2015 pada 11:04 am
    Permalink

    Alhamdulillah saya jd tamba ilmu

    Balas
  • Maret 27, 2015 pada 5:51 am
    Permalink

    bilanknya lagu ama nyanyian itu haram… main komputer ama inter net gk Haram??… hmm belajar lagi mas…

    Internet, itu ibarat pisau bermata dua, bisa utk kebaikan dan utk keburukan,.
    Jika internet digunakan utk keburukan, maka haram hukumnya, berdosa dia,. tapi jika digunakan utk kebaikan, maka bisa bernilai pahala,

    Balas
    • Januari 31, 2016 pada 3:35 am
      Permalink

      brti sbliknya jga dong. klo nyany untuk mnghbur bwat kbaikan halal…..

      Tidak ada hiburan dengan sesuatu yang haram,.

      Balas
  • Maret 30, 2015 pada 3:54 am
    Permalink

    Assalamu’alaikum warrohmatullahi wabarokatuh…
    Masa lalu saya sangat gelap …..
    dosa-dosa kecil dan besar hampir semua pernah saya lakukan….

    Saudaraku seiman….mohon do’akan saya …
    untuk tetap istiqomah …. menuntut ilmu ….. memperbaiki diri …… mengikuti sunnah Rasulullah dan Al Qur’an …… mengikuti pemahaman 3 generasi terbaik salafush shalih …….berjuang meninggalkan dan menjauhi kemaksiatan …..

    Ini semua tidak mungkin terjadi kecuali atas kehendak dan hidayah Allah …

    Dari pengalaman ….

    kalau saya boleh berpesan adalah….

    bahwa jangan sekali2 mendekati apalagi mencoba atau melakukan kemaksiatan….

    jauhi segala larangan Allah dan Rasulnya

    Akan sangat berat sekali meninggalkan segala kemaksiatan …

    karena biasanya semuanya saling mendukung dan berhubungan antara satu kemaksiatan dengan kemaksiatan yang lain….

    atau bisa dibilang satu kemaksiatan akan membuka pintu kepada kemaksiatan yang lain….

    Jangan sampai mencapai tahap “kecanduan” …..

    karena akan lebih berat lagi kita lepas dari kemaksiatan yang sudah mendarah daging dan kita kecanduan terhadapnya.

    Dan satu lagi bahwa lingkungan yang tidak baik akan sangat berpengaruh kepada kita.
    Jauhi dan tinggalkan lingkungan yang tidak baik dengan segala konsekuensinya.

    Semoga Allah memberikan hidayah kepada semua kaum muslimin dan muslimat ….

    agar jelas dan terang perbedaan yang haq dan yang bathil , atau yang haq tapi bercampur/caranya yang bathil , sehingga tetap berada di jalan yang lurus….jalan yang diridhoi Allah

    Wa’alaikum salam warohmatullahi wabarokatuh…

    Wa’alaikumussalalam warahmatullahi wabarakatuh,.

    Terimakasih mas rusli, nasehat yang bagus,.
    Mudah-mudahan Allah senantiasa memberikan hidayah taufik kepada kita, dan juga pembaca semua,.
    Sungguh nasehat yang bagus, buat diri saya juga,..

    Jangan pernah merasa PEDE jika sudah lepas dari perbuatan maksiat, jangan pernah merasa PEDE telah banyak beramal shalih,.
    Karena yang membolak-balikkan hati hanyalah Allah,.

    Betapa banyak orang jahat menjadi baik, dan orang baik menjadi jahat,..

    Jadi senantiasalah berdoa agar ditetapkan di dalam hidayah taufik,.. hingga ajal menjemput,..
    Aamiin ya Rabb,..

    Balas
  • April 19, 2015 pada 5:28 am
    Permalink

    Fanatik sempit jga dilarang lohhhh,,,
    Dalil yang mna yang mnyatakan nyanyi dan musik itu haram??

    Tahu makna fanatik tidak ? fanatik ada yang boleh, yaitu fanatik kepada dalil yang shahih dengan pemahaman yang benar,.
    Mau dalil yang menyatakan haramnya menyanyi dan musik?
    Kalau betul ada, apakah anda mau mengikutinya? silahkan baca disini

    Balas
  • November 2, 2015 pada 8:42 am
    Permalink

    Makasih banyak infonya min, saya suka……menambah pengetahuan

    Alhamdulillah,

    Balas
  • Januari 10, 2016 pada 7:10 am
    Permalink

    mas admin saya mau nanya nih. jadi asmul husna itu haram yah ?.
    Karna setau saya hasmaul Husna Itu juga di paparkan melalui lagu kan.!

    Asmaul husna, itu bisa kita amalkan, bagaimana caranya? bukan didendangkan seperti yang banyak kita saksikan,. tapi seperti apa? sudah saya posting, silahkan baca disini

    Balas
  • Januari 31, 2016 pada 3:40 am
    Permalink

    lalu klo lagu bintang disurga bagaimana yaaaa???
    apakah menilai lagu itu dari artinya saja??

    Perbuatan haram, siapapun pelakunya, tetap saja haram,.
    Mau lagunya bintang kecil, atau cinta rasul,.. itu tetap haram,

    Balas
  • Mei 4, 2016 pada 9:38 pm
    Permalink

    Biasa nya:
    sate sate biasanya itu tukang sate.
    Sayur sayur biasanya tukang sayur.
    becak becak biasanya tukang becak.
    Bid’ah bid’ah biasanya tukang bid’ah.

    Yg ini mungkin yg kafir orang nya

    Ngga selalu,..
    Coba di pasar, kalau ada orang teriak COPEET….COPEET…. apa itu biasanya copet?
    Coba di komplek, jika ada orang teriak OJEEK,.. OJEEK… apa itu biasanya tukang ojek?
    Coba kalau ada yang teriak, Hujaan… hujaan…. apa itu biasayan si hujan?..

    jadi jangan ngawur,.. apalagi nuduh saya kafir,.. duh… berat resikonya mas, nih baca disini

    Balas
  • Mei 24, 2016 pada 11:01 am
    Permalink

    Lebih bagus mana? orang mempunyai kecerdasan berilmu tapi tak berakhlak mulia..

    dibandingkan orang tak berilmu tapi berakhlak mulia..

    wahai saudara ku kau diberi kecerdasan yang begitu hakiki untuk membenarkan ajaran allah..

    tapi ingat lah sllu jaga akhlak mu ketika emosi itu telah merajalela diri mu..

    agar kecerdasaan mu tak terlihat seperti kecerdasan kosong belaka..:)

    Tidak ada orang yang berakhlak mulia tapi tidak berilmu,…

    ini MUSTAHIL, silahkan anda sebutka contohnya..

    Ingat, akhlak itu bukan saja akhlak kepada manusia, tapi Akhlak kepada Allah dan Rasulnya juga,.

    Jadi jika ada orang yang berkata ada orang yang tidak berilmu, tapi berakhlak mulia,..ini karena dia ngga paham apa itu akhlak,.

    Balas
  • Desember 5, 2016 pada 12:33 am
    Permalink

    Yang bisa saya petik dari sekian bacaan di blog in mas ternyata menjadi orang yang baik itu tidak begitu gampang masih byk cobaan entah itu benar atau salah,

    Menjadi orang baik akan terasa gampang jika kita mengikuti apa-apa yang nabi ajarkan saja..

    Dan akan terasa susah bagi orang yang tidak mau mengikuti petunjuk nabi,

    Ajaran islam itu agama yang mudah, gampang..

    semoga kita tidak patah semangat dlm memerangi hal yang menyimpang dari agama kita walaupun banyak pro dan kontra yang berkomentar insha allah, allah melindungi orang yg selalu berbuat kebaikan amiin yaa rabballallamin…

    Aamiin

    Balas
  • Desember 8, 2016 pada 9:13 am
    Permalink

    Alhamdulillah artikel dan penjelasannya sangat bermanfaat, kesimpulannya musik dan lagu haram, syiah itu bukan islam, pahami islam dg benar dg manhaj salaf, jazakumullah khairain katsiran, smg kita kaum muslimin diberi hidayah kpd pemahaman yg lurus Aamiin

    Alhamdulillah,.
    Jazakumullahu khairan..

    Aamiin

    Balas
  • Maret 2, 2017 pada 6:20 pm
    Permalink

    SYI’AH SESAT .
    udah gitu aja intinya Coba belajar lagi buat yang bela Syi’ah Lihat di iran banyak bukti ke sesatan n kekejaman syi’ah
    teman saya juga jadi korban Syi’ah tapi dia sudah bertaubat .

    Balas
  • April 11, 2017 pada 3:57 pm
    Permalink

    hmm pasti adminnya ga setuju dg “maulid nabi” ya ? ketebak bgt

    Saya ga setuju dengan natalan nabi, sebagaimana saya ga setuju dengan natalan yesus,
    Koq beragama ikut-ikutan orang kristen?

    Pada masa Herodeslah acara ulang tahun dimeriahkan sebagaimana tertulis dalam Injil Matius 14:6;

    Tetapi pada HARI ULANG TAHUN Herodes, menarilah anak Herodes yang perempuan, Herodiaz, ditengah-tengah meraka akan menyukakan hati Herodes. (Matius14 : 6)

    Dalam Injil Markus 6:21
    Akhirnya tiba juga kesempatan yang baik bagi Herodias, ketika Herodes pada HARI ULANG TAHUNNYA mengadakan perjamuan untuk pembesar-pembesarnya, perwira-perwiranya dan orang-orang terkemuka di Galilea.

    Sumber: https://aslibumiayu.net/3290-ulang-tahun-itu-bukan-dari-islam-bahasa-arabnya-ultah-itu-maulid.html

    Balas
  • Mei 28, 2017 pada 2:30 pm
    Permalink

    Tetap sabar ya mas admin,,,

    semoga Allah senantiasa memudahkan mas admin dalam mengajak muslim dimanapun kita berada untuk kembali ke kemrnian ajaran sesuai contoh dr rasullullah Muhammad dan para sahabatnya..

    Dlm mencari ilmu alangkah baiknya kita jgn ego,, yg masuk ke logika dan sehati kita terima, yg berlawanan kita tolak dan dibully,, tidak seperti itu saudara,,

    kita harus kaji mendalam dasar ilmu itu terkait rangkaian sanadnya dan kesahihanya.

    Jikalau itu memang benar suka tidak suka harus kita terima, toh mas admin ini tidak menafsirkan sendiri,,dia ambil dr kitap yg jelas usulnya, dan kita kaji pula secara ilmiah dalil mengenai syariat2 didaerah kita masing2 terkait landasan hukumnya.

    Apakah dicontohkan rasull atau tidak?

    Jadi kita kita jgn baca langsung komen seenaknya,,

    kita cek dlu kebenaranya. Kalaupun berbeda pendapat dan punya dalil yg kuat pula ya silahkan,,

    kita saling menghormati.

    Mas admin hnya menyampaikan saja,, kita masing2 kok yg memilih..

    Jazakumullahu khairan,
    Iya , saya cuma menyampaikan, masalah pembaca mau menerima atau tidak, itu terserah, saya tidak memaksa,
    Hidayah taufik hanya milik Allah

    Balas
  • Juli 10, 2017 pada 9:28 pm
    Permalink

    segala amalan dinilai dari niat nya..
    hanya allah yang maha tahu sebesar dzarrah pun.. baik dan buruknya..
    termasuk niat hati anda. saya ga tau baik atau buruk

    Tidak niatnya saja, tapi perbuatan yang diniati tersebut juga haruslah baik,
    Baik menurut Allah dan Rasulnya, bukan baik menurut persangkaan manusia belaka

    Niat sebaik apapun kalau perbuatannya bukan perbuatan baik menurut Allah dan Rasulnya maka ngga ada manfaat niat sebaik apapun

    Balas
  • Juli 15, 2017 pada 6:34 pm
    Permalink

    Mas mau nanya, kalau lagu LIR ILIR ciptaan sunan kalijaga itu gimana? kan not dan nadanya hampir sama dengan lagu ya thoyba.. boleh tidak ditembamgkan????

    Lagu dan musik itu haram hukumnya dalam islam,
    Siapapun yany membawakannya tidak akan merubah hukum haramnya lagu dan musik menjadi halal

    Jadi tidak usah bingung,
    Ngga boleh berdakwah dengan sesuatu yang Allah haramkan,

    Balas
    • Oktober 10, 2017 pada 5:50 pm
      Permalink

      Kita mengenal Islam dari metode tembang dan budaya…bukan dakwah mencari kesalah orang diluar islam tapi disentuh hati nya lewat tembang dan budaya…kalo anda mengharamkan tembang/musik sama saja kita merasakan islam dg haram..karna islam berkembang dijawa dg tembang..maaf kalo keliru

      Nah, disitulah musibahnya, mengenal islam yang didakwahkan dengan media yang SALAH

      Balas
  • Desember 29, 2017 pada 3:05 pm
    Permalink

    semakin anda mencaci syiah makin tertarik saya dengan syiah….

    Dan Husein pun MELAKNAT syiah dan mendoakan keburukan bagi mereka,

    Kalau anda semakin tertarik, ya itu hak anda, hidayah taufik itu ada di tangan Allah,

    Husain radhiyallahu anhu mendoakan keburukan untuk golongan Syiah yang sedang berhadapan untuk bertempur dengan beliau,

    “Ya Allah! Tahanlah keberkatan bumi dari mereka dan cerai-beraikanlah mereka.

    Jadikanlah hati-hati pemerintah terus membenci mereka karena mereka menjemput kami dengan maksud membela kami tetapi sekarang mereka menghunuskan pedang dendam terhadap kami.” (Jilaau Al Uyun, halaman 391).

    Ternyata, nasib Syiah yang sentiasa diuber-uber di beberapa daerah dan negara-negara Islam di sepanjang sejarah membuktikan terkabulnya kutukan dan laknat Sayyidina Husain di medan Karbala atas Syiah.

    Beliau juga berdoa,

    “Binasalah kamu! Tuhan akan membalas bagi pihakku di dunia dan di akhirat…

    Kamu akan menghukum diri kamu sendiri dengan memukul pedang-pedang di atas tubuhmu dan mukamu akan menumpahkan darah kamu sendiri.

    Kamu tidak akan mendapat keberuntungan di dunia dan kamu tidak akan sampai kepada hajatmu.

    Apabila kamu mati, kelak sudah tersedia adzab Tuhan untukmu di akhirat.

    Kamu akan menerima azab yang akan diterima oleh orang-orang kafir yang paling dahsyat kekufurannya.” (Mullah Baqir Majlisi – Jilaau Al Uyun, halaman 409).

    Peringatan hari Asyura pada tanggal 10 Muharram oleh orang-orang Syiah, di mana mereka menyiksa badan dengan memukuli tubuh mereka dengan rantai, pisau, dan pedang sebagai bentuk berkabung yang dilakukan oleh golongan Syiah, sehingga mengalir darah dari tubuh mereka sendiri juga merupakan bukti diterimanya doa Husain radhiyallahu anhu.

    Upacara ini dengan jelas dapat dilihat hingga sekarang di dalam masyarakat Syiah.

    Read more https://aslibumiayu.net/7821-syiah-meratapi-kematian-husain-padahal-orang-syiah-yang-membunuh-husein-di-karbala.html

    Balas
  • Desember 14, 2018 pada 8:36 am
    Permalink

    Musik dan lagu yg baik mau kau haramkan juga?
    Contoh qasidah dan raihan yg lagunya mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan sholat, sedekah dll??

    Tidak ada lagu dan musik yang baik,
    Mengingatkan shalat,sedekah dll dengan sarana yang Allah haramkan, itu tidak akan pernah merubah hal yang haram itu menjadi HALAL, justru itu mencampuradukkan antara yang haq dgn yg batil

    Balas
  • Februari 22, 2019 pada 8:48 am
    Permalink

    kalau rokok dibilang haram, saya kurang setuju mas, kalau makruh saya setuju, soalnya saya masih ngerokok nih…

    Ga setuju?
    Baiklah, tapi sebelumnya tahukah anda ,

    25 penyakit ada dalam khamr, Khamr diharamkan.

    15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi). Daging khinzir diharamkan.

    4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok. Patutnya rokok diapakan? Makruh gitu hukumnya?

    Kalau yang akal dan otaknya masih sehat maka akan berkata, Rokok lebih haram dari khamr dan daging babi,

    Tak perlu dijawab sekarang, ya

    Mohon ini direnungkan tenang-tenang, karena pada zaman Rasulullah dahulu, sudah ada alkohol, sudah ada babi, tapi belum ada rokok.

    Abu jahal saja tidak merokok, Abu Lahab tidak merokok, bahkan Fir’aun saja tidak merokok

    Baca selengkapnya di https://aslibumiayu.net/1481-tuhan-sembilan-senti.html

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *